Journals of Universitas Teknologi Sumbawa
Not a member yet
2607 research outputs found
Sort by
Rancang Bangun Alat Tanam Jagung (Zea Mays L) Manual Dengan System Dorong
Produksi jagung dunia menempati urutan ketiga setelah padi dan gandum. Indonesia menempati urutan ke-8 dengan produksi jagung sekitar 2.06 %. Produksi jagung terbesar di 12 Provinsi dan 45 Kabupaten, Berdasarkan data badan statistik di Nusa Tenggara Barat produksi jagung sebesar 20.67 juta ton atau naik 1.66 pada tahun 2015 di bandingkan pada tahun 2014. Metode penelitian ini adalah metode ekperimental dengan percobaan merancang alat mesin secara langsung di perbengkelan. Pengujian performansi dengan perlakuan jagung 3 tahap yaitu 0.015 kg, 0,016 kg dan 0.016 kg. Pengujian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian pada waktu kerja yang paling lama adalah pada percobaan ketiga yakni 45.50 menit sedangkan waktu yang paling cepat yakni pada perlakuan pertama yakni 15.47 menit dan pengujian alat dilakukan tiga perlakuan dengan bobot bahan berbeda yakni perlakuan pertama 0.25 kg, perlakuan kedua 0.5 kg, dan perlakuan ketiga 0.75 kg. Efisiensi kerja alat perlakuan pertama, kedua, dan ketiga masing-masing sebesar 93.95 dan 97%. Efisiensi yang paling tinggi terjadi pada perlakuan ketiga yakni yakni sebesar 97%. Efisiensi yang paling rendah adalah perlakuan pertama yakni 0.93 atau 93%. Kapasitas kerja alat pada perlakuan pertama sebesar 0.015 kg/menit. Adapun perlakukan kedua dan ketiga kapasitas kerja alat memiliki nilai yang sama, yakni 0.016 kg/menit
PERBANDINGAN PERHITUNGAN PERPINDAHAN PANAS PADA PERISAI DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA DAN METODE SELISIH HINGGA
The presented journal concerns calculations of heat transfer in a shield with use of two methods: finite element method and finite difference method. The comparison of heat transfer calculation of the selected problem is performed for a rectangular isotropic shield with the dimensions of 6 m x 4 m, with a rectangular hole with the dimensions of 2 m x 1 m. The shield was divided into 0.25 m x 0.25 m rectangular elements and 0.25 m x 0.25 m triangular elements for calculations in the finite element method and 0.25 m x 0.25 m rectangular elements for calculation in the finite difference method.
The rectangular finite element model has 404 nodes, 352 elements, while the triangular finite element model has 404 nodes, 704 elements; the finite difference model has 445 nodes.
Heat conductivity coefficients for the shield are 1.2 W·m–1·K–1 in both x and y directions. Prescribed boundary conditions are: top edge temperature 43 °C, bottom edge temperature 3 °C, left edge convection heat transfer coefficient a = 2.3 W·m–2 and ambient temperature Ta = 47 °C, right edge radiation heat flux density q = 3.8 W·m–2, 4 insulated hole edges. The shield has 2 point heat discharges: 5 W located in the point with coordinates (0.5 m, 0.5 m) and 11 W located in the point with coordinates (5.0 m, 1.0 m). The shield thickness is 1 m.
The results of calculations are presented in 3 graphs in the form of contour maps. The comparison shows that the results given by the finite element method with use of the rectangular finite elements and triangular finite elements as well as by the finite difference method are similar which allows to conclude that the calculation results are trustworthy and have been done correctly. It is also confirmed by the energetic balance performed for the finite element method.Jurnal yang disajikan membahas tentang perhitungan perpindahan panas dalam perisai dengan menggunakan dua metode: metode elemen hingga dan metode beda hingga. Perbandingan perhitungan perpindahan panas dari contoh persoalan dilakukan untuk perisai isotropik persegi panjang dengan dimensi 6 m x 4 m, dengan lubang persegi panjang dengan dimensi 2 m x 1 m. Perisai dibagi menjadi elemen persegi panjang 0,25 m x 0,25 m dan elemen segitiga 0,25 m x 0,25 m untuk perhitungan dalam metode elemen hingga dan elemen persegi panjang 0,25 m x 0,25 m untuk perhitungan dalam metode beda hingga.
