Online Journal Universitas Garut
Not a member yet
    2148 research outputs found

    Expectations vs Recognition: An Analysis of the Implementation of a Science Teacher Training Program in Designing Smartphone-Assisted Practicum Activities

    No full text
    This study proposes to examine the implementation of a science teacher training program for developing smartphone-assisted practicums, emphasizing the correspondence between expectations and program outcomes.  This research depends on the substantial findings regarding the application of smartphones in scientific studies, which remain primarily theoretical and have not been extensively adopted by teachers in schools.  The training program consists of three primary phases: self-assessment for science teachers, assessment of school laboratories, and a workshop focused on the utilization of smartphones in experiments.  The results indicated that participants responded positively to the training, with the program's achievement level varying from "achieved" to "highly achieved."  Educators evaluated the material as pertinent, practical, and capable of enhancing comprehension and proficiency in the design of novel experiments.  The reflection results indicated a necessity for additional training on complex practical subjects, including Electricity, Magnetism, Thermodynamics, and Fluids, with instruction in the construction of student worksheets and smartphone sensor-based data analysis.  This course connects research findings with educational practices and promotes the transformation of technology-enhanced science learning in schools

    Penggunaan Sains Teknologi Masyarakat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran IPA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA di kelas IV MI Al-Amin Desa Cimanganten Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang di laksanakan oleh guru kelas IV MI Al-Amin dengan mengunakan model dari Ari Kunto, yang terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV MI Al-Amin yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan obsevasi dan catatan lapangan intrumen yang digunakan yaitu lembar obsevasi hasil belajar siswa. Analisis data pada penelitian ini mengunakan deskriftif kuantitatif dan kualitatif. Analisis data kuantitatif yaitu dengan mencari persentase hasil ahir observasi siswa. Hasil persentase tersebut kemudian di analisis secara kulitatif berupa pemaparan kata dalam bentuk kata-kata. Berdasarkan hasil observasi terjadilah peningkatan hasil belajar siswa dalam setiap siklusnya. Diketahui bahawa antusias siswa dalam mengikuti pembelajaran meningkat 25% yaitu dari 37,5% yang mencapai kretria ketuntasan minimum menjadi 62,5% peningkatan hasil belajar ini belum mencapai target pembelajaran. pada siklus II perolehan hasil belajar IPA mencapai 100% .Hal ini sudah menunjukan adaya peningkatan dari siklus I. Peningkatkan yang terjadi dari siklus II sebesar 37,5% yaitu dari 62,5% yang mencapai keteria ketuntasan minimum menjadi 100%. Kata kunci: Hasil Belajar Siswa, Pembelajaran IPA, Pengunaan Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA di kelas IV MI Al-Amin Desa Cimanganten Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang di laksanakan oleh guru kelas IV MI Al-Amin dengan mengunakan model dari Ari Kunto, yang terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV MI Al-Amin yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan obsevasi dan catatan lapangan intrumen yang digunakan yaitu lembar obsevasi hasil belajar siswa. Analisis data pada penelitian ini mengunakan deskriftif kuantitatif dan kualitatif. Analisis data kuantitatif yaitu dengan mencari persentase hasil ahir observasi siswa. Hasil persentase tersebut kemudian di analisis secara kulitatif berupa pemaparan kata dalam bentuk kata-kata. Berdasarkan hasil observasi terjadilah peningkatan hasil belajar siswa dalam setiap siklusnya. Diketahui bahawa antusias siswa dalam mengikuti pembelajaran meningkat 25% yaitu dari 37,5% yang mencapai kretria ketuntasan minimum menjadi 62,5% peningkatan hasil belajar ini belum mencapai target pembelajaran. pada siklus II perolehan hasil belajar IPA mencapai 100% .Hal ini sudah menunjukan adaya peningkatan dari siklus I. Peningkatkan yang terjadi dari siklus II sebesar 37,5% yaitu dari 62,5% yang mencapai keteria ketuntasan minimum menjadi 100%. Kata kunci: Hasil Belajar Siswa, Pembelajaran IPA, Pengunaan Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat

    Karakteristik Peserta Didik Ditinjau Pada Tingkat Madrasah Ibtida’iyah Atau Sekolah Dasar Pada Mata Pelajaran Ski

