Rinjani Unitri (Universitas Tribhuwana Tunggadewi)
Not a member yet
4319 research outputs found
Sort by
Penerapan Sistem Rantai Pasok Dalam Meningkatkan Daya Saing Perusahaan (Studi Kasus Pada CV. Aneka Grafika Kota Malang)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemasangan sistem rantai pasokan dapat meningkatkan daya saing usaha CV. Aneka Grafika Malang. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif, pengumpulan data melalui teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara. Manajemen perusahaan CV Aneka Grafika diwawancarai. Temuan penelitian ini menunjukkan bagaimana CV Aneka Grafika menggunakan sistem rantai pasokan untuk meningkatkan daya saing usaha dengan cara yang mudah digunakan tetapi efektif. Dari perolehan bahan baku hingga pengiriman produk jadi ke pelanggan, rantai pasokan ini memerlukan sejumlah prosedur. Kunci untuk meningkatkan daya saing perusahaan adalah memiliki sistem rantai pasokan yang kuat dan efisien. Selain membantu bisnis dalam memenuhi permintaan pelanggan tepat waktu, rantai pasokan yang terorganisir dengan baik menjamin operasi yang lancar dari hulu ke hilir. Penelitian ini menunjukkan betapa pentingnya membangun sistem rantai pasokan untuk meningkatkan daya saing perusahaan.Yayasan Bina Patria Nusantar
Edukasi Cyberbullying Menggunakan Video Terhadap Perilaku Cyberbullying Pada Anak di SMPBhakti Luhur Kecamatan Sukun Kota Malang
Remaja sangat rentan terhadap Cyberbullying karena mereka impulsif pada periode ini. Oleh karena itu, inisiatif pencegahan memerlukan edukasi, dan salah satu cara untuk melakukannya adalah melalui konten video, yang dianggap sebagai cara yang efektif untuk menyampaikan pesan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan bagaimana perilaku siswa di salah satu SMP di Kecamatan Sukun, Kota Malang, dipengaruhi oleh instruksi tentang Cyberbullying melalui media video.
Dengan strategi pre-test dan posttest kelompok tunggal, penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental. Siswa di kelas VII hingga IX yang memenuhi persyaratan inklusi dan dipilih secara acak dan dengan cara yang metodis menjadi sampel penelitian. Instruksi video digunakan, dan kuesioner tentang perilaku Cyberbullying yang dikenakan uji statistik Wilcoxon digunakan untuk mengukur perubahan perilaku.
Menurut temuan tersebut, mayoritas siswa menunjukkan tingkat perilaku Cyberbullying yang signifikan sebelum instruksi. Namun, tingkat perilaku ini menurun ke kelompok sedang setelah instruksi berbasis video. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi melalui video memiliki dampak positif terhadap perilaku Cyberbullying. Untuk hasil yang lebih baik, peneliti menyarankan untuk melakukan studi tambahan dengan periode intervensi yang lebih lama.Yayasan Bina Patria Nusantar
Pengaruh Etika Kerja, Disiplin Kerja dan Layanan Terhadap Kepuasan Anggota Koperasi Pedagang Pasar Karya Sentosa Kota Batu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh etos kerja, disiplin kerja, dan pelayanan secara parsial dan simultan terhadap kinerja anggota Koperasi Pedagang Pasar Karya Sentosa Kota Batu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Sebanyak 67 anggota Koperasi Pedagang Pasar Karya Sentosa Kota Batu dipilih sebagai sampel penelitian melalui pendekatan non-probability selection. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan perangkat lunak SPSS 25. Temuan penelitian menunjukkan bahwa etos kerja secara signifikan memengaruhi kesenangan (nilai t 4,746), diikuti oleh disiplin kerja (nilai t 3,853) dan layanan (nilai t 5,031). Dengan nilai F terhitung sebesar 19,868 atau 80,4%, temuan penelitian juga menunjukkan bahwa etos kerja, disiplin kerja, dan layanan memiliki dampak yang cukup besar terhadap kepuasan. Temuan penelitian dengan tegas menunjukkan bahwa peningkatan kebahagiaan anggota dapat difasilitasi oleh etos kerja, disiplin, dan layanan pelanggan yang kuat.Yayasan Bina Patria Nusantr
Analisis Pendapatan dan Pemasaran Pemerahan Susu Sapi Perah di Desa Gading Kulon Kecamatan Sumber Sekar Kabupaten Malang
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan saluran pemasaran yang paling efisien berdasarkan saluran yang digunakan oleh para pengepul untuk memasok susu segar dan menjaga kesegarannya dengan memilih rute terpendek, waktu tercepat, dan pilihan yang paling terjangkau. Menentukan biaya pemasaran, margin, pendapatan, dan efektivitas organisasi pemasaran yang berpartisipasi dalam sistem pemasaran susu segar adalah tujuan penelitian tambahan. Kecamatan Sumber Sekar di Jawa Timur, yang merupakan bagian dari kabupaten Malang, menjadi lokasi penyelidikan. Teknik utama penelitian ini bersifat deskriptif, dan dilakukan dengan menggunakan pendekatan survei. Tujuan pemilihan wilayah penelitian adalah untuk fokus pada kecamatan Sumber Sekar, yang memiliki kepadatan sapi perah terbesar. Teknik analisis melibatkan mempelajari biaya pemasaran, margin, profitabilitas, dan efisiensi selain menganalisis masalah salesman keliling untuk menjamin jarak terpendek, waktu tercepat, dan biaya terendah. Tiga jalur pemasaran susu segar yang digunakan oleh produsen susu di Kecamatan Sumber Sekar adalah: Jalur pemasaran susu segar dibagi menjadi tiga jalur, yaitu jalur pemasaran I, yaitu jalur pemasaran langsung dari peternak ke konsumen; jalur pemasaran II, yaitu jalur pemasaran langsung dari produsen ke pedagang pengumpul ke konsumen; dan jalur pemasaran III, yaitu jalur pemasaran langsung dari peternak ke pedagang besar. Jalur pemasaran I merupakan jalur pemasaran yang paling efisien, yaitu saluran pemasaran yang digunakan peternak untuk menjual susu segar langsung ke konsumen. Jalur pemasaran II merupakan jalur pemasaran yang paling berhasil jika menggunakan teknik Travelling Salesman Problem karena jarak tempuhnya paling pendek, waktu penyelesaian paling cepat untuk menjaga mutu susu segar, dan biaya yang dikeluarkan paling rendah.Yayasan Bina Patria Nusantar
Level Pemberian Konsentrat Berbasis Daun Ketela Pohon Pada Ternak Kelinci New Zealand White Terhadap Bobot Potong Bobot Daging dan Bobot Tulang
Penelitian ini dilakukan pada tanggal 05 Desember 2023 hingga 15 Januari 2024 di kandang kelinci milik Bapak Tabagus Ramanda yang berada di Dusun Sekar Putih, Desa Pendem, Kecamatan Pendem, Kota Batu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh level pemberian konsentrat berbasis daun ketela pohon pada ternak kelinci New Zealand White terhadap bobot potong, bobot daging dan bobot tulang.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Kelinci kelinci New Zealand White jantan sebanyak 16 ekor, dengan usia kurang lebih 2-3 bulan. Rata-rata bobot badan awal 1,572,94 g/ekor ?164,82 g/ekor dan KK 10,5%. Dalam penelitian ini menggunakan pakan basal yaitu kangkung, pakan konsentrat menggunakan campuran terdiri dari tepung daun ketela pohon yang dicampur dengan bahan campuran ampas tahu basah, dedak padi, jagung giling, bungkil kedelai, gaplek ketela, molasses, garam, dan mineral dalam bentuk pelet dengan level pemberian 6%, 8%, 10%, 12% bobot badan. Analisis sidik ragam merupakan teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini dari rancangan acak kelompok (RAK).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa Rata-Rata Bobot Potong Kelinci New Zealand White pada P1 2579,00?175,61, P2 2585,75?362,17, P3 2447,00?421,54 dan P4 2674,92?363,84. Rata-rata Bobot Daging pada P1 1000,75?77,56, P2 975,75?300,39, P3 893,75?217,34 dan P4 1141,75?366,11. Sedangkan Rata-rata Bobot Tulang pada P1 257,00?40,49, P2 263,25?36,82, P3 275,00?60,45 dan P4 289,53?54,27.