Model elemen hingga persegi panjang mempunyai 404 simpul, 352 elemen, sedangkan model elemen hingga segitiga mempunyai 404 simpul, 704 elemen; model selisih hingga mempunyai 445 simpul.
Koefisien konduktivitas panas untuk perisai adalah 1,2 W·m–1·K–1 pada arah x dan y. Kondisi batas yang ditentukan adalah: suhu tepi atas 43 °C, suhu tepi bawah 3 °C, koefisien perpindahan panas konveksi tepi kiri a = 2,3 W·m–2 dan suhu sekitar Ta = 47 °C, kerapatan fluks panas radiasi tepi kanan q = 3,8 W·m–2, 4 tepi lubang terisolasi. Perisai memiliki 2 titik pelepasan panas: 5 W terletak di titik dengan koordinat (0,5 m, 0,5 m) dan 11 W terletak di titik dengan koordinat (5,0 m, 1,0 m). Ketebalan perisai adalah 1 m.
Hasil perhitungan disajikan dalam 3 grafik dalam bentuk peta kontur. Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa hasil yang diberikan oleh metode elemen hingga dengan penggunaan elemen hingga persegi panjang dan elemen hingga segitiga serta metode beda hingga adalah serupa yang memungkinkan untuk menyimpulkan bahwa hasil perhitungan dapat dipercaya dan telah dilakukan dengan benar. Hal ini juga dikonfirmasi oleh keseimbangan energi yang dilakukan untuk metode elemen hingga
PENGARUH KOMPLEKSITAS PERUSAHAAN, REPUTASI KAP, DAN LEVERAGE TERHADAP AUDIT FEE PADA SEKTOR INDUSTRI BARANG CONSUMER NON-CYCLICALS YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018 - 2022
This research aims to test and obtain empirical evidence regarding the influence of company complexity, reputation KAPand Leverage on audit Fees. This research uses a sample of goods and consumer sector manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2018-2022. The sampling method used in this research is the purposive sampling method using Eviews 9 for data analysis. This type of research is quantitative with 23 companies used as research samples with observations for 6 years, so the total research sample is 115 samples. The analysis technique used is panel data regression. The results of this research show that simultaneously, company complexity, reputation KAP and Leverage have an effect on audit Fees, partially, company complexity has an effect on audit Fees, partially, reputation KAPhas no effect on audit Fees, partially, Leverage has no effect on audit Fees.Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan memperoleh bukti secara empiris mengenai pengaruh Kompleksitas perusahaan, Reputasi KAP dan Leverage Terhadap Audit Fee. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan manufaktur sektor barang dan konsumi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018- 2022. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode purposive sampling dengan menggunakan Eviews 9 untuk analisis datanya. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan 23 perusahaan yang dijadikan sampel penelitian dengan pengamatan selama 6 tahun, sehingga total sampel penelitian sebanyak 115 sampel. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara simultan, Kompleksitas perusahaan, Reputasi KAP dan Leverage berpengaruh terhadap Audit Fee, secara parsial, Kompleksitas perusahaan berpengaruh terhadap Audit Fee, secara parsial, Reputasi KAP tidak berpengaruh terhadap Audit Fee, secara parsial, Leverage tidak berpengaruh terhadap Audit Fee
Efektivitas Pemberian Hipnoterapi dalam Meningkatkan Rasa Percaya Diri Pada Mahasiswa FIK Ibrahimy Sukorejo Situbondo