    No full text
    Education primarily aims to acquire knowledge and to shape activities that influence an individual’s development, transformation, character, and morality. The process of education for children up to adolescence takes place through various dynamic and ever-changing stages. The teaching of Islamic Cultural History (SKI) in elementary schools is intended to instill an understanding of the values embedded in the history of Islam, while also encouraging students to apply those values in their daily lives. Furthermore, SKI learning helps students to recognize, comprehend, and internalize the heritage of Islamic civilization, while fostering intellectual growth, character formation, and personality development. Through SKI, learners are also guided to develop an awareness of the importance of studying the foundations of Islamic teachings, values, and norms, as well as to emulate the struggles and achievements of Islamic figures in defending and spreading the religion of Islam. Keywords: Character, Learners, Islamic Elementary School, Islamic Cultural History (SKI)Pendidikan memiliki tujuan utama untuk memperoleh ilmu pengetahuan serta mengarahkan berbagai aktivitas yang berpengaruh terhadap perkembangan potensi, perubahan diri, pembentukan watak, dan akhlak seseorang. Proses pendidikan anak hingga usia remaja berlangsung melalui berbagai tahapan yang dinamis dan terus mengalami perubahan. Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di sekolah dasar bertujuan untuk menanamkan pemahaman nilai-nilai yang terkandung dalam perjalanan sejarah Islam, sekaligus mendorong siswa agar mampu mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pembelajaran SKI membantu peserta didik mengenal, memahami, serta menghayati warisan kebudayaan Islam, melatih kecerdasan, membentuk sikap, watak, dan kepribadian. Melalui SKI, siswa juga diarahkan untuk memiliki kesadaran akan pentingnya mempelajari dasar-dasar ajaran, nilai, dan norma Islam, serta meneladani perjuangan dan prestasi para tokoh Islam dalam mempertahankan dan menyebarkan agama Islam.     Kata kunci: karakter, peserta didik, madrasah ibtida’iyah, SK

    Penerapan Model Discovery Learning Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Ipas Materi Sistem Pernapasan Manusia

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada pelajaran IPAS, materi sistem pernapasan manusia, melalui penerapan model pembelajaran discovery learning. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 16 siswa kelas VB MIN 1 Pandeglang. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan tes evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 61,88 pada pra-siklus menjadi 70 pada siklus I, kemudian menjadi 80,65 pada siklus II. Ketuntasan belajar juga meningkat dari 12,5% pada pra-siklus, menjadi 37,5% pada siklus I, dan 81,25% pada siklus II. Selain memperoleh nilai yang lebih baik, siswa juga lebih aktif dalam pembelajaran, terlihat dari keberanian menjawab pertanyaan dan membuat kesimpulan. Dengan demikian, penerapan model discovery learning terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar IPAS pada materi sistem pernapasan manusia di kelas VB MIN 1 Pandeglang. Kata kunci: Discovery Learning, Prestasi Belajar, IPAS, Sistem Pernapasan ManusiaTujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada pelajaran IPAS, materi sistem pernapasan manusia, melalui penerapan model pembelajaran discovery learning. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 16 siswa kelas VB MIN 1 Pandeglang. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan tes evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 61,88 pada pra-siklus menjadi 70 pada siklus I, kemudian menjadi 80,65 pada siklus II. Ketuntasan belajar juga meningkat dari 12,5% pada pra-siklus, menjadi 37,5% pada siklus I, dan 81,25% pada siklus II. Selain memperoleh nilai yang lebih baik, siswa juga lebih aktif dalam pembelajaran, terlihat dari keberanian menjawab pertanyaan dan membuat kesimpulan. Dengan demikian, penerapan model discovery learning terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar IPAS pada materi sistem pernapasan manusia di kelas VB MIN 1 Pandeglang. Kata kunci: Discovery Learning, Prestasi Belajar, IPAS, Sistem Pernapasan Manusi

    Manajemen Pengembangan Pendidikan Kitab Kuning di Pondok Pesantren Al-Djunaediyah

