Rinjani Unitri (Universitas Tribhuwana Tunggadewi)
Not a member yet
    4319 research outputs found

    Peranan Kelompok Tani Dalam Meningkatkan Produktivitas Bawang Prei di Desa Beji Kecamatan Junrejo

    No full text
    Pertanian dalam arti luas mencakup tanaman bahan makan atau tanaman pangan, hasil perkebunan, hasil laut,maupun perikanan darat serta kehutanan dan hasil hutan. Saat ini, sektor ini menyumbang 40% kepada Negara dan masyarakat dan merupakan sumber pendapatan utama bagi sebagian besar penduduk di Indonesia. Selain itu, kebutuhan nasional sebagian besar dipenuhi oleh sektor pertanian. Potensi Indonesia sebagai produsen berbagai produk hortikultura; Hal ini karena Negara ini mempunyai komoditas sumber daya pertanian yang tinggi dan pasokan lahan yang lebih luas. Tanaman hortikultura termasuk di antara tanaman yang digunakan untuk melengkapi bahan makanan masyarakat umum dengan vitamin, mineral, protein, dan karbohidrat serta aneka tanaman hias daun dan bunga. Hortikultura termasuk jenis tanaman tropis potensial yang dapat tumbuh di Indonesia dan mempunyai umur yang pendek sehingga menjadi potensi sumber inovasi bagi Indonesia. Memahami dan mengetahui peran kelompok tani di Desa Beji Kecamatan Junrejo menjadi tujuan pertama penelitian ini. Sedangkan tujuan berikutnya adalah memahami dan mengetahui kinerja kelompok tani di Desa Beji Kecamatan Junrejo. Instrumen skala likert digunakan pada bagian analisis deskriptif kualitatif dalam proses analisis data untuk mengkaji jawaban responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1.jawaban responden pada variabel pertama kelas belajar dominan sangat setuju dengan persentase sebesar 93,14%, 2. Jawaban responden pada variabel kedua wahana kerjasama dominan sangat setuju dengan persentase 94,42%, 3. Jawaban responden pada variabel ketiga unit produksi dominan jawaban sangat setuju dengan persentase 94,42%, 4. Jawaban responden pada variabel terakhir kinerja kelompok tani dominan jawaban setuju dengan persentase 77,14%.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Efektivitas Pelaksanaan Menghardik pada Pasien Gangguan Persepsi Sensori di Wilayah Kerja Puskesmas Bantur Kabupaten Malang

    No full text
    Tingginya prevalensi penderita dengan masalah gangguan jiwa, salah satunya skizofrenia, sering kali ditandai dengan gangguan persepsi sensorik berupa halusinasi. Jika gangguan persepsi sensorik ini tidak ditangani dengan baik, jumlah penderita dapat terus meningkat, yang kemudian dapat menimbulkan dampak negatif. Halusinasi ini berpotensi membahayakan diri sendiri, orang lain, serta lingkungan sekitar. Studi kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan teknik menghardik pada pasien dengan gangguan persepsi sensorik di wilayah kerja Puskesmas Bantur, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan melibatkan 3 pasien dewasa yang mengalami gangguan persepsi sensorik berupa halusinasi suara. Masalah yang dibahas adalah gangguan persepsi sensorik berupa halusinasi pendengaran, dan intervensi yang diterapkan adalah teknik menghardik halusinasi. Sebelum melaksanakan intervensi keperawatan didapatkan bahwa ketiga pasien memiliki kontak mata kurang, suka berbicara sendiri, mendengarkan bisikan-bisikan, mulut komat kamit, bicara ngelantur, sering melihat ke lingkungan luar, tidak konsentrasi dan pasien tampak kotor serta kutuan dan setelah dilakukan tindakan keperawatan bahwa pasien sudah mampu memahami konten, jenis, waktu, dan frekuensi halusinasi, pasien dapat melakukan hardik, mampu mengontrol halusinasi dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang disukai serta minum serta minum obat secara teratur. Dengan demikian dapat disampaikan bahwa tindakan keperawatan dengan teknik menghardik mampu memberikan perubahan pada pasien yang mengalami gangguan persepsi sensori berupa halusinasi suara.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Hubungan Partisipasi Politik Masyarakat Terhadap Visi Misi Pembangunan Desa (Studi Pada Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu)

