e Journals Directory Universitas Islam Syekh-Yusuf
Not a member yet
2296 research outputs found
Sort by
STRATEGI PROMOSI LKP STAR ACADEMY DALAM MENINGKATKAN JUMLAH SIWA BARU
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimanakah strategi promosi yang dilakukan oleh LKP Star Academy dalam Upaya meningkatkan jumlah siswa baru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data di dalam penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara dengan pihak pengurus dari LKP Star Academy dan juga murid yang sudah belajar di LKP Star Academy. Lokasi penelitian ini adalah bertempat di Kampus UNIS Tangerang yang merupakan Lokasi dari LKP Star Academy. Hasil penelitian ini nantinya diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai efektif atau tidaknya sebuah strategi promosi yang telah digunakan ataupun direkomendasikan untuk peningkatan strategi khusus nya bagi Lembaga kursus dan pelatihan di masa yang akan datang
NILAI PROFESIONALITAS DAN INTEGRITAS PEWARTA FOTO PADA MEDIA ONLINE
Perkembangan teknologi saat ini memudahkan masyarakat melakukan pekerjaan. Munculnya media sosial memudahkan pewarta foto memberikan informasi. Namun mudah pula dilakukannya pelanggaran kode etik jurnalistik seperti hak cipta, plagiarisme, dan kasus lain yaitu suap, pemerasan, , wartawan bodrek, dan lainnya. Maka dari itu, penelitian ini untuk membandingkan nilai profesionalitas dan integritas yang dilakukan pewarta foto Rakyat Merdeka (RM.id) dan Tribunnews.com. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, paradigma konstruktivisme, dan teori interaksionisme simbolik karya George Herbert Mead, dengan konsep Mind, Self, and Society. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi pewarta foto di Rakyat Merdeka (RM.id) dan Tribunnews.com mengenai profesionalitas dan integritas, serta dalam membuat foto jurnalistik. Hasil penelitian ini, terdapat persamaan dari persepsi pewarta foto mengenai profesionalitas dan integritas. Yaitu mengikuti bagaimana standar kode etik jurnalistik, undang-undang pers, dan peraturan perusahaan. Dan sangat tidak diperbolehkan pewarta foto menerima imbalan dalam bentuk apapun. Pewarta foto diharap menghasilkan karya yang baik dan menimbulkan permasalahan. Memiliki peraturan perusahaan yang berbeda dan ciri khas masing-masing. Serta dalam pengecekan gambar pun memiliki caranya masing-masing
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP NASABAH PINJAMAN ONLINE DIKAITKAN DENGAN PASAL 1320 KUH PERDATA TENTANG KEABSAHAN PERJANJIAN KONTRAK
The aims of this research are to find out and analyze: 1) the factors of someone making an online loan and the impact related to legal protection for consumers due to compound interest, terror and death of customers/consumers in online loan agreements, 2) the validity of an electronic contract ( e-contract /online-contract) related to online loans, as well as implementation based on justice, 3) legal protection for online loan settlements when there is no dispute and if a dispute occurs between the parties. This research uses a systematic process to find facts and get good results. The research method and type of research used in this research is empirical juridical, namely research that uses library research and field research. That the research results are the main factor that makes someone take out an online loan (pinjol) is because of the ease of the borrowing process. The problem arises when the consumer cannot pay the bill when it is due, the debt collector gains access to the data on the consumer's cell phone. The ITE Law Article 45, 46 paragraph 2, prohibits the act of obtaining information by any means as stated in article 30, especially in paragraph 2. Consumer legal protection is regulated in Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. The validity of an electronic contract (e–contract/online-contract) in an online loan agreement is valid according to article 1320 of the Civil Code and Government Regulation Number 82 of 2012 concerning the Implementation of Electronic Systems and Transactions which also explains that electronic contracts are considered valid if they comply with Article 47 paragraph (2). Settlement of disputes resulting from online loans can be resolved through an institution that has been established by the government, namely the Consumer Dispute Resolution Agency
Keywords: Online loans, legal protection of users, validity of electronic contracts, National Consumer Protection Agency (BPKN), Consumer Dispute Resolution Agency (BPSK), Indonesian Consumers Foundation (YLKI
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Insentif Terhadap Produktivitas Kerja Pada PT. Weha Transportasi Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis keberadaan variabel gaya kepemipinan, insentif, produktivitas kerja karyawan dengan menggunakan metode analisis jalur. Responden penelitian ini terbagi kedalam dua karakteristik responden yaitu responden yang berasal dari karyawan WEHA Transportasi Indonesia dan responden dari pelanggan transportasi pariwisata WEHA Transportasi Indonesia. Hasil analisis dapat diperoleh informasi terdapat pengaruh secara parsial dan signifikan gaya kepemimpinan terhadap produktivitas kerja karyawan, terdapat pengaruh secara parsial dan signifikan insentif terhadap produktivitas kerja karyawan, terdapat pengaruh secara simultan dan signifikan gaya kepemimpnan dan insentif terhadap produktivitas kerja karyawan.
Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan, Insentif, Produktivitas Kerj
ANALISIS YURIDIS PENERAPAN PRINSIP ORIGINALITAS SEBAGAI SYARAT PERLINDUNGAN HUKUM HAK CIPTA DESAIN LOGO
The advancement of Science and Technology has renewed the scope of wealth, which was originally only in the form of tangible wealth, into tangible and intangible wealth. Intangible wealth is realized in the form of Intellectual Property. There are various types of intellectual property, one of which is Copyright. One of the requirements for a creation to be protected by copyright is originality. Originality is one of the fundamental principles of copyright protection, because originality is closely related to the form of embodiment of a work. In Decision Number 14/Pdt.Sus Hki/Cipta/2021/Pn Niaga Jkt.Pst, the Defendant's logo design creation has similarities with the Plaintiff's creation which has been protected by IP and published first. In this case, the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia, specifically the Directorate General of Intellectual Property was declared as a Co-Defendant because it had granted Copyright protection to the Defendant's creation, which should not have been granted because it violated the principle of originality. In this study, the main problem is how the application of the principle of originality as a condition of legal protection of copyright on works in the form of logo design and how the analysis of judges' considerations related to the Copyright Originality Principle. This research is a normative juridical research type that is descriptive analytical so that primary data sources and secondary data sources are analyzed qualitatively. The theoretical basis refers to Article 1 paragraph 1 Jo Article 3, Article 40, Article 64 of Law Number 28 of 2014 concerning Copyright. The results of the research on the application of the principle of originality as a condition of copyright legal protection on works in the form of logo designs can use the Substantial Similarity principle approach and Independent Creations and Analysis of judges' considerations related to the Principle of Copyright Originality is the principle of Substantial Similarity where a creation is taken in substantial part by looking at the similarity of the physical form of the two logos belonging to the Plaintiff and the Defendant. The judge argued that the difference lies only in the presence of writing, while the basic form is exactly the same, which is the appearance of a person riding a horseKemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) telah memperbaharui ruang lingkup kekayaan, yang semula hanya berupa kekayaan berwujud, menjadi kekayaan berwujud dan tidak berwujud. Kekayaan tidak berwujud itu diwujudkan salah satunya dalam bentuk Kekayaan Intelektual. Terdapat berbagai macam jenis kekayaan intekektual, yang mana salah satunya adalah Hak Cipta. Syarat suatu ciptaan dapat dilindungi Hak Cipta adalah salah satunya bersifat originalitas. Originalitas merupakan salah satu prinsip mendasar dari perlindungan Hak Cipta, karena keaslian sangat erat hubungannya dengan bentuk perwujudan suatu ciptaan. Pada Putusan Nomor 14/Pdt.Sus Hki/Cipta/2021/Pn Niaga Jkt.Pst ciptaan desain logo Tergugat memiliki kesamaan dengan ciptaan milik Penggugat yang telah dilindungi KI dan dipublikasikan terlebih dahulu. Dalam hal ini, Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, khususnya Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dinyatakan sebagai Turut Tergugat karena telah memberikan perlindungan Hak Cipta kepada Ciptaan milik Tergugat, dimana seharusnya