Rinjani Unitri (Universitas Tribhuwana Tunggadewi)
Not a member yet
4319 research outputs found
Sort by
Fermantasi Pupuk Kandang dan Biochar Pada Tanaman Cabai di Tanah Sawah Bekas Padi
Dikenal juga sebagai tanaman cabai rawit (Capsicum fruticens L. dalam bahasa Latin). Tanaman yang termasuk dalam famili Solanaceae ini sangat bernilai sebagai tanaman hortikultura. Agar tubuh dapat menghasilkan energi, diperlukan sejumlah vitamin, termasuk C, B, dan A, selain protein, lemak, kalsium, dan karbohidrat. Tanaman yang menghasilkan cabai rawit mengandung vitamin-vitamin ini. Selain itu, tanaman cabai rawit memiliki enzim lasparaginase yang bermanfaat (Agustina et al., 2014). Menurut studi BPS tahun 2020, terdapat sekitar 2,77 juta ton cabai rawit yang diproduksi setiap tahunnya, dan setiap orang mengonsumsi rata-rata 0,964 ton cabai rawit setiap hari. Analisis ini menunjukkan bahwa ada kebutuhan untuk memproduksi lebih banyak cabai rawit dengan mutu unggul.
Kotoran sapi dan biochar bermanfaat bagi kesuburan tanah dan tanaman. Kotoran sapi dan biochar memiliki manfaat dan kekurangan, tetapi keduanya dapat saling melengkapi dengan baik. Menurut Suwardji (2012), biochar memberikan nutrisi pada tanaman cabai rawit lebih bertahap daripada kotoran sapi. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa, dibandingkan dengan dekomposisi organik lainnya, tanaman cabai rawit melepaskan nutrisi mereka lebih lambat dengan adanya biochar di dalam tanah (Gani, 2010). Solusi potensial adalah mencampur atau mengubah biochar dengan kotoran sapi dalam proporsi tertentu untuk meningkatkan kualitas fisik dan kimia tanah. Alat yang digunakan dalam penelitian ini antara lain cangkul, baskom untuk merendam benih cabai rawit, wadah air, parang, penggaris, buku milimeter, pensil, dan kamera. Media tanam yang digunakan dalam penelitian ini adalah tanah lapisan atas dan tanah yang diambil langsung dari sawah, pupuk kandang siap pakai, biochar, dan media tanam yang dikemas dalam 72 polybag berukuran 40 x 40 cm. Bahan yang digunakan dalam perlakuan antara lain benih cabai asli.Yayasan Bina Patria Nusantar
Hubungan Usia dan Jenis Kelamin dengan Kadar Gula Darah pada Warga Dewasa di Desa Sidorejo Kecamatan Jabung
Banyaknya glukosa dalam darah ditunjukkan dengan kadar glukosa darah. Telah terbukti bahwa kadar glukosa yang lebih tinggi berhubungan dengan usia dan kemampuan melahirkan anak. Kadar glukosa yang meningkat menyebabkan glukosa darah melimpah, sedangkan kadar insulin yang buruk menyebabkan produksi insulin. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kadar glukosa orang dewasa dengan variabel demografi seperti umur, jenis kelamin, dan lokasi tempat tinggal di Kota Sidorejo, Daerah Jabung. Metodologi penelitian cross-sectional yang digunakan. Sampel penelitian terdiri dari empat puluh orang, sedangkan populasinya terdiri dari empat puluh orang dewasa. Purposive sampling adalah metode yang digunakan untuk mengumpulkan sampel. Variabel terikatnya adalah kadar gula darah, sedangkan variabel bebasnya adalah umur dan jenis kelamin. Baik alat sentuh sederhana maupun lembar observasi data komprehensif untuk responden digunakan sebagai alat tersebut. Untuk analisis data digunakan uji Somers. Berdasarkan temuan penelitian, 42,5% responden di Desa Sidorejo, Kecamatan Jabung, adalah orang dewasa berusia antara 46 dan 55 tahun. Tujuh puluh dua persen respondennya adalah perempuan dewasa warga Desa Sidorejo Kecamatan Jabung. Mayoritas responden (62,5%) melaporkan pembacaan gula darah orang dewasa di Desa Sidorejo Kecamatan Jabung. Berdasarkan hasil uji Somers, kadar gula darah orang dewasa di Desa Sidorejo Kecamatan Jabung tidak tergantung pada usia dan jenis kelamin.Yayasan Bina Patria Nusantar
Pengaruh Rendaman Kaki Air Jahe Hangat terhadap Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi di Griya Husnul Khatimah Malang