    No full text
    Kurangnya partisipasi politik masyarakat lokal dalam pembangunan jaringan jalan di wilayah Pandanrejo Kabupaten Bumiaji, meskipun telah dilakukan upaya-upaya tersebut, jaringan jalan tersebut masih mengalami degradasi yang cukup parah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keterlibatan politik masyarakat dengan visi dan tujuan pembangunan desa di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur. Dalam hal ini digunakan penelitian deskriptif kuantitatif. Random sampling digunakan dalam proses pengambilan sampel. Teknik analisis data yang digunakan antara lain uji parsial (uji T), uji koefisien determinasi (R2), dan analisis korelasi linier sederhana. Hubungan antara keterlibatan politik masyarakat (X) dengan Visi dan Misi Pembangunan Desa (Y) mempunyai nilai sebesar 0,702, berdasarkan temuan studi korelasi linier sederhana. 0,702 memiliki tingkat koneksi Kuat (Baik) dan berada di antara 0,60 dan 0,799. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa baik hipotesis H0 yang menyatakan tidak terdapat hubungan antara partisipasi politik masyarakat dengan Visi dan Misi Pembangunan Desa, maupun hipotesis H1 yang menyatakan adanya hubungan antara partisipasi politik masyarakat dengan Pembangunan Desa adalah keduanya. membubarkan. Penerimaan misi dan visi pembangunan.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Pengaruh Promosi, Harga, dan Lokasi terhadap Keputusan Berkunjung di Wisata Bumi Perkemahan Bedengan Selorejo Kabupaten Malang, Jawa Timur

    No full text
    Penelitian ini berupaya untuk mengetahui sejauh mana pengaruh lokasi, harga, dan pemasaran terhadap pilihan wisatawan untuk menginap di Bumi Perkemahan Wisata Bedengan Selorejo di Kabupaten Malang, Jawa Timur, baik seluruhnya maupun sebagian. Metode Cochran digunakan untuk menghitung 97 responden dalam penelitian kuantitatif ini yang mencakup data primer dan sekunder. Uji koefisien determinasi (R2), uji t, uji F, validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan regresi linier berganda semuanya dimasukkan dalam analisis data. Temuan regresi linier berganda menunjukkan bahwa faktor independen (lokasi, harga, dan pemasaran) memiliki pengaruh sebesar 19,6% terhadap pilihan wisatawan, dengan R? sebesar 0,196 dan koefisien regresi positif. Setiap variabel independen berpengaruh secara signifikan terhadap pilihan wisatawan, berdasarkan hasil pengujian hipotesis parsial (uji t) (t_hitung ? t_tabel, p F_tabel, p < 0,05). Menurut penelitian ini, lokasi, harga, dan pemasaran suatu tempat mempunyai pengaruh besar terhadap keputusan orang untuk berkunjung atau tidak.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Hubungan Dukungan Keluarga dengan Pemanfaatan Layanan Kesehatan pada Penderita Hipertensi di Kelurahan Kedungkandang Kota Malang

    No full text
    Dukungan keluarga diharapkan dapat mendorong penderita hipertensi untuk mengontrol tekanan darahnya dan mencari pelayanan kesehatan karena hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang tidak menular dan dapat mengakibatkan cacat permanen, kematian mendadak, dan akibat yang sangat mematikan. Tidak semua penderita hipertensi memanfaatkan program kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan penggunaan pelayanan kesehatan pasien hipertensi di Kota Kedungkandang Kota Malang. Pengaturan tes menggunakan analisis korelasional. Dengan jumlah sampel sebanyak 93 responden, maka populasi pemeriksaan berjumlah 121 responden yang menggunakan pendekatan pengujian Sequential. Lembar survei digunakan untuk mengumpulkan informasi. Tes Gamma digunakan dalam penyelidikan informasi. Berdasarkan temuan penelitian, 66,6% responden yang memiliki dukungan keluarga yang kuat menggunakan layanan kesehatan. Dengan nilai Approximate Significance= 0,333 dan nilai R= 0,319 yang artinya terdapat hubungan yang lemah dan tidak signifikan antara dukungan keluarga dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh penderita hipertensi di Kota Kedungkandang Kota Malang. Penelitian di masa depan diharapkan untuk mengkaji berbagai faktor, seperti inspirasi, jarak perjalanan ke layanan kesehatan, persepsi klien, dan kualitas layanan, yang memiliki pengaruh lebih mendalam terhadap pemanfaatan layanan kesehatan.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Persepsi Pemilik Lembaga Pendidikan Mengenai Rencana Penerapan PPN Jasa Pendidikan Oleh Pemerintah Republik Indonesia