perlindungan tersebut tidak dapat diberikan karena melanggar prinsip originalitas. Dalam penelitian ini yang menjadi pokok permasalahan bagaimana penerapan prinsip originalitas sebagai syarat perlindungan hukum hak cipta pada karya berupa desain logo dan bagaimana analisis pertimbangan hakim terkait Prinsip Originalitas Hak Cipta. Penelitian ini merupakan tipe penelitian yuridis normatif sifatnya deskriptif analitis sehingga sumber data primer dan sumber data sekunder dianalisis secara kualitatif. Landasan teorinya mengacu pada Pasal 1 ayat 1 Jo Pasal 3, Pasal 40, Pasal 64 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Hasil penelitian penerapan prinsip originalitas sebagai syarat perlindungan hukum hak cipta pada karya berupa desain logo dapat menggunakan pendekatan prinsip Substansial Similarity dan Independent Creations dan Analisis pertimbangan hakim terkait Prinsip Originalitas Hak Cipta adalah prinsip Substansial Similarity dimana sebuah ciptaan diambil sebagian yang substantial dengan melihat adanya persamaan bentuk fisik dari kedua logo milik Penggugat dan Tergugat. Hakim berpendapat bahwa perbedaannya hanya terletak pada adanya tulisan, sementara bentuk dasarnya adalah sama persis, yakni merupakan tampilan dari seseorang yang menunggangi kuda.
 
ANALISIS YURIDIS PENERAPAN SANKSI PIDANA DALAM UPAYA PENANGANAN KEJAHATAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DIBAWAH UMUR ( Studi Putusan Nomor 1922/Pid.Sus/2022/PN Tng )
Crimes of sexual violence in Indonesia are currently very worrying, especially those that occur among children who will become this nation's young generation. The problem is how to apply the law to perpetrators of crimes of sexual violence against children based on the law in force in Indonesia based on Decision Number 1922/Pid.Sus/2022/PN Tng. The aim of this research is to determine legal protection for children who are victims of sexual violence and criminal sanctions against perpetrators of crimes of sexual violence against children based on Law Number 23 of 2002 concerning Child Protection. This research is normative juridical in nature which refers to literature, document studies and the Criminal Code relating to the formulation of the problem. The results of this research are that the judge's decision to impose criminal sanctions in Decision Number 1922/Pid.Sus/2022/PN is still inadequate because the sentence is too light, 9 (nine) years, which is not commensurate with the provisions of article 82 paragraph (2) of Law Number 23 of 2002 concerning Protection of children who are subject to a maximum sentence of 15 (fifteen) years.Crimes of sexual violence in Indonesia today are very worrying, especially those that occur among children who will become the younger generation of this Nation. However, the phenomenon of sexual violence that occurs in the community is increasing because the sanctions given to the perpetrators do not make them deterrent. The problem is how the application of the law to perpetrators of crimes of sexual violence against children based on the applicable law in Indonesia based on Decision Number 1922/Pid.Sus/2022/PN Tng. The purpose of this research is to find out the legal protection for children who are victims of sexual violence and criminal sanctions against perpetrators of crimes of sexual violence against children based on Law Number 23 of 2002 concerning Child Protection. This research is normative juridical in nature which refers to literature, document studies and the Criminal Code relating to the formulation of the problem. The results of this study are that. The Judge's decision to impose criminal sanctions in Decision Number 1922/Pid.Sus/2022/PN is still lacking because the sentence is too light 9 (Nine) years is not comparable to the provisions of Article 82 paragraph (2) of Law Number 23 of 2002 concerning Child Protection which carries a maximum penalty of 15 (Fifteen) years
