Rinjani Unitri (Universitas Tribhuwana Tunggadewi)
Not a member yet
    4319 research outputs found

    Usahatani Jahe Merah Kelompok Wanita Tani Mulyo 1 Kelurahan Mulyorejo Kecamatan Sukun Kota Malang

    Full text link
    Indonesia dikenal sebagai penghasil rempah-rempah terbesar di dunia karena potensi ekonomi yang sangat besar dari komoditas ini. Jahe merupakan salah satu tanaman biofarmasi yang memiliki beberapa keunggulan kesehatan di antara tanaman hortikultura. Meskipun jahe merah merupakan salah satu komoditas ekspor Indonesia, namun produksi dan kualitasnya masih rendah karena praktik pertanian yang belum optimal. Selain harga jahe merah di Desa Mulyorejo masih ditentukan oleh tengkulak yang membuat petani takut merugi, petani juga belum terpikir untuk meneliti pasar atau praktik budidaya tanaman ini karena belum mengetahui potensi dan nilai ekonomisnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih jauh tentang budidaya komoditas jahe merah di Desa Mulyorejo. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan cross-sectional. Sebanyak 100% dari 30 peserta kelompok tani perempuan Mulyo 1 masuk dalam sampel penelitian. Pendekatan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kelayakan usaha tani yang meliputi rasio keuntungan, titik impas (BEP), pendapatan (TR), keuntungan (?), dan analisis biaya (TC). Hasil analisis break even point (BEP) produksi sebanyak 1.130 kg /Tahun sedangkan jumlah produksi usahatani jahe merah kelompok wanita tani Mulyo 1 pertahun hampir 4 kali lipat lebih besar dari BEP produksi yaitu 4,200 kg/Tahun. Hasil analisis BEP harga diperoleh BEP harga sebesar Rp. 4.036/kg sedangkan harga jual jahe merah/kg usahatani jahe merah kelompok wanita tani Mulyo 1 hampir 4 kali lipat lebih besar dari BEP harga yaitu Rp15.000. Hasil perhitungan menggunakan rumus ROS diperoleh keuntungan bersih usahatani jahe merah KWT Mulyo 1 sebesar 56,14 % pertahun atau 4,67 % perbulan. Hasil ini menunjukan bahwa usahatani jahe merah KWT Mulyo 1 mengalami keuntungan.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Perbandingan Efektifitas Aroma Terapi Lavender dan Mawar terhadap Insomnia Lansia di Griya Lansia Husnul Khatimah Kecamatan Wajak Kabupaten Malang

    Full text link
    Gangguan tidur yang bersifat biologis, psikologis, dan terkait usia merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh lansia. Aromaterapi dengan bunga mawar dan lavender bukanlah intervensi medis. Penelitian ini mengkaji seberapa efektif aromaterapi lavender dan mawar dalam membantu lansia di Griya Lansia Husnul Khatimah, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, yang mengalami insomnia. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan menggunakan desain penelitian two-group pre-test. Dari 50 orang dalam populasi, dipilih 30 lansia (15 orang dalam kelompok lavender dan 15 orang dalam kelompok mawae). Peneliti menggunakan lembar Insomnia Rating Scale sebelum dan sesudah pengobatan yang dilihatnya secara langsung untuk mengumpulkan data. Berdasarkan hasil penelitian, aromaterapi lavender dapat memberikan manfaat bagi pasien lanjut usia yang mengalami insomnia di Griya Lansia Husnul Khatimah, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang (nilai p = 0,000). Aromaterapi mawar membantu lansia di Griya Lansia Husnul Khatimah, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, mengatasi insomnia (nilai p = 0,000). Aromaterapi lavender memiliki skor rata-rata yang lebih tinggi (15,6 <18,27 nilai p = 0,000) dibandingkan aromaterapi mawar. Aromaterapi lavender mengurangi intensitas insomnia. Disarankan agar penelitian selanjutnya membandingkannya dengan terapi efektif lainnya.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Aplikasi Pupuk Kandang Kambing Dan Arang Sekam Padi Untuk Meningkatkan Kandungan N Pada Tanah Tambang Galian C Lawang

