Rinjani Unitri (Universitas Tribhuwana Tunggadewi)
Not a member yet
4319 research outputs found
Sort by
Analisis Pengendalian Kualitas Sayur Sawi Hijau Di Desa Torongrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu
Mengingat sawi merupakan salah satu tanaman sayuran yang permintaan pasarnya terus meningkat, maka produksi sawi harus mampu memenuhi permintaan tersebut. Sawi adalah salah satu tanaman sayuran yang paling mudah dibudidayakan, bisa dibilang begitu. Jika sayuran hijau bisa langsung digolongkan sebagai tanaman tahan hujan, maka sayuran hijau bisa dipanen kapan saja sepanjang tahun, tergantung musim. Sawi terus menjadi sangat populer dan banyak diminati masyarakat. Sawi merupakan salah satu tanaman sayuran yang mungkin dianggap mempunyai umur yang sangat pendek; misalnya tanaman sayuran hanya hidup 45 hari setelah panen (Utomo & Qomariyah, 2021).
Mengkaji metode yang digunakan sawi Desa Torongrejo untuk menjaga kualitasnya menjadi tujuan penelitian. mempelajari evaluasi dan rekomendasi yang diberikan dalam rangka peningkatan kualitas tanaman sawi yang ditanam di lahan pertanian Desa Torongrejo. Menurut Sugiyono (2019), populasi merujuk pada keseluruhan jumlah individu yang hidupnya akan diteliti atau dijadikan subjek penelitian. Menurut Tersiana (2018), populasi terdiri dari seluruh individu, benda, perusahaan, dan organisasi yang terhitung. Lima puluh orang petani Desa Torongrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu menjadi subjek penelitian. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Torongrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu pada bulan Agustus 2023.
Evaluasi dilakukan untuk mengetahui seberapa baik pengendalian tanaman sawi. Metode penilaian yang digunakan adalah kuantitatif; untuk melakukan penilaian, kuesioner disebarkan sebelum dan sesudah terapi. Data dianalisis menggunakan grafik, diagram kendali, diagram pareto, grafik sebab-akibat, dan diagram kendali setelah kuesioner disebar untuk mengetahui tingkat pengetahuan yang diinginkan.Yayasan Bina Patria Nusantar
Pengaruh Penambahan Tepung Wortel (Daucus carota L) Terhadap Serat Kasar, Protein dan Organoleptik Nugget Ayam
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh penambahan tepung wortel (Daucus carota L) terhadap kandungan serat kasar dan protein, serta sifat organoleptik nugget ayam. Eksperimen dilakukan mulai bulan Juni 2023 hingga selesai di Laboratorium Rekayasa Proses Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan (P0 : 0%, P : 20%, P2 40%, dan P3 : 60%) serta tiga kali ulangan. Metode rancangan acak lengkap (RAL) dipilih untuk meminimalkan bias dalam pengambilan data. Analisis yang digunakan Analysis of Variance (ANOVA). Analisis ini bertujuan untuk memastikan keakuratan dan keandalan hasil penelitian. Apabila hasil menunjukkan perbedaan signifikan, maka dilanjutkan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) taraf 5%. Jika ditemukan perbedaan yang signifikan, Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) akan diimplementasikan untuk analisis lebih lanjut. Parameter pengamatan melibatkan kadar serat kasar, protein dan uji organoleptik. Dengan pendekatan ini, diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang substansial terhadap pemahaman tentang dampak penambahan tepung wortel pada nugget ayam. Keseluruhan, desain penelitian yang kuat secara metodologis dan analisis yang teliti diharapkan dapat menghasilkan temuan yang bermakna.
