Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
    2607 research outputs found

    ANALISIS PENGENDALIAN PROSES SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PRODUKSI TAHU NR KARAWANG

    No full text
    This research analyzes the SCM (Supply Chain Management) process control in NR tofu production in Karawang. Observational and interview methods are used to collect data about production processes and supply chain management. The results show the need to improve information system integration, coordination between production units, and monitoring of raw material quality. Implementation of new technology and employee training were identified as potential solutions. This research provides insights for NR tofu producers to improve the efficiency and efficiency of their supply chains, contributing to quality and competitive advantage.Penelitian ini menganalisis pengendalian proses SCM (Supply Chain Management) pada produksi tahu NR di Karawang. Metode observasional dan wawancara digunakan untuk mengumpulkan data tentang proses produksi dan manajemen rantai pasok. Hasil menunjukkan kebutuhan untuk meningkatkan integrasi sistem informasi, koordinasi antarunit produksi, dan pemantauan kualitas bahan baku. Implementasi teknologi baru dan pelatihan karyawan diidentifikasi sebagai solusi potensial. Penelitian ini memberikan wawasan bagi produsen tahu NR untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan rantai pasok mereka, yang berkontribusi pada kualitas dan keunggulan kompetitif

    PENERAPAN VLAN DALAM MITIGASI SERANGAN DDOS PADA OLT HSGQ DAN ROUTER MIKROTIK

    No full text
    DDoS is a threat that often disrupts server availability resulting in network devices becoming powerless.  In Indonesia, it was recorded that the results of anomaly detection obtained the source IP address and destination IP address, with the country detected as a threat actor who has the potential to use the IP address as a proxy to disguise the real IP address of the threat actor being the first country in Indonesia with 124 million sources of anomalies.  OLT and routers are important components in computer network infrastructure by managing data traffic between network devices and users.  VLAN is a technology for separating a logical network from a physical network that can help secure the network against DDoS attacks.  By using VLANs, it is possible to group different traffic to mitigate the impact of DDoS attacks and protect the network infrastructure.  VLAN implementation in mitigating DDoS attacks on HSGQ OLTs and Mikrotik Routers faces technical challenges such as proper configuration, traffic monitoring, and security management.  This research is expected to provide insight for network professionals and security researchers in  order to improve the security of computer network infrastructureDDoS yang merupakan ancaman yang sering mengganggu ketersediaan dari server yang mengakibatkan perangkat jaringan menjadi tidak berdaya. Di Indonesia tercatat hasil deteksi anomali didapatkan alamat IP address sumber dan IP address tujuan, dengan negara yang terdeteksi sebagai threat actor yang berpoteksi menggunakan alamat IP sebagai proxy untuk menyamarkan alamat IP asli dari threat actor adalah negara Indonesia peringkat pertama dengan 124 juta sebagai sumber anomaly. OLT dan router merupakan komponen penting dalam infrastruktur jaringan komputer dengan mengatur lalu lintas trafik data antara perangkat jaringan dan pengguna. VLAN merupakan teknologi pemisahan jaringan logis dari jaringan fisik yang dapat membantu dalam mengamankan jaringan terhadap serangan DDoS. Dengan menggunakan VLAN, dapat dilakukan pengelompokan lalu lintas yang berbeda untuk memitigasi dampak serangan DDoS dan melindungi infrastruktur jaringan. Implementasi VLAN dalam mitigasi serangan DDoS pada OLT HSGQ dan Router Mikrotik menghadapi tantangan teknis seperti konfigurasi yang tepat, pemantauan lalu lintas, dan manajemen keamanan. Penelitian ini diharapkan memberikan wawasan bagi profesional jaringan dan peneliti keamanan dalam upaya meningkatkan keamanan infrastruktur jaringan kompute

    IMPLEMENTASI CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK PADA KLASIFIKASI PASIR KALI KRASAK DAN PASIR KALI PUTIH DAERAH MUNTILAN JAWA TENGAH

