Portal E-Journal UNDARIS Ungaran (Univ. Darul Ulum Islamic Centre Sudirman)
Not a member yet
302 research outputs found
Sort by
MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN PAI SISWA TUNAGRAHITA SEDANG DI SMALB MALANG
Sistem pendidikan di Indonesia terdapat adanya perbedaan antara pendidikan yang diterima oleh anak-anak dengan kondisi normal dengan anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus (ABK). Mereka (Heward) adalah insan ciptaan Allah yang mempunyai ciri dan spesifikasi yang yang berbeda dengan anak-anak secara umum yang hal tersebut tidak hanya terletak pada perbedaan kedaan tubuh, fisik, psikologi, emosi dan mental. Adapun yang tergolong dalam ABK yaitu tunta netra, tuna rungu, tuna grahita, tuna daksa, tuna laras, kesulitan belajar, autisme, anak gangguan kesehatan. Adapun sebutan lain bagi ABK adalah “Anak Luar Biasa” dan “Anak Cacat”. Dalam realitanya, ABK memerlukan pendidikan dan pelayaan khusus dan secara intensif yang hal tersebut harus disesuaikan dengan keadaan fisik, kemampuan, dan psikologi ABK tersebut. Sebagai contoh, keadaan tuna netra yang mempunyai kekurangan dalam penglihatan dan pendengaran, mereka memerlukan buku yang menggunakan tulisan Braille (tulisan timbul) dan bahasa isyarat sehingga mereka dapat tetap membaca sebuah teks dan memahami sebuah percakapan walaupun dalam keadaan kekurangan penglihatan dan pendengaran. Dalam penelitrian ini mekhususkan pembahasan tentang ABK tuna grahita dalam pembelajaran PAI dengan menggunakan media audio visual. Adapun fokus penelitian yang dibahas yaitu: 1) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran PAI menggunakan media audio visual?, 2) Bagaimana strategi penggunaan media audio visual dalam pembelajaran PAI?, 3) Apakah faktor penghambat dan pendukung dalam penggunaan media audio visual dalam pembelajaran PAI? Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang metode pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil temuan yaitu : 1) bahwa pelaksanaan pembelajaran PAI menggunakan media audio visual di SMALB Malang ini dapat berjalan dengan lancar sehingga murid tuna grahita di SMLB ini dapat mengikuti pembelajaran PAI dengan baik, 2) Terkait dengan strategi yang dilakukan adalah dengan penggunaan program-program serta bahan ajar seperti video-video yang sesuia dengan materi PAI, 3) Faktor pendukung dalam penerapan audio visual ini adalah sudah tersedianya fasilitas yang lengkap untuk pembuatan video-video pembelajaran tetapi mempunyai kekurangan karena kurangnya pengajaraa yang mempunyai keahlian dalam membuat video-video pembelajaran. Kata Kunci : Audio Visual, Pembelajaran PAI, Tuna Grahita The system in Indonesia will not make any differences between the education received by children with normal conditions and children with special needs (ABK). They (Heward) are beings created by Allah who have different characteristics and specifications from children in general, which does not only lie in differences in body, physical, psychological, emotional and mental states. As for those who are classified as ABK, namely completely blind, deaf, mentally disabled, physically disabled, hearing impaired, learning difficulties, autism, children with health problems. The other names for children with special needs are "Extraordinary Children" and "Children with Disabilities". In reality, children with special needs require special and intensive education and services which must be adapted to the physical condition, abilities, and psychology of the ABK. For example, blind people who have vision and hearing deficiencies, they need books that use Braille (embossed writing) and sign language so that they can continue to read a text and understand a conversation even if they are visually and hearing deficient. In this research, the discussion focuses on children with intellectual disabilities in Islamic education learning using audio-visual media. The research focuses discussed are: 1) How is the implementation of Islamic Education learning using audio-visual media? 2) What is the strategy for using audio-visual media in Islamic education learning? In this study using qualitative research methods in which data collection methods use observation, interviews, and documentation. The findings are: 1) that the implementation of Islamic Education learning using audio-visual media at SMALB Malang can run smoothly so that students with intellectual disabilities can participate in Islamic education learning well, 2) Related to the strategy carried out is the use of programs as well as teaching materials such as videos that are in accordance with PAI material, 3) The supporting factor in the application of this audio visual is the availability of complete facilities for making instructional videos but has shortcomings due to the lack of teachers who have expertise in making instructional videos. Keywords: audio visual, islamic education learning, tuna grahit
STUDI EVALUASI TITIK KEMACETAN SIMPANG EMPAT DI JALAN KEBANGKITAN NASIONAL - JALAN BHAYANGKARA KOTA SURAKARTA
The city of Surakarta is a big city that has a function as a center for trade, tourism, culture, education, and sports which always experiences an increase in population and number of vehicles every year. The increasing number of facilities and infrastructure needs in the transportation sector must of course be balanced with the existence of supporters that make these transportation facilities more useful, namely the existence of roads and their management and performance of intersections. The intersection area with a signaling the National Awakening Road - Jalan Bayangkara is in a commercial area because there are many shops and settlements, so it has heavy traffic and a fast growth rate of traffic. This study aims to provide an overview of traffic congestion conditions that occur at the intersection of the four-lane National Awakening Street - Bhayangkara Street, Surakarta city and analyze the right solution to be applied in order to overcome congestion that occurs at the four-way intersection of Jalan Kebangkitan Nasional - Jalan Bhayangkara, Surakarta. From the results of existing calculations for the intersection without Signal Jl. National Awakening - Jl. Bhayangkara Kota Surakarta with the MKJI 1997 method, the value of the degree of saturation (DS) is obtained, namely = 1.12 or more than 0.85. So that we need several alternatives to describe congestion at the intersection. For the first alternative using the method of switching the road into one direction. The results of the degree of saturation (DS) = 0.32 for the Western approach, DS = 0.71 for the South approach. Then we also try to make a second alternative, which is to make the intersection a signaled intersection. So the value of the degree of saturation (DS) is = 0.47 for the north approach, DS = 0.73 for the south approach, DS = 0.63 for the eastern approach and DS = 0.73 for the western approach. Keywords: Intersection, intersection with signal, one direction, degree of saturationThe city of Surakarta is a big city that has a function as a center for trade, tourism, culture, education, and sports which always experiences an increase in population and number of vehicles every year. The increasing number of facilities and infrastructure needs in the transportation sector must of course be balanced with the existence of supporters that make these transportation facilities more useful, namely the existence of roads and their management and performance of intersections. The intersection area with a signaling the National Awakening Road - Jalan Bayangkara is in a commercial area because there are many shops and settlements, so it has heavy traffic and a fast growth rate of traffic. This study aims to provide an overview of traffic congestion conditions that occur at the intersection of the four-lane National Awakening Street - Bhayangkara Street, Surakarta city and analyze the right solution to be applied in order to overcome congestion that occurs at the four-way intersection of Jalan Kebangkitan Nasional - Jalan Bhayangkara, Surakarta. From the results of existing calculations for the intersection without Signal Jl. National Awakening - Jl. Bhayangkara Kota Surakarta with the MKJI 1997 method, the value of the degree of saturation (DS) is obtained, namely = 1.12 or more than 0.85. So that we need several alternatives to describe congestion at the intersection. For the first alternative using the method of switching the road into one direction. The results of the degree of saturation (DS) = 0.32 for the Western approach, DS = 0.71 for the South approach. Then we also try to make a second alternative, which is to make the intersection a signaled intersection. So the value of the degree of saturation (DS) is = 0.47 for the north approach, DS = 0.73 for the south approach, DS = 0.63 for the eastern approach and DS = 0.73 for the western approach. Keywords: Intersection, intersection with signal, one direction, degree of saturatio
KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN POLRI POLRES SEMARANG
Institusi Kepolisian Republik Indonesia masih ditengarai sebagai lembaga yang melayani masyarakat belum maksimal, karena isu yang sedang berkembang saat ini citra institusi kepolisian sedang melakukan reformasi birokrasi, namun demikian belum berubah secara signifikan dan kesan yang timbul dikalangan masyarakat hingga kini masih belum baik, karena dalam melayanai terhadap masyarakat masih lambat, berbelit belit, dan kurang memuaskan.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan doktrinal dengan pendekatan non doktinal (sociolegal research) dengan objek penelitian di bidang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) khususnya melayani masyarakat yang mencarai Surat Keterangan Kehilangan (SKK) di wilayah Kabupaten Semarang melalui Polres Semarang, yaitu: di Polres Semarang dan Polsek di 4 (empat) zona. Zona I (Polsek Ungaran), zona II (Polsek Kartangjati, Bawen dan Tuntang), zona III (Polsek Ambarawa, Bandungan dan Jambu) dan, zona IV (Polsek Getasan, Suruh dan Tengaran). Kemudian data penelitian diperoleh dari 161 responden yang dianalisis dengan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sesuai Kepmenpan RI nomor 25 tahun 2004. Berdasarkan hasil analisis data bahwa nilai IKM unit SPKT memperoleh nilai indek sebesar 3,219 dikalikan nilai dasar (25) = 80,475. Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa mutu (kualitas) pelayanan B dandalam katagorikinerja unit pelayanan Baik. Artinya maysarakat kabupaten Semarang merasa puas dalam hal pelayanan surat keterangan kehilangan (SKK) yang dibuat oleh POLRI POLRES Semaran
PENGEMBANGAN SISTEM EVALUASI KINERJA LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA (LKD) UNTUK MENINGKATKAN POTENSI PENDAPATAN DESA DI KABUPATEN PANDEGLANG
Selama 70 tahun sudah Negara Indonesia membangun dalam berbagai bidang nnamun tanpa disadari telah menciptakan residu masalah pembangunan di pedesaan. Pembangunan yang selama ini lebih menekankan pada pertumbuhan ekonomi justru menciptakan kesenjangan antar wilayah yang semakin besar. Investasi dan sumber daya terserap dan terkonsentrasi di perkotaan dan pusat-pusat pertumbuhan, sementara wilayah Hiterland mengalami pengurasan sumber daya yang berlebihan. Sebagai ilustrasi ketimpangan yang terjadi antar desa-kota, wilayah Indonesia timur dan barat, dan wilayah Jawa dan luar Jawa.Saat ini di tengah menguatnya focus pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan daerah, melalui berbagai langkah telah dan akan terus di programkan oleh pemerintah pusat sebagai bentuk keseriusan dalam mempercepat pembangunan daerah diantaranya melalui pendekatan anggaran. Di sisi lain peran anggaran yang didistribusikan oleh pemerintah pusatt kepada daerah tentu dikelola oleh pemerintah daerah di samping keberadaan anggaran daerah yang diperoleh melalui pendapatan asli daerah (PAD).Melalui pendekatan struktur pemerintahan daerah, unit terkecil dari pemerintahan daerah ialah desa yang dikelola oleh pemerintah desa. Desa, dalam kerangka tujuan pembangunan daerah dipandang sebagai objek yang akan dibangun. Pembangunan desa akan berimplikasi terhadap kemajuan daerah sehingga konsentrasi pembangunan desa dalam berbagai pendekatan menjadi penting untuk ditingatkan.Dalam struktur pemerintah desa, guna mempercepat pembangunan desa melalui pemberdayaan masyarakat maka dibentuk Lembaga Kemasyarakatan Desa yang fokus terhadap upaya meningkatkan keterampilan masyarakat desa untuk berpartisipasi dalam pembangunan desa. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Pandeglang sebagai instansi pemerintah daerah yang menaungi lembaga kemasyarakatan desa, dalam Pasal 94 ayat 3 dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dijelaskan “Lembaga Kemasyarakatan Desa bertugas melakukan pemberdayaan masyarakat Desa, ikut serta merencanakan dan melaksanakan pembangunan, serta meningkatkan pelayanan masyarakat Desa”
IMPLEMENTASI METODE CODAC LEARNING PADA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI LKP “IKIM” PURWODADI Studi Eksperimen tentang Implementasi Metode Codac Learning Pada Pendidikan Agama Islam Di LKP “IKIM” Purwodadi
Dunia pendidikan agama khususnya pendidikan Agama Islam dihadapkan pada berbagai masalah yang sangat kompleks. Metode adalah cara yang teratur dan terpikir baik-baik untuk mencapai maksud yang diinginkan. Metode Codac Learning, Codac Learning ini diambil dari kata (Cooperative Learning = Co), Discovery Learning (D), Active Learning (A), dan Contextual Learning (C). Kemudian peneliti akan menguji efektivitasnya melalui eksperimen.Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji perbedaan motivasi belajar antara mahasiswa yang mengikuti model pembelajaran Codac Learning dengan yang mengikuti model pembelajaran konvensional.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran dari hasil tersebut, ada perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Pada kelas kontrol menggunakan metode konvensional (ceramah), dosen lebih aktif sebagai pemberi pengetahuan kepada mahasiswa, dan mahasiswa hanya mendengarkan keterangan dari dosen. Hal tersebut tidak diimbangi dengan aktifnya mahasiswa. Selisih mahasiswa aktif pada metode konvensional dengan codac learning yaitu 60%-80%, praktek selisih 13%, sedangkan teori hasilnya sama. Sedangkan pada kelas eksperimen menggunakan metode Codac Learning lebih efektif dari pada peserta didik yang tidak diberi pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Codac Learning.The world of religious education, especially Islamic education, is faced with very complex problems. A method is an organized and well thought out way to achieve a desired goal. The Codac Learning method, Codac Learning is taken from the words (Cooperative Learning = Co), Discovery Learning (D), Active Learning (A), and Contextual Learning (C). Then the researcher will test its effectiveness through experiments.The purpose of this study was to examine the differences in learning motivation between students who follow the Codac Learning learning model and those who follow the conventional learning model. The results showed that the learning model, there were differences in learning outcomes between the experimental class and the control class. In control class using conventional methods, the lecturer is more active as a giver of knowledge to students, and students only listen to information from the lecturer. This is not balanced with active students. The difference between active students in the conventional method and codac learning is 60% -80%, the practice difference is 13%, while the theoretical results are the same. While the experimental class using the Codac Learning method is more effective than students who are not given learning using the Codac Learning learning model
Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar PKn dengan Materi Norma dan Keadilan melalui Metode Diskusi Kelas VII D
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar PKn peserta didik kelas VII SMP Negeri 5 Ungaran materi norma dan keadilan melalui metode Diskusi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sumber data menggunakan data primer dan data sekunder. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VII D SMP N 5 Ungaran. Teknik pengumpulan data menggunakan 2 teknik yaitu tes dan non tes. Untuk bentuk tes menggunakan instrumen tes tertulis sedangkan untuk non tes menggunakan instrumen lembar observasi, angket, dan pedomen wawancara. Analisis data menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Data kualitatif menggunakan pengamatan analisis deskriptif dan komparatif yaitu membandingkan nilai tes kondisi awal, nilai tes seletah siklus I, nilai tes setelah siklus II, kemudian di refleksi. Data Kualitatif hasil pengamatan maupun wawancara menggunakan analisis diskriptif kualitatif berdasarkan hasil observasi dan refleksi dari setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran menggunakan metode diskusi dengan materi Norma dan Keadilan dalam pembelajaran PKn di SMP Negeri 5 Ungaran berjalan dengan baik. Hal tersebut ditunjukkaan siswa sangat aktif menjawab pertanyaan serta siswa memperhatikan penjelasan dengan seksama. Hasil penilaian aspek psikomotorik menggunakan Metode Diskusi, aktivitas siswa dalam menyampaikan hasil kerja kelompok di depan kelas sudah baik.Kata Kunci: hasil belajar, norma dan keadilan, metode diskus
