Rinjani Unitri (Universitas Tribhuwana Tunggadewi)
Not a member yet
    4319 research outputs found

    Analisis Penerapan Green Accounting pada UKM Industri Tahu Tiga 'S' Prima di Kota Malang

    No full text
    Melalui wawancara mendalam dengan pemilik, staf, dan anggota masyarakat, serta analisis data sekunder yang berkaitan dengan pengelolaan limbah, penelitian ini bermaksud menggunakan metode kualitatif untuk mengkaji penerapan Green accounting pada UKM Industri Tahu Tiga "S" Prima di Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Green accounting telah berhasil, terbukti dari meningkatnya pengetahuan pemilik UKM tentang perlindungan lingkungan dan kolaborasi masyarakat. Sektor ini menangani sampah, seperti sisa tahu untuk pupuk atau pakan ternak, yang bermanfaat bagi UKM selain menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, sektor ini membantu menjaga lingkungan dengan menghindari pembuangan langsung limbah cair berbahaya ke sungai. Salah satu cara pengelolaan limbah menurunkan biaya operasional UKM adalah dengan menggunakan sampah sebagai bahan baku pengganti, yang meningkatkan efektivitas biayaYayasan Bina Patria Nusantar

    Peran UKM dalam Mendukung Kemandirian Pangan di Daerah Pedesaan pada UKM Golden Ways

    No full text
    Dengan menggunakan Golden Ways sebagai studi kasus, penelitian ini berupaya memahami bagaimana perusahaan kecil berkontribusi pada kemandirian pangan di masyarakat pedesaan. Pemilik dan dua staf adalah tiga informan yang dipilih untuk penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan Convenience Sampling. Analisis deskriptif digunakan untuk memeriksa data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perusahaan kecil dapat berkontribusi secara signifikan terhadap kemandirian pangan dengan mendorong pertumbuhan perusahaan produk dan layanan yang memahami kebutuhan lokal. Menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi kesenjangan ekonomi, meningkatkan infrastruktur desa, memperkuat rantai pasokan lokal, meningkatkan ekologi ekonomi regional, dan berpartisipasi dalam acara sosial dan komunitas adalah beberapa tugas iniYayasan Bina Patria Nusantar

    Pengaruh Per Trailing dan Good Corporate Governance terhadap Harga Saham Perbankan Umum Syariah Indonesia

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana harga saham Bank Umum Syariah Indonesia dipengaruhi oleh PER Trailing dan Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Instrumen kuantitatif berfungsi sebagai dasar pendekatan penelitian yang digunakan. Empat bank umum syariah Indonesia menjadi sampel penelitian, yang dipilih melalui prosedur pengambilan sampel yang menyeluruh. Pengajuan keuangan dari sektor perbankan untuk tahun fiskal 2016?2023 merupakan salah satu sumber data penelitian. Teknik yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga saham Bank Umum Syariah Indonesia dipengaruhi secara signifikan oleh PER Trailing dan Good Corporate Governance, baik secara parsial maupun bersamaan. Alasan mengapa Trailing PER berbeda dengan Regular PER adalah karena rasio ini didasarkan pada kinerja keuangan perusahaan tercatat, yang diperoleh dari laba bersihnya selama 12 bulan terakhir atau empat kuartal. Agar investor dapat menilai harga saham dengan cepat saat sedang tumbuh, perusahaan perbankan umum syariah Indonesia perlu memperhatikan Rasio Trailing PER dan Tata Kelola Perusahaan yang Baik.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Penggunaan Jenis Adsorben Untuk Pemurnian Minyak Maggot

    No full text
    Larva Black Soldier Fly (BSF), yang dikenal sebagai Maggot, mengubah limbah organik menjadi pupuk organik. Hasilnya, Maggot menyediakan pendekatan alternatif untuk masalah limbah organik. Minyak Maggot adalah lipid yang berasal dari larva Black Soldier Fly (BSF) yang bergizi baik. Dengan 42% protein dan 35% lemak, Maggot pada nutrisi. Profil asam lemak linoleat dan linolenatnya berkisar antara 3,6% hingga 4,5% dan 0,08% hingga 0,74%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan jenis dan konsentrasi adsorben yang optimal untuk pemurnian minyak maggot dan untuk menilai kelayakan penggunaan adsorben dalam proses ini. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kimia Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang mulai bulan April 2024 sampai dengan selesai. Tiga perlakuan dalam penelitian ini adalah bentonit, zeolit, dan arang aktif dengan konsentrasi 5%, 10%, dan 15%. Kriteria penelitian yang diamati adalah warna, kadar peroksida, dan asam lemak bebas. Pada pengujian asam lemak bebas, perlakuan bentonit dengan konsentrasi 5% dan 10% memiliki nilai terbesar (0,29%), sedangkan perlakuan arang aktif dengan konsentrasi 15% memiliki nilai terendah (0,16%) dan merupakan terapi terbaik. Dengan konsentrasi arang aktif 5%, nilai uji bilangan peroksida tertinggi sebesar 4,29%, sedangkan nilai uji bilangan peroksida terendah sebesar 0,55% pada perlakuan zeolit terbaik pada konsentrasi 15%. Konsentrasi arang aktif 5% menghasilkan nilai warna tertinggi yaitu 14,77, sedangkan konsentrasi zeolit 5% menghasilkan nilai warna terendah yaitu 8,34. Nilai perlakuan terbaik menurut hasil perhitungan adalah arang aktif 15% dengan nilai hasil sebesar 0,84 yang lebih tinggi dibandingkan minyak maggot menggunakan zeolit dan bentonit. Oleh karena itu, selanjutnya dikaji sebagai studi kelayakan usaha dan dinyatakan layak untuk dicoba. Dapat disimpulkan bahwa perlakuan optimal untuk arang aktif dengan konsentrasi 15% adalah asam lemak bebas 0,37%, bilangan peroksida 0,25%, dan konsentrasi warna 0,22. Berdasarkan hasil studi kelayakan usaha, pemurnian minyak maggot menggunakan adsorben perlakuan terbaik dinilai layak secara finansial. Nilai HPP sebesar Rp 8.207, harga jual Rp 10.258 dengan laba bersih yang ditetapkan sebesar 25%. Laba bersih per tahun sebesar 92.277.568. Dengan jumlah unit BEP sebesar 8.381 dan harga BEP sebesar 84.489.728 serta Revenue Cost Ratio (R/C) sebesar 1,25>1, maka dapat disimpulkan bahwa usaha pemurnian minyak maggot dengan menggunakan arang aktif 15% layak untuk dijalankanYayasan Bina Patria Nusantar

    Pengembangan Modul Pembelajaran Pendidikan Pancasila Berbasis Kearifan Lokal Malang pada Topik B Menghargai Keberagaman di Kelas IV SDN Merjosari 2 Kota Malang

    No full text
    Berkaitan dengan kearifan lokal Malang, penelitian ini bertujuan untuk membuat modul pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan tema "Menghargai Keberagaman" untuk kelas IV di SDN Merjosari 2 Kota Malang. Kendala yang dihadapi adalah minimnya referensi, bahan ajar, dan bahan ajar Pendidikan Pancasila berbasis kearifan lokal yang dapat digunakan sebagai bahan ajar tambahan bagi siswa untuk membantu mereka belajar. Model pengembangan Research and Development (R&D) yang memiliki 10 fase pengembangan produk merupakan teknik penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. Model ini dikembangkan oleh Borg dan Gall. Akan tetapi, peneliti membatasi tahap ini pada tahap ketujuh, yang terdiri dari: tahap perencanaan, tahap pengembangan produk awal, tahap uji coba lapangan awal, tahap revisi produk, tahap uji coba lapangan utama, dan tahap pencarian atau pengumpulan informasi. Pengamatan, wawancara, angket, dokumentasi, dan tes digunakan untuk mengumpulkan data dari 28 siswa kelas IV SDN Merjosari 2 Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran yang dibuat sangat valid dan berhasil, dengan persentase validasi rata-rata 100% untuk bahasa, 76,66% untuk desain, dan 80% untuk konten. Sebanyak 95% guru dan 92,77% siswa, masing-masing, memberikan respons terhadap modul pembelajaran tersebut. Kesimpulannya, modul pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis kearifan lokal Malang ini layak digunakan sebagai sumber belajar tambahan di kelas karena memudahkan pembelajaran tentang keberagaman.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Asuhan Keperawatan Pasien ARDS (Acute Respiratory Distress Syndrome) dengan Masalah Keperawatan Gangguan Pertukaran Gas di Ruang IGD RSUD Bangil Pasuruan

    Get PDF
    Di antara masalah kesehatan pernapasan yang mungkin dialami pasien dengan sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS) adalah kelainan pertukaran gas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi asuhan keperawatan pada pasien dengan masalah keperawatan terkait gangguan pertukaran gas yang menderita sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS) di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Bangil Pasuruan. Teknik pengumpulan data untuk studi kasus deskriptif ini adalah wawancara dan observasi. Masalah keperawatan keperawatan untuk individu dengan sindrom gangguan pernapasan akut diteliti dalam penelitian ini. Kesimpulan penelitian adalah: Untuk ketiga pasien satu perempuan, satu laki-laki dispnea merupakan keluhan utama saat masuk. Masing-masing berusia lebih dari tiga puluh tahun dan memiliki riwayat hipertensi yang tidak terkontrol. Hasil analisis gas darah memvalidasi kesimpulan penelitian, yang menunjukkan bahwa ketiga orang tersebut memiliki nilai abnormal. Masalah keperawatan yang sama diidentifikasi melalui analisis data evaluasi, khususnya kelainan pertukaran gas yang terkait dengan ketidakseimbangan ventilasi perfusi. Teknik keperawatan meliputi manajemen asam-basa dan pemantauan pernapasan. Pemantauan pernapasan dan kontrol keseimbangan asam-basa merupakan implementasi yang disarankan. Jumlah masalah pertukaran gas yang terkait dengan ketidakseimbangan ventilasi-perfusi sedikit menurun setelah tiga hari perawatan keperawatan untuk tiga pasien yang didiagnosis dengan sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS). Untuk mengatasi masalah pertukaran gas pada pasien dengan Sindrom Gangguan Pernapasan Akut (ARDS), perawat harus meningkatkan pengetahuan dan kemampuan keperawatan mereka.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Faktor yang Mempengaruhi Produksi dan Keuntungan Usaha Peternakan Sapi Perah Rakyat di Wilayah KUD Ngantang (Studi Kasus Pada Kelompok Ternak Pandansari)

    No full text
    Salah satu sektor yang mendukung perekonomian pedesaan adalah sektor peternakan sapi perah. Koperasi Unit Desa (KUD) diharapkan menjadi salah satu badan usaha yang mampu menggerakkan perekonomian nasional, khususnya perekonomian pedesaan. Dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa skala kecil di Kecamatan Ngantang, didirikanlah KUD. KUD bekerja sama dengan masyarakat untuk membangun perusahaan peternakan dan ternak, khususnya sapi perah, di samping usaha pertanian. KUD Kabupaten Ngantang dan Kecamatan Ngantang Inisiatif pemerintah untuk memajukan koperasi desa (KUD) di daerah pedesaan antara lain dengan pembentukan Tani Wilis sebagai organisasi ekonomi rakyat. Daerah penghasil susu sapi unggul memberi peluang bagi KUD Tani untuk membuat program yang lebih efektif guna meningkatkan ekonomi lokal. Dengan berbagi pengetahuan dan menyediakan infrastruktur dan fasilitas produksi bagi petani pedesaan, KUD Tani berharap dapat meningkatkan produksi ASI. Keuntungan yang bisa didapat dalam membangun usaha peternakan sapi perah skala masyarakat kecil dapat didapatkan dari menaikkan populasi sehingga dapat juga menaikkan susu yang setiap harinya didapatkan sehingga bisa menarik investasi agar produksi susu lebih meningkat dan kerugian jusa semakin kecil, Seiring dengan meningkatnya produksi dan bisnis menjadi lebih produktif dan efisien, laba juga akan meningkat. Survei terhadap peternak sapi perah di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, yang memenuhi kriteria memiliki empat hingga 10 peneliti peternakan, menjadi sumber data utama penelitian ini. Peneliti bertemu langsung dengan responden dan menyerahkan kuesioner untuk diisi. Tujuan pengumpulan data langsung, yang melibatkan interaksi dengan responden, adalah untuk meningkatkan efektivitas.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Analisis Kemampuan Kolaborasi Siswa Melalui Kegiatan Lesson Study pada Materi Genetika Kelas IX di SMP Sriwedari Malang

    No full text
    Pengembangan keterampilan kolaboratif merupakan komponen penting dalam pendidikan di abad ke-21. Namun demikian, hasil pengamatan di SMP Sriwedari Malang menunjukkan bahwa kemampuan kerja sama siswa kelas IX masih tergolong lemah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana model pembelajaran Based Learning (PBL) meningkatkan kemampuan siswa untuk bekerja sama dalam kegiatan lesson study yang berkaitan dengan genetika. Diharapkan metode ini dapat meningkatkan tingkat partisipasi siswa dalam proses pendidikan. Penelitian ini melibatkan 14 siswa kelas sembilan sebagai peserta dan menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Untuk mendapatkan gambaran tentang keterampilan kerjasama siswa, data penelitian dikumpulkan menggunakan catatan lapangan, wawancara, observasi, dan formulir evaluasi kolaborasi. Tahap Perencanaan Pelajaran (Plan), implementasi (Do), dan refleksi (See) digunakan dalam dua pertemuan untuk melakukan kegiatan belajar yang dirancang untuk mengukur seberapa baik model PBL meningkatkan kerja sama siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Lesson Study terlaksana dengan sukses, dengan 81,23% kegiatan dilaksanakan pada tahap perencanaan. Pada pertemuan pertama dan kedua, skor tahap pelaksanaan (Do) adalah 73,6%, tetapi pada pertemuan ketiga, skor tahap refleksi (See) meningkat secara signifikan dari 75% pada pertemuan pertama menjadi 93,75%. Tugas kolaboratif siswa juga meningkat secara dramatis, meningkat dari 78% pada pertemuan pertama menjadi 96% pada pertemuan ketiga. Sebagai kesimpulan, keterlibatan, partisipasi, dan rasa tanggung jawab siswa dalam proses pembelajaran dapat ditingkatkan dengan menggunakan pendekatan PBL melalui lesson study.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Asuhan Keperawatan pada Pasien Diabetes Melitus dengan Diagnosa Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik dengan Pemberian Terapi Senam Kaki di Raal Griya Asih Lawang

    Get PDF
    Gangguan mobilitas fisik yang dialami oleh penderita diabetes melitus dengan gangguan mobilitas fisik di RAAL Griya Asih tentunya membutuhkan tindakan keperawatan yang tepat yakni salah satunya adalah terapi non farmakologis seperti senam kaki. Studi kasus ini berusaha memahami perawatan keperawatan yang diberikan kepada individu dengan diabetes melitus yang memerlukan perawatan latihan kaki untuk meningkatkan rentang gerak mereka. Metodologi penelitian adalah studi kasus. Secara keseluruhan, ada tiga pelanggan yang menderita diabetes. Masalah yang muncul adalah kelainan gerakan fisik. Aktivitas tersebut meliputi arahan untuk latihan kaki. Sebelum menerima aktivitas perawatan keperawatan, pasien 2 dan 3 terlihat memiliki koordinasi yang buruk, kehilangan kekuatan otot, kelemahan dan pusing, kelelahan, dan kesulitan menggerakkan kedua kaki. Setelah tiga hari aktivitas perawatan keperawatan, pasien menunjukkan kemajuan dan memenuhi kriteria hasil, yang meliputi peningkatan kekuatan otot, peningkatan mobilitas kaki, peningkatan kapasitas untuk melakukan latihan kaki sendiri, dan semua hal di atas. Latihan kaki mungkin bermanfaat bagi pasien yang memiliki mobilitas terbatas.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Penggunaan Komposisi Arang Sekam Padi dan Pupuk Kandang Kambing Terhadap Beberapa Sifat Kimia Tanah Tambang Galian C

    Get PDF
    Dengan kekayaan alam yang melimpah, Indonesia juga menghadapi tantangan degradasi lahan akibat aktivitas pertambangan galian C. Karakteristik tanah pasca tambang yang kurang ideal, seperti rendahnya daya serap air, defisiensi hara, dan kerentanan terhadap erosi, membatasi penggunaannya untuk pertanian. Oleh karena itu, diperlukan rehabilitasi tanah dengan pemanfaatan bahan organik, seperti pupuk kandang kambing maupun arang sekam, untuk meningkatkan kualitasnya agar layak sebagai media tanam. Studi ini dijalankan di Laboratorium Tanah dan Agronomi, Fakultas Pertanian, Universitas Tribhuwana Tunggadewi pada Agustus sampai dengan September 2024. Penelitian menggunakan tanah pasca tambang galian C, arang sekam padi (ASP), dan pupuk kandang kambing (PKK) dengan 7 perlakuan dan 3 ulangan. Inkubasi berlangsung selama 28 hari, dengan pengamatan pH H?O, karbon organik, dan fosfor total dengan hari ke-7, 14, 21, dan 28 setelah inkubasi. Temuan ini menunjukkan bahwa aplikasi arang sekam padi dan pupuk kandang kambing tidak memberikan perbedaan signifikan terhadap pH tanah selama 4 minggu inkubasi. Meskipun demikian, terjadi peningkatan pH sebesar 12,7% dari kondisi awal pada perlakuan P3K3 (ASP 3%/100 g tanah + PKK 3%/100 g tanah), mencapai nilai 6,38 yang tergolong netral hingga sedikit masam. Berbeda dengan pH, pemberian arang sekam padi dan pupuk kandang kambing berpengaruh nyata terhadap karbon organik dan fosfor total, sementara durasi inkubasi tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Kadar karbon organik tertinggi (2,71%) dicapai pada perlakuan P1K3 (ASP 2%/100 g tanah + PKK 3%/100 g tanah). Sementara itu, perlakuan P3K3 menghasilkan fosfor total tertinggi, yaitu 187,00 ppm.Yayasan Bina Patria Nusantar

    2,389

    full texts

    4,319

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rinjani Unitri (Universitas Tribhuwana Tunggadewi)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