    No full text
    Penerapan PPN on Instructive Administrations sebagian besar bertanggung jawab atas peningkatan penerimaan bea negara di Indonesia. Tujuan dari investigasi ini adalah untuk mengetahui persepsi pemilik lembaga pendidikan terhadap rencana penerapan PPN on Educational Administrations oleh pemerintah Indonesia. Penyelidikan yang telah selesai meliputi metode penelitian subjektif. Ada tiga orang yang ikut serta sebagai saksi dalam pemeriksaan ini: guru super tangguh/master tangan kanan di Perguruan Tinggi PGRI Kanjuruhan Malang; seorang guru/pengajar lama di Perguruan Tinggi Gajayana Malang; dan master pembicara/kolaborator super awet di Perguruan Tinggi Tribhuwana Tunggadewi Malang. Lembar wawancara digunakan dalam proses pengumpulan informasi untuk penyelidikan ini. Pengujian berbeda subjektif adalah pendekatan pemeriksaan informasi yang digunakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa persepsi lembaga pendidikan terhadap rencana otoritas publik Republik Indonesia menerapkan PPN pada Administrasi Instruksional adalah mendukung karena diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan pendapatan negara. Organisasi pengajaran sejati seperti sekolah dasar, pusat, sekolah menengah/sekolah profesional, yayasan tersier, sekolah resmi, sekolah ketat, sekolah ilmiah, dan sekolah ahli tidak terkena PPN. Yayasan pendidikan yang tunduk pada PPN adalah organisasi kursus dialek yang tidak diketahui, tahap pembelajaran berbasis web berbayar, pelatihan manfaat, lembaga praktik, sekolah global, dan organisasi pendidikan sebagai organisasi terbatas dengan kecepatan sekitar 11%.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Ekstrak Jagung Manis pada Pembuatan Yoghurt Terhadap Viskositas, pH, Serta Uji Organoleptik

    No full text
    Jagung manis merupakan salah satu makanan yang dapat menggantikan nasi karena kandungan karbohidratnya yang tinggi. Jagung manis (Zea mays L.), bersama dengan beras dan gandum, merupakan salah satu tanaman pangan terpenting di dunia. Jagung manis merupakan tambahan yang bagus untuk resep yoghurt karena kandungan karbohidratnya yang tinggi dan kadar gula yang rendah. Data ini mendukung klaim Setianty (2011) bahwa karbohidrat dalam biji jagung terdiri dari pati, sukrosa, polisakarida, dan gula pereduksi (glukosa dan fruktosa). Endosperma jagung manis mengandung 10?11% pati dan 5-6% gula. Oleh karena itu, jumlah gula pereduksi yang relatif tinggi dalam jagung manis dapat berfungsi sebagai sumber energi bagi bakteri yang melakukan proses fermentasi. Saat memfermentasi jagung manis, yang digunakan sebagai komponen dalam yoghurt, bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus sering digunakan dalam proses fermentasi. Namun, jarang sekali bakteri probiotik tertentu dapat tumbuh pada media jagung manis, seperti Lactobacillus acidophilus dan Bifidobacterium sp. Kedua jenis bakteri tersebut mampu tumbuh dengan baik pada media umbi yang mengandung banyak oligosakarida. Dengan demikian, penggunaan jagung manis sebagai bahan baku yoghurt berbasis probiotik dapat ditingkatkan dengan menggunakan ekstrak ubi jalar ungu yang memiliki kandungan oligosakarida lebih tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak jagung manis terhadap pH, viskositas, dan uji organoleptik pada pembuatan yoghurt. Tempat dan waktu penelitian di Laboratorium Mikrobiologi Industri dan Rekayasa Proses Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang mulai akhir November 2023 sampai dengan selesai. Teknik penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga kali ulangan dan lima perlakuan. Berdasarkan simpulan penelitian, penggunaan ekstrak jagung manis pada pembuatan yoghurt berpengaruh nyata terhadap viskositas dan uji organoleptik (p>0,01). Namun, tidak berpengaruh nyata terhadap pH (p<0,05), tetapi uji organoleptik berpengaruh nyata terhadap warna, rasa, aroma, dan tekstur (P<0,01). Hasil penelitian viskositas menunjukkan bahwa penambahan ekstrak jagung manis 10% memberikan perlakuan paling besar yaitu sebesar 5,10% sehingga viskositas yoghurt menjadi kental.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah Yang Komprehensip, Terpadu, dan Terintegrasi di Kota Batu (Studi Kasus di TPA Tlekung Kota Batu)