    No full text
    Tambang galian C ialah pertambangan yang mengambil hasil bumi antara lain tanah timbunan, pasir kerikil, batu, dan tanah liat. Tanah pasca galian C mempunyai kendala jika digunakan sebagai lahan pertanian karena kandungan unsur haranya tidak tercukupi, rawan erosi, daya serap airnya terbatas, dan tidak mampu menampung air dalam jangka waktu lama. Kualitas tanah dan ekologi mungkin terpengaruh oleh sistem penambangan terbuka. Sifat fisik dan kimia tanah tergantung bila lapisan-lapisannya hilang. Agar tanah dapat berfungsi sebagai media pertumbuhan, diperlukan remediasi tanah pasca tambang guna mengoptimalkan sifat fisik dan kimia tanah. Percobaan inkubasi dilaksanakan di Laboratorium Tanah dan Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang, berlangsung ? 1 bulan, Agustus ? September 2024. Bahan yang digunakan adalah tanah bekas tambang galian C, arang sekam padi (ASP), dan pupuk kandang kambing (PKK) terdiri atas 7 perlakuan dan 3 ulangan. Percobaan inkubasi berlangsung selama 28 hari. Pengamatan yang dilakukan meliputi pH, N-Total dan C Organik yang diamati pada 7, 14, 21, 28 hari setelah inkubasi (HSI). Hasil temuan memperlihatkan pemberian arang sekam padi (ASP) dan pupuk kandang kambing (PKK) memberikan efek nyata terhadap pH tanah dari awalnya masam menjadi mendekati netral, peningkatan C Organik yang awalnya sangat rendah menjadi sedang, peningkatan N total dari rendah menjadi sedang. Perlakuan terbaik guna meningkatkan N total tanah adalah perlakuan P2 (ASP 2%/100 g tanah+ PKK 3%/100 g tanah) dengan nilai N total sebesar 0.42%. Pada C Organik, perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan P2 (ASP 2%/100 g tanah+ PKK 3%/100 g tanah) sebesar 2.70%. Perlakuan pH tanah terbaik adalah P6 (ASP 3%/100 g tanah+ PKK 3%/100 g tanah) dengan nilai 6.38.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Pemanfaatan Maggot Untuk Penguraian Ampas Tahu Sebagai Pupuk Organik

    No full text
    Tahu merupakan komoditas produksi lokal yang dibuat dengan mengubah kacang kedelai menjadi makanan olahan yang dapat dimakan oleh masyarakat umum. Perkembangan industri tahu tersebut memberikan dampak positif terhadap konsumsi tahu per kapita per minggu maupun per tahun, namun munculnya limbah usaha tahu pada setiap aktivitas industri sulit untuk dihindari dan juga membutuhkan biaya yang sangat besar bagi suatu industri untuk melakukan pengolahan. Baik limbah cair (sisa sari tahu) maupun sampah padat (ampas tahu) dihasilkan selama proses produksi tahu. Sampah ini akan mencemari lingkungan jika tidak dikendalikan dengan baik. Maggot merupakan pilihan lain yang dapat menjadi cara untuk mengurangi limbah dari sisa tahu padat tanpa menyebabkan kerusakan pada lingkungan. Larva lalat tentara hitam disebut maggot (BSF). Pemanfaatan maggot berkontribusi secara signifikan terhadap pengurangan limbah organik. Lebih jauh, limbah organik yang dicerna dari larva maggot dapat dimanfaatkan secara langsung sebagai pupuk organik, yang meningkatkan kemungkinan maggot dapat digunakan sebagai pupuk. Penelitian ini berupaya untuk memastikan perkembangan maggot dari pemecahan ampas tahu serta jumlah N, P, dan K dalam limbah maggot atau limbah organik yang dihasilkan dari pemecahan ampas tahu. Penelitian ini dilaksanakan di Grand Larva yang beralamat di Jl. Joyogrand Kavling Depag 2 No. 52, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, pada bulan Maret dan April 2024. Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang digunakan adalah dua unsur utama. Jenis ampas tahu sebagai faktor pertama (K) adalah K1 (2 kg ampas tahu segar) dan K2 (2 kg ampas tahu fermentasi). Jumlah telur BSF yang terdiri dari M1 (1 gram), M2 (1,5 gram), dan M3 (2 gram) merupakan faktor kedua (M). Faktor yang diamati adalah analisis kandungan N, P, dan K pada limbah organik maggot serta pertambahan berat maggot. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan K2M3 (Ampas tahu fermentasi 2 Kg dan telur BSF 3 gram) menghasilkan berat maggot sebesar 395,33 gram. Perlakuan K1M1 (Ampas tahu segar 2 kg dan telur BSF 1 gram) menghasilkan kandungan n sebesar 6,48 %. Perlakuan K2M1 (Ampas tahu fermentasi 2 kg dan telur BSF 1 gram) menghasilkan kandungan hara phospor sebesar 0,10%. Dan perlakuan K2M2 (Ampas tahu fermentasi 2 Kg dan telur BSF 2 gram) menghasilkan rata-rata kandungan kalium tertinggi sebesar 1,61%. Kandungan hara Nitrogen, Phospor dan Kalium sudah memenuhi syarat SNI 19-7030-2004. Analisis kelayakan usaha maggot dan limbah organik maggot dianalisis berdasarkan perlakuan terbaik yaitu perlakuan K2M3 (Ampas tahu fermentasi 2 kg dan 2 gram) dengan karakteristik pada analisis ekonomi maggot yaitu terdapat nilai produksi lebih besar dari nilai BEP Produksi (9.360 unit > 2.858 unit), harga lebih besar dari BEP harga (Rp. 15.311 > Rp. 1.923) dan nilai penerimaan lebih besar dari BEP penerimaan (Rp. 143.310.960 > Rp. 43.762.813) dan nilai R/C yaitu 1,40>1, maka usaha tersebut layak untuk diusahakan. Sedangkan pada analisis ekonomi limbah organik maggot terdapat nilai produksi lebih besar dari nilai BEP Produksi (18.720 unit > 5.716 unit), harga lebih besar dari BEP harga (Rp. 7.656 > Rp. 961) dan nilai penerimaan lebih besar dari BEP penerimaan (Rp. 143.320.320 > Rp. 43.758.723) dan nilai R/C yaitu 1,40>1.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Pengaruh Peningkatan Modal Kerja terhadap Pendapatan Usaha pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia Universitas Brawijaya

