Rinjani Unitri (Universitas Tribhuwana Tunggadewi)
Not a member yet
    4319 research outputs found

    Hubungan Aktivitas Fisik dengan Derajat Hipertensi pada Lansia di Puskesmas Kendalsari

    Get PDF
    Prevalensi hipertensi semakin meningkat disebabkan karena meningkatnya usia harapan hidup. Secara teori peningkatan kejadian hipertensi dapat dicegah dengan melakukan aktivitas fisik secara teratur. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Derajat Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Kendalsari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Desain penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 50 lansia dan sampel penelitian sebanyak 41 responden dengan penentuan menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner aktivitas fisik dan lembar observasi tekanan darah dengan pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating dan uji statistik menggunakan uji spearman?rho. Hasil penelitian hampir setengahnya (56,1%) responden mempunyai aktivitas fisik kategori berat sejumlah 26 orang, sebagian besar derajat hipertensi (63,4%) responden memiliki derajat hipertensi grade 1 sejumlah 23 orang. Uji rank spearman?s rho menunjukan bahwa nilai signifikan p=0,000<a(0.05), dan hasil nilai r-value ditemukan nilai -0.574 yang menunjukkan bahwa tingkat korelasinya kuat, dimana ditemukan nilai korelasi negatif yang artinya semakin tinggi nilai variabel X maka akan semakin rendah variabel Y. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Semakin aktif lansia dalam melakukan aktivitas fisik secara teratur maka semakin besar kemungkinan dapat terhindar dari penyakit hipertensi. Sehingga perlunya upaya lebih untuk meningkatkan aktivitas fisik pada lansia dengan cara membangkitkan kembali semangat berolahraga melalui kegiatan senam saat posyandu lansiaYayasan Bina Patria Nusantar

    Evaluasi Perubahan Penggunaan Lahan Pertanian di Kota Batu Jawa Timur

    Get PDF
    Sebagai proses kompleks yang melibatkan banyak proses perubahan yang saling melengkapi, seperti pembangunan dan pertumbuhan di bidang demografi, ekonomi, teknologi, ilmu sosial, politik, budaya, dan masyarakat lingkungan, urbanisasi dan pertumbuhan penduduk merupakan produk sampingan yang tak terelakkan dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menilai tutupan lahan Kota Batu pada tahun 2008, 2018, dan 2030. Tingkat dan jenis penggunaan yang menjadi ciri urbanisasi merupakan perbedaan utama antara pertanian pra-perkotaan dan pertanian perkotaan. ketika individu di daerah perkotaan mengubah lahan mereka dari pertanian menjadi penggunaan pembangunan. Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Malang, di Laboratorium Studio Lanskap Fakultas Pertanian. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Juni tahun 2024. Sumber data tambahan yang digunakan adalah citra satelit Google Earth dan peta tutupan lahan Kota Batu tahun 2008 sampai dengan tahun 2022. Provinsi Jawa Timur, khususnya Kota Batu, menjadi lokasi penelitian ini. Dengan menggunakan model geografis yang disebut Markov Cellular Automata (CA-MC), yang memodifikasi penggunaan lahan sebagai respons terhadap variasi variabel input, maka diantisipasi lokasi penelitian berada pada posisi antara 7?44'55.11"?8?26'35.45 Lintang Selatan dan 112?17'10.90"?122?57'11" Bujur Timur. Dengan demikian, untuk membuat skenario Business as Usual, digunakan sistem informasi geografis dan data perubahan penggunaan lahan selama sepuluh tahun sebelumnya (2008?2018). Hasil kajian menunjukkan bahwa selama sepuluh tahun terakhir telah terjadi perubahan pemanfaatan lahan, khususnya pada areal kebun menjadi persawahan (257,2 Ha), semak belukar menjadi hutan (1.918,8 Ha), hutan menjadi kebun (80,9 Ha), tegalan menjadi kebun (602,4 Ha), dan kebun menjadi persawahan (176,0 Ha). Pada kurun waktu tahun 2020 hingga 2030, kemungkinan akan terjadi perubahan pemanfaatan lahan di Kota Batu, khususnya pada areal kebun seluas 247,29 Ha. Lahan untuk organisasi seluas 123,18 Ha. Luas lahan semak belukar: 638,56 Ha. Luas permukaan 111,27 Ha.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Upaya Guru Dalam Menerapkan Kearifan Lokal Tari Manuk Dadali Pada Muatan SBdP Dengan Model Pembelajaran Tipe Stad di Kelas V DN Merjosari 03 Kota Malang

