Aisyah Journal Of Informatics and Electrical Engineering
Not a member yet
    162 research outputs found

    Analisa Strategi Pemasaran Guna Meningkatkan Daya Penjualan Jamu di UMKM Jamu Seger Waras Menggunakan Metode Internal External Matrix, Strategic and Actione Evaluation (SPACE) Matrix Dan Blue Ocean Strategy.

    Full text link
    ABSTRAK Strategi analisa matrik Internal Eksternal merupakan suatu model yang digunakan untuk mengetahui posisi suatu bisnis dengan menganalisa faktor internal dan ekstenal bisnis UMKM Jamu Seger Waras. Matrik Strategic and Actione Evaluation (SPACE) merupakan suatu alat manajemen yang digunakan untuk menganalisis suatu organisasi berdasarkan empat dimensi, dua internal dan dua eksternal, digunakan untuk mengetahui posisi bisnis yang sedang dijalankan. Model strategi Blue Ocean merupakan stratefi yang digunakan untuk merumuskan strategi jangka panjang bisnis UMKM Jamu Seger Waras. Ketiga strategi tersebut sama-sama bertujuan untuk mengetahui kekurangan yang ada pada UMKM Jamu Seger Waras dan menghasilkan suatu strategi untuk mengembangkan pasar serta meningkatkan penjualan produk dibandingkan dengan kompetitor. Keywords: Matrik Internal Eksternal, Matrik Strategic and Actione Evaluation (SPACE), Blue Ocean Strategy, Jamu Seger Waras

    SWINDU (Smart Farming dengan Wind Turbine) = Rancang Bangun Wind Turbine Sederhana berbasis ESP32 untuk Smart Farming Deteksi Kelembapan Tanah pada Sayuran Pokcoy

    Full text link
    This research describes the design and implementation of a wind turbine system integrated with an ESP32 microcontroller to detect soil moisture in pakcoy vegetable plants. The main objective of this research is to create a sustainable solution that combines renewable energy with smart crop monitoring technology. The system uses a wind turbine as the main energy source that can generate electricity to operate the soil moisture sensor and DHT11 temperature sensor. The data obtained from these two sensors is used to measure and monitor the environmental conditions of pakcoy plants in real-time. The goal is to support the development of renewable energy, such as wind turbines, to address climate change and safeguard natural resources. Benefits include a reduction in the negative impacts of conventional energy and support for global efforts to address climate change. The methodology involves designing a wind turbine prototype, using temperature and humidity sensors, and integrating smart farming systems. The research also includes a research schedule. The results are expected to be an efficient prototype for generating electrical energy and a MitApp application for monitoring crop and wind energy data. This proposal is relevant to environmental and climate change issues and has the potential for a positive impact on sustainability and the environment

    ANALISA KINERJA SENSOR UNTUK PENGUKURAN KUALITAS AIR PADA HIDROPONIK SISTEM NUTRIENT FILM TECHNIQUE

    Full text link
    Kebutuhan pangan bagi manusia seperti sayuran dan buah-buahan semakin meningkat dengan sering perkembangan jumlah penduduk. Namun hal tersebut tidak dibarengi dengan pertumbuhan lahan pertanian yang justru semakin sempit. Guna memenuhi kebutuhan pasokan sayur, diperlukan swadaya dari masyarakat untuk mau memanfaatkan lahan terbatas, salah satu teknik yang bisa diterapkan untuk menanam sayur pada lahan yang terbatas adalah dengan teknik hidroponik. Maka penulis membuat perancangan instrumentasi alat ukur kualitas air Smart Hydroponic System (SHYSY) yang dilengkapi dengan sensor TDS SEN0244 untuk mengukur kadar nutrisi air, sensor pH SEN0161 untuk mengukur nilai kadar pH dan sensor Suhu DS18B20 untuk mengukur nilai suhu air. Data yang didapat dari hasil pengujian sensor dibandingkan dengan alat ukur manual, guna mendapatkan nilai akurasi serta error alat yang dirancang. Dari data hasil pengujian yang didapat, disimpulkan bahwa sensor bekerja dengan sangat baik dengan rata-rata akurasi pembacaan ≥95% dan rata-rata error ≤5%