Hypnotherapy is a very effective method to overcome problems and problems to students who are currently continuing hypnotherapy education is a very easy way so that feelings, thoughts, actions and behaviors can synchronize thoughts. The goal of Hypnotherapy is to hold Kendari to human beings, especially in the human subconscious and hypnotherapy plays a very important role in fostering a sense of self-confidence, a sense of security and comfort in a student at the Faculty of Health Sciences The problem in this study: How is the effectiveness of hypnotherapy in increasing self-confidence in FIK Ibrahimy students so that they are able to be confident and able to speak in public without any nervousness and anxiety. The purpose of this study is how to understand hypnotherapy therapy to foster self-confidence in FIK Ibrahimy studentsand how to know the effectiveness of the results of hypnotherapy lecturers in teachers in increasing self-confidence in FIK Ibrahimy students. This type of research is qualitative research. Qualitative method is field research, which is a research conducted in the actual field. With data types and sources using primary and secondary data. The data analysis that the author uses is analysis Qualitative is inductive, namely an analysis based on the data obtained, then a certain pattern of relationships is developed. The method in conducting respondents was 30 FIK Ibrahimy students who lacked self-confidence and 4 homeroom teachers for the Pharmacy study program and 4 homeroom teachers for the midwifery study program. The conclusion of this study is that hypnotherapy is done well, gradually from discussion, dialogue, comprehension tests, relaxation and active reactions of students Fik Ibrahimy, as well as a good evaluation by the executive lecturer and 4 homeroom teachers in assisting. The results of the calculation with the effectiveness formula showed effectiveness 5 as evidenced by the target of 30 Fik Ibrahimy students who lacked confidence in successfully ouputing 30 Fik Ibrahimy students who dared to be confident in appearing in front of the class or appearing on the public surface.
Keywords: Effectiveness, Hypnosis, ConfidenceHipnoterapi adalah metode yang sangat fektif sekali untuk mengatasi permaslahan dan problema kepada peserta didik yang saat ini lagi melanjutkan Pendidikan hypnoterapi adalah cara yang sangat mudah agar supaya perasaan,pikiran,Tindakan dan prilaku dapt singkronisasi pikiran.Tujuannya Hypnoterapi sangat memegang Kendari kepada diri manusia terutama di alam bawah sadar manusia dan hypnoterapi sangat berperan penting sekali untuk menumbuhkan rasa persaya diri,rasa aman dan nyaman pada seorang pelajar yang ada di Fakultas ilmu Kesehatan Rumusan masalah dalam penelitian ini : Bagaimanakah efektivitas hipnoterapi dalam meningkatkan rasa percaya diri pada mahasiswa FIK ibrahimy agar supaya mampu percaya diri dan mampu berbicara di depan umum tanpa ada grogi dan gelisah. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana mengetahi terapi hipnoterapi untuk menumbuhkan rasa percaya diri pada mahasiswa FIK Ibrahimy dan bagaiama nmengetahui efektivitas hasil hipnoterapi dosen dalam dalam meningkatkan rasa percaya diri pada mahasiswa FIK Ibrahimy. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode kualitatif adalah penelitian lapangan (field research), yaitu suatu penelitian yang dilakukan di lapangan yang sebenarnya. Dengan jenis dan sumber data menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data yang penulis gunakan adalah analisis kualitatif bersifat induktif yaitu suatu analisis berdasarkan data yang diperoleh, selanjutnya di kembangkan pola hubungan tertentu. Metode dalam melakukan responden sebanyak 30 Mahasiswa FIK Ibrahimy yang kurang rasa percaya diri dan 4 wali kelas untuk prodi Farmasi dan 4 wali Kelas untuk prodi kebidanan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu hipnoterapi dilakukan dengan baik, tersekejul bertahap dari diskusi, dialog, test pemahaman, relaksasi dan reaksi aktif Mahaiswa Fik Ibrahimy, serta evaluasi dengan baik oleh dosen pelaksana dan 4 orang wali kelas dalam membantu. Hasil pelaksanaan perhitungan dengan rumus efektivitas menunjukkan efektif 5 dengan dibuktikan dari target 30 mahasiswa Fik Ibrahimy yang kurang rasa percaya diri berhasil ouputnya 30 mahasiswa Fik ibrahimy berani percaya diri tampil di depan kelas maupun tampil di permukaan Umum.
