Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM)
Not a member yet
240 research outputs found
Sort by
Pengaruh Latihan Aerobik Terhadap Peningkatan Tingkat Konsentrasi Belajar Pada Peserta Pelatihan Dengan Materi Khusus Bidang Ekspor Di Lkp Anto Sejahtera Indonesia
Konsentrasi memegang salah satu peran utama bagi peserta pelatihan untuk dapat menerima materi bahan ajar yang diajarkan oleh instruktur. Salah satu bentuk upaya meningkatkan konsentrasi tersebut adalah dengan Latihan aerobik. Adapun dalam penelitian ini mempunyai tujuan untuk membuktikan adanya pengaruh Latihan aerobik terhadap tingkat konsentrasi proses belajar pada peserta pelatihan terutama bidang ekspor di lembaga pendidikan Anto Sejahtera Indonesia. Dalam hal ini teknik sampling yang digunakan menggunakan teknik purposive sampling. Yaitu khusus peserta yang mengikuti pelatihan dengan materi khusus bidang ekspor. Dalam penelitian ini terdiri dari dua Kelompok yaitu kelompok perlakuan dengan latihan dan kelompok kontrol tanpa diikuti latihan. Masing-masing kelompok berjumlah 15 responden. Sebelum dilakukan latihan aerobik baik kelompok perlakuan dan kontrol dilakukan Stroop tes. Untuk kelompok perlakuan setelah dilakukan latihan aerobik para peserta di tes kembali menggunakan Stroop tes. Sedangkan kelompok kontrol juga mengikuti Stroop tes. Metode analisa statistik yang digunakan menggunakan uji paired t test dan uji t independent .
Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Hasil perhitungan selisih nilai rata-rata menunjukan kelompok perlakuan bernilai 76,6 sedangkan untuk kelompok kontrol bernilai 40,47. Perbedaan hasil ini menunjukan bahwa kelompok perlakuan nilai rata-ratanya lebih tinggi dibanding kelompok kontrol. Disamping itu dengan uji independent t tes dihasilkan nilai signifikansi sebesar 0,00. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara kedua kelompok tersebut. kelompok perlakuan lebih efektif daripada kelompok kontrol
Gambaran Pengetahuan Ibu Nifas Dalam Pemberian ASI Eksklusif
Menurut data World Health Organization (WHO) terbaru pada tahun 2021 mencatat, persentase pemberian ASI Eksklusif bayi sampai berusia 06 bulan sebesar 71,58% pada 2021. Di Indonesia presentase berdasarkan profil kesehatan (2021) menunjukkan pemberian air susu ibu (ASI) di Indonesia saat ini memprihatinkan, persentase bayi yang menyusu secara Eksklusif sampai dengan 6 bulan hanya 15,3% sedangkan untuk target tahun 2021 adalah 85%, berdasarkan profil kesehatan (2021) capaian ASI Ekseklusif di Kabupaten Ciamis sebesar 42,4% pada tahun 2020 sebesar 38,2 %. Capaian ASI Eksklusif mengalami peningkatan, namun demikian belum mencapai target nasional yaitu 85%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan Ibu Nifas Dalam Pemberian ASI Eksklusif di PMB Dedeh Danuryati S.Tr.Keb Kabupaten Ciamis tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif . Populasi pada penelitian periode bulan Juni-Juli ini adalah seluruh ibu nifas di PMB Dedeh Danuryati S.Tr.,Keb Kabupaten Ciamis tahun 2022 sebanyak 36 orang, dengan jumlah sempel sebanyak 36 orang. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan Total Sampling Diketahui lebih dari setengahnya responden memiliki pengetahuan cukup sebanyak 20 orang (55,6%). Diharapkan tenaga kesehatan dapat membantu ibu untuk lebih meningkatkan lagi pengetahuannya dengan cara memberikan konseling laktasi dan juga pendidikan kesehatan untuk ibu menyusui