Hasil dari penelitian menunjukkan perlakuan terbaik adalah P2 dengan perbandingan tepung wortel sebesar 40%, nilai total sebesar 63,11. P2 merupakan metode perlakuan terbaik karena mempunyai nilai total tertinggi pada parameter total serat kasar, kadar protein dan uji organoleptik (warna, rasa, dan aroma) pada nugget ayam.Yayasan bina Patria Nusantar
Analisis Perencanaan Anggaran Dana dalam Mengembangkan Fasilitas Homestay Puri Sae Kick Dau Kabupaten Malang
Dengan tujuan untuk mengembangkan fasilitas homestay Puri SAE Kick Dau di Kabupaten Malang, penelitian ini berupaya untuk mengetahui proses perencanaan anggaran. Dengan menggunakan unsur-unsur studi kelayakan usaha, seperti aspek teknis, pasar dan pemasaran, manajemen dan organisasi, hukum (pidana), sosial dan lingkungan, dan teknis, penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan metode pendekatan teoritis alamiah. Dengan menggunakan pendekatan bottom-up dan referensi dari tahun sebelumnya, perencanaan dilakukan di guest house Puri Sae Kick. Program kerja dan kebutuhan setiap unit ditentukan dengan menggunakan metode bottom-up, yang membantu manajemen memprioritaskan kebutuhan dan program kerja setiap unit. Guesthouse Puri Sae Kick dinilai layak untuk beroperasi secara legal sebagai kepemilikan tunggal, menurut hasil investigasi kelayakan yang dilakukan. Guesthouse Puri Sae Kick dinilai sangat layak untuk beroperasi dari segi elemen pasar dan pemasaran. Guesthouse Puri Sae Kick dinilai cukup praktis untuk beroperasi dari segi teknologi. Homestay Puri Sae Kick dinilai sangat layak jika dilihat dari perspektif lingkungan. Pengelolaan homestay Puri Sae Kick dinilai sangat realistis jika dilihat dari perspektif manajemen organisasi. Untuk memudahkan pelaksanaan Perencanaan Anggaran Homestay, pedoman atau referensi yang komprehensif harus dibuat.Yayasan Bina Patria Nusantar
Efisiensi Biaya Operasional dalam Mendapatkan Laba pada UKM Citra Florist di Kota Batu
Kegiatan dunia usaha semakin kompetitif, masyarakat berlomba-lomba memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen, termasuk sektor UKM demi memperoleh keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi pengusaha UKM Citra Florist di Kota Batu dalam menekan biaya operasional untuk memperoleh keuntungan. Metode pengumpulan data ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dan rasio keuangan sebagai alat pengujian data. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa biaya operasional memegang peranan yang sangat penting dalam meningkatkan laba UKM Citra Florist sebesar 31%, hal ini membuktikan bahwa laba operasional UKM setiap bulannya meningkat ketika biaya operasional terkendali. Berdasarkan data yang dihimpun, biaya operasional UKM Citra Florist di Kota Batu tergolong rendah, sedangkan keuntungan operasional cukup tinggi. Hal ini dapat membuktikan bahwa usaha kecil dan menengah yang beroperasi dengan efisiensi biaya operasional serendah mungkin dapat memperoleh keuntungan yang cukup tinggi untuk mendukung perkembangan usahanya. Rekomendasi penelitian ini adalah sebaiknya UKM menerapkan perhitungan biaya produksi dan biaya operasional agar dapat mengukur keuntungan yang ditentukan dari seluruh aspek perhitungan pelaporan keuangan.Yayasan Bina Patria Nusantar
Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Hiperkolesterolemia pada Lansia di Posyandu Srikandi Sumbersari Kota Malang