    No full text
    This research was conducted to optimize the use of the convolutional neural network (CNN) method in classification of krasak river sand and white river sand in the Muntilan area, Central Java with the aim of knowing or recognizing two types of sand based on digital images, the number of datasets collected amounted to 1,305 consisting of 697 krasak river sand image data and 608 white river sand image data, which then after going through Data Pre-processing process obtained 1200 image data that could be used in this study, each consisting of 600 data from each type of sand. This study uses 5 different input image sizes namely 32x32x3, 60x60x3, 122x122x3, 175x175x3, 225x225x3, to find out which input image size can produce the most effective accuracy data, the results found that the 122x122x3 input image size with epoch 10 and 3 layers CNN architecture is the best input image size with an accuracy of 99, 58% in recognizing and classifying Krasak river sand and white river sand, which then results of the most accurate input image were implemented in form of a Graphical User Interface (GUI) in facilitating the recognition of the classification of Krasak river sand and white river sand.Penelitian ini dilakukan untuk mengoptimalkan penggunaan metode convolutional neural network (CNN) dalam klasifikasi pasir kali krasak dan pasir kali putih di daerah Muntilan, Jawa tengah dengan bertujuan untuk mengetahui atau mengenal dua buah jenis pasir berdasarkan citra digital, jumlah dataset yang dikumpulkan berjumlah 1.305 yang terdiri dari 697 data citra pasir kali krasak dan 608 data citra pasir kali putih , yang kemudian setelah melalui proses Pre-processing Data didapatkan 1200 data citra yang bisa dipakai dalam penelitian ini, masing-masing terdiri dari 600 data dari masing-masing jenis pasir tersebut. Penelitian ini menggunakan 5 ukuran input citra yang berbeda yaitu 32x32x3, 60x60x3, 122x122x3, 175x175x3, 225x225x3, untuk mengetahui ukuran input citra mana yang dapat menghasilkan data akurasi yang paling efektif , hasilnya  ditemukan ukuran citra input 122x122x3 dengan epoch 10 dan arsitektur CNN 3 layers merupakan ukuran input citra yang terbaik dengan  akurasi 99,58% dalam mengenali dan mengklasifikasikan pasir kali krasak dan pasir kali putih , yang kemudian hasil citra input paling akurat  itu diimplementasikan dalam bentuk Graphical User Interface(GUI) dalam mempermudah pengenalan pengklasifikasian pasir kali krasak dan pasir kali putih

    ANALISIS KEPUASAAN PENGGUNA APLIKASI DONORKU DENGAN PENDEKATAN METODE RANDOM FOREST DENGAN SMOTE

    Get PDF
    This study analyzes user satisfaction with the Donorku Application on Google Play Store using sentiment analysis with the Random Forest algorithm. In the digital era, mobile applications like Donorku are essential for facilitating blood donations in Indonesia. User reviews on Google Play Store are often not sufficiently representative. Data was collected using scraping, followed by text preprocessing such as cleaning, tokenization, normalization, and stemming. The processed data was weighted using the TF-IDF method and divided into training and test data. The SMOTE technique was used to address class imbalance. The Random Forest model classified user sentiments, evaluated with accuracy, precision, recall, and F1-Score. The results show that the model can effectively identify patterns of user dissatisfaction. Understanding user perceptions helps developers improve the Donorku service. This study demonstrates the effectiveness of sentiment analysis technology in understanding user preferences and enhancing blood donation applications.Penelitian ini menganalisis kepuasan pengguna terhadap Aplikasi Donorku di Google Play Store menggunakan analisis sentimen dengan algoritma Random Forest. Di era digital, aplikasi mobile seperti Donorku sangat penting untuk memfasilitasi donasi darah di Indonesia. Ulasan pengguna di Google Play Store seringkali tidak cukup representatif. Data dikumpulkan menggunakan scraping, diikuti oleh prapemrosesan teks seperti pembersihan, tokenisasi, normalisasi, dan stemming. Data yang telah diproses dibobotkan menggunakan metode TF-IDF dan dibagi menjadi data latih dan data uji. Teknik SMOTE digunakan untuk mengatasi ketidakseimbangan kelas. Model Random Forest mengklasifikasikan sentimen pengguna, dievaluasi dengan akurasi, presisi, recall, dan F1-Score. Hasilnya menunjukkan model dapat mengidentifikasi pola ketidakpuasan pengguna secara efektif. Memahami persepsi pengguna membantu pengembang meningkatkan layanan Donorku. Penelitian ini menunjukkan efektivitas teknologi analisis sentimen dalam memahami preferensi pengguna dan meningkatkan aplikasi donasi darah

