Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
    2607 research outputs found

    THE INFLUENCE OF HUMAN RESOURCE COMPETENCY, ORGANIZATIONAL COMMITMENT AND INTERNAL CONTROL SYSTEM ON THE EFFECTIVENESS OF FIXED ASSET MANAGEMENT (CASE STUDY AT SUMBAWA UNIVERSITY OF TECHNOLOGY)

    Get PDF
    The implementation of hearing aids for Indonesian language learning shows great potential in increasing the participation and academic achievement of deaf students. To achieve successful implementation, strategic steps need to be taken. The aim of this research is to determine the implementation of hearing aids in motivating learning Indonesian among deaf students at Addawah SLB and to determine the factors inhibiting the implementation of hearing aids in motivating Indonesian language learning among deaf students at Addawah SLB. This research design uses qualitative with a descriptive qualitative approach. The research results show that the implementation of hearing aids in an educational context shows great potential to increase accessibility and effectiveness of learning for deaf students and the factors inhibiting the implementation of hearing aids show that limited budget availability is the main obstacle in obtaining quality and adequate hearing aids. at school. Implementation of hearing aids for Indonesian language learning promises significant increases in the participation and academic achievement of deaf students. However, to reach its full potential, it is necessary to overcome several identified inhibiting factors. Budget constraints that limit the procurement of quality hearing aids are a major challenge, which also affects technical support when the equipment experiences damage or technical problems, as well as the availability of adequate training for teachers in the use of these devices. In addition, the importance of increasing deaf students' understanding and awareness of the benefits of hearing aids is also key to optimizing implementation and ensuring their effectiveness in the Indonesian language learning context

    PERANCANGAN MESIN PENGUPAS SABUT KELAPA DENGAN KAPASITAS 360 KG/JAM

    Get PDF
    In general, the process of peeling coconut coir still uses a manual process with amachete or crowbar so that it requires a lot of manpower with special skills, long time,and sharp tools to peel coconuts, This research aims to produce the design of a coconutcoir peeling machine, which can help in the process of peeling coconut coir and separatecoconut coir from coconut shells. The method used in this study is the Pahl Beitzmethod which consists of four stages. First, compile product technical specifications tomeet the needs of the community. Second, look for several product concepts in the formof sketches or simple schemes. Third, give shape to the product concept so that theelements can compose the shape of the product. Fourth, determine product details suchas the arrangement of elements, shape, dimensions, surface smoothness, and material.From the results of this study, it was obtained that the drive motor was selected with apower of about 3 HP with a speed of 2200 rpm. For the chain system and sprocket, a chain number of 40 with a single frame was chosen. With the shaft diameter selectedØ20 mm for the drive motor and Ø25 mm for the peeling roller. The calculation resultsshow that the production capacity of coconut fiber peeling is 360 kg/hour, taking intoaccount the number of coconuts per session (10 coconuts), with the average weight ofcoconuts (1.5 kg), and the peeling time per session for (2 minutes).Secara umum proses pengupasan sabut kelapa masih menggunakan proses manual dangan parang atau linggis sehingga membutuhkan banyak tenaga dengan keahlian khusus, waktu yang lama, dan alat yang tajam untuk mengupas buah kelapa, Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perancangan mesin pengupas sabut kelapa, dimana dapat membantu dalam proses pengupasan sabut kelapa serta memisahkan sabut kelapa dengan batok kelapa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Pahl Beitz yang terdiri dari empat tahap. Pertama, menyusun spesifikasi teknis produk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kedua, mencari beberapa konsep produk berupa gambar sketsa atau skema sederhana. Ketiga, memberikan bentuk pada konsep produk sehingga elemen-elemen dapat menyusun bentuk produk. Keempat, menetapkan detail produk seperti susunan elemen, bentuk, dimensi, kehalusan permukaan, dan material.Dari hasil perhitungan penelitian ini didapat motor penggerak dipilih daya sekitar 3 HP dengan kecepatan 2200 rpm. Untuk sistem rantai dan sprocket, dipilih nomor rantai 40 dengan rangka tunggal. Dengan diameter poros dipilih Ø20 mm untuk motor penggerak dan Ø25 mm untuk roller pengupas. Hasil perhitungan menunjukkan kapasitas produksi pengupasan sabut kelapa sebesar 360 kg/jam, dengan memperhitungkan jumlah kelapa per sesi (10 kelapa),dengan berat rata-rata berat kelapa (1,5 kg), dan waktu pengupasan per sesi selama (2 menit)