Sistem Akuaponik Cerdas Bertenaga Surya Untuk Ketahanan Pangan Mandiri
Dewasa ini permasalahan lahan untuk bercocok tanam menjadi hal krusial karena dampaknya terhadap kebutuhan pangan. Di Indonesia sendiri lahan sudah banyak yang menurun kualitasnya sehingga membuat lahan yang ada menjadi terbengkalai dan kurang produktif. Hal ini tentu akan menjadi penghambat pembangunan terutama dibidang pertanian, ditambah lagi dengan kecepatan pertumbuhan penduduk yang sangat sulit untuk dikendalikan sehingga semakin sempitnya lahan untuk pertanian karena kebutuhan lahan untuk pemukiman terus bertambah. Kondisi ini dapat menyebabkan kekurangan pangan di Indonesia karena tidak bisa menjamin pasokan pangan untuk memenuhi kebutuhan seluruh penduduk. Di samping itu, penggunaan energi di Indonesia terus meningkat juga sejalan dengan pertambahan penduduk. Peningkatan kebutuhan energi di Indonesia dapat dilihat dari pengeksploitasi yang berlebihan terhadap bahan bakar fosil. Sedangkan, ketersediaannya terus mengalami pengurangan dan proses alam memerlukan waktu yang sangat lama untuk dapat menyediakannya lagi. Sementara itu, energi listrik masih mengandalkan bahan bakar fosil sebagai sumber utamanya. Berdasarkan permasalahan tersebut, solusi melalui penelitian ini adalah dilakukannya perancangan sistem akuaponik cerdas bertenaga surya. Akuaponik bertenaga surya menjadi solusi inovatif untuk mengatasi masalah lahan dan energi. Teknologi akuaponik ini dirancang dengan mengkombinasikan antara panel surya dan Internet of Things (IoT) sebagai pengontrol pompa otomatis dan lampu. Listrik yang dihasilkan oleh panel surya dipakai untuk sumber daya pompa serta lampu. Data yang diterima akan dikirim melalui aplikasi yang dirancang menggunakan MIT App Inventor dan dapat dipantau melalui ponsel pintar berbasis android. Teknik akuaponik yang dipakai adalah Deep Flow Technique (DFT) dengan menggenangkan air dalam pipa PVC. Pengujian yang dilakukan terhadap NodeMCU dan cepatnya reaksi aplikasi adalah 3 detik, dan hasil dari pengujian panel surya dan daya yang dihasilkan adalah dalam satu hari dapat digunakan untuk menyalakan pompa dan lampu selama 8,3 jam.Dewasa ini permasalahan lahan untuk bercocok tanam menjadi hal krusial karena dampaknya terhadap kebutuhan pangan. Di Indonesia sendiri lahan sudah banyak yang menurun kualitasnya sehingga membuat lahan yang ada menjadi terbengkalai dan kurang produktif. Hal ini tentu akan menjadi penghambat pembangunan terutama dibidang pertanian, ditambah lagi dengan kecepatan pertumbuhan penduduk yang sangat sulit untuk dikendalikan sehingga semakin sempitnya lahan untuk pertanian karena kebutuhan lahan untuk pemukiman terus bertambah. Kondisi ini dapat menyebabkan kekurangan pangan di Indonesia karena tidak bisa menjamin pasokan pangan untuk memenuhi kebutuhan seluruh penduduk. Di samping itu, penggunaan energi di Indonesia terus meningkat juga sejalan dengan pertambahan penduduk. Peningkatan kebutuhan energi di Indonesia dapat dilihat dari pengeksploitasi yang berlebihan terhadap bahan bakar fosil. Sedangkan, ketersediaannya terus mengalami pengurangan dan proses alam memerlukan waktu yang sangat lama untuk dapat menyediakannya lagi. Sementara itu, energi listrik masih mengandalkan bahan bakar fosil sebagai sumber utamanya. Berdasarkan permasalahan