E-Journal UNTAG Semarang
Not a member yet
2017 research outputs found
Sort by
PEMBAHARUAN HUKUM PERSEROAN TERBATAS DAN PERANNYA DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI
Salah satu bagian dari pembangunan hukum dapat dilakukan dengan jalan peningkatan dan penyempurnaan pembinaan hukum nasional dengan antara lain mengadakan pembaharuan, kodifikasi serta unifikasi hukum di bidang-bidang tertentu.  Undang-Undang  Nomor.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT) merupakan salah satu contoh usaha pembaharuan hukum tersebut . Pembaharuan hukum Perseroan Terbatas melalui UU Nomot 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas harus diarahkan bukan hanya pembaharuan substansi hukumnya, melainkan juga memungkinkan hukum itu bekerja sebagaimana diharapkan oleh pelaku pasar. Pembaharuan ekonomi dilakukan bukan sekedar memperbaharui hukum materiilnya, melainkan juga bagaimana hukum itu dapat bekerja, bagaimana pelaku ekonomi dapat mengakses hukum itu Pembaharuan hukum tersebut harus tetap mencakup tiga komponen besar yaitu : pengembangan hukum, perbaikan pendidikan hukum, dan penyempurnaan system informasi hukum. Dengan demikian bekerjanya ketiga komponen tersebut secara kait mengait diharapkan dapat memberi jawaban tantangan dan sasaran pembangunan ekonomi
TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGGUNAAN DANA BOS UNTUK PENDIDIKAN DASAR YANG BERMUTU
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pendidikan nasional yang berkualitas dan berdaya saing serta bermutu. Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah serta Masyarakat menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya. Permasalahan dalam penelitian ini adalah tanggung jawab pemerintah daerah dalam penggunaan dana BOS untuk pendidikan dasar yang bermutu. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif, yang memahami hukum sebagai perangkat peraturan atau norma-norma positif di dalam sistem perundang-undangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pola penggunaan dana BOS untuk pendidikan dasar belum berjalan efektif karena masih ada kasus pungutan liar yang dilakukan Kepala Sekolah di Kabupaten Purworejo, kasus pungutan liar di Kabupaten Magelang, dan kasus pengelolaan dana BOS di Kabupaten Semarang (2) Mekanisme penggunaan dana BOS dari pemerintah daerah untuk pendidikan dasar diawali dengan penunjukkan kepada organisasi pelaksana BOS meliputi Tim Pengarah dan Tim Manajemen BOS Pusat, Tim Manajemen BOS Provinsi, Tim Manajemen Kabupaten/Kota, dan Tim Manajemen Sekolah; dan (3) Tanggung jawab pemerintah daerah dalam penggunaan dana BOS untuk pendidikan dasar dengan memberikan layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik pada tingkat pendidikan dasar (SD dan SMP). Pemerintah Daerah bertanggung jawab membantu untuk meringankan beban biaya pendidikan bagi seluruh masyarakat dalam memperoleh pendidikan yang bermutu
HUKUM DAGANG INDONESIA (SUATU PILIHAN MODEL PEMBAHARUAN)
Hukum dagang di Indonesia diatur dalam kodifikasi hukum yaitu dalam KUH Dagang. KUH Dagang sebagai peninggalan zaman Hindia Belanda sudah jauh tertinggal dan tidak dapat memenuhi kebutuhan hukum perdagangan saat ini baik dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu beberapa pengaturan lain di luar KUH Dagang juga belum lengkap. Penulisan ini untuk mengkaji perlunya dilakukan pembaharuan Hukum Dagang Indonesia dan mencari model pembaharuan hukum dagang yang kita kehendaki supaya dapat memenuhi kebutuhan dan menunjang pembangunan nasional.Metode pendekatan yang dipergunakan dalam tulisan ini adalah yuridis normative dengan sumber data sekuder yang dikumpulkan dengan cara studi kepustakaan. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif. Beberapa ketentuan KUHDagang sudah ketinggalan zaman, sedangkan bidang hukum yang bersangkutan sudah mengalami perkembangan yang pesat, sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan hukum perdagangan saat ini. Pembaharuan hukum dagang Indonesia perlu untuk segera dilakukan agar sesuai dengan perkembangan, kebutuhan masyarakat nasional maupun kebutuhan internasional. Ada berbagai alternaatif model pilihan dalam pembaharuan hukum dagang Indonesia, antara lain adalah model kodifikasi general hukum dagang Indonesia, model kodifikasi parsial, model kompilasi peraturan perundang-undangan, dan model kodifikasi terbuka dan pengaturan parsial
ANALISIS HUKUM TENAGA KERJA ANAK DI SEKTOR KELAPA SAWIT DI INDONESIA