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan pengaruh level pemberian konsentrat berbasis daun ketela pohon pada hewan kelinci New Zealand White didapatkan perlakuan terbaik yaitu pada perlakuan P4 dengan level pemberian pakan 12% dilihat dari pertambahan bobot potong 2674.92?363.84 g/ekor, bobot daging 1141.75?366.11 g/ekor, dan bobot tulang 289.53?54.27 g/ekor. Diharapkan dalam penelitian ini memberikan pencerahan dan informasi bagaimana pengaruh pemberian daun ketela pohon sebagai pakan penyusun konsentrat untuk ternak kelinci New Zealand White. Pemberian konsentrat daun ketela pohon 30% dalam pakan dengan level 6%, 8%, 10%, 12% pada bobot badan terhadap penambahan bobot potong, bobot daging, dan bobot tulang pada kelinci New Zealand White dapat digunakan sebagai bahan pakan bagi ternak kelinci jenis apapun.Yayasan Biana Patria Nusantar
Evaluasi Fungsi Vegetasi Pada Lanskap Jalan MT Haryono Kota Malang
Ruas terhadap sebuah jalan yang berada di jalan MT Haryono dapat dikatakan sebagai sebuah jalan yang paling utama yang mana akan dapat memberikan hubungan pada wilayah Kabupaten dengan Kota Malang yang mana mempunyai kualitas mobilitas semakin meningkat serta dapat memiliki sebuah problem yang bersumber dari lanskap jalan. Adapun ditemukan beberapa hal yang menjadi keganjilan serta dapat memberikan dampak atau pengaruh ialah minimnya pada sisi penanaman serta tingkat variasi sebuah tanaman yang minimnya berdasarkan dengan situasi secara fisik serta lingkungan sosial yang ada pada jalan dan ditemukan banyaknya pepohonan yang mengalami kerusakan yang mana akan dapat mengakibatkan serangan penyakit pada sebuah tanaman bahkan pada sisi kegiatan manusia. Tingkat kerusakan terhadap pepohonan yang mana akan dapat menyebabkan minimnya intensitas dalam menjaga serta pemeliharaan lanskap jalan. Tujuan penelitian yaitu mengevaluasi fungsi sisi pemeliharaan lanskap jalan, estetika serta struktur yang ada pada jalan MT Haryono Kota Malang. Metode penelitian menggunakan metode survey dengan beberapa parameter kuantitatif (seperti pengarah, pembatas, control cahaya, pemberi identitas, pemilihan tanaman, pengatur tanaman, kondisi pertumbuhan dan pemeliharaan berdasarkan keadaan tanaman). Hasil evaluasi menunjukan bahwa aspek arsitektural pada segmen 1 dengan kategori tidak sesuai ( ?31) dan pada segmen 11 memenuhi kriteria sesuai (? 41), Aspek estetika pada segmen 1 buruk (? 13) dan segmen 11 memenuhi kriteria sesuai dengan kategori baik (? 26), dan aspek pemeliharaan pada segmen 1 dengan kategori buruk (? 14) dan pada segmen 11 cukup (23) dan nilai kumulatif segmen 1 buruk (58%) dan segmen 11 cukup (70%).Yayasan Bina Patria Nusantar
Evaluasi Pemeliharaan di Kawasan Rekreasi Eco Green Park
Eco Green Park di Kota Batu, Jawa Timur, merupakan destinasi wisata yang dirancang dengan konsep ?Fun and Study? menggabungkan pengalaman rekreasi yang edukatif dengan pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati. Dengan luas 5 hektar, Eco Green Park menawarkan berbagai atraksi seperti wahana edukasi, kebun binatang mini, dan taman hewan, yang semuanya terpadu dalam lanskap alam yang menarik. Sebagai kawasan yang populer, Eco Green Park dihadapkan pada tantangan pemeliharaan lanskap yang berkelanjutan. Pemeliharaan ini penting untuk menjaga daya tarik serta kelestarian lingkungan, yang pada akhirnya berperan dalam meningkatkan pengalaman pengunjung dan mendukung keberlanjutan ekonomi lokal melalui pariwisata.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemeliharaan di kawasan rekreasi Eco Green Park. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi kondisi pemeliharaan lanskap. Strategi yang digunakan adalah analisis SWOT dengan pendekatan Subject Matter Master (SME) untuk mensurvei kualitas kekurangan, peluang, dan bahaya yang ada dalam administrasi teritorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Eco Green Park memiliki kekuatan dalam pengelolaan lingkungan yang alami dan menarik serta pemeliharaan fasilitas utama yang baik. Namun, penelitian ini juga mengungkapkan beberapa area yang perlu diperbaiki, seperti ketersediaan fasilitas pendukung dan konsistensi pemeliharaan harian. Berdasarkan posisi hasil analisis SWOT pada Kuadran I, direkomendasikan penerapan strategi pertumbuhan (Growth Strategy) untuk meningkatkan kualitas pemeliharaan dan daya tarik kawasan. Penelitian ini menyarankan perlunya kajian lanjutan yang lebih mendalam dengan metode yang lebih inklusif, seperti Focus Group Discussion (FGD), untuk memperoleh masukan dari berbagai pemangku kepentingan. Hal ini diharapkan dapat mendukung pengembangan Eco Green Park sebagai kawasan rekreasi yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung.Yayasan Bina Patria Nusantar
Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi dan Lingkungan Kerja Terhadap kinerja Pegawai Pada Taman Rekreasi Sengkaling UMM
Kinerja pegawai dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik individu maupun situasional. Faktor individu mencakup sikap, kepribadian, kondisi fisik, jenis kelamin, tingkat pendidikan, motivasi, usia, latar belakang budaya, serta faktor pada diri lainnya. Kinerja pegawai dapat terpengaruh dari kepemimpinan, budaya organisasi, upah/gaji, lingkungan kerja, motivasi, disiplin, serta puasnya kerja. Tujuan penelitian untuk melihat pengaruh kepemimpinan, motivasi serta lingkungan kerja pada kinerja pegawai pada taman rekreasi Sengkaling UMM. Desain penelitian menggunakan desain kuantitatif. Sampel adalah sebagian pegawai yang bekerja di taman rekreasi Sengkaling sebanyak 50 responden, menggunakan Simple Random Sampling. Instrumen penelitian dengan kuesioner. Analisa memakai regresi linier berganda. Hasil penelitian diketahui terdapat pengaruh secara parsial serta simultan antara variabel kepemimpinan, motivasi, serta lingkungan kerja dalam kinerja pegawai pada taman rekreasi Sengkaling UMM. Disarankan untuk peneliti berikutnya dalam menjalankan penelitiannya harus menganalisis sektor lain untuk perbandingan hasil penelitian.Yayasan Bina Patria Nusantar
Pengaruh Warna Lampu Terhadap Daya Tetas Pada Telur bebek
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan warna lampu pada mesin tetas terhadap daya tetas, bobot, dan fertilitas telur bebek. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Science Techno Park Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang selama 30 hari, mulai tanggal 4 Maret hingga 4 April 2024. Penelitian ini menggunakan 36 butir telur bebek fertil yang berumur 3?4 hari, berat masing-masing 60?70 g, dan memiliki indeks 70?80%.
Metode pada penelitian ini menggunakan rancangan percobaan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga ulangan dan empat perlakuan sehingga menghasilkan dua belas satuan percobaan. Jumlah telur yang digunakan sebanyak 36 butir, dengan tiga butir telur pada setiap ulangan. P0 lampu kuning, P1 lampu merah, P2 lampu hijau, dan P3 lampu putih merupakan beberapa perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini. Uji ANOVA dan uji tambahan beda signifikan jujur (BNJ) digunakan dalam analisis data.
Berdasarkan hasil analisis data, penggunaan lampu dengan warna berbeda pada penelitian ini tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap fertilitas dan daya tetas telur itik, namun memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap bobot tetas. Rata-rata fertilitas telur bebek yang dikumpulkan untuk penelitian ini bervariasi antara 88,89% hingga 100% pada hari ke 7 (pengamatan ke-1) dan dari 66,67% hingga 88,89% pada hari ke-25 (pengamatan ke-2). Penelitian tersebut menghasilkan telur bebek dengan tingkat daya tetas rata-rata berkisar antara 72,22% hingga 88,89%. Rata-rata berat tetas penelitian ini adalah antara 37,33 hingga 40,22 gram per ekor.
Temuan penelitian dapat menyimpulkan bahwa bobot tetas memang dipengaruhi oleh warna lampu hijau. Sehingga hasil terbaik diperoleh pada perlakuan P2 (lampu hijau). Warna lampu hijau memberikan hasil terbaik terhadap bobot tetas, fertilitas, daya tetas, dibanding perlakuan lain.Yayasan Bina Patria Nsuantar