Aisyah Journal Of Informatics and Electrical Engineering
Not a member yet
    162 research outputs found

    PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) ROOF TOP PADA GEDUNG GUDANG UTAMA PT PEMBANGKIT JAWA BALI UNIT MUARA KARANG

    Full text link
    It should be noted that electricity demand in Indonesia reached 1,109 kWh per capita in the third quarter 2021 that figure is equivalent to 92.2% of the target in 2021 of 1,203 kWh per capita electricity consumption per capita has continued to increase since 2015 and the highest increase occurred in 2017 of 6.80% while the lowest increase occurred in 2020 of 0.4%. On-grid PLTS are solar panels and inverters. Meanwhile, off-grid PLTS works continuously independent without being connected to the PLN network. The method used in the research This is the observation method. The observation method is a data collection technique that is carried out through an observation, accompanied by notes on the situation or the behavior of the target object. The application of rooftop PV mini-grid construction in PV mini-grid projects rooftop at PT. Muara Karang PJB unit uses an on-grid system which means the PLTS system will only generate electricity when there is electricity from the grid (PLN). generated from a rooftop solar power plant (PLTS) in the main warehouse building of PT. PJB estuary unit based on the calculations carried out is 669.8496 kWh / day. Power that produced will change with the intensity of sunlight in the area, where if low intensity the power generated will be low and if the intensity is high the power generated will be high. Perlu diketahui kebutuhan listrik di Indonesia mencapai 1.109 kWh per kapita pada kuarta III 2021 angka itu setara dengan 92,2% dari yang di targetkan pada tahun 2021 sebesar 1.203 kWh per kapita kosumsi listrik per kapita terus meningkat sejak 2015 dan peningkatan tertinggi tejadi pada tahun 2017 sebesar 6,80% sedangkan peningkatan terendah terjadi pada tahun 2020 sebesar 0,4%. PLTS on-grid adalah panel surya dan inverter. Sedangkan PLTS off-grid bekerja secara independen tanpa dihubungkan dengan ke jaringan PLN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi.Metode observasi adalah teknik pengumpulan data yang dilakukaan melalui sesuatu pengamatan, dengan disertai pencatatan-pencatatan terhadap keadaan atau prilaku objek sasaran.Penerapan pembangunan PLTS rooftop pada proyek pembangunan PLTS rooftop di PT. Unit PJB muara karang menggunakan sistem on-grid dimana berarti sistem PLTS hanya akan menghasilkan listrik ketika terdapat listrik dari jaringan (PLN).Daya maksimal yang dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) rooftop di Gedung Gudang utama PT. PJB unit muara karang bedasarkan perhituang yang dilakukan adalah 669,8496 kWh / hari. Daya yang dihassilkan akan berubah seiring intensitas cahaya matahari di daerah tersebut, di mana bila intensitas rendah daya yang dihasilkan akan rendah dan jika intensitas tinggi daya yang dihasilkan akan tinggi

    SISTEM DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK DI PT SINTAS KURAMA PERDANA

    Full text link
    Listrik merupakan salah satu bentuk energi yang memegang peranan sangat penting dalam kehidupan manusia, baik untuk keperluan rumah tangga, industri maupun komersial. Listrik sekarang dapat dengan mudah dihasilkan, didistribusikan, dan diubah menjadi bentuk energi lain. Instalasi listrik pada gedung, distribusi tenaga listrik, mesin dan perangkat listrik digunakan untuk menghasilkan, mengubah, mendistribusikan, dan menggunakan energi listrik. Setiap bangunan memiliki struktur dasar instalasi listrik yaitu rangkaian utama, rangkaian cabang dan rangkaian akhir

