Jurnal Online Universitas Teuku Umar
Not a member yet
4257 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI HUKUM WISATA HALAL BERDASARKAN QANUN ACEH NO. 8 TAHUN 2013 TENTANG KEPARIWISATAAN (Studi Penelitian Gampong Ujong Blang Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe)
This study aims to determine how the implementation of halal tourism law based on Aceh Qanun Number 8 of 2013 concerning tourism in Ujong Blang Village, Banda Sakti Subdistrict, Lhokseumawe City, as well as what are the obstacles and solutions in implementing the qanun in Ujong Blang Village. Aceh Qanun No. 8/2013 on Tourism is a regulation established by the government of Aceh to regulate various aspects related to tourism development in Aceh Province. This Qanun aims to create a legal framework that supports the management and development of a sustainable tourism sector in accordance with the cultural values and norms of the people of Aceh. This research uses a qualitative method with an empirical juridical approach that is descriptive in nature. The research data is sourced from primary data, where data collection techniques are carried out through informants and obtained by interview, observation, and documentation. The results obtained from this study are the implementation of halal tourism law based on Aceh Qanun Number 8 of 2013 in Ujong Blang Village shows the strategic efforts of the departement of youth, sport, and tourism of Lhokseumawe City through coaching and socialization aimed at improving the understanding of the community and business actors about the concepts of halal tourism. Although there are adequate supporting facilities, obstacles such as lack of in-depth understanding of halal tourism, limited infrastructure in accordance with sharia standards, and lack of supervision are the main challenges. To overcome this problem, measures such as continuous education, training for business actors, strict law enforcement, cross-sector collaboration, and the preparation of strategic programs that support the effective implementation of halal tourism in Ujong Blang Village, Banda Sakti Subdistrict, Lhokseumawe City are needed
PERAN HUKUM DALAM MENJAMIN KEAMANAN REKENING NASABAH (STUDI ATAS KEBIJAKAN PERBANKAN DI Indonesia)
This research aims to analyze the extent of the role of law in ensuring the security of customer accounts, as well as to explore the effectiveness of banking policies implemented by the relevant authorities. This research applies a sociological juridical approach, using a case study design and descriptive-qualitative analysis. The research results reveal that Indonesia has a strong legal basis regarding banking, as contained in the provisions of Law no. 10 of 1998, which regulates banks' obligations to maintain bank secrets and protect customer data from protection. Apart from that, legal protection for customers is also regulated in Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection, which gives customers the right to obtain clear, correct and not excessive information regarding banking products or services. However, its implementation cannot be separated from various challenges, including the rise of cybercrime which is increasingly sophisticated and organized, oddities because not all banks have equivalent security systems in dealing with digital threats, as well as obstacles to the effectiveness of these policies which occur due to inconsistencies between existing regulations, and implementation in the field. Therefore, more intensive education and counseling regarding the importance of personal data security remains a very urgent matter that must be carried out on an ongoing basis
Menelaah Determinan Organizational-Based Self-Esteem: Peran Kultur Organisasi, Need for Power, dan Kepemimpinan Partisipatif pada PNS Aceh Barat
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kultur organisasi, need for power, dan kepemimpinan partisipatif terhadap Organizational-Based Self-Esteem (OBSE) pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Aceh Barat. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei dan teknik analisis regresi berganda hierarkis. Data dikumpulkan dari 182 responden melalui kuesioner terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap OBSE, dengan kultur organisasi menjadi faktor yang paling dominan. Temuan ini menekankan pentingnya penciptaan lingkungan kerja yang mendukung, gaya kepemimpinan yang partisipatif, serta pemahaman terhadap dorongan motivasi individu dalam membentuk persepsi diri pegawai terhadap nilai dan keberartian mereka di dalam organisasi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kultur organisasi, need for power, dan kepemimpinan partisipatif terhadap Organizational-Based Self-Esteem (OBSE) pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Aceh Barat. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei dan teknik analisis regresi berganda hierarkis. Data dikumpulkan dari 182 responden melalui kuesioner terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap OBSE, dengan kultur organisasi menjadi faktor yang paling dominan. Temuan ini menekankan pentingnya penciptaan lingkungan kerja yang mendukung, gaya kepemimpinan yang partisipatif, serta pemahaman terhadap dorongan motivasi individu dalam membentuk persepsi diri pegawai terhadap nilai dan keberartian mereka di dalam organisasi
Analisis Hubungan Kualitas Air Terhadap Struktur Komunitas Fitoplankton Di Perairan Manggar Kota Balikpapan Provinsi Kalimantar Timur
Fitoplankton adalah organisme autotrof yang hidupnya melayang-layang di perairan. Fitoplankton berperan sebagai rantai makanan utama, produser primer dan indikator kualitas suatu perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kualitas air terhadap kelimpahan fitoplankton di Muara Sungai Manggar Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret – April 2024 di Muara Sungai Manggar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, lokasi ditentukan dengan metode purposive sampling. Pengambilan sampel plankton menggunakan plankton net No.20, kemudian diawetkan menggunakan lugol, dan data kualitas air suhu (Termometer), pH (pH Meter), salinitas (Handrefraktometer), DO (Titrasi), arus (Layang-layang arus) dan nitrat serta fosfat (Spektrometer). Jumlah fitoplankton yang teridentifikasi sebanyak 18 spesies dari 2 kelas yaitu Bacillariophyceae dan Dinophyceae. Hasil penelitian menunjukkan kelimpahan fitoplankton pada pada setiap stasiun rata-rata 650 - 2.850 ind/L. Analisis regresi sederhana menunjukkan parameter yang memiliki hubungan sangat kuat dan mempengaruhi kelimpahan fitoplankton adalah DO, kecerahan, arus, salinitas, pH, dan nitrat. Sedangkan parameter suhu memiliki hubungan yang lemah
Komparasi Kualitas Air pada Perairan Ekosistem Terumbu Karang di Dalam dan di Luar Kawasan Konservasi Kota Bontang Kalimantan Timur
Kualitas air merupakan salah satu faktor yang dapat memberikan dampak terhadap ekosistem terumbu karang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kualitas air dan parameter yang berpengaruh terhadap indeks pencemaran pada perairan ekosistem terumbu karang di dalam dan di luar Kawasan Konservasi Kota Bontang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2024 hingga Januari 2025. Sampel air diambil pada 4 (empat) stasiun, metode pengukuran parameter kualitas air in situ dan laboratorium. Analisis data secara deskriptif untuk mengetahui kondisi kualitas air dan parameter yang berpengaruh terhadap indeks pencemaran. Hasil penelitian menunjukkan kondisi kualitas air bervariasi, indeks pencemaran umumnya menunjukkan kategori kondisi baik hingga tercemar ringan. Perbandingan kualitas air menunjukkan bahwa kondisi di luar kawasan konservasi cenderung lebih baik daripada di dalam kawasan konservasi
Miscues in Reading Aloud: Insights into Proficient and Less Proficient Readers
The purpose of this study is to determine the miscue that was frequently produced among good readers and poor readers. This study was limited to six students of 11th grade students in Babun Najah Islamic Boarding School using the purposive sampling method. This is a descriptive qualitative study using the of miscue analysis from Argyle (1989) and Mahmud and Gopal (2018). The findings revealed that the miscues were frequent by all readers but substitution and hesitation were the most common miscues among the subjects, with the 340 (63%) and 82 (15%) occurrences, respectively. Other miscues included repetition (58 occurrences,11%), correction (41 occurrences, 8%), insertion (17 occurrences, 3%), and omission (2 occurrences, 0%). These results highlight the prevalence of miscue patterns across different reading proficiency levels. Finally, this study will be useful as a reference for an alternative teaching strategy for English learning, especially in the course of reading. Keywords: EFL Students, Miscue Analysis, Reading Alou
Peningkatan Karakter dan Kebudayaan di Desa Pangkalan Sulampi