Kata Kunci : Efektivtas, Hipnotherapi, Percaya Dir
PENGARUH VARIASI VOLUME LIMBAH SERBUK KAYU MAHONI DENGAN PERLAKUAN ALKALI TERHADAP KEKUATAN MEKANIK DAN MIKROSTRUKTUR KOMPOSIT PARTIKEL
The strength of the mechanical and physical properties of particle composite materials is influenced by the volume fraction of the powder and matrix. Fraction variations used are 30:70%, 50:50%, and 70:30% with the hand lay up method. The pretreatment was carried out by soaking 2% NaOH for 1 hour. The results of the MOE treatment mechanical test received the highest test value at the powder volume fraction of 30:70%, which was 6145.51 kgf/cm² and the highest MOR test value at the 30:70% volume fraction, which was 167.38 kgf/cm². Meanwhile, the highest non-treatment MOE value at the 30:70% powder volume fraction was 5540.9 kgf/cm² and the highest MOR test value at the 30:70% volume fraction was 156.6 kgf/cm². The results of the physical properties test were the highest density at the 30:70% powder volume fraction of 0.87 gr/cm³ and the highest density at the 30:70% non-treatment powder volume fraction of 0.78 gr/cm³. The results of the MOE mechanical test do not meet the JIS A 5908-2003 standard while the MOR mechanical test and physical test have met the JIS A 5908- 2003 standard. The results of microstructure testing showed that at a fraction of powder volume of 30:70% it was seen that the particles were coarser which blended perfectly with the matrix. Meanwhile, in the volume fraction of non-treatment powder 30:70% it looks finer particles and powders with a matrix seem to not glue well, this is because of the wax coating on the powder.
Kekuatan sifat mekanik dan fisik material komposit partikel dipengaruhi oleh fraksi volume serbuk dan matriks. Variasi fraksi yang digunakan 30:70%, 50:50%, dan 70:30% dengan metode hand lay up. Perlakuan awal dilakukan dengan perendaman NaOH 2% selama 1 jam. Hasil pengujian mekanik MOE treatment mendapatkan nilai uji tertinggi pada fraksi volume serbuk 30:70% yaitu 6145,51 kgf/cm² dan nilai uji MOR tertinggi pada fraksi volume 30:70% yaitu 167,38 kgf/cm². Sedangkan nilai MOE non-treatment tertinggi pada fraksi volume serbuk 30:70% yaitu 5540,9 kgf/cm² dan nilai uji MOR tertinggi pada fraksi volume 30:70% yaitu 156,6 kgf/cm². Hasil pengujian sifat fisik kerapatan tertinggi pada fraksi volume serbuk treatment 30:70% sebesar 0,87 gr/cm³ dan kerapatan tertinggi pada fraksi volume serbuk non-treatment 30:70% sebesar 0,78 gr/cm³. Hasil uji mekanik MOE tidak memenuhi standar JIS A 5908-2003 sedangkan uji mekanik MOR dan uji fisik telah memenuhi standar JIS A 5908-2003. Hasil pengujian mikrostruktur menunjukkan bahwa pada fraksi volume serbuk treatment 30:70% terlihat partikel lebih kasar yang menyatu sempurna dengan matriks. Sedangkan pada fraksi volume serbuk non- treatment 30:70% terlihat partikel lebih halus dan serbuk dengan matriks seakan tidak merekat dengan baik hal ini karena lapisan lilin yang ada pada serbu
PENENTUAN RUTE TERDEKAT DENGAN ALGORITMA HAVERSINE MENGGUNAKAN LOCATION BASED SERVICE
The health necessity are one of the crucial needs. The Indonesian government provide more attention to the health necessity of the Indonesian people. This is proven by the appeal to all Indonesian people to have health cards by the Indonesian government. The intended health card is the one issued by BPJS, or health insurance issued by private insurance. In fact, the health information on the official Indonesian government website, especially in Malang district, hasn't been provided properly. Important supporters of health services include health laboratories and pharmacies. The issues that often occurs in the community is that when they need information on health services, such as pharmacies, they often have problems finding out information on the availability of medicines prescribed by doctors. The urgency of this research is how to find out the distance to nearby pharmacies based on geographic data. The geographic data used in the research is in the form of longitude and latitude data for both