STRATEGI PEMBELAJARAN INOVATIF KOOPERATIVE DI MASA PANDEMI
Kemampuan profesional yang harus dimiliki oleh pendidik adalah strategi pembelajaran. Tugas utama pendidik adalah mengajar yang berarti membelajarkan siswa untuk mencapai kompetensi. Kompetensi tersebut telah dirumuskan dalam kurikulum yang berfungsi sebagai pedoman pelaksanaan proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa pengertian mengajar, apa pengertian strategi pembelajaran, dan strategi pembelajaran apa yang tepat untuk siswa pada masa pandemi?. Metode penelitian ini adalah kualitatif yang datanya diperoleh dengan library research. Hasil penelitiannya adalah mengajar adalah kemampuan mengkondisikan situasi yang dapat dijadikan proses belajar. Strategi pembelajaran adalah cara yang akan digunakan oleh pengajar untuk memilih kegiatan belajar yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Strategi pembelajaran merupakan kegiatan untuk mengupayakan serta memanfaatkan segala sumber belajar yang dimiliki guna mencapai kompetensi. Strategi pembelajaran bagi pendidik menjadi pedoman dan acuan bertindak yang sistematis dalam pembelajaran, sedangkan bagi siswa, dapat mempermudah proses belajar. Penggunaan strategi pembelajaran inovatif kooperative di masa pandemi sangat tepat, karena mampu menarik dan membangkitkan motivasi siswa dalam pembelajaran. Kata Kunci: Strategi Pembelajaran, Inovatif, Kooperative. Ability professional educator strategy should be owned by is learning.The main task of which means membelajarkan educator is teaching of students to reach. Competence has been formulated in the curriculum that serves as the guidelines of the learning process . The purpose of this research is to know what sense teaching, sense learning what strategy, and strategies learning that which is proper to students on the pandemic? The research is qualitative data obtained by library research. Her research is teaching is the ability of mengkondisikan a situation which can be made by the learning process. Learning strategy is the way to be used by teachers to choose that will be used for learning activities the teaching process .Learning is strategy to seek their activities and make use of all the source of learning which owned to achieve competence. The learning program was meant to make and use all the learning owned to achieve competence . Educator strategy basis for a guide and reference acting in learning, systematic for students, and to simplify learning. The use of learning strategies and innovative in the exact pandemic , because it can attract and excite motivation of students in learning. Keyword : learning, strategy, innovative, kooperative.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM PADA KESENIAN REBANA SONGGO BUMIDI DESA GLAWAN KECAMATAN PABELANKABUPATEN SEMARANG
ABSTRAKPendidikan nilai-nilai keagamaan berfungsi mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai ajaran agamanya dan/atau menjadi ahli ilmu agama. Tujuan dari penelitian ini adalah (1). Mendeskripsikan pelaksanaan kesenian rebana Songgo bumi di Desa Glawan; (2). Mengetahui nilai-nilai pendidikan Islam pada kesenian rebana Songgo bumi di Desa Glawan; (3). Mengetahui dampak kesenian rebana Songgo bumi terhadap masyarakat Desa Glawan Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan mengambil lokasi di Kesenian rebana Songgo bumi Desa Glawan Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis datanya dengan cara mereduksi data, display data, dan mengambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat proses pelaksanaan kegiatan latihan, rutinan, dan tampilan pada kesenian rebana Songgo bumi yang di dalamnya terdapat kegiatan dan mengandung nilai-nilai pendidikan Islam yaitu : (1) Nilai kebudayaan dalam tujuan melestarikan kebudayaan Islam yang sudah berkembang di masyarakat; (2) Nilai jasmani dalam pelaksanaan kegiatan kesenian rebana; (3) Nilai kejiwaan pada syair-syair sholawat yang dikumandangkan; (4) Nilai akidah dalam pelaksanaan kegiatan pembacaan tawassul; (5) Nilai akal pada pelaksanaan kegiatan pembacaan kitab Ad-dhiba’ dan Al-Barzanji; (6) Nilai keindahan pada pelaksanaan pembacaan kitab Ad-dhiba’ dan Al-barzanji, juga pada syair-syair yang dikumandangkan di dalamnya; (7) Nilai akhlak dalam pelaksanaan kegiatan Mahalul qiyam dan cara berpakaian. Dampak dengan adanya kesenian rebana Songgo bumi diantaranya, semakin termotivasi untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt, merubah perilaku pemuda yang sebelumnya negatif menjadi positif, memudahkan masyarakat untuk mencari pengisi acara dalam kegiatan hajat mereka, dan memasyarakatkan sholawat. Kata kunci : Nilai-Nilai Pendidikan Islam, Kesenian Rebana Songgo Bumi Religious education values serves prepare children to people who understand and indeed of his religion and nilai-nilai / or are the religious science. The purpose of this research is (1). described the tambourine in the earth art songgo glawan; (2). know nilai-nilai islamic education at art tambourine songgo earth in the village glawan; (3). know the impact of art tambourine songgo land and villagers in semarang glawan pabelan district in 2019. The qualitative method was used in the study and take locations in the earth art tambourine songgo village glawan kecamatan pabelan kabupaten semarang .Data collection method used namely observation, interviews and documentation .Reduce analyzing of by means of technical data, display data, and draw conclusions The research results show that there is the implementation of the activity exercise, rutinan, and display art on the sound of israel timbrels songgo the earth in which there are outstanding activities and containing islamic education values of what god has (1 ). the value culture in purpose islamic cultural preserve improved in a community; (2). the value in implementation of activities physical art a tambourine; (3). the value to spafford words at the sholawat who was aired, (4). the value is in implementation of activities reading tawassul; (5). the value in the sense the book of ad-dhiba and al-barzanji; (6) the value beauty on the implementation of the book of ad-dhiba and al-barzanji , also on to spafford words that was aired in it; ( 7). the value the remembrance of the home in implementation of activities mahalul qiyam and manner of dress The impact on the art of tambourine songgo earth , be more motivated to get closer to god , change behavior youth before negative to positive, facilitate the public to find the events in their control activities and promote sholawat. Keywords:Values, islamic education tambourine songgo earth art
EFEKTIFITAS KEBIJAKAN PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR DALAM MASA PANDEMI CORONA VIRUS 2019 OLEH PEMERINTAH SESUAI AMANAT UUD NRI TAHUN 1945 DAN PP NOMOR 21 TAHUN 2020
Seluruh dunia sedang terjadi sebuah pandemi yang mempunyai dampak cukup besar di semua sektor kehidupan manusia. World Health Organization (WHO) telah menetapkan Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 sebagai sebuah ancaman pandemi.. Telah diberlakukan berbagai macam kebijakan oleh Pemerintah Indonesia dalam merespon pandemic covid-19 ini. Salah satu kebijakannya yaitu pada awal bulan Maret 2020 telah diberlakunya social distancing, physical distancing bagi masyarakat Indonesia. Penelitian ini digolongkan kе dalam penelitian hukum normatif dilakukan dengan cara mеnеlaah bahan kepustakaan atau bahan-bahan sekunder. Hasil penelitian ini adalah pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 sebagai upaya mencegah dampak pandemi sehingga PSBB menjadi upaya efektif dalam menekan angka penularan disertai keterbukaan informasi akurat kepada masyarakat
ANALISA V/C RATIO RUAS JALAN PANTURA DI KABUPATEN KENDAL PASCA BEROPERASINYA JALAN TOL BATANG – SEMARANG
The purpose of this final project is to calculate the volume of traffic passing the Cepiring - Kendal road section. The first is calculating the V / C Ratio on the Cepiring - Kendal road section after the operation of the Semarang - Batang toll road. Then compare the value of V / C Ratio on the pantura road Cepiring - Kendal before and after the operation of the Semarang - Batang toll road. In addition to the objective, the benefits of this final project are to determine the level of vehicle traffic density on Jalan Pantura, Kendal Regency after the operation of the Batang - Semarang Toll Road based on the existing traffic volume. Then it becomes a reference for Stake Holders to determine policies related to the density level of the Cepiring - Kendal Pantura road.Keywords: V / C Ratio; traffic density; traffic volume; pantura roa