Warta Dharmawansa : Journal of Dharmawangsa University
Not a member yet
3034 research outputs found
Sort by
EFEKTIVITAS PENEGAKAN HUKUM BAGI PELAKU PERBUATAN ZINA (ANALISIS DARI PERSPEKTIF HUKUM PIDANA, HUKUM PERDATA, DAN HUKUM ISLAM)
Penelitian ini mengkaji efektivitas penegakan hukum terhadap perbuatan zina di Indonesia dalam kerangka pluralisme hukum, dengan menelaah pengaturannya dari perspektif hukum pidana, hukum perdata, dan hukum Islam. Kompleksitas pengaturan zina muncul akibat koeksistensi norma hukum positif, norma keperdataan, dan norma agama yang berjalan berdampingan namun tidak selalu harmonis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif (yuridis normatif) yang bersifat deskriptif-analitis, dengan pendekatan peraturan-undangan, konseptualisasi, dan perbandingan. Data diperoleh melalui kajian kepustakaan terhadap bahan hukum primer dan sekunder, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan penalaran deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hukum pidana positif, zina diatur secara terbatas sebagai delik aduan yang hanya melindungi institusi perkawinan, sehingga belum mencerminkan nilai moral dan keagamaan masyarakat secara luas. Dalam perspektif hukum perdata, zina tidak dikriminalisasi, tetapi menimbulkan akibat hukum keperdataan seperti dasar perceraian dan pelanggaran asas kesetiaan dalam perkawinan, meskipun belum diikuti mekanisme pemulihan hak korban yang memadai. Sementara itu, hukum Islam memandang zina sebagai jarīmah hudud dengan sanksi tegas yang berorientasi pada perlindungan kehormatan, keturunan, dan kesejahteraan sosial dalam kerangka maqāṣid al-syarī'ah, namun penerapannya secara formal dibatasi oleh sistem hukum nasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas penegakan hukum terhadap perbuatan zina masih menghadapi kendala normatif, prosedural, dan kultural, sehingga diperlukan upaya harmonisasi dan penegakan hukum yang berimbang antara kepastian hukum, keadilan, kemanfaatan sosial, serta nilai moral dan keagamaan masyarakat Indonesia
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar untuk Siswa SMA Negeri 4 Mandau, Duri
Kemampuan serta pemahaman mengenai Bantuan Hidup Dasar (BHD) sangatlah penting karena dapat membekali seseorang dengan kemampuan dasar untuk menolong korban dalam berbagai keadaan gawat darurat, bencana, maupun insiden sehari-hari. Pelatihan mengenai BHD penting diperkenalkan sejak usia dini. Diharapkan kegiatan ini dapat memperluas wawasan dan keterampilan remaja dalam memberikan pertolongan pertama, khususnya pada situasi gawat darurat. Idealnya, seluruh masyarakat memiliki keterampilan dasar pertolongan pertama melalui pelatihan rutin agar pengetahuan tetap terjaga. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan penyuluhan dan pelatihan BHD diberikan kepada siswa SMA Negeri 4 Mandau. Tujuan program ini adalah meningkatkan pemahaman serta keterampilan remaja dalam melakukan BHD saat menghadapi keadaan darurat. Pelatihan mengenai BHD dilakukan dengan penyampaian materi serta praktik langsung. Pelatihan mengenai BHD ini dilaksanakan di SMA Negeri 4 Mandau dalam kegiatan edukasi dan pelatihan sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Hasil penilaian menunjukkan bahwa sebelum pelatihan sebagian besar siswa memiliki tingkat pengetahuan rendah (83,4%). Setelah diberikan pelatihan, terjadi peningkatan, dimana tidak ada peserta yang bepengetahun kurang, sebanyak 56,6% peserta mencapai kategori baik dan 44,4% berada pada kategori cukup. Selama kegiatan, siswa berkesempatan melakukan praktik Resusitasi Jantung Paru (RJP) menggunakan manekin dengan pendampingan instruktur, sehingga mayoritas telah mampu melakukan prosedur sesuai standar. Dengan melihat hasil diatas dapat disimpulkan bahwa kemampuan dan keterampilan mengenai BHD sangat penting untuk diperkenalkan sejak usia remaj
PENDIDIKAN LINGKUNGAN SEBAGAI INSTRUMEN HUKUM PENCEGAHAN: STUDI PADA PENCEGAH KRISIS PLANET RT 08 RW 04 MALAKA JAYA
Krisis lingkungan global menuntut pergeseran instrumen hukum dari pendekatan represif ke preventif-edukatif. Penelitian ini menganalisis kedudukan yuridis pendidikan lingkungan dalam UU No. 32 Tahun 2009 (UU PPLH) serta efektivitasnya pada tingkat komunitas melalui metode yuridis-empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik "Pencegah Krisis Planet" di RT 08 Malaka Jaya merupakan implementasi konkret Pasal 65, 67, dan 70 UU PPLH sebagai instrumen pencegahan administratif non-pidana yang efektif mengisi kekosongan hukum (legal gap) di wilayah padat penduduk. Integrasi legalitas Rukun Tetangga sebagai Lembaga Kemasyarakatan, regulasi mikro melalui Blueprint pembangunan, dan transparansi digital terbukti mentransformasi budaya hukum warga menjadi kepatuhan sukarela. Secara empiris, inisiatif mandiri ini berhasil mengelola 6 ton sampah organik per tahun dan mengonservasi air melalui melalui 43 titik biopori, 3 sumur resapan dalam, serta drainase biru-hijau yang terintegrasi. Model ini menghasilkan green returns bagi negara melalui efisiensi biaya pemulihan lingkungan, sehingga perlu direplikasi sebagai strategi mitigasi krisis ekologi di tataran lokal
KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM MANAJEMEN KONFLIK DI UKMF JM AL ISHLAH FISHIPOL UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi organisasi dalam manajemen konflik di UKMF JM AL ISHLAH Fishipol Universitas Negeri Yogyakarta. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang melibatkan para ketua (pemimpin pertama dan kedua organisasi) secara langsung sebagai subjek. Metode penelitian ini melibatkan wawancara yang mendalam dan observasi secara virtual mengingat ketersediaan waktu dan tempat para subjek yang dipilih sebagai partisipan. Bagaimana manajemen konflik yang dilakukan dalam organisasi dalam mengatasi konflik?Faktor-faktor apa saja yang menjadi pemicu konflik tersebut? pertanyaan-pertanyaan ini nantinya yang menjadi acuan penting bagi peneliti dalam penelitian ini. Hasil temuan menunjukkan bahwasanya komunikasi organisasi dalam manajemen konflik di UKMF JM AL ISHLAH dilakukan dengan menerapkan strategi komunikasi dengan mediasi informal dan dialog terbuka antar pihak yang terlibat konflik serta peran pemimpin sebagai jembatan komunikasi bagi pihak-pihak yang berkonflik dan para anggota juga wajib berpartisipasi dalam memanajemen konflik di organisasi seperti melalui forum diskusi terbuka yang diadakan dengan tujuan mengatasi dan meminimalisir terjadinya konflik dalam organisasi. Peneliti berharap bahwa penelitian ini bisa memberikan wawasan berbeda yang berharga tentang pentingnya memahami manajemen konflik dalam organisasi baik dari pola dan strategi komunikasi yang diterapkan dalam organisasi tersebut
KONTEN RELATIONSHIP GOALS DI TIKTOK DALAM PERSEPSI MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI
Media sosial telah menjadi ruang utama generasi muda dalam berinteraksi dan mengekspresikan diri, salah satunya melalui platform TikTok. Konten bertema relationship goals menjadi fenomena yang banyak menarik perhatian karena menampilkan representasi hubungan romantis yang dianggap ideal. Penelitian ini bertujuan menggali persepsi mahasiswa Ilmu Komunikasi terhadap konten tersebut serta dampaknya terhadap hubungan interpersonal mereka. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan wawancara semi terstruktur, observasi non partisipan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi beragam, mulai dari melihat konten sebagai hiburan hingga menjadikannya inspirasi dalam menjalin hubungan. Paparan berulang terhadap konten ini berpotensi memengaruhi ekspektasi, memicu perbandingan sosial, serta menimbulkan dampak emosional maupun perilaku. Meski demikian, mayoritas mahasiswa mampu mengelola pengaruh tersebut secara kritis dengan menyadari bahwa konten TikTok merupakan representasi realitas yang dikonstruksi. Temuan ini menegaskan pentingnya literasi media agar mahasiswa tidak menjadikan standar digital sebagai acuan utama dalam membangun hubungan interpersonal
PENGARUH PROGRAM CLASH OF CHAMPIONS RUANGGURU TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA SMA
Di era digital, media pembelajaran berbasis teknologi semakin diminati oleh siswa karena memberikan kemudahan dalam mengakses materi pelajaran. Namun, masih banyak siswa yang mengalami penurunan minat belajar, terutama menjelang ujian, seperti yang terjadi di SMA Sekolah Sukma Bangsa Bireuen. Salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut adalah memanfaatkan media digital sebagai sumber belajar alternatif. Program edukatif Clash of Champions dari Ruangguru menjadi salah satu tayangan yang menggabungkan unsur pembelajaran dengan kompetisi dan gamifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program Clash of Champions Ruangguru melalui media digital YouTube terhadap minat belajar siswa SMA Sekolah Sukma Bangsa Bireuen serta mengukur besarnya pengaruh tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei dan teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin, sehingga diperoleh 51 responden dari 102 siswa yang telah menonton program tersebut pada episode 1 sampai 3. Teori yang digunakan adalah teori S-O-R (Stimulus-Organism-Response). Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, serta uji-t dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Clash of Champions memberikan pengaruh positif terhadap minat belajar siswa, dibuktikan dengan nilai t hitung (7.389) > t tabel (2.00958) dan signifikansi 0.000 < 0.05. Walaupun pengaruhnya belum dirasakan merata oleh seluruh siswa, program ini berkontribusi positif terhadap peningkatan minat belajar dan dapat dijadikan media pembelajaran tambahan yang menarik
ANALISIS KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA PIMPINAN DAN KARYAWAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA DI KOPERASI KARYAWAN BANK MANDIRI PALEMBANG A. RIVAI
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana peran komunikasi interpersonal antara pimpinan dan karyawan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kinerja di Koperasi Karyawan Bank Mandiri Palembang A. Rivai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara mendalam serta observasi langsung terhadap aktivitas kerja. Hasil temuan menunjukkan bahwa bentuk komunikasi yang terjalin, baik secara tatap muka maupun melalui media digital, memiliki peranan signifikan dalam memperjelas maksud pesan, meminimalisasi terjadinya kesalahpahaman, serta memperkuat hubungan kerja antara pimpinan dan karyawan. Selain itu, penelitian ini juga mengungkap bahwa komunikasi yang dijalankan secara terbuka, jelas, dan berkesinambungan mampu mendorong motivasi kerja, menumbuhkan rasa saling percaya, serta menciptakan suasana kerja yang harmonis. Kondisi tersebut berimplikasi positif pada efektivitas kinerja organisasi secara keseluruhan. Dengan demikian, komunikasi interpersonal tidak hanya berfungsi sebagai sarana pertukaran informasi, tetapi juga menjadi faktor utama dalam membangun kerjasama dan produktivitas organisasi koperasi. Kata kunci: Komunikasi Interpersonal, Pimpinan, Karyawan, Kinerja, Koperasi.