    Dampakpengaruh Gadget Pada Anak Usia Dini (Studi Kasus Desa Batu Tering

    Get PDF
    Gadget menimbulkan pengaruh terdapat banyak anak-anak yang masih berusia dini difasilitasi gadget oleh orang tuanya baik untuk ilmu pengetahuan maupun kesenangan. Penggunaan gadget pada anak usia dini akan dampak baik positif maupun negatif. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah pengaruh gadget dan dampak penggunaan gadget pada anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh gadget pada anak usia dini di desa Batu Tering Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini mengunakan metodelogi kualitatif deskriptif dengan metode penelitian menggunakan wawancara , dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penggunaan gadget pada anak usia dini digunakan berupa smartphone. Adapun bentuk penggunan gadget pada anak usia dini dari segi aplikasi yang sering digunakan yaitu aplikasi hiburan seperti youtube, tiktok, dan juga game online atau offline. Sedangkan dari segi durasi penggunaan gadget, anak usia dini di desa Batu Tering Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa, lebih banyak menghabiskan waktu bermain gadget tanpa adanya batasan waktu yang ditetapkan oleh orang tuanya. Adapun dampak positif nya yaitu dapat meningkatkan imajinasi anak dalam berfikir, meningkatkan keaktifan serta kreativitas pada anak dan sebagai hiburan. Sedangkan dampak negative kecanduan terhadap gadget, kurangnya interaksi sosial pada anak usia dini serta menimbulkan gangguan kesehatan. yaitu sebagai media pembelajaran dan juga sebagai hiburan. Sebagian besar anak usia dini meghabiskan waktu menggunakan gadget sebagai sarana hiburan. Jenis gadget yang serin

    Nilai Tradisi Boat Mate Boat Telas Pada Pada Pernikahan Di Sumbawa (Analisis Sosial Kematian Dan Pernikahan Masyarakat Desa Kerekeh )

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul Nilai tradisi boat mate boat telas pada pernikahan di sumbawa ( Analisissosial kematian dan pernikahan masyarakat desa kerekeh ). Penelitian ini bertujuan untukmengetahui bagaimana proses dan persiapan dalam boat mate boat telas pada desa kerekedusun sampa dalam budaya sumbawa boat mate boat telas ini masi di pertahankan di sumbawakarna dari zaman orang dulu dari nenek moyang tradisi boat mate boat telas ini suda dilaksanakan dan turun temurun samapai saat ini. penelitian ini mengunakan jenis penelitiankualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapunteknik analisis data, dan penarikan kesimpulan. 1. Bagaiman peran nilai tradisi boat mate boattelas pada pernikahan desa kerekeh dusun sampa, 2. Bagaimana nilai tradisis boat mate boattelas mempengaruhi pandagan dan praktik persiapan pernikahan di berbagai lapisanmasyarakat, 3. Bagaimana nilai tradisi boat mate boat telas mempengaruhi praktik upacarakematian di desa.&nbsp

    ANALISIS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKUTINDAK PIDANA PENYEROBOTAN LAHAN PT SUMBAWA BANGKIT SEJAHTERA OLEH WARGA PETANI MENTINGAL (STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI SUMBAWA BESAR NOMOR 3 PID.C/2024/PN SBW)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimanakah pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap pelaku tindak pidana penyerobotan lahan dalam Putusan Pengadilan Negeri Sumbawa Besar Nomor 3/Pid.C/2024/PN Sbw dan Bagaimanakah Penerapan Hukum Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penyerobotan Lahan Dalam Putusan Pengadilan Negeri Sumbawa Besar Nomor 3 Pid.C/2024/PN Sbw. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, yang dimana hasil penelitian normatif didapatkan dari Pengumpulan data yang dilakukan dengan studi pustaka, Jurnal, Undang- Undang, Peraturan Pemerintah dan putusan pengadilan. Adapun Hasil penelitian menunjukan bahwa Penerapan hukum pidana dalam perkara nomor 3/Pid.C/2024/PN.Sbw sudah tepat atau sesuai, hal ini dikarenakan Terdakwa benar telah terbukti dimuka persidangan dengan berdasarkan keterangan saksi-saksi dan fakta-fakta hukum. Adapun pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana terhadap terdakwa dalam Putusan Nomor 3/Pid.C/2024/PN.Sbw, telah sesuai dengan menjatuhkan pidana penjara selama 3 (tiga) bulan. Maka penerapan hukum dan pertimbangan hakim terhadap Pelaku Tindak Pidana Penyerobotan Lahan Dalam Putusan Pengadilan Negeri Sumbawa Besar Nomor 3 Pid.C/2024/PN Sbw sudah sesuai berdasarkan peraturan undang-undang