Hipertensi merupakan salah satu faktor penting yang memiliki dampak besar pada gangguan jantung dan arteri optimis. Hipertensi jarang terjadi karena gejala yang unik ketika menyebabkan komplikasi organik seperti berkurangnya fungsi jantung atau infark. Dalam hari-hari ini, hipertensi dapat terdeteksi dengan cara yang tidak perlu selama revisi rutin makanan. Enfermedad, la incomodidad, the Ritmo Card?aco Inconsistente and the Sufrimiento Con Liquidos adalah efek hipertensi yang terus-menerus selama beberapa detik. Tahukah Anda bahwa meminum air jahe hangat dari kaki merupakan pengobatan non-farmakologis yang dapat membantu menurunkan ketegangan peredaran darah. dengan strategi yang sangat menarik dan umum karena memiliki potensi besar dalam ambisi bisnis. Tujuan evaluasi di Griya Husnul Khatimah Malang adalah untuk menentukan efek dari tenaga kerja dengan air caliente jahe mengenai dampak dari orang-orang yang mengalami hipertensi. Strategi penyelidikan menggunakan metode eksperimental hanya dengan satu kelompok sebelum dan sesudah ujian. Untuk menghitung masa depan, tiga walikota akan melaksanakan survei dan tiga penyelidikan tema akan memilih metode survei secara total. Instrumen yang digunakan mencakup segmen persepsi dan perangkat penghisap gas elektronik. Investigasi informasi tetap dilakukan di pusat lebih dekat pemeriksaan T. Peserta akan dengan cepat merasakan ketegangan arteri setelah pemeriksaan, yaitu 185.90/91.23 mmHg. Namun, setelah mencuci pastel, tegangan biasanya berkurang hingga 151.16/83.53 mmHg. Kemungkinan besar hasil yang diperoleh sangat bagus karena tekanan arteri pada tingkat hipertensi di Griya Husnul Khatimah Malang, seperti hasil dari pekerjaan Paired T. Penyelidikan menemukan bahwa setelah makan pai dalam air jahe hangat dengan suhu 39?40 ?C sekali sehari selama tiga hari berikutnya, ada penurunan yang signifikan pada tekanan arteri 34,74?7,70 mmHg. Hal ini terjadi karena respaldan lebih banyak dengan nilai sebesar 0,000.Yayasan Bina Patria Nusantar
Asuhan Keperawatan pada Pasien Pre Operasi Section Cesarea dengan Masalah Keperawatan Ansietas di Ruangan VK RSUD Bangil
Integritas seseorang mungkin terancam oleh pembedahan, yang mungkin mengakibatkan respons stres baik fisiologis maupun psikologis. Jika pasien pra operasi mengalami kecemasan dan tidak terjaga, konsekuensinya antara lain peningkatan tekanan darah, permusuhan, ketidakpedulian, dan penolakan untuk menjalani operasi. Oleh karena itu, pasien pra operasi memerlukan bantuan dalam mengatasi kecemasannya, terutama menjelang operasi, bersama dengan keluarganya. Menentukan gambaran asuhan keperawatan pada pasien pre sesar di bangsal VK RSUD Bangil yang mempunyai kekhawatiran keperawatan kecemasan merupakan tujuan dari studi kasus. Metodologi studi kasus digunakan dalam penyelidikan ini. Tiga pasien yang berencana menjalani operasi caesar di ruang VK RSUD Bangil menjadi pelanggan yang dimanfaatkan. Kecemasan adalah isu yang diangkat. Obat yang ditawarkan bertujuan untuk mengurangi kecemasan. Sebelum mendapat perawatan, ketiga pasien tersebut diketahui mengalami mual dan pusing. Mereka juga tampak gelisah dan gugup, serta mengkhawatirkan kesehatan janin mereka karena kebisingan dan pendarahan yang berhubungan dengan lendir. Dan setelah tiga hari menjalani asuhan keperawatan, terjadilah pergantian. Berdasarkan kriteria hasil, pasien tampak tenang dan mengatakan memahami langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelamatkan bayinya. Oleh karena itu, mengobati kecemasan dapat membawa perbaikan pada mereka yang menderita kecemasan.Yayasan Bina Patria Nusantar
Pengaruh Pemberian Elisitor Biosaka Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Produksi Tanaman Terong (Solanum molengena L.)
Terong dibudidayakan karena rasanya dan sering digunakan sebagai bahan dasar untuk aplikasi kuliner lainnya atau sebagai bahan dalam resep. Tanaman terong berbentuk bulat, panjang, dan berakar tunggang, tanaman ini termasuk tanaman dikotil. Tanaman ini menghasilkan bunga berwarna ungu; bunga yang belum matang mungkin berwarna hijau muda atau ungu, tergantung pada jenisnya. Terong termasuk salah satu hidangan termurah dan termudah untuk disiapkan. Karena banyak manfaatnya bagi kesehatan, tanaman ini menurunkan kolesterol darah, memiliki efek anti kanker, dan dapat digunakan sebagai bentuk kontrasepsi.
Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Lowokwaru, Jawa Timur, Desa Tlogomas, Science Techno Park, Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Malang, dan Kota Malang. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan, yaitu dari bulan Desember 2023 sampai dengan bulan Februari 2024. Biosaka yang digunakan dalam penelitian ini adalah B0 (Kontrol), B1 (50% Biosaka), B2 (75% Biosaka), dan B3 (100% Biosaka) yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data hasil parameter pengamatan selanjutnya akan diuji menggunakan Varians (ANOVA) pada taraf 5% untuk mengetahui pengaruh terapi. Uji Perbedaan Signifikan Terkecil (LSD) pada tingkat 5% akan dilakukan jika ada perbedaan yang signifikan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa elisitor biosaka 50% merupakan perlakuan terbaik untuk terong ungu (132,47 gr/tanaman) ditinjau dari pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun dan bunga, serta hasil produksi.Yayasan Bina Patria Nusantar
Pengaruh Lama Perendaman Daging Ayam Broiler Dengan Larutan Lengkuas (Alpinia Galanga) Terhadap Keempukan, pH dan Organoleptik
Daging dianggap sebagai bahan pangan yang memiliki nilai gizi yang tinggi karena kandungan proteinnya yang tinggi dan komposisi asam amino yang lengkap. Oleh karena itu, salah satu bahan alam yang dapat digunakan sebagai pengawet adalah lengkuas. Rimpang lengkuas mengandung flavonoid, fenol, dan eugenol yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri (Toba, 2016). Kiki dkk. (2017) menyatakan bahwa lengkuas dapat meningkatkan kandungan gizi pada daging. Penelitian ini akan menguji pengaruh perendaman daging ayam broiler dalam larutan lengkuas dalam waktu lama terhadap pH, tingkat kelembutan, dan sifat organoleptik daging. Laboratorium Rekayasa Proses Sains Tecno Park, Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Malang, menjadi lokasi penelitian ini. Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan enam perlakuan dan tiga kali ulangan. Faktor I adalah banyaknya larutan lengkuas (P1: 10%, P2: 20%, dan P3: 30%) yang direndam dalam daging ayam; Faktor II adalah lamanya waktu ayam direndam dalam larutan lengkuas dan apakah ada terapi yang diberikan. Huruf L1 dan L2 masing-masing mewakili tiga dan delapan jam ayam direndam dalam larutan lengkuas. Penelitian ini mendokumentasikan dan menganalisis karakteristik organoleptik, pH, dan kelembutan. Analisis varians (ANOVA) dilakukan pada analisis data dengan ambang batas signifikansi 5%. Selanjutnya, kami menggunakan uji perbedaan signifikan terkecil (LSD) untuk membandingkan waktu perendaman optimal dengan kontrol. Penelitian ini menemukan bahwa meskipun tidak ada perubahan signifikan (P> 0,01) dalam organoleptik, yang meliputi warna, aroma, dan tekstur, ada pengaruh yang sangat signifikan (p> 0,01) pada kelembutan dan pH. Temuan penelitian menunjukkan bahwa P3L2 pada konsentrasi 30% dan durasi perendaman 8 jam memiliki hasil terbesar saat merendam ayam dalam larutan lengkuas, dengan nilai total 0,7872.Yayasan Bina Patria Nusantar
Pengaruh Proporsi Putih Dan Kuning Telur Ayam Ras Pada Produk Mayonaise Terhadap Daya Kembang, Viskositas Dan Organoleptik
Telur adalah bahan pangan yang kaya akan lemak dan protein, yang banyak dimanfaatkan dalam industri makanan dan kosmetik. Salah satu produk pangan yang menggunakan telur sebagai bahan utamanya adalah mayonaise, yaitu saus emulsi minyak dalam air yang terdiri dari minyak sayur, kuning telur, acidifier, gula pasir, garam, merica, dan mustard. Kuning telur kaya akan lemak dan protein, sedangkan putih telur berperan sebagai bahan pembentuk gel dan pembusa dalam berbagai aplikasi makanan. Kombinasi putih telur dan kuning telur sangat penting dalam pembuatan mayones untuk mencapai stabilitas viskositas yang optimal. Putih telur memiliki kandungan nutrisi yang baik dan rendah kalori, sedangkan kuning telur mengandung fosfolipid dan lesitin yang berfungsi sebagai pengemulsi pada mayones. Viskositas merupakan indeks mutu mayones yang mempengaruhi kenampakan produk, proses produksi, dan umur simpan. Untuk mengetahui penambahan putih telur dan kuning telur dengan proporsi berbeda, terhadap daya kembang, viskositas dan organoleptik mayonnaise. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan perlakuan dan 3 ulangan, masing-masing perlakuan meliputi: P1 = (Putih Telur 100% : Kuning 0%), P2 = (Putih Telur 85% + Kuning 15%), P3 = (Putih Telur 65% + Kuning 35%), P4 = (Putih Telur 45% + kuning 55%), P5 = (Putih telur 0% : Kuning 100%).
