Jurnal Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Not a member yet
    1127 research outputs found

    Modelling external pelvic dimensions as a screening tool for cephalopelvic disproportion

    Full text link
    Cephalopelvic disproportion (CPD) remains one of the leading causes of labor complications and cesarean deliveries, particularly in low-resource settings where pelvimetric assessment is limited. The absence of a simple, accurate, and non-invasive screening tool in primary healthcare complicates early detection and management. This study aimed to design and evaluate an external pelvic measurement tool to identify women at risk for CPD. This was a quantitative case-control study involving 60 postpartum women at Dr. Sardjito Hospital, Yogyakarta, Indonesia, between 2018 and 2023. The case group included 30 women diagnosed with CPD, while the control group comprised 30 women with spontaneous vaginal deliveries. External pelvic measurements were conducted at the Michaelis rhomboid and other anatomical landmarks (AB, AD, CB, CD, BD, AC) using standardized procedures. Sociodemographic variables were controlled through matching by age, parity, and gestational age. Significant differences were observed in external pelvic dimensions between the case and control groups. The average AB, AD, CB, and CD distances were consistently shorter in the CPD group (mean ~5.7–5.8 cm) compared to the control group (mean ~6.8 cm). Pelvic circumference and distances such as distansia cristarum and Boudeloque diameter were also smaller in CPD cases. These findings suggest that women with smaller external pelvic dimensions are at higher risk for CPD. The study highlights that specific external pelvic measurements, particularly within the Michaelis rhomboid area, have potential as practical indicators for early CPD detection. Implementing this tool in antenatal care, especially in primary healthcare settings, may improve screening, guide referral decisions, and reduce the risk of obstructed labor

    Improving maternal hemoglobin: comparing the effectiveness of dates and mung bean cookies in anemia pregnant women

    Full text link
    Anemia remains a significant health issue among pregnant women in Indonesia, with prevalence rates reaching 50–63%. In addition to iron supplementation, food-based micronutrient interventions such as date fruit and mung bean cookies may help improve hemoglobin levels. However, limited studies have compared the effectiveness of these two food sources. This study aimed to compare the effects of date fruit and mung bean cookies on hemoglobin levels in pregnant women with anemia. A quasi-experimental study with a two-group pre-test-post-test design was conducted at Bojongasih Public Health Center, Tasikmalaya, Indonesia in 2024. A total of 34 pregnant women with anemia were recruited using total sampling and divided into two groups: date fruit (n = 17) and mung bean cookies (n = 17). Hemoglobin levels were measured before and after 14 days of intervention. Paired t-tests were used for statistical analysis. The date group showed a greater mean increase in hemoglobin levels (from 9.906 to 10.871 g/dL; increase of 0.965) compared to the mung bean cookie group (from 9.888 to 10.476 g/dL; increase of 0.588). The difference was statistically significant (p = 0.001). Date fruit was more effective than mung bean cookies in increasing hemoglobin levels among pregnant women with anemia. These findings suggest that date fruit can be considered as a complementary nutritional strategy to support iron supplementation during pregnancy

    Assesmen Gizi Lansia Sebagai Upaya Untuk Mengidentifikasi Lansia Yang Beresiko Kekurangan Gizi

    Full text link
    Increasing life expectancy is one of the successes of national development in the health sector. To improve the elderly well- being, we need an integrated and cross-sectoral program, such us a community service program. The purpose of this community service is to identify the elderly who are at risk of malnutrition. The activity was carried out by assessing the nutritional status of the elderly using Body Mass Index and nutritional assessment using Mini-Nutritional Assessment Short-Form. In addition, the elderly were given nutrition education. This program involved 35 respondents. The results showed that most of the elderly had normal nutritional status. However, the assessment also found respondents were at risk of malnutrition and obesity. Therefore, assessment of the elderly needs to be carried out periodically, so that malnutrition in elderly can be prevented