    No full text
    Implementasi kebijakan pengelolaan sampah dalam Perwali Kota Batu No. 66 Tahun 2020 Tentang Pengelolaan Sampah yang Komprehensif, Terpadu, dan Terintegrasi memuat sebuah kebijakan yang kompleks yang berlaku bagi semua elemen dan lapisan masyarakat. Akan tetapi pada kenyataannya sebuah implementasi kebijakan sangat mungkin terjadi ketidak sesuaian dengan hasil yang diharapkan, salah satunya penumpukan sampah di TPA Tlekung yang menjadi pusat pembuangan sampah dari masyarakat Kota Batu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi kebijakan pengelolaan sampah yang komprehensif, terpadu, dan terintegrasi di Kota Batu. Mengidentifikasi faktor apa saja yang mempengaruhi implementasi kebijakan tersebut. Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif yang mendeskripsikan data berupa kata-kata dan tulisan. Menggunakan teori implementasi kebijakan oleh Van Metter dan Van Horn (1975). perolehan data melalui data primer dan data sekunder serta metode pengumpulan data juga melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kota Batu sudah berjalan dengan baik hanya saja belum mencapai hasil maksimal yang diinginkan. Faktor pendukung secara keseluruhan banyak dukungan dari segala pihak, penambahan anggaran, pengadaan mesin pengelolaan sampah dan campur tangan pemerintah Kota Batu. Faktor penghambat masih banyak warga yang belum sadar untuk jaga kebersihan lingkungan, terjadinya pembuangan sampah liar di pinggiran jalan dan kurangnya tenaga kerja yang mengelola TPA Tlekung serta kurangnya mobil pengangkut sampah.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Hubungan Response Time Perawat dengan Kecemasan Pasien di UGD Puskesmas Dinoyo Kota Malang

    No full text
    Response time perawat memegang peran krusial dalam upaya penyelamatan pasien, menjadi landasan untuk menilai kualitas pelayanan keperawatan, serta berdampak signifikan pada tingkat kecemasan pasien. Keterlambatan penerimaan layanan kesehatan dapat menciptakan rasa takut dan kekhawatiran pada pasien terkait kondisinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara waktu reaksi pengasuhan dengan tingkat ketegangan pasien di Unit Krisis (IGD) Dinoyo Wellbeing Center Kota Malang. Konfigurasi eksplorasi menggunakan strategi cross-sectional. Populasinya adalah pasien IGD sebanyak 50 orang, dengan contoh all out sebanyak 47 pasien IGD Puskesmas Dinoyo Kota Malang yang diambil dengan metode pengujian tidak teratur yang disengaja. Variabel independen adalah response time, sedangkan variabel dependen adalah tingkat kecemasan pasien. Instrumen yang digunakan mencakup lembar observasi response time dan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Investigasi informasi dilakukan dengan menggunakan uji chi-square. Hasil eksplorasi menunjukkan bahwa sebagian besar tenaga medis di IGD Puskesmas Dinoyo Kota Malang memiliki waktu reaksi yang baik (70,2%), dan sebagian besar pasien di IGD tidak mengalami ketegangan derajat yang besar (63,8%). ). Eksplorasi ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat besar antara waktu reaksi pengasuhan dengan tingkat kegelisahan pasien di IGD Dinoyo Wellbeing Center Kota Malang (p = 0,000; OR = 16,5). Implikasinya, perawat diharapkan terus meningkatkan response time melalui manajemen beban kerja dan pendekatan pelayanan yang sesuai dengan karakteristik pasien.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Hubungan Pemberian Kegiatan Cuci Tangan dengan Kemampuan Cuci Tangan pada Anak Prasekolah di Pos PAUD Mawar Tlogomas Malang

    No full text
    Cara paling efektif untuk membantu anak-anak prasekolah meningkatkan keterampilan mencuci tangan mereka adalah dengan memberi mereka tugas-tugas yang mencakup mencuci tangan. Tujuan penelitian di Pos PAUD Mawar Tlogomas Malang adalah untuk mengetahui hubungan antara memperagakan kegiatan cuci tangan dengan kemampuan cuci tangan anak prasekolah. Prosedur pra-pendahuluan digunakan dalam desain penelitian dengan metodologi One Get-together Pre-Post Test. Populasi yang disurvei terdiri dari tiga puluh anak usia prasekolah. Seluruh populasi digunakan sebagai tes karena tes skala penuh digunakan untuk menyimpulkan tes eksplorasi. Prosedur perolehan data memanfaatkan pandangan kemampuan cuci tangan. Teknik kajian data ini menggunakan uji homogenitas dasar dengan menggunakan SPSS. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa hampir seluruh 28 (93,3%) responden memiliki keterampilan mencuci tangan yang buruk sebelum menerima persiapan cuci tangan, dan hampir seluruh 26 (86,7%) responden memiliki keterampilan mencuci tangan yang sangat baik setelah menerima penyuluhan. Anak usia prasekolah di Pos PAUD Mawar Tlogomas Malang terdapat hubungan antara kemampuan mencuci tangan dengan persiapan cuci tangan yang diterimanya, hal ini dibuktikan dengan hasil uji Unimportant Homogeneity yang menunjukkan p- valuation = (0,000) < (0,05 ). Oleh karena itu, H1 diakui. Para ahli terus menggunakan musik dan tarian selain teknik mencuci yang lebih canggih untuk membantu anak-anak belajar membersihkan diri hingga mereka dapat melakukannya secara efektif dan mandiri.Yayasan Bina Patria Nusantar

    2,389

    full texts

    4,319

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rinjani Unitri (Universitas Tribhuwana Tunggadewi)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