    No full text
    Memanfaatkan kas yang beredar dengan baik dapat membantu mempertahankan peningkatan pendapatan usaha. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh modal kerja terhadap pendapatan perusahaan oleh Koperasi Karyawan Republik Indonesia, Universitas Brawijaya, Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan kuantitatif. Sumber data sekunder yang digunakan adalah laporan keuangan Koperasi Karyawan Republik Indonesia tahun 2018?2023 dari Universitas Brawijaya, Malang. Analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil penelitian, nilai t sebesar 6,937 atau 92,3% menunjukkan bahwa peningkatan modal kerja berdampak signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin efisien penggunaan modal kerja, maka semakin besar pula kemampuan perusahaan dalam meningkatkan pendapatan usaha.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Pengaruh Alokasi Dana Desa dan Partisipasi Masyarakat terhadap Pembangunan Desa Pendem

    No full text
    Manajemen keuangan di lembaga pendidikan, khususnya taman kanak-kanak, memerlukan sistem yang bertanggung jawab, transparan, dan mematuhi standar manajemen keuangan yang baik. Untuk menghindari penyalahgunaan anggaran dan memungkinkan akuntansi yang sistematis, semua kegiatan yang melibatkan penggunaan uang harus didokumentasikan dengan cermat. Perencanaan anggaran dengan cermat, pendokumentasian transaksi secara akurat, dan pembuatan laporan yang dapat diaudit oleh pemerintah semuanya diperlukan untuk manajemen keuangan yang efektif. Agar taman kanak-kanak yang dikelola oleh yayasan atau organisasi hukum lainnya berfungsi secara efisien dan sejalan dengan tujuan pendidikan, semua pendapatan dan biaya harus dikendalikan sesuai dengan pedoman yang tepat. Kepercayaan dapat dipertahankan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk orang tua, manajer, dan lainnya, dengan pemantauan ketat dan penilaian rutin. Taman kanak-kanak juga akan lebih siap untuk menangani kesulitan keuangan, memanfaatkan sumber daya mereka sebaik-baiknya, dan meningkatkan kualitas pengajaran yang mereka berikan kepada murid-murid mereka jika mereka memiliki struktur keuangan yang baik.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Evaluasi Kualitas Susu Dan Produksi Susu di KUD Margo Mulyo Bantur Kabupaten Malang

    No full text
    Kandungan gizi yang tinggi pada susu menjadikannya pilihan makanan yang baik. Untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat, tubuh membutuhkan sejumlah komponen penting, seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Semua ini ditemukan dalam susu. Dalam hal kualitas mikrobiologis susu dan komponen yang dihasilkan sapi perah, Indonesia masih menghasilkan dan memproduksi susu dalam jumlah yang sangat rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hasil dan kualitas produksi susu di KUD Margo Mulyo Bantur, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dan desain survei. Informasi dikumpulkan di KUD Margo Mulyo Bantur, Kabupaten Malang, melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi produsen susu. Di antara ciri-ciri yang dianalisis adalah produksi susu, puncak laktasi, durasi periode kering, lama laktasi, dan evaluasi kualitas produksi susu. Analisis data deskriptif digunakan untuk memberikan deskripsi kuantitatif dari hasil penelitian. Menurut hasil, produksi susu sapi perah mencapai puncaknya tiga hingga enam minggu setelah melahirkan, dan produksi susu serta pendapatan petani meningkat dengan praktik peternakan terbaik. Musim kering yang optimal berlangsung antara 60 dan 70 hari, yang menyediakan cukup waktu bagi sapi untuk pulih sebelum siklus laktasi berikutnya. Pasokan susu yang stabil juga bergantung pada berbagai faktor, seperti nutrisi, kesehatan hewan, dan pengendalian laktasi. Menyediakan pakan berkualitas tinggi, menjaga sapi tetap sehat, dan menyiapkan pengaturan periode kering yang sesuai merupakan beberapa teknik manajemen peternakan optimal yang dianjurkan untuk digunakan oleh petani guna mempertahankan tingkat produksi sapi perah yang maksimal. Peningkatan pelatihan dan bantuan tentang praktik terbaik manajemen laktasi juga diperlukan untuk mempertahankan pasokan susu.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Pengaruh Sistem Pengendalian Internal, Audit Internal, dan Good Corporate Governance Terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2019-2023