Hasil menunjukkan bahwa proporsi putih dan kuning telur yang berbeda secara signifikan mempengaruhi viskositas mayonaise. Proporsi penggunaan putih telur sebanyak 45% dan kuning telur 55% memberikan hasil terbaik dalam hal daya kembang viskositas (cps) dan uji organoleptik warna, rasa, serta aroma. Uji organoleptik mengacu pada pengujian sensori atau evaluasi menggunakan panca indera manusia. Warna, rasa, dan aroma adalah sifat-sifat produk pangan yang dievaluasi secara visual, melalui indera pengecap lidah, dan indera penciuman, masing-masing. Disarankan untuk mengoptimalkan kekentalan pada produk mayonaise, melakukan penelitian lanjutan dengan menambahkan gum dan CMC, serta melakukan uji daya simpan untuk mengetahui masa kadaluarsa produk mayonaise.Yayasan Bina Patria Nusantar
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Penerimaan Diri (Self Acceptance) pada Lansia di Desa Sidorejo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang
Menurut Sarafino dan Smith (2011), bantuan sosial mengacu pada berbagai bentuk dukungan, dorongan, rasa terima kasih, atau penghiburan yang diterima seseorang dari orang atau organisasi lain. Dukungan yang diberikan oleh seseorang kepada orang lain yang mungkin berdampak pada kelayakan orang tersebut untuk mendapatkan bantuan pemerintah dikenal sebagai bantuan sosial (Taylor, 2012). dampak simultan bantuan sosial terhadap kapasitas kemakmuran dan kesejahteraan. Lebih khusus lagi, dukungan yang memadai telah terbukti mengurangi angka kematian, memudahkan pemulihan dari penyakit, meningkatkan kapasitas mental, dan meningkatkan kesejahteraan fisik dan rumah tangga. Selain itu, bantuan sosial keluarga mempunyai pengaruh yang baik terhadap penyesuaian yang dilakukan sebagai respons terhadap keadaan yang penuh tekanan dan mengubah hidup (Harnilawati, 2013). Dukungan keluarga merupakan interaksi dinamis yang terjadi sepanjang hidup; selama berbagai tahap siklus hidup, jenis dan sifat dukungan dalam keluarga berubah. Dukungan dari anggota keluarga meningkatkan kemampuan keluarga dalam menjaga kesehatan kerabatnya (Setiawati dan Dermawan, 2008).
Pengakuan diri merupakan kemampuan memandang diri sendiri secara positif dan merupakan sesuatu yang harus dikembangkan oleh individu karena tidak bisa datang dari mana pun (Germer, 2009). Disposisi yang dikenal sebagai pengakuan diri pada hakikatnya adalah merasa puas dengan diri sendiri, sifat dan keterampilan diri sendiri, serta mengakui kekurangan diri sendiri. Kesadaran diri diwujudkan sebagai pola pikir yang dapat mengingat kembali nilai diri sendiri secara individu. Pengakuan diri merupakan landasan sikap bangga dan puas yang tidak terlalu memperhatikan kesalahan dan kekurangan. Manusia tidak dapat terlibat dalam kehidupan semaksimal mungkin jika mereka tidak mengakui dirinya sendiri. Karena setiap orang mempunyai versi ideal dirinya yang lebih unggul dari dirinya yang sebenarnya, tidak semua orang bisa menerima siapa dirinya. Jika diri ideal tidak realistis dan sulit dicapai dalam kenyataan, hal ini akan menimbulkan perasaan tidak bahagia dan frustasi (Hurlock, 2011). Hurlock (2011) menguraikan beberapa situasi yang memberikan kebebasan kepada seseorang untuk menerima siapa dirinya. Ketika kondisi tersebut mampu memahami pengakuan diri seseorang.
Menurut Muhith dan Siyoto (2016), dukungan keluarga merupakan perdagangan sumber daya yang dimaksudkan untuk memajukan bantuan pemerintah serta keberadaan orang-orang yang dapat diandalkan untuk memberikan dukungan, kenyamanan, pengakuan, dan pertimbangan. Jaringan dukungan sosial emosional terdiri dari hubungan bermanfaat yang memungkinkan orang berkolaborasi dalam proyek dan menyediakan sumber daya yang diperlukan, seperti alat, bahan, keterampilan, informasi, atau nasihat untuk membantu orang menyesuaikan diri dengan situasi stres sehingga mereka dapat membangun cadangan mental. Masyarakat dapat mencari bantuan dari orang-orang terdekatnya, khususnya sahabat, pasangan, dan keluarga, untuk mengatasi kendala tersebut (Permadin, 2018).
