Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
2607 research outputs found
Sort by
ANALISA SENTIMEN MAHASISWA TERHADAP LAYANAN STMIK PRIMAKARA MENGGUNAKAN ALGORITMA NAIVE BAYES DAN K-NEAREST NEIGHBOR
STMIK Primakara always analyzes student satisfaction with the services provided by distributing questionnaires every year. However, in analyzing the questionnaires, the Quality Assurance Center still does it manually, where this process will take longer. Based on these problems, researchers feel the need to conduct sentiment analysis research on student comments using the Naive Bayes and KNN algorithms. The results obtained based on test data from 261 test data obtained the number of positive sentiment predictions as many as 67 data, neutral as many as 55 data, and negative as many as 144, these results indicate that some services are considered not optimal such as wifi, parking, air conditioning, computers and others. Based on the calculation of the confusion matrix, KNN excels in three separate data trials with accuracy rates of 79.03%, 78.93% and 85.06%. While the naive Bayes algorithm only obtains an accuracy rate of 68.67%, 65.33% and 64.37%. This shows that KNN has done quite well in conducting sentiment analysis of student comments.STMIK Primakara setiap tahunnya selalu melakukan analisa kepuasan mahasiswa terhadap layanan yang disediakan dengan menyebarkan kuesioner. Namun dalam menganalisa kuesioner tersebut, Pusat Penjaminan Mutu masih melakukan secara manual, dimana proses ini akan memerlukan waktu yang lebih lama. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti merasa perlu dilakukan penelitian analisa sentimen terhadap komentar mahasiswa dengan menggunakan algoritma Naive Bayes dan KNN. Hasil yang diperoleh berdasarkan data uji sebanyak 261 data uji diperoleh jumlah prediksi sentimen positif sebanyak 67 data, netral sebanyak 55 data, dan negatif sebanyak 144, hasil tersebut menandakan bahwa beberapa layanan dinilai masih kurang maksimal seperti wifi, parkir, ac, komputer dan lain-lain. Berdasarkan perhitungan confution matrix KNN unggul di tiga percobaan split data dengan tingkat accuracy sebesar 79.03%, 78.93%, dan 85.06%. Sedangkan algoritma naive bayes hanya memperoleh tinggkat accuracy sebesar 68.67%, 65.33%, dan 64.37%. Hal ini menadakan KNN memiliki kinerja yang cukup baik dalam melakukan analisa sentimen pada komentar mahasiswa
ANALISIS PERUBAHAN INTERNAL RESISTANSI PADA KONDISI REST MENGGUNAKAN PULSE TEST DENGAN BEBAN RESISTOR 20 OHM
The pulse test is a testing technique used to measure the internal resistance of a material, the rest condition refers to a state that has undergone a process that produces the stress present in the material. The pulse test method is used on a 20 ohm load resistor subjected to a rest condition to test changes in internal resistance in the material. The test is carried out by giving repeated electric boosts to the resistor load, and during the test the internal resistance fluctuates and is measured and analyzed. The results of the analysis show that the pulse test at rest conditions is able to provide information on the residual stress in the material and to find out the problems that exist in the structure of the components in the material. This study provides insight into the quality and strength of materials in rest conditions and assists in process improvement which makes processing to avoid problems occurring in resistance channels and pulse tests useful in evaluating the efficient yield of materials. In conclusion, the analysis of changes in internal resistance at rest conditions uses a pulse test with a 20 ohm resistor load. To find out the residual stress and understand the quality and strength of the material that has been produced. This research has the capacity to assist in the development of more sophisticated resistance techniques and improve the safety and quality of components using resistance jointsPenelitian ini bertujuan untuk melakukan analisa perubahan internal resistansi pada kondisi rest menggunakan metode pulse test dengan beban resistor 20 ohm. Pulse test adalah teknik pengujian yang digunakan untuk mengukur resistansi internal pada bahan, kondisi rest menunjuk pada keadaan yang telah mengalami proses yang menghasilkan tegangan yang ada di dalam bahan tersebut. Metode pulse test digunakan pada beban resistor 20 ohm yang mengalami kondisi rest untuk menguji perubahan resistansi internal di dalam