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik siswa kelas V SDN Merjosari 03 Kota Malang dengan memanfaatkan paradigma pembelajaran STAD mampu menerapkan pengetahuan lokal pada mata pelajaran (SBdP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mendapatkan pemahaman tentang situasi yang dialami. Hasil Penelitian Kualitatif Guru wali kelas V menggunakan paradigma pembelajaran gaya STAD sejalan dengan penerapan pendidikan kearifan lokal dalam pembelajaran tari Manuk Dadali di SDN Merjosari 3. Dalam lingkungan dimana pengajar berusaha membimbing, mendorong , menilai, dan mengakui prestasi siswa. Namun masih terdapat permasalahan dalam pelaksanaan pembelajaran, seperti miskonsepsi pada sebagian siswa yang tidak memahami instruksi guru baik dalam praktik maupun isi mata pelajaran. Dari data tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa penyelesaian yang diterapkan oleh guru wali kelas V di SDN Merjosari ialah dengan menambah durasi latihan dan menyederhanakan bentuk latihan serta bentuk gerakan. Dimana dengan tujuan agar semua siswa dapat memahami apa yang sedang dipraktekan.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Analisis Kinerja Simpang Empat Tidak Bersinyal (Study Kasus Simpang Jl. Gatot Subroto-Jl. Ir. H. Juanda-Jl. Aries Munandar) Kota Malang

    Get PDF
    Persimpangan tak bersinyal di Jl. Gatot Subroto-Jl. Ir. H. Juanda-Jl. Simpang susun Aries Munandar merupakan simpang susun yang paling banyak ditemui di kawasan perkotaan, khususnya Kota Malang. Persimpangan adalah titik pada suatu ruas jalan tempat arus-arus dari berbagai arah bertemu atau berpotongan. Terjadi kemacetan lalu lintas di persimpangan jalan karena arus konflik mendekat dari berbagai arah dan saling memotong di persimpangan. Desain jalan, perilaku lalu lintas, rata-rata lalu lintas harian, dan pendekatan perhitungan berbasis formula dari PKJI 2014 merupakan data kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini. Keterlambatan lalu lintas dan jadwal sering menjadi masalah transportasi. Lamanya waktu yang dibutuhkan mobil untuk tiba merupakan salah satu standar kinerja pelayanan di persimpangan. Jl. Gatot Subroto merupakan jalur mobil utama dari dan ke Surabaya; juga menawarkan akses ke pusat kota Malang dan acara lokal lainnya. Desain penelitian kuantitatif digunakan untuk penelitian semacam ini. Kotimah &kk (2019) menyatakan bahwa pendekatan deduktif-induktif sering digunakan dalam penelitian kuantitatif. di Jalan Walikota, Jl. Gatot Subroto, yaitu lebar keseluruhannya dua lajur (lebar 10 meter tanpa median). Jalan sempit Jl. Aries Munandar dan Jl. Ir. H. Juanda masing-masing mempunyai satu lajur dan dua lajur, dengan lebar gabungan enam meter tanpa median. Kinerja Simpang Empat bukan sebuah sinyal. Penilaian Derajat Kejenuhan (DJ) sebesar 0,42 masih memenuhi batas maksimal yang disebutkan dalam PKJI 2014 sebesar <0,85.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Analisis Persediaan Bahan Baku dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity pada UKM Kerajinan Keramik CJDW Kota Malang