    No full text
    Al Djunaediyah Garut Islamic Boarding School is an institution deeply rooted in the rich tradition of Islamic education in Indonesia. Among its primary educational pursuits, the study of "kitab kuning" (classical Islamic texts) holds a prominent place. Kitab kuning, composed of a collection of classical Islamic works, serves as the foundational source of knowledge for Islamic theology, jurisprudence, and Arabic culture. Thus, the development of kitab kuning instruction at Al Djunaediyah Garut Islamic Boarding School plays a pivotal role in preserving and propagating the intellectual heritage of Islam. The evolution of kitab kuning education is an ongoing challenge, requiring comprehensive management encompassing curriculum development, teaching methods, resource allocation, and assessment procedures. Effective management is the cornerstone of ensuring that kitab kuning instruction thrives within the institution. This article delves into the management of kitab kuning education at Al Djunaediyah Garut Islamic Boarding School. It explores the background, underscores the significance of kitab kuning education, and elucidates how effective management practices can sustain and enhance the quality of kitab kuning instruction in this venerable institution. As the digital era brings about profound changes in educational paradigms, the school must continuously adapt its pedagogical approach to remain relevant and effective in transmitting Islamic knowledge to the younger generation. Therefore, the continued development of kitab kuning education is of paramount importance, ensuring that the invaluable intellectual legacy of Islam perseveres and thrives in the face of modern challenges. Keyword: Managing, Yellow Book Education, Islamic Boarding School

    Kisi-Kisi Instrumen Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Yang Berkualitas: Kajian Konseptual Dan Implementasi Di Sekolah

    No full text
    Artikel ini membahas konsep dasar, tujuan, serta fungsi kisi-kisi dalam penyusunan instrumen penilaian yang valid dan reliabel. Melalui analisis konsep dan penerapan praktis, diuraikan bagaimana kisi-kisi dapat meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam proses evaluasi pembelajaran. Kisi-kisi instrumen pembelajaran merupakan komponen esensial dalam mendukung kualitas evaluasi pendidikan. Dalam implementasinya, kisi-kisi berfungsi sebagai panduan bagi pendidik untuk menyusun soal dan Yang sejalan dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik siswa. Analisis menunjukkan bahwa penerapan kisi-kisi yang terorganisir dapat menghasilkan lingkungan belajar yang peka terhadap kebutuhan siswa, mendorong keterlibatan aktif, dan mendukung keberhasilan pencapaian hasil belajar. Penerapan yang tepat dari kisi-kisi juga memungkinkan pendidik untuk menyesuaikan metode pengajaran dan meningkatkan kualitas evaluasi secara berkesinambungan

    Analisis Stagnasi Pemikiran Dan Pendidikan Islam Abad Pertengahan

    No full text
    Artikel ini membahas kondisi stagnasi dalam pemikiran dan pendidikan Islam abad pertengahan untuk kemudian dianalisis guna mengetahui faktor penyebab stagnasi pemikiran dan pendidikan Islam, dampak yang ditimbulkan dan hikmah dibalik kondisi tersebut bagi peradaban Islam. Penelitian ini mengimplementasikan pendekatan kualitatif dengan studi analisis kepustakaan (library research). Temuan dalam penelitian ini menghasilkan jawaban bagi analisis yang dibutuhkan, yakni terjadi stagnasi pemikiran dan pendidikan Islam abad pertengahan dengan mengkaji peristiwa-peristiwa yang melatarbelakangi stagnasi tersebut melalui tiga kerajaan besar Islam, yakni Kerajaan Usmani di Turki, Kerajaan Sawafi di Persia dan Kerajaan Mughal di India yang berdiri di masa yang sama selama abad pertengahan

    Efektivitas Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Menjaga Kualitas Belajar Peserta Didik Di SD Insan Cendekia Madani Tangerang Selatan

    No full text
    Pendekatan pembelajaran berdiferensiasi yang dilakukan menciptakan lingkungan belajar yang suportif dan inklusif, memastikan setiap peserta didik merasa dihargai dan mendapatkan pendidikan yang berkualitas sesuai dengan kebutuhannya.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana guru mengimplementasikan teori tersebut dan seberapa efektif penerapannya dalam menjaga kualitas pembelajaran peserta didik kelas 6 di Sekolah Dasar Insan Cendekia Madani.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dimana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan peserta didik, serta menganalisis dokumen-dokumen pembelajaran.Pembelajaran berdiferensiasi di Sekolah Dasar Insan Cendekia Madani, Tangerang Selatan, telah diimplementasikan dengan baik dan terbukti efektif dalam menjaga dan meningkatkan kualitas belajar peserta didik. Kualitas pembelajaran yang baik ini tidak hanya tercermin dari pencapaian kognitif peserta didik dalam memahami dan mengaplikasikan konsep, tetapi juga dari pengembangan karakter

    Penguatan Solidaritas Sosial dan Ekonomi Kerakyatan Melalui Program Gebyar Ramadhan di Desa Karangpatihan Ponorogo