    PENGEMBANGAN KONFIGURASI JARINGAN HOTSPOT DAN VOUCHER WIFI MENGGUNAKAN MIKROTIK CCR1009-7G-1C-1S+ PADA JALURDATA.NET

    Full text link
    Saat ini, permintaan akan akses internet telah mencapai tingkat yang sangat tinggi, karena banyak orang membutuhkan konektivitas untuk mencari informasi terkini, membaca artikel, dan menikmati berbagai hiburan. Salah satu tempat yang menyediakan akses internet adalah Jalurdata.net. Banyak Internet Service Provider (ISP) yang menawarkan fasilitas Wi-fi bagi pelanggan. Jalurdata.net, sebuah ISP di Adiluwih Kabupaten Lampung Tengah, juga menyediakan fasilitas hotspot menggunakan vouvher untuk para pelanggan. Namun, fasilitas Wi-fi ini belum memiliki batasan penggunaan. Jalurdata.net menggunakan hotspot dan sistem voucher untuk menghitung akses pengguna. Konfigurasi hotspot dengan menggunakan MikroTik dapat dilakukan untuk mencapai tujuan ini. MikroTik memiliki fitur hotspot dan tambahan fitur User Manager yang memungkinkan manajemen hotspot melalui antarmuka web. Penggunaan voucher dihitung berdasarkan periode waktu tertentu, dan setiap voucher hanya dapat dimanfaatkan oleh satu pengguna saja. Tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan voucher hotspot yang dapat diisi ulang melalui situs web login hotspot, sehingga mempermudah konsumen dalam mengakses Wi-Fi, melakukan pengisian ulang voucher, serta mengurangi kelebihan penggunaan Wi-Fi oleh setiap pelanggan. Berdasarkan hasil penelitian, terungkap bahwa dalam pengujian menggunakan voucher yang memiliki batas waktu dan pengguna, satu voucher tidak dapat digunakan oleh lebih dari satu pengguna secara bersamaan. Selain itu, jika waktu voucher telah habis, voucher tersebut dapat diisi ulang kembali. Meskipun demikian, konsumen hanya diperbolehkan melakukan pengisian ulang voucher sekali dalam sehari.   Kata Kunci: Hotspot, Voucher, Mikrotik,, Jalurdata.net. &nbsp

    MODUL LATIH INVERTER SEBAGAI KENDALI KECEPATAN MOTOR INDUKSI MENGGUNAKAN HMI BERBASIS PLC: Indonesia

    Full text link
    In the industrial world, we have definitely met with induction motors, both 1-phase and 3-phase voltage sources. Induction motors are widely used today, because they have simple construction, are inexpensive, relatively light, have high efficiency and are easy to maintain compared to DC motors. However, in terms of adjusting the speed and torque of this motor is not an easy problem, with the development of technology, this can be overcome by using an inverter. The inverter used is a Variable Speed Drive (VSD) Inverter type. This inverter can convert and regulate 3 phase voltage sources between 0 – 60 Hz depending on the specifications of the inverter used. In this study the ladder diagram program was designed using TIA Portal V15.1 on a Programable Logic Controller (PLC) which is used to control the speed of a 3 phase induction motor through the Human Machine Interface (HMI) which is connected to the inverter. The controlled frequency is 0 – 50 Hz and the resulting rotation is 0 – 1400 rpm. The greater the frequency data that is set, the speed of the induction motor will be faster

    ANALISIS KINERJA DAN SISTEM PEMELIHARAAN GENERATOR SET (GENSET) PADA APARTEMENT GREEN CENTRAL CITY

    Full text link
    ABSTRACT   The existence of a generator in the apartment is very very important. If the main electricity supply from PLN is off or under repair, the generator will work as a power supply for backup electricity. The size of the generator has an important role in generating electricity. The generator component consists of a power generator with a series of propulsion engines that work together to produce a certain amount of electricity using fuel. The place where this research was carried out was at the Green Central City Apartment. The generator used by the Green Central City Apartment is a generator with the MAN brand with type D2842 – LE213 as many as 3 units. The capacity of the generator used at Green Central City Apartments is 800 kVA and 700 kVA. The generator maintenance process at the Green Central City Apartment is carried out regularly. The process of checking the generator is carried out by checking several important components such as the condition of the battery, fuel supply, radiator water, and engine oil. In addition, the generator engine will be turned on as a step to heat the engine and also record data on the generator which can be seen on the control panel. Further maintenance is carried out based on the operating hours of the generator. For the treatment process, follow the procedure.   Keywords: Generator; Apartement; Maintenance     ABSTRAK   Keberadaan Genset di Apartement sangat amat penting. Jika pasokan listrik utama dari PLN sedang mati atau dalam perbaikan makan Genset akan bekerja sebagai Power Supply untuk cadangan listrik. Ukuran genset memiliki peran penting dalam menghasilkan besaran listrik. Komponen Genset terdiri atas pembangkit tenaga dengan rangkaian mesin penggerak yang bekerja sama untuk menghasilkan listrik daya tertentu menggunakan bahan bakar. Tempat pelaksaan dari penelitian ini dilakukan pada Apartemen Green Central City.Genset yang digunakan oleh Apartemen Green Central City yaitu Genset Dengan Merek MAN dengan tipe D2842 – LE213 sebanyak 3 unit. Kapasitas genset yang digunakan pada Apartemen Green Central City adalah 800 kVA dan 700 kVA. Untuk proses pemeliharaan genset di Apartemen Green Central City ini dilakukan secara berkala. Proses pengecekan genset dilakukan dengan pengecekan beberapa komponen penting seperti kondisi baterai, persediaan bahan bakar, air radiator, serta oli mesin. Selain itu juga mesin genset akan dinyalakan sebagai langkah untuk memanaskan mesin dan juga mencatat data – data pada genset yang dapat dilihat pada panel kontol. Untuk perawatan selanjutnya dilakukan berdasarkan jam operasional dari genset. Untuk proses perawatannya mengikuti prosedur.   Kata Kunci: Genset; Apartemen; Pemeliharaan &nbsp

    PEMANFAATAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) PADA GEDUNG UPHB PT PEMBANGKIT JAWA BALI UNIT MUARA KARANG

    Full text link

    PROSES PEMASANGAN INSTALASI FIRE ALARM PADA PROYEK APARTEMENT MENARA JAKARTA

    Full text link
    ABSTRACT   A fire alarm system is a fire hazard marking system that works to detect unwanted fires by monitoring environmental changes related to the combustion process. In simple terms, the operation of a fire alarm device consists of emitting a signal in the form of an alarm sound and an indication of turning on a light if the detector detects one or more signs of fire such as fire, smoke, gas or heat. The main equipment controlling this system is called the Main Control Fire Alarm (MCFA) or Fire Alarm Control Panel (FACP) which functions to receive input signals from all detectors, and then provide output signals through the output components. Methods of collecting data were descriptive methods, interviews, and literature studies. In this study, we discuss how to determine the detectors used in fire alarm installations in Jakarta tower apartments in to How to calculate the number of detector points used on Jakarta tower apartment fire alarm installation based on PUIL 2000 and SNI 03-3985-2000 on planning procedures, installation and testing of fire detection and alarm systems for prevention fire hazard in buildings.     Keywords: fire alarm, fire detection, installation fire alarm     ABSTRAK   Fire alarm system adalah sistem penandaan bahaya kebakaran yang bekerja untuk mendeteksi adanya kebakaran yang tidak diinginkan dengan memantau perubahan lingkungan yang berkaitan dengan proses pembakaran. Secara sederhana, pengoperasian perangkat alarm kebakaran terdiri dari memancarkan sinyal berupa bunyi alarm dan indikasi menyalakan lampu jika detektor mendeteksi satu atau lebih tanda-tanda kebakaran seperti kebakaran, asap, gas atau panas. Peralatan utama yang menjadi pengendali sistem ini disebut Main Control Fire Alarm (MCFA) atau Fire Alarm Control Panel (FACP) yang berfungsi menerima sinyal masukan (input signal) semua detektor, untuk kemudian memberikan sinyal keluaran (output signal) melalui komponen keluaran. Metode pengambilan data dilakukan dengan metode deskriptif, wawancara, dan studi literature. Dalam penelitian ini dibahas mengenai bagaimana penentuan detektor yang digunakan pada instalasi fire alarm pada apartement menara jakarta mulai dari Bagaimana menghitung jumlah titik detektor yang digunakan pada instalasi fire alarm apartement menara jakarta berdasarkan PUIL 2000 dan SNI 03-3985-2000 tentang tata cara perencanaan, pemasangan dan pengujian sistem deteksi dan alarm kebakaran untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan gedung.   Kata Kunci: alarm kebakaran, deteksi api, pemasangan alarm kebakara

    SISTEM IDENTIFIKASI PENGUKURAN BAJU MENGGUNAKAN HUMAN BODY ESTIMATION DATASET MEDIAPIPE DENGAN METODE EUCLIDEAN DISTANCE

    Full text link
    ABSTRAK   Penggunaan fitting room yang tidak efisien dapat mengurangi kepuasan pelanggan dalam membeli pakaian. Pengembalian barang yang tinggi pada marketplace dan menyebarnya wabah virus COVID-19 terbentuklah sistem identifikasi pengukuran baju yang berfungsi untuk mengukur tubuh pengguna menggunakan pemprogram Phyton dan OpenCV sebagai otak dari pemprosesan. Pada sistem ini menggunakan webcam sebagai media akuisisi untuk mengidentifikasi pengukuran baju pengguna. Dengan menggabungkan komputasi, visualisasi, dan pemrograman dalam satu kesatuan yang mudah digunakan dimana masalah dan penyelesaiannya diekspresikan dalam notasi matematik yang sudah dikenal. Menggunakan metode Human Pose Estimation dengan menggunakan dataset Mediapipe untuk mendeteksi 33 titik sendi dan menentukan kordinat x & y disetiap sendinya, setelah ditemukan tiap titik sendinya dilakukan pengukuran jarak antara setiap sendi menggunakan metode jarak Euclidean.   Kata Kunci: Pengukuran Baju, Human Body Estimatisi, Mediapipe, Jarak Euclidean &nbsp

