Warta Dharmawansa : Journal of Dharmawangsa University
Not a member yet
    3034 research outputs found

    THE CONSTITUTIONALITY OF THE ESTABLISHMENT OF THE LAW ON THE INSTITUTION OF THE PEOPLE'S CONSULTATIVE ASSEMBLY (MPR) OF THE REPUBLIC OF INDONESIA AS A FORM OF MANIFESTATION OF ARTICLE 2 PARAGRAPH (1) OF THE 1945 CONSTITUTION OF THE REPUBLIC OF INDONESIA

    Get PDF
    This study discusses two main problems: first, constitutional values in the institutional arrangements of People's Consultative Assembly of the Republic of Indonesia (MPR RI) based on the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia in the development of legislation in Indonesia; second, the urgency of the establishment of the MPR RI Institutional Law as an implementation of Article 2 paragraph (1) of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. The article states that "The People's Consultative Assembly consists of members of the People's Representative Council and the Regional Representative Council who are elected through general elections and further regulated by law." Therefore, a special law is needed to regulate the MPR, as also explained in the appendix to Law Number 12 of 2011. However, until now, the MPR institution is still regulated together with the House of Representatives (DPR), the Regional Representative Board (DPD), and the Regional House of Representatives (DPRD) in Law Number 2 of 2018 (UUMD3), which has the potential to cause confusion because the four institutions have different positions, functions, and authorities. This study uses a normative legal method with a descriptive analytical approach that is perspective in nature to provide solutions to the problems of state institutional arrangements in Indonesia. The results of the study show that based on Article 2 paragraph (1) of The 1945 Constitution of the Republic of Indonesia post- amendment, a special law is needed regarding the MPR institution. The regulation of the MPR in one joint legal product with DPR, DPD, and DPRD not only creates ambiguity in society, but also contradicts the characteristics of each institution from a historical, philosophical, sociological, and legal perspective. Therefore, it is necessary to establish a separate MPR Institutional Law from the UUMD3

    Pemilihan Siswa Kelas Unggulan Dengan Mengunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Dan Profile Matching (PM)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis Android yang dapat membantu proses seleksi siswa kelas unggulan dengan lebih objektif dan efisien menggunakan kombinasi metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Profile Matching (PM). Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot kriteria pemilihan melalui perbandingan berpasangan, sementara metode PM digunakan untuk mengevaluasi kesesuaian profil siswa dengan standar yang telah ditetapkan. Penelitian ini menggunakan dataset yang mencakup parameter seperti nilai tes, nilai rapor, prestasi, absensi, dan sikap untuk mendukung analisis seleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Profile Matching digunakan untuk menyaring alternatif berdasarkan profil ideal, dan metode Analytical Hierarchy Process kemudian digunakan untuk menghitung bobot prioritas serta melakukan perankingan. Hasil analisis menunjukkan bahwa alternatif dengan kode A7 memiliki nilai tertinggi sebesar 81,91 diikuti oleh A9 dengan 78,547 dan A8 dengan 75,392. Diharapkan dengan adanya sistem berbasis Android ini, proses seleksi siswa kelas unggulan di sekolah dapat berjalan lebih efisien dan objektif, serta mengurangi bias dalam pemilihan siswa. Dengan demikian, sistem ini mampu mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat dan berbasis data dalam proses seleksi siswa kelas unggulan

    SISTEM INFORMASI PELAYANAN PUBLIK BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE WATERFALL PADA DESA SEI LUMUT

    Get PDF
    Pelayanan administrasi merupakan aspek penting dalam memberikan layanan publik yang efisien dan efektif. Desa Sei Lumut masih menggunakan sistem konvensional dalam pengelolaan administrasi, yang menyebabkan berbagai kendala seperti keterlambatan pemrosesan dokumen dan kesulitan dalam pengarsipan data. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi pelayanan publik berbasis web guna meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan administrasi desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Waterfall, yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, serta pemeliharaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan pihak terkait guna memahami kebutuhan sistem secara menyeluruh. Sistem yang dikembangkan mencakup berbagai fitur utama, seperti administrasi surat-menyurat, validasi akun, serta pelacakan progres permohonan surat secara real-time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan administrasi desa secara cepat dan transparan. Implementasi sistem ini juga meningkatkan efektivitas pelayanan publik dengan mengurangi keterlambatan dalam pemrosesan dokumen serta meminimalkan kesalahan dalam pengarsipan data. Dengan demikian, penggunaan sistem informasi berbasis web dapat menjadi solusi yang optimal dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi di Desa Sei Lumut