    STRATEGI COPING STRESS REMAJA DALAM MENGHADAPI PERCERAIAN ORANGTUA

    No full text
    Remaja yang menghadapi perceraian orang tua sangat memungkinkan untuk mengalami stres, di mana stres merupakan salah satu respons psikologis atau reaksi manusia saat dihadapkan pada hal-hal yang melampaui batas atau sulit dihadapi. Respons terhadap stres yang dialami oleh remaja dapat beragam tergantung dari bagaimana strategi coping stres yang mereka lakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk strategi coping stress yang dilakukan oleh remaja dalam menghadapi perceraian orang tua. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Di mana subjek dan informan diberikan sejumlah pertanyaan wawancara guna memperoleh informasi yang akurat. Subjek penelitian ini sebanyak dua subjek yang memiliki kriteria remaja dengan orang tua yang akan bercerai dan satu informan dari masing-masing subjek. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek mengalami stres berat yang dinyatakan melalui kuesioner Perceived Stress Scale dengan hasil skor 30 dan 29. Sumber stres yang dialami oleh kedua subjek adalah perkelahian di antara kedua orang tua yang berujung pada proses perceraian. Bentuk coping stress yang digunakan oleh subjek pertama adalah problem-focused coping dan emotion-focused coping. Sedangkan, subjek kedua menggunakan bentuk emotion-focused coping.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk strategi coping stress yang dilakukan oleh remaja dalam menghadapi perceraian orangtua. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Dimana subjek dan informan diberikan sejumlah pertanyaan wawancara guna memperoleh informasi yang akurat. Subjek penelitian ini sebanyak dua subjek yang memiliki kriteria remaja dengan orangtua yang akan bercerai dan satu informan dari masing-masing subjek. Hasil penelitian ini menujunjukan bahwa subjek mengalami stres berat yang dinyatakan melalui kuesioner Perceived Stress Scale dengan hasil skor 30 dan 29. Sumber stres yang dialami oleh kedua subjek adalah perkelahian diantara kedua orangtua yang berujung pada proses perceraian. Bentuk coping stress yang digunakan oleh subjek pertama adalah problem-focused coping dan emotion-focused coping. Sedangkan, subjek kedua menggunakan bentuk emotion-focused coping. Kata kunci : Remaja, Coping Stress, Perceraia