bahan. Pengujian dilakukan dengan memberikan dorongan listrik berulang pada beban resistor, dan selama pengujian naik turun resistansi internal diukur dan dianalisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa pulse test pada kondisi rest mampu memberikan informasi sisa tegangan yang ada didalam bahan dan mengetahui masalah yang terdapat pada struktur komponen yang ada didalam bahan. Penelitian ini memberikan wawasan kualitas dan kekuatan bahan dalam kondisi rest serta membantu dalam perbaikan proses yang membuat pemrosesan untuk menghindari masalah yang terjadi pada saluran resistansi dan pulse test bermanfaat dalam mengevaluasi hasil bahan yang efesien. Kesimpulannya, analisis perubahan internal resistansi pada kondisi rest menggunakan pulse test dengan beban resistor 20 ohm
APLIKASI TRANSAKSI PENJUALAN BERBASIS WEB PADA ROMBONG AKSESORIS
Rombong Accessories Sumbawa is one of the trading business businesses engaged in mobile phone accessories and electronic goods. The background of this research is the Rombong Accessories sales transaction data management system which still uses manual methods, so that the management and updating of data and reports are not managed properly and even human error often occurs. The purpose of this study is to assist Rombong Accessories Sumbawa in managing sales transaction data and reducing existing problems. The result of this research is a Web-based sales transaction application built using the Rapid Application Diagram system development method, Unified Modelling Language (UML) modeling and PHP programming language with Laravel framework and MYSQL database and has been tested using the Black Box Testing method
MANTERA MENGGHUE : POHAN AREN NAGARI ANDELAH KECAMATAN SUNGAYANG KABUPATEN TANAH DATAR BATU SANGKAR SUMATRA BARAT
This journal reviews the local wisdom practice called "Mantra Mengghue" in Nagari Andelah, Sungayang District, Tanah Datar Regency, West Sumatra. Palm trees (Arenga pinnata) play a major role in the lives of local people, not only as a source of coconut sugar, but also as building materials, crafts and traditional medicine. This practice involves traditional ceremonies and spiritual values, regarding palm trees as sacred entities. The multi-functional use of palm trees has a positive impact on the community's economy, while sustainable management maintains ecological balance. Mantara Mengghue in Nagari Andelah is an example of harmony between humans and nature, highlighting the importance of preserving local wisdom as a source of inspiration for sustainable practices in other areas. This article encourages understanding and preservation of traditions and cultural values ??in natural resource management to ensure local heritage remains alive for future generations
PERTUNJUKAN MUSIK RATIB RABANA KEBO DI DESA POTO KECAMATAN MOYO HILIR KABUPATEN SUMBAWA
The Ratib Rabana Kebo music performance in Poto Village, Moyo Hilir District, Sumbawa Regency, is a rich cultural heritage with historical value and local cultural significance. This research uses participatory observation, interviews and literature study methods to document historical, cultural aspects and the role of musicians and traditional stakeholders in this performance. This music has long historical roots, colors people's daily lives, and reflects deeply held cultural norms. This article discusses musical performances that have an impact on the existence and future challenges faced in maintaining the sustainability of this tradition. By understanding cultural values ??and the role of musicians in the local context, it is hoped that we can encourage efforts to preserve and develop Ratib Rabana Kebo musical performances as an inseparable part of the cultural identity of the Poto Village community
PEMETAAN DESTINASI PARIWISATA BERDASARKAN DAYA DUKUNG KEPARIWISATAAN PROVINSI DI INDONESIA