Child labor is a form of exploitation in employing minors for small wages. Child labor often occurs in the informal sector, such as the palm oil industry, due to the absence of formal recruitment and proper supervision of the company. Law Number 13 of 2003 concerning Manpower expressly prohibits the exploitation of children for economic motives. The purpose of this study: 1) to find out the condition of casual daily workers in the oil palm sector in Indonesia, 2) to find out the factors that influence the existence of child labor in the oil palm sector in Indonesia. 3) find out the legal efforts taken to tackle child labor in the oil palmsector in Indonesia. This study uses a normative juridical methodology by analyzing relevant studies and research on the research topic. The data obtained in this study are secondary data through journals, news, reports, and data officially published by the relevant agencies. The results showed that the underlying factors of child labor are economic, social, cultural, and educational. The efforts made in overcoming child exploitation are in the form of providing supervision and warning to companies
The Examining of Entrepreneurial Intention Among Students with Entrepreneurial Education and Individual Value: Mediation Role of Human Capital
This study aims to examine the mediating role of human capital on the effect of entrepreneurial education and individual value on entrepreneurial intention. This research was conducted on students majoring in business at a university in Bali with a population of 7,246 people. A sample of 379 and data was collected using a questionnaire that returned as much as 279. Testing the research model using PLS-SEM with WarpPLS 7.0. The findings show that entrepreneurial education influence human capital, and individual value has an effect on human capital. Entrepreneurial education can influence entrepreneurial intention. Individuals could an effect on entrepreneurial intention, human capital can influence entrepreneurial intention. This study also found that human capital was able to partially mediate the influence of entrepreneurial education on entrepreneurial intention. Human capital was almost not able to mediate individual value on entrepreneurial intention. This study shows evidence of the importance of entrepreneurship education and individual value for creating competitive human capital in generating entrepreneurial intentions. These findings also provide an understanding of developing entrepreneurial intention models with an entrepreneurial education system and value strategies that shape the competitiveness of human capital
SUSTAINABLE DEVELOPMENT REVIEW
An overview of sustainable development in Indonesia is a concept of sustainable development that is of concern to development actors, including the government. The problem of development in meeting the needs of many emerging impacts on the declining quality of the environment. Therefore, a sustainable development concept is needed. There are many problems related to sustainable development, but we can formulate these problems: what is the definition and concept of sustainable development in Indonesia?Sustainable development is development that aims to meet the needs of current and future generations. To fulfill this concept, an implementation strategy is needed, there are 4 (four) things that need to be considered, namely: equity, participation, diversity, integration and long-term perspective
PEMBUATAN BIODIESEL DARI DEDAK PADI DENGAN METODE ESTERIFIKASI IN-SITU
Dedak padi merupakan produk samping proses penggilingan padi yang mengandung 16%-32% berat minyak. Dedak padi mengandung asam lemak bebas yang tinggi sehingga dapat dikonversi menjadi biodiesel (metil ester) dengan esterifikasi menggunakan alkohol. Pemanfaatan dedak padi selama ini sebagian besar untuk campuran pakan ternak dan bahan bakar reboiler. Pemanfaatan dedak padi untuk pembuatan biodiesel diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomisnya. Metode yang digunakan untuk pembuatan biodiesel menggunakan proses esterifikasi in-situ dengan methanol sebagai pelarut dan asam sulfat sebagai katalis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan variabel yang paling berpengaruh dan kondisi optimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu merupakan variabel yang paling berpengaruh dengan kondisi optimum perolehan yield biodiesel sebesar 84,56% pada waktu esterifikasi in-situ 180 menit, volume pelarut 250 ml, dan suhu esterifikasi in-situ 650C. Hasil pengujian mutu bodiesel dari penelitian ini adalah massa jenis sebesar 693,2 kg/m3, angka asam sebesar 0,75 mg-KOH/gr dan viskositas kinematic 2,352 mm2/s
Optimasi produksi bokhasi dari limbah cangkang telur
Bokhasi adalah proses pembuatan pupuk organik kompos yang salah satunya mengunakan mikroba EM (Effective Mikroorganisme) yang dapat meningkatkan dan mengembalikan kesuburan tanah. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk menghasilkan kondisi optimasi optimal proses fermentasi limbah cangkang telur (N, P, K, Rasio C, temperatur dan pH) pupuk bokashi padat. Pembuatan pupuk bokhasi dapat dihasilkan dari proses fermentasi . penelitian ini dilakukan di dalam polybag yang dilengkapi dengan pH meter dan thermometer dengan waktu fermentasi 1,2,3,4,5,6,7,9,11,13,15 hari. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, kondisi optimum terjadi pada pH 8 dan temperatur 30oC diperoleh C-organik sebesar 11,87% , kadar N-total 0,58%, kadar P2O5 sebesar 0,52%, kadar K2O sebesar 0,11%, dan kadar air 27,76 % pada sampel 3A Run 1 dan C-organik sebesar 8,84%, kadar N-total 0,50%, kadar P2O5 sebesar 0,66%, kadar K2O sebesar 0,26%, dan kadar air 13,11 % pada sampel 3B Run 1.Kata kunci : Bokhasi, Fermentasi, Cangkang telu
THE AGGRESSIVE JACK TORRANCE IN THE SHINING BY STEPHEN KING: A PSYCHOLOGICAL ANALYSIS
This thesis with a title The Aggressive Jack Torrance in The Shining by Stephen King: A Psychological Analysis. This thesis is a literature study of with the help of psychological theory as a tool to examine the story. Wellek and Warren (1949) opinion about the connection of psychology and literature is the foundation of this thesis. They found out that there is a connection between two of the study, because both of them analyze human being as their subject of study.The theories that writer borrows from psychology discipline are: Abraham Maslow Hierarchy of needs that divide human needs into class. This needs have to be fulfilled in order to function properly as a human being. Second theory in this thesis is called Stress and Coping which explains the definition of stress according to Lazarus and Folkman. The last theory is Frustration-Aggression by John Dollard that describes the aggressive reaction of a frustrated person that cannot attain their goal.The method used in this research is qualitative. Data of this research is from the novel and the film. Several books are used as references to analyze the data and support this research. In collecting data, the writer uses the technique of reading the book and watching the film repeatedly to find out the contents of the story.In this study, the writer learn what happen to Jack Torrance character in The Shining with the aid of Psychological theory. According to Abraham Maslow Hierarchy of needs, a human being has to fulfill his needs in order to function properly. Jack Torrance unable to fulfill his needs in order to function properly as a human being. Besides that, Jack Torrance incapable of acomplish his goals in life, which stress and frustrate him. This frustration, turns into aggression that Jack Torrance take out to the closest people to him, which is his family, Wendy and Danny. Using Stress and Coping, the writer can describe what is stress. This theory function as a tool to analyze Jack Torrance’s stress in the novel. The writer finds out that the source of his stress is because he cannot accomplish his goal. Lastly, using Frustration-Aggression which described Jack Torrance’s aggressive reaction because of his frustration.Another founding of this study is the main problem of Jack Torrance according to conclusion from the analysis of his character in chapter iv. Jack Torrance main source of frustration is his dilemma. He has to choose whether he should be a good husband and father or to be a loyal hotel caretaker. Should he take his son to come down into Sidewinder or should he take care of Overlook Hotel, and keep his family stay at Overlook without medical assistance for his son
REVITALISASI PENYELENGGARAAN PEMASYARAKATAN SEBAGAI UPAYA MENGOPTIMALKAN PERLAKUAN TERHADAP NARAPIDANA
Isu substansial pemasyarakatan menempatkan kategori kelompok isu penegakan hukum dalam Lapas sebagai kebutuhan dalam sistem peradilan pidana. Urgensi revitalisasi Lapas merupakan kebutuhan utama dalam pembinaan Narapidana. Permasalahan utama dalam tulisan ini  adalah bagaimanakah revitalisasi penyelenggaraan Pemasyarakatan sebagai upaya mengoptimalkan perlakuan terhadap Narapidana berdasarkan Permenkumham No 35 Tahun 2018? Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan orientasi analisis berbasis kepada pendekatan konsep (Conceptual Approach) dan pendekatan perundang-undangan (Statue Approach). Hasil yang diperoleh format optimalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan yang memaksimalkan proses rehabilitasi Narapidana pada proses pembinaan di Lapas. Disisi lain, meminimalkan tingkat resiko keamanan bagi Narapidana maupun masyarakat ketika terjadi proses reintegrasi sosial di masyarakat setelah bebas dari Lapas. Hal tersebut merupakan imperatif dari Permenkumham No 35 Tahun 2018 tentang revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan. Saran yang diusulkan adalah formulasi yuridis dalam batang tubuhÂ