source and destination. Location information is visualized using Google Map. The results of the test show that the haversine method can be used to calculate the distance between locations on the spherical surface of the earth using geographic data by LBS.Kebutuhan kesehatan merupakan salah satu kebutuhan yang crusial. Pemerintah Indonesia memberikan perhatian lebih pada kebutuhan kesehatan untuk masyarakat Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan adanya himbauan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk memiliki kartu kesehatan oleh pemerintah Indonesia. Kartu kesehatan yang dimaksud adalah seperti yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau disingkat dengan BPJS, atau jaminan kesehatan yang dikeluarkan oleh asuransi swasta. Faktanya informasi kesehatan tersebut pada website resmi pemerintah Indonesia khususnya pada kabupaten malang belum diinformasikan dengan baik. Pendukung penting layanan kesehatan diantaranya adalah laboratorium kesehatan dan apotek. Kasus yang banyak terjadi pada masyarakat, adalah ketika memerlukan informasi layanan kesehatan seperti apotek seringkali mengalami kendala untuk mengetahui informasi ketersedian obat yang diresepkan oleh dokter. Urgensi dari penelitian ini adalah bagaimana mengetahui jarak apotek di sekitar berdasarkan data geografis. Data geografis yang digunakan pada penelitian yaitu berupa data garis bujur (longitude) dan garis lintang (latitude) baik sumber (source) maupun tujuan (destination). Informasi lokasi divisualisasikan menggunakan google map. Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa metode haversine dapat digunakan untuk menghitung jarak antar lokasi di permukaan bumi yang berbentuk bulat dengan menggunakan data geografis dengan Location Based Service (LBS) yang memanfaatkan triangulasi Base Station (BTS) dari operator seluler
Analisis Potensi Longsor Batuan Menggunakan Metode Rock Mass Rating (RMR) di Lereng Daerah Margakarya
Slopes can be divided into two types: slopes formed due to natural processes and artificial slopes formed due to human activities. Weak rock masses have the potential for landslides and a major impact on disaster risk. The research method consists of two stages, namely: direct observation in the field, and studio analysis. Based on the results of data processing and calculations, rock Mass Rating The (RMR) was obtained for a rock slope in the Marga Karya area with rock mass class III (medium) based on the classification (Bieniawski, 1989) that rock mass class III has the potential for rock and soil landslides.Lereng dapat dibedakan menjadi dua yaitu lereng yang terbentuk karena proses alam dan lereng buatan yang terbentuk karena aktivitas manusia. Massa batuan yang lemah sangat berpotensi longsor, dan berdampak besar terhadap risiko bencana. Metode penelitian terdiri dari dua tahap, yaitu: pengamatan langsung di lapangan, dan analisis studio. Berdasarkan dari hasil pengolahan data dan perhitungan Rock Mass Rating (RMR) final maka didapatkan di Lereng batuan di daerah Marga Karya dengan kelas massa batuan III (sedang) berdasarkan klasifikasi (Bieniawski, 1989) kelas massa batuan III berpotensi longsor batuan dan tanah
Simulasi Penerapan Metode Vermikompos Terhadap Sampah Organik Perkotaan Kota Pare-pare
Pemanfaatan limbah organik di lingkungan perkotaan semakin menjadi fokus penting dalam upaya mengurangi dampak lingkungan. Vermikomposting, teknologi yang melibatkan cacing tanah, menjadi solusi menarik untuk mengelola limbah organik. Artikel ini membahas potensi vermikompos sebagai solusi di Kota Parepare dengan 52,30% komposisi sisa makanan. Studi simulasi menggambarkan proses vermikomposting dengan penggunaan kotoran sapi sebagai sumber protein untuk cacing dan windrow berukuran 3m x 1m x 44,83m dengan precomposting selama 2 minggu, diikuti vermikomposting selama 4 minggu pertama hingga massa berkurang 40,48%. Penambahan pupuk kandang dan vermikomposting pada bulan berikutnya dalam simulasi menghasilkan residu akhir sebesar 67,64m3 atau 54,418,92 kg. Dalam simulasi ini, vermikompos berhasil mereduksi sampah organik hingga 83%, memberikan kontribusi positif terhadap manajemen limbah organik di Kota Parepare. Meskipun rasio C/N bahan vermikompos yakni 23,6 ideal, namun melebihi standar kualitas kompos menurut Badan Standarisasi Nasional (2004). Studi ini memberikan wawasan mendalam tentang efektivitas vermikompos dalam penanganan sampah organik kota