    ANALISIS TINGKAT KEBUTUHAN DETOKSIFIKASI MEDIA SOSIAL TERHADAP GENERASI Z DI KOTA BATAM

    Get PDF
    Kecanduan media sosial menjadi isu yang signifikan terutama bagi Generasi Z yang hidup dalam lingkungan digital yang intensif. Studi ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) dan Kesepian terhadap tingkat kebutuhan detoksifikasi media sosial pada Generasi Z di Kota Batam. Pendekatan kuantitatif di terapkan, melibatkan 397 responden. Data diperoleh melalui kuesioner daring yang mengukur tiga variabel utama: FOMO, kesepian, dan adiksi media sosial. Uji validitas dan reliabilitas dilakukan dengan bantuan SPSS, menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha > 0,7. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) menunjukkan bahwa FOMO memiliki dampak yang kuat dan substansial akan adiksi media sosial, sementara kesepian berpengaruh secara signifikan namun relatif lemah. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi psikologis dan upaya detoksifikasi digital guna menjaga kesehatan mental dan keseimbangan penggunaan media sosial di kalangan Generasi Z

    Pemberdayaan Duta Wisata dalam Promosi Pariwisata Kota Sabang Melalui Pelatihan dan Sertifikasi Pemasaran Digital

    Get PDF
    Di era transformasi digital, kemampuan dalam memasarkan produk dan jasa secara digital menjadi kebutuhan penting bagi para pelaku industri pariwisata, termasuk Duta Wisata sebagai representasi promosi daerah. Namun, di Kota Sabang, kompetensi digital marketing di kalangan Duta Wisata masih terbatas, sehingga memengaruhi efektivitas mereka dalam mempromosikan potensi wisata secara digital. Untuk menjawab tantangan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kota Sabang, Provinsi Aceh, dengan menyasar kepada mitra pengabdian kami, yaitu Duta Wisata Kota Sabang yang tergabung dalam Syarikat Agam Inong (SAIN). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas digital marketing para Duta Wisata melalui metode ceramah, diskusi, dan praktik dalam bentuk pelatihan pemasaran digital. Materi pelatihan mencakup pengenalan elemen-elemen pemasaran digital, pemasaran media sosial, optimasi mesin pencari, pemasaran konten, dan analisis pemasaran. Selain itu, tim pengabdi juga menyusun modul pelatihan sebagai panduan teknis bagi peserta. Hasil kegiatan pengabdian ini menghasilakn adanya peningkatan yang signifikan mengenai kompetensi peserta pelatihan digital marketing. Keberhasilan kegiatan ini juga dapat dilihat melalui berhasilnya tiga peserta memperoleh sertifikasi kompetensi digital marketing berstandar BNSP dari lembaga sertifikasi Tikom sebagai mitra kami dalam kegiatan ini

    Peningkatan Literasi Industri Halal Melalui Masjid

    Get PDF
    Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Jakarta ini bertujuan untuk meningkatkan literasi industri halal bagi para khatib dan jamaah di sekitar Masjid Al Fauzien, Pesona Depok Estate. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada rendahnya pemahaman masyarakat terhadap industri halal, terutama dalam aspek regulasi dan peluang usaha. Kurangnya literasi ini berpotensi menghambat perkembangan industri halal di Indonesia yang memiliki potensi besar di pasar global. Metode pelaksanaan PKM ini dilakukan melalui sosialisasi dengan materi bertema Industri Halal: Peluang, Tantangan, dan Regulasi. Kegiatan ini mencakup penyampaian informasi secara langsung melalui ceramah, diskusi interaktif, serta pembagian materi edukasi yang dapat diakses oleh peserta. Hasil PKM menunjukkan bahwa tingkat literasi industri halal para peserta sudah cukup memuaskan, terutama dari aspek penggunaan produk halal dan kesadaran halal. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata kuesioner sebesar 4,00, yang mencapai 44%-48%. Namun, dalam konteks pengetahuan terkait industri halal, masih diperlukan peningkatan, karena nilai maksimal kuesioner hanya mencapai 26%. Kegiatan sosialisasi ini telah selesai dilaksanakan dengan baik dan membuka peluang untuk keberlanjutan di masa mendatang. Keberlanjutan ini dianggap penting sebagai dukungan terhadap visi Indonesia dalam Master Plan Industri Halal 2023-2029, yaitu menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal duni