    Online Class Gizi Seimbang Ibu Hamil: Upaya Peningkatan Pengetahuan

    Full text link
    Kasus ibu hamil KEK (Kurang Energi Kronis) di wilayah kerja Kabupaten Sleman sebesar 11,8% pada tahun 2022, hal ini mengalami peningkatan dari tahun 2021 yaitu 10,4%. Di wilayah kerja Puskesmas Depok III juga mengalami peningkatan dari tahun 2021 ke 2022 yaitu 3,87% menjadi 5,79%, sehingga hal ini perlu mendapatkan perhatian khusus. Salah satu upaya yang dapat mencegah kekurangan gizi ibu hamil yang berdampak buruk bagi masa generasi penerus bangsa adalah dengan memperbaiki kualitas wanita hamil sedini mungkin dan mengoptimalkan kesehatannya sampai dua tahun pertama kehidupan (1000 HPK).  Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui pelayanan gizi promotif dengan edukasi gizi berbasis teknologi melalui Online Class dengan media power point melalui sarana WhatsApp Group. Tujuan dari pemberian edukasi gizi seimbang untuk ibu hamil ini yaitu meningkatkan pengetahuan gizi ibu hamil. Hasil menunjukkan ketika pretest rata-rata nilai pengetahuan peserta yaitu 81,81. Lalu setelah posttest meningkat menjadi 90,83 dan berada dalam kategori baik, sehingga terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil

    Influence of android-based “Healthy Menstruation” application on menstrual knowledge in adolescent girls

    No full text
    Many women have menstrual problems, among them menstrual pain known as dysmenorrhea. Education and knowledge of using learning media are important to improve the management of dysmenorrhea. The used of smartphone applications for menstrual tracking was popular among adolescents for their convenience and privacy. However, these studies often focus on broader reproductive health topics rather than specific menstrual knowledge. The aim of this research was to determine the influence of implementing “Healthy Menstruation” application on the knowledge of adolescent girls about menstruation.The research method used in this study was a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest design. Independent variable in this research was android based “Healthy Menstruation” Application, while dependent variable in this research was knowledge. The results of the study using the Wilcoxon test showed that there was an influence of the application on the knowledge of adolescents with a p=0.000. here was an influence of the “Menstrual Health” application on the knowledge of adolescents may change as to improve the literacy of female adolescent

    Hipertensi dengan Mulut Kering (xerostomia) pada Pasien di Puskesmas

    Full text link
    Pendahuluan: Hipertensi merupakan meningkatnya tekanan darah sistolik lebih dari sama dengan 140 mmHg dan diastolik lebih dari sama dengan 90 mmHg.  Mulut kering merupakan suatu keluhan di rongga mulut yang diderita  pasien dan gejala umum yang sering disebabkan oleh penurunan jumlah saliva atau terjadinya perubahan kualitas saliva. Tujuan: untuk mengetahui hubungan hipertensi dengan mulut kering (xerostomia). Metode:Jenis penelitian ini bersifat survey analitik dengan rancangan cross sectional. Lokasi Penelitian di Puskesmas Banjarbaru Utara Kota Banjarbaru. Sampel penelitian adalah pasien yang datang berkunjung di poliklinik gigi Puskesmas Banjarbaru Utara, jumlah sampel 36 responden dengan teknik Accidental Sampling. Hasil: Pasien yang menderita hipertensi dengan pengukuran sistol 140-150 mmHg sebanyak (33,3%) dan pengukuran diastol 95->100 mmHg sebanyak (41,7%). Pasien dengan kondisi mulut kering (xerostomia) dengan skala 1-3 sebanyak (77,8%). Nilai koefisien ( r ) telah di dapatkan 1,000 pada pengukuran tekanan darah sistol dan 0,237 pada pengukuran tekanan darah diastol yang berarti  tidak memiliki hubungan. Kesimpulan: Penelitian ini menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara hipertensi dan mulut kering (xerostomia)

    Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Dengan Kejadian Karies Gigi Pada Ibu Hamil di Puskesmas Babat Lamongan 2023

    Full text link
    Pendahuluan: Gingivitis merupakan gejala oral di masa kehamilan yang paling umum. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar, hasil prevalensi gingivitis pada wanita Indonesia cukup tinggi yaitu sebesar 74%. Survei dari delapan Puskesmas di Surabaya menunjukkan bahwa ibu hamil mengalami 73% gingivitis dan 36% periodontitis. Adanya perubahan hormonal dan vaskular yang terkait dengan kehamilan, diketahui dapat memperburuk respons inflamasi terhadap iritasi lokal. Hal tersebut diperparah dengan pada saat kondisi mengandung, kesadaran kesehatan gigi dan mulut ibu hamil masih rendah sehingga terjadi penumpukan plak pada gigi dan garis gusi. Hal-hal tersebut dapat memicu kejadian gingivitis dan periodontitis. Tujuan: mengetahui hubungan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil dengan gingivitis di Puskesmas Urangagung, Sidoarjo. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode cross sectional, dengan sampel ibu hamil yang berjumlah 42 di Puskesmas Urangagung, Sidoarjo. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan lembar pemeriksaan. Teknik analisa data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil dengan gingivitis, ditunjukkan dengan nilai asymp.sig (a) 0,005 (p < 0,05). Rata-rata pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut ibu hamil yang menjawab kuesioner penelitian termasuk dalam kategori cukup sebesar 67,33%, sedangkan data bu hamil yang mengalami gingivitis sebesar 66,7%