Program Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN-R) merupakan bentuk pengabdian masyarakat oleh mahasiswa sebagai pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan ini adalah Desa Pangkalan Sulampi, Kecamatan Suro Makmur, Kabupaten Aceh Singkil, yang dikenal sebagai desa tertua di wilayah tersebut dengan sejarah panjang sejak masa penjajahan Belanda. Dalam era modern yang diwarnai oleh pesatnya perkembangan teknologi, media komunikasi memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi, memperkuat karakter masyarakat, serta melestarikan nilai-nilai budaya lokal. Melalui program KKN-R Universitas Teuku Umar (UTU), mahasiswa melaksanakan kegiatan “Pembuatan Papan Informasi Desa” sebagai media penyebaran informasi sejarah dan budaya kepada masyarakat. Kegiatan ini diawali dengan pendataan dan wawancara kepada masyarakat di tiga dusun, dilanjutkan dengan proses pengolahan informasi, perancangan media dalam bentuk poster atau baliho, serta pemasangan papan informasi di lokasi strategis desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa media komunikasi berbasis visual mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap identitas budaya lokal. Program ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam memperkuat ketahanan sosial desa melalui pendekatan komunikasi yang adaptif dan edukatif
Sosialisasi Mitigasi Banjir Kepada Siswa SMPN 2 Meureubo
Kegiatan sosialisasi mitigasi banjir di lingkungan Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Meureubo (SMPN 2 Meurebo) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kesiapan siswa serta guru dalam menghadapi bencana banjir. Pendekatan edukatif dan partisipatif dilakukan pada kegiatan ini, sehingga memberikan pemahaman mengenai penyebab banjir, dampaknya dan langkah-langkah pencegahan serta penanggulangannya yang dapat di lakukan di lingkungan sekolah maupun rumah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahan siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah, terutama saluran air, serta munculnya inisiatif siswa untuk turut menjaga lingkungan sekolah agar terbebas dari potensi banjir. Selain itu, pihak sekolah juga menunjukkan antusiasme untuk mengintegrasikan materi kebencanaan ke dalam kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran dini di sekolah merupakan langkah strategis dalam membentuk gernerasi yang tanggap bencana dan peduli lingkungan.
Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Nagapaluh Kecamatan Danau Paris Kabupaten Aceh Singkil
Pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mengatasi permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peran dari KKN dalam meningkatkan kesadaran peduli lingkungan terhadap potensi lokal dan memberikan edukasi Kesehatan dan Pendidikan dasar kepada masyarakat anak-anak di Desa Napa Galuh, Kabupaten Aceh Singkil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi. Mahasiswa KKN berpartisipasi dalam kegiatan pembersihan lingkungan, penyuluhan tentang pentingnya menjaga potensi lokal, serta berbagai kegiatan sehari-hari masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui kegiatan KKN ini, memberikan kesadaran dan pengetahuan bagi Masyarakat dalam menjaga pola hidup, menggunakan berbagai akses dalam memajukan desa, membuat suatu perubahan, dan memanfaatkan serta mengembangkan potensi lokal yang ada di Desa Napa Galuh salah satunya pembuatan bubu perangkap ikan. Hal ini dapat dilihat dari minat Masyarakat yang ikut berpartisipasi langsung dalam kegiatan yang dilaksanakan. Melalui kegiatan ini masyarakat memahami betapa pentingnya menjaga potensi lokal dan menjaga pola hidup sehata serta merawat lingkungan sekitar mereka melalui kegiatan edukasi yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Kata Kunci: Kuliah Kerja Nyata, Potensi lokal, Kesehata
Strengthening Community Engagement in Local Disaster Management: The Northern Mindanao, Philippines Experience
Community engagement plays a crucial role in effective disaster management at the local level. As a representative voice of the citizens, civil society has worked alongside the government to broaden service delivery and act as collaborators in developing programs tailored to the community's needs. This study examines the engagement of Civil Society Organizations (CSOs) in the local disaster risk reduction management council (LDRRMC) of Bukidnon Province, Northern Mindanao, Philippines. Employing a descriptive-quantitative approach, the research evaluates CSOs' involvement in the functional areas of planning, budgeting, implementation monitoring, and evaluation, utilizing a structured survey among CSOs and local government units (LGUs). The results indicated that the CSOs were most engaged in the planning stage while least engaged in the monitoring and evaluation. The findings highlight the need for clear guidelines and capacity development to enhance CSO engagement. Global practices from countries like Japan, South Korea, and India underscore the importance of participatory and network governance to strengthen collaboration. This study contributes to the growing body of literature on CSO participation in disaster governance