    Penjadwalan Preventive Maintanance Air Conditioning (AC) Dengan Menggunakan Metode Backpropagation

    Full text link
    Penggunaan AC yang baru akan berjalan dengan efisien dan tanpa kendala dengan adanya program pemeliharaan rutin dan pemeliharaan berkala yang telah direncanakan sebelumnya. Selain itu, pemeliharaan secara tidak terjadwal juga akan dilakukan jika terdapat kerusakan yang perlu diperbaiki. Dalam melakukan pemeliharaan tidak terjadwal, kriteria kerusakan yang ditemukan dalam lapangan digunakan sebagai acuan untuk menentukan jadwal pemeliharaan tersebut. Penjadwalan pemeliharaan AC yang terencana dan tidak terencana digunakan sebagai target, dimana salah satunya akan menjadi hasil akhir yang digunakan untuk menentukan penjadwalan selanjutnya. Untuk menentukan pemeliharaan AC secara berkala dan tidak berkala, metode backpropagation digunakan untuk menganalisis dan menguji data laporan serta kriteria kerusakan yang ada

    SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT HATI BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING: sistem pakar

    Full text link
    Penyakit hati atau penyakit liver adalah penyakit yang disebabkan oleh berbagai faktor yang merusak hati, seperti virus dan penggunaan alkohol. Obesitas juga berhubungan dengan kerusakan hati. Seiring waktu, kerusakan hati dapat menyebabkan dampak yang serius, keberadaan pakar akan sangat membantu dalam hal menangani permasalahan penyakit hati dengan cara mengidentifikasi gejala yang dialami dan menyimpulkan jenis penyakit hati apa yang menyerang serta memberikan informasi untuk menangani permasalahan. Indonesia merupakan Negara dengan endemisitas tinggi Hepatitis B, terbesar kedua di negara South East Asian Region (SEAR) setelah Myanmar. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), studi dan uji saring darah donor PMI maka diperkirakan di antara 100 orang Indonesia, 10 di antaranya telah terinfeksi Hepatitis B atau C. Sehingga saat ini diperkirakan terdapat 28 juta penduduk Indonesia yang terinfeksi Hepatitis B dan C, 14 juta di antaranya berpotensi untuk menjadi kronis, dan dari yang kronis tersebut 1,4 juta orang berpotensi untuk menderita kanker hati. Besaran masalah tersebut tentunya akan berdampak sangat besar terhadap masalah kesehatan masyarakat, produktifitas, umur harapan hidup, dan dampak sosial ekonomi lainnya

    AIRSAFE ALAT DETEKSI DINI POLUSI UDARA BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN INTEGRASI SOLAR PANEL UNTUK KEBERLANJUTAN ENERGI

    Full text link
    This research addresses indoor as well as outdoor air quality monitoring as a response to the serious,often overlooked problem of air pollution. The focus is on developing an innovative tool, AirSafe, basedon Arduino Uno, for early detection of air pollution emissions and providing warnings. Sensor testingshows that the MQ2 sensor is well responsive to CO and LPG, although it requires additional calibration.The MQ135 sensor is capable of detecting several types of toxic gases with a stable response. TheDHT11 sensor provides temperature and humidity measurements within tolerances. AirSafe hardwaredevelopment involves the integration of sensors, microcontrollers, buzzers, and 12V DC fans as well assolar panels for sustainable energy. The developed software controls the tool and processes sensor data.Field trials validate the performance of AirSafe, which provides early warning if air quality reachesdangerous levels. Conclusions emphasize the need for affordable and easy-to-use solutions to increaseawareness and response to indoor air pollution.   Penelitian ini membahas pemantauan kualitas udara dalam ruangan serta luar ruangan sebagai responsterhadap masalah serius polusi udara yang sering diabaikan. Fokusnya adalah pada pengembangan alatinovatif, AirSafe, yang berbasis Arduino Uno, untuk mendeteksi dini emisi polusi udara danmemberikan peringatan. Pengujian sensor menunjukkan bahwa sensor MQ2 responsif terhadap CO danLPG dengan baik, meskipun memerlukan kalibrasi tambahan. Sensor MQ135 mampu mendeteksibeberapa jenis gas beracun dengan respons stabil. Sensor DHT11 memberikan pengukuran suhu dankelembaban sesuai toleransi. Pengembangan perangkat keras AirSafe melibatkan integrasi sensor,mikrokontroler, buzzer, dan fan DC 12V serta solar panel 10 wP untuk berkelanjutan energi. Perangkatlunak yang dikembangkan mengendalikan alat dan memproses data sensor. Uji coba lapanganmemvalidasi kinerja AirSafe, yang memberikan peringatan dini jika kualitas udara mencapai tingkatberbahaya. Kesimpulan menekankan perlunya solusi terjangkau dan mudah digunakan untukmeningkatkan kesadaran dan respons terhadap polusi udara dalam ruangan

    PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI ALAT PEMBANGKIT LISTRIK HYBRID MENUGGUNAKAN TENAGA SURYA DAN PIEZOELECTRIC (P-SUPIR)

    Full text link
    Energi adalah kebutuhan hidup manusia yang sangat penting yang dibutuhkan dalam jumlah besar tetapi diharapkan dengan biaya yang rendah. Pada era revolusi industri, sumber energi primer yang sangat umum digunakan dikonvesikan menjadi energi Listrik adalah energi yang berasal dari bahan bakar fosil (fosil fuel) yang bersifat tidak terbarukan. Indonesia memiliki potensi energi baru terbarukan yang sangat melimpah yaitu sekitar 3.000 GW. Potensi panas bumi sendiri sebesar 24 GW. Selama 5 tahun terakhir, Pembangkit energi baru terbarukan terus mengalami peningkatan, saat ini kapasitas pembangkit sebesar 12 GW, dan panas bumi menyumbang sekitar 2,2 GW. Pembangkit listrik tenaga surya merupakan pembangkit paling umum digunakan karena bisa di tempatkan di berbagai tempat dengan paparan sinar matahari. PLTS merupakan proyek EBT dengan emisi rendah serta minimnya dampak negatif terhadap lingkungan. PLTS menjadi solusi untuk mengatasi jauhnya jangkauan listrik PLN dengan memanfaatkan sistem off grid yang memungkinkan bisa beroprasi sepanjang waktu dan tidak memakan tempat yang begitu luas. Dalam perancangan alat ini menggunakan dua sumber energi yang ramah lingkungan dengan menggunakan panel surya sebagai sumber energi utama dan piezoelektrik sebagai sumber energi cadangan. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D). Hasil pengujian PLTS pada arah mata angin timur sebesar 10 watt dengan kondisi cuaca cerah pada pukul 09.00 wib Pada intensitas cahaya 23015 Lux menghasilakan tegangan 12,7 V atau 10 Watt, sedangkan pada jam 14.00 WIB dengan cahaya yang dihasilkan 16976 Lux hanya menghasilkan tegangan 12,2 V atau 6,2 Watt. Sedangkan pada pengujian Piezoelectric Saat intensitas hujan deras hanya menghasilkan 0,9 V atau hanya 0,63 Watt

    PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) ROOFTOP PADA GEDUNG WATER INTAKE PT PEMBANGKIT JAWA BALI UNIT MUARA KARANG

    Full text link
    ABSTRACT   This journal contains about how the PLTS process in generating electricity at the Water Intake Building PT. Pembangkit Jawa Bali. In addition to the electricity generation process, it also discusses the benefits of solar panels in their environmentally friendly use, the types of PLTS, the components used and the calculation of the PLTS power generated at the Water Intake Building PT. Pembangkit Jawa Bali. .   Keywords: PLTS, Listrik, Panel Surya     ABSTRAK   Jurnal ini berisi tentang bagaimana proses PLTS dalam menghasilkan listrik di Gedung Water Intake  PT. Pembangkit Jawa Bali. Selain proses penghasilan listrik, juga membahas tentang manfaat dari panel surya dalam penggunaannya yang ramah lingkungan, jenis-jenis dari PLTS, komponen yang digunakan dan perhitungan daya PLTS yang dihasilkan pada Gedung Water Intake PT. Pembangkit Jawa Bali. .   Kata Kunci: PLTS, Listrik, Panel Surya &nbsp