    Pengetahuan Orang Tua tentang Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Indeks def-t Siswa TK Banyu Urip Surabaya

    Full text link
    Pendahuluan: Karies gigi adalah penyakit yang banyak menyerang anak-anak. Prevalensi def-t di Indonesia pada rentang usia 5-6 tahun sebesar 88,8% dengan nilai def-t 8,1. Angka tersebut menunjukkan rata-rata setiap anak memiliki 9 gigi yang mengalami karies gigi. Persentase ini bertentangan dengan target pencapaian pelayanan kesehatan gigi yang sudah ditetapkan WHO yang menargetkan 50% anak usia 5-6 tahun bebas karies gigi. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan orang tua tentang kesehatan gigi dan mulut dengan indeks def-t siswa TK Banyu Urip, Surabaya. Metode: Jenis penelitian menggunakan analitik cross sectional, pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Sampel penelitian sebanyak 54 orang tua siswa TK Banyu Urip Surabaya tahun 2023. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan lembar pemeriksaan gigi. Analisis data menggunakan uji statistik Spearman Rank. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas pengetahuan orang tua masih rendah dan indeks def-t siswa termasuk dalam kategori sedang dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,038 < ? 0,05. Simpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan orang tua tentang kesehatan gigi dan mulut dengan indeks def-t siswa TK Banyu Urip Surabaya

    APLIKASI SIHEPA (SIAGA HEPATITIS AKUT) PADA ANAK SEKOLAH

    Full text link
    Kasus dugaan hepatitis akut saat ini sudah memasuki wilayah Indonesia.WHO (World Health Organization) menetapkan kasus Hepatitis Akut ini sebagai Kejadian Luar Biasa. Untuk mencegah terjadinya hepatitis akut, Kemenkes RI terus menghimbau masyarkat untuk terus menjaga kebersihan dan kesehatan agar dapat terhindar dari hepatitis akut terutama pada anak.Dengan perkembangan teknologi saat ini maka diperlukan juga sebuah aplikasi yang menunjang menuju hidup sehat dan produktif. Tujuan kegiatan ini untuk mengembangkan aplikasi SIHEPA (Siaga Hepatitis Akut) pada Anak sekolah. Metode yang digunakan adalah metode Mobile App sebagai media pengembangan aplikasi dimana prosesnya terdiri dari tahapan Analisis Kebutuhan, tahapan Discovery (Proses pencarian ide aplikasi), tahapan Desain, tahapan Prototyping, tahapan Development, tahapan Peningkatan kualitas produk, serta tahapan Pemasaran Aplikasi. Hasil yang didapat dari kegiatan berupa terciptanya aplikasi SIHEPA (Siaga Hepatitis Akut) berbasis android yang layak digunakan dalam pencegahan hepatitis akut. Kesimpulannya aplikasi SIHEPA siap dipublikasikan pada anak sekolah guna meningkatkan kewaspadaan diri terhadap penyakit hepatitis akut

    Pemberdayaan Masyarakat: Pengelolaan Sampah Organik sebagai Media Tanam di Dusun Druwo, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta

    No full text
    Pelatihan pengelolaan sampah kepada kader desa bertujuan memberikan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi agar mereka menjadi agen perubahan dalam pengelolaan sampah di desa. Materi pelatihan mencakup konsep pengelolaan sampah, teknik pengelolaan, contoh praktik yang berhasil, serta strategi pengelolaan sampah di desa. Di Padukuhan Druwo, hasil tes sebelum dan sesudah demonstrasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan sikap kader. Kepedulian terhadap buang sampah sembarangan naik dari 98% menjadi 100%, kesadaran bahwa pengolahan sampah mandiri mudah dilakukan meningkat dari 89% menjadi 95%, dan kesadaran bahwa pengolahan sampah sendiri lebih baik daripada dibuang langsung ke TPST meningkat dari 73% menjadi 78%. Kegiatan ini mempromosikan pengetahuan yang, jika diterapkan secara luas, berpotensi menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan bebas sampah di Dukuh Druwo

    909

    full texts

    1,127

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