Rinjani Unitri (Universitas Tribhuwana Tunggadewi)
Not a member yet
4319 research outputs found
Sort by
Analisis Sistem Informasi Akuntansi dalam Pengelolaan Keuangan pada UKM Industri Tahu Tiga ?SAUDARA? Prima di Kota Malang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem informasi akuntansi digunakan untuk pengembangan usaha kecil menengah Tahu Tiga Saudara Prima. Penelitian ini menggunakan teknik kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Penelitian difokuskan pada pelaku usaha Tahu Tiga Saudara Prima yang beralamat di Jalan Gor Perdamaian, Temas, Kabupaten Batu, Provinsi Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah triangulasi sumber data dan teknik pengumpulan data. Berdasarkan hasil penelitian, pelaku usaha belum menerapkan sistem informasi akuntansi. Pelaku usaha masih melakukan pencatatan secara manual dan sederhana. Kendala yang dihadapi pelaku usaha antara lain minimnya pengetahuan tentang sistem informasi akuntansi dan minimnya sosialisasi serta pelatihan dalam penerapan sistem.Yayasan Bina Patria Nusantar
Analisis Pengelolaan Alokasi Dana Desa Kepuharjo dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana alokasi anggaran Desa Kepuharjo dikelola dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pengelolaan dana desa sebagai penunjang berbagai inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat merupakan indikator penting dalam pembangunan desa.
Fase perencanaan, pelaksanaan, administrasi, dan pelaporan pengelolaan alokasi dana desa menjadi pokok bahasan utama metodologi deskriptif kualitatif yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat fase tersebut berhasil dilaksanakan, yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh pemerintah desa dalam mengelola keuangan daerah.
Pada tahap akuntabilitas, masih terdapat kendala karena pemerintah desa membutuhkan waktu lebih lama dari yang diharapkan untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban. Hal ini disebabkan oleh rendahnya sumber daya manusia desa yang masih belum memadai untuk menangani laporan keuangan tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah desa memilih, membina, dan mendidik aparatur desa dalam rangka meningkatkan mutu sumber daya manusia. Selain itu, pemahaman yang lebih luas tentang pengelolaan keuangan desa sangat penting untuk mencapai hasil terbaik dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Yayasan Bina Patria Nusantar
Pengembangan Modul IPA Materi Sistem Gerak pada Manusia Berbasis Project Based Learning di MTs Wahid Hasyim 02 Dau Malang
Penelitian ini dilatarbelakangi karena di antara sekolah yang turut memaksimalkan penerapan media dalam pembelajaran adalah MTs Wahid Hasyim 02 Dau Malang. Akibat dari buruknya penggunaan model pembelajaran oleh guru selama proses berlangsung belajar dan mengajar mereka kebanyakan gunakan teknik ceramah, sesi tanya jawab, dan tugas dan kurangnya penggunaan berbagai model, yang membuat siswa tidak termotivasi untuk belajar. Riset berikut mempunyai tujuan memberikan hasil modul pembelajaran sains berbasis proyek yang kredibel dan memastikan reaksi siswa terhadap modul pembelajaran sains berbasis proyek.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji validasi media menghasilkan persentase rata-rata 89,33%, sedangkan uji validasi materi menghasilkan hasil rata-rata 82,22%. Hasil validasi praktisi ahli menghasilkan nilai rata-rata 98,66%. Respon siswa kelas VIII terhadap modul pembelajaran skala kecil memiliki persentase rata-rata 70,98% dan modul pembelajaran skala besar siswa kelas VIII memiliki persentase rata-rata 9,92% dengan kriteria sangat baik. Hal ini dikarenakan informasi dalam modul pelajaran ini sangat jelas, sederhana, dan mudah dipahami. Desainnya juga bagus.Yayasan Bina Patria Nusantar
Level Pemberian Konsentrat Berbasis Daun Ketela Terhadap Konsumsi Pakan Bahan Kering, Serat Kasar, Lemak Kasar Pada Kelinci New Zealand White
Ketersediaan pakan merupakan salah satu kunci utama dalam beternak sapi. Selain pemilihan benih dan manajemen pemeliharaan yang efektif, pakan yang diberikan memegang peranan penting dalam keberhasilan produksi ternak. Sebagai hewan herbivora non ruminansia, kelinci kebanyakan memakan sayuran hijau sebagai makanannya. Kelinci New Zealand White berkembang dengan cepat, dapat melahirkan hingga lima kali, dan melahirkan lima atau enam bayi sekaligus selama masa kehamilan 29 hingga 30 hari. Dalam upaya untuk meningkatkan kebutuhan protein hewani masyarakat, kelinci harus diberi konsentrat daun singkong untuk meningkatkan asupan pakannya. Daun singkong merupakan salah satu sumber hijauan yang mungkin untuk pakan ternak. Karena kelinci mudah dipelihara, tidak membutuhkan banyak biaya, dan bereproduksi dengan cepat, mereka masih menjadi bisnis alternatif yang layak bagi petani berpenghasilan rendah yang tidak memiliki lahan untuk memelihara hewan besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian 30% daun singkong dalam pakan konsentrat pada tingkat 6%, 8%, 10%, dan 12% dari bobot tubuh terhadap asupan bahan kering, serat kasar, dan lemak kasar pada kelinci New Zealand White.
Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah 16 ekor kelinci New Zealand White jantan yang digunakan berumur antara dua sampai tiga bulan. Kombinasi ampas tahu basah, bekatul, jagung giling, bungkil kedelai, singkong, molase, garam, dan mineral dalam bentuk pelet dengan taraf pemberian 6%, 8%, 10%, dan 12% dari bobot badan merupakan perlakuan pakan konsentrat untuk ternak dengan bobot badan awal 1,5 kg dengan pakan basal khususnya kangkung. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Varians dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Uji beda nyata jujur digunakan untuk mengetahui perlakuan mana yang berbeda apabila hasil analisis varians menunjukkan adanya pengaruh yang berbeda secara substansial.
Temuan penelitian menunjukkan bagaimana penambahan daun singkong hingga 30% ke dalam pakan konsentrat pada tingkat 6%, 8%, 10%, dan 12% dari berat badan mempengaruhi asupan pakan dan membantu hewan memperoleh perlakuan optimal, P4 (tingkat pakan 12%). Konsumsi bahan kering sebesar 285,72 ? 51,42%, asupan serat kasar sebesar 30,79 ? 21,04 g/ekor/hari, dan total konsumsi lemak kasar sebesar 8,81 ? 6,07 g/ekor/hari.Yayasan Bina Patria Nusantar
Penggunaan Sayur Sawi Pada Bakso Daging Ayam Petelur Afkir Terhadap Kadar Air, Kadar Serat Kasar dan Organoleptik
Penelitian ini dilakukan dari bulan juli 2024 di Laboratorium Rekayasa Fakultas Pertanian, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang selama satu bulan.bertujuan untuk mengetahui Untuk dapat mengetahui pengaruh terhadap pemanfaatan sayur sawi (Brassica Chinensis L..) pada bakso daging ayam afkir terhadap kadar air, kadar serat kasar dan uji organoleptik.dan Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dari pengolahan daging ayam afkir dengan sayur sawi diolah menjadi bakso apa berpengaruh pada kadar air, kadar serat kasar dan Organoleptik.konsekuensi dari pemberiaan daun sawi pada bakso untuk dikonsumsi dapat memberikan pencerahan pada konsumen, dan diharapkan bisa memberikan sebagai sumber informasi pengaruh pemberian sayur sawi dalam pembuatan bakso.
Pada percobaan invivo ini digunakan ayam petelur afkir betina sebanyak 16 ekor (4 perlakuan dan 5 ulangan), dengan rataan berat ayam sebesar 1500 sampai 2000 g/ekor/kg.pada penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK), pengelompokkan berdasarkan setiap perlakuan dan berat ayam yang digunakan dan pada perlakuan pada P0 tidak menggunakan sayur sawi sedangkan pada perlakuan lain menggunakan sayur sawi , pada setiap perlakuan berbeda pada pemberian sawi dari P0 tidak menggunakan sawi sedangkan P1,P2 dan P3 menggunakan sawi sehingga mengalami perubahan warna pada bakso itu sendiri, variabel penelitian ini yaitu Kadar Air, Kadar Serat Kasar dan Organoleptik.
