Aisyah Journal Of Informatics and Electrical Engineering
Not a member yet
    162 research outputs found

    SISTEM APLIKASI PENJUALAN JAM MASJID PADA TOKO ANGGER BERBASIS WEB MOBILE

    Full text link
    Toko Angger merupakan toko yang menjual jam digital masjid di Sukoharjo II. Toko Angger adalah toko yang menjual memproduksi jam digital masjid. Dengan menggunakan  Sistem Aplikasi Penjualan pada Toko Angger, maka pihak Toko Angger dapat memperluas wilayah promosi yaitu tidak hanya disekitar toko namun dapat menjangkau wilayah yang lebih luas. Dengan menggunakan  Sistem Aplikasi Penjualan pada Toko Angger, maka akses informasi tidak lagi terbatas, konsumen dapat mengakses informasi setiap saat kapanpun dan dimanapun tanpa harus datang langsung ke Toko Angger serta dapat melakukan pemesanan secara online.  Dengan adanya Sistem Aplikasi Penjualan pada Toko Angger, maka biaya modal untuk sewa toko dapat diminimalisir, karena pengadaan barang dapat dilakukan setelah adanya pemesanan dari pembeli Atau kostumer. Dalam pengembangan Sistem Aplikasi Penjualan Toko Angger menggunakan model waterfall. Sistem yang digunakan untuk menggambarkan model sistem ini berupa Diagaram Arus Data (DAD), Diagaram Konteks dan Data Flow Diagaram (DFD)  dan Flowchart. Dilanjutkan dengan mendesain web, menggunakan Macromedia Dreamweaver, Xampp, web Browser dan Photoshop

    IMPLEMENTASI ORANGE DATA MINING UNTUK PREDIKSI BIAYA ASURANSI

    Full text link
    Asuransi adalah kebijakan yang menghilangkan atau mengurangi biaya kerugian yang terjadi oleh berbagai risiko. Berbagai faktor mempengaruhi biaya asuransi. Pertimbangan-pertimbangan ini berkontribusi pada formulasi kebijakan asuransi. Machine learning (ML) untuk sektor industri asuransi dapat membuat perumusan polis asuransi menjadi lebih efisien. Studi ini menunjukkan bagaimana model regresi yang berbeda dapat meramalkan biaya asuransi. Dan penelitian ini membandingkan hasil model misalnya Neural Network, Gradient Boosting, Random Forest, k-Nearest Neighbors, Decision tree, Multiple Linear Regression, dan Support Vector Machine. Paper ini menawarkan pendekatan terbaik pada model Gradient Boosting dengan nilai RMSE sebesar 4527.749, nilai MAE sebesar 2460.358, nilai MSE sebesar 20500507.210865 dan nilai R2 sebesar 0.85

    Evaluasi Dan Perancangan User Interface (UI) Untuk Meningkatkan User Experience (UX) Menggunakan Metode Human Centered Design (HCD) Pada Aplikasi Sitabsis Di SMPN 03 Gading Rejo: Evaluasi Dan Perancangan User Interface (UI) Untuk Meningkatkan User Experience (UX) Menggunakan Metode Human Centered Design (HCD) Pada Aplikasi Sitabsis Di SMPN 03 Gading Rejo

