Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
    2607 research outputs found

    Generation Z Preferences Toward Shopping Experiences in Physical Stores vs. Online (A Comparative Study in the City of Tasikmalaya)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi preferensi Generasi Z di Kota Tasikmalaya terhadap pengalaman berbelanja di toko fisik dibandingkan dengan platform daring. Metode penulisan kualitatif berusaha untuk menggali informasi yang lebih mendalam dengan mengkaji dan memahami subjek penulisan secara keseluruhan. penulisan kualitatif merupakan suatu kegiatan sistematis untuk melakukan eksplorasi atas teori dari fakta di dunia nyata. Teknik pengumpulkan data yang dilakukan adalah dengan observasi dan wawancara. Dalam penelitian kualitatif tidak menggunakan istilah populasi, tetapi “Social Situation” atau situasi sosial. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive yaitu dipilih dengan pertimbangan dan tujuan tertentu. Informan yang diambil adalah sebanyak 10 orang. Hasil penelitian menunjukan dari 10 orang informan 3 orang generasi Z lebih suka berbelanja secara langsung atau datang langsung ke toko fisik sedangkan 7 orang lebih suka berbelanja secara online. Preferensi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kenyamanan, kemudahan akses, ketersediaan produk, serta kepercayaan terhadap penjual. Perbedaan preferensi ini mengindikasikan bahwa bisnis ritel perlu menyesuaikan strategi pemasaran dan model bisnisnya agar dapat memenuhi kebutuhan kedua kelompok konsumen tersebut. Pendekatan omnichannel menjadi salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk mengintegrasikan pengalaman belanja online dan offline guna meningkatkan kepuasan pelanggan, khususnya bagi Generasi Z. Kata Kunci : Preferensi Generasi Z, Toko Fisik, Toko Online, Omnichannel.This study aims to explore the shopping preferences of Generation Z in Tasikmalaya City regarding their experiences in physical stores compared to online platforms. A qualitative research method was employed to gain a deeper understanding by examining and comprehensively interpreting the research subjects. Qualitative research is a systematic activity conducted to explore theories based on real-world facts. Data collection techniques included observation and interviews. In qualitative research, the term "social situation" is used instead of "population." Sampling was conducted purposively, selecting informants based on specific considerations and objectives. A total of 10 informants participated in the study. The results showed that out of the 10 informants, 3 preferred shopping directly at physical stores, while 7 favored online shopping. This preference is influenced by various factors, including convenience, accessibility, product availability, and trust in the seller. The difference in preferences indicates that retail businesses must adjust their marketing strategies and business models to meet the needs of both consumer groups. An omnichannel approach emerges as a potential solution to integrate online and offline shopping experiences, aiming to enhance customer satisfaction, particularly among Generation Z. Keywords: Generation Z Preferences, Physical Stores, Online Stores, Omnichannel

    Investment Analysis: Accounts Receivable to Cash Ratio and Dividend Per Share for Stock Prices of Jakarta Islamic Index Constituents

    Get PDF
    Dividen dapat menjadi jembatan atas pembagian keuntungan yang adil dan proporsional. Variabel rasio piutang dipilih karena dapat diasumsikan berhubungan dengan risiko gagal bayar dari piutang yang diterbitkan perusahaan, entah apakah di dalamnya terdapat moral hazard atau tidak dalam kegagalan pengumpulan dana dari piutang tersebut. Penelitian ini menggunakan metode regresi data panel. Peneltian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan perusahaan kontituen Jakarta Islamic Index (JII) selama periode tahun 2021 hingga tahun 2023. Untuk data sekunder variabel dividend per share (DPS), data diambil dari media, pencatatan perusahaan sekuritas dan dari aplikasi penyedia data dividen Hasil penelitian ini menunjukkan dua variabel independen yang diteliti mampu menjelaskan 52,5% variabel dependen di dalam model regresi. Variabel Dividend Per Share (DPS) dan variabel Rasio Piutang terhadap Kas (RPK) berpengaruh secara simultan atau bersama – sama terhadap variabel harga saham secara signifikan. Variabel Dividend Per Share (DPS) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel harga saham, sedangkan variabel Rasio Piutang terhadap Kas (RPK) secara parsial tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap harga saham.Dividends can be a bridge for fair and proportional profit sharing. The accounts receivable ratio variable was chosen because it can be assumed to be related to the risk of default on receivables issued by the company, whether or not there is moral hazard in the failure to collect funds from these receivables. This study uses the panel data regression method. This research uses secondary data sourced from the financial statements of the Jakarta Islamic Index (JII) constituent companies during the period 2021 to 2023. For secondary data on dividend per share (DPS) variables, data is taken from the media, securities company records and from dividend data provider applications. The results of this study indicate that the two independent variables studied are able to explain 52.5% of the dependent variable in the regression model. The Dividend Per Share (DPS) variable and the Ratio of Receivables to Cash (RPK) variable simultaneously or together affect the stock price variable significantly. The Dividend Per Share (DPS) variable partially has a significant effect on the stock price variable, while the Receivables to Cash Ratio (RPK) variable partially does not have a significant effect on stock prices