    IMPLEMENTASI ASSOCIATION RULE MINING DALAM MENGANALISIS DATA PENJUALAN SEPATU MENGGUNAKAN ALGORITMA FP-GROWTH

    Get PDF
    Association Rule and the fp-growth algorithm are used as a data analysis framework to identify relationships or associations between variables. The results of this research are that Men's Apparel and Women's Apparel are likely to buy Women's Athletic Footwear and Men's Athletic Footwear and Women's Athletic Footwear are 100% likely to buy Men's Apparel, buying Men's Apparel, then the possibility of buying Women's Athletic Footwear and buying Women's Athletic Footwear is likely to buy Men's Apparel 95.65 %, buying Men's Apparel and Women's Street Footwear probability of buying Women's Athletic Footwear and buying Women's Athletic Footwear and Women's Street Footwear probability of buying Men's Apparel 91.67%, buying Men's Athletic Footwear probability of buying Men's Apparel and Women's Athletic Footwear and buying Men's Apparel and Men's Athletic Footwear probability of purchasing Women's Athletic Footwear 85.71%, purchasing Women's Apparel probability of purchasing Men's Apparel and Women's Athletic Footwear and purchasing Women's Apparel and Women's Athletic Footwear probability of purchasing Men's Apparel 83.33%. These results show that there is a tendency to purchase one type of product which is often followed by purchasing other related products.Association Rule dan algoritma fp-growth digunakan sebagai kerangka kerja analisis data untuk mengidentifikasi hubungan atau asosiasi antar variable. Hasil dari penelitian ini adalah Men's Apparel dan Women's Apparel kemungkinan membeli Women's Athletic Footwear dan Men's Athletic Footwear dan Women's Athletic Footwear kemungkinan membeli Men's Appare 100%, membeli Men's Apparel, maka kemungkinan membeli Women's Athletic Footwear dan membeli Women's Athletic Footwear kemungkinan membeli Men's Apparel 95.65%, membeli Men's Apparel dan Women's Street Footwear kemungkinan membeli Women's Athletic Footwear dan membeli Women's Athletic Footwear dan Women's Street Footwear kemungkinan membeli Men's Apparel 91.67%, membeli Men's Athletic Footwear kemungkinan membeli Men's Apparel dan Women's Athletic Footwear dan membeli Men's Apparel dan Men's Athletic Footwear kemungkinan membeli Women's Athletic Footwear 85.71%,  membeli Women's Apparel kemungkinan membeli Men's Apparel dan Women's Athletic Footwear dan  membeli Women's Apparel dan Women's Athletic Footwear kemungkinan membeli Men's Apparel 83.33%. Hasil tersebut terlihat bahwa terdapat kecenderungan pembelian satu jenis produk sering diikuti oleh pembelian produk terkait lainnya

    OPTIMASI KEPUTUSAN PEMILIHAN MESIN PERCETAKAN DALAM INDUSTRI PERCETAKAN MENGGUNAKAN METODE AHP DAN TOPSIS

    Get PDF
    The printing industry has a crucial role in supporting various sectors with printing needs. Choosing a suitable printing machine is a strategic challenge for printing companies to answer dynamic market demands. Factors such as type of production, capacity, printing speed and technological innovation are the main considerations in making optimal decisions to achieve maximum production results. Using Analytical Hierarchy Process (AHP) and Technique Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) which are used for ranking printing machines. The AHP method is used to weight machine specification criteria, while the TOPSIS method is used to rank alternative printing machines. Testing was carried out using 5 data on the names of printing machines in a printing industry. From the ranking results above, the ranking order for printing machines is Heidelberg XL 106 with a preference value of 1, Komori Lithorone G40 with a preference value of 0.66491, K&B Rapida 106 with a preference value of 0.27434, Roland 900 Evolution with a value of 0.61316, Mitsubishi Diamond with a value of 0.13676.  Industri percetakan memiliki peran krusial dalam mendukung berbagai sektor dengan kebutuhan cetakan. Memilih mesin percetakan yang sesuai merupakan tantangan strategis bagi perusahaan percetakan untuk menjawab tuntutan pasar yang dinamis. Faktor seperti jenis produksi, kapasitas, kecepatan cetak, dan inovasi teknologi menjadi pertimbangan utama dalam mengambil keputusan yang optimal untuk mencapai hasil produksi maksimal. Menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) danTechnique Order Preference  by  Similarity  to  Ideal  Solution  (TOPSIS) yang digunakan  untuk perangkingan  mesin percetakan. Metode AHP digunakan  untuk  melakukan pembobotan  pada  kriteria  spesifikasi mesin,  sedangkan  metode TOPSIS digunakan  untuk  perangkingan  alternatif  mesin percetakan. Pengujian dilakukan dengan menggunakan 5 data nama mesin percetakan pada sebuah industri pecetakan. Hasil perangkingan di atas maka diperoleh urutan perangkingan mesin percetakan adalah Heidelberg XL 106 dengan nilai preferensi 1, Komori Lithorone G40 nilai preferensi 0,66491 , K&B Rapida 106 nilai preferensi 0,27434, Roland 900 Evolution dengan nilai 0,61316, Mitsubishi Diamond dengan nilai 0,13676

