Aisyah Journal Of Informatics and Electrical Engineering
Not a member yet
162 research outputs found
Sort by
The Measuring the success of the implementation of an information and communication technology (ICT)-based management system using the Technology Acceptance Model (TAM) and the Information Security Index (KAMI) at SMK TELKOM Lampung.
The utilization of information and communication technology (ICT) in education, particularly through the implementation of ICT-based management systems in schools, has great potential to improve the quality of learning and school management. However, the success of this system's implementation is also influenced by factors such as ease of use, perceived benefits, and information security levels. This study aimed to measure the success level of the implementation of ICT-based management systems at SMK Telkom Lampung, specifically the My Learning System (MyLMS) learning platform and the Igracias school application. The study employs the Technology Acceptance Model (TAM) to measure user acceptance of the system and the Information Security Index (KAMI) to assess the maturity level of information security. The method was a survey with a quantitative approach, with a sample of 180 respondents, consisting of students, teachers, and administrative staff who actively use the system. The results show that ease of use (average score 10.74) and perceived benefits (average score 13.91) of the system positively affect user acceptance (average score 13.30), which ultimately enhances the perceived quality of the system (average score 143.67). However, the evaluation using the KAMI Index reveals that SMK Telkom Lampung needs to improve its information security management. The total score is 403 out of 645, indicating that SMK Telkom Lampung is at the "Needs Improvement" level. These results indicate that while the ICT-based management system has been well received by users, the aspect of information security still requires improvement to ensure optimal data and information protectio
SISTEM KONTROL TEMPERATURE TRANSMITTER PADA REAKTOR AP-545 DI PT. SINTAS KURAMA PERDANA
ABSTRAKInstrumentasi merupakan suatu alat yang sangat penting dalam suatu sistem pengukuran yang salah satunya pengukuran besar tinggi nya temperature cairan, alat ini harus dapat berfungsi dengan baik sesuai dengan kebutuhan instrumentasi di pabrik. Alat instrumentasi ini merupakan salah satu factor yang menentukan hasil produksi, dimana alat instrumentasi yang mengukur, mengntrol, mendeteksi, menganalisa, baik secara manual maupun secara otomatis. Resistance Temperature Detector (RTD) merupakan sensor yang digunakan untuk mengukur besarnya suhu cairan (Temperature pada reaktor) sebagai alat untuk dapat di baca ke controller hingga ke pengaturan akhir. Setiap proses selalu mempunyai keadaan yang sedang berlangsung. Penelitian ini menghasilkan bahwa Temperature Transmitter pada Reaktor AP-545 yang digunakan di PT. Sintas Kurama Perdana menggunakan sistem loop tertutup, Sensor yang digunakan dalam Temperature Transmitter pada Reaktor AP-545 adalah sensor Resistance Temperature Detector (RTD) Pt100, Reaktor AP-545 di PT. Sintas pada kondisi saat ini mampu mencapai tekanan (P) = 7 bar, dan pada temperature (T) dibawah 100°C
SISTEM PEMELIHARAAN MOTOR LISTRIK 3 FASA PADA REAKTOR GA-243 (STUDI KASUS PT SINTAS KURAMA PERDANA)
An electric motor that is used continuously will experience a decline in performance and even be damaged, maintenance and repair of electric motors must be done based on standards so that all existing specifications can be met and repairs deserve to be accepted. Where in this case motor repair is done by overhauling, where overhaul is a comprehensive repair or maintenance activity by repairing or replacing parts of electric motors that are damaged. Based on visual data and electrical measurements the decrease in the value of the polarization index (PI) of the induction motor is caused by dirty and moist winding conditions. Overhaul is done in 8 stages, namely; planning, dismantling, electrical measurement, mechanical measurement, electrical action, mechanical action, assembling and noload test running. After overhauling, the result shows that the value of the polarization index (PI) increased by 1.4 from 1.8 to 3.2, which is above the standard value set by IEEE 43.
