Online Journal Universitas Garut
Not a member yet
    2148 research outputs found

    ANALISIS PENCAPAIAN STANDAR KOMPETENSI LULUSAN MINIMAL DALAM MATA PELAJARAN : STUDI EMPIRIS DI SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pencapaian SKL minimal dalam mata Pelajaran di Sekolah Dasar. Standar Kompetensi Lulusan (SKL) adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup pengetahuan,sikap dan keterampilan. SKL digunakan sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dan sebagai rujukan dalam penyusunan standar-standar Pendidikan lain. Pencapaian SKL minimal dalam mata Pelajaran sangat penting untuk meningkatkan kualitas Pendidikan di Sekolah Dasar. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deksriptif dengan metode wawancara. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi 3 guru dari SD yang berbeda di Garut dan sampel nya adalah Guru SDN Haurpanggung 2, Guru SDN 1 Pananjung dan Guru SDN 2 Sukasenang. Sedangkan pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencapaian SKL minimal dalam mata Pelajaran di Sekolah Dasar, masih kurang optimal. Guru dan siswa menghadapi beberapa masalah dalam mencapai SKL, seperti kurangnya bahan ajar yang sesuai dan kurangnya waktu untuk mengajar. Dalam analisis, ditemukan bahwa guru memiliki peran penting dalam meningkatkan pencapaian SKL minimal. Guru harus lebih aktif dalam mengembangkan bahan ajar yang sesuai dan meningkatkan strategi serta waktu dalam pembelajaran.   Kata Kunci : Analisis, Standar Kompetensi Lulusan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pencapaian SKL minimal dalam mata Pelajaran di Sekolah Dasar. Standar Kompetensi Lulusan (SKL) adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup pengetahuan,sikap dan keterampilan. SKL digunakan sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dan sebagai rujukan dalam penyusunan standar-standar Pendidikan lain. Pencapaian SKL minimal dalam mata Pelajaran sangat penting untuk meningkatkan kualitas Pendidikan di Sekolah Dasar. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deksriptif dengan metode wawancara. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi 3 guru dari SD yang berbeda di Garut dan sampel nya adalah Guru SDN Haurpanggung 2, Guru SDN 1 Pananjung dan Guru SDN 2 Sukasenang. Sedangkan pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencapaian SKL minimal dalam mata Pelajaran di Sekolah Dasar, masih kurang optimal. Guru dan siswa menghadapi beberapa masalah dalam mencapai SKL, seperti kurangnya bahan ajar yang sesuai dan kurangnya waktu untuk mengajar. Dalam analisis, ditemukan bahwa guru memiliki peran penting dalam meningkatkan pencapaian SKL minimal. Guru harus lebih aktif dalam mengembangkan bahan ajar yang sesuai dan meningkatkan strategi serta waktu dalam pembelajaran

    Grand Parenting dan Pembentukan Identitas Sosial Anak Usia Sekolah Dasar : Analisis Pustaka

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran grand parenting dalam pembentukan identitas sosial anak usia sekolah dasar, serta dampak positif dan negatif yang muncul dari keterlibatan kakek-nenek dalam pengasuhan. Berdasarkan kajian literatur terhadap 50 artikel akademik yang diterbitkan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, penelitian ini menemukan bahwa kakek-nenek tidak hanya berfungsi sebagai pendukung emosional, tetapