Rinjani Unitri (Universitas Tribhuwana Tunggadewi)
Not a member yet
    4319 research outputs found

    Analisis Rasio Likuiditas, Leverage dan Profitabilitas untuk Menilai Kinerja Keuangan pada PT Astra Agro Lestari, Tbk yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2023

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai kinerja keuangan PT Astra Agro Lestari, Tbk yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan ukuran profitabilitas, leverage, dan likuiditas. Neraca dan laporan laba rugi perusahaan tahun 2021?2023 menjadi sumber data penelitian kuantitatif yang menggabungkan penelitian kualitatif deskriptif ini. Teknik analisis data penelitian ini meliputi rasio likuiditas (CR, QR, dan CR), leverage (DTER, DTAR, dan LTDTER), dan profitabilitas (ROA, ROE, dan NPM). Hasil analisis ini dinilai kurang memadai karena rata-rata rasio likuiditas sering turun dan tidak memenuhi norma rasio standar. Karena memenuhi standar rasio standar dan rata-rata rasio leverage membaik, hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio leverage sangat baik. Menurut penelitian, rasio profitabilitas berada di bawah rata-rata karena rata-rata rasio profitabilitas turun yang menyebabkan laba yang diperoleh turun.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Strategi Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam Mengelola Keuangan di Pabrik Tahu Adma Nu Desa Tegalgondo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang Jawa Timur

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji strategi manajemen keuangan yang efektif di sektor tahu pedesaan. Meskipun penting bagi perekonomian, usaha kecil dan menengah sering menghadapi tantangan manajemen keuangan yang dapat mempengaruhi kinerja dan keberlanjutan jangka panjang mereka. Data untuk penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara dan observasi menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa produsen tahu yang diteliti telah menggunakan berbagai strategi manajemen keuangan, seperti perencanaan anggaran yang cerdas, catatan keuangan yang terorganisir dengan baik, dan manajemen risiko yang efisien. Meskipun demikian, ketidaktahuan manajemen keuangan dan kendala pembiayaan tetap ada. Penelitian ini menyoroti nilai pendidikan dan pelatihan manajemen keuangan dalam meningkatkan keterampilan pemilik usaha kecil dan menengah. Dengan menerapkan strategi yang tepat, diyakini bahwa usaha-usaha ini akan mampu berkinerja lebih baik dan lebih kompetitif saat menghadapi persaingan pasar.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Pengaruh Green Innovation dan Keberlangsungan Usaha terhadap Kinerja Keuangan pada UKM di Kota Batu

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis bagaimana keberlanjutan bisnis dan inovasi hijau memengaruhi kinerja keuangan usaha kecil dan menengah di Kota Batu. Pentingnya menerapkan ide-ide perusahaan yang adaptif dan berkelanjutan dalam praktik sambil menghadapi masalah global seperti bencana lingkungan dan ekonomi yang tidak stabil adalah yang mendorong penelitian ini. Karena reputasinya sebagai sektor perusahaan kecil dan menengah yang berkembang pesat, khususnya di bidang pariwisata, pertanian, dan makanan olahan, Kota Batu dipilih sebagai lokasi penelitian. Diharapkan bahwa penerapan inovasi hijau akan membantu usaha kecil dan menengah menjadi lebih kompetitif sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Memanfaatkan energi terbarukan, mengurangi limbah manufaktur, menggunakan bahan daur ulang, dan mengintegrasikan teknologi bersih ke dalam operasi perusahaan adalah contoh-contoh inovasi hijau. Selain meningkatkan keberlanjutan lingkungan, strategi ini meningkatkan minat pelanggan terhadap barang yang lebih ramah lingkungan dan menurunkan biaya produksi, yang pada gilirannya meningkatkan laba bersih. Kapasitas pelaku bisnis untuk menghadapi kesulitan eksternal, seperti perubahan kebijakan pemerintah, persaingan yang ketat, dan variasi biaya bahan baku, merupakan faktor penting lain yang harus diperhitungkan. Perencanaan yang cermat, fleksibilitas, dan fokus pada inovasi berkelanjutan sering kali diperlukan bagi bisnis dengan ketahanan tinggi. Untuk memastikan hubungan antara variabel independen inovasi ramah lingkungan dan keberlanjutan bisnis dan variabel dependen kinerja keuangan pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Karena teknik kuantitatif dapat memberikan gambaran yang objektif dan dapat diukur secara statistik, maka dipilihlah teknik tersebut. Untuk menentukan dampak simultan atau parsial dari setiap variabel terhadap kinerja keuangan, digunakan pendekatan regresi linier berganda. Kuesioner dikirimkan kepada pelaku bisnis kecil dan menengah di Kota Batu untuk mengumpulkan data. Jumlah laba perusahaan yang diperoleh, efektivitas biaya, dan peningkatan pendapatan termasuk di antara metrik kinerja keuangan yang diperiksa. Temuan studi menunjukkan bahwa kinerja keuangan usaha kecil dan menengah dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh inovasi hijau dan keberlanjutan bisnis. Ini berarti bahwa pelaku usaha dapat mencapai kinerja keuangan yang lebih baik jika inovasi hijau diterapkan dan perusahaan mereka menjadi lebih berkelanjutan. Menurut hasil ini, fokus pada inovasi dan keberlanjutan kini menjadi hal yang penting dalam menghadapi realitas bisnis yang semakin rumit. Akibatnya, pelaku usaha didorong untuk mulai memasukkan konsep keberlanjutan ke dalam operasi sehari-hari mereka. Ekosistem perusahaan kecil dan menengah yang tangguh dan sangat kompetitif juga memerlukan bantuan dari pemerintah daerah dan organisasi terkait dalam bentuk pendampingan, pelatihan, dan akses ke teknologi ramah lingkungan.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Asuhan Keperawatan dengan Resiko Infeksi pada Pasien Diabetes Militus Tipe II di RSUD Bangil

    Get PDF
    Sejumlah variabel, termasuk predisposisi genetik dan paparan lingkungan yang tidak seimbang yang menyebabkan obesitas dan akhirnya diabetes tipe II, berkontribusi terhadap tingginya prevalensi diabetes. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk membahas bagaimana RSUD Bangil menangani pasien diabetes tipe II dalam kaitannya dengan risiko infeksi mereka. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Di ruang Melati RSUD Bangil, tiga pasien dengan diabetes melitus tipe II sedang menjalani perawatan. Infeksi merupakan suatu kemungkinan, yang menimbulkan kekhawatiran. Tindakan terbaik adalah mencegah infeksi. Sebelum perawatan, pasien ketiga diketahui memiliki luka di kaki, tetapi di lokasi dan kondisi yang berbeda. Pasien juga mengeluhkan kelemahan, ketidaknyamanan, dan peningkatan kadar gula darah ketika kadarnya lebih tinggi dari normal?lebih dari 200 mg/dl. Setelah tiga hari perawatan, hasil evaluasi akhir pasien ketiga berubah: tidak ada lesi baru, kemerahan, atau pembengkakan di sekitar luka yang mengindikasikan adanya infeksi, luka tampak bersih, dan pasien beserta keluarganya telah membersihkan tangan mereka dengan benar serta memahami arti dari gejala dan tanda infeksi. Dengan teknik terkini, penulis akan mampu menghindari infeksi dan merawat luka dengan lebih terampil di masa mendatang.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Peran Pendeskripsian Aset Game Guna Mengoptimalkan Proses Pengembangan Game Petualangan Croft

