Jurnal Online Universitas Teuku Umar
Not a member yet
4257 research outputs found
Sort by
Identifikasi Value Proposition Design (VPD) pada Usaha Olahan Bawang Merah Goreng Superbram (Studi Kasus pada KWT Putri Manunggal Desa Srikayangan Kecamatan Sentolo)
This study aims to design a Value Proposition Design (VPD) for the fried shallot product, Superbram, managed by the Women's Farmers Group (KWT) Putri Manunggal in Dusun Pergiwatu Wetan, Kulon Progo. Using the Customer Profile and Value Map approach, this research identifies the alignment between customer needs and the value offered by the product. The results show that Superbram provides benefits to customers through the authentic savory taste of local shallots, practical packaging, and product availability on e-commerce platforms. Additionally, Superbram successfully alleviates consumer concerns by using preservative-free raw materials and offering affordable prices. The appropriate application of VPD will help this business improve its competitiveness and expand its market share by continuously adapting the product to meet customer needs and expectations
The Effect of Polyvinyl Chloride (PVC) Microplastic Exposure in Feed on The Growth Performance and Survival of Catin Fish (Pangasius hypophthalmus)
The purpose of this study was to analyze the effect of exposure to polyvinyl chloride microplastics on the growth and survival rate of catfish (Pangasius hypophthalmus). Microplastics are plastic particles with a diameter of less than 5 mm. The lower limit of particle size included in the microplastic group has not been defined with certainty, but most studies take particle objects with a minimum size of 300 µm3. Microplastics are divided into size categories, namely large (1-5 mm) and small (<1 mm). Polyvinyl Chloride is a plastic that is physically in the form of fine white granules. From its physical properties, PVC is the type of plastic that is most difficult to recycle. Fish farming activities are certainly susceptible to the use of materials containing plastic such as the use of PVC pipes. The presence of microplastics in waters can be eaten by aquatic biota such as fish. The chemical content of plastic will also be absorbed into the bodies of aquatic biota, so that if consumed by humans, toxic transfer will occur. The treatments given in this study were, P1 Without giving microplastics (control), P2 Giving 0.01mg/ 0.75 g of feed, P3 Giving 0.1mg/ 0.75 g of feed and P4 Giving 1mg/ 0.75 g of feed. The method used in this study was a completely randomized design (CRD) method consisting of 4 treatments and 3 replications so that 12 experimental units were obtained. The addition of microplastics to the P4 treatment feed (1 mg/L 0.75 g of feed) showed that catfish experienced a significant effect of microplastic exposure on growth, compared to other treatments
Substitution of Flour Sea Grapes (Caulerpa racemosa) Fermented On Tilapia (Oreochromis niloticus) Feed
One way to minimize the fiber content and maximize the other nutritional content in seaweed can be done through the fermentation process. This research aims to analyze the effect of substitution of fermented sea grape (Caulerpa racemosa) flour in tilapia (Oreochromis niloticus) feed formulations. The research was carried out at the Fish Production and Reproduction Laboratory, Mataram University for 50 days from March - May 2022. The research used an experimental method with a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 4 treatments and 3 replications, namely control (P1), fermented sea grape flour 4% dose (P2), fermented sea grape flour 8% dose (P3), and fermented sea grape flour 12% dose (P4). Data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) and continued with Duncan's advanced test. The research results showed that the average absolute weight of tilapia ranged from 9.43-11.58 g/fish, absolute length ranged from 2.24-2.90 cm/fish, Specific Growth Rate (LPS) ranged from 2.36-2, 64%/day, Feed Utilization Efficiency (EPP) ranges from 76.8-95.8%, Feed Conversion Ratio (FCR) ranges from 1.05-1.31 and Survival Rate (SR) ranges from 90-97%. The addition of fermented C. racemosa sea grape flour concentration can affect the absolute weight of tilapia, but does not affect absolute length, specific growth rate, FCR, EPP and SR values. The addition of C. racemosa sea grape flour fermented with Lactobacillus casei and Saccharomyces cerevisiae to a concentration of 4% (P2) gave the best results because it could increase the absolute weight of tilapia by 11.58 g/fis.sea grape
Optimasi Desain Alat Penghancur Buah Kakao Dengan Pendekatan Metode Value Engineering untuk Meningkatkan Efisiensi dan Kualitas Produksi
Industri manufaktur, khususnya dalam pengolahan coklat, menghadapi tantangan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi produksi. Salah satu tahapan yang memerlukan perbaikan adalah pemecahan buah kakao yang masih dilakukan secara manual, menggunakan alat tradisional yang tidak hanya memakan waktu lama tetapi juga menyebabkan ketidaknyamanan fisik bagi petani. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan alat pemecah buah kakao berbasis teknologi yang dapat meningkatkan produktivitas serta mengurangi keluhan ergonomis pada petani. Metode Value Engineering diterapkan untuk mengoptimalkan desain alat, dengan mempertimbangkan efisiensi biaya dan peningkatan kinerja alat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat pemecah kakao yang dirancang dapat meningkatkan kapasitas produksi dari rata-rata 12.975 kg menjadi 15.000 kg per bulan, mencapai target produksi 100%. Selain itu, keluhan fisik yang dialami oleh petani, seperti sakit pada tangan dan bahu, mengalami penurunan signifikan sebesar 83,33%, dengan penurunan rata-rata keluhan sebesar 1,33%. Biaya pembuatan alat menggunakan metode Value Engineering sebesar Rp. 2.000.000,00, jauh lebih efisien dibandingkan dengan membeli alat pemecah kakao yang sudah ada di pasaran, yang berkisar antara Rp. 10.000.000,00 hingga Rp. 15.000.000,00. Hasil perhitungan Break-Even Point (BEP) menunjukkan bahwa investasi pada alat ini akan terbayar dalam 7 unit produksi.Kata Kunci: Value Engineering, Optimal, Alat pemecah, Efisiensi, Ergonomi
Studi Literatur Review Work Life Balance pada Karyawan Produksi
Work life balance sangat dibutuhkan dalam sektor manufaktur untuk menjaga agar karyawan tetap stabil, semangat, dan termotivasi. Work-life balance menjadi isu penting dalam sumber daya manusia yang memiliki dampak krusial pada produktivitas perusahaan. Work life balance pada karyawan perlu untuk ditingkatkan dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi work life balance pada karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian systematic literature review (SLR) yang menggunakan artikel ilmiah yang telah dipublikasikan di jurnal internasional dan national dengan rentang tahun 2015 – 2025. Hasil studi literatur diperoleh 12 artikel ilmiah yang merupakan penelitian empiris yang menyatakan bahwa work life balance dipengaruhi oleh faktor individu, faktor organisasi dan faktor masyarakat. Faktor individu terdiri dari stress coping strategies, efikasi diri, modal psikologis. Faktor organisasi yang mempengaruhi work life balance antara lain perceived organizational support, employee engagement, work culture. Faktor masyarakat terdiri dari life satisfaction, dukungan sosial, social engagement, dukungan keluarga
Pemanfaatan Potensi Lokal Perikanan Menjadi Produk Maning Crispy Untuk Peningkatan Minat Ber-UMKM
Kampung Kuala Baru Sungai, sebuah desa pesisir di Kabupaten Aceh Singkil, memiliki potensi besar dalam sektor perikanan, namun belum dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pengolahan ikan maning menjadi produk "Maning Crispy." Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta memperkuat perekonomian lokal. Metode pengabdian dilakukan dengan survey, dan pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan masyarakat, terutama di kalangan ibu rumah tangga. Selain itu, program ini juga berhasil mengubah pandangan masyarakat tentang potensi UMKM sebagai sumber pendapatan yang stabil. Dengan adanya pelatihan pemasaran digital dan e commerce, diharapkan produk "Maning Crispy" dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Keberhasilan program ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di sekitar Kampung Kuala Baru Sungai untuk mengembangkan produk lokal mereka sendiri. Dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk menjaga momentum ini dan memastikan keberlanjutan program dalam jangka panjang
Sosialisasi Jenis Ikan Hiu Pari Yang Dilindungi Dan Eduksi Penanganan Hiu Pari Yang Tertangkap Di TPI Manggar Kota Balipapan
Hiu dan pari di Indonesia menghadapi ancaman serius akibat penangkapan dan perdagangan yang berlangsung secara massif, salah satu penyebab keterancaman hiu pari karena ketidak tahuan nelayan akan status dan penanganan hiu pari yang tertangkap oleh nelayan. Oleh karena itu pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan sosialisasi jenis hiu pari yang dilindungi dan edukasi penangan hiu pari yang tertangkap. Pengabdian ini dilakukan pada 10-11 Oktober 2024 di Pemukiman nelayan di Manggar Kota Balikapapan. Metode yang digunakan dengan metode sosialisasi dan penyebaran informasi melalui poster dan buku penangganan hiu pari yang tertangkap. Hasil pengabdian ini didapatkan sebanyak 23% nelayan sangat memahami dan 75 % paham hasil kegiatan pengabdian yang telah dilakukan dan nelayan berkomitmen untuk ikut serta menjaga dan melestarikan hiu dan pari yang dilindungi. Hasil poster dan buku disebar di beberapa lokasi papan pengumuman di TPI Manggar dan kantor Desa/RT sebagai bahan infromasi bagi nelayan yang tidak ikut serta dalam kegiatan sosialisasi
ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN DIGITAL PAYMENT DAN PENDAPATAN ORANG TUA TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF GENERASI Z
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pendapatan orang tua dan penggunaan pembayaran digital terhadap pola konsumsi Generasi Z. Pesatnya perkembangan teknologi finansial telah secara signifikan meningkatkan akses terhadap transaksi non-tunai, khususnya di kalangan remaja dan mahasiswa. Kemudahan ini diyakini turut mendorong meningkatnya perilaku konsumtif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada mahasiswa Generasi Z yang aktif menggunakan sistem pembayaran digital. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pembayaran digital dan tingkat pendapatan orang tua berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap perilaku konsumtif Generasi Z, dengan nilai signifikansi sebesar 0,001. Nilai F sebesar 45,064 mengindikasikan bahwa kedua variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif. Selain itu, koefisien determinasi (R²) sebesar 0,473 menunjukkan bahwa 47,3% variasi dalam pola konsumsi dapat dijelaskan oleh model ini, sedangkan sisanya sebesar 52,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian
The Relationship Between Listening to English Songs and Learning Enjoyment on Students’ Vocabulary Mastery
This study examined the frequency of English song listening, the degree of enjoyment children had studying the language, and the relationship between these variables and vocabulary mastery in seventh-grade students at SMPN 10 Serang City. Pre-tests, post-tests, and questionnaires were used to gather data from 104 students using a quantitative approach. The results demonstrated strong validity and reliability (reliability scores: 0,923 for song listening, 0,924 for vocabulary knowledge). The findings demonstrated that regular exposure to English-language music enhances students' vocabulary and adds enjoyment to the learning process. According to the study, including music in English classes can help students' vocabulary grow. It also proposes that more research be done on other variables that might affect learning results
Optimasi Parameter Proses Injeksi Molding Material Biokomposit Serat Sisal dan Polypropylene Terhadap kekuatan Impak
The demand for environmentally friendly materials has driven the utilization of natural fiber–based biocomposites as an alternative engineering material. This study aims to optimize the injection molding process parameters of polypropylene (PP)–sisal fiber biocomposites with the aid of maleic anhydride polypropylene (MAPP) as a compatibilizer. The research scope covers the effect of process parameter variations on the mechanical properties, particularly impact strength. The composite material consists of 85% PP, 10% sisal fiber, and 5% MAPP, which were extruded into pellets prior to processing using an injection molding machine. Optimization was carried out using the Taguchi method with an L9 (3⁴) orthogonal array design. Four main parameters were investigated: barrel temperature (200°C, 210°C, 220 °C), injection pressure (50 bar, 55 bar, 60 bar), holding pressure (40 bar, 45 bar, 50 bar), and injection velocity (60 mm/s, 65 mm/s, 70 mm/s). The response variable was impact strength (kJ/m²) according to ASTM D256-04 standards, while other parameters were kept constant. Data were analyzed using the Signal-to-Noise Ratio (S/N ratio) with the “larger-the-better” criterion to obtain the optimum condition. The results showed that the optimum parameter combination A1B3C3D2 (200 °C, 60 bar, 50 bar, 65 mm/s) provided the best response, as this combination yielded the highest Signal-to-Noise ratio with a more stable impact performance. Under these conditions, the material flowed well into the mold, fiber distribution was uniform, and stronger bonding occurred between fiber and matrix, thereby enhancing the mechanical properties