PENGARUH LIVE STREAMING TIKTOK @AZARINECOSMETIC TERHADAP MINAT BELI PRODUK SERUM AZARINE COSMETIC
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh live streaming TikTok Shop @Azarinecosmetic terhadap minat beli produk serum Azarine di tengah isu overclaim yang sempat mencuat di media sosial. Perkembangan pemasaran digital melalui fitur live streaming memberikan peluang bagi brand untuk membangun interaksi real-time, menghadirkan demonstrasi produk, serta menciptakan pengalaman belanja yang lebih persuasif. Meskipun Azarine pernah diterpa kontroversi terkait klaim kandungan serum, observasi awal dan hasil pra-penelitian menunjukkan bahwa antusiasme penonton dalam mengikuti live streaming tetap tinggi, sehingga fenomena ini relevan untuk diteliti secara lebih mendalam.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain survei serta berlandaskan paradigma positivisme untuk mengukur hubungan antara paparan live streaming dan minat beli secara objektif. Data diperoleh melalui kuesioner online yang disebarkan kepada followers akun TikTok @Azarinecosmetic dengan menggunakan skala Likert sebagai instrumen pengukuran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa live streaming TikTok Shop memiliki pengaruh positif terhadap minat beli serum Azarine. Faktor kredibilitas, daya tarik, dan kualitas host berperan besar dalam membentuk persepsi dan ketertarikan konsumen. Selain itu, interaksi real-time, kejelasan informasi, serta tampilan visual yang menarik turut meningkatkan keterlibatan audiens. Temuan ini sejalan dengan teori Elaboration Likelihood Model (ELM), di mana kombinasi jalur perifer dan jalur sentral berkontribusi pada pembentukan sikap positif konsumen yang akhirnya mendorong niat membeli produk
MANAJEMEN KOMUNIKASI DALAM TOXIC RELATIONSHIP PADA REMAJA DI KECAMATAN KEMUNING KOTA PALEMBANG
Masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan identitas diri, di mana interaksi sosial berperan besar dalam mengembangkan konsep diri dan pola hubungan interpersonal. Dalam konteks toxic relationship, komunikasi memiliki peran sentral karena strategi komunikasi yang tidak tepat dapat memperkuat dinamika hubungan yang destruktif. Kecamatan Kemuning dipilih sebagai lokasi penelitian karena tingginya intensitas interaksi remaja dan keragaman latar sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk manajemen komunikasi yang digunakan remaja dalam menghadapi toxic relationship serta mengidentifikasi kondisi hubungan tidak sehat yang mereka alami. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap enam remaja berusia 21–22 tahun yang memiliki pengalaman dalam hubungan toxic. Data dianalisis melalui proses pengorganisasian, interpretasi, dan penarikan makna berdasarkan konsep manajemen komunikasi, manajemen konflik, dan interaksionisme simbolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja lebih banyak menggunakan strategi komunikasi pasif, terutama diam, menghindar, dan mengalah sebagai mekanisme perlindungan diri. Strategi ini dipilih karena konflik dimaknai sebagai ancaman terhadap keselamatan fisik maupun emosional. Kondisi toxic relationship yang dialami informan mencakup kekerasan psikologis, fisik, dan finansial yang berlangsung secara kronis. Pengalaman ini menimbulkan rasa tidak aman, ketergantungan emosional, dan citra diri negatif, serta menormalisasi perilaku abusif sebagai bagian dari hubungan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pola komunikasi remaja dalam hubungan toxic lebih berorientasi pada bertahan daripada menyelesaikan konflik, dan pemaknaan tersebut terbentuk melalui proses interaksi simbolik yang terus berlangsung