Salah satu permasalahan kesehatan yang akan timbul akibat tingginya status gizi lansia adalah hiperkolesterolemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara prevalensi hiperkolesterolemia dan penduduk lanjut usia di Posyandu Sumbersari Kota Malang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. 36 warga lanjut usia dipilih sebagai sampel dari empat puluh peserta penelitian. Sampel dikumpulkan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Kejadian hiperkolesterolemia merupakan variabel terikat, sedangkan status gizi merupakan variabel bebas. Alat yang digunakan adalah timbangan, alat mikro, dan lembar observasi status gizi. Uji eksak Fisher digunakan untuk analisis data. Berdasarkan hasil penelitian, 50,0% lansia di Posyandu Srikandi Sumbersari Kota Malang mengalami masalah gizi sehingga masuk dalam kategori obesitas berat. Di Posyandu Srikandi Sumbersari Kota Malang, hiperkolesterolemia terjadi pada 83,3% penduduk lanjut usia. Terdapat hubungan (p=0,003) antara kejadian hiperkolesterolemia dengan status gizi (OR=8) pada warga Posyandu Srikandi Sumbersari Kota Malang. Diharapkan dapat dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak dukungan keluarga terhadap status gizi dan hiperkolesterolemia.Yayasan Bina Patria Nusantar
Penerapan Teknologi Pengelolaan Terpadu Kebun Jeruk Sehat (PTKJS) di Desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang
Teknik untuk revitalisasi pertanian jeruk agar lebih sejahtera disebut Pengelolaan Terpadu Kebun Jeruk Sehat (PTKJS). Teknologi ini berupaya memanfaatkan perbaikan pada teknologi oranye. Untuk mencegah hal ini, perlu dilakukan beberapa tindakan: (1) melarang pemulia jeruk mengidap penyakit yang dilindungi undang-undang atau peraturan; (2) memberikan edukasi kepada kelompok pemulia mengenai teknologi pemuliaan jeruk bebas penyakit agar dapat diperbanyak secara luas; dan (3) memberikan subsidi sejak usia muda. biayanya sama atau lebih murah dibandingkan benih jeruk lokal jika menggunakan benih jeruk bebas penyakit (Ridwan, 2010).
Sejauh mana petani berhasil menggunakan teknologi yang disarankan oleh PTKJS menjadi persoalannya. Untuk keperluan penelitian ini, adopsi mengacu pada petani yang menggunakan teknologi yang disarankan di lapangan setelah mereka mengikuti sosialisasi dan pelatihan PTKJS. Daerah dataran tinggi dan terjal banyak terdapat di Kabupaten Malang. Distrik Dau adalah distrik tunggal.
Untuk mengetahui tingkat respon petani jeruk terhadap penerapan teknologi pengelolaan terpadu kebun jeruk sehat (PTKJS) di Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, maka akan dilakukan kajian menyeluruh terhadap penerapan PTKJS bagi petani jeruk. pelajaran ini. agar keluaran warna orange lebih ideal.
Peneliti menggunakan beberapa penelitian terdahulu sebagai landasan penyelidikannya, antara lain: Iskandar (2020), dengan judul ?Penerapan Teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) di Desa Sukaresmi Kabupaten Bogor: Pertanian Padi?. Temuan menunjukkan bahwa petani belum menerapkan seluruh komponen teknologi dengan baik. berjudul ?Tingkat Penerapan Teknologi Manajemen Terpadu (PTT) pada Usahatani Padi Sawah (Oryza Sativa L),? oleh Tresnaningsih (2016). Berdasarkan hasil penelitian, Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, dan Kota Banjar umumnya sudah menerapkan teknologi PTT mendekati ideal. Di Kabupaten Seluma, Daliani (2017) meneliti pemahaman petani terhadap Teknologi Pengelolaan Tanaman Padi Terpadu (PTT).
Populasi penelitian ini adalah petani jeruk siam di Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang yang berjumlah 53 orang dan metode pengumpulan datanya menggunakan kuesioner. Menurut perkiraan Slovin, 35 petani jeruk lah yang harus dikumpulkan datanya.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa petani secara umum memiliki pemahaman yang wajar tentang cara memanfaatkan teknologi pengelolaan terpadu (PTKJS) untuk kebun jeruk yang sehat. Para petani percaya bahwa pendekatan PTKJS adalah informasi segar dan lebih efektif dibandingkan teknik penanaman jeruk sebelumnya. Tidak sulit bagi petani untuk menggunakan teknologi pengelolaan kebun jeruk sehat terpadu (PTKJS). Pendekatan PTKJS dapat disesuaikan oleh petani dengan kondisi lingkungan dan sosial ekonomi Desa Sumbersekar. Pandangan petani terhadap pemanfaatan teknologi pengelolaan terpadu (PTKJS) untuk menjaga kesehatan kebon jeruk. Dapat dikatakan bahwa petani mampu mempertimbangkan manfaat dan kerugian dari penggunaan teknik PTKJS, dan mereka juga dapat memberikan rekomendasi kepada penyuluh bagaimana cara memperbaikinya.Yayasan Bina Patria Nusantasr
