Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
2607 research outputs found
Sort by
JEALOUSY AND AGGRESSIVENESS IN COUPLES DATING DIFFERENT ETHNICITIES IN INDONESIA
Usia dewasa awal merupakan fase di mana individu mulai menjalin hubungan romantis, termasuk dengan pasangan beda suku, yang umum terjadi di Indonesia. Hubungan semacam ini memiliki tantangan tersendiri, salah satunya adalah kecemburuan yang dapat memicu agresivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecemburuan terhadap agresivitas pada pasangan yang berpacaran beda suku. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain analisis regresi. Partisipan berjumlah 211 individu yang berpacaran beda suku, diperoleh melalui teknik sampling insidental. Instrumen yang digunakan yaitu Multidimensional Jealousy Scale (MJS) dan Buss-Perry Aggression Questionnaire (BPAQ). Analisis data menggunakan regresi (ANOVA) menunjukkan bahwa kecemburuan berpengaruh signifikan terhadap agresivitas (t = 2,609; p = 0,010). Semakin tinggi tingkat kecemburuan, semakin tinggi pula agresivitas dalam hubungan. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengendalian kecemburuan guna mencegah agresivitas dalam hubungan beda suku. Penelitian selanjutnya diharapkan mengembangkan strategi untuk menciptakan hubungan harmonis.Early adulthood is a stage when individuals often initiate romantic relationships, including interethnic dating, which is increasingly common in Indonesia. These relationships face unique challenges, with jealousy being a key issue that can lead to aggression. This study examines the effect of jealousy on aggression in interethnic dating relationships. Using a quantitative approach with a regression analysis design, data were collected from 211 individuals in interethnic relationships through incidental sampling. The Multidimensional Jealousy Scale (MJS) and Buss-Perry Aggression Questionnaire (BPAQ) were used to assess jealousy and aggression, respectively. Data analysis using ANOVA regression showed that jealousy significantly influences aggression (t = 2.609, p = 0.010), indicating that higher jealousy levels are associated with increased aggression. These findings highlight the need for interventions to manage jealousy in interethnic couples to reduce aggressive behavior. Future studies are encouraged to explore strategies for fostering healthy and harmonious interethnic romantic relationships in Indonesia
PARTICIPATORY MITIGATION COMMUNICATION IN PROMOTING SOCIAL CHANGE (CASE STUDY OF THE CLEAN WATER CRISIS ON MARINGKIK ISLAND)
Krisis air bersih yang berkepanjangan di Pulau Maringkik, Lombok Timur, menunjukkan bahwa solusi teknis semata tidak cukup untuk mengatasi persoalan mendasar tanpa disertai pendekatan komunikasi yang partisipatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan, pola komunikasi, serta keterlibatan masyarakat dalam mitigasi krisis air melalui pendekatan komunikasi partisipatif berdasarkan teori Paulo Freire. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap berbagai pihak seperti masyarakat, pemerintah desa, BPBD, dan PDAM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi mitigasi di Pulau Maringkik masih bersifat satu arah, administratif, dan tidak berkelanjutan. Tidak ada penyuluhan, pelatihan, atau forum diskusi yang melibatkan masyarakat secara aktif. Hambatan utama meliputi lemahnya koordinasi antar lembaga, minimnya penggunaan media komunikasi, keterbatasan anggaran, dan tidak adanya fasilitator lokal. Ketiadaan komunikasi yang dialogis dan setara menyebabkan masyarakat tetap diposisikan sebagai objek kebijakan, bukan sebagai subjek yang turut menyusun solusi. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan komunikasi mitigasi partisipatif sebagai syarat untuk mendorong kesadaran kritis, pemberdayaan masyarakat, dan perubahan sosial yang berkelanjutan.
Kata Kunci: Komunikasi Mitigasi, Partisipasi, Krisis Air, Perubahan Sosial, Pulau Maringkik, Paulo FreireThe prolonged clean water crisis on Maringkik Island in East Lombok shows that technical solutions alone cannot overcome fundamental problems without a participatory communication approach. This study uses a participatory communication approach based on Paulo Freire's theory to analyze barriers, communication patterns, and community involvement in mitigating the water crisis. A descriptive qualitative approach was used to collect data through in-depth interviews, observations, and documentation from various parties, including the community, the village government, the BPBD, and the PDAM. The results showed that the communication used for mitigation on Maringkik Island is still one-sided, administrative, and unsustainable. There are no counseling, training, or discussion forums that actively engage the community. The main barriers include weak inter-agency coordination, minimal use of communication media, budget constraints, and the absence of local facilitators. The absence of dialogic, equal communication positions the community as objects of policy rather than subjects who participate in developing solutions. This research emphasizes the importance of implementing participatory mitigation communication to encourage critical awareness, community empowerment, and sustainable social change.
Keywords: Mitigation Communication, Participation, Water Crisis, Social Change, Maringkik Island, Paulo Freir
THE INFLUENCE OF THE EFFECTIVENESS OF THE SOCIAL MEDIA INSTAGRAM @BANJARMASINPOST ON NEWS CONSUMPTION AMONG STUDENTS OF FISIP UNISKA MAB BANJARBARU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh efektivitas media sosial Instagram @banjarmasinpost terhadap konsumsi pemberitaan di kalangan mahasiswa FISIP UNISKA MAB Banjarbaru. dimana penelitian ini didasarkan pada fenomena meningkatnya penggunaan media sosial oleh generasi muda, khususnya mahasiswa, sebagai sumber utama dalam memperoleh pemberitaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. dengan mengambil populasinya adalah mahasiswa aktif FISIP UNISKA MAB Banjarbaru kelas reguler pagi semester 2, 4, 6, dan 8 yang mengikuti atau mengetahui akun Instagram @banjarmasinpost, dengan jumlah sampel sebanyak 85 responden yang diambil melalui teknik non-probability sampling. dari hasil analisis menunjukkan bahwa efektivitas media sosial instagram @banjarmasinpost berpengaruh positif terhadap konsumsi pemberitaan di kalangan mahasiswa FISIP UNISKA MAB Banjarbaru dengan nilai signifikansi sebesar 0.001 < 0.05 dan thitung 10.628 > ttabel 1.988, yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara kedua varibel. Selain itu efektivitas media sosial instagram @banjarmasinpost memberikan konstribusi pengaruh terhadap konsumsi pemberitaan sebesar 57,6% sedangkan sisanya 42.4% yang dipengaruhi oleh Variabel lain yang tidak di masukkan dalam penelitian ini.
Kata Kunci: Efektivitas; Media Sosial Instagram; Konsumsi Pemberitaan; BanjarmasinPostThis study aims to examine the extent to which the effectiveness of Instagram social media @banjarmasinpost influences news consumption among students of FISIP UNISKA MAB Banjarbaru. This research is grounded in the phenomenon of the increasing use of social media by young people, particularly university students, as a primary source of news. The method applied in this study is a quantitative approach with an associative research design. The population consists of active FISIP UNISKA MAB Banjarbaru students from the regular morning classes in semesters 2, 4, 6, and 8 who follow or are familiar with the Instagram account @banjarmasinpost, with a sample of 85 respondents selected through a non-probability sampling technique. The results of the analysis indicate that the effectiveness of Instagram social media @banjarmasinpost has a positive effect on news consumption among FISIP UNISKA MAB Banjarbaru students, with a significance value of 0.001 < 0.05 and a t-value of 10.628 > t-table value of 1.988, which demonstrates a significant influence between the two variables. Furthermore, the effectiveness of Instagram social media @banjarmasinpost contributes 57.6% to the influence on news consumption, while the remaining 42.4% is explained by other variables not included in this study.
Keywords: Effectiveness; Instagram Social Media; News Consumption; BanjarmasinPos
SISTEM PENJADWALAN UJIAN SKRIPSI BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN ALGORITMA PENJADWALAN PRIORITAS
Penjadwalan ujian skripsi di Program Studi Informatika Universitas Alma Ata sering menghadapi kendala akibat proses manual, terutama selama pekan seminar proposal (sempro) dan seminar hasil (semhas). Permasalahan utama meliputi ketidaksesuaian jadwal program studi dengan ketersediaan ruangan dari akademik, serta banyaknya permintaan penjadwalan ulang oleh mahasiswa. Hal ini berdampak pada pelaksanaan ujian yang tidak optimal dan menambah beban administratif koordinator program studi, termasuk kesulitan mengakomodasi ketersediaan dosen pembimbing serta penguji. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem penjadwalan ujian skripsi berbasis website dengan Algoritma Penjadwalan Prioritas untuk mengatasi masalah tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model Waterfall untuk pengembangan sistem. Algoritma Prioritas menentukan urutan jadwal berdasarkan faktor kesiapan mahasiswa (40%), ketersediaan dosen pembimbing (20%), ketersediaan dosen penguji (20%), ketersediaan ruangan (10%), dan ketersediaan waktu (10%). Hasil penelitian menunjukkan sistem berhasil mengoptimalkan penjadwalan selama pekan sempro dan semhas, mengurangi konflik jadwal, dan meningkatkan efisiensi proses penjadwalan. Pengujian black box mengkonfirmasi fungsionalitas sistem berjalan sesuai harapan. Sistem ini terbukti mampu menghasilkan jadwal yang terstruktur dan adaptif, meningkatkan kelancaran pelaksanaan ujian skripsi