tersebut, solusi melalui penelitian ini adalah dilakukannya perancangan sistem akuaponik cerdas bertenaga surya. Akuaponik bertenaga surya menjadi solusi inovatif untuk mengatasi masalah lahan dan energi. Teknologi akuaponik ini dirancang dengan mengkombinasikan antara panel surya dan Internet of Things (IoT) sebagai pengontrol pompa otomatis dan lampu. Listrik yang dihasilkan oleh panel surya dipakai untuk sumber daya pompa serta lampu. Data yang diterima akan dikirim melalui aplikasi yang dirancang menggunakan MIT App Inventor dan dapat dipantau melalui ponsel pintar berbasis android. Teknik akuaponik yang dipakai adalah Deep Flow Technique (DFT) dengan menggenangkan air dalam pipa PVC. Pengujian yang dilakukan terhadap NodeMCU dan cepatnya reaksi aplikasi adalah 3 detik, dan hasil dari pengujian panel surya dan daya yang dihasilkan adalah dalam satu hari dapat digunakan untuk menyalakan pompa dan lampu selama 8,3 jam
Sistem Monitoring Kualitas Air Hidroponik di AABS Purwokerto Berbasis Website Menggunakan Metode Prorotipe
Akuaponik, sebagai inovasi sistem budidaya, mengintegrasikan akuakultur dan hidroponik dalam ekosistem resirkulasi yang saling menguntungkan. Melalui pemanfaatan bakteri alami, limbah dari akuakultur diubah menjadi nutrisi tanaman, menciptakan daur ulang yang mengurangi dampak lingkungan. Proses ini memanfaatkan aliran air kaya nutrisi dari pemeliharaan ikan untuk menyuburkan tanaman hidroponik, dengan limbah hidroponik berfungsi sebagai biofilter yang membersihkan air sebelum dialirkan kembali ke akuakultur. Teknologi Internet of Things (IoT) diterapkan dengan menggunakan sensor pH, suhu, Total Dissolved Solids (TDS), dan mikrokontroler untuk memonitor kondisi lingkungan. Penggunaan smart farming dalam monitoring memungkinkan petani untuk secara efisien memantau, mengolah data, dan mengoptimalkan kondisi lingkungan akuaponik. Penelitian ini mengusulkan sistem monitoring akuaponik berbasis IoT dengan pendekatan metode prototype, melibatkan komunikasi dengan pengguna, perencanaan cepat, konstruksi prototipe, dan pengembangan sistem. Hasil pengujian sensor dan website menunjukkan kinerja yang baik, dengan data yang akurat dan terstruktur. Sebagai upaya meningkatkan keberlanjutan pertanian, sistem ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung smart farming 4.0Akuaponik, sebagai inovasi sistem budidaya, mengintegrasikan akuakultur dan hidroponik dalam ekosistem resirkulasi yang saling menguntungkan. Melalui pemanfaatan bakteri alami, limbah dari akuakultur diubah menjadi nutrisi tanaman, menciptakan daur ulang yang mengurangi dampak lingkungan. Proses ini memanfaatkan aliran air kaya nutrisi dari pemeliharaan ikan untuk menyuburkan tanaman hidroponik, dengan limbah hidroponik berfungsi sebagai biofilter yang membersihkan air sebelum dialirkan kembali ke akuakultur. Teknologi Internet of Things (IoT) diterapkan dengan menggunakan sensor pH, suhu, Total Dissolved Solids (TDS), dan mikrokontroler untuk memonitor kondisi lingkungan. Penggunaan smart farming dalam monitoring memungkinkan petani untuk secara efisien memantau, mengolah data, dan mengoptimalkan kondisi lingkungan akuaponik. Penelitian ini mengusulkan sistem monitoring akuaponik berbasis IoT dengan pendekatan metode prototype, melibatkan komunikasi dengan pengguna, perencanaan cepat, konstruksi prototipe, dan pengembangan sistem. Hasil pengujian sensor dan website menunjukkan kinerja yang baik, dengan data yang akurat dan terstruktur. Sebagai upaya meningkatkan keberlanjutan pertanian, sistem ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung smart farming 4.0.
