Warta Dharmawansa : Journal of Dharmawangsa University
Not a member yet
3034 research outputs found
Sort by
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MEREK PRODUK MELALUI MEDIA SOSIAL TIKTOK
Di era digital, media sosial menjadi alat krusial dalam strategi komunikasi pemasaran, khususnya dalam meningkatkan kesadaran merek (brand awareness). Platform media sosial seperti TikTok yang telah mengalami perkembangan pesat memberikan banyak fitur yang mendukung promosi produk secara kreatif dan interaktif. Maksud dari penelitian ini adalah guna mengkaji strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh akun TikTok @npureofficial dalam meningkatkan brand awareness produk kecantikan lokal Indonesia, N’Pure. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan melakukan studi literatur dari berbagai sumber yang terkait. Penelitian ini menunjukan hasil bahwa strategi seperti live streaming, penggunaan hashtag relevan, pemanfaatan fitur keranjang kuning, serta pemberian voucher diskon menjadi kunci keberhasilan dalam menarik perhatian audiens dan mendorong perilaku impulsif dalam pembelian. Strategi ini tidak hanya membangun keterlibatan yang tinggi dengan konsumen, tetapi juga efektif dalam meningkatkan kepercayaan terhadap merek. Temuan ini memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan strategi pemasaran digital yang lebih optimal melalui pemanfaatan media sosial, khususnya TikTok
Strategi Komunikasi Digital Dalam Mengembangkan Urban Farming Sebagai Solusi Lingkungan Berkelanjutan
Permasalahan sampah di wilayah perkotaan, khususnya Kota Medan, terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas masyarakat, di mana sebagian besar merupakan sampah organik yang memiliki potensi ekonomi apabila dikelola secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang usaha urban farming berbasis pengelolaan sampah organik sebagai bentuk kewirausahaan hijau bagi generasi muda perkotaan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi literatur, observasi, dan wawancara terhadap pelaku urban farming di Kota Medan serta beberapa kota besar lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urban farming mampu menjadi peluang usaha yang menguntungkan sekaligus ramah lingkungan, karena pemanfaatan sampah organik menjadi kompos dapat menekan biaya produksi, meningkatkan kesuburan tanaman, dan mendukung konsep ekonomi sirkular. Generasi muda memiliki peran strategis dalam pengembangan usaha ini melalui inovasi, pemanfaatan teknologi digital, dan penguatan jejaring komunitas. Meskipun demikian, pengembangan urban farming masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan pengetahuan, modal, dan dukungan kebijakan. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas, dan masyarakat untuk mendorong pengembangan urban farming sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan
Comparative Analysis Of The Use Of Zoom And Google Meet Applications In Supporting Online Communication In The Digital Age
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong penggunaan media komunikasi daring sebagai alat utama untuk mendukung kegiatan pendidikan dan organisasi. Salah satu bentuk komunikasi daring yang paling banyak digunakan adalah aplikasi konferensi video. Zoom dan Google Meet merupakan dua aplikasi konferensi video yang populer di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep Zoom dan Google Meet serta membandingkan penggunaan kedua aplikasi tersebut dalam mendukung komunikasi daring berdasarkan fitur aplikasi dan perspektif pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif komparatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Zoom unggul dalam kelengkapan fitur dan stabilitas komunikasi, terutama untuk rapat dengan jumlah peserta yang besar. Sementara itu, Google Meet lebih unggul dalam kemudahan akses dan integrasi dengan layanan Google. Perbedaan ini memengaruhi preferensi pengguna dan tingkat penggunaan aplikasi sesuai dengan kebutuhan komunikasi daring. Data penelitian diperoleh dari jurnal ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir (2015–2025). Sumber data dikumpulkan melalui basis data akademik dan platform jurnal akses terbuka. Kriteria pemilihan literatur meliputi artikel yang membahas Zoom atau Google Meet, penelitian yang berkaitan dengan komunikasi daring, pembelajaran daring, atau konferensi video, dan publikasi yang berasal dari jurnal bereputasi
Comparative Analysis Of Whatsapp And Telegram As Digital Communication Platforms Based On Their Usage And Functions In The Digital Era
The development of information and communication technology in the digital era has encouraged the increased use of instant messaging applications as the primary means of communication. WhatsApp and Telegram are two of the most widely used digital communication platforms, each with different characteristics, functions, and usage patterns. This study aims to analyse the differences in the use and functions of WhatsApp and Telegram as digital communication platforms based on the Uses and Gratifications Theory perspective. The research method used is a qualitative approach with a literature study of various scientific journals, books, and relevant academic sources. The results of the analysis show that WhatsApp is more dominant in interpersonal and small group communication due to its ease of use, simple interface, and default end-to-end encryption security system. Meanwhile, Telegram is more widely used for information dissemination and digital community management through its channel, bot, large-capacity group, and cloud-based storage features. From the perspective of Uses and Gratifications Theory, WhatsApp users tend to seek gratification in the form of social closeness and ease of communication, while Telegram users are more interested in the efficiency of information distribution, flexibility of message management, and wide audience reach. This study concludes that the differences in the use and functions of WhatsApp and Telegram reflect differences in user needs and satisfaction in digital communication. These findings are expected to serve as a reference for individuals, educational institutions, and organisations in selecting the digital communication platform that best suits their needs
Peningkatan Kompetensi Guru SMK Melalui Workshop Penyusunan Perangkat Evaluasi Pembelajaran dengan Dukungan Artificial
Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut guru untuk mampu beradaptasi dengan pemanfaatan teknologi, khususnya dalam proses asesmen pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam menyusun perangkat evaluasi pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI). Kegiatan dilaksanakan pada bulan September 2025 di SMK PGRI 2 Palembang melalui workshop yang melibatkan 25 guru dari berbagai jurusan. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi penggunaan platform AI (ChatGPT, Quizizz AI, dan Google Form AI Grading), serta praktik langsung penyusunan soal, rubrik penilaian, dan integrasi asesmen ke dalam sistem pembelajaran digital. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, wawasan, kemampuan, dan keterampilan peserta, serta survei kepuasan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek kompetensi. Aspek pengetahuan meningkat dari skor rata-rata 2,8 menjadi 4,6 (64,3%), wawasan dari 2,9 menjadi 4,5 (55,2%), kemampuan dari 2,7 menjadi 4,4 (62,9%), dan keterampilan mengalami peningkatan tertinggi dari 2,5 menjadi 4,7 (88,0%). Secara keseluruhan, rata-rata skor peserta meningkat dari 2,7 pada pre-test menjadi 4,6 pada post-test dengan persentase peningkatan sebesar 67,3%. Selain itu, tingkat kepuasan peserta terhadap pelaksanaan kegiatan berada pada kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan AI dalam evaluasi pembelajaran efektif dalam meningkatkan profesionalisme guru dan kualitas asesmen berbasis teknologi. Ke depan, kegiatan direkomendasikan untuk dilanjutkan melalui pendampingan berkelanjutan agar implementasi AI di sekolah dapat berjalan optimal dan konsiste
KONSEP PERWALIAN DI INDONESIA: ANTARA KEWAJIBAN HUKUM DAN KEBUTUHAN ANAK DALAM SOSIOLOGI KELUARGA
Perwalian di Indonesia merupakan permasalahan yang mencakup aspek hukum dan sosial serta berdampak langsung terhadap kesejahteraan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji konsep perwalian anak dalam perspektif hukum Indonesia dan analisisnya dalam konteks sosiologi keluarga. Studi ini juga berfokus pada hubungan antara kewajiban hukum wali dan pemenuhan kebutuhan anak, serta tantangan yang dihadapi dalam sistem perwalian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengana pendekatan kualitatif analisis terhadap bahan hukum yang relevan dan tinjauan sosial keluarga. Studi ini menemukan bahwa meskipun undang-undang di Indonesia mengatur kewajiban orang tua untuk melindungi, merawat, dan memenuhi kebutuhan anak, dalam praktiknya sering kali terkendala oleh faktor sosial, budaya, dan ekonomi. Permasalahan dalam praktik perwalian mencakup diskriminasi gender, kurangnya pemahaman hukum, dan pengaruh struktur keluarga. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya pendekatan sosiologi keluarga dalam memahami perwalian dan peran lingkungan keluarga serta masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI LENTERA COFFEE TANJUNG MORAWA
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan kualitas produk terhadap kepuasan konsumen produk kopi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 86 konsumen dengan menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dengan menyebarkan kuisioner pada konsumen lentera coffee Tanjung Morawa dan data sekunder yang diperoleh dari lentera coffee Tanjung Morawa. Teknik analisis yang digunakan adalah uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F dan uji koefisien determinasi yang dioperasikan melalui SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial terdapat pengaruh positif signifikan variabel kualitas pelayanan (X1) terhadap kepuasan konsumen. Secara parsial terdapat pengaruh positif signifikan terhadap kualitas produk (X2) terhadap kepuasan konsumen. Sementara secara simultan kualitas pelayanan (X1) dan kualitas produk (X2) mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen lentera coffee. Dalam hal ini berarti variabel kualitas pelayanan (X1) dan variabel kualitas produk (X2) berpengaruh secara bersama-sama (simultan) terhadap variabel kepuasan konsumen (Y). Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan (X1) dan kualitas produk (X2) mampu menjelaskan kepuasan konsumen sebesar 69,3%. Sedangkan sisanya 30,7% dipengaruhi oleh variabel lain diluar dari persamaan regresi ini atau variabel yang tidak diteliti dalam penelitian ini