    Get PDF
    Pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UKM) inilah yang memacu penelitian ini. Usaha kecil dan menengah (UKM), sebagai salah satu komponen pembangunan ekonomi, memiliki posisi strategis untuk mempercepat perubahan struktural yang akan meningkatkan taraf hidup banyak orang. Sebuah perusahaan kerajinan bernama CJDW Ceramic Craft UKM memproduksi berbagai macam kerajinan, termasuk gelas. Usaha kecil dan menengah seperti UKM Kerajinan Keramik CJDW juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Malang. Dengan menggunakan metode EOQ untuk mengelola persediaan bahan baku keramik, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah pesanan bahan baku yang dilakukan oleh pelaku usaha kerajinan keramik yang berbasis di Kota Malang pada periode tertentu serta total biaya bahan baku. pasokan dalam bisnis ini. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif berbasis observasional dan wawancara. Berdasarkan bahan baku yang berkualitas, Kerajinan Keramik Kota Malang akan menghasilkan produk keramik senilai Rp 2.194.615 pada tahun 2022, berdasarkan temuan perhitungan persediaan bahan baku dengan teknik Economic Order Quantity (EOQ). Untuk menyeimbangkan biaya pemesanan dan penyimpanan, penting bagi bisnis untuk menghitung Kuantitas Pesanan Ekonomis (EOQ) dan meminimalkan biaya terkait inventaris. Kesimpulannya, penentuan Economic Order Quantity (EOQ) merupakan alat penting bagi setiap perusahaan untuk memastikan pasokan bahan baku yang cukup, mencegah peningkatan biaya operasional, dan mengelola fluktuasi harga bahan baku.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Hubungan Lama Menderita Diabetes Melitus dan Usia Terhadap Kadar Gula Darah pada Penderita DMT2 di Desa Sidorejo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang

    Get PDF
    Diabetes melitus tipe 2 yang sudah lama mengalami gangguan sekresi insulin ketidakmampuan jaringan sensitif insulin untuk merespon insulin secara tepat sehingga terjadi peningkatan kadar gula darah .lama menderita dan kerusakan saraf sistem kekebalan tubuh, gangguan aktivitas insulin. Usia dapat meningkatkan kejadian diabetes mellitus tipe 2 karena penuaan dapat menurunkan sensitifan insulin sehingga dapat mempengaruhi kadar glukosa dalam darah, Berdampak pada pankreas.. Orang yang didiagnosis menderita diabetes melitus tipe 2 (T2DM) mungkin mengalami peningkatan kadar gula darah karena banyak variabel, seperti durasi kondisi dan proses penuaan alami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara durasi menderita penyakit diabetes melitus (DM) dengan perjalanan waktu, dan untuk menilai dampaknya terhadap kadar glukosa darah pada individu penderita diabetes melitus tipe 2 (T2DM) yang tinggal di Kota Sidorejo, Daerah Jabung, Kabupaten Malang. Penelitian ini mengadopsi desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan partisipasi dari 40 individu yang telah didiagnosis menderita diabetes melitus tipe 2 (T2DM). Tes eksplorasi dilakukan dengan melibatkan seluruh populasi yang terdiri dari 40 individu, menggunakan teknik yang dikenal sebagai Total Inspecting. Metode pengumpulan informasi melibatkan penggunaan alat seperti rekam medis. Metode penilaian yang diterapkan adalah tes Pearson Item Response. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa rata-rata partisipan telah mengalami diabetes melitus selama kurang lebih 5,42 tahun. Rata-rata usia responden adalah sekitar 58,12 tahun yang termasuk dalam rentang usia lebih tua. Selain itu, perlu dicatat bahwa rata-rata kadar glukosa peserta adalah sekitar 245,92, yang menunjukkan tingkat yang sangat signifikan. Berdasarkan uji Pearson Thing Second menunjukkan adanya hubungan antara usia, lama mengalami DM, dan kadar glukosa pada penderita DMT2 di Kota Sidorejo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Saya ingin memberitahu Anda bahwa nilai p sebenarnya 0,000, lebih rendah dari ambang batas signifikansi 0,05. Di masa depan, para peneliti perlu menyelidiki variabel-variabel yang berkontribusi terhadap peningkatan kadar glukosa, seperti preferensi makanan dan stres yang signifikanYayasan Bina Patria Nusantar

    Asuhan Keperawatan pada Pasien Cedera Kepala Sedang dengan Masalah Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif di Ruangan Instalasi Gawat Darurat RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan

    Get PDF
    Cedera kepala sedang (CKS) adalah trauma kepala yang melibatkan daerah kepala, tulang tengkorak, atau otak yang terjadi secara langsung maupun tidak langsung yang disebabkan oleh benturan benda tumpul, kecelakaan, dan jatuh yang mengakibatkan otak kekurangan oksigen sehingga menyebabkan pola napas tidak efektif. penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi asuhan Keperawatan pada pasien Cedera Kepala Sedang dengan masalah keperawatan pola napas tidak efektif di ruangan Instalasi Gawat Darurat. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan asuhan keperawatan. Berdasarkan hasil pengkajian didapatkan data pada ketiga klien ditemukan diagnosa keperawatan yang sama yaitu pola nafas tidak efektif berhubungan dengan hambatan upaya napas ditandai dengan pasien mengeluh sesak napas. Hasil pengkajian didapatkan bahwa ketiga pasien mengalami cedera kepala serta penurunan kesadaran serta mengalami penurunan kadar oksigen dimana rata-rata Spo2 dibawah normal, adanya pernapasan cuping hidung, retraksi dinding dada serta dispnea adanya luka pada kepala kaki dan lengan. Saran diharapkan dapat melakukan penelitian yang berkaitan dengan pola nafas dengan memberikan tindakan pursed lip breathing.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Asuhan Keperawatan pada Pasien Diare dengan Masalah Keperawatan Hipovolemia (Kekurangan Volume Cairan) di Ruang Asoka RSUD Bangil

    Get PDF
    Secara global, dan khususnya di negara-negara berkembang, diare merupakan masalah kesehatan. Tingginya angka penyakit diare dan kematian terkait menunjukkan betapa berbahayanya masalah ini. Diare merupakan penyebab utama kematian anak-anak, yang menyebabkan sekitar 525.000 kematian setiap tahunnya, menurut sebuah studi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2020. Malnutrisi, persediaan air yang tercemar, infeksi bakteri, dan kurangnya pengetahuan tentang strategi pencegahan diare merupakan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap diare pada anak-anak. Diare dapat menyebabkan dehidrasi parah dan kehilangan cairan pada anak-anak jika tidak diobati, yang pada akhirnya menyebabkan kematian. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk menentukan perawatan keperawatan untuk pasien diare di Ruang Asoka RSUD Bangil. Teknik penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Di Ruang Asoka, tiga pelanggan khususnya pasien RSUD Bangil digunakan. Masalah volume darah rendah diangkat. Tindakan yang disarankan untuk hipovolemia adalah terapi. Sebelum menerima perawatan keperawatan, ketiga pasien menunjukkan turgor kulit kering, lemah, dan lemas. Bahkan jika penilaian akhir ketiga pasien berubah setelah menerima perawatan selama tiga hari, intervensi keperawatan harus dilakukan hingga kondisi pasien benar-benar membaik. Dengan demikian, kita dapat menarik kesimpulan bahwa terapi pasien untuk hipovolemia mungkin memiliki dampak.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Tingkat Adopsi Teknologi Petani Terhadap Program Peningkatan Produktivitas Tanaman Bawang Merah