STRATEGI PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN UNTUK KAJIAN ENERGI TERBARUKAN: TINJAUAN PUSTAKA BIBLIOMETRIK-SISTEMATIKA (B-SLR)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk mengoptimalkan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam kajian energi terbarukan, yang menjadi salah satu solusi strategis dalam menghadapi tantangan krisis energi dan perubahan iklim global. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis strategi pemanfaatan AI yang efektif dalam mendukung pengembangan dan implementasi teknologi energi terbarukan melalui pendekatan tinjauan pustaka bibliometrik-sistematika (B-SLR). Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan bibliometrik dan sistematik review, yang melibatkan pengumpulan dan analisis data dari berbagai publikasi ilmiah terkait AI dan energi terbarukan secara kuantitatif dan kualitatif dengan data dari 346 Publikasi telah diambil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa India dan Cina adalah negara mendominasi aktivitas penelitian di Asia dan secara global, menunjukkan peran sentral Asia dalam produksi ilmiah saat ini. Studi ini mengungkapkan, AI memiliki peran signifikan dalam berbagai aspek energi terbarukan, seperti prediksi produksi energi, optimasi sistem, dan pengelolaan sumber daya, dengan tren penelitian yang terus berkembang dan berfokus pada integrasi teknologi canggih. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa strategi pemanfaatan AI yang terstruktur dan berbasis bukti dapat mempercepat inovasi dan efisiensi dalam sektor energi terbarukan, memberikan kontribusi akademik berupa kerangka konseptual yang komprehensif serta implikasi praktis bagi pengambil kebijakan dan pelaku industri dalam mengadopsi teknologi AI secara optima
SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN INVENTARIS PADA PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS MATARAM
Pengelolaan inventaris yang masih dilakukan secara manual di Program Studi Teknik Informatika Universitas Mataram menimbulkan bebrapa kendala seperti kesalahan dalam pencatatan, keterlambatan pelaporan, dan keterbatasan untuk mengelola peminjaman dan maintenance barang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi pengelolaan inventaris berbasis web menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) yang memungkinkan proses pengembangan cepat, iteratif, dan sesuai kebutuhan pengguna. Sistem ini mencakup beberapa fitur utama seperti pengelolaan data barang, pengelolaan peminjaman dan maintenance barang, pengelolaan data user, dan pembuatan laporan secara otomatis. Pengujian penelitian ini menggunakan metode Black Box Testing dan User Acceptance Testing (UAT) untuk mengetahui apakah fitur berjalan dengan baik sesuai dan menentukan keberhasilan sistem dari persentase kepuasan pengguna. Dalam penelitian ini sistem yang dibangun berhasil berjalan dengan baik dan mendapatkan persentase kepuasan pengguna sebesar 86,4%. Oleh karena itu sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi terhadap permasalahan dalam mengelola inventaris agar lebih efisien dan mendukung kelancaran pelaporan serta monitoring aset di Porgram Studi Teknik Informatika
IMPLEMENTASI APLIKASI HERBATRACK UNTUK MONITORING KONSUMSI MINUMAN BERNUTRISI BERBASIS ANDROID
Konsistensi dalam mengonsumsi produk nutrisi masih menjadi tantangan bagi banyak individu yang berupaya menjalani pola hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi Android berbasis gamifikasi guna meningkatkan motivasi dan disiplin pengguna dalam menjaga pola konsumsi nutrisi secara rutin. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development dengan pendekatan prototyping, meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Fitur utama aplikasi mencakup pencatatan konsumsi harian, sistem streak (hari berturut-turut), reward poin, rekomendasi menu sehat, serta notifikasi otomatis yang dikendalikan melalui Firebase. Evaluasi aplikasi dilakukan menggunakan instrumen System Usability Scale (SUS) untuk menilai tingkat kemudahan dan kenyamanan penggunaan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa aplikasi memiliki tingkat keterterimaan yang sangat baik, mampu meningkatkan keterlibatan pengguna, serta mendorong konsistensi konsumsi nutrisi. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan media digital berbasis gamifikasi di bidang kesehatan, khususnya dalam mendukung pembentukan kebiasaan positif
ANALISIS KUALITAS AIR PADA BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaus vannamei) SISTEM INTENSIF DI PT. KEBAYORAN PRIMA BAHARI DESA EMPAN KABUPATEN SUMBAWA
