Portal E-Journal UNDARIS Ungaran (Univ. Darul Ulum Islamic Centre Sudirman)
Not a member yet
302 research outputs found
Sort by
DAMPAK POLA ASUH TERHADAP PENDIDIKAN AGAMA DAN KEMANDIRIAN ANAK ASUH DI PANTI ASUHAN YATIM DARUL HIKMAH MUHAMMADIYAH BOROBUDUR
Tujuan penelitian ini adalah pola asuh apa yang diterapkan di panti asuhan yatim Darul Hikmah Muhammadiyah Borobudur terhadap anak asuhnya. Bagaimana dampak pola asuh di panti asuhan yatim Darul Hikmah Muhammadiyah Borobudur terhadap pendidikan agama dan kemandirian anak asuhnya. Apa faktor pendukung dan penghambat dalam pola asuh yang dilakukan panti asuhan yatim Darul Hikmah Muhammadiyah Borobudur. Penelitian ini dengan penelitian bersifat kualitatif dan merupakan jenis penelitian lapangan. Hasil penelitiannya sebagai berikut pola asuh panti asuhan yatim Darul Hikmah Muhammadiyah Borobudur dengan pola asuh demokratis. Dampak pola asuhnya yang positif dari anak asuh individu yang berinisiatif dalam segala hal, mampu mengerjakan tugas rutin yang dipertanggungjawabkan padanya, tanpa mencari pertolongan dari orang lain, memperoleh kepuasan dari pekerjaannya, mampu mengatasi rintangan yang dihadapi dalam mencapai kesuksesan. Sedangkan dampak negatif yang muncul kadang anak dalam memahami pola demokratis yang diterapkan dalam asuhan menjadi berlebihan dalam menentukan apa yang akan dilakukan, sehingga terdapat anak yang mendapatkan hukuman. Faktor pendukung lingkungan, orang tua asuh, pola asuh, karakter anak asuh. faktor penghambatnya lokasi panti dengan lembaga pendidikan cukup jauh, latar belakang anak asuh yang berragam, pembiayaan yang pas-pasan, keterbatasan dalam pengawasan. Kata kunci: pola asuh, pendidikan, agama, kemandirian The purpose of this research is pattern foster what applied in an orphanage orphan darul wisdom muhammadiyah borobudur against children asuhnya .How impacts foster patterns in an orphanage orphan darul wisdom muhammadiyah borobudur to education and independence of the religious asuhnya .What are the advocates and inhibitors foster in a pattern conducted an orphanage orphan darul wisdom muhammadiyah borobudur. The research by qualitative and research is the type of field research. Her research the following foster pattern an orphanage orphan darul wisdom muhammadiyah borobudur with the democratic foster . The impact of the asuhnya positive from foster care individuals an initiative in everything, able to perform routinely which accounted for him, without seeking help from others, obtain satisfaction of his job, to cope with hurdles faced in achieve success. While the negative impact that appears sometimes children in understanding the democratic applied with overblown in determining what to do, and there were children getting punished. Environmental advocates, factor foster parents, foster, pattern character. foster care The institution penghambatnya location to educational institution, far enough background that berragam, foster care , barely adequate financing limitations in supervision
DAMPAK KEBIJAKAN KURIKULUM 2013 PADA KEBERHASILAN GURU PAI DALAM MEMBENTUK AKHLAK SISWA KELAS XI DI SMAN 1 BRINGIN KEC. BRINGIN KAB. SEMARANG TAHUN AJARAN
Kurikulum adalah perangkat mata pelajaran dan program pendidikan yang diberikan oleh suatu lembaga penyelenggara pendidikan yang berisi rancangan pelajaran yang akan diberikan kepada peserta dalam satu periode jenjang pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Untuk Mengetahui Pelaksanaan Kurikulum 2013 di SMAN 1 Bringin Kec. Bringin Kab. Semarang : (2) Untuk mengetahui Akhlak Siswa Kelas XI di SMAN 1 Bringin Kec. Bringin Kab. Semarang: (3)Untuk mengetahui Dampak Kebijakan Kurikulum 2013 Pada Keberhasilan Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Akhlak Kelas XI Siswa di SMA N 1 Bringin Kec. Bringin Kab. Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan jenis pendekatan metode kualitatif, yaitu suatu penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan pertanyaan- pertanyaan tentang dampak kebijakan kurikulum 2013 pada keberhasilan guru PAI dalam membentuk ahklak siswa di SMA Negeri 1 Bringin. Pengumpulan data melalui observasi, interview, dan dokumentasi. Teknis analisis datanya dengan cara mereduksi data, display data dan mengambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dampak kebijakan kurikulum 2013 pada keberhasilan guru PAI dalam membentuk ahklak siswa di SMA Negeri 1 Bringin adalah:(1) Penerapan Kurikulum 2013 yang di laksanakan di SMA Negeri 1 Bringin sudah berjalan secara efektif dan membuahkan hasil yang baik sesuai dengan harapan para guru. Kurikulum merupakan kunci utama dalam pelaksanaan program pendidikan, juga menjadi pedoman bagi para guru di SMA N 1 Bringin. (2) akhlak para siswa kelas XI di SMA N 1 Bringin, dari hasil wawancara observasi dan dokumentasi yang telah penulis lakukan. Penulis menyimpulkan bahwa akhlak siswa Kelas XI di SMA N 1 Bringin sudah tergolong cukup baik. Dari hasil wawancara sebelum adanya pandemi Covid 19 para siswa selalu melakukan shalat lima waktu di sekolah , hormat kepada kedua orang tua, guru, staff sekolah dan sesama teman. (3) Dampak kebijakan kurikulum 2013 pada keberhasilan guru PAI dalam membentuk ahklak siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Bringin yaitu akhlak dan karakter para siswa khususnya kelas XI semakin meningkat, adapun karakternya adalah sopan santun, jujur, dan malu. Is the device curriculum subjects and their education program with an educational institution given by an institution who be given to contestants in one period of the level of education. The purpose of this research is: (1) to understand the implementation of 2013 curriculum in SMA N 1 Bringin sub-district Semarang dictrict : (2) to know of students XI in SMA N 1 Bringin sub-district Semarang dictrict: (3) to understand the impact of policy 2013 curriculum at success islamic education teachers in forming class of students in in SMA N 1 Bringin sub-district Semarang dictrict. The research is field research of the qualitative method, approach described question research devoted to questions on the impact curriculum policy 2013 the success of islamic education teachers in forming morals students in state SMA Bringin 1. Data collection through observation, interview, and documentation. Technical data analysis by means, reduce data display data and draw conclusions. The research suggests that the impact of this policy curriculum 2013 the success of islamic education teachers in forming morals students in schools is 1 Bringin: (1) 2013 in implementing the curriculum in schools 1 bringin had been operating effectively and produce good results in conformity with expectation teachers. The curriculum is key to the implementation of the education, also a guide for teachers in high school and 1 Bringin. (2) attitude students in high school class XI Bringin 1 N, observation and documentation from the interviews have writers do .The author concluded that attitude in high school students xi bringin 1 N is considered to be good enough. From the results of interviews before the pandemic covid 19 students always praying night at school, respect to the parents, teachers, the school and a friend. ( 3 ) the impact curriculum policy 2013 the success of islamic education teachers in forming ahklak xi students in the state sma Bringin 1 moral and character the students in particular XI class increase, and his character is manners, honest, and shame.
Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan dalam Memperkukuh Nasionalisme untuk Kemajuan Indonesia
Pendidikan Kewarganegaraan berperan penting dalam memperkukuh nasionalisme untuk kemajuan Indonesia. Namun saat ini masih terjadi masalah karena sikap primordialisme (kedaerahan) yang berlebihan, fanatisme yang berlebihan terhadap kelompoknya, dan etnosentrisme menunjukkan menurunnya nilai nasionalisme di Indonesia. Penulisan ini menggunakan studi literatur, artinya data dikumpulkan dari referensi yang sesuai dengan tema yang dibahas. Artikel ini membahas beberapa hal, yaitu: 1) hakikat Pendidikan Kewarganegaraan yaitu pendidikan yang berorientasi pada warga negara yang cerdas, baik, dan bertanggung jawab; 2) konsep nasionalisme adalah sebagai suatu bentuk perilaku yang mengungkapkan dan menyatakan sikap patriotisme yang diwujudkan dalam bentuk cinta tanah air; 3) Pendidikan Kewarganegaraan memiliki misi untuk membentuk karakter sehingga dapat mengajarkan pada warga negara untuk menghargai keragaman serta saling menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.Kata Kunci: pendidikan kewarganegaraan, nasionalisme, kemajuan Indonesi
PENGARUH E-SERVICE QUALITY TERHADAP LOYALTY PADA KONSUMEN ONLINE SHOP
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dimensi electronik service quality yang berpengaruh terhadap loyalty. Populasi penelitian ini yaitu konsumen online shop. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling. Metode pengumpulan data dengan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, dan analisis statistik. Alat bantu Pengolahan data yang digunakan adalah SPSS for windows versi 25.0.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) variabel Compensation berpengaruh terhadap loyalty. (2) variabel Fulfilment tidak berpengaruh terhadap loyalty.(3) variabel Efficiency berpengaruh terhadap loyalty. (4) variabel Responsiveness berpengaruh terhadap loyalty.Kata kunci: e-Service Quality dan Loyalt
Upaya Peningkatan Kedisiplinan, Kesantunan dan Kebersihan Peserta Didik melalui Kalabisa
Penelitian Tindakan Sekolah ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan, kesantunan, dan kebersihan peserta didik yang dilaksanakan di SMP N 5 Ungaran pada Juli 2019 sampai dengan Juni 2020. Program peningkatan kedisiplinan, kesantunan, dan kebersihan ini dengan menggunakan strategi Kalabisa (eduKAsi, keteLAdanan, pemBIasaan dengan keSAdaran diri) dalam rangka mewujudkan sekolah berkarakter yang nyaman serta hasil dan dampak pelaksanaan kegiatan tersebut. Sekolah berkarakter adalah sekolah yang menanamkan nilai-nilai budaya karakter dalam diri setiap warga sekolah melalui berbagai kegiatan baik proses pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, maupun sikap batin serta menjadi landasan dalam bersikap serta bertingkah laku. Upaya mewujudkan sekolah berkarakter membutuhkan kondisi lingkungan sekolah yang nyaman, serta diimbangi dengan peningkatan sarana prasarana sekolah. Hasil dan dampak program yang dilakukan sekolah melalui dua siklus ini dapat meningkatkan kedisiplinan dalam masuk sekolah, ketertiban mengikuti upacara bendera, kesantunan peserta didik, dan kebersihan kelas dan lingkungan sekola
Implementasi Model Inkuiri Terbimbing dalam Meningkatkan Keterampilan Komunikasi dan Kepuasan Belajar Mahasiswa PGSD Undaris
Struktur pembelajaran berbasis penemuan merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan pendidikan di era society 5.0. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui implementasi model inkuiri terbimbing dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan kepuasan belajar mahasiswa PGSD di Undaris. Penelitian ini menggunakan teknik Penelitian Tindakan Kelas kolaboratif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa PGSD Undaris semester 2 pada mata kuliah perkembangan peserta didik sejumlah 18 mahasiswa. Prosedur penelitian tindakan kelas berupa perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pelaksanaan tindakan dilaksanakan dalam dua siklus masing-masing siklus dua pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, dan tes. Validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasilnya menunjukkan penerapan model Inkuiri Terbimbing dapat meningkatkan keterampilan komunikasi dan kepuasan belajar mata kuliah perkembangan peserta didik mahasiswa. Keterampilan komunikasi setiap siklus mengalami peningkatan. Rata-rata siklus I sebesar 67,7% dan siklus II sebesar 89,2% sehingga dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 21,5%. Sedangkan hasil kepuasan belajar setiap siklus juga mengalami peningkatan. Rata-rata siklus I sebesar 70,7% dan siklus II sebesar 91,4% sehingga dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 20,7
Keefektifan Konseling Kelompok Cognitive Behavior untuk Mengurangi Kecanduan Game Online pada Siswa SMP
Kecanduan game online adalah kegiatan yang dilakukan secara berulang-ulang dalam bermain game online tanpa menghiraukan segala sesuatu yang ada di sekitarnya dan bisa menimbulkan dampak negatif bagi individunya. Dampak yang ditimbulkan berupa secara sosial, psikologis, maupun fisik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bahwa konseling kelompok cognitive behavior efektif untuk mengurangi kecanduan game online pada siswa SMP. Rancangan penelitian yang dipakai ini mengunakan Quasi Experiment Design yang kemudian di uji menggunakan Uji Wilcoxon. Dari hasil analisis, maka peneliti menyimpulkan bahwa layanan konseling kelompok cognitive behavior efektif untuk mengurangi kecanduan game online pada siswa SMP. Hal tersebut dapat diketahui dari perhitungan z hitung dan angka probabilitas, yaitu z hitung sebesar -2,670 dan angka probabilitas(sig.(2-tailed)) adalah 0,008. Selanjutnya angka tersebut dibandingkan dengan z tabel pada taraf signifikan 0,05 sehingga diketahui sebesar 1,96. Karena z hitung diketahui -2,670 lebih kecil dari z tabel yang sebesar 1,96 dengan angka probabilitas yang didapat lebih kecil yakni 0,008 dari probabilitas yang sebesar 0,05
Sikap Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kedisiplinan Guru SMK PGRI III Salatiga
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap kepemimpinan kepala sekolah pada SMK PGRI III Salatiga. Jenis penelitian merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di SMK PGRI III Salatiga. Sumber data dalam penelitian ini dikaji dari dua sumber data yaitu data primer dan data sekunder, data primer adalah keterangan yang diperoleh dari kepala sekolah sedangkan data sekunder yaitu berupa informasi yang diperoleh dari guru. Kemudian penelitian ini difokuskan pada kepemimpinan kepala sekolah terhadap kedisiplinan Guru SMK PGRI III Salatiga. Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah metode model analisis interaksi, di mana komponen reduksi data dan sajian data dapat dilakukan bersamaan dengan proses pengumpulan data, setelah data terkumpul, maka tiga komponen analisis (reduksi data, sajian data, penarikan kesimpulan) berinteraksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan yang diterapkan oleh Kepala SMK PGRI III Salatiga merupakan kepemimpinan yang demokratis. Hal ini ditunjukkan bahwa setiap proses penetapan kebijakan dan penentuan strategi sekolah selalu mengikutsertakan semua dewan guru yang ada di sekola
PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MELALUI SUPERVISI AKADEMIK KEPALA MADRASAH SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN CAPAIAN MUTU MADRASAH DI MAN 1 SEMARANG KABUPATEN SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2019/2020
Masalah penting yang sering dihadapi guru dalam kegiatan pembelajaran adalah memilih atau menentukan materi pembelajaran atau bahan ajar yang tepat dalam rangka membantu siswa mencapai kompetensi. Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa dalam kurikulum atau silabus, materi bahan ajar hanya dituliskan secara garis besar dalam bentuk “materi pokok”. Menjadi tugas guru untuk menjabarkan materi pokok tersebut sehingga menjadi bahan ajar yang lengkap. Selain itu, bagaimana cara memanfaatkan bahan ajar juga merupakan masalah. Pemanfaatan dimaksud adalah bagaimana cara mengajarkannya ditinjau dari pihak guru, dan cara mempelajarinya ditinjau dari pihak siswa. Tujuan dari penelitian tindakan sekolah ( PTS ) ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pembinaan Kepala Madrasah meningkatkan kinerja guru dalam memilih bahan ajar. Dalam penelitian tindakan sekolah( PTS ) ini dilakukan dalam 3 siklus, dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan kinerja guru dengan mencapai standar ideal.Dari 64,47% pada siklus I, dapat meningkat menjadi 74,59% pada siklus II, dan siklus ke III 83,29%. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa pembinaan melalui supervisi akademik Kepala Madrasah dapat meningkatkan kinerja guru dalam memilih bahan ajar di MAN 1 Semarang Kabupaten Semarang . An important problem that is often faced by teachers in learning activities is choosing or determining appropriate learning materials or teaching materials in order to help students achieve competence. This is due to the fact that in the curriculum or syllabus, teaching materials are only written in outline in the form of "subject material". It is the teacher's job to describe the subject matter so that it becomes a complete teaching material. In addition, how to use teaching materials is also a problem. The intended use is how to teach it from the teacher's point of view, and how to learn it from the student's point of view. The purpose of this school action research (PTS) is to find out the extent to which the coaching of the Madrasah Principal improves the performance of teachers in choosing teaching materials. In this school action research (PTS), it was carried out in 3 cycles, from the results of the actions taken it was proven to be able to improve teacher performance by achieving ideal standards. From 64.47% in the first cycle, it could increase to 74.59% in the second cycle, and the second cycle. to III 83.29%.The results of this action research indicate that coaching through the academic supervision of the Madrasah Head can improve teacher performance in choosing teaching materials at MAN 1 Semarang, Semarang Regency