Pembangunan destinasi pariwisata di Indonesia dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan dan lama tinggal wisatawan selama berada di destinasi wisata. Pengembangan destinasi wisata perlu disesuaikan dengan karakteristik daerah yang dimilikinya. Kajian ini melakukan analisis klaster untuk memetakan 34 provinsi di Indonesia berdasarkan 13 aspek karakteristik dan daya dukung pariwisata. Hasil pemetaan membentuk empat kelompok destinasi wisata dengan karakteristik yang sama. Klaster-1 memiliki rata-rata daya dukung wisatawan terbaik, sehingga tergolong kelompok tujuan wisata maju, yang terdiri dari Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali. Klaster-2 terdiri dari DKI Jakarta dan Kepulauan Riau, terdiri dari 11 aspek baik dengan dua aspek buruk, sehingga tergolong destinasi wisata revitalisasi. Daerah yang tergabung dalam Klaster-3 antara lain Sumatera Utara, Sumatera Barat, Banten, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Papua Barat, dimana kinerja buruk di 6 aspek sehingga dikategorikan sebagai destinasi wisata berkembang. Klaster-4 terdiri dari 16 provinsi lain dengan kinerja buruk dalam 9 aspek, sehingga dikategorikan sebagai tujuan wisata rintisan. Hasil pemetaan dibandingkan dengan kebijakan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) di Indonesia, didapatkan bahwa 3 DPP (Bangka Belitung, Morotai-Maluku Utara, dan Wakatobi-Sulawesi Tenggara), termasuk dalam klaster-4 dengan kategori destinasi wisata rintisan. Pembangunan pada 3 DPP ini membutuhkan dana yang besar
APPLICATION OF DATA MINING USING NAIVE BAYES ALGORITHM FOR CLASSIFICATION OF EMPLOYEE CONTRACT EXTENSION AT PT TORINI JAYA ABADI
Kontrak kerja adalah suatu perjanjian yang dibuat secara lisan atau tulisan antara pekerja dan pemberi kerja, status kerja karyawan kontrak di sebuah perusahaan merupakan hal yang penting dan perlu diperhatikan demi tercapainya tujuan perusahaan. PT Torini Jaya Abadi merupakan salah satu perusahaan yang menggunakan sistem kontrak kerja. Setiap tahun pasti ada karyawan diperpanjang ataupun diputus kontrak kerjanya. Dalam hal untuk menentukan apakah seorang karyawan diperpanjang atau diputus kontrak kerjanya, sering terjadi kesulitan dalam menentukannya ini dilakukan untuk membuat sistem yang dapat membantu menentukan perpanjang kontrak kerja karyawan dengan mengklasifikasikannya ke dalam label Diperpanjang dan Diputus yang memiliki 18 Variabel untuk proses pernilaian karyawan yang akan diperpanjang atau diputus kontrak kerjanya. Sistem ini menggunakan metode naïve bayes dan dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman Bootstrap dan basis data, PHP MySQL. Hasil dari penelitian ini berupa sistem yang membantu PT Torini Jaya Abadi dalam perpanjangan kontrak kerja karyawan.An employment contract is an agreement made verbally or in writing between an employee and an employer, the working status of contract employees in a company is an important matter and needs to be considered in order to achieve company goals. PT Torini Jaya Abadi is a company that uses a work contract system. Every year there must be employees who are protected or their work contracts are terminated. In terms of determining whether an employee is strained or terminates his work contract, there are often difficulties in determining this. This is done to create a system that can help determine the extension of an employee's work contract by classifying it into the labels Extended and Disconnected which have 18 Variables for the process of assessing employees who will have problems or termination of employment contract. This system uses the Naïve Bayes method and is built using the Bootstrap programming language and MySQL database. The results of this study are a system that helps PT Torini Jaya Abadi in extending employee work contracts.
Keywords : Employment Contract, Naïve Bayes algoritm, PHP MySQ
Analisis Manajemen Risiko Rantai Pasok menggunakan Metode FMEA dan RCA pada Industri Migas
Every receiving, storage and distribution activity involves risks. This research uses the FMEA (Failure and Mode Effect Analysis) and RCA (Root Cause Analysis) methods. Based on the FMEA method, there is the highest RPN of 504 for delays in delivery of receipts, RPN of 512 for problems with stockpiling facilities, and RPN of 384 for limited distribution stock. Through the RCA method, delays in delivery of receipts are caused by poor transportation performance resulting in cargo being re-maintained, problems with storage facilities are caused by aging technical age and high product turnover resulting in suboptimal maintenance, while limited distribution stock is caused by delays in product supply resulting in delays in distribution. As for improving delays in delivery of receipts by consistently increasing operations and increasing transportation tonnage, for the problem of stockpiling facilities, repair alternative terminals for supply points so that they have regular maintenance and inspection time intervals, while limited distribution stock is repaired by increasing safety