Body Massage Terhadap Penurunan Skala Nyeri
Gerakan postur tubuh yang tidak seimbang menyebabkan gangguan musculoskeletal. Diperkirakan 60-80% penduduk dunia mengalami nyeri punggung. Nyeri punggung tertinggi dialami Amerika Latin Selatan dan Asia Pasifik. Prevalensi penyakit muskuloskeletal di Indonesia yang tercatat secara medis yaitu 11,9% dan berdasarkan diagnosis atau gejala yaitu 24,7%. Sedangkan penderita nyeri punggung bawah di Indonesia tidak diketahui pasti, namun diperkirakan antara 7,6% sampai 37%. Nyeri Punggung bisa menimbulkan kecacatan apabila tidak ditangangi. Pemijatan merupakan intervensi universal dan non-invasif yang efektif mengurangi nyeri. Hasil literature review tahun 2012-2022 menunjukkan masih diperlukan diperlukan lebih banyak penelitian klinis untuk menguatkan signifikansi mengurangi nyeri dengan pemberian massage. Nyeri muskuloskeletal menimbulkan angka sakit lebih tinggi pada wanita antara 50-79%. Berdasarkan data tersebut peneliti tertarik untuk meneliti pemberian body massage terhadap penurunan skala nyeri pada wanita usia subur. Studi analitik ini mengguankan rancangan eksperimen kuasi, one group pretest-postest design. Penelitian ini mencoba melihat keefektivan pemberian body massage terhadap penurunan nyeri. Teknik sampling menggunakan metode purposive sampling sejumlah 30 wanita usia subur. Pemberian body massage dilakukan selama 30-40 menit yang melibatkan pemijatan seluruh tubuh dengan teknik effleurage, friction, petrissage, tapotage, vibration dan gerakan terpadu. Hasil uji statistik data non parametrik menunjukkan signifikansi p value 0.000<0.05, dengan demikian bisa disimpulkan ada perbedaan signifikan tingkat nyeri antara sebelum maupun setelah diberi tindakan
Pelaksanaan Kegiatan Posyandu Sakura Rw 03 Cihaurgeulis Bandung Dalam Meningkatkan Kesehatan Batita Di Triwulan 1 (Satu) 2024
Pelaksanaan kegiatan posyandu dalam meningkatkan kesehatan batita harus diselenggarakan rutin setiap bulan. Hal ini dilakukan untuk memantau tumbuh kembang batita dan mendeteksi dini bila batita mengalami gangguan tumbuh kembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan Posyandu dalam meningkatkan kesehatan batita di Triwulan 1 tahun 2024. Jenis pelitian ini survei kuantitatif. Populasinya seluruh masyarakat RW 03 Cihaurgeulis yang memiliki anak batita yang berjumlah sebanyak 24 orang, total sampling yang diambil 100% dari populasi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Alat pengumpulan data menggunakan lembaran daftar pertanyaan. Teknik analisis data menggunakan rumus presentase. Hasil anak sehat), tidak ada yang mengalami gangguan kesehatan sehingga dikategorikan anak sehat. Menurut Ocbrianto, kehadiran ibu atau masyarakat dibawah angka 50% maka pencapaian pelaksanaan kegiatan Posyandu tergolong rendah. Sedangkan di Posyandu Sakura RW 03 Cihaurgeulis kehadiran ibu atau masyarakat saat pelaksanaan penyelenggaraan Posyandu sekitar 87,5%, artinya pelaksanaan kegiatan Posyandu Sakura RW 03 Cihaurgeulis tergolong sudah sangat baik.