STRATEGI BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN RUMAH KPR SUBSIDI (Studi Pada Konsumen Perumahan Sari Indah Permai 3 Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian rumah KPR subsidi pada konsumen Perumahan Sari Indah Permai 3, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi bauran pemasaran yang diterapkan meliputi empat aspek utama: (1) Product – rumah yang ditawarkan telah memenuhi Standar Nasional Indonesia dengan struktur bangunan yang jelas dan berkualitas; (2) Price – harga rumah relatif lebih terjangkau dibandingkan dengan perumahan lainnya, sehingga menarik minat konsumen; (3) Place – lokasi perumahan strategis, mudah diakses, dekat dengan pusat keramaian, serta memiliki lingkungan yang nyaman dan sistem keamanan yang baik; (4) Promotion – promosi dilakukan melalui media online seperti Facebook dan Instagram, iklan koran, serta pembagian brosur, namun masih kurang optimal dalam pelaksanaannya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi bauran pemasaran yang diterapkan telah berkontribusi dalam meningkatkan keputusan pembelian rumah KPR subsidi di Perumahan Sari Indah Permai 3. Namun, masih terdapat beberapa kelemahan, seperti keterbatasan promosi dan aspek desain rumah yang perlu diperbaiki, terutama dalam tata letak kamar mandi. Oleh karena itu, disarankan agar pengembang meningkatkan strategi pemasaran dengan menambah variasi promosi, memperbaiki aspek desain rumah berdasarkan kebutuhan konsumen, serta memperluas jangkauan informasi mengenai keunggulan perumahan ini untuk menarik lebih banyak calon pembeli
KOMUNIKASI LITERASI PIMPINAN ORGANISASI DALAM PENYAMPAIAN INAGURASI MAHASISWA BARU UNIVERSITAS DHARMAWANGSA
Adapun yang menjadi tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan pimpinan organisasi Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Dharmawangsa dalam mengkomunikasikan implementasi kebijakan pada institusi afiliasinya. Adapun Metode penelitian yang digunakan merupakan kualitatif, Dengan kata lain merupakan suatu metode penelitian yang bertujuan untuk memahami dan menemukan fenomena-fenomena yang terjadi pada suatu objek guna memperoleh pemahaman yang lebih mendalam terhadap objek tersebut. Penelitian ini berfokus pada 6 (enam) narasumber dari beberapa fakultas Universitas Dharmawangsa yang meliput Stambuk 2019 - 2022.Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan teknik pencatatan. Teknik wawancara yang digunakan adalah wawancara bebas terpimpin, yaitu wawancara yang dilakukan dengan mengajukan pertanyaan secara bebas dengan tetap menghormati pedoman wawancara yang telah dibuat. Teknik observasi merupakan teknik pengumpulan data yang mempunyai keistimewaan dibandingkan dengan teknik lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi yang baik dapat meningkatkan pemahaman sehingga tersampaikannya informasi mengenai kegiatan dan kebijakan dalam organisasi sehingga dapat dijalankani dengan baik. pada organisasi, pemimpin adalah penyampai pesan. Pemimpin yang memilki intelektualitas cenderung memiliki keterampilan komunikasi yang efektif, yang memungkinkan mereka memotivasi bawahan menuju tujuan yang diinginkan
ISLAMIC PROGRESS PERIOD I (650-1000 AD)
The First Islamic Progress Period (650-1000 CE) was a period of Islamic progress, encompassing three periods of leadership: the Caliphate of the Rashidun Caliphate, which laid the foundation for the Islamic government system, followed by the Umayyad Caliphate, which expanded the Islamic realm. The Islamic Progress Period during the Umayyad Era was characterized by strong political stability, significant economic expansion, rapid scientific and cultural development, effective military strategy, and dynamic foreign diplomacy. All of these factors combined to help Islam become a major power in the Middle East and North Africa from the 8th to 10th centuries CE.The Caliphate of the Abbasids is known as the peak of Islamic intellectual and cultural progress. The research method used in this paper is a literature review, employing qualitative methods to obtain descriptive information from relevant sources. The First Islamic Progress Period, which lasted from 650 to 1000 CE, was a crucial period in the history of Islamic civilization. The progress of Islam during this period was evident not only in political and military aspects, but also in scientific and cultural developments. Islamic civilization succeeded in creating a rich intellectual tradition that not only influenced the Muslim world but also contributed significantly to the development of global civilization as a whole