stock.Setiap kegiatan penerimaan, penyimpanan, dan penyaluran pasti terdapat risiko yang ditimbulkan. Penelitian ini menggunakan metode FMEA (Failure and Mode Effect Analysis) dan RCA (Root Cause Analysis). Berdasarkan metode FMEA, terdapat RPN tertinggi 504 pada keterlambatan pengiriman penerimaan, RPN 512 pada permasalahan sarana fasilitas penimbunan, dan RPN 384 pada keterbatasan stok penyaluran. Melalui metode RCA keterlambatan pengiriman penerimaan memiliki penyebab kinerja buruk transportasi mengakibatkan kargo dirawat kembali, untuk permasalahan sarana fasilitas penimbunan memiliki penyebab umur teknis menua dan perputaran produk tinggi mengakibatkan pemeliharaan tidak optimal, sedangkan untuk keterbatasan stok penyaluran memiliki penyebab keterlambatan suplai produk mengakibatkan keterlambatan penyaluran. Adapun perbaikan keterlambatan pengiriman penerimaan dengan peningkatan oprasional secara konsisten dan menambah tonase transportasi, untuk permasalahan sarana fasilitas penimbunan perbaikan alternatif terminal lain untuk poin suplai sehingga memiliki interval waktu pemeliharaan dan inspeksi berkala, sedangkan keterbatasan stok penyaluran perbaikan dengan meningkatkan stok pengaman
ANALISA STRATEGI MARKETING MIX MENGGUNAKAN KONSEP 4P (PRODUCT, PLACE, PRICE, PROMOTION)) PADA PT ARMSTRONG INDUSTRI HALUAN INDONESIA
This study aims to analyze how the marketing mix strategy at PT. Amstrong Indonesian Bow Industry uses the 4P concept (Product, Place, Price Promotion). PT Armstrong Industri Indonesia is a company engaged in the manufacturing of rubber, sponge, plastic and other adhesive components. Methods of data collection include field studies, observations and interviews and literature studies are carried out by researching literature that is relevant to the object of observation. The results of the analysis obtained are product, price, place, promotion variables that have a significant simultaneous effect on customer satisfaction at PT Arsmstrong Industri Indonesia. Based on the results of the regression test for the product, price, place, promotion variables, it can be seen that the value 34.757 is greater than the value 2.53 at the Sig. ANOVA 0.000 is less than 0.05. These results were obtained from data processing using SPSS software.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana strategi marketing mix di PT. Amstrong Industri Haluan Indonesia menggunakan konsep 4P (Product, Place, Price Promotion). PT Armstrong Industri Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur karet, spons, plastik dan komponen adesif lainya. Metode pengumpulan data meliputi studi lapangan, observasi dan wawancara dan studi kepustakaan dilakukan dengan penelitian kepustakaan yang relevan dengan objek pengamatan. Hasil analisa yang didapatkan yaitu variabel product, price, place, promotion berpengaruh signifikan secara simultan terhadap kepuasan customer PT Arsmtrong Industri Indonesia. Berdasarkan hasil uji regresi untuk variabel product, price, place, promotion maka dapat diketahui bahwa nilai 34,757 lebih besar dari nilai 2,53 dengan tingkat Sig. ANOVA 0,000 lebih kecil dari 0,05. Hasil tersebut diperoleh dari pengolahan data menggunakan software SPSS
Perbandingan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan Dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja (Klaster Ketenagakerjaan) Menyangkut Pemutusan Hubungan Kerja
Undang-undang dasar negara republik Indonesia tahun 1945 pasal 27 ayat (2) menyatakan bahwa “Setiap warga negara Indonesia berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui isi dari undang-undang ketenagakerjaan dengan undang-undang cipta kerja menyangkut pemutusan hubungam kerja serta membandingkan antara kedua undang-undang tersebut serta mengatahui bagaimana cara menyelesaikan perselisihan pemutusan hubungan kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif yaitu penelitian yang menghasilkan data kepustakaan dan perbandingan hukum. Hasil penelitan dalam penulisan ini yaitu, undang-undang cipta kerja lebih sistematis sesuai dengan prosedur yang ada dalam melakuakan PHK dan dalam mennyelesaikan perselisihan pemutusan hubungan kerja ketimbang dengan undang-undang ketengakerjaan. Pasal yang membahas mengenai PHK terdapat pada pasal 151, 153, dan 154, dan penyelesaian PHK mulai dari pasal 154A Cipta Kerja dan berlanjut pada PP Nomor 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat dan Pemutusan Hubungan Kerja pada pasal 37, 38, dan 39