Kata kunci: akuaponik, internet of things, sistem monitoring, metode prototip
Pengembangan Design UI/UX pada Website SMP Negeri 2 Bojonggede menggunakan Metode User Centered Design (UCD)
SMP Negeri 2 Bojonggede membutuhkan media untuk menyampaikan informasi atau promosi sekolah, dengan pertimbangan menggunakan website sekolah. Penelitian ini berfokus pada analisis website SMP Negeri 2 Bojonggede yang sebelumnya tidak berfungsi optimal dan memiliki tampilan yang kurang efektif, elemen gambar yang tidak menarik, serta tata letak yang tidak efisien. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan desain UI/UX website SMP Negeri 2 Bojonggede sehingga menghasilkan prototipe website yang efektif dan menarik. Untuk mencapai tujuan ini, penelitian menggunakan metode User Centered Design (UCD), yang melibatkan pemahaman pengguna website, identifikasi kebutuhan pengguna, pembuatan solusi desain, dan evaluasi desain UI/UX hingga sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pengguna. Hasil dari penerapan metode UCD menunjukan peningkatan signifikan dalam aksesbilitas, navigasi yang mudah, dan daya tarik visualisasi prototype website. Desain yang diinginkan tidak hanya memenuhi kebutuhan informasi, tetapi juga mendukung tidak lain dari hal pendidikan. Dengan demikian, pengembangan UCD ini dapat menciptakan prototype yang menarik, dan user-friendly serta mendukung interaksi yang lebih baik di sekolahSMP Negeri 2 Bojonggede membutuhkan media untuk menyampaikan informasi atau promosi sekolah, dengan pertimbangan menggunakan website sekolah. Penelitian ini berfokus pada analisis website SMP Negeri 2 Bojonggede yang sebelumnya tidak berfungsi optimal dan memiliki tampilan yang kurang efektif, elemen gambar yang tidak menarik, serta tata letak yang tidak efisien. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan desain UI/UX website SMP Negeri 2 Bojonggede sehingga menghasilkan prototipe website yang efektif dan menarik. Untuk mencapai tujuan ini, penelitian menggunakan metode User Centered Design (UCD), yang melibatkan pemahaman pengguna website, identifikasi kebutuhan pengguna, pembuatan solusi desain, dan evaluasi desain UI/UX hingga sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pengguna. Hasil dari penerapan metode UCD menunjukan peningkatan signifikan dalam aksesbilitas, navigasi yang mudah, dan daya tarik visualisasi prototype website. Desain yang diinginkan tidak hanya memenuhi kebutuhan informasi, tetapi juga mendukung tidak lain dari hal pendidikan. Dengan demikian, pengembangan UCD ini dapat menciptakan prototype yang menarik, dan user-friendly serta mendukung interaksi yang lebih baik di sekola
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI READING A-Z TERHADAP MINAT MEMBACA BUKU CERITA SISWA SD INDONESIAN CREATIVE SCHOOL
AbstrakMembaca adalah salah satu kegiatan penting yang harus dilakukan oleh semua orang apalagi bagi seorang siswa. Kegiatan membaca akan memberikan banyak informasi kepada pembaca sehingga dapat memberikan wawasan yang lebih luas. Data kunjungan perpustakaan SD Indonesian Creative School Pekanbaru, menggambarkan kurangnya minat membaca buku cerita siswa yang dapat dibuktikan dengan sedikitnya kunjungan perpustakaan yang dilakukan siswa. Ada beberapa siswa yang berkunjung, namun beberapa dari mereka tidak membaca buku cerita tapi buku-buku ensiklopedia. Untuk memberikan pilihan lain dalam rangka meningkatkan minat membaca buku cerita siswa, SD Indonesian Creative School menggunakan aplikasi Reading A-Z (Digital Library Application). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode survey dalam pengumpulan data. Subject penelitian adalah siswa SD Indonesian Creative School Pekanbaru dengan sampel sebanyak 50 siswa yang terdiri dari 23 siswa laki-laki dan 27 siswa perempuan. Hasil penelitian yang sudah dilakukan menunjukkan adanya peningkatan minat baca melalui penerapan aplikasi berbasis android Reading A-Z terhadap siswa SD Indonesian Creative School Pekanbaru dari sebelumnya 73,2 (kategori sedang) menjadi 85,8 (kategori tinggi).
Kata Kunci: aplikasi Reading A-Z; buku cerita, minat membaca, perpustakaan digita