    Analisis Audit Sistem Informasi Pada Siakad STMIK KAPUTAMA Menggunakan Framework Cobit 4.1

    Get PDF
    Teknologi informasi dan sistem informasi memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung kegiatan bisnis suatu instansi atau perusahaan. Salah satu contohnya adalah STMIK KAPUTAMA, sebuah perguruan tinggi yang memanfaatkan aplikasi atau sistem informasi untuk mengelola layanan administrasi serta mendukung strategi bisnis.SIAKAD (Sistem Informasi Akademik) merupakan salah satu sistem informasi yang dirancang untuk memudahkan pengelolaan kegiatan administrasi akademik secara daring, seperti penyusunan jadwal kuliah, pengisian KRS online oleh mahasiswa, serta proses administrasi lainnya. Namun, jika pengelolaan SIAKAD tidak dilakukan dengan baik, hal ini dapat menurunkan kepuasan pengguna (mahasiswa) serta kualitas layanan yang diberikan, yang pada akhirnya dapat memengaruhi tingkat kepercayaan stakeholder terhadap institusi.Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan SIAKAD. Pemantauan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kekurangan dan kelemahan pada sistem, sehingga langkah perbaikan dapat dilakukan secara efektif.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan penggunaan sistem informasi akademik yang belum terkelola secara optimal. Dengan pemantauan yang terstruktur, diharapkan sistem yang ada dapat ditingkatkan. Metode penelitian yang digunakan mencakup beberapa tahapan, yaitu Perencanaan (Planning), Pemeriksaan Lapangan (Field Work), Pelaporan (Reporting), dan Tindak Lanjut (Follow-Up). Evaluasi dilakukan menggunakan kerangka kerja COBIT (Control Objectives for Information and Related Technology) versi 4.1 yang dikembangkan oleh ISACA (Information Systems Audit and Control Association).Hasil penelitian akan berfokus pada analisis proses TI di domain Planning and Organization (PO) serta Delivery and Support (DS) untuk memberikan rekomendasi perbaikan dan peningkatan kualitas sistem

    Juridical Review Of The Dissolution Of Marriage For Buddhists In Indonesia (Decision Study No. 66 / Rev.G./ 2024 / PN Mdn)

    Get PDF
    Marriage in Buddhism aims to create a happy family, so for that the faithful must follow the teachings of the Buddha about the practice of the right life. The formulation of the problem is how the legal arrangements relating to the dissolution of marriage due to divorce of Buddhists, how the legal consequences of the dissolution of marriage of Buddhism. The research method used is descriptive analysis that leads to normative juridical law research, namely research conducted by referring to legal norms, namely researching library materials or secondary materials. Secondary Data by processing data from primary legal materials, secondary legal materials and tertiary legal materials. The results showed that in the case of divorce, the Buddhists follow the law of the Republic of Indonesia No. 1 of 1974 on marriage. Article 38 of Law No. 1 of 1974 states that a marriage can be dissolved by death, divorce, or by a court decision. As a result of the divorce law on the position, rights and obligations of the former husband/wife according to Article 41 letter c of Law No. 1 of 1974 is that the court may require the former husband to provide living expenses and/or determine an obligation for the former wife. Normative provisions in Article 41 letter c of Law No. 1 of 1974 are related to Article 11 of Law No. 1 of 1974 which contains normative provisions that a woman who breaks up her marriage applies a waiting period, which then this article has been spelled out in Article 39 of Government Regulation No. 9 of 1975 which contains imperative provisions that for a widow, so the waiting time for widows who are still menstruating is set 3 (three times) holy with at least 90 (ninety) days and for those who are not menstruating set 90 (ninety) days. If the marriage is broken, and the widow is pregnant, the waiting period is set until she gives birth

    This study aims to analyze the influence of digital marketing, creativity, and innovation on the competitiveness of batik MSMEs in Jember City. Using a quantitative approach, data were collected from batik MSMEs through questionnaires and analyzed using multiple linear regression analysis. The results show that these three variables have a positive and significant influence on MSME competitiveness. Digital marketing has been shown to improve market access, interaction with consumers, and customer loyalty. MSME creativity plays a crucial role in producing unique batik products that are in line with market trends, while innovation enables MSMEs to create new products and improve existing ones to meet dynamic consumer needs. This study recommends strengthening digital marketing strategies, increasing creativity, and continuously innovating products as keys to maintaining and improving the competitiveness of batik MSMEs amidst increasingly fierce market competition. Support from the government and relevant institutions is also essential to encourage optimal MSME development.