Konfigurasi penelitian adalah metode pengumpulan data yang diperlukan untuk pengujian hipotesis atau menjawab pertanyaan penelitian; juga merupakan alat untuk mengelola berbagai aspek yang mempengaruhi penelitian (Nursalam, 2013). Desain penelitian ini menggunakan rencana observasi logis yang mengantisipasi pengumpulan informasi untuk menentukan tindakan pencegahan, pengobatan, atau kemajuan kesejahteraan untuk mengatasi situasi yang diselidiki (Nursalam, 2013). Menurut Hidayat (2012), penyelidikan ini bersifat ?cross sectional? artinya hanya melakukan satu kali persepsi dan memperkirakan unsur-unsur subjek pada saat melakukan penilaian. Pendekatan pengujian merupakan gambaran siklus pilihan yang diterapkan dalam penelitian populasi saat ini. Ujian ini menggunakan pengujian arbitrer sederhana sebagai pendekatan pemeriksaannya. Salah satu cara pemilihan kasus dengan cara memilih secara acak disebut dengan pemeriksaan langsung tidak beraturan (Nursalam, 2013).
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hampir setiap lansia di Kota Sidorejo, Daerah Jabung, Rezim Malang, mempunyai dukungan keluarga yang cukup; secara spesifik, 44 orang (78,6%) mendapat dukungan ini. Dukungan keluarga yang disebutkan dalam penelitian ini meliputi dorongan sehari-hari (memberikan rasa kasih sayang dan perhatian kepada lansia), dukungan data (memberikan informasi yang dibutuhkan lansia), bantuan instrumental (bantuan dalam struktur nyata), dan dukungan evaluasi ( memberikan pujian jika lansia menyelesaikan suatu tugas). Analisis menggunakan analisis bivariat untuk mengetahui korelasi positif antara variabel independen dan variabel dependen. Dalam penelitian ini digunakan uji koneksi Chi Square untuk mengetahui hubungan dua faktor yang keduanya merupakan data ordinal dengan tingkat yang besar (? = 0,05). Gagasan di balik pengujian ini adalah jika nilai p kurang dari 0,05, hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yaitu ada dukungan. keluarga bersama para sesepuh di Kota Sidorejo, Kawasan Jabung, Kabupaten Malang, sedang melakukan kursus pengenalan diri. Secara khusus, tidak ada dukungan keluarga terhadap prosedur pengakuan diri pada lansia di Kota Sidorejo, Kecamatan Jabung, Rezim Malang, jika p valuasi lebih besar dari 0,05 maka H0 diakui dan H1 ditolak.
Dukungan keluarga yang memadai dapat dipengaruhi oleh pengetahuan keluarga tentang manfaat membantu lansia, kondisi lingkungan rumah, dan kondisi kota yang padat penduduk. Selain mendapat dukungan dari keluarga, tetangga juga bisa membantu lansia. Penilaian yang dilakukan oleh Marni dan Yuniawati (2015) mendukung gagasan bahwa elemen ekologi dapat memberikan dukungan yang sama seperti dukungan keluarga, terutama ketika lansia menghadapi kesulitan dalam hidup dan menerima dukungan dari anggota keluarga. Misalnya, memberikan inspirasi dasar selama masa-masa sulit, mendengarkan keluhan, memberikan informasi dasar, dan mengundang lansia untuk berbagi dan mengkaji pemikiran mereka, semuanya dapat membantu lansia merasa lebih baik, lebih fokus, dan tidak sendirian.Yayasan Bina Patria Nusantar
Penggunaan Umbi Ubi Jalar Sebagai Sumber WSC (Water Soluble Carbohydrate) Pada Kualitas Silase Brangkasan