    Get PDF
    Teknologi budidaya yang tepat dapat memberikan peningkatan produktivitas bawang merah sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani. Penyuluh pertanian telah melakukan berbagai program untuk meningkatkan produktivitas budidaya tanaman bawang merah kepada petani, program tersebut antara lain melalui penyediaan varietas unggul seperti varietas biji lokananta, tajuk dan super phillip. Program peningkatan produktivitas usahatani bawang merah dapat dicapai dengan kerja sama antara penyuluh dengan petani. Dimana penyuluh melakukan penyuluhan kepada petani tentang ide-ide baru mengenai cara tanam bawang merah, dan bagaimana cara menggunakan alat atau mesin pertanian modern, dari informasi yang disampaikan penyuluh kepada petani dapat petani terapkan pada usahatani bawang merah mereka sehingga produktivitas tanaman bawang merah meningkat dari tahun ketahun. Penelitian bertujuan menganalisis tahapan adopsi petani bawang merah. menganalisis tingkat adopsi teknologi petani dalam kaitannya dengan program peningkatan produktivitas bawang merah di Desa Torongrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu. Untuk mengkaji efisiensi, langkah, dan pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan produktivitas bawang merah di Desa Torongrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu. Metode yang digunakan untuk menganalisis data disebut deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tingkat tahap adopsi yang dicapai petani ialah kesadaran, minat, penilaian, mencoba dan menerima masuk pada kategori sangat tinggi. Dimana tahap kesadaran 88,75%, tahap minat 87,73%, tahap penilaian 85,33%, tahap mencoba 84%, dan tahap menerima 83,33% termasuk kategori sangat tinggi karena petani memperhatikan hal-hal baru yang disampaikan oleh penyuluh tentang penggunaan ide-ide baru mengenai penanaman bawang merah. Parameter adopsi yang dicapai petani ialah kecepatan, ketetapan dan manfaat masuk pada kategori sangat tinggi. Dimana parameter ketetapan 84,88%, parameter manfaat 82,22% dan parameter kecepatan 81,33% termasuk kategori sangat tinggi karena sebagian petani sudah dapat merubah pola pikirnya dan tingkah lakunya/kebiasaanya sehingga petani bisa menerapkan ide-ide baru yang disampaikan oleh penyuluh pertanian lapangan.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Analisis Usaha Tani Sayuran Organik Sawi Pakcoy Papak Marsaji di Desa Sumberejo Kota Batu Per Tiga Bulan

    Get PDF
    Pertanian organik merupakan salah satu jenis pertanian yang ramah lingkungan. Pertanian organik dianggap sebagai pendekatan yang berharga dalam mempromosikan pertanian berkelanjutan. Banyak orang di seluruh dunia telah menerapkan praktik pertanian organik. Pertanian berkelanjutan adalah tentang pengelolaan sumber daya pertanian secara efektif untuk meningkatkan kepuasan, menjaga kualitas lingkungan, dan menyelamatkan sumber daya alam kita yang berharga untuk generasi mendatang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui keseluruhan biaya produksi, pendapatan, profitabilitas, dan kelayakan usahatani sawi Pakcoy organik milik Pak Marsaji di Desa Sumberejo Kecamatan Batu. Metode penelitian yang digunakan adalah kombinasi analisis deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif. Pendekatan analisis deskriptif kuantitatif digunakan untuk menjelaskan gambaran usaha atau profil usahatani organik, sedangkan analisis deskriptif kualitatif digunakan untuk menilai kelayakan usahatani sawi pakcoy khususnya melalui penerapan metode analisis kelayakan usaha. Analisis data mencakup berbagai komponen utama seperti biaya tetap, biaya variabel, pendapatan, pendapatan, rasio R/C, rasio B/C, serta BEP produksi dan BEP biaya. Berdasarkan temuan penelitian terbaru, diketahui total biaya proses pembuatannya adalah sebesar Rp 1.509.493 dalam kurun waktu 90 hari. Hingga saat ini total berat produk yang dikirimkan sebanyak 298 kg sehingga menghasilkan pendapatan sebesar Rp3.874.000. Jumlah yang diperoleh dalam kurun waktu 90 hari adalah Rp 2.364.507 setara dengan sekali panen. Kelayakan sayuran alami Pak Marsaji tidak ditentukan secara pasti oleh Proporsi R/C sebesar 2,56 dan Proporsi B/C sebesar 1,56. Selain itu, Break Even Point (BEP) produksi secara berkala sebanyak 35.897 unit, sedangkan Biaya BEP sebesar Rp 327.114.141 untuk setiap unit yang diproduksi. Dapat dikatakan bahwa jika R/C rasio lebih besar dari 1, B/C lebih besar dari 1, dan BEP lebih besar dari 0, maka budidaya sayuran sawi alami Pak Marsaji layak secara ekonomi dan layak untuk dipromosikanYayasan Bina Patria Nusantar

    2,389

    full texts

    4,319

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rinjani Unitri (Universitas Tribhuwana Tunggadewi)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