    No full text
    This study aims to analyze the influence of digital marketing, creativity, and innovation on the competitiveness of batik MSMEs in Jember City. Using a quantitative approach, data were collected from batik MSMEs through questionnaires and analyzed using multiple linear regression analysis. The results show that these three variables have a positive and significant influence on MSME competitiveness. Digital marketing has been shown to improve market access, interaction with consumers, and customer loyalty. MSME creativity plays a crucial role in producing unique batik products that are in line with market trends, while innovation enables MSMEs to create new products and improve existing ones to meet dynamic consumer needs. This study recommends strengthening digital marketing strategies, increasing creativity, and continuously innovating products as keys to maintaining and improving the competitiveness of batik MSMEs amidst increasingly fierce market competition. Support from the government and relevant institutions is also essential to encourage optimal MSME development.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemasaran digital, kreativitas, dan inovasi terhadap daya saing UMKM batik di Kota Jember. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari UMKM batik melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing UMKM. Pemasaran digital terbukti dapat meningkatkan akses pasar, interaksi dengan konsumen, dan loyalitas pelanggan. Kreativitas UMKM berperan krusial dalam menghasilkan produk batik yang unik dan sesuai dengan tren pasar, sementara inovasi memungkinkan UMKM untuk menciptakan produk baru dan menyempurnakan produk yang sudah ada guna memenuhi kebutuhan konsumen yang dinamis. Penelitian ini merekomendasikan penguatan strategi pemasaran digital, peningkatan kreativitas, dan inovasi produk secara terus-menerus sebagai kunci dalam mempertahankan dan meningkatkan daya saing UMKM batik di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Dukungan pemerintah dan lembaga terkait juga penting untuk mendorong pengembangan UMKM yang optimal

    PEMETAAN PERILAKU INOVATIF PEKERJAAN SEBAGAI MEDIASI ANTARA KEPEMIMPINAN PELAYAN DAN KEPUASAN KERJA HOTEL DI JAWA BARAT

    No full text
    Servant leadership sebagai gaya kepemimpinan yang berfokus pada pengembangan pegawai hingga potensi penuh mereka di bidang efektivitas tugas, pelayanan masyarakat, motivasi diri, dan kemampuan kepemimpinan masa depan. Di mana didasarkan pada gagasan bahwa servant leadership mengakui bahwa mereka memiliki tanggung jawab moral, tidak hanya terhadap keberhasilan organisasi, tetapi di semua pemangku kepentingan termasuk karyawan, pelanggan, dan manajemen lainnya. Di mana keterlibatan karyawan sebagai penghubung menjadi kunci menuju kesuksesan organisasi dimana  Tujuan penelitian ini untuk Menganalisa pengaruh Servant Leadership terhadap innovative work behaviour, Menganalisa pengaruh Servant Leadership terhadap Job Satisfaction, Menganalisa pengaruh innovative work behavior terhadap Job Satisfaction. Pada penelitian ini penulis melakukan tehnik penelitian menggunakan penelitian kuantiatif. Dalam penelitian ini, akan dilakukan pengujian hubungan variabel untuk melihat pengaruhnya sehingga penelitian ini akan berbentuk Hypotheses Testing. Data dalam penelitian ini akan dikumpulkan dalam satu kesempatan dimana hal ini merupakan jenis pengambilan data cross sectional. Untuk mengumpulkan data, dilakukan penyebaran kuisiner langsung kepada karyawan yang merupakan unit analisis dalam penelitan ini.   Dari hasil analisis peneliti pengujian Goodness of fit  diketahui terdapat satu kriteria yang memenuhi persyaratan goodness of fit yaitu CMIN/DF dengan nilai  2.218 < 5 sehinga model penelitian ini dikatakan telah goodness of fit. Hasil pengujian hipotesis 1 menunjukan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai estimate sebesar 0.529. Nilai ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari servant leadership  terhadap innovative work behaviour

    2,407

    full texts

    3,034

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Warta Dharmawansa : Journal of Dharmawangsa University
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