Limbah lambung ini berasal dari tanaman pertanian yaitu ubi jalar. Penting untuk membahas teknologi pengolahan pakan dalam konteks silase, yang dapat memanfaatkan limbah pertanian dan meningkatkan kandungan nutrisi serta durasi penyimpanan melalui penggunaan brangkasan dan umbi ubi jalar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah sumber WSC (karbohidrat larut air) pada umbi-umbian mempengaruhi kualitas silase. Rancangan acak lengkap (RAL) digunakan dalam penelitian ini, dan empat perlakuan adalah sebagai berikut: V1. 100% silase kompor; V2. 90% silase kompor + 10% umbi-umbian; V3. Silase Tawar 80% + 20% Umbi; dan V4. 70% lambung + 30% umbi-umbian. dengan tiga kali pengulangan setiap perlakuan. Variabel yang diamati adalah protein kasar (PK), bahan organik (BO), dan bahan kering (BK). Analisis proksimat dilakukan 21 hari setelah produksi silase. Berdasarkan hasil penelitian, kualitas bahan kering (BK) dan bahan organik (BO) pada silase brangkasan tidak berpengaruh nyata dengan penggunaan umbi ubi jalar sebagai sumber WSC, namun kualitas protein kasar (PK) berpengaruh nyata. . Perlakuan V4 memberikan hasil paling besar pada bahan kering (BK) dan bahan organik (BO), dengan kadar BK dan BO masing-masing sebesar 16,54% dan 12%. Perlakuan V2 dan V3 yang tidak dilakukan penyisipan umbi menunjukkan penurunan yang nyata dibandingkan perlakuan lainnya. karena perlakuan V1 respirasi tanaman dan aktivitas mikroba lebih tinggi, yang terjadi bersamaan dengan peningkatan jumlah umbi. Selain itu, Anda dapat mengamati bahwa ia berada pada fase lag dan fase eksponensial dari kurva perkembangan mikroba. Untuk memantau nilai protein kasar, perlakuan V1 dengan brangkasan 100% tanpa umbi-umbian adalah yang paling efektif. Karena umbi-umbian diketahui memiliki nilai protein kasar sebesar 2,44%, yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan brangkasan yang sebesar 9,81%, penambahan umbi-umbian pada perlakuan V2, V3, dan V4 akan menghasilkan pasokan protein yang sangat rendah. Untuk mengetahui kandungan WSC pada umbi ubi jalar, penulis kemudian merekomendasikan penelitian lebih lanjut berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, hasil diskusi, dan kesimpulan.Yayasan Bina Patria Nusantar
Pengaruh Pengetahuan Keuangan, Sikap Keuangan, Kepribadian dan Uang Saku Terhadap Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Manajemen Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang
Riset berikut memiliki tujuan ialah sebagai mengetahui bagaimana pengaruh uang jajan, kepribadian, sikap keuangan, dan pengetahuan keuangan terhadap kemampuan mahasiswa dalam mengelola keuangannya. Teknik survei digunakan dalam penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi (Manajemen Angkatan 2021 Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang) berjumlah 247 orang dan sampel berjumlah 71 orang. Kuesioner digunakan dalam instrumen. Analisis regresi linier berganda digunakan dalam analisis data, dan uji t dan F digunakan dalam pengujian hipotesis. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,588 pada temuan analisis regresi linier dasar menunjukkan koefisien regresi positif dan kontribusi pengaruh empat faktor terhadap variabel dependen sebesar 58,8%. Temuan uji F menghasilkan Fhitung ? Ftabel dengan nilai substansial F ? 0,05, dan hasil uji t memaparkan bahwa setiap variabel independensi memiliki nilai thitung ? ttabel dan substansial t ? 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa sikap keuangan, kepribadian, uang jajan, dan pengetahuan keuangan, baik secara terpisah maupun bersama-sama, mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa. Agar uang kiriman orang tuanya dapat mencukupi kebutuhannya, mahasiswa manajemen Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang diharapkan mempunyai perilaku mengelola keuangan yang baik. Hal ini mencakup peningkatan pengetahuan keuangan, mempunyai sikap keuangan yang positif, dan memiliki kepribadian yang baik terhadap uang. Mereka juga diharapkan dapat memanfaatkan uang sakunya dengan sebaik-baiknya. sampai jendela pengiriman berikutnya.Yayasan Bina Patria Nusantar