    No full text
    Program Gebyar Ramadhan yang diselenggarakan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) IAIRM merupakan bentuk pengabdian masyarakat berbasis nilai yang mengintegrasikan aspek spiritual, sosial, budaya, dan edukatif dalam satu kerangka kegiatan praksis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam efektivitas kegiatan tersebut melalui empat dimensi utama: (1) perencanaan dan mobilisasi sumber daya, (2) distribusi bantuan dan dampaknya, (3) penguatan nilai budaya dan modal sosial, serta (4) evaluasi dan tantangan pelaksanaan program. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif berbasis partisipasi aktif dari para pelaku kegiatan dan masyarakat penerima manfaat. Hasil kajian menunjukkan bahwa perencanaan partisipatif yang melibatkan dosen dan mahasiswa tidak hanya menghasilkan strategi operasional yang terukur, tetapi juga memperkuat kesadaran kolektif atas pentingnya amal sosial menjelang Ramadhan. Mobilisasi sumber daya melalui jaringan kepercayaan sosial membuktikan kekuatan modal sosial institusi dalam menggerakkan donasi tanpa kampanye besar. Distribusi bantuan di Desa Karangpatihan memberikan dampak signifikan dalam lima dimensi utama, yakni ekonomi, sosial, spiritual, dukungan kelembagaan lokal, dan pembelajaran mahasiswa. Bantuan sembako tidak hanya berfungsi sebagai subsidi sosial informal, tetapi juga menjadi simbol komunikasi empatik dan wahana pendidikan karakter bagi mahasiswa melalui pendekatan experiential learning. Dari sisi budaya dan sosial, kegiatan ini merevitalisasi nilai-nilai gotong royong, empati, dan ukhuwah Islamiyah sebagai landasan moral yang menguatkan solidaritas komunitas. Modal sosial dalam bentuk bonding dan bridging capital berhasil difasilitasi melalui kolaborasi lintas aktor, memperluas kapasitas kolektif masyarakat dalam membangun ketahanan sosial. Evaluasi program menunjukkan adanya kekuatan dalam semangat kolektif dan legitimasi moral, namun juga mengidentifikasi tantangan seperti keterbatasan waktu, kurangnya diversifikasi pendanaan, serta lemahnya sistem dokumentasi dan evaluasi berbasis data. Analisis SWOT menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki potensi besar untuk direplikasi dan diperluas melalui sinergi digital, kemitraan strategis, dan pendekatan berbasis bukti. Secara keseluruhan, Gebyar Ramadhan UPZ IAIRM bukan hanya sebuah kegiatan distribusi bantuan, tetapi menjadi model pengabdian masyarakat berbasis nilai yang mampu menjawab kebutuhan riil, memperkuat struktur sosial lokal, serta mendidik generasi muda melalui pengalaman sosial yang kontekstual. Temuan ini merekomendasikan penguatan institusional dan inovasi manajerial agar kegiatan serupa dapat terus berkembang dalam kerangka pembangunan sosial yang berkelanjutan dan transformatif.   Kata Kunci: Pengabdian Masyarakat, Modal Sosial, Perencanaan Partisipatif, Bantuan Ramadhan, Pembelajaran KontekstualProgram Gebyar Ramadhan yang diselenggarakan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) IAIRM merupakan bentuk pengabdian masyarakat berbasis nilai yang mengintegrasikan aspek spiritual, sosial, budaya, dan edukatif dalam satu kerangka kegiatan praksis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam efektivitas kegiatan tersebut melalui empat dimensi utama: (1) perencanaan dan mobilisasi sumber daya, (2) distribusi bantuan dan dampaknya, (3) penguatan nilai budaya dan modal sosial, serta (4) evaluasi dan tantangan pelaksanaan program. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif berbasis partisipasi aktif dari para pelaku kegiatan dan masyarakat penerima manfaat. Hasil kajian menunjukkan bahwa perencanaan partisipatif yang melibatkan dosen dan mahasiswa tidak hanya menghasilkan strategi operasional yang terukur, tetapi juga memperkuat kesadaran kolektif atas pentingnya amal sosial menjelang Ramadhan. Mobilisasi sumber daya melalui jaringan kepercayaan sosial membuktikan kekuatan modal sosial institusi dalam menggerakkan donasi tanpa kampanye besar. Distribusi bantuan di Desa Karangpatihan memberikan dampak signifikan dalam lima dimensi utama, yakni ekonomi, sosial, spiritual, dukungan kelembagaan lokal, dan pembelajaran mahasiswa. Bantuan sembako tidak hanya berfungsi sebagai subsidi sosial informal, tetapi juga menjadi simbol komunikasi empatik dan wahana pendidikan karakter bagi mahasiswa melalui pendekatan experiential learning. Dari sisi budaya dan sosial, kegiatan ini merevitalisasi nilai-nilai gotong royong, empati, dan ukhuwah Islamiyah sebagai landasan moral yang menguatkan solidaritas komunitas. Modal sosial dalam bentuk bonding dan bridging capital berhasil difasilitasi melalui kolaborasi lintas aktor, memperluas kapasitas kolektif masyarakat dalam membangun ketahanan sosial. Evaluasi program menunjukkan adanya kekuatan dalam semangat kolektif dan legitimasi moral, namun juga mengidentifikasi tantangan seperti keterbatasan waktu, kurangnya diversifikasi pendanaan, serta lemahnya sistem dokumentasi dan evaluasi berbasis data. Analisis SWOT menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki potensi besar untuk direplikasi dan diperluas melalui sinergi digital, kemitraan strategis, dan pendekatan berbasis bukti. Secara keseluruhan, Gebyar Ramadhan UPZ IAIRM bukan hanya sebuah kegiatan distribusi bantuan, tetapi menjadi model pengabdian masyarakat berbasis nilai yang mampu menjawab kebutuhan riil, memperkuat struktur sosial lokal, serta mendidik generasi muda melalui pengalaman sosial yang kontekstual. Temuan ini merekomendasikan penguatan institusional dan inovasi manajerial agar kegiatan serupa dapat terus berkembang dalam kerangka pembangunan sosial yang berkelanjutan dan transformatif.   Kata Kunci: Pengabdian Masyarakat, Modal Sosial, Perencanaan Partisipatif, Bantuan Ramadhan, Pembelajaran Kontekstua