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak proporsional atau gabungan dari audit internal, prosedur pengendalian internal, dan Good Corporate Governance terhadap mutu laporan keuangan yang dihasilkan oleh bank-bank yang terdaftar di BEI. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, yang mencakup delapan lembaga keuangan yang terdaftar di BEI. Laporan keuangan lembaga perbankan tahun 2019?2023 menjadi sumber data penelitian ini. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian, kualitas laporan keuangan dipengaruhi secara signifikan oleh sistem pengendalian internal (t hitung = 4,726), audit internal (t hitung = 3,970), dan Good Corporate Governance (t hitung = 5,487). Dengan nilai F yang dihitung sebesar 13,605, hasil audit internal, sistem pengendalian internal, dan Good Corporate Governance secara keseluruhan memiliki dampak besar pada mutu laporan keuangan bisnis perbankan yang terdaftar di BEI. Laporan keuangan yang baik diperlukan untuk membantu para pemangku kepentingan dalam membuat keputusan keuanganYayasan Bina Patria Nusantar

    Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi dan Pengendalian Internal Terhadap Kualitas Laporan Keuangan UKM Kota Batu

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengendalian internal dan sistem informasi akuntansi berhubungan dengan kualitas pelaporan keuangan. Sistem informasi akuntansi menyediakan pencatatan yang benar, manajemen transaksi yang akurat, dan penyampaian data keuangan yang relevan dan dapat dipercaya. Di sisi lain, pengendalian internal berfungsi untuk mencegah dan mendeteksi penipuan dan kesalahan dalam penyajian laporan keuangan serta menjamin kepatuhan terhadap standar akuntansi. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif, pengumpulan data melalui kuesioner dan analisis statistik. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi yang kuat berkontribusi pada pelaporan keuangan yang lebih berkualitas. Lebih jauh, pengendalian internal yang efektif memiliki dampak besar pada keterbukaan dan keandalan pelaporan keuangan yang lebih besar. Sistem informasi akuntansi keuangan adalah sistem yang diimplementasikan dengan terlebih dahulu mengkategorikan, mengelompokkan, mencatat, dan memproses proses keuangan menjadi laporan keuangan sebagai informasi yang dapat digunakan nanti. Sistem informasi akuntansi yang efektif dan pengendalian internal yang kuat dapat meningkatkan kualitas pelaporan keuangan, yang bermanfaat bagi UKM dan pemangku kepentingan lainnya karena memungkinkan mereka membuat pilihan yang lebih bijaksana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak sistem informasi akuntansi dan pengendalian internal terhadap mutu laporan keuangan yang dihasilkan oleh UKM. Setiap pihak menilai data yang dikumpulkan dari 46 kuesioner yang telah diisi dan hasil penelitian oleh pihak-pihak tertentu selama proses pelaporan keuanganYayasan Bina Patria Nusantar

    Dampak Kenaikan Biaya Hidup terhadap Pengelolaan Keuangan Mahasiswa

    No full text
    Kenaikan biaya hidup menjadi tantangan bagi mahasiswa dalam mengelola keuangan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kenaikan biaya hidup terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa Akuntansi Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan biaya hidup berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa, di mana semakin tinggi biaya hidup, semakin sulit mahasiswa dalam mengatur keuangan mereka. Mahasiswa cenderung mengadopsi berbagai strategi adaptasi, seperti mengurangi pengeluaran non-esensial, mencari pekerjaan paruh waktu, serta meningkatkan literasi keuangan. Selain itu, dukungan dari universitas, seperti program beasiswa dan pelatihan literasi keuangan, menjadi faktor penting dalam membantu mahasiswa menghadapi tekanan ekonomi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kenaikan biaya hidup berdampak negatif pada stabilitas finansial mahasiswa, sehingga diperlukan strategi pengelolaan keuangan yang lebih baik untuk mengatasi tantangan tersebutYayasan Bina Patria Nusantar

    2,389

    full texts

    4,319

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rinjani Unitri (Universitas Tribhuwana Tunggadewi)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