Dari hasil yang didapat pada setiap perlakuan terdapat perbedaan yang tidak nyata (>0,05) mampu memberikan kadar air P0 = 62,00% P1= 65,49% P2 = 64,55% dan P3 = 68,08%, Kadar serat kasar P0 = 0,04% P1 = 0,07% P2 = 0,11% dan P3 = 0.12% dan Organoleptik rasa P0 =3,86% P1= 4,13% P2= 4.26% dan P3= 4,6%, tekstur P0 = 4,2% P1= 4,4% P2= 4.06% dan P3 = 3,86% , aroma P0= 4,06% P1= 4,13% P2= 4,26% dan P3= 4,46% dan warna P0 = 3,86% P1 = 3,93% P2= 4,26% dan P3= 4,53%.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan Sayur Sawi (Brassica Chinensis L..) Pada Bakso Daging Ayam Petelur Afkir memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata terhadap kadar air, kadar serat kasar dan organoleptik. Perlakuan terbaik pada penelitian ini menunjukkan pada perlakuan P0 (100% daging ayam tanpa penggunaan sayur sawi hijau) dengan kadar air 62,00, sudah memenuhi syarat mutu bakso daging ayam yaitu maksimal 70,0% dan serat kasar 0,12%.Yayasan Bina Patria Nusantar
Asuhan Keperawatan pada Pasien Tuberculosis dengan Diagnosa Keperawatan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif di Ruang Teratai RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan
Tuberculosis merupakan proses inflamasi bakteri pada paru-paru sehingga mengakibatkan peningkatan produksi sputum. Bersihan jalan napas menjadi diagnosa yang sering muncul bagi penderita TB. Tujuan mendeskripsikan implementasi ASKEP pasien TB. Jumlah klien yang digunakan adalah sebanyak 3 orang penderita TB Paru yang berada di RSUD Bangil. Desain studi kasus deskriptif kualitatif. Masalah keperawatan yakni bersihan jalan napas inefektif dan tindakan keperawatan manajemen jalan napas. Sebelum diberikan tindakan ditemukan bahwa pasien mengeluh sesak dan nyeri dada, pasien juga mengeluh sulit mengeluarkan dahak mengalami batuk berdahak, sesak napas, terdapat suara napas tambahan peningkatan frekuensi pernapasan, dan sesudah diberikan tindakan diperoleh bahwa Pasien mampu batuk efektif, produksi sputum berkurang, bunyi mengi tidak ada, bunyi wheezing tidak ada, dyspnea berkurang, orthopnea berkurang,frekuensi napas membaik, dan pola napas regular. Dengan demikian dapat manajemen jalan napas terbukti memberikan dampak yang baik pada pasien dengan bersihan jalan napas.Yayasan Bina Patria Nusantar
Asuhan Keperawatan pada Pasien Pneumonia dengan Masalah Keperawatan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif di Ruang ICU Melati RSUD Bangil
Salah satu penyebab umum pneumonia, penyakit radang akut pada parenkim paru-paru, adalah infeksi saluran pernapasan bawah akut. Membuka saluran napas saat menderita pneumonia bukanlah hal yang mudah. Bakteri, jamur, atau virus di alveoli menciptakan infeksi saluran pernapasan akut, yang menjadi penyebabnya. Pada penelitian ini, dijelaskan asuhan keperawatan yang diberikan kepada pasien pneumonia di unit perawatan intensif (ICU) RSUD Bangil Pasuruan yang mengalami masalah keperawatan akibat pembersihan jalan napas yang tidak teratur. Dalam proyek penelitian studi kasus deskriptif ini, masalah asuhan keperawatan untuk pasien pneumonia diselidiki melalui penggunaan observasi dan wawancara sebagai metodologi pengumpulan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) tiga pasien perempuan dengan pneumonia yang berusia lebih dari lima puluh tahun, dengan riwayat hipertensi yang tidak terkontrol, dan dispnea sebagai keluhan utama mereka saat masuk; hasil pemeriksaan pernapasan menguatkan temuan ini, mengungkapkan volume residu rata-rata yang abnormal; dan (2) Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif (3) dikenali sebagai masalah keperawatan yang identik dengan pemeriksaan data evaluasi (2). Terutama pada kontrol jalan napas dalam praktik keperawatan. (4) prosedur ini meliputi pelaksanaan tindakan manajemen jalan napas. (5) Ditemukan bahwa pembersihan jalan napas yang tidak memadai merupakan penyebab pneumonia pada tiga pasien setelah tiga hari perawatan. Jika beruntung, perawat akan dapat mengatasi masalah buruknya pembersihan jalan napas pada pasien pneumonia sesegera mungkin dengan memperluas pengetahuan mereka tentang perawatan keperawatan.Yayasan Bina Patria Nusantar
Pengaruh Edukasi Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) dengan Media Flashcard terhadap Tingkat Pengetahuan Kader Posyandu di Desa Banjarejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang
Kurangnya pengetahuan dan pemahaman kader posyandu mengenai Dietary Approacches To Stop Hypertension (DASH) serta kurangnya edukasi berkala oleh kader posyandu sehingga menyebabkan bertambahnya lansia penderita hipertensi dan adopsi pola makan yang tidak sehat bagi penderita hipertensi. "Mengkaji pengaruh pembelajaran DASH menggunakan materi flashcard terhadap tingkat pengetahuan kader posyandu di Desa Banjarejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang" merupakan tujuan penelitian ini. Desain pra-eksperimen dalam penelitian ini adalah pra-tes dan pasca-tes. Sampel penelitian ini terdiri dari 42 kader posyandu, sedangkan populasinya terdiri dari 63 orang dengan menggunakan Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner pengetahuan DASH Pre-Post Test. Analisa data mengunakan uji marginal homogeneity. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebelum diberikan edukasi Dietary Aproaches To Stop Hypertension (DASH) dengan media flashcard sebagian besar kader posyandu memiliki pengetahuan mengenai DASH dengan kategori kurang yaitu sebanyak 24 orang (57,1 %) dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media flashcard pengetahuan kader posyandu pada kategori baik sebanyak 22 orang (52,4 %). Hasil uji marginal homogeneity didapatkan nilai p = < 0,001. Penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengembangkan materi edukasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan kader posyandu dengan penggunaan media informasi seperti HP dengan aplikasi berbasis kesehatan untuk meningkatkan keterlibatan responden dengan informasi kesehatan serta menambah waktu penelitian.Yayasan Bina Patria Nusantar
Pengembangan Modul Pembelajaran IPAS Berbasis Kebudayaan Sumba Kelas V SDN Merjosari 3 Kota Malang
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) berbasis kebudayaan Sumba untuk kelas V di SDN Merjosari 3 Kota Malang, dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation).
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) yang mengacu pada tahapan ADDIE untuk menghasilkan produk yang valid, efektif, dan dapat diterapkan dalam pembelajaran. Produk yang dikembangkan meliputi modul yang mengintegrasikan kebudayaan Sumba dalam materi pembelajaran IPAS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan telah melalui proses validasi oleh tiga ahli, yaitu ahli materi, ahli bahasa, dan ahli desain, yang memberikan umpan balik yang konstruktif untuk perbaikan. Pada tahap pertama, modul mendapatkan skor validasi ahli materi sebesar 72%, ahli bahasa 86%, dan ahli desain 58%. Setelah dilakukan revisi, pada tahap kedua skor validasi ahli materi meningkat menjadi 94%, ahli bahasa mencapai 90%, dan ahli desain menjadi 87%. Selain itu, hasil uji coba produk menunjukkan bahwa respon siswa pada kelompok kecil mencapai 83%, kelompok besar 90%, dan respon guru 83%, yang menandakan bahwa modul ini sangat efektif digunakan dalam pembelajaran.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengembangan modul pembelajaran IPAS berbasis kebudayaan Sumba menggunakan model ADDIE menghasilkan produk yang valid dan efektif. Modul ini dapat diterapkan dalam pembelajaran di SDN Merjosari 3 Kota Malang dan diharapkan dapat memperkaya pembelajaran dengan mengintegrasikan kearifan lokal. Peneliti selanjutnya disarankan untuk mengembangkan modul berbasis kebudayaan lokal lainnya dan melakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak jangka panjang penggunaan modul ini terhadap hasil belajar siswa.Yayasan Bina Patria Nusantar
Analisis Pengelolaan Keuangan UKM Budidaya Ayam Ras Pedaging di Kelurahan Wonokoyo Kecamatan Kedungkandang Kota Malang
Manajemen keuangan bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas tentang status keuangan untuk pengambilan keputusan bisnis dan alasan informasional. Mengetahui bagaimana usaha peternakan ayam panggang skala kecil dan menengah di Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, mengelola keuangan mereka menjadi tujuan dari penelitian ini. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik kualitatif. Sumber data utama adalah wawancara dengan dua pemilik UKM, sedangkan sumber sekunder adalah catatan keuangan untuk periode 2023. Strategi analisis data menarik kesimpulan dan menyajikan hasil dari wawancara dan laporan keuangan dengan cara deskriptif. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa manajemen keuangan UKM Peternakan Ayam Broiler di Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, dinilai baik karena adanya perencanaan, penganggaran, pendanaan, dan pengendalian keuangan usaha serta laporan keuangan yang dihasilkan secara komputerisasi, yang meliputi laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, neraca, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan.Yayasan Bina Patria Nusantar