    Membangun Generasi Literat: Pendampingan Karya Tulis Ilmiah Bagi Siswa Sekolah Dasar Gis Prima Insani Kabupaten Garut

    No full text
    Kemampuan literasi merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang kritis, kreatif, dan mampu berkontribusi dalam masyarakat berbasis pengetahuan. Artikel ini membahas program pendampingan karya tulis ilmiah (KTI) yang diterapkan di Sekolah Dasar GIS Prima Insani, Kabupaten Garut, sebagai upaya menumbuhkan budaya literasi sejak dini. Melalui pendekatan berbasis praktik dan kolaboratif, pendampingan ini bertujuan membekali siswa dengan keterampilan menulis yang sistematis, berpikir logis, serta kemampuan menyampaikan gagasan secara ilmiah. Metode yang digunakan meliputi workshop penulisan, bimbingan intensif, dan evaluasi berkala. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan motivasi belajar, keberanian dalam mengemukakan pendapat, serta kemampuan menyusun KTI sederhana di kalangan siswa. Program ini diharapkan menjadi model inspiratif bagi sekolah lain dalam menumbuhkan literasi akademik sejak tingkat dasar.   Kata Kunci: Literasi, Karya Tulis Ilmiah, Sekolah Dasar  Kemampuan literasi merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang kritis, kreatif, dan mampu berkontribusi dalam masyarakat berbasis pengetahuan. Artikel ini membahas program pendampingan karya tulis ilmiah (KTI) yang diterapkan di Sekolah Dasar GIS Prima Insani, Kabupaten Garut, sebagai upaya menumbuhkan budaya literasi sejak dini. Melalui pendekatan berbasis praktik dan kolaboratif, pendampingan ini bertujuan membekali siswa dengan keterampilan menulis yang sistematis, berpikir logis, serta kemampuan menyampaikan gagasan secara ilmiah. Metode yang digunakan meliputi workshop penulisan, bimbingan intensif, dan evaluasi berkala. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan motivasi belajar, keberanian dalam mengemukakan pendapat, serta kemampuan menyusun KTI sederhana di kalangan siswa. Program ini diharapkan menjadi model inspiratif bagi sekolah lain dalam menumbuhkan literasi akademik sejak tingkat dasar.   Kata Kunci: Literasi, Karya Tulis Ilmiah, Sekolah Dasa

    0

    full texts

    2,148

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Online Journal Universitas Garut
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