JENIS DAN KERAPATAN LAMUN DI PANTAI AI LEMAK KABUPATEN SUMBAWA
Lamun merupakan tumbuhan yang memiliki karakteristik hidup di laut dangkal yang didominasi oleh vegetasi lamun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan nilai kerapatan ekosistem lamun. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2023 di perairan Pantai Ai Lemak Kabupaten Sumbawa. Data ekosistem lamun diambil menggunakan metode purposive sampling yang terdiri dari 2 stasiun pengamatan dengan karakteristik stasiun 1 dekat areal mangrove dan stasiun 2 areal padang lamun. Pengambilan data lamun menggunakan transek garis dan transek kuadran yang berukuran 50x50 cm2. Data lamun yang diambil dalam penelitian ini meliputi jenis dan kerapatan lamun. Jenis-jenis lamun yang ditemukan yaitu Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, dan Cymodocea rotundata. Kerapatan lamun tertinggi terdapat pada stasiun 1 dengan total tegakkan 140 individu/m2 ysng ditunjukkan oleh jenis lamun Cymodocea rotundata dan pada stasiun 2 jenis lamun Thalassia hemprichii dengan total tegakkan 68 individu/m2. Nilai kerapatan lamun di perairan pantai Ai Lemak termasuk dalam kategori rapat dengan total 175 individu/m2
ANALISIS PENGARUH ANGKA PARTISIPASI KASAR PERGURUAN TINGGI, ANGKA KELAHIRAN DAN TINGKAT UNMED NEED PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI INDONESIA PADA TAHUN 2020
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi salah satu indikator yang penting untuk mengukur keberhasilan pembangunan kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk). Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi, angka Unmed Need pelayanan Kesehatan (UNPK), dan angka kelahiran (AK) merupakan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kesejahteraan IPM. Munculnya COVID-19 pada akhir tahun 2019, sangat memberikan dampak yang nyata dalam berbagai aspek tatanan bangsa dalam hal ini termasuk kebutuhan pelayanan kesehatan, angka kelahiran serta Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi yang dapat mempengaruhi indeks pembangunan manusia di Indonesia pada tahun 2020. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh tingkat APK Perguruan Tinggi terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tingkat Angka Kelahiran (AK) terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tingkat Unmed Need Pelayanan Kesehatan (UNPK) terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta ketiga faktor tersebut secara bersama-sama mempengaruhi tingkat IPM Indonesia tahun 2020. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif sehingga akan didapatkan pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikatnya melalui prosedur uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi signifikan antara Tingkat Akses Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi, Tingkat Angka Kelahiran (TAK), dan Tingkat Unmed Need Pelayanan Kesehatan (UNPK) dengan indikator kesehatan, pendidikan, dan standar hidup dalam kerangka IPM. APK perguruan tinggi memiliki dampak positif yang substansial terhadap peningkatan IPM, menekankan pentingnya pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan manusia. Tingkat Angka Kelahiran (TAK) juga ditemukan memiliki peran yang signifikan, dengan penurunan TAK berkorelasi positif dengan peningkatan IPM, khususnya dalam aspek kesehatan dan ekonomi. Pengaruh Tingkat Unmet Need Pelayanan Kesehatan (UNPK) terhadap IPM tidak konsisten dalam hubungan antara variabel tersebut. Sementara itu sebanyak 78% IPM di Indonesia tahun 2020 dipengaruhi oleh Tingkat Akses Perguruan Tinggi (APK), Tingkat Angka Kelahiran (TAK), dan Tingkat Unmet Need Pelayanan Kesehatan (UNPK) dan 21,69% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian