Rinjani Unitri (Universitas Tribhuwana Tunggadewi)
Not a member yet
4319 research outputs found
Sort by
Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Industri Kosmetik yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) 2019-2023
Dengan menggunakan teknik studi kasus dan metodologi kualitatif, penelitian ini mengkaji kinerja keuangan perusahaan kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2019 hingga 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kecuali PT Mandom Indonesia yang kinerjanya stabil, sebagian besar perusahaan mengalami kesulitan untuk memenuhi tanggung jawab keuangan jangka pendek dan jangka panjang serta mengalami penurunan laba. Perusahaan disarankan untuk meningkatkan pengelolaan utang, pengelolaan aset, pemanfaatan aset tetap, dan perolehan pendapatan melalui penciptaan produk dan taktik pemasaran yang efisien.Yayasan Bina Patria Nusantar
Analisis Dampak Media Sosial Tiktok, Shopee, Lazada untuk Meningkatkan Pendapatan Pelaku UKM di Kota Malang
UKM merupakan singkatan dari usaha kecil menengah. Berbagai perusahaan yang beroperasi dalam skala kecil hingga menengah disebut sebagai usaha kecil menengah. Usaha kecil menengah bukanlah bagian dari perusahaan besar, cabang, atau anak perusahaan. Dari penelitian peneliti dapat disimpulkan bahwa usaha kecil menengah memiliki fungsi di Malang, khususnya bagi penduduk setempat. Lingkungan sekitar sangat bergantung pada usaha kecil menengah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Usaha kecil menengah dapat memberikan manfaat bagi kota selain menjadi kegiatan usaha masyarakat. Hal ini dikarenakan keberadaan usaha kecil menengah memudahkan dan mempercepat pembangunan ekonomi, yang sejalan dengan perputaran keuangan yang cepat dan pertumbuhan yang berkelanjutan di Malang. Selain memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam memilih produk yang diinginkan, platform media sosial seperti TikTok, Shopee, dan Lazada dapat membantu UKM dalam mengelola operasinya.Yayasan Bina Patria Nusantar
Analisis Pemberian Insentif Pajak Penghasilan UMKM Tahu ABC
Penelitian ini membahas tentang pemberian insentif pajak penghasilan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam rangka meningkatkan kepatuhan pajak di wilayah Kota Malang. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana program insentif pajak pemerintah dapat meningkatkan kepatuhan UMKM. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif dan UMKM diberikan kuesioner untuk diisi guna mengumpulkan data primer. Berdasarkan hasil penelitian, sebagian besar responden memiliki pendapat yang baik tentang program insentif tersebut, yang ditunjukkan dengan meningkatnya pemahaman mereka terhadap kewajiban perpajakan dan pengetahuan tentang sanksi yang berlaku. Hal ini pada gilirannya berdampak pada peningkatan kepatuhan pajakYayasan Bina Patria Nusantar
Pengaruh Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Desa terhadap Kualitas Sumber Daya Manusia
Mutu sumber daya manusia dalam pemerintahan desa memiliki dampak yang signifikan terhadap efektivitas dan keberhasilan pengelolaan keuangan di desa. Fenomena pengelolaan keuangan desa menjadi menarik untuk dikaji karena kualitas sumber daya manusia memegang peranan penting dalam proses tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh tanggung jawab keuangan dan transparansi informasi terhadap mutu sumber daya manusia di lingkungan perangkat desa, baik secara individu maupun kolektif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi langsung di lapangan, penyebaran kuesioner, dan wawancara dengan perangkat desa terkait. Teknik analisis regresi linier berganda kemudian digunakan untuk melakukan studi deskriptif terhadap data yang diperoleh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa transparansi pengelolaan keuangan sangat membantu dalam peningkatan mutu sumber daya manusia perangkat desa. Selain itu, terbukti bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia perangkat desa secara keseluruhan sangat bergantung pada akuntabilitas pengelolaan keuangan. Oleh karena itu, terbukti bahwa keterbukaan dan akuntabilitas keuangan dapat berjalan beriringan untuk meningkatkan kapasitas dan keahlian perangkat desa di wilayah Kota Malang.Yayasan Bina Patria Nusantar
Asuhan Keperawatan pada Pasien Diabetes Militus dengan Masalah Keperawatan Ketidakstabilan Kadar Glukosa dalam Darah di RSUD Bangil
Hiperglikemia, atau kadar glukosa darah yang tinggi, kambuh ketika tubuh tidak menggunakan insulin dengan tepat atau cukup. Kadar glukosa darah yang lebih dari 200 mg/dL disebut hiperglikemia. Penelitian ini mengambil subjek tiga orang dewasa dengan Diabetes Melitus Tipe II yang dirawat di Rumah Sakit Bangil, dengan kadar glukosa darah yang bervariasi. Tantangan utama dalam perawatan mereka adalah ketidakpastian kadar glukosa darah. Beberapa intervensi yang dilakukan antara lain pemantauan glukosa darah, pemberian cairan intravena, edukasi tentang pentingnya menjaga pola makan dan rutin berolahraga, serta kerjasama dalam pemberian suntikan insulin. Pengendalian hiperglikemia menjadi fokus utama intervensi keperawatan. Ketiga pasien mengeluhkan kaki luka dan bernanah, merasa lemas, dan pusing sebelum mendapatkan perawatan untuk mengelola hiperglikemia. Selain itu, kadar glukosa darah juga meningkat. Namun, setelah evaluasi, pasien melaporkan bahwa keluhan lemas dan pusing berkurang, kadar glukosa darah menjadi stabil, dan masalah keperawatan ketiga pasien Diabetes Militus Tipe II sebagian besar teratasi. Dengan demikian, pengelolaan hiperglikemia dapat membantu penderita diabetes melitus mengendalikan kadar glukosa darah.Yayasan Bina Patria Nusantar
Pengembangan Media Pembelajaran Card Game Materi Sistem Gerak Pada Manusia Kelas VIII MTs Muhammadiyah 1 Malang
Salah satu sekolah yang juga memanfaatkan media di kelas adalah MTs Muhammadiyah 1 Malang, yang menjadi inspirasi penelitian ini. Buku teks IPA dan LKS merupakan dua sumber belajar yang sering digunakan. Mereka belum pernah menggunakan materi pendidikan seperti kartu permainan untuk kegiatan belajar mereka. Oleh karena itu, para ilmuwan percaya bahwa sangat penting untuk membuat sumber belajar untuk kelas IPA biologi yang semenarik mungkin dan semudah mungkin dibawa ke mana-mana. Salah satu sumber belajar tersebut adalah kartu permainan, yang dapat digunakan sebagai alat bantu mengajar tambahan bagi siswa selain buku teks dan LKS. Proyek studi pengembangan ini bertujuan untuk menyediakan Media Pembelajaran Kartu Permainan yang tepat untuk Materi Sistem Gerak Manusia bagi siswa kelas VIII MTs Muhammadiyah 1 Malang.
Penelitian pengembangan merupakan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. Paradigma pengembangan ADDIE digunakan dalam penelitian ini. Paradigma ADDIE sangat baik untuk membuat atau memproduksi media pembelajaran karena bersifat dinamis, metodis, dan adaptif. Branch (2009) mencantumkan fase-fase model tersebut sebagai Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Meskipun demikian, karena peneliti hanya membuat produk media pembelajaran dan mengevaluasi validitas produk yang dibuat, peneliti tidak menggunakan tahap implementasi dalam penelitian ini.
Hasil validasi dari validator ahli materi menunjukkan bahwa 87,39% jawaban siswa skala kecil dan 87,87% jawaban siswa skala besar memiliki kategori sangat baik, 88% ahli media dan 80% ahli praktisi memiliki kategori sangat valid. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, telah tercipta media pembelajaran permainan kartu yang valid untuk materi sistem gerak manusia kelas VIII di Mts Muhammadiyah 1 Malang.Yayasan Bina Patria Nusantar
Penggunaan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PKN SD Kelas IV di SDN 1 Landungsari Kabupaten Malang
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn melalui penggunaan Problem Based Learning pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Landungsari Kabupaten Malang, dan untuk mendeskripsikan dan mengatasi hambatan yang dialami dalam menerapkan model Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn kelas IV di SD Negeri 1 Landungsari Kabupaten Malang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif deskriptif, jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), dan objek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 1 Landungsari Kabupaten Malang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti adalah dengan lembar tes evaluasi dan dokumentasi.
Setelah menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning hasil yang diperoleh pada siklus 1 adalah dengan nilai rata-rata 75,31% dengan persentase tuntas mencapai 31,25%. Siklus II dengan nilai rata-rata 94,37% dengan persentase tuntas mencapai 59,68%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan model Problem Based Learning dapat menjadi variasi pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa sehingga terbukti meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 1 Landungsari Kabupaten Malang.
Disimpulkan bahwa pelajaran PKn pada materi globalisasi dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat pada setiap siklus yang hasil belajarnya meningkatYayasan Bina Patria Nusantar
Implementasi Pendekatan Lingkungan Alam Sekitar PLAS Melalui Strategi Inkuiri pada Proses Pembelajaran Siswa Kelas IV di SDN 01 Landungsari Kabupaten Malang
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana siswa kelas IV SDN 01 Landungsari, Kabupaten Malang, menggunakan metodologi inkuiri dan pendekatan lingkungan alam (PLAS). Berbasis lapangan, penelitian ini menggunakan metodologi studi kasus kualitatif. Guru-guru di kelas empat berpartisipasi dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun ajaran 2023?2024. Metode yang digunakan untuk memperoleh data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk mengevaluasi keakuratan data, digunakan strategi triangulasi sumber data dan metode pengumpulan data. Selanjutnya, kesimpulan diambil dari data yang dapat digunakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagai bagian dari proses pembelajaran pendekatan lingkungan alam (PLAS), siswa kelas IV SDN 01 Landungsari, Kabupaten Malang, menggunakan teknik inkuiri untuk setiap mata pelajaranYayasan Bina Patria Nusantar
Pengembangan Modul Eksperensial Jelajah Alam Sekitar terhadap Ketrampilan Kreativitas Siswa Kelas SMP Sriwedari Malang
Pemanfaatan media pembelajaran sangat diperlukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Modul eksperiensial merupakan salah satu media yang dinilai bermanfaat karena memberikan pengalaman langsung kepada siswa saat belajar. Modul eksperiensial eksplorasi lingkungan menggunakan lingkungan sebagai objek pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran, khususnya yang berkaitan dengan pencemaran lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana modul eksperiensial eksplorasi lingkungan mempengaruhi kemampuan kreatif siswa di SMP Sriwedari Malang.
Metode penelitian deskriptif kuantitatif dikembangkan dengan menggunakan paradigma ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini melibatkan enam siswa kelas delapan dan mencakup eksperimen skala kecil dan skala besar di SMP Sriwedari Malang. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan kuesioner. Sementara analisis data kualitatif digunakan untuk memeriksa respons siswa dan kritik serta rekomendasi validator, analisis data kuantitatif digunakan untuk mengevaluasi validitas modul. Menurut hasil penelitian, Modul Eksperiensial Eksplorasi Lingkungan yang dirancang untuk siswa kelas delapan di SMP Sriwedari Malang menunjukkan tingkat validitas yang tinggi dalam hal daya ciptanya terkait dengan materi pencemaran tanah. Pakar media, praktisi, dan materi termasuk di antara validator yang memberikan modul ini skor rata-rata 84%. Ini menunjukkan bahwa, dengan sedikit penyesuaian, modul ini cocok. Kurikulum ini ternyata menumbuhkan kreativitas siswa, seperti yang terlihat dari skor 96% dalam uji lapangan skala kecil dan skor 94% dalam uji coba skala besar. Hasil penelitian memperkuat validitas dan kesesuaian modul untuk digunakan di kelas.Yayasan Bina Patria Nusantar
Pewarisan Kearifan Lokal Kerajinan Batik Malangan pada Siswa Kelas IV SDN Landungsari 1 Kabupaten Malang
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pewarisan kearifan lokal Batik Malangan pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Landungsari Kabupaten Malang. Fokus utama penelitian mencakup metode pembelajaran, integrasi nilai budaya dalam kurikulum, serta tahapan pembuatan batik. Penelitian ini juga mengkaji persepsi siswa terhadap makna simbolik, filosofi, dan dampak pembelajaran Batik Malangan terhadap kesadaran pelestarian budaya serta penguatan identitas budaya siswa.
Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru dan siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan proses pembelajaran, persepsi siswa, dan hambatan yang dihadapi dalam praktik pembuatan batik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat keterbatasan media dan fasilitas, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti pembelajaran Batik Malangan. Integrasi nilai budaya dalam kurikulum membantu siswa memahami filosofi batik, yang berkontribusi pada penguatan identitas budaya mereka. Namun, tantangan seperti keterbatasan alat dan pemahaman teknik batik yang lebih kompleks juga ditemukan.
Kesimpulannya, pewarisan kearifan lokal Batik Malangan melalui pembelajaran di sekolah dasar penting untuk melestarikan budaya tradisional. Meskipun ada hambatan, semangat siswa menunjukkan potensi besar dalam penguatan identitas budaya dan pelestarian budaya lokal. Peningkatan fasilitas dan media pembelajaran diperlukan untuk mendukung keberlanjutan pembelajaran ini.Yayasan Bina Patria Nusantar