Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
2607 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN APLIKASI PEMANDU WISATA GUCI BERBASIS MOBILE MELALUI PRINSIP USER-CENTERED DESIGN (UCD)
Tourism plays a crucial role in the Indonesian economy, with this sector growing at 7.2% per year, exceeding the world average of 4.7%. The Guci tourist attraction in Tegal Regency, Central Java, is attracting attention as a potential destination. However, the difficulty of tourists in getting information about public facilities in these places is a challenge. This research develops the Android-based "Guci Explore" tour guide application, applying the User-Centered Design (UCD) method to improve the user experience. By involving a digital tourist guide, this application provides accurate and up-to-date information to overcome tourist confusion. Testing shows user satisfaction reaching a score of 81, strengthening the Grade Scale category "A" and the Acceptability Ranges "Acceptable". This application is expected to increase travel efficiency, provide local economic benefits, and support the growth of Indonesia's tourism sector.Pariwisata memainkan peran krusial dalam ekonomi Indonesia, dengan pertumbuhan sektor ini mencapai 7,2% per tahun, melebihi rata-rata dunia sebesar 4,7%. Objek Wisata Guci di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, menarik perhatian sebagai destinasi potensial. Namun, kesulitan wisatawan dalam mendapatkan informasi fasilitas umum di tempat tersebut menjadi tantangan. Penelitian ini mengembangkan aplikasi pemandu wisata "Guci Explore" berbasis Android, menerapkan metode User-Centered Design (UCD) untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Dengan melibatkan pemandu wisata digital, aplikasi ini memberikan informasi akurat dan terkini untuk mengatasi kebingungan wisatawan. Pengujian menunjukkan kepuasan pengguna mencapai skor 81, memperkuat kategori Grade Scale "A" dan Acceptability Ranges "Acceptable". Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi perjalanan, memberikan manfaat ekonomi lokal, dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia
Tinjauan Yuridis Pelaksanaan Perjanjian Kredit Pada Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Pernek Di Desa Pernek Kecamatan Moyo Hulu
Badan usaha milik desa ( BUMDes) Pernek memiliki unit usaha yang salah satunya yaitu simpan pinjam dimana pihak BUMDes Pernek memberikan pinjaman kepada masyarakat dalam bentuk kredit usaha. Kredit yang diberikan dapat menimbulkan perjanjian piutang. permasalahan yang akan diteliti adalah bagaimana pelaksanaan perjanjian kredit pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pernek di desa Pernek Kecamatan Moyo Hulu dan bagaimana penyelesaian wanprestasi yang dilakukan oleh debitur pada Badan Usaha Milik (BUMDes) Desa Pernek. Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah empiris dengan metode pengambilan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi tujuannnya yaitu agar tercapainya maksud dan tujuan dari penelitian ini. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan perjanjian kredit pada badan usaha milik desa (BUMDes) Pernek Di desa pernek Kecamatan Moyo Hulu yaitu dengan mengajukan serta mengisi dan menandatangani surat permohonan kredit, jika dirasa sudah memenuhi persyaratan penerimaan kredit maka dapat langsung dicairkan oleh pihak BUMDes. Sedangkan penyelesaian wanprestasi yaitu dengan memberikan efek jera berupa sanksi kepada para debitur sebagai akibat wanprestasi
Upaya Polres Sumbawa Dalam Penanggulangan Perjudian Sabung Ayam Di Kabupaten Sumbawa (Studi Kasus Polres Sumbawa)
Banyak efek negatif perjudian khususnya perjudian sabung ayam, tetapi upaya penanggulangannya sering tidak mendapat dukungan dari sebagian anggota masyarakat. Banyak kalangan berdalih bahwa perjudian sabung ayam berkaita dengan budaya setempat, adat kebiasaan, dan sebagainya. Tindak pidana perjudian disebabkan beberapa faktor antara lain factor ekonomi,pangangguran,iseng-iseng/coba-coba,pendidikan, lingkungan upaya penaggulangan yang dilakukan adalah penanggulangan secara preventif dan represif. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bentuk penegakan hukum terhadap perjudian sambung ayam di Kabupaten Sumbawa dan upaya penanggulangan sambung ayam di Kabupaten Sumbawa. Jenis penelitian ini adalah normatif empiris dengan menerapkan pendekatan perundang-undangan dan pendapat para ahli. Hasil penelitian ini bahwa upaya penanggulangan perjudian sambung ayam di Kabupaten Sumbawa ditempuh dengan pendekatan kebijakan penal dan kebijakan non-penal
Studi Perbandingan Hukum Pidana Indonesia dan Malaysia tentang Kekerasan Terhadap Anak
Praktek kekerasan terhadap anak sudah menjadi isu klasik dan sering terjadi di semua negara di dunia, termasuk negara Indonesia dan Malaysia. Karena itulah, negara di dunia berupaya mengambil langkah strategis, di antaranya dengan melalui pengaturan hukum agar anak mendapatkan perlindungan yang maksimal dan seadil- adilnya. Meskipun Indonesia dan Malaysia telah meratifikasi konvensi hak anak akan tetapi, kedua negara memiliki pengaturan yang berbeda mengenai kekerasan terhadap anak. Penelitian ini bertujuan menjelaskan kententuan sanksi pidana kekerasan terhadap anak antara negara Indonesia dan Malaysia dan penyelesaian kasus kekerasan terhadap anak antara Indonesia dan Malaysia. Jenis penelitian ini adalah penelitian normatif dengan menerapkan pendekatan perbandingan hukum. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat beberapa pengaturan tindak pidana dan beberapa sanksi yang diberikan kepada pelaku tindak kekerasan terhadap anak. Di Malaysia tidak secara khusus mengatur mengenai penyelesaian kasus kekerasan anak
The KAJIAN GREENSHIP EXISTING BUILDING VER.1.1 PADA GEDUNG SEKOLAH LINGKUNGAN PADAT (STUDI KASUS: MI AL-MUHAJIRIAH ): STUDY OF GREENSHIP EXISTING BUILDING VERSION.1.1 IN SOLID ENVIRONMENT SCHOOL BUILDINGS (CASE STUDY: MI AL-MUHAJIRIAH )
Sekolah sebagai rumah edukasi tentunya perlu untuk mengaplikasikan bangunan hijau disamping fasilitas juga sebagai media belajar, salah satu percotohan yang sudah dilakukan didukung pemerintah Jakarta untuk membuat sekolah bersertifikat Greenship yang dikeluarkan dari GBCI (Green Bulding Council Indonesia) untuk meningkatkan kepedulian terhadap pemanasan global.sementara banyak dari sekolah di kota yang berlokasi di permukiman padat yang memiliki lingkungan kurang mendukung untuk menerapkan bangunan hijau perlunya kajian untuk memberikan penilaian yang bisa disesuaikan pada sekolah yang kurang mendukung di lingkungannya. Sekolah MI Al-Muhajiriah dipilih dengan kriteria lokasi dan dukungan dari pihak sekolah untuk menerapkan sekolah hijau. kemudian Metode dari penelitian ini dengan membandingkan penilaian greenship pada bangunan eksisting version 1.1. Menganalisis dan mengkaji penilaian greenship dengan observasi langsung kelayakan bangunan dan data sekunder dengan wawancara pihak sekolah atau yang terkait. Teradapat 7 poin penilaian yang akan dikaji untuk bisa melihat variable yang sulit untuk diterapkan sehingga nantinya hasil dari kajian ini berupa saran untuk bisa bangunan sekolah memperoleh greenship dan juga asumsi variabel yang sekiranya sulit untuk diterapkan bisa menjadi kajian kedepannya untuk penilaian yang lebih kontekstual.Sekolah sebagai rumah edukasi tentunya perlu untuk mengaplikasikan bangunan hijau disamping fasilitas juga sebagai media belajar, salah satu percotohan yang sudah dilakukan didukung pemerintah Jakarta untuk membuat sekolah bersertifikat Greenship yang dikeluarkan dari GBCI ( Green Bulding Council Indonesia) untuk meningkatkan kepedulian terhadap pemanasan global.sementara banyak dari sekolah di kota yang berlokasi di permukiman padat yang memiliki lingkungan kurang mendukung untuk menerapkan bangunan hijau perlunya kajian untuk memberikan penilaian yang bisa disesuaikan pada sekolah yang kurang mendukung di lingkungannya. Sekolah MI Al-Muhajiriah dipilih dengan kriteria lokasi dan dukungan dari pihak sekolah untuk menerapkan sekolah hijau. kemudian Metode dari penelitian ini dengan membandingkan penilaian greenship pada bangunan eksisting version 1.1. Menganalisis dari kajian ini berupa observasi langsung kelayakan bangunan berikut data sekunder dan wawancara sebagai data pendukung. Teradapat 7 poin penilaian yang akan dikaji untuk bisa melihat variable yang sulit untuk diterapkan sehingga nantinya hasil dari kajian ini berupa saran untuk bisa bangunan sekolah memperoleh greenship dan juga asumsi variabel yang sekiranya sulit untuk diterapkan bisa menjadi kajian kedepannya untuk penilaian yang lebih kontekstual
ANALYSIS OF THE EFFECTIVENESS OF 40 OHM NEUTRAL GROUNDING RESISTOR SYSTEM FOR FEEDER PROTECTION AT PT PLN UNIT PEKAT USING ETAP 16.0: ANALISIS EFEKTIFITAS SISTEM PENTANAHAN NEUTRAL GROUNDING RESISTOR 40 OHM TERHADAP PROTEKSI FEEDER DI PT PLN UNIT PEKAT MENGGUNAKAN ETAP 16.0
The resistance value of the soil type is influenced by several factors, namely the type of soil, soil layers, soil moisture, temperature. The use of a Neutral Grounding Resistor as a transformer secondary neutral point resistance is part of the coordination of protection in the electrical system because without good grounding it can harm living things around the transformer and can even damage them. The purpose of this study was to determine the value of grounding resistance and its effect on the 40ohm NGR grounding system and its effectiveness on feeder protection. Quantitative research method by measuring the value of grounding resistance and NGR, followed by a simulation using the ETAP 16.0 application. System data obtained from Pekat system and represented in SLD on ETAP 16.0. The calculation results obtained single-phase fault current to ground depending on the resistance value of the grounding system and the location of the fault. The value of the grounding system in the Pekat electrical system is 157.8 ohms. Fault simulation on the feeder with a grounding system value of 40 ohms obtained a maximum fault current of 269 Amperes, while for a 157.8ohm grounding system, a maximum fault current of 75 Amperes was obtained.Nilai resistansi jenis tanah dipengaruhi beberapa faktor yaitu jenis tanah (liat,berpasir dan berbatuan), lapisan tanah, kelembaban tanah, temperatur. Penggunaan NGR (Neutral Grounding Resistor) sebagai tahanan titik netral sekunder trafo merupakan bagian dari koordinasi proteksi dalam sistem kelistrikan karena tanpa pentanahan yang baik dapat membahayakan makhluk hidup yang ada di sekitar trafo bahkan dapat merusak trafo tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai tahanan pentanahan serta pengaruhnya terhadap sistem pentanahan NGR 40 ohm dan efektifitasnya terhadap proteksi feeder. Metode penelitian kuantitatif dengan melakukan pengukuran nilai tahanan pentanahan dan NGR yang dilanjutkan dengan melakukan simulasi menggunakan aplikasi program komputer ETAP 16.0. Data-data sistem diperoleh dari PT. PLN Pekat dan direpresentasikan kedalam SLD pada ETAP 16.0. Hasil perhitungan diperoleh arus gangguan satu fasa ke tanah tergantung nilai tahanan sistem pentanahan dan lokasi gangguan. Dari pengukuran bahwa besar nilai sistem pentanahan di sistem kelistrikan Pekat sebesar 157.8 ohm. Simulasi gangguan pada feeder dengan nilai sistem pentanahan sebesar 40 ohm diperoleh arus maksimal gangguan satu fasa ke tanah sebesar 269 Ampere, sedangkan pada sistem pentanahan 157.8 ohm diperoleh arus maksimal gangguan satu fasa ke tanah sebesar 75 Ampere
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYERAPAN TENAGA KERJA DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2017-2020
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh PDRB, IPM, UMP, dan Investasi terhadap jumlah penyerapan tenaga kerja di Provinsi Nusa Tenggara Barat pada tahun 2017- 2020. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, data yang terkumpul dianalisis menggunakan persamaan regresi berganda data panel dengan program Eviews 12. Model yang digunakan pada penelitian ini adalah model random effect model (REM). Hasil analisis menyimpulkan bahwa PDRB, IPM, dan investasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap jumlah penyerapan tenaga kerja di Provinsi NTB tahun 2017-2020; UMP berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah penyerapan tenaga kerja di Provinsi NTB tahun 2017-2020. Namun secara simultan PDRB, IPM, UMP, dan Investasi tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah penyerapan tenaga kerja di Provinsi NTB tahun 2017-2020. Koefisien determinasi menunjukan nilai R-Squared 0,204966. Artinya variabel PDRB mencakup (X1), Indeks Pembangunan Manusia (X2), Upah Minimum Provinsi (X3), dan Investasi (X4) memberikan pengaruh secara bersama- sama atau simultan terhadap penyerapan tenaga kerja (Y) sebesar 20,49%, dan 71,51% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti.
 
PENGARUH ETIKA BISNIS TERHADAP KEBERLANJUTAN INDUSTRI ASURANSI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh etika bisnis pada keberlanjutan industri asuransi. Dalam industri asuransi, praktik etika bisnis memiliki peran penting dalam mempengaruhi kepercayaan pelanggan, kepuasan pelanggan, reputasi perusahaan, serta pengendalian risiko dan penurunan klaim yang merugikan. Studi ini menggunakan pendekatan penelitian literatur untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang relevan dari sumber-sumber terpercaya. Hasil tinjauan pustaka menunjukkan bahwa etika bisnis dalam industri asuransi melibatkan prinsip-prinsip seperti transparansi, keadilan, tanggung jawab sosial, dan keberlanjutan. Temuan penelitian ini memiliki implikasi teoretis dan praktis yang signifikan dalam memahami pentingnya penerapan etika bisnis dalam menjaga keberlanjutan industri asuransi. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar pemangku kepentingan industri asuransi meningkatkan kesadaran akan pentingnya etika bisnis, mengintegrasikan prinsip-prinsip etika bisnis dalam kebijakan dan praktik perusahaan, serta melakukan upaya pemantauan dan pengawasan yang efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi untuk mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang peran etika bisnis dalam meningkatkan keberlanjutan industri asuransi dan menjadi dasar untuk penelitian lanjutan di masa depa
KUALITAS PRODUK DAN KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN PADA PENGGUNA SEPEDA MOTOR HONDA DIBIMA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan kepuasan terhadap loyalitas konsumen pengguna sepeda motor Honda di Bima. Populasinya adalah seluruh pengguna sepeda motor Honda di Bima, sedangkan teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel 96 responden. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji validitas dan uji reliabilitas, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi), regresi linier berganda, koefisien korelasi, uji determinasi, uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Kualitas produk tidak berpengaruh terhadap loyalitas konsumen pengguna sepeda motor Honda di Bima, Terdapat pengaruh Kepuasan Terhadap Loyalitas Konsumen Pengguna Sepeda Motor Honda di Bima. Terdapat Pengaruh Kualitas Produk dan Kepuasan Konsumen Terhadap Loyalitas Konsumen Pengguna Sepeda Motor Honda di Bima.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan kepuasan terhadap loyalitas konsumen pengguna sepeda motor Honda di Bima. Populasinya adalah seluruh pengguna sepeda motor Honda di Bima, sedangkan teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel 96 responden. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji validitas dan uji reliabilitas, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi), regresi linier berganda, koefisien korelasi, uji determinasi, uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Kualitas produk tidak berpengaruh terhadap loyalitas konsumen pengguna sepeda motor Honda di Bima, Terdapat pengaruh Kepuasan Terhadap Loyalitas Konsumen Pengguna Sepeda Motor Honda di Bima. Terdapat Pengaruh Kualitas Produk dan Kepuasan Konsumen Terhadap Loyalitas Konsumen Pengguna Sepeda Motor Honda di Bima
ANALISIS KESUKSESAN APLIKASI WHATSAPP BUSINESS TERHADAP PELAKU USAHA UMKM DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN HUMAN ORGANIZATION TECHNOLOGY FIT (HOT FIT) MODEL (Studi Kasus : UMKM di Kabupaten Purwakarta)
Business development today is so rapid, business actors in conducting business transactions have utilized information technology. WhatsApp business is a chat application specially designed for entrepreneurs, a group of entrepreneurs who are turning to modern marketing strategies in MSMEs. MSMEs are individual productive efforts. In this study, to measure the success of the WhatsApp business application in Purwakarta regency using the human organization technology fit model, the aim is to measure the success rate of technology based on user behavior. There are three variables involved, namely people (human), organization (organization), and technology (technology), which affect user satisfaction (user satisfaction). This type of research is quantitative research, the result of data management with SPSS, SEM using AMOS 24 tools. The results of this study show that human variables have a significant influence on user satisfaction, organizational variables have a significant influence on user satisfaction, and technology variables do not have a significant influence on user satisfaction. So it can be concluded that the WhatsApp business application has not been said to be a complete success. This is because of the 3 hypotheses analyzed, only 2 hypotheses were acceptedWhatsApp Business adalah aplikasi obrolan yang dirancang khusus untuk pengusaha. Sekelompok pengusaha yang beralih ke strategi pemasaran modern adalah UKM. Penelitian ini digunakan untuk mengukur keberhasilan aplikasi bisnis whatsapp di kabupaten Purwakarta khususnya bagi perusahaan UMKM. Model human organization technology fit digunakan sebagai model tujuannya untuk mengukur tingkat keberhasilan teknologi berdasarkan perilaku pengguna. Ada tiga variabel terlibat, yakni orang (human), organisasi (organization) serta teknologi (technology), mempengaruhi kepuasan pengguna (user satisfaction). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, hasil pengelolaan data dengan SPSS, SEM memakai tools AMOS 24. Hasil penelitian ini memperlihatkan variabel manusia memberi pengaruh signifikan pada kepuasan pengguna, variabel organisasi memberi pengaruh signifikan pada kepuasan pengguna, dan variabel teknologi tidak memberi pengaruh signifikan pada kepuasan pengguna