Suatu motor listrik yang digunakan terus menerus akan mengalami penurunan performa bahkan rusak, perawatan dan perbaikan motor listrik harus dilakukan berdasarkan standar supaya semua spesifikasi yang ada dapat terpenuhi dan perbaikan layak untuk diterima. Dimana pada kasus ini perbaikan motor diakukan dengan cara overhaul, dimana overhaul merupakan kegiatan perbaikan atau perawatan secara menyeluruh dengan cara memperbaiki atau mengganti bagian dari motor listrik yang mengalami kerusakan. Berdasarkan data visual dan pengukuran elektrik penurunan nilai polarization index (PI) motor induksi disebabkan oleh kondisi winding yang kotor dan lembab. Overhaul dilakukan dengan 8 tahapan, yaitu; planning, dismantling, pengukuran elektrik, pengukuran mekanik, tindakan elektrik, tindakan mekanik, assembling dan running test no load. Setelah overhaul didapatkan hasil bahwa nilai polarization index (PI) meningkat sebesar 1.4 dari sebelumnya 1.8 menjadi 3.2, berada diatas nilai standar yang ditetapkan oleh IEEE 43
Pemanfaatan IoT (Internet of Things) Dalam Monitoring Kadar Kepekatan Asap dan Kendali Camera Tracking
Penelitian tentang penggunaan Internet of Things dalam pemantauan tingkat kepadatan asap dan kontrol pergerakan kamera telah dilakukan. Internet of Things sebagai komunikasi jarak jauh untuk sistem monitoring dan kontrol. Pada penelitian ini, sistem dapat mendeteksi kadar asap dan memantaunya melalui ponsel android. Namun sistem ini dilengkapi dengan camera movement control yang posisi kameranya dapat dikendalikan dari jarak jauh ke arah pusat/sumber dimana asap terdeteksi. Sistem ini dibutuhkan sebagai keamanan bangunan dan industri sebagai pencegahan kebakaran. Penelitian ini menggunakan sensor pendeteksi kepadatan asap tipe MQ-2, Arduino Uno sebagai pengontrol, Esp8266 sebagai modul Wifi dan motor servo sebagai penggerak kamera. Hasil pengujian membuktikan bahwa sistem telah berhasil diintegrasikan dan bekerja sesuai target, yaitu mendeteksi konsentrasi asap dan memantau dari jarak jauh melalui ponsel android dan kontrol gerakan kamera dengan baik .
 
PERANCANGAN SISTEM KENDALI PADA SISTEM KEAMANAN SEPEDA MOTOR DENGAN MIKROKONTROLER ESP32
Along with the rapid development of technology, of course, making the security system more sophisticated, efficient and innovative. Internet of Things (IoT)-based security is one of the options for implementing technology in the security sector. With the existence of IoT, every community can keep their vehicle safely through a protection or monitoring system. In this study, the authors design and manufacture a Motorcycle Security System using Face recognition and Bluetooth-based Keyless as a motorcycle lock and a SW-420 vibration sensor as a theft detection. The theft detection system is also supported by a telegram notification service when there is an indication of theft on a motorcycle. The motorcycle protection control system with Keyless on this System can function only at a distance of 0 – 8.35 meters between the iTag BLE module and the ESP32 microcontroller. In other control systems, face recognition verification services can be carried out at a minimum user distance of 25cm and a maximum user distance of 50cm. While the protection system with a vibration sensor has a working logic truth of 100%. In the next development, a device with better hardware specifications is needed so that the performance of the control system has a wider range of detection value
PENGENDALI PINTAR DALAM PENGONTROLAN LAMPU DAN KIPAS MENGGUNAKAN BLUETOOTH
The evolution of mobile technology has revolutionized it from a mere communication tool to a versatile platform capable of handling images, videos, documents, and controlling other devices such as TVs. The Android OS gives developers the flexibility to create applications that meet the diverse needs of users. This shift has made smartphones indispensable, supporting tasks from browsing to entertainment and productivity. The popularity of Android ensures seamless integration with existing hardware for efficient application performance. This research aims to design a smart home device control system, focusing on lights and fans via Android on an Arduino Nano microcontroller. Android's affordability and development through third-party applications make it ideal for smart home systems. Integrating the Arduino Nano and the EMS Blue Shield Bluetooth module improves convenience and energy efficiency. Its limitations include control of basic functions (lights, fan speed) and Android smartphones with Bluetooth. This study aims to design a practical control system and understand the device operation and Android communication. The test results of data transmission response time (latency) show that the average response time of the system for five days is 122.3 ms, with small variations and standard deviations between 2.81 ms and 3.92 ms. The range of response time ranged from 118 ms to 130 ms
OPTIMALISASI MANUVER JARINGAN MENGGUNAKAN SUPERVISORY CONTROL AND DATA AQUISITION (SCADA) DALAM MENINGKATKAN KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI 20 KV DI PT PLN (Persero) UP3 BEKASI
