Warta Dharmawansa : Journal of Dharmawangsa University
Not a member yet
3034 research outputs found
Sort by
DAMPAK REVIEW PRODUK KOSMETIK INSTAGRAM SOCIOLLA TERHADAP MINAT BELI GENERASI Z
Penelitian ini membahas terpaan konten informatif dari akun Instagram @sociolla dan pengaruhnya terhadap minat beli produk kosmetik pada kalangan Generasi Z. Fenomena tingginya konsumsi media sosial di kalangan Gen Z menjadi latar belakang penting, terutama dalam memahami bagaimana konten digital dapat membentuk keputusan konsumen. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh intensitas tayangan, kejelasan pesan, dan daya tarik konten terhadap minat beli. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang merupakan pengikut akun @sociolla. Hasil analisis menunjukkan bahwa kejelasan pesan dan daya tarik konten memiliki pengaruh signifikan terhadap minat beli, sementara intensitas tayangan tidak menunjukkan pengaruh yang berarti. Temuan ini mengindikasikan bahwa keterlibatan konsumen secara kognitif dan emosional lebih penting dibandingkan sekadar frekuensi paparan konten. Penelitian ini menegaskan pentingnya kualitas isi dan penyajian dalam strategi pemasaran digital, khususnya dalam menjangkau pasar Gen Z. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi pelaku industri kecantikan dalam merancang konten yang efektif dan berdampa
REPUTASI ORGANISASI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DI KOTA PALEMBANG
Diskominfo merupakan instansi pemerintah yang bergerak di bidang komunikasi, informatika, dan statistik. Penelitian ini menganalisis reputasi organisasi Diskominfo Kota Palembang melalui media sosial Instagram, khususnya terkait reputasi organisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana reputasi organisasi Diskominfo melalui media sosial Instagram di kota Palembang. Dengan menggunakan teori usses and gratification. mengunakan metode penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis data. Hasil penelitian menunjukan bahwa reputasi organisasi Diskominfo Kota Palembang di Instagram terbentuk melalui konsistensi penyampaian informasi publik, desain visual yang menarik, serta penggunaan bahasa yang komunikatif. Dengan demikian, persepsi dan reputasi publik Diskominfo sebagian dari masyrakat melihat Instagram Diskominfo sebagai lembaga yang cukup responif secara keseluruhan, Dengan demikian penelitian ini menegaskan bahwa media sosial, menjadi instrumen penting dalam membangun reputasi organisasi melalui komunikasi yang transparan, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat
PERAN HUMAS BPS KOTA CILEGON DALAM PENGELOLAAN MEDIA SOSIAL DALAM PELAYANAN PUBLIK
Perkembangan media sosial telah mengubah cara instansi pemerintah berinteraksi dengan masyarakat, termasuk Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cilegon. Media sosial Instagram sebagai salah satu platform berbasis visual yang digunakan oleh tim Humas BPS Kota Cilegon untuk menyampaikan informasi statistic secara real time, mendukung keterbukaan informasi publik, serta membangun citra positif lembaga. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kebutuhan akan pelayanan informasi yang cepat, interaktif, dan mudah diakses, sejalan dengan peran humas pemerintah sebagai penghubung komunikasi dua arah antara instansi dan publik.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah tim Humas BPS Kota Cilegon yang mengelola akun Instagram resmi @bpscilegon. Analisis data dilakukan melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian hasil secara naratif dengan mengacu pada teori 4C Chris Heuer (Context, Communication, Collaboration, Connection) untuk menilai strategi pengelolaan media sosial dalam pelayanan masyarakat. Dalam penelitian ini memiliki 2 poko penelitian yaitu 1)Bagaimana Peran Humas BPS Kota Cilegon Pada Pengelolaan Media Sosial Instagram Dalam Pelayanan Masyarakat? 2)Bagaimana efektivitas penggunaan Instagram oleh Humas BPS Kota Cilegon dalam meningkatkan pelayanan dan interaksi dengan masyarakat?.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas BPS Kota Cilegon sudah memanfaatkan media sosial Instagram untuk mengemas informasi statistik secara visual, berinteraksi aktif dengan masyarakat melalui komentar dan fitur interaktif lainnya yang ada di Instagram, berkolaborasi dengan unit internal maupun pihak eksternal, serta membangun koneksi dan kepercayaan publik. Strategi ini meningkatkan aksesibilitas dan kecepatan penyebaran informasi, memperkuat citra lembaga, serta mendorong partisipasi publik dalam kegiatan statistik. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan Instagram yang strategis mampu menjadi jembatan efektif antara institusi publik dan masyarakat di era digital
