e Journals Directory Universitas Islam Syekh-Yusuf
Not a member yet
2296 research outputs found
Sort by
TINJAUAN YURIDIS TENTANG WASIAT DAN WARIS DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
This study explores the regulation of wills and inheritance in Islamic law in Indonesia, focusing on the Compilation of Islamic Law (KHI). It employs normative legal research with analytical and comparative approaches. Data was gathered from primary sources like the Qur'an, Hadith, and KHI, along with secondary materials from relevant books and articles. The analysis aims to understand legal principles and compare scholarly views on wills. Findings reveal differences in interpretations regarding the age limit for testators and the maximum number of wills, alongside challenges in applying testamentary law in Indonesia. The conclusion highlights the need for clear will documentation to prevent disputes and ensure equitable asset distribution according to Islamic principles and national regulations.Penelitian ini mengkaji regulasi wasiat dan waris dalam hukum Islam di Indonesia dengan fokus pada Kompilasi Hukum Islam (KHI). Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan analitis dan komparatif. Data dikumpulkan dari sumber primer seperti Al-Qur'an, Hadits, dan KHI, serta bahan sekunder dari buku dan artikel terkait. Analisis dilakukan untuk memahami prinsip-prinsip hukum dan membandingkan pandangan ulama mengenai wasiat. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan interpretasi mengenai batas usia pewasiat dan jumlah maksimal wasiat, serta tantangan dalam penerapan hukum wasiat di Indonesia. Kesimpulan menegaskan pentingnya dokumentasi wasiat yang jelas untuk mencegah sengketa dan memastikan keadilan dalam pembagian harta sesuai prinsip-prinsip syariat Islam dan peraturan nasional
ANALISIS YURIDIS PENYERAHAN IJAZAH SEBAGAI JAMINAN DALAM MELAKUKAN HUBUNGAN KERJA
The purpose of the study was to determine the laws and regulations in Indonesia that regulate the retention of diplomas in employment relationships and analyze diplomas as objects that can be used as collateral in employment relationships. This study is a normative legal study. Secondary legal materials used include the 1945 Constitution, Law Number 13 of 2013 concerning Manpower, Law Number 39 of 1999 concerning Human Rights, East Java Regional Regulation Number 8 of 2016 concerning the Implementation of Manpower. Data analysis was used qualitatively. The results of the study concluded that the laws and regulations in Indonesia have not expressly regulated the retention of diplomas in employment relationships. The absence of this provision raises debates and problems related to workers' rights. Then in general, the laws and regulations in Indonesia do not specifically regulate diplomas as objects that can be used as collateral in employment relationships.Penahanan ijazah dapat dianggap sebagai tindakan penyanderaan karyawan yang dilakukan oleh pengusaha. Ini dapat membuat karyawan merasa terjebak untuk mematuhi aturan yang ditetapkan oleh pengusaha tanpa memperhatikan hak-hak mereka. Perjanjian kerja menjadi penting sebagai langkah perlindungan bagi pekerja dari diskriminasi, di mana hak dan tanggung jawab pekerja dan pengusaha dijelaskan secara rinci dalam perjanjian tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peraturan perundang-undangan di Indonesia mengatur tentang penahanan ijazah dalam hubungan kerja dan menganalisis ijazah termasuk benda yang dapat dijaminkan dalam hubungan kerja. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian yuridis normative. Bahan hukum sekunder yang digunakan meliputi UUD 1945, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 Tentang Ketenagakerjaan, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia, Peraturan Daerah Jawa Timur Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan. Analisis data digunakan secara kualitatif yaitu melakukan proses di mana data dideskripsikan atau digambarkan, lalu dibandingkan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan atau pandangan para ahli hukum. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Peraturan perundang-undangan di Indonesia belum secara tegas mengatur penahanan ijazah dalam hubungan kerja. Ketiadaan ketentuan yang jelas ini menimbulkan perdebatan dan permasalahan terkait hak-hak pekerja. Praktik penahanan ijazah ini sering dimanfaatkan oleh perusahaan untuk mengikat karyawan, yang sebenarnya dapat melanggar hak asasi manusia pekerja, namun Provinis Jawa Timur yang telah memberlakukan peraturan larangan penahanan ijazah dalam pasal 48 Pasal 42 Perda Jawa Timur No 8/2016. Kemudian Secara umum, peraturan perundang-undangan di Indonesia tidak secara spesifik mengatur ijazah sebagai benda yang dapat dijaminkan dalam hubungan kerja. Ijazah lebih sebagai bukti kualifikasi akademis, dan statusnya sebagai jaminan masih menjadi subjek debat yang memerlukan interpretasi hukum lebih lanjut untuk melindungi hak-hak pekerj
The Role of TOEFL Preparation Courses in Improving Test Score
The study analyses the implementation of TOEFL Preparation and provides conclusions and suggestions to improve participants' ability to face the TOEFL test. In the study, 40 participants participated in the implementation of TOEFL preparation courses which consisted of three parts, namely listening, structure, and reading. The analysis results showed that the average TOEFL score of the participants was 448, with the highest score reaching 540 and the lowest score of 376. Although the average score met the minimum requirements at IBIK 57 Campus, there were participants who did not reach the standard. Suggestions included individual coaching, increased listening practice, strengthened knowledge of grammar and structure, reading comprehension strategies, as well as encouragement for self-study and use of additional resources
KEGIATAN AKSI STOP STUNTING DI KAMPUNG RAWACANA KELURAHAN GANDASARI KOTA TANGERANG
Stunting atau terhambatnya proses tumbuh kembang pada anak adalah masalah kesehatan global dimana memerlukan perhatian serius. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di kampung Rawacana Kelurahan Gandasari Kota Tangerang menekankan pada peran kunci ibu dalam memastikan asupan gizi yang cukup selama kehamilan dan menyusui serta pengelolaan gizi dalam rumah tangga dimana mampu mendukung pertumbuhan anak. Diharapkan kegiatan Aksi Stop Stunting ini berguna bagi praktisi kesehatan, peneliti, dan masyarakat dalam upaya bersamaa pencegahan stunting untuk memastikan masa depan yang sehat bagi generasi mendatang. Langkah Aksi Stop Stunting ini harus diiringi dengan edukasi berkelanjutan, dukungan komunitas dan pemantauan pertumbuhan anak.
Kata Kunci : Stunting, pertumbuhan, perkembangan, anak
ANALISIS YURIDIS MENGENAI TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN TERHADAP HEWAN (Studi Putusan Nomor 22/Pid.B/2019/PN.Bsk
Penganiayaan hewan adalah suatu perbuatan melawan hukum. Permasalahan dalam penelitian ini ialah bagaimana pertanggungjawaban dan dasar pertimbangan hakim atas tindak pidana penganiayaan terhadap hewan berdasarkan Putusan Nomor 22/Pid.B/2019/PN.Bsk. Tipe penelitian ini ialah yuridis normatif, dan bersifat deskriptif analisis. Kerangka teori dalam penelitian ini mengacu pada Teori Pemidanaan, Teori Kepastian Hukum, Teori Keadilan Hukum dan Asas Legalitas. Hal-hal yang ditemukan dalam penelitian ini ialah Pertanggungjawaban pidana pelaku pada tindak pidana penganiayaan hewan di bebankan oleh pelaku jika yang bersangkutan sudah terbukti melakukan suatu tindak pidana terlebih dahulu serta memenuhi unsur kesalahan dan tidak adanya alasan yang meringankan dan menghapus tindak pidana yang telah dilakukannya. Dasar pertimbangan hakim adalah terdakwa terbukti telah melakukan tindak pidana penganiayaan hewan.Mistreating animals is an unlawful act, animals are also God's creatures that have the right not to be tortured, unlawful acts are referred to as elements of every crime. with the act of cruelty to animals, it is fitting for the perpetrators of animal abuse to be given a sentence commensurate with their actions. The problems raised in this study are how is the responsibility for criminal acts of mistreatment of animals based on Decision Number 22/Pid.B/2019/PN.Bsk and What is the basis for judges' considerations of criminal acts of mistreatment of animals based on Decision Number 22/Pid.B/2019/ PN. Bsk. The type of research is