    KETERLIBATAN ORANGTUA DALAM MENSTIMULASI PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI DI KABUPATEN BATANG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlibatan orang tua dalam menstimulasi perkembangan bahasa pada anak dan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi perkembangan bahasa pada anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah orang tua yang mempunyai anak usia dini dan bersedia memberikan informasi tentang upayanya untuk menstimulasi perkembangan bahasa anak. Kriteria subyek dalam penelitian ini yaitu orang tua yang berusia 25-40 tahun, mempunyai anak usia dini dan masyarakat asli Kabupaten Batang. Penelitian ini menggunakan 10 responden, responden terdiri dari berbagai profesi (guru, ibu rumah tangga, PNS, karyawan pabrik, buruh, pengawai bank dan karyawan swasta. Hasil penelitian menunjukan bahwa perkembangan bahasa anak usia dini berkaitan erat dengan stimulus dan interaksi dengan orang tua yang ada di lingkungan keluarga. Setiap orang tua mempunyai cara yang berbeda-beda untuk menstimulasi perkembangan bahasa anak usia dini antara lain: mengajak anak berkomunikasi, bercerita, membacakan buku, mendongeng, mencontohkan kalimat-kalimat sederhana, belajar sambil bermain, melakukan kegiatan bermain peran, bernyanyi, menulis, menggambar dan memfasilitasi anak usia dini dengan buku cerita bergambar. Faktor yang menghambat stimulasi perkembangan bahasa anak usia dini adalah kebiasaan orang tua yang memberikan gadget tanpa pengawasan, orang tua yang terlalu sibuk bekerja sehingga tidak mempunyai waktu luang untuk berkomunikasi, kurangnya perhatian orang tua terhadap perkembangan bahasa anak dan lingkungan keluarga yang terbiasa sibuk dengan HP nya masing-masing sehingga anak akan meniru apa yang akan dilihatnya.This study aims to determine the involvement of parents in stimulating language development in children and to find out what factors influence language development in early childhood. The method used in this research is qualitative method. The subjects in this study were parents who had early childhood d and were willing to provide information about their efforts to stimulate children's language development. The criteria for the subjects in this study were parents aged 25-40 years, having early childhood and native people of Batang Regency. This study used 10 respondents, the respondents consisted of various professions (teachers, housewives, civil servants, factory employees, laborers, bank employees and private employees. The results showed that language development in early childhood is closely related to stimulus and interaction with parents who in the family environment. Each parent has different ways to stimulate early childhood language development, including: inviting children to communicate, telling stories, reading books, storytelling, modeling simple sentences, learning while playing, doing role playing activities, singing, writing, drawing and facilitating early childhood with picture story books. Factors that hinder the stimulation of early childhood language development are the habit of parents giving gadgets without supervision, parents who are too busy working so they don't have free time to communicate, lack of attention parents on language development children and the family environment who are used to being busy with their respective cellphones so that children will imitate what they see. Keyword: Parent’s Role, Language Development, Early Aged Childhood &nbsp

    DINAMIKA PSIKOLOGIS PADA REMAJA PEREMPUAN PENGGEMAR K-POP

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran dinamika psikologis pada remaja perempuan penggemar K-Pop. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Jumlah subjek pada penelitian ini sebayanyak 2 orang yang memiliki kriteria remaja perempuan yang berusia 18 – 22 tahun, sudah lama menjadi penggemar K-Pop (5–10 tahun) dan memiliki atribut tentang K-Pop seperti album, lighstick, pothocard  dan sebagainya. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di tempat kerja dan kontrakan dari kedua subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat fungsi dinamika psikologis antara aspek kognitif, afektif dan konatif, sehingga terjadi perubahan perilaku seperti sering menonton hal yang berkaitan dengan K-Pop, histeris ketika lagu K-Pop diputar di tempat umum, dan sedih ketika dikabarkan bahwa idol K-Pop mereka berkencan atau menikah. Walaupun subjek merasa kesal dan sedih, subjek tetap mendukung jika idol K-Pop subjek berkencan ataupun menikah.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran dinamika psikologis pada remaja perempuan penggemar K-Pop. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Jumlah subjek pada penelitian ini sebayanyak 2 orang yang memiliki kriteria remaja perempuan yang berusia 18 – 22 tahun, sudah lama menjadi penggemar K-Pop (5–10 tahun) dan memiliki atribut tentang K-Pop seperti album, lighstick, pothocard  dan sebagainya. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di tempat kerja dan kontrakan dari kedua subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat fungsi dinamika psikologis antara aspek kognitif, afektif dan konatif, sehingga terjadi perubahan perilaku seperti sering menonton hal yang berkaitan dengan K-Pop, histeris ketika lagu K-Pop diputar di tempat umum, dan sedih ketika dikabarkan bahwa idol K-Pop mereka berkencan atau menikah. Walaupun subjek merasa kesal dan sedih, subjek tetap mendukung jika idol K-Pop subjek berkencan ataupun menikah

    Pengembangan Website Desa Uma Beringin Dalam Meningkatkan Akses Informasi Dan Pelayanan Publik