    No full text
    Aplikasi SiTabsis adalah aplikasi Sistem Informasi Tabungan Siswa berbasis web dengan sistematis dan terstruktur yang digunakan untuk menginput data tabungan siswa, kemudian digunakan SMPN 3 Gading Rejo untuk mengatasi masalah yang ada pada sistem saat ini. Penelitian menunjukkan bahwa user sangat mempermasalahkan tentang user interface (UI) dan user experience (UX) aplikasi SiTabsis. Dari hasil kuisioner dan pengujian pertama yang menggunakan metode usability testing dan skala Likert ke 31 pengguna aplikasi SiTabsis didapatkan respon untuk aspek user friendly sebesar 35.5 % dan aspek efficiency sebesar 36.7% dari kedua nilai tersebut merujuk pada indikator tidak setuju. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan permasalahan usability dan membuat redesign aplikasi SiTabsis dengan mengamati aspek UI dan UX memakai pendekatan Human Centered Design dengan 4 tahapan yaitu, understanding context of use, specify user requirements, design solutions dan evaluating the design. Pendekatan ini berfokus pada user dan kebutuhan user karena pengembangan desain dan sistem interaktifnya. Pengumpulan data awal dilakukan menggunakan kuisioner dan wawancara dengan pihak pengguna aplikasi SiTabsis. Lalu, menggunakan rekomendasi pengujian UI & UX memakai metode usability testing dan skala Likert  untuk rekomendasi desain ke 31 pengguna. Didapatkan hasil dari kedua ini mengalami kenaikan nilai dari aplikasi SiTabsis saat ini, dengan rata-rata nilai user friendly sebesar 83.2%, indikator effisiensi meningkat 82.5%, indikator memorability meningkat 88%, indikator errors meningkat 81.2%, indikator satisfaction meningkat 83.6%.   Kata Kunci: user interface, user experience, human centered design, skala likert, efficiency, user, errors, satisfaction

    ANALISIS INSTALASI FIRE ALARM PADA BASEMENT APARTEMENT SEBAGAI SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN

    Full text link
    ABSTRACT   As we know fire is a very harmful thing, especially for humans. There are many causes and effects of fires, ranging from loss of property to loss of life. During this time, the fire department would usually be called when a building caught fire. However, the firefighters are often late in arriving at the location when the fire occurs. There are several factors that are indeed a problem for firefighters such as the long distance to the location and so on. Therefore, we need a system that can minimize the spread of fire. Fire alarm system is an integrated system designed and built to detect fires, issue warnings or notifications, and run fire control systems automatically or manually. The main part that is the controller or controller of this system is the Main Control Fire Alarm (MCFA) or the Fire Alarm Control Panel (FACP) which functions as an input signal for all detectors or sensors, then provides an output signal through the output component.   Keywords: Fire, Fire Alarm, MCFA, Protection     ABSTRAK   Seperti kita ketahui kebakaran merupakan hal yang sangat merugikan, khususnya bagi manusia. Ada banyak penyebab dan akibat dari kebakaran, mulai dari hilang harta benda hingga merenggut korban nyawa. Selama ini, pemadam kebakaran biasanya akan dipanggil ketika sebuah bangunan terjadi terbakar. Namun sering terjadinya keterlambatan para pemadam tersebut sampai dilokasi ketika kebakaran. Ada beberapa faktor yang memang menjadi masalah pemadam seperti jarak yang jauh ke lokasi dan lain halnya. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem yang dapat meminimalkan penyebaran api. Fire alarm system adalah sistem terintegrasi yang dirancang dan dibangun untuk mendeteksi  kebakaran, mengeluarkan peringatan atau pemberitahuan, dan menjalankan sistem pengendalian kebakaran secara otomatis atau manual.  Bagian utama yang menjadi pengendali atau pengkontrol sistem ini anatara lain Main Control Fire Alarm (MCFA) atau  Fire Alarm Control Panel (FACP) yang berfungsi sebagai  menerima sinyal masukan (input signal) semua detektor atau sensor, kemudian memberikan sinyal keluaran (output signal) melewati komponen keluaran.                                                                                                                                   Kata Kunci: Kebaran, Fire Alarm, MCFA, Proteks

    ANALISIS METODE PEMELIHARAAN DIESEL GENERATOR MENGGUNAKAN BEBAN TIRUAN PADA SISTEM BACKUP TENAGA LISTRIK

    Full text link
    PT. X (nama disamarkan), merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang industri. PT. X di-supply dengan listrik tegangan menengah yaitu 20 KV yang berlangganan premium dari PLN (Perusahaan Listrik Negara) sehingga diberikan keunggulan berupa keandalan pasokan listrik yang lebih baik. Dengan demikian, risiko adanya pemadaman listrik sangat minim sehingga membuat diesel generator sebagai sistem backup tenaga listrik jarang digunakan. Hal ini berpotensi dapat menyebabkan performa diesel generator menurun, bahkan dapat mengalami kerusakan. Untuk itu diperlukan pemanasan diesel generator secara rutin menggunakan beban tiruan berupa heater dengan nilai beban yang dapat diatur secara bertahap sesuai kebutuhan. Pemanasan genset setidaknya seminggu sekali selama minimal 10 menit. Namun pada praktiknya pemanasan diesel generator pada PT.X dilakukan setiap 10 hari sekali dengan durasi pemanasan sekitar 30 menit. Meskipun pada saat pemanasan semua diesel dioperasikan, namun hanya 2 buah diesel saja yang dilakukan pengecekan. Hasil dari pemanasan ini adalah kemampuan diesel generator dalam mem-backup tenaga listrik selama blackout dengat cukup baik. Namun pemeliharaan yang selama ini dilakukan dinilai tidak optimal. Hal ini dikarenakan kemampuan diesel generator tidak dimaksimalkan, namun hanya seperempat dari kemampuannya

    PERANCANGAN SISTEM INSTRUMENTASI BERBASIS INTERNET OF THINGS PADA MODERN AGRICULTURE

    Full text link
    Indonesians depend on the agricultural sector as a source of daily livelihood.With rice as the staple food of Indonesian people, it is no stranger to the term seeding.The seeding process is the process of growing seeds until they become seedlings that are ready for planting.The importance of the seeding process is because, the seeding process serves to reduce the mortality that occurs in seeds.The superior quality of seedlings is influenced by several factors during the seeding process, namely: soil moisture, room temperature, room humidity and water pH.To maintain the optimality of the seeding process, it is carried out by monitoring these factors using 3 sensors, namely: the YL-69 sensor to monitor soil moisture, the DHT-11 sensor to monitor room temperature and room humidity, and the SEN0161 pH Meter sensor to monitor the pH of water.All three sensors are controlled by the NodeMCU ESP32 microcontroller to process the data.The level of accuracy is generated through comparison of sensors and conventional measurements. An accuracy of 99.16% for temperature and 99.66% for room humidity, while an accuracy value accuracy of 100% is produced on soil moisture and water pH. By monitoring these factors in the seeding process, the seeding can take place optimally and get superior seedling yields

    RANCANG BANGUN SISTEM LAMPU MEJA MULTI-MODE DENGAN MENGGUNAKAN ESP32

    Full text link
    Advances in science and technology play a role in realizing a better human life. one of them is theadvancement of electronic technology that has been inherent in human life. Studying diligently is anobligation of a learner, not only to pursue an achievement, but learning also helps to be more focusedon doing something. However, not a few people easily experience fatigue in studying, one of which isfatigue in the eyes, this fatigue arises due to the lack of lighting in the room where we study. Lightingrequirements are regulated based on the decree of the minister of health No. 48 of 2016 regarding theamount of irradiation needed to be able to carry out activities effectively and SNI 6197: 2020 wherevarious kinds of activities and work carried out have the required lighting standards. In this study,looking for the set point value and the amount of lux needed to be accessible through the androidapplication, looking for the amount of pwm value needed for each % of the manual setting of thelamp, and looking for the size of the voltage input measured in each test

    ANALISIS PERBANDINGAN EFISIENSI DAYA PANEL SURYA 200 WP DENGAN TURBIN ANGIN SUMBU VERTIKAL 200 WATT

    Full text link
    Electrical energy is currently one of the main needs needed by humans to carry out daily activities. The process of generating electrical energy is carried out through the transformation of various energy sources, either using conventional energy sources or using renewable energy. One of Renewable energy is being developed is wind power and solar power. However, in the application of these two energy sources there are still deficiency, namely the value of energy conversion efficiency is still small and is very much influenced by environmental conditions such as the value of solar irradiation and wind speed, this can affect to energy production the electricity generated. The purpose of this research is to carry out a comparative analysis of the power efficiency produced by a 200 Wp solar panel with a 200 watt vertical axis wind turbine. The test was carried out in Karawang Regency. The results of this study show that solar panels have a higher efficiency value than wind turbines with an average solar panel efficiency value of 5.12% and an average wind turbine efficiency value of 2.05%. The results of wind turbine efficiency tend to be small because the wind that blows is not always stable and only lasts a few moments