Energi listrik merupakan salah satu energi yang memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia Dalam meningkatnya pertumbuhan permintaan energi listrik, berdampingan dengan meningkatnya pula kebutuhan akan pasokan energi listrik. Maka dari itu, dibutuhkannya sebuah sistem yang tetap menjaga nilai keandalan serta efisiensi salah satunya adalah pada bidang pengelolaan jaringan sistem tenaga listrik dimulai dari pembangkit, transmisi hingga distribusi. Hal yang menjadi keutamaan adalah untuk memperoleh pengelolaan sistem yang aman, dengan mutu yang baik. PT PLN (Persero) pada tahun 2013 telah menerapkan SCADA yang menjadi sebuah syarat utama untuk meningkatkan nilai keandalan serta efisiensi operasional pada jaringan distribusi sistem tenaga listrik. SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition) adalah sebuah sistem yang diterapkan untuk pengambilan data dari jarak jauh secara real time dan remote. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa, optimalisasi manuver jaringan dengan mengguanakan SCADA menghasilkan ENS, rupiah tidak terjual dan SAIDI lebih kecil dibandingkan dengan optimalisasi manuver jaringan secara loca
Efektifitas Raspberry PI pada Alat Penerjemah Bahasa Isyarat
Penyebutan tuna wicara ditujukan untuk orang-orang yang memiliki gangguan dalam berbicara. Umumnya mereka menggunakan bahasa isyarat untuk berinteraksi sehari-hari baik dengan sesama penyandang maupun dengan masyarakat umum. Namun penggunaan bahasa isyarat tidak begitu efektif digunakan terlebih ketika berkomunikasi dengan masyarakat umum yang tidak biasa dan tidak mengerti bahasa isyarat, sehingga hal ini dapat menyulitkan dalam proses transfer informasi. Maka dari itu untuk memudahkan proses terjadinya interaksi antara penyandang dengan masyarakat umum dibuatlah alat pendekteksi bahasa isyarat tunawicara menggunakan Raspberry Pi dan penggabungan AI dengan metode Blazepose. Proses pengolahan gambar meliputi pendeteksian huruf, angka, dan kata. Sistem memproses dengan pengambilan gambar melalui camera webcam pada pose atau gerakan yang menampilkan bahasa isyarat. Data yang berhasil diambil akan diproses oleh Raspberry Pi sebelum kemudian hasilnya ditampilkan pada display. Pengujian menunjukan hasil tingkat keberhasilan berdasarkan akurasi dan waktu yang cukup optimal untuk orang yang berada di dalam databas
Machine Learning Untuk Klasifikasi Penyakit Jantung: Machine Learning Untuk Klasifikasi Penyakit Jantung
Penyakit jantung disebabkan oleh kondisi abnormal jantung dan pembuluh darah, secara luas dianggap sebagai ancaman langsung terhadap kehidupan dan kesehatan manusia. Diagnosa yang tepat pada fase awal merupakan tugas yang sangat menantang karena adanya ketergantungan yang kompleks yang harus dipertimbangkan pada berbagai faktor. Oleh karena itu dibutuhkan pengembangan sistem diagnosis medis sedemikian rupa sehingga dapat membantu dalam mengambil keputusan pada proses diagnostik.
Penelitian ini bertujuan untuk mencari algoritma mechine learning yang memiliki akurasi yang paling tinggi untuk menprediksi apakah seseorang mengidap penyakit jantung atau tidak berdasarkan database medis. Penelitian kami membandingkan enam metode klasifikasi mechine learning yaitu Naïve Bayes, kNN, Random Forest, Logistic Regression, SVM, Decision Tree dan AdaBoost dengan dataset Cleveland Clinic Foundation yang tersedia di “UCI Machine Learning Repository”. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa algoritma Naive Bayes memiliki akurasi paling tinggi yaitu sebesar 84.67%, lalu Logistic Regression diurutan kedua dengan akurasi 84.30%, Kemudian Random Forest 81.70%, SVM 81%, Tree 74%, kNN 73%, AdaBoost 71.30%
ANALISIS SISTEM KERJA GSM (GLOBAL SYSTEM FOR MOBILE) PADA PROTOKOL POS GSM (PRODUK ALAT MONITORING KOLAM LELE PAKAN OTOMATIS BERBASIS GLOBAL SYSTEM FOR MOBILE)
Kualitas air merupakan salah satu faktor penting keberhasilan seseorang dalam melakukan suatu budidaya perikanan. Kadar air yang terlalu asam atau basa, tingkat kekeruhan, serta suhu air yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kematian pada ikan. Selain itu juga ikan harus diberi makan secara rutin dan tepat waktu. Maka dari itu, dibuatlah suatu alat berfungsi untuk memberi makan otomatis dan mengontrol atau menjaga kualitas air kolam untuk mencegah kematian pada ikan yaitu PROTOKOL POS GSM (Produk Alat Monitoring Kolam Lele Pakan Otomatis Berbasis Global System for Mobile). PROTOKOL POS GSM memerlukan komponen berupa sensor RTC (Real Time Clock), sensor ph air, sensor turbidity atau kekeruhan, dan sensor suhu untuk mendapatkan data laporan kualitas air. Selain sensor, alat ini membutuhkan GSM untuk mengirimkan pesan dan LCD (Liquid Crystal Display) sebagai layar untuk menampilkan informasi kualitas air. Berdasarkan hasil pengujian, alat ini membaca ph air kolam dengan nilai 7.09-8.07, suhu sebesar 25.06°C-26.73°C, tingkat kekeruhan sebesar 6NTUs-40NTUs, dan memiliki tingkat delay pengiriman pesan dengan rata-rata 18,17detik. Dapat disimpulkan bahwa alat ini memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi, dan pakan ikan bekerja sesuai perintah masukkan didalam program.