    No full text
    Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) adalah salah kegiatan tri dharma perguruan tinggi dengan tujuan mengimplementasikan ilmu dosen dan memberikan kepada mahasiswa pengalaman belajar dan bekerjasama dalam kegiatan pembangunan masyarakat sebagai sarana penerapan dan pengembangan ilmu dan teknologi pada masyarakat di luar kampus. Dengan PkM, mahasiswa yang turut terlibat dapat memperoleh pengalaman belajar melakukan kegiatan pembangunan masyarakat kongkrit dan bermanfaat. Dalam PkM yang dilaksanakan pada Desa Uma Beringin Kecamatan Unter Iwes Kabupaten Sumbawa, tim PkM menerapkan website sebagai salah satu wadah etalase digital. Website dimaksudkan untuk memberikan bebrbagai macam informasi terkait dengan desa Uma Beringin, seperti, Visi Misi Desa, Perangkat Desa, APBD desa, dan informasi terkait lainnya yang akan selalu di perbaharui setiap ada perubahan dan kegiatan yang telah dilakukan di desa untuk kemajuan desa itu sendiri

    The Journey of GOJEK: Becoming Indonesia's First Decacorn Startup

    Get PDF
    This paper centers on the strategic analysis of PT GOJEK Indonesia to establish itself as the leading decacorn company in Indonesia. PT GOJEK Indonesia, headquartered in Jakarta, is a digital payment technology company and multi-service on-demand platform. Initially founded as a contact center in the early part of 2009, Gojek facilitated connections between consumers and courier delivery businesses, alongside the acquisition of two-wheeled vehicles. In 2015, Gojek launched its application with a limited range of services and has since experienced rapid growth. Presently, GOJEK is available in 50 cities across Indonesia. This study provides a concise overview of the company's vision and mission. Various analytical tools, including PESTEL analysis and Porter's Five Forces, are employed to identify the current external factors affecting the company. The VRIO analysis is utilized to assess the internal variables that influence the company's customers. Furthermore, the Blue Ocean Strategy is employed to discuss GOJEK 's generic strategy for its ride-hailing services, while the SWOT analysis is used to analyze the company's overall strengths, weaknesses, opportunities, and threats. The analysis results reveal that Gojek has a significant impact on the political landscape, contributing Rp. 1.7 trillion to the Indonesian economy and promoting digital transactions as a means to reduce air pollution. GOJEK, as the market leader in Indonesia, does not face significant competition concerns. Additionally, Gojek offers unique features that distinguish it from its competitors. Overall, the VRIO analysis demonstrates that Gojek possesses considerable value, particularly due to its exclusive services such as Go-pay, its e-money platform, which enables users to purchase and utilize GOJEK’s services. Based on the SWOT analysis, Gojek exhibits substantial strength and opportunities, indicating its potential to become a preeminent decacorn company in Indonesia.This paper centers on the strategic analysis of PT GOJEK Indonesia to establish itself as the leading decacorn company in Indonesia. PT GOJEK Indonesia, headquartered in Jakarta, is a digital payment technology company and multi-service on-demand platform. Initially founded as a contact center in the early part of 2009, Gojek facilitated connections between consumers and courier delivery businesses, alongside the acquisition of two-wheeled vehicles. In 2015, Gojek launched its application with a limited range of services and has since experienced rapid growth. Presently, GOJEK is available in 50 cities across Indonesia. This study provides a concise overview of the company's vision and mission. Various analytical tools, including PESTEL analysis and Porter's Five Forces, are employed to identify the current external factors affecting the company. The VRIO analysis is utilized to assess the internal variables that influence the company's customers. Furthermore, the Blue Ocean Strategy is employed to discuss GOJEK 's generic strategy for its ride-hailing services, while the SWOT analysis is used to analyze the company's overall strengths, weaknesses, opportunities, and threats. The analysis results reveal that Gojek has a significant impact on the political landscape, contributing Rp. 1.7 trillion to the Indonesian economy and promoting digital transactions as a means to reduce air pollution. GOJEK, as the market leader in Indonesia, does not face significant competition concerns. Additionally, Gojek offers unique features that distinguish it from its competitors. Overall, the VRIO analysis demonstrates that Gojek possesses considerable value, particularly due to its exclusive services such as Go-pay, its e-money platform, which enables users to purchase and utilize GOJEK’s services. Based on the SWOT analysis, Gojek exhibits substantial strength and opportunities, indicating its potential to become a preeminent decacorn company in Indonesia

    1,282

    full texts

    2,607

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