    KENDALI RELAY OTOMATIS DILENGKAPI TIMER DAN DETEKSI SUHU MENGGUNAKAN RTC DS3231

    Full text link
    Persediaan listrik yang terbatas menuntut kita untuk berhemat dalam penggunaanya. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk menghemat listrik yaitu dengan penggunaan lampu rumah tinggal seperlunya saja. Pada tahun 2020 mencapai 2,19 tera watt per hour (TWh) atau naik 4,7% dari tahun sebelumnya. Pelanggan golongan rumah tangga menjadi penyumbang terbesar konsumsi listrik pada tahun 2020, yaitu sebesar 64,74 TWh atau naik sebesar 10% dari tahun sebelumnya. sangat dibutuhkan otomatisasi dalam kebutuhan sehari-hari apa lagi pada era moderen ini, penelitian ini dapat mengendalikan relay secara otomatis berbasis timer, serta dapat mendeteksi suhu dengan menggunakan modul RTC (Real Time Clock) dan Arduino. Cara kerja alat ini adalah mengatur waktu kapan saja relay dapat mematikan atau menghidupkan secara otomatis, dilengkapi dengan LCD 16x2, dan buzzer sebagai indikator suara. Pada pengujian alat ini digunakan lampu 220 Volt, sehingga nantinya dapat diimplementasikan dengan peralatan elektronik lainnya dengan tenganan tinggi. Alat ini memiliki error kecil sebesar 0,3%. Limited electricity supply requires us to be frugal in its use. One of the things that can be done to save electricity is to use residential lights only as necessary. In 2020, it reached 2.19 tera watt per hour (TWh) or up 4.7% from the previous year. Household customers are the biggest contributor to electricity consumption in 2020, which is 64.74 TWh or an increase of 10% from the previous year. Automation is very much needed in daily needs, especially in this modern era, this research can control the relay automatically based on a timer, and can detect temperature using the RTC (Real Time Clock) and Arduino modules. The way this tool works is to set the time whenever the relay can turn off or on automatically, equipped with a 16x2 LCD, and a buzzer as a sound indicator. In testing this tool, a 220 Volt lamp is used, so that later it can be implemented with other electronic equipment with high pressure. This tool has a small error of 0.3%

    PERANCANGAN APLIKASI ANTRIAN POLIKLINIK BERBASIS ANDROID

    Full text link
    Kala warga tiap hari berobat ke rumah sakit ataupun poliklinik, kerapkali mereka menjumpai calon penderita yang mau berobat serta berkerumun di depan loket antrian. Nyaris di tiap rumah sakit ataupun poliklinik diberlakukan antrean selaku inisiatif manajemen buat melindungi kedisiplinan. Penulis menciptakan permasalahan Gimana sistem antrian online berbasis Android bisa dibentuk. tujuan dari riset ini merupakan Memudahkan calon penderita dalam melaksanakan registrasi, Tingkatkan pelayanan rumah sakit ataupun poliklinik dalam mengantarkan data, riset mengambil suatu kesimpulan kalau aplikasi antrian poliklinik bisa digunakan buat memudahkan calon penderita poliklinik buat melaksanakan registrasi tanpa butuh menghadiri maupun menghubungi pihak poliklinik. Dengan hasil dari rancangan yang diajukan bisa digunakan dengan baik. Mungkin kesalahan yang terjalin pada alur sistem sudah diminimalisir &nbsp

    146

    full texts

    162

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Aisyah Journal Of Informatics and Electrical Engineering
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