    Get PDF
    Pada era Revolusi Industri 4.0, banyak industri mengalami perkembangan signifikan yang sejalan dengan kemajuan teknologi, termasuk dalam media promosi yang kini beralih ke platform interaktif dan inovatif seperti video game atau advergame. Advergame, terutama mobile advergame, menawarkan cara efektif untuk mempromosikan produk atau merek kepada audiens yang luas melalui interaksi yang menyenangkan. Aplikasi PIJI produk dari PT Meta Semesta Pariwara (Back2Our), merupakan salah satu contoh advergame yang sukses menghubungkan pemilik bisnis dengan pelanggan melalui permainan interaktif. Salah satu game dalam aplikasi ini adalah Petualangan Croft. Penelitian ini berfokus pada pentingnya pendeskripsian aset game dalam proses pengembangan "Petualangan Croft". Deskripsi aset yang jelas dan detail berperan krusial dalam meningkatkan kolaborasi tim, mengelola aset dengan baik, mengoptimalkan kinerja game, memastikan konsistensi visual dan naratif, serta mempercepat proses pengembangan. Dengan pendeskripsian yang baik, tim pengembang dapat bekerja lebih efisien, mengurangi kesalahpahaman, dan memastikan elemen game sesuai dengan visi dan cerita yang diinginkan. Metodologi penelitian melibatkan studi kasus pada pengembangan Petualangan Croft, analisis literatur, serta observasi dan wawancara dengan tim pengembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deskripsi aset yang jelas dan mendetail memiliki peran yang penting dalam membantu tim pengembang game mengelola aset dan meningkatkan efisiensi kerja. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pendeskripsian aset yang jelas dan mendetail sangat penting dalam membantu tim pengembang mengelola aset dengan baik, menghindari kesalah pahaman, dan bekerja lebih efisien, serta memastikan elemen visual dan naratif sesuai dengan visi dan cerita game.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Menopause dengan Tingkat Kesiapan Menjelang Menopause pada Ibu Premenopause di Dusun Mpolo, Desa Mbuju, Kec. Kilo, Kab. Dompu

    No full text
    Seorang wanita mengalami menopause dan periode menstruasinya berakhir secara permanen. Gejala menopause, seperti kekeringan vagina, masalah vasomotor, dan penyakit mental yang menurunkan kualitas hidup, dapat menyebabkan perubahan emosional dan fisik yang besar. Efek jangka panjang dari perubahan hormonal ini akibat kekurangan estrogen yang disebabkan oleh menopause meliputi osteoporosis, penyakit kardiovaskular, dan stroke. Memiliki pengetahuan tentang dan siap menghadapi menopause dapat membantu mengurangi efek dari perubahan ini. Penelitian ini melihat hubungan antara persiapan menopause dan pengetahuan di Dusun Mpolo, Desa Mbuju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu. Dengan menggunakan strategi cross-sectional dan desain analisis kuantitatif, hubungan antara wanita premenopause di Dusun Mpolo, Desa Mbuju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu, dan pengetahuan mereka tentang menopause dan kesiapan untuk itu diselidiki. 50 wanita antara usia 40 dan 50 dipilih melalui penggunaan metode purposive sampling. Tingkat pengetahuan menopause adalah variabel independen, dan menjadi siap untuk menopause adalah variabel dependen. Informasi dikumpulkan melalui survei yang valid dan dapat dipercaya. Pada tingkat signifikansi 0,05, hubungan yang signifikan antara kedua variabel ditemukan menggunakan analisis data dan uji Spearman Rho. Tinjauan umum tentang variabel-variabel yang mempengaruhi kesiapan menopause adalah tujuan dari penelitian ini. Mayoritas responden adalah ibu rumah tangga antara usia 40 dan 45 tahun yang telah menyelesaikan pendidikan sekolah menengah atas atau pelatihan kejuruan mereka, menurut statistik. Dua puluh persen atau lebih peserta mengatakan mereka mengetahui semua hal yang perlu diketahui tentang menopause, lima puluh enam persen mengatakan mereka mengetahuinya dengan baik, dan dua puluh empat persen mengatakan mereka sedikit tidak siap. Separuh responden mengatakan mereka tidak siap menghadapi menopause, 72% mengatakan mereka siap, dan 16% mengatakan mereka sangat siap. Pengetahuan dan kesiapan menghadapi menopause menunjukkan hubungan yang substansial dan signifikan secara statistik. Program pendidikan kesehatan yang komprehensif tentang menopause harus ditawarkan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapan menghadapi masa transisi, dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi kesiapan wanita pramenopause.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Efektivitas Tepung Serai Wangi (Cymbopogon nardus L.) Dalam Pengendalian Ulat Grayak

    No full text
    Ulat tentara (Spodoptera litura F.) merupakan salah satu jenis hama daun polifag. Kemampuan hama ini untuk melahap berbagai tanaman inang memungkinkannya untuk menyelesaikan siklus hidupnya di alam liar sepanjang tahun. Larva ulat tentara muda (instar 1-3) dapat merusak daun dengan menyerangnya dan meninggalkan residu bening pada urat daun dan epidermis atas. Serangan larva instar tertentu (4-6) yang tidak meninggalkan residu epidermis yang terlihat pada bagian atas daun atau pada urat daun menyebabkan daun berlubang besar. Untuk mencegah serangan pada tanaman budidaya, serai wangi, sejenis pestisida nabati (Cymbopogon nardus L.), adalah solusinya. Laboratorium Hama dan Penyakit Universitas Tribhuwana Tunggadewi di Science Technopark menjadi lokasi penelitian ini. Sejak awal penelitian berlangsung selama satu bulan. Konsentrasi pestisida herbal tepung daun serai (S) dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: S0: 0 gram per liter air, S1: 40 gram per liter air, S2: 50 gram per liter air, S3: 60 gram per liter air, dan S4: 70 gram per liter air. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan satu faktor perlakuan. Yang diukur adalah penurunan aktivitas makan, kematian total, kematian harian, dan kematian pertama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung serai untuk mengendalikan hama ulat grayak menghasilkan penurunan yang signifikan dalam aktivitas makan, waktu kematian awal, mortalitas harian, dan mortalitas total. Pada akhir periode pengamatan, Perlakuan S4 hanya mampu menurunkan aktivitas makan sebanyak 2,72 gram, meskipun memiliki konsentrasi maksimum (70 gram per liter air). Pada akhir periode pengamatan, tingkat mortalitas harian adalah 4,00%, dan waktu kematian awal tercepat adalah satu hari.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Pemanfaatan Limbah Maggot Campuran Paitan dan Batang Pisang Sebagai Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill)

    Get PDF
    Tanaman tomat (Lycopersicum esculentum) termasuk diantara jenis sayuran penting di Indonesia karena buahnya merupakan sumber vitamin dan mineral. Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan dapat mengakibatkan menurunnya daya dukung tanah terhadap produktivitas tomat, maka untuk memberikan peningkatan kualitas dan kuantitas tomat salah satunya dengan penambahan pupuk organik cair. Potensi maggot digunakan sebagai pupuk organik cair sangat besar karena hasil pencernaan dari larva maggot (kasgot) langsung dapat digunakan sebagai pupuk organik. Akan tetapi hasil analisa limbah maggot menunjukkan bahwa limbah maggot memiliki kadar Nitrogen (N) 0,11%, Fosfor (P) 0,016%, Kalium (K) 0,53%. Penggunaan paitan dan batang pisang sebagai bahan campuran POC maggot memiliki potensi besar karena kandungan N, P dan K yang juga cukup tinggi sehingga bisa memberikan peningkatan pertumbuhan dan produksi tanaman. Riset berikut dilakukan pada bulan Desember 2023 ? Februari 2024 bertempatan di lahan pertanian masyarakat di Jalan Emerald Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Metode riset memakai Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor yaitu: Faktor 1 jenis POC P1 : Limbah maggot dan paitan P2 : limbah maggot dan batang pisang. Faktor 2 dosis POC (ml/liter) K0 = 60 ml/L NPK K1 = 60 ml/liter K2 = 120 ml/liter K3 = 180 ml/liter. Tingginya tanaman, jum1ah daun, umur berbunganya, jum1ah buah, diameter buah, berat buah, dan hasil buah merupakan contoh parameter pengamatan. Analisis varians (uji F) digunakan untuk memeriksa data pengamatan pada tingkat 5%. Pengujian tambahan dilakukan dengan menggunakan uji BNT pada tingkat 5% untuk melihat apakah terapi tersebut memberikan dampak yang berarti. Tinggi tanamannya, jum1ah daun, umurnya berbunga, jum1ah buah, diameter buah, dan berat buah per tanaman tidak terpengaruh oleh jenis POC dan konsentrasi POC dari campuran limbah belatung dari pare dan batang pisang, menurut data tersebut. Perlakuan jenis POC limbah maggot dan batang pisang (P2) menghasilkan tinggi tanaman lebih tinggi sebesar 57,58 cm dan jumlah sebesar 17,56 helai pada umur 28 HST dibandingkan POC maggot campuran paitan. Sedangkan konsentrasi POC 180 ml/liter (K3) menghasilkan tinggi tanaman sebesar 58,19 cm pada umur 28 HST, jum1ah daun sebesar 17,38 helai daun pada umur 28 HST dan umur berbunga lebih cepat yaitu 29,88 HST dan tidak berbeda nyata dengan konsentrasi POC 120 ml/liter (K2)Yayasan Bina Patria Nusantar

    Hubungan Kebutuhan Nutrisi Ibu dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Puskesmas Tena Teke Sumba Barat daya

    No full text
    Jumlah bayi berat lahir rendah (BBLR) yang semakin meningkat dapat mengganggu kesehatan balita. Tujuan penelitian di Puskesmas Tena Teke Sumba Barat Daya adalah untuk mengetahui hubungan status gizi ibu hamil dengan prevalensi BBLR. Sebanyak 35 ibu hamil dipilih sebagai sampel penelitian cross-sectional dengan pendekatan pengambilan sampel lengkap. Pemenuhan kebutuhan gizi ibu merupakan variabel bebas, sedangkan kejadian BBLR merupakan variabel terikat. Alat yang digunakan adalah lembar observasi bayi baru lahir dan kuesioner tentang kebutuhan gizi ibu. Berdasarkan hasil penelitian, sebanyak 57,1% ibu hamil memiliki kebutuhan gizi yang tidak mencukupi dan sebanyak 51,4% ibu melahirkan anak dengan BBLR. Terdapat korelasi substansial dengan pemenuhan kebutuhan nutrisi ibu (p = 0,000, r = 0,86). Ibu hamil dapat memperoleh manfaat dari penelitian ini dengan menjadi lebih berpengetahuan dan sadar akan pola makan.Yayasan Bina Patria Nusantar

    Analisis Kemampuan Kolaborasi Siswa Melalui Kegiatan Lesson Study pada Materi Sistem Peredaran Darah Manusia Kelas VIII di SMP Sriwedari Malang

    Get PDF
    Kemampuan untuk bekerja sama dengan baik dalam tim, bergaul dengan anggota tim, dan membuat keputusan yang mudah untuk mencapai kesimpulan yang saling menguntungkan semuanya dianggap sebagai kemampuan kolaborasi. Kemampuan kolaborasi siswa dimaksudkan untuk mendorong kerja sama kelompok selama proses pembelajaran biologi, yang selanjutnya akan digunakan sebagai sumber daya untuk memungkinkan mereka berkompetisi. Kolaborasi yang berhasil akan menanamkan rasa kompetisi pada siswa. Siswa yang secara aktif terlibat dalam kerja kelompok akan memiliki kemampuan kolaborasi yang lebih baik. Melalui kegiatan lesson study untuk kelas VIII di SMP Sriwedari Malang, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan kolaboratif siswa. Desain penelitian kualitatif deskriptif digunakan. Menurut Maleong (2013), penelitian kualitatif pada dasarnya adalah metode yang menghasilkan data deskriptif dari kata-kata tertulis atau lisan orang serta perilaku mereka yang diamati. Untuk memutuskan di mana mencari, mengumpulkan, menangani, dan mengevaluasi data studi, peneliti memilih untuk menggunakan metode penelitian kualitatif. Alasan mengapa peneliti mengadopsi strategi ini adalah karena akan memberikan gambaran rinci tentang seberapa baik siswa berkolaborasi saat belajar tentang Sistem Peredaran Darah Manusia di kelas VIII di SMP Sriwedari Malang melalui kegiatan lesson study. Kegiatan Lesson Study dilaksanakan pada pertemuan kedua (86,66%) dan pertemuan kegiatan Plan (86,66%). Pada tahap Plan pada sesi pertama dan kedua pembelajaran, pelaksanaan Lesson Study tidak mengalami peningkatan yang sama. Kegiatan Do pada pertemuan pertama memperoleh skor 73,68%, sedangkan kegiatan Do pada pertemuan kedua memperoleh skor 89,47%. Kegiatan See pada pertemuan pertama memperoleh skor 75%, sedangkan kegiatan See pada pertemuan kedua memperoleh skor 93,75%. Nilai rata-rata observer yang paling menonjol untuk setiap indikator keterampilan kolaborasi siswa adalah 91,07% untuk ?keterampilan kerjasama? pada pertemuan pertama dan 100% untuk ?komunikasi? pada pertemuan kedua. Nilai-nilai tersebut merupakan persentase nilai rata-rata untuk setiap indikator keterampilan kolaborasi siswa.Yayasan Bina Patria Nusantar

    2,389

    full texts

    4,319

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rinjani Unitri (Universitas Tribhuwana Tunggadewi)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