Juridical Normative, the nature of the research used is Descriptive Analysis, so that the secondary data is then analyzed qualitatively so as to obtain answers that can be accounted for scientifically. The theoretical framework in this study refers to the Criminal Theory, the Legal Certainty Theory, the Legal Benefit Theory, the Legal Justice Theory and the Legality Principle. The things found in this study and the conclusion are that the criminal responsibility of the perpetrator in the crime of mistreatment of animals is borne by the perpetrator if the person concerned has been proven to have committed a crime beforehand and fulfills the element of guilt and there is no mitigating reason and eliminates the crime that has been committed. he did. As well as the basis for the judge's considerations in determining the defendant as the perpetrator that the defendant has been proven to have violated Article 302 paragraph (2) of the Criminal Code, the defendant has been proven legally and convincingly guilty of committing the crime of mistreatment of animals so that the judge sentenced him to imprisonment for 3 (three) months. The suggestion is that the Panel of Judges can reconsider it according to the facts which prove that the victim is the owner of the animal, does not supervise and care for it properly and can make it one that can relieve the accused and the perpetrators who committed the crime of mistreating and violence against animals and the perpetrators are obliged to be held accountable for the mistakes that have been made by the perpetrators which have made society uneasy and harmed others
ANALISIS PENEGAKKAN HUKUM TINDAK PIDANA PENIPUAN DALAM TRANSAKSI JUAL BELI BARANG ELEKTRONIK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya hukum yang dilakukan dengan pedoman UU ITE untuk melindungi konsumen pada transaksi jual beli barang elektronik terhadap putusan, serta untuk mengetahui faktor-faktor terjadinya tindak pidana penipuan online. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dan library research dengan melakukan pengkajian terhadap peraturan perundang-undangan, buku-buku, dan sumber lain yang berkaitan dengan objek kajian. Setelah memperoleh data, penulis menganalisis secara kualitatif data yang diperoleh terhadap objek kajian. Penyelsaian hukum terhadap tindak pidana penipuan secara online dalam Putusan Nomor: 465/Pid.Sus/PN JKT SEL kurang tepat, karena hakim tidak mempertimbangkan pemenuhan hak-hak para korban yang telah dilanggar oleh terdakwa
Analisis Yuridis Akibat Hukum Akuisisi Pada Perusahaan Penerbit Bagi Pencipta Dan Pemrgang Hak Cipta
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta mendefinisikan hak cipta sebagai hak eksklusif pencipta yang timbul secara otomatis setelah karya diwujudkan. Hak cipta mencakup hak moral dan ekonomi, yang memungkinkan pencipta atau pemegang hak cipta mengontrol penggunaan dan reproduksi karya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan pendekatan studi kasus putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuisisi pada perusahaan penerbit dapat mempengaruhi kedudukan hukum pencipta dan pemegang hak cipta. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya kesepakatan yang komprehensif dan transparan dalam proses akuisisi, serta pentingnya mempertimbangkan hak dan kewajiban para pihak terkait hak cipta.Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta mendefinisikan hak cipta sebagai hakeksklusif pencipta yang timbul secara otomatis setelah karya diwujudkan. Hak cipta mencakuphak moral dan ekonomi, yang memungkinkan pencipta atau pemegang hak cipta mengontrolpenggunaan dan reproduksi karya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridisnormatif dengan pendekatan studi kasus putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkanbahwa akuisisi pada perusahaan penerbit dapat mempengaruhi kedudukan hukum pencipta danpemegang hak cipta. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya kesepakatan yangkomprehensif dan transparan dalam proses akuisisi, serta pentingnya mempertimbangkan hakdan kewajiban para pihak terkait hak cipta
Kuat Tekan Beton Dengan Menggunakan Limbah Pecahan Keramik Sebagai Bahan Agregat Kasar Ditambahkan Dengan Zat Aditif.
Teknologi beton mempunyai potensi yang luas dalam bidang konstruksi sehingga beton merupakan salah satu bahan yang banyak digunakan untuk pembuatan bangunan. Tidak selamanya beton terbuat dari campuran semen, air, pasir dan kerikil. Salah satu alternatif pengunaan agregat kasar yaitu dengan menggunakan limbah industri keramik.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh menggunakan  pecahan keramik sebagai agregat kasar terhadap kuat tekan dan kuat geser, serta memanfaatkan limbah keramik dalam campuran beton untuk mengurangi jumlah limbah yang berserakan dan merusak estetika lingkungan.Metode penelitian mencari standard surface drink (SSD) menggunakan SNI 1970-2008, zat aditif yang digunakan sebanyak 2% dari silica fume, benda uji menggunakan kubus 15x15x15cm dan balok berdimensi 60x15x10cm dengan tulangan utama 10mm dan cincin 8mm jarak antara cincin 20cm. Dari pengujian yang dilakukan dengan kuat tekan beton rencana K-225 dengan limbah keramik mampu mencapai 192,8 kg/cm2, dengan penambahan agregat kasar sebanyak 20% mampu mencapai 183,5 kg/cm2, dengan pengurangan keramik sebanyak -20% mampu mencapai 179 kg/cm2,   dan uji geser mampu mencapai 47,86 Kn, jika dilihat dari syarat berat isi beton normal sebesar 2200 – 2500 kg/m3, dengan penggunaan limbah keramik didapat hasil berat 2195 kg/m3, maka bisa disimpulkan bahwa berat isi keramik lebih ringan dibandingkan kerikil tetapi memiliki kuat tekan yang hampir mendekati menggunakan agregat kasar kerikil
The Correlation Between Students' English Vocabulary and Their English Paragraph Writing Ability: Survey Study of 10th Grade Students at State 3 Senior High School Tangerang District
ABSTRACT
The researcher is interested in finding out if students’ vocabulary mastery correlates with their writing skills. The 44 students were selected for this study using a purposive sampling technique, they were selected from the population of all the 10th grade students at State 3 Senior High School Tangerang District. A vocabulary test and a writing test were used to collect the data from the participants in this study. The Pearson Product Moment Correlation was used to examine the relationship between the two variables. The result shows that the coefficient between variable X and variable Y is 0.682. The criteria of correlation between two variables among 0.600 – 0.800 shows a high or strong correlation. The significant level at 5% is r-table = 0.297, it means rxy > r-table (0.682 > 0.297). The r-table significant level at 1 % is 0.384, it means that the rxy > r-table (0.682 > 0.384). The result of the analyses shows that there is a positive and significant correlation between students’ vocabulary mastery and students’ writing skill of State 3 Senior High School Tangerang District. Therefore, the null hypothesis (H0) is rejected and the alternative hypothesis (Ha) is accepted. In other words, students who score high on vocabulary tests tend to have good writing skills too.
Keywords: correlation, students’ vocabulary mastery, writing skills
Belt Road initiative(BRI):Global Strategy of Economic & Politic Made in China
This article is a brief exploring of BRI (Belt Road Initiative) which is launched on 2013 in China and worked by double spearheads covered global economic and politic relationship of counterpart countries. By the record, BRI has 139 counterpart countries in the world. It shown quite succeed endeavor; since China achieve it in short time, relatively. Some highlight points of the exploring are the sense of initiative regarding to raise up historical memories of Silk Road and basic international trade theory of Comparative Advantage, which is innovated and applied on contemporary global economic and politic practices. At the eventually, this paper is concluded that BRI’s way is worth to be adopted as a model to build an advantage business strategy