    ANALISIS KUALITAS FRIED CHICKEN HISANA DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD)

    Get PDF
    This research aims to determine the causes of the decline in the quality of fried chicken and how to improve the quality of fried chicken at Fried Chicken Hisana using the Quality Function Deployment (QFD) method. The method used in this research is the Quality Function Deployment (QFD) method. The research instrument is a questionnaire distributed to Hisana Fried Chicken consumers. From the results of research based on the QFD method on the HOQ matrix, it is known that the highest value of the temperature parameter in the House of Quality (HOQ) frying process is 124.92 (50.85%). This is because the correlation matrix between the important attributes and the technical parameter attributes influences many attributes such as the level of doneness of the fried chicken, the texture of the creaminess and the aroma of the fried chicken. These results will affect the final quality of the fried chicken. Where the attribute improvement ratio value in this condition, the maturity level has a value of (0.75), which is a high improvement value among other attributes. This shows that these two attributes must be improved and paid attention to by Hisana Fried Chicken. Quality improvement that can be done is by improving the quality of the chicken maturity level attribute by paying attention to the temperature during the frying process.Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui penyebab penurunan kualitas ayam goreng pada Fried Chicken Hisana dengan menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD) mengetahui cara meningkatkan kualitas ayam goreng Fried Chicken Hisana dengan menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode metode Quality Function Deployment (QFD), instrumen penelitian ini ialah berupa kuesioner yang disebarkan kepada para konsumen Hisana Fried Chicken. Dari hasil penelitian berdasarkan metode QFD pada matriks HOQ diketahui bahwa nilai tertinggi parameter teknis pada  House Of Quality (HOQ) 124,92 (50,85%)  ialah temperatur suhu pada proses penggorengan denga nilai sebesar hal ini dikerenakan pada matriks kolerasi antara atribut kepentingan dengan atribut parameter teknik mempengaruhi banayak atribut seperti tingakat kematangan ayam goreng, tekstur kremes dan aroma ayam goreng serta sangat berpengaruh terhadap hasil akhir jika pada proses ini tidak baik maka hasil akhirnya tidak baik , sedangkan nilai rasio perbaikan atribut pada kondisi ini atribut tingkat kematangan memiliki nilai (0,75) merupakann niali perbaikan yang tinggi diantara atribut yang lain . Hal ini menunjukkan kedua atribut tersebut harus dilakukan perbaikan dan diperhatikan oleh Hisana Fried Chicken .peningkatan kulaitas yang dapat dilakukan pada produk ayam goreng Hisana Fried Chicken yaitu dengan meningkatkan kualitas pada atribut tingkat kematang ayam dengan memperhatikan temperatur suhu pada proses penggorangan karna temperatur suhu sangat berpengaruh banyak atribut seperti tingkat kematangan ayam goreng, tekstur kremes dan aroma ayam goreng serta sangat berpengaruh terhadap hasil akhir jika pada proses ini tidak baik maka hasil akhirnya tidak bai

    Pengaruh Preheating Terhadap Nilai Kekerasan Pada Pengelasan Baja Hardok 450 Menggunakan Metode Pengelasan Smaw