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Keaktifan Kontrol Hipertensi pada Lansia di Desa Sidorejo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang
Meningkatnya prevalensi hipertensi sering kali disebabkan oleh orang lanjut usia yang gagal mengelola kondisinya. Keterlibatan orang lanjut usia dalam menangani hipertensi sangat ditingkatkan dengan bantuan keluarga mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan efektivitas pengobatan hipertensi pada lansia yang berdomisili di Desa Sidorejo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Strategi penelitian menggunakan metodologi cross-sectional. Penelitian ini melibatkan total 220 orang lanjut usia dengan hipertensi, dan sampel sebanyak 40 orang lanjut usia dengan hipertensi dipilih untuk dianalisis. Sampel dikumpulkan dengan menggunakan pendekatan insidental sampling. Dukungan keluarga dianggap sebagai variabel independen, sedangkan pengendalian hipertensi aktif dianggap sebagai variabel dependen. Alat yang digunakan antara lain lembar kuesioner yang dirancang untuk membuat skala dukungan keluarga (FSS) bagi individu lanjut usia, serta lembar observasi untuk memantau perilaku terkait pengobatan hipertensi. Analisis data menggunakan uji eksak Fisher. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa banyak lansia di Desa Sidorejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang yang tidak mendapatkan bantuan yang cukup dari keluarganya. Jumlah ini mencakup 52,5% dari populasi lansia. Sekitar 77,5% lansia di Desa Sidorejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, kini tidak aktif melakukan upaya pengendalian hipertensi. Terdapat hubungan yang kuat antara pendampingan anggota keluarga dalam pengobatan hipertensi pada lansia di Desa Sidorejo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang (P-value: 0,000). Kami dengan hormat meminta keluarga untuk memberikan dukungan kepada para lansia dalam mengelola tekanan darah mereka secara efektif.Yayasan Bina Patria Nusantar
Usahatani Bawang Merah (Allium Cepa) di Kelompok Tani Sri Anom Mulyo 04, Kelurahan Temas, Kecamatan Kota Batu
Sektor pertanian di Indonesia mempunyai peranan penting dalam mendukung pembangunan ekonomi bangsa. Selain menyediakan tenaga kerja untuk industri lain, sektor ini juga memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi secara umum. Modal memainkan fungsi penting dalam mendukung pembangunan ekonomi kontemporer dan bertindak sebagai sumber dana asing yang berguna. Hortikultura merupakan bagian penting dalam usaha pertanian karena berdampak positif terhadap indeks makroekonomi. Bawang merah, yang secara resmi disebut Allium ascalonicum L, merupakan produk hortikultura yang bernilai tinggi yang dibudidayakan oleh petani karena nilai ekonominya yang tinggi. Tanaman ini banyak diminati karena umurnya yang terbatas pada musimnya. Bawang merah biasa digunakan oleh banyak orang sebagai ramuan atau penyedap kuliner di dapurnya (Hakim 2015). Tujuan Penelitian: Tujuan kami adalah untuk mengetahui tingkat pendapatan usahatani bawang merah (1). Menanam bawang merah di Kelompok Tani Sri Anom Mulyo04 mungkin bisa menjadi pilihan yang cocok. Penting untuk mempertimbangkan tingkat kesesuaian bawang merah untuk budidaya di Kelompok Tani Sri Anom Mulyo 04. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif dan verifikatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Deskriptif artinya sesuatu memberikan banyak informasi atau menjelaskan seseorang, lokasi, benda, atau peristiwa dengan jelas. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data yang umum digunakan antara lain wawancara, dokumentasi, studi literatur, dan observasi. Berdasarkan angka yang diberikan, nilai R/C sebesar 3,30. Nilai 3,30 lebih tinggi dari 1, hal ini menunjukkan bahwa usaha budidaya bawang merah di lokasi penelitian merupakan usaha yang menguntungkan. Berdasarkan kriteria R/C, hal ini berarti bahwa setiap pengeluaran yang dikeluarkan petani akan menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi. Nilai 3,30 menunjukkan bahwa untuk setiap Rp. 1 yang diinvestasikan petani pada pengeluaran maka akan memperoleh pendapatan sebesar Rp. 3.30. Hasil penelitian ini memberikan informasi penting yang dapat membantu pemangku kepentingan dalam memantau dan mengatur pengeluaran pupuk bagi petani bawang merah secara efisien. Pengetahuan ini dapat digunakan sebagai landasan untuk membuat penilaian dan mengembangkan kebijakan yang sesuai. Selain itu, sangat penting untuk memberikan bantuan kepada petani mengenai penggunaan pupuk dan pestisida yang tepat untuk menjamin keberhasilan mereka dalam budidaya bawang merah. Oleh karena itu, penemuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan perspektif berharga untuk meningkatkan produksi bawang merah dan membantu petani mencapai pendapatan yang mereka inginkan.Yayasan Bina Patria Nusantar
Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Penjualan dalam Upaya Meningkatkan Pengendalian Internal pada Perusahaan Sentral Keramik Dinoyo Malang
Pengendalian internal bisnis dibantu oleh sistem informasi akuntansi. Penelitian ini mencoba untuk mengetahui pengaruh sistem informasi akuntansi penjualan terhadap pengendalian internal Perusahaan Sentral Keramik Dinoyo Malang. Metode kuantitatif digunakan dalam penyelidikan. Dengan menggunakan strategi sampling jenuh diperoleh tiga puluh sampel responden untuk penelitian. Kuesioner digunakan peneliti untuk mengumpulkan data. Pendekatan analisis data menggunakan software SPSS adalah regresi linier dasar. Nilai t hitung = 4,596 atau pengaruh sebesar 57,1% menunjukkan bahwa temuan penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi penjualan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap upaya Perusahaan Induk Keramik Dinoyo Malang dalam meningkatkan pengendalian internal. Hal ini menunjukkan bahwa sistem akuntansi informasi penjualan adalah standar pengendalian internal yang sempurna.Yayasan Bina Patria Nusantar
Pengembangan Modul pada Materi Ekosistem Berbasis Project Based Learning (PJBL) pada Siswa Kelas VII SMP Sunan Giri Malang
Kajian-kajian tersebut mengarah pada pengembangan modul pembelajaran yang memungkinkan guru membuat tugas berdasarkan pembelajaran berbasis upaya. Modul ini memiliki kapasitas untuk berfungsi sebagai volume pendamping buku logis, yang dimaksudkan untuk mendukung keterlibatan instruksional dan menginspirasi pembelajaran. Dengan ujian ini akan ditentukan bagaimana modul pembelajaran berbasis proyek digunakan dan diterima oleh siswa dan instruktur. Metode eksekusi fokus ADDIE yang dimodifikasi Endang (2013) dengan 5 langkah, dalam penelitian ini diubah menjadi 3 fase tergantung situasi penelitian. Tekniknya adalah: penilaian, perencanaan, dan perbaikan. Eksplorasi diarahkan pada guru dan siswa di Focal School Sunan Giri Malang, dan instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data antara lain menyetujui ulasan yang diberikan kepada ahli media dan ahli materi untuk mensurvei kredibilitas suatu hal dan penilaian sentimen masyarakat yang diberikan kepada pendidik dan siswa terhadap mengukur kebijaksanaan mereka. ke materi itu. hal daya tarik.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa item yang dihasilkan oleh para profesional, seperti yang disediakan oleh validator, layak untuk digunakan, dengan tingkat 85,5% model yang sangat asli dari ahli material dan 81,4% ukuran yang sangat penting dari ahli material. Kelas yang valid dengan nilai 73,2% merupakan hasil respon guru IPA. Jika dibandingkan dengan tes permulaan dengan derajat besar, maka ujian permulaan dengan perluasan terbatas memperoleh skor penilaian sebesar 80% dengan ekspektasi unik sedangkan skor keseluruhan untuk tes permulaan dengan derajat besar memperoleh norma yang tidak perlu dipertanyakan lagi sebesar 81,33%. Demikian pula, hasil penelitian dapat digunakan untuk pembelajaran lebih lanjut.Yayasan Bina Patria Nusantar