 
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Hamil Trimester Iii Dalam Memilih Kb Pasca Persalinan Di Rumah Sakit Nasional Diponegoro Semarang
Strategi penurunan AKI ialah pelayanan Keluarga Berencana (KB). Sebagian besar ibu tidak melakukan KB setelah 40 hari pasca persalinan. Capaian KB pasca salin tahun 2021 kota Semarang sebesar 36,2%, di Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) sebesar 7,64%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor–faktor yang mempengaruhi ibu hamil trimester III dalam memilih KB pasca persalinan. Jenis penelitian adalah penelitian analitik dengan desain cross sectional. Populasi ibu hamil trimester III di Rumah Sakit Nasional Diponegoro pada bulan Januari – Juni tahun 2023 sebanyak 218 ibu hamil, dengan rata – rata per bulan untuk banyaknya ibu hamil trimester III di Rumah Sakit Nasional Diponegoro yaitu sebanyak 35.Sampel yang di ambil menggunakan teknik accidental sampling yang dilakukan pada bulan Oktober -November tahun 2023 di RSND sesuai dengan kriteria sampel dan didapatkan sampel berjumlah 35 orang. Hasil penelitian menunjukkan distribusi frekuensi umur yakni reproduksi sehat (57,1%), pengetahuan baik (42,9%), sikap positif (54,3%) sebagian besar memilih KB pasca persalinan (74,3%). Ada hubungan umur (p-value 0,019), pengetahuan (p-value 0,012) dan sikap (p-value 0,004) dengan pemilihan KB pasca persalinan pada ibu hamil trimester III di RSND. Hasil penelitian diharapkan menjadi sumber data bagi rumah sakit untuk meningkatkan cakupan pelayanan KB yang bisa dicapai dengan memberikan edukasi dan pelayanan terkait KB pasca persalinan semenjak kehamilan, sehingga ibu hamil memperoleh informasi dan dapat dijadikan acuan untuk memilih jenis KB yang digunakan setelah melahirkan agar bisa mengatur jarak kehamilan dan menghindari kehamilan yang tidak diinginkan
Strategi Komunikasi Dalam Pendampingan Keluarga Risiko Stunting Di Wilayah Kalurahan Wedomartani Kapanewon Ngemplak
Kejadian stunting balita merupakan cerminan kurang gizi kronik yang didapatkan sejak dalam kandungan, keadaan ini akan berlanjut hingga remaja bahkan menjadi dewasa stunting dengan segala konsekuensinya. Stunting menyebabkan rendahnya skor kognitif, peluang mengenyam pendidikan tinggi menjadi berkurang, dan pendapatannya juga rendah. Stunting menyebabkan tingginya risiko penyakit sindrom metabolik/penyakit tidak menular. Upaya penting yang dilakukan untuk menekan angka stunting yaitu dengan pengenalan, pendampingan terhadap keluarga. Keluarga memiliki peran krusial untuk pencegahan dan penanganan masalah stunting atau anak kerdil. Karena itu, upaya pemberdayaan keluarga pun sangat diperlukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi komunikasi dalam pendampingan keluarga risiko stunting yang dilakukan Tim Pendamping Keluarga di wilayah Kalurahan Wedomartani Kapanewon Ngemplak dalam pencegahan stunting. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan metode dekskriptif yaitu penelitian yang bersifat empiris dapat diamati sesuai kenyataan yang ada di lapangan selain itu juga menggunakan teknik wawancara, data-data dan dokumentasi yang langsung didapatkan dari sumber terpercaya. Data yang dikumpulkan berupa hasil wawancara dengan beberapa informan yang mengetahui seputar pencegahan stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi komunikasi yang dilakukan oleh Tim Pendamping Keluarga di wilayah Kalurahan Wedomartani, Kapanewon Ngemplak belum efektif dan optimal. Karena dalam setiap proses menjalakan program-program terhalang oleh terbatasnya tenaga pendamping. Terbatasnya tenaga pendamping membuat metode komunikasi hanya terbatas pada wawancara tidak terstruktur
FORMULASI MASKER GEL PEEL-OFF MINYAK BIJI KELOR (Moringa Oleifera)
Minyak biji kelor (Moringa oleifera) mengandung senyawa fenolik yang memiliki aktivitas antioksidan yang dapat melawan bahaya toksik serta oksidasi radikal bebas. Masker gel peel-off merupakan sediaan kosmetik yang digunakan untuk merawat wajah dan memiliki keunggulan yaitu mudah dalam penggunaan dan dapat dibersihkan dengan cara melepaskan film dari kulit wajah sekitar 15-30 menit pemakaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah minyak biji kelor dapat diformulasikan dalam bentuk masker gel peel-off melalui evaluasi sifat fisik masker gel peel-off minyak biji kelor. Konsentrasi minyak biji kelor yang digunakan yaitu 7,5%, 10% dan 12,5%. Pengujian yang dilakukan terhadap sediaan masker gel peel-off yang dibuat meliputi uji homogenitas, organoleptis, pH, daya mengering dan uji tipe emulsi. Hasil penelitian terhadap sifat fisik masker gel menunjukkan bahwa minyak biji kelor dengan dapat diformulasikan dalam sediaan masker gel peel-off peel-off minyak biji kelor dan memiliki tipe emulsi minyak dalam air (m/a)