    PERANCANGAN JARINGAN FIBER TO THE HOME (FTTH) MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE EARTH PRO

    Full text link
    ABSTRACT Currently the public's need for internet network access for voice, data and video services continues to increase, to run these services requires very high bandwidth and internet speed. Fiber To The Home (FTTH) is a telecommunications service architecture that utilizes optical network transmission media that supports transmission at bandwidth and internet speeds of up to 100 Mbps. Therefore, it is necessary to develop the FFTH network for areas that do not have internet network access such as the Royal Residence Karawang housing, the development of the FFTH network requires a good design in order to determine the number of devices needed and minimize the use of costs. To design the FTTH Network, the Google Earth Pro application is used to determine the area of ​​the Polygon, the coordinates of the Optical Distribution Point, Poles and Optical Distribution Cabinet. In designing, determining the number of devices and the coordinates of the devices to be installed. Keywords: FTTH; Google Earth Pro; Telecommunication     ABSTRAK Saat ini kebutuhan masyarakat akan akses jaringan internet untuk layanan suara, data dan video terus meningkat, untuk menjalankan layanan tersebut membutuhkan bandwidth dan kecepatan internet yang sangat tinggi. Fiber To The Home (FTTH) adalah arsitektur layanan telekomunikasi yang memanfaatkan media transmisi jaringan optik yang mendukung transmisi pada bandwidth dan kecapatan internet mencapai 100 Mbps. Oleh karena itu perlu dilakukan pengembangan jaringan FFTH untuk daerah yang belum memiliki akses jaringan internet seperti perumahan Royal Residence Karawang, pengembangan jaringan FFTH memerlukan desain yang baik agar dapat menentukan jumlah perangkat yang dibutuhkan dan meminimalkan penggunaan biaya. Untuk merancang Jaringan FTTH, digunakan aplikasi Google Earth Pro untuk menentukan luas Polygon, koordinat Optical Distribution Point, Tiang dan Optical Distribution Cabinet. Dalam melakukan perancangan dilakukan penentuan jumlah perangkat dan koordinat perangkat yang akan dipasang. Kata Kunci: FTTH; Google Earth Pro; Telekomunikas

    DESAIN JARINGAN UNTUK MENDUKUNG RENCANA STRATEGIS DI SMK MUHAMMADIYAH 2 METRO

    Full text link
    Kemajuan teknologi melalui penerapan internet diharapkan dapat mendukung dan meningkatkan mutu pendidikan, sistem e-learning telah banyak diaplikasikan oleh masyarakat dunia, dan menjadi tren pendidikan berbasis TIK, Jaringan hotspot yang terinstalasi di SMK Muhammadiyah 2 Metro saat ini masih menggunakan topologi Basic Service Set. Teknologi Wireleess LAN saat ini mayoritas menggunakan standar IEEE 802.11 a/b/g/n, standar yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah 802.11n, Untuk mengatasi hal tersebut maka diterapkan hotspot dengan menggunakan topologi Extend Service Set, penelitian ini peneliti menggunakan metode analisis kualitatif deskriptif dengan menganalisis kondisi jaringan pada SMK Muhammadiyah 2 metro, alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah Modem Huawei HG8245, Router Mikrotik seri RB 750 GR 3, Swith Layer2, Wi-Fi ubiquity unifi AP, Wifi Analizer, Laptop/Komputer, Controller Unifi Ap berdasarkan hasil penelitian ini diagnosa yang telah dilakukan yaitu manajemen jaringan dengan memperhatikan analisis QoS beserta teknologi jaringan wlan roaming. Dengan adanya teknology wireless roaming perangkat access point akan tersentralisasi menjadi satu kesatuan dan perangkat end user dapat terhubung dengan baik tanpa melakukan autentikasi ulang

    146

    full texts

    162

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Aisyah Journal Of Informatics and Electrical Engineering
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