Manajemen kualitas air merupakan faktor penentu keberhasilan budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei). Pada sistem budidaya intensif, kualitas air rentan mengalami penurunan akibat fluktuasi suhu, perubahan salinitas, akumulasi bahan organik, serta peningkatan senyawa nitrogen anorganik yang berpotensi menurunkan oksigen terlarut. Kondisi tersebut dapat berdampak negatif terhadap pertumbuhan, kesehatan, dan kelangsungan hidup udang apabila tidak dikelola secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kualitas air, mengidentifikasi potensi permasalahan lingkungan tambak, serta mengevaluasi penerapan manajemen kualitas air pada budidaya udang vaname di PT. Kebayoran Prima Bahari. Penelitian dilaksanakan di Desa Empan, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada Juli-Agustus 2024. Metode penelitian meliputi pengamatan langsung dan pengukuran parameter kualitas air pada sistem budidaya intensif. Parameter fisika berupa suhu dan oksigen terlarut diukur tiga kali sehari, sedangkan parameter kimia meliputi pH, salinitas, nitrat, nitrit, alkalinitas, amonium, fosfat, dan kalsium dianalisis dua kali dalam seminggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu air berkisar 27–31°C, kecerahan 25–60 cm, pH 7,5–8,5, oksigen terlarut >4 ppm, serta salinitas 20–34 ppt, yang seluruhnya berada dalam kisaran optimal untuk pertumbuhan udang vaname. Konsentrasi nitrat tercatat di bawah ambang batas toleransi (<60 ppm), mengindikasikan kondisi perairan yang stabil dan mendukung proses budidaya. Dengan demikian, penerapan manajemen kualitas air di PT. Kebayoran Prima Bahari telah memenuhi standar budidaya berkelanjutan dan berperan dalam menjaga stabilitas lingkungan tambak
Karakteristik Sensori Dan Stabilitas pH Dalam minuman Probiotik Berbasis Susu Kedelai: KARAKTERISTIK SENSORI DAN STABILITAS PH DALAM PRODUKSI MINUMAN PROBIOTIK BERBASIS SUSU KEDELAI
This study aimed to determine the sensory characteristics and pH stability of soy milk-based probiotic beverages. The research design used was a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments (15, 20, 25, and 30 minutes) and three replications. The measured parameters were hedonic quality of color and pH. Data were analyzed using ANOVA and further tested with Duncan's Multiple Range Test (DMRT) at a 5% significance level. The results showed that variations in boiling time had a significant effect on organoleptic quality and pH. The best treatment for color was 15 minutes, with a score of 3.8. The 15-minute treatment also resulted in the highest pH value of 4.65. Therefore, boiling for 15 minutes was recommended to produce the best quality soy milk-based probiotic beverages. Penelitian ini bertujuan karakteristik sensori dan stabilitas ph dalam produksi minuman probiotik berbasis susu kedelai. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan (15, 20, 25, dan 30 menit) dan tiga kali pengulangan. Parameter yang diukur adalah mutu hedonik warna dan pH. Data dianalisis dengan ANOVA dan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan Tingkat 5%. Hasil menunjukkan variasi lama perebusan berpengaruh signifikan terhadap mutu organoleptik dan pH. Perlakuan tertinggi untuk warna adalah 15 menit dengan nilai 3,8. Perlakuan 15 menit juga menghasilkan nilai pH tertinggi sebesar 4,65. Dengan demikian, perebusan selama 15 menit direkomendasikan untuk menghasilkan minuman probiotik berbasis susu kedelai dengan kualitas terbaik.
Kata Kunci:
minuman probiotik, susu kedelai, lama perebusan,warna, p
IMPLEMENTASI METODE K-MEANS CLUSTERING UNTUK MENGKLASTERIKASIKAN KIPAS ANGIN DENGAN TEKNIK PENGOLAHAN CITRA
Penelitian ini membahas implementasi metode K-Means Clustering untuk mengklasifikasikan kipas angin berdasarkan fitur visual yang diperoleh melalui teknik pengolahan citra. Permasalahan utama yang diangkat adalah beragamnya jenis kipas angin dengan karakteristik visual yang berbeda, sehingga diperlukan sistem otomatis untuk mengelompokkan produk secara efisien. Penelitian ini menerapkan metode K-Means Clustering dalam proses klasifikasi kipas angin guna mendukung otomasi pada visual produk. Metode yang digunakan meliputi pensegmentasian citra, pra-pemrosesan citra (konversi skala abu-abu), ekstraksi fitur seperti warna, tekstur, dan bentuk, serta analisis menggunakan algoritma K-Means Clustering. Hasil dari Penelitian ini bahwa metode K-Means Clustering sangat efektif untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan dua jenis smartphone, yaitu kipas angin hakamitsu dan kipas angin meja mitsuyama, berdasarkan fitur visual mereka. Menghasilkan akurasi sebesar 97%, dimana 7 dari 8 citra berhasil diidentifikasi. Proses klasifikasi dilakukan dengan tahapan konversi ruang warna ke LAB, segmentasi citra menggunakan K-Means Clustering, dan ekstraksi fitur bentuk serta tekstur