Pengaruh Gangguan Tidur dengan Tingkat Depresi Pada Lansia di RW 03 Kelurahan Depok Kecamatan Pancoran Mas
Latar Belakang : Lansia adalah seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun keatas. Pada lansia, masalah kualitas tidur dan tingkat depresi dapat disebabkan oleh tingginya tingkat penyakit fisik. Hubungan tidur dan depresi merupakan sesuatu yang kompleks. Untuk sebagian orang, gejala depresi terjadi sebelum timbulnya gangguan kualitas tidur, namun ada sebagian lain orang yang muncul gangguan kualitas tidur terlebih dahulu. Gangguan kualitas tidur juga terkait dengan tingkat gangguan depresi. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh gangguan tidur dengan tingkat depresi pada lansia. Metode: Desain penelitian yang digunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik yang digunakan simple random sampling. Penelitian dilakukan di RW 03 Kelurahan Depok Kecamatan Pancoran Mas. Populasi pada penelitian ini adalah lansia yang telah memasuki usia 60 tahun keatas dengan jumlah sampel 87 responden. Data analisis dengan menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh antara gangguan tidur dengan tingkat depresi pada lansia di RW 03 Kelurahan Depok Kecamatan Pancoran Mas dengan P-Value sebesar 0.414, p < α 0.05
Efektivitas Model “Mother-Baby Care” M-BC dalam Meningkatkan Kemandirian Ibu Post Partum
Latar belakang: Salah satu sasaran pembangunan kesehatan di Indonesia yakni menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB) sebesar 24 per 1000 kelahiran hidup. Perawatan bayi yang baik dan benar dapat mencegah bayi dari penyakit dan menjaga bayi tetap sehat. Mother-Baby Care (M-BC) adalah pendekatan yang dilakukan perawat untuk memberikan dukungan emosional kepada keluarga baru. Perawatan bayi baru lahir meliputi: memandikan bayi, merawat tali pusat, membedong bayi dan memberikan ASI. Tidak semua ibu postpartum memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan yang memadai dalam perawatan bayi secara mandiri. Tujuan: mengetahui efektivitas model “Mother-baby Care” M-BC dalam meningkatkan kemandirian ibu postpartum. Metode: metode kuantitatif quasy exsperimental design dengan pendekatan one group pretest posttest. Populasi penelitian adalah ibu hamil yang rutin ANC di Klinik Pratama Gemilang Medika, Monggang, Sitimulyo, Piyungan, Bantul. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 7 orang yang dipilih dengan teknik sampling purposive sampling dengan kriteria inklusi: 1) ibu hamil trimester III rutin ANC dan melahirkan di Klinik Pratama Gemilang Medika; 2) Ibu dan bayi yang dilahirkan tidak memiliki masalah kesehatan; kriteria eksklusi: 1) bayi lahir prematur (< 37 minggu) dan BBLR (<2500 gram). Instrumen yang digunakan: kuesioner pengetahuan dan SOP perawatan bayi baru lahir. Data dianalisis menggunakan paired t test. Hasil dan simpulan: mayoritas usia ibu 30 – 35 tahun sejumlah 3 orang (42.9%), pendidikan terakhir SMA yakni 3 orang (42.9%), dan pekerjaan mayoritas sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) sejumlah 4 orang (57.2%). Nilai rerata pretest 55,29 dan posttest 74.28, dengan p value 0.001. Terdapat pengaruh intervensi model M-BC dalam meningkatkan kemandirian ibu postpartum
Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh (IMT), Pola Makan dan Kejadian Stress dengan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi
Gangguan menstruasi merupakan masalah yang cukup banyak dihadapi oleh wanita, terutama pada usia remaja. Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus menstruasi diantaranya adalah faktor hormon, psikis, aktivitas, gizi dan pola makan. Siklus menstruasi yang memendek dapat menyebabkan wanita mengalami unovulasi karena sel telur tidak terlalu matang sehingga sulit unuk dibuahi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara indeks massa tubuh (IMT), pola makan, dan kejadian stress dengan siklus menstruasi pada mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif analitik dengan desain studi cross-sectional dan teknik sampel two stage cluster yang dilakukan pada 70 mahasiswi FKM UMJ angkatan 2017 dan 2018. Analisis uji chi square (p < 0,05) didapatkan bahwa variabel indeks massa tubuh (IMT) p = 0.349, pola makan p = 1.000, dan kejadian stress p = 0,677. Hasil analisis diartikan bahwa tidak terdapat hubungan antara indeks massa tubuh (IMT), pola makan, dan kejadian stress dengan siklus menstruasi pada mahasiswi FKM UM