Efektivitas Sistem Informasi Manajemen Gaji Dalam Mendukung Pengendalian Internal Dan Pelaporan Keuangan Penggajian Pegawai Pada Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Sistem Informasi Manajemen (SIM) Gaji dalam mendukung pengendalian internal dan pelaporan keuangan pada Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara. Sistem ini penting untuk memastikan proses penggajian berjalan akurat, aman, dan sesuai dengan prinsip akuntabilitas pemerintahan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada bagian keuangan dan kepegawaian. Analisis dilakukan berdasarkan indikator efektivitas sistem seperti keandalan data, kemudahan akses, keamanan sistem, serta dukungan terhadap fungsi pengendalian dan pelaporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIM Gaji telah berfungsi efektif dalam membantu pengendalian internal, seperti pemisahan tugas dan otorisasi transaksi. Sistem juga mampu menyajikan laporan gaji yang akurat dan tepat waktu. Meskipun demikian, masih terdapat kendala teknis seperti keterbatasan integrasi dengan sistem lain.Kesimpulannya, SIM Gaji di Dinas Pendidikan Provsu efektif dalam meningkatkan pengendalian internal dan pelaporan keuangan, serta dapat menjadi acuan penerapan sistem serupa di instansi pemerintah lainnya
Audit Berbantuan Komputer Dan Data Analytics
Penelitian ini membahas penerapan Audit Berbantuan Komputer atau Computer Assisted Audit Techniques (CAATS) dalam mendukung proses audit berbasis data. Perkembangan sistem informasi menyebabkan meningkatnya volume dan kompleksitas data, sehingga pendekatan audit tradisional menjadi kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep CAATS, jenis-jenis tools audit berbantuan komputer, serta pemanfaatan data analytics dalam proses audit. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan studi kasus simulasi dengan ilustrasi pengelolaan data secara manual dan berbantuan komputer menggunakan Python. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CAATS dan data analytics mampu meningkatkan efisiensi audit, memperluas cakupan pengujian, serta membantu auditor dalam mengidentifikasi data berisiko dan potensi anomali
Penerapan Chatbot Berbasis Artificial Intelligence Untuk Meningkatkan Efektivitas Layanan Informasi Digital
Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah mendorong transformasi layanan informasi digital ke arah yang lebih cepat, interaktif, dan efisien. Salah satu penerapan AI yang banyak digunakan adalah chatbot, yang berfungsi sebagai asisten virtual untuk menjawab pertanyaan pengguna secara otomatis. Namun, efektivitas penerapan chatbot berbasis AI dalam meningkatkan kualitas layanan informasi digital masih memerlukan pengkajian lebih lanjut, khususnya pada aspek akurasi respon dan kepuasan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi chatbot berbasis Artificial Intelligence dalam meningkatkan efektivitas layanan informasi digital. Metode yang digunakan adalah penelitian terapan dengan pendekatan kuantitatif. Chatbot dikembangkan menggunakan teknik Natural Language Processing (NLP) dengan pendekatan TF-IDF dan cosine similarity untuk mencocokkan pertanyaan pengguna dengan basis pengetahuan sistem. Pengujian dilakukan melalui pengukuran akurasi respon chatbot serta penyebaran kuesioner kepada pengguna untuk menilai tingkat kepuasan dan efektivitas layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa chatbot mampu memberikan respon yang relevan dengan tingkat akurasi yang baik serta meningkatkan kecepatan dan kemudahan akses informasi. Selain itu, tingkat kepuasan pengguna terhadap layanan informasi digital setelah penerapan chatbot mengalami peningkatan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan sistem layanan informasi digital berbasis Artificial Intelligence yang efektif dan aplikatif
Strategi Digital Marketing Dalam Meningkatkan Pemasaran Kopi Arabika Timor Pasca Kemenangan Festival Kopi Nusantara (Studi Kasus: Desa Oelbiteno, Kabupaten Kupang)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digital marketing dalam meningkatkan pemasaran Kopi Arabika Timor pasca kemenangan Festival Kopi Nusantara tahun 2022 di Desa Oelbiteno, Kabupaten Kupang. Kemenangan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat citra dan memperluas pemasaran produk kopi local. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap petani kopi, pengelola usaha, serta pihak terkait di Desa Oelbiteno. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran Kopi Arabika Timor sebelum dan pasca kemenangan festival masih didominasi oleh pola konvensional, sementara penerapan digital marketing belum terencana dan terintegrasi secara sistematis. Pemanfaatan media sosial dan platform digital telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan visibilitas dan jangkauan pemasaran produk, namun belum berdampak signifikan terhadap peningkatan volume penjualan. Kendala utama dalam implementasi digital marketing meliputi keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya literasi digital, serta belum adanya kelembagaan pemasaran digital yang terorganisir di tingkat desa. Diperlukan strategi digital marketing yang terstruktur, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan kelembagaan dan infrastruktur agar pemanfaatan pemasaran digital dapat berjalan efektif dan berkelanjutan
Analisis Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (Mbkm) Dalam Meningkatkan Hard Skill Dan Soft Skill Mahasiswa Di Universitas Dharmawangsa Medan
Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis kendala yang dihadapi dan efektivitasnya dalam meningkatkan hard skill dan soft skill mahasiswa program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara informan, dan dokumentasi dengan analisis data deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan dengan partisipasi mahasiswa yang mengikuti program kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka terdapat peningkatan kemampuan hard skill dan soft skill pada mahasiswa. Sistem informasi yang belum terintegrasi menyebabkan kesulitan dalam pengelolaan konversi kredit dari berbagai kegiatan ini. Banyak kampus yang masih mengandalkan sistem manual atau setengah digital, yang tidak hanya mempersulit proses administrasi tetapi juga berpotensi menimbulkan ketidakadilan bagi mahasiswa. Kurangnya koordinasi antara fakultas, program studi, dan pusat pengelolaan MBKM membuat banyak mahasiswa kebingungan tanpa panduan yang jelas untuk memanfaatkan program ini secara maksimal. Hasil pembahasan menjelaskan bahwa Universitas Dharmawangsa melakukan evaluasi menyeluruh dan merancang strategi yang lebih efektif dalam mengimplementasikan program MBKM yang telah diikuti, dengan menerapkan beberapa solusi yang dapat dipertimbangkan adalah adanya Pengembangan Infrastruktur Digital yang Terintegrasi, Pelatihan dan Pengembangan SDM, Reformasi Regulasi Internal Kampus, Peningkatan Kerja sama dengan Industri dan Lembaga Lain serta Pengawasan dan Evaluasi Berkelanjutan. Hal ini menunjukkan bahwa program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dapat menjadi resolusi dalam meningkatkan lulusan perguruan tinggi serta meningkatkan kemampuan hard skill dan soft skill mahasiswa
Peningkatan Pemahaman Kebudayaan Indonesia melalui Kokurikulum di Sanggar Belajar Penang Malaysia.
Kebudayaan merupakan identitas nasional yang mencerminkan ide, perasaan, tindakan, dan karya manusia dalam masyarakat. Namun, anak-anak di Sanggar Belajar Ami dan Permai di Penang, Malaysia, memiliki keterbatasan pemahaman tentang kebudayaan Indonesia akibat kurangnya akses sumber belajar dan interaksi langsung dengan budaya Indonesia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kebudayaan Indonesia melalui program kokurikulum yang interaktif dan partisipatif. Program ini dirancang untuk memperkenalkan ragam budaya Indonesia, menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme, serta mengatasi keterbatasan akses informasi budaya bagi anak-anak di luar negeri. Metode pelaksanaan meliputi lima tahap: (1) pemetaan kondisi awal melalui pre-test, (2) sosialisasi dengan mitra, (3) pelatihan dan pendampingan menggunakan media audiovisual, (4) evaluasi melalui post-test, dan (5) pelaporan hasil. Partisipan terdiri dari 96 anak usia 5–15 tahun di dua sanggar belajar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman budaya Indonesia, antara lain pengetahuan musik tradisional (60%), bahasa dan sastra (42–43%), adat dan tradisi (44–47%), serta rasa bangga terhadap budaya Indonesia (53–55%). Selain itu, program ini juga berhasil menumbuhkan keterampilan sosial dan solidaritas antarpeserta. Dengan demikian, pendekatan kokurikulum terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman kebudayaan Indonesia dan memperkuat identitas budaya anak-anak Indonesia di luar neger