    Get PDF
    Preheating is carried out by heating around the welding point, before welding begins, which is called the preheating temperature. Stabilizing the sample temperature before welding is intended to carry out preheating to prevent damage and defects during and after welding. The aim of this research is to determine the effect of preheating temperature on the hardness value of SMAW welding results on the hardness test on Hardok 450 steel. The welding carried out was the SMAW method on Hardok 450 steel using a 60? V seam connection. The preating temperatures used in this research were 200?C, 300?C and 400?C. The results of SMAW welding are subjected to hardness testing. From the results of the hardness testing, the hardness value increases as the preheating temperature increases. The lowest hardness value was obtained at a temperature of 200?C with an average hardness value of 68.2 HRC in the HAZ (Heat Affected Zone) area and an average value for weld metal of 64.6 HRC. Meanwhile, the highest hardness value was obtained at a temperature of 400?C, the average hardness value was 77.8 HRC in the HAZ area, while the hardness value for weld metal was 67.3 HRCPreheating dilakukan memanaskan sekitar titik pengelasan, sebelum pengelasan dimulai disebut suhu pemanasan awal.Menstabilkan suhu sampel sebelum pengelasan dimaksudkan untuk melakukan pemanasan awal untuk mencegah kerusakan dan cacat pada saat dan setelah pengelasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu preheating pada nilai kekerasan hasil pengelasan SMAW terhadap uji kekerasan pada baja hardok 450, pengelasan yang dilakukan adalah metode SMAW pada baja hardok 450 menggunakan sambungan kampuh V 60?. Dengan suhu preating yang digunakan pada penelitian ini adalah 200?C, 300?C dan 400?C. Hasil pengelasan SMAW dilakukan pengujian kekerasan (hardness test), dari hasil pengujian kekerasan nilai kekerasan bertambah seiring bertambahnya suhu preheating. Nilai kekerasan terendah didapatkan pada suhu 200?C dengan rata-rata nilai kekerasan 68,2 HRC pada daerah HAZ (Heat Affected Zone) dan nilai rata-rata pada weld metal 64,6 HRC. Sedangkan nilai kekerasan tertinggi didapatkan pada suhu 400?C rata-rata nilai kekerasan 77,8 HRC pada daerah HAZ, sedangkan nilai kekerasan pada weld metal 67,3 HR

    Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Keharmonisan Keluarga Di Desa Batu Tering Kecamatan Moyo Hulu

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul Pengaruh penggunaan Media Sosial Terhadap KeharmonisanKeluarga Di Desa Batu Tering Kecamatan Moyo Hulu yang dimana telah di rumuskan padarumusan masalah diatas untuk mengetahui sebuah fenomena dan permasalahan yangmasyarakat hadapi serta bertujuan untuk menguak informasi beserta solusi dari rumusanmasalah yang dijelaskan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metodekualitatif dengan pendekatan deskriptif, Teknik pengumpulan data dengan cara observasi,wawancara dan dokumentasi. Menurut hasil dari analisis penelitian tersebut menyimpulkanbahwa media social sangat berdampak terhadap keharmonisan keluarga. Adapun dampaktersebut yaitu: Dampak positifnya bisa mendapatkan informasi dengan cepat dan dapatmemanfaatkan media social unuk berkomunikasi dengan sanak saudara yang jauh. Dampaknegatifnya dapat menjadi penyebab timbulnya suatu konflik dengan pasangan di dalam rumahtangga seperti banyak terjadi masalah perselingkuhan dan dapat membuat lupa waktu sehinggabisa melalaikan pekerjaan masing-masing

    TINJAUAN YURIDIS UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2019 PERUBAHAN ATA SUNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN: StudiTerhadapMaraknyaPernikahanUsia Dini di Desa Nunggi Kecamatan Wera Kabupaten Bima)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tinjauan Yuridis Undang - Undang Nomor 16 Tahun 2019 perubahan atas Undang - Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan. StuditerhadapmaraknyapernikahanusiadinidiDesaNunggiKecamatanWeraKabupaten Bima. Berdasarkan latar belakang tersebut masalah pokok dalam penelitian ini adalah apakah faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya pernikahan usia dini dan bagaimana penerapan Undang - Undang perkawina tentang pernikahan usia dini. Lokasi penelitian ini berada di Desa Nunggi Kecamatan Wera Kabupaten Bima, partisipan dalam penelitian ini adalah orang - orang yang melakukan pernikahan di usia dini. Penelitian ini mengunakan metode penelitian kualitatif yang dimana peneliti melakukan penelitian langsung dilapangan. Maka dalam hal ini metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknikwawancara,observasi,dandokumentasi.Adapunhasildaripenelitianiniyaitufaktor yang mempengaruhi pernikahan usia dini yaitu faktor pergaulan bebas, faktor saling mencintai, faktor hamil duluan dan faktor ketidak tahuan Undang-Undang pernikahan usia dini. Adapun penerapan undang-undang pernikahan usia dini di Desa Nunggi Kacamatan Wera Kabupaten Bima saat ini melakukan beberapa penerapan yaitu melakukan sosialisasi di tiap sekolah, di acara pernikahan serta di kegiatan imtak, namun dari hasil wawancara yangdilakukandilapangan,partisipan yang menikah diusia dini lebih dominan untuktidak mengetahui tentang undang-undang pernikahan usia dini.Maka penerapan yang dilakukan oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) masih belum bisa dikatakan efektif

    1,282

    full texts

    2,607

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