    PERANCANGAN KONTROL AKTUATOR BERBASIS NODEMCU ESP32 PADA SMART AGRICULTURE

    Full text link
    Sektor pertanian yang merupakan peningkat pertumbuhan ekonomi negara, dan masyarakat Indonesia yang mengkonsumsi beras sebagai bahan pokok makanan, dengan itu Istilah penyemaian tidak asing dalam pertanian. Proses penyemaian merupakan proses untuk menjadikan benih menjadi bibit yang siap tanam. Untuk menghasilkan bibit yang berkualitas diperlukannya kondisi lingkungan yang mendukung untuk menjaga faktor-faktor yang mempengaruhi hasil proses penyemaian. Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil dari proses penyemaian antara lain, adalah: kelembaban tanah dan suhu ruangan. Dengan menjaga keadaan sekitar benih saat proses penyemaian, menggunakan 2 aktuator, yaitu, pompa air DC untuk menjaga kelembaban tanah agar selalu terjaga dalam Set Point yang sudah ditentukan dan Exhaust Fan untuk menjaga suhu ruangan agar selalu stabil sesuai dengan Set Point yang sudah ditentukan. Penelitian ini dapat menghasilkan sistem kontrol untuk pengoptimalan kelembaban tanah menggunakan  Pompa Air DC sebagai aktuator yang dapat menjaga parameter atau faktor kelembaban tanah selalu stabil sedangkan sistem kontrol untuk pengoptimalan suhu ruangan yaitu Exhaust Fan sebagai aktuatornya tidak dapat membuat parameter suhu ruangan terjaga dibawah nilai set point 31˚C dikarenakan dimensi dari Exhaust Fan kurang besar dan cuaca pada lokasi penelitian mengalama cuaca panas ekstrim

    PREVENTIVE MAINTENANCE MOTOR INDUKSI 3 FASA PADA SISTEM FLY ASH DAN BOTTOM ASH (FABA) DI PLTSa BANTARGEBANG

    Full text link
    ABSTRACT   The induction motor is one of the most important components or devices in the industrial world. Especially for Power Plants, especially in one of the existing systems. To maintain the health and service life of an induction motor, periodic maintenance is necessary to determine whether the induction motor is still suitable for use or not, and whether or not a replacement of spare parts is necessary. Preventive Maintenance is the activity of checking and replacing spare parts on the machin, when the machine is running or stopped. The use of Preventive Maintenance on a 3-phase induction motor is a routine or periodic maintenance that has been scheduled or determined according to the procedure. Implementation of maintenance using the On-Line Inspection method. Routine maintenance on 3-phase induction motors is carried out by checking the current using Ampere pliers, measuring the vibration of the induction motor using a Vibration meter and detecting the temperature around the induction motor using a Thermal Camera. Tests must meet measurement standards. Keywords: Preventive Maintenance, 3-phase Induction Motor, Induction Motor Testing, Measurement Standard     ABSTRAK   Motor Induksi merupakan salah satu komponen atau perangkat yang sangat penting di dunia industri. Terlebih untuk di Pembangkit Tenaga Listrik khususnya pada salah satu sistem yang ada disana. Untuk menjaga kesehatan dan umur pakai dari motor induksi tersebut, perlunya perawatan secara berkala agar dapat mengetahui apakah motor induksi tersebut masih layak dipakai atau tidak, dan apakah perlu suku cadang diganti. Preventive Maintenance adalah kegiatan pengecekan dan penggantian suku cadang pada mesin, saat mesin dalam keadaan berjalan atau berhenti. Penggunaan Preventive Maintenance pada motor induksi 3 fasa merupakan sebuah perawatan rutin atau berkala yang sudah dijadwalkan atau ditentukan sesuai dengan prosedur. Pelaksanaan perawatan menggunakan metodi On Line Inspection. Perawatan rutin pada motor induksi 3 fasa dilakukan dengan cara mengecek arus menggunakan tang Ampere, mengukur getaran motor induksi menggunakan Vibration meter dan mendeteksi suhu disekitar motor induksi menggunakan Thermal Camera. Pengujian tersebut harus sesuai dengan standar pengukuran. Kata Kunci: Preventive Maintenance, Motor Induksi 3 fasa, Pengujian Motor Induksi, Standar Pengukuran &nbsp

    146

    full texts

    162

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Aisyah Journal Of Informatics and Electrical Engineering
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