    GREEN INNOVATION AND MARKETING STRATEGIES: A SUSTAINABILITY-ORIENTED BIBLIOMETRIC ANALYSIS

    Get PDF
    Green marketing has emerged as a pivotal corporate sustainability and innovation strategy, influencing business performance, regulatory policies, tourism, and consumer behaviour. Companies increasingly integrate eco-friendly marketing approaches to enhance competitiveness, comply with regulations, and appeal to environmentally conscious consumers. Research highlights that green marketing fosters innovation strengthens corporate environmental commitments, and improves sustainability outcomes.  Studies show businesses investing in sustainable branding, supply chains, and product development experience long-term profitability and resilience. Consumer trust is crucial in green marketing effectiveness, with transparent environmental labelling and ethical business practices driving customer loyalty. However, deceptive sustainability claims, or "greenwashing," pose reputational risks, emphasizing the need for authenticity in sustainability initiatives

    PERAN KOPERASI SEBAGAI BADAN USAHA DALAM MENDORONG PEREKONOMIAN RAKYAT: PERAN KOPERASI SEBAGAI BADAN USAHA DALAM MENDORONG PEREKONOMIAN RAKYAT

    No full text
    Koperasi merupakan salah satu bentuk badan usaha yang memiliki orientasi sosial dan ekonomi, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya secara kolektif. Pembangunan ekonomi nasional, koperasi memainkan peran penting sebagai penggerak perekonomian rakyat, terutama di sektor informal dan pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi koperasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penyediaan akses pembiayaan, peningkatan daya saing usaha kecil, serta penguatan ekonomi berbasis komunitas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi mampu menjadi wadah pemberdayaan ekonomi rakyat yang inklusif dan berkelanjutan, meskipun masih menghadapi tantangan dalam hal manajemen, modal, dan literasi keuangan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, koperasi, dan masyarakat dalam memperkuat kelembagaan koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.Koperasi merupakan salah satu bentuk badan usaha yang memiliki orientasi sosial dan ekonomi, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya secara kolektif. Pembangunan ekonomi nasional, koperasi berperan penting sebagai penggerak perekonomian rakyat, terutama di sektor informal dan pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi koperasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penyediaan akses pembiayaan, peningkatan daya saing usaha kecil, serta penguatan ekonomi berbasis komunitas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi mampu menjadi wadah pemberdayaan ekonomi rakyat yang inklusif dan berkelanjutan, meskipun masih menghadapi tantangan dalam hal manajemen, modal, dan literasi keuangan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, koperasi, dan masyarakat dalam memperkuat kelembagaan koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan. &nbsp

    Article Review: Potential of Herbal Ingredients As Feed Additive In Catfish (Clarias spp.)

    No full text
    Ikan lele (Clarias spp.) merupakan salah satu komoditas akuakultur favorit di setiap elemen masyarakat, kelebihan ikan lele dibandingkan dengan ikan lainnya karena memiliki nilai gizi tinggi (protein 17,7%, lemak 4,8%) serta mampu beradaptasi terhadap lingkungan dengan padat tebar tinggi. Namun, tantangan terbesar dalam kegiatan budidaya ikan lele ialah pakan. Pakan  memainkan peran penting terhadap tingginya biaya produksi Salah satu Solusi nya yaitu penggunaan bahan herbal sebagai feed additive untuk meningkatkan pertumbuhan, kesehatan, dan efisiensi pakan. Kajian literatur ini menganalisis pengaruh berbagai jenis herbal seperti kunyit, temulawak, jahe, kencur, kayu manis, dan bawang putih pada performa ikan lele. Senyawa aktif seperti kurkumin (kunyit), xanthorrhizol (temulawak), gingerol (jahe), dan allisin (bawang putih) berperan sebagai antioksidan, antimikroba, dan promotor pertumbuhan melalui peningkatan aktivitas enzim pencernaan dan penyerapan nutrisi. Dosis optimal setiap bahan herbal bervariasi tergantung dari jenis dan metode pemberian bahan herbal itu sendiri. kelebihan bahan herbal dibandingkan dengan bahan kimia sintesis dalam kegiatan akuakultur  adalah minim residu, ramah lingkungan serta hemat biaya dan berkelanjutan. Berdasarkan studi literatur ini penggunaan bahan herbal sebagai feed additive pada pakan ikan lele sangat direkomendasikan untuk meningkatkan produktivitas budidaya ikan lele secara holistik.Ikan lele (Clarias spp.) merupakan salah satu komoditas akuakultur favorit di setiap elemen masyarakat, kelebihan ikan lele dibandingkan dengan ikan lainnya karena memiliki nilai gizi tinggi (protein 17,7%, lemak 4,8%) serta mampu beradaptasi terhadap lingkungan dengan padat tebar tinggi. Namun, tantangan terbesar dalam kegiatan budidaya ikan lele ialah pakan. Pakan  memainkan peran penting terhadap tingginya biaya produksi Salah satu Solusi nya yaitu penggunaan bahan herbal sebagai feed additive untuk meningkatkan pertumbuhan, kesehatan, dan efisiensi pakan. Kajian literatur ini menganalisis pengaruh berbagai jenis herbal seperti kunyit, temulawak, jahe, kencur, kayu manis, dan bawang putih pada performa ikan lele. Senyawa aktif seperti kurkumin (kunyit), xanthorrhizol (temulawak), gingerol (jahe), dan allisin (bawang putih) berperan sebagai antioksidan, antimikroba, dan promotor pertumbuhan melalui peningkatan aktivitas enzim pencernaan dan penyerapan nutrisi. Dosis optimal setiap bahan herbal bervariasi tergantung dari jenis dan metode pemberian bahan herbal itu sendiri. kelebihan bahan herbal dibandingkan dengan bahan kimia sintesis dalam kegiatan akuakultur  adalah minim residu, ramah lingkungan serta hemat biaya dan berkelanjutan. Berdasarkan studi literatur ini penggunaan bahan herbal sebagai feed additive pada pakan ikan lele sangat direkomendasikan untuk meningkatkan produktivitas budidaya ikan lele secara holistik &nbsp

    ANALISIS POSTUR KERJA PADA PEKERJAAN PENGELASAN DI PT. XYZ (PERSERO) PADA PROYEK PEMBANGUNAN JETTY PLTMGU LOMBOK PEAKER DENGAN MENGGUNAKAN REBA, NBM DAN TREE DIAGRAM

    Get PDF
    XYZ is a State-Owned Enterprise (BUMN) engaged in the construction sector. One of the infrastructures currently being built by PT. XYZ is the Construction of the Lombok Peaker PLTMGU Jetty in Mataram. Based on the results of observations, it was found that there was a risk of danger to welding workers that could cause work-related illnesses in spun pile welding workers or piles, so further analysis is needed. This study aims to analyze work postures and complaints and provide suggestions for welding work at PT. XYZ on the Lombok Peaker PLTMGU jetty construction project. The methods used are the Rapid Entire Body Assessment (REBA), Nordic Body Map (NBM) and tree diagram methods. The results of the study obtained REBA on the first, second and fourth welders were at a high risk level. The results of the Nordic body map score for welder 1 are in the moderate category, meaning that corrective action may be needed. Several workers filled out complaints of pain in several parts of the body. The proposed improvements are adequate rest, adjusting the height of the pile to be welded to the height of the welder, the welder welding with a more upright body, and providing a chair for the welder. It is expected that this research can minimize the risk of work-related illness in welding work at PT. XYZ on the Lombok Peaker PLTMGU jetty construction project.XYZ merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam bidang konstruksi. Salah satu infrastruktur yang saat ini sedang dibangun oleh PT. XYZ adalah Pembangunan Jetty PLTMGU Lombok Peaker di Mataram. Berdasarkan hasil observasi, ditemukan adanya risiko bahaya pada pekerja pengelasan yang dapat mengakibatkan sakit akibat kerja pada pekerja pengelasan spun pile atau tiang pancang, sehingga perlu untuk dilakukan analisis lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja dan keluhan serta memberikan usulan pada pekerjaan pengelasan di PT. XYZ pada proyek pembangunan jetty PLTMGU Lombok Peaker. Metode yang digunakan yaitu metode Rapid Entire Body Assesssment (REBA), Nordic Body Map (NBM) dan tree diagram. Hasil penelitian didapatkan REBA pada welder pertama, kedua dan keempat berada pada tingkat risiko tinggi. Hasil skor nordic body map untuk welder 1 masuk dalam kategori sedang yaitu mungkin perlu dilakukan tindakan perbaikan. Beberapa pekerja mengisi keluhan sakit pada bebrapa bagian tubuh. Usulan perbaikan adalah istirahat yang cukup, menyesuaikan tinggi tiang pancang yang akan dilas dengan tinggi welder, welder melakukan pengelasan dengan badan yang lebih tegap, dan menyediakan kursi untuk welder. Diharapkan dari dilakukannya penelitian ini, dapat meminimalisir risiko sakit akibat kerja pada pekerjaan pengelasan di PT. XYZ pada proyek pembangunan jetty PLTMGU Lombok Peaker

    ANALISIS RISIKO HAZARD UNTUK MEMINIMALISIR POTENSI KECELAKAAN KERJA DI PT. SANTOSA UTAMA LESTARI PADA BAGIAN INTAKE JAGUNG MENGGUNAKAN METODE HAZARD AND OPERABILITY STUDY (HAZOP)

    Get PDF
    PT Santosa Utama Lestari is an agricultural processing company specializing in corn, with a production capacity of 800–1,000 tons per day. The company requires its employees to use personal protective equipment (PPE) such as safety helmets, gloves, protective clothing, and safety shoes. However, observations and interviews revealed potential workplace accidents in the corn intake section due to non-compliance with PPE usage. This study aims to analyze potential hazards and propose improvements to minimize the risk of workplace accidents in this area. The Hazard and Operability Study (HAZOP) method was employed to identify risks, analyze hazards, and develop mitigation strategies. The results identified six potential hazards, including two with an extreme risk level, three with a high risk level, and one with a moderate risk level. Recommended improvements include hazard elimination, engineering controls, equipment or method substitution, administrative measures such as SOP development, and consistent PPE usage. This study is expected to provide practical solutions to reduce the risk of workplace accidents in the corn intake section.Santosa Utama Lestari merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang pengolahan hasil pertanian berupa jagung yang dapat memproduksi jagung sebanyak 800-1000 ton/hari. PT. Santosa Utama Lestari mewajibkan karyawannya untuk menggunakan alat pelindung diri seperti helm safety, baju, sarung tangan, dan sepatu safety. Namun berdasarkan hasil observasi dan wawancara masih ditemukan potensi terjadinya kecelakaan kerja yang terjadi di bagian intake jagung PT. Santosa Utama Lestari akibat pekerja tidak menggunakan alat pelindung diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi bahaya dan memberikan usulan perbaikan untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja pada bagian intake jagung PT. Santosa Utama Lestari. Metode yang digunakan yaitu HAZOP. HAZOP digunakan untuk mengidentifikasi risiko kecelakaan kerja serta menganalisis bahaya dan memberikan usulan perbaikan untuk meminimalisir risiko yang ada. Hasil penelitian didapatkan 6 potensi bahaya di PT. Santosa Utama Lestari di bagian Intake jagung dengan dua potensi level tingkat risiko extreme, tiga potensi level tingkat risiko high, dan satu potensi level tingkat risiko moderate. Usulan perbaikan yaitu dengan mengeliminasi risiko berbahaya, melakukan pengendalian teknik, mensubtitusi alat atau metode yang lebih baik, melakukan administrasi seperti pembuatan SOP dan penggunaan APD. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan solusi untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja di PT. Santosa Utama Lestari

    PERANCANGAN MODEL INTEGRASI INDUSTRI HIJAU DAN SISTEM HALAL PADA IKM PAKAIAN: PENDEKATAN SOSIAL – TEKNIS BERBASIS SOFT SYSTEM METHODOLOGY

    Get PDF
    Permintaan terhadap produk yang tidak hanya halal namun juga ramah lingkungan semakin meningkat, khususnya di kalangan konsumen Muslim Indonesia. Permintaan produk halal dan ramah lingkungan tidak terbatas hanya pada industri makanan, namun juga semakin melebar ke produk non-makanan seperti ke industri pakaian. Industri pakaian di Indonesia memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional, terutama melalui kontribusi sektor industri kecil dan menengah (IKM). Di tengah meningkatnya kesadaran konsumen terhadap produk yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga etis dan berkelanjutan, muncul kebutuhan untuk mengintegrasikan prinsip kehalalan dan keberlanjutan lingkungan (industri hijau) dalam rantai pasok industri pakaian. Namun, sebagian besar studi masih berfokus secara terpisah pada aspek halal di industri makanan atau aspek lingkungan di sektor manufaktur besar, sementara sinergi keduanya dalam konteks industri pakaian belum banyak dikaji. Penelitian ini menjadi relevan untuk menjawab tantangan kompleks yang dihadapi pelaku IKM, seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pedoman integratif, serta tekanan regulatif dan pasar. Melalui pendekatan sistemik seperti Soft System Methodology (SSM), penelitian ini bertujuan untuk memahami permasalahan nyata, membangun model konseptual, dan merumuskan strategi implementasi integrasi halal dan industri hijau secara kontekstual di sektor pakaian. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan kebijakan industri berkelanjutan dan sistem sertifikasi yang inklusif di Indonesia.The demand for products that are not only halal but also environmentally friendly is increasing, especially among Indonesian Muslim consumers. The demand for halal and environmentally friendly products is not limited only to the food industry, but also increasingly expanding to non-food products such as the clothing industry. The clothing industry in Indonesia plays an important role in the growth of the national economy, especially through the contribution of the small and medium industrial sector (SMEs). In the midst of increasing consumer awareness of products that are not only quality, but also ethical and sustainable, there is a need to integrate the principles of halal and environmental sustainability (green industry) in the supply chain of the clothing industry. However, most studies still focus separately on the halal aspect in the food industry or the environmental aspect in the large manufacturing sector, while the synergy of the two in the context of the clothing industry has not been widely studied. This research becomes relevant to answer the complex challenges faced by IKM actors, such as resource limitations, lack of integrative guidelines, as well as regulation and market pressure. Through a systemic approach such as Soft System Methodology (SSM), this research aims to understand real problems, build conceptual models, and formulate strategies for implementing halal integration and green industries contextually in the clothing sector. The research results are expected to contribute to the development of sustainable industrial policies and inclusive certification systems in Indonesi

    ANALISIS PERBANDINGAN ALGORITMA MACHINE LEARNING PADA PREDIKSI PRODUKSI BUAH DI ACEH

    Get PDF
    Prediksi produksi buah merupakan aspek penting dalam mendukung perencanaan dan pengelolaan sektor pertanian. Penelitian ini membandingkan performa dua algoritma machine learning, yaitu Random Forest dan Support Vector Machine (SVM), dalam memprediksi produksi buah di Provinsi Aceh menggunakan data produksi dari Badan Pusat Statistik (BPS) periode 2018–2023. Data telah melalui proses preprocessing termasuk penanganan missing values, outliers, serta transformasi variabel kategori. Evaluasi model menggunakan metrik Mean Squared Error (MSE), Mean Absolute Error (MAE), dan R² Score menunjukkan bahwa Random Forest memberikan hasil prediksi yang lebih akurat dibandingkan SVM. Penambahan fitur eksternal seperti curah hujan, jenis pupuk, dan metode budidaya yang disimulasikan tidak memberikan peningkatan signifikan pada performa model. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan Random Forest untuk prediksi produksi buah di Aceh dan menyarankan pengumpulan data eksternal yang lebih lengkap untuk meningkatkan akurasi prediksi di masa depan

    MODEL SISTEM INFORMASI BERBASIS WEBSITE UNTUK PERSIAPAN LOGISTIK PENDAKIAN GUNUNG DI JAWA TIMUR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi berbasis website yang mendukung perencanaan logistik pendakian gunung di Jawa Timur. Sistem ini dirancang untuk membantu pendaki dalam mempersiapkan perjalanan dengan menyediakan informasi yang komprehensif tentang jalur pendakian, kebutuhan logistik, serta kondisi cuaca. Salah satu fitur utama yang dikembangkan adalah kalkulator kebutuhan cairan tubuh berdasarkan rumus Holiday–Segar, yang memperhitungkan faktor berat badan dan intensitas fisik selama pendakian. Selain itu, sistem ini juga mengintegrasikan data geografis melalui teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk memberikan visualisasi rute dan tingkat kesulitan jalur. Fitur forum komunitas turut disediakan untuk memungkinkan para pendaki berbagi pengalaman dan tips, memperkaya basis data dengan informasi terkini. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan rekayasa sistem, yang melibatkan proses analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa sistem ini dapat memberikan informasi yang cepat, akurat, dan mudah diakses, sehingga meningkatkan efektivitas persiapan pendakian dan keselamatan pendaki. Dengan integrasi data yang lebih baik dan fitur interaktif, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan sistem informasi pendakian gunung yang lebih efektif dan berbasis data di Jawa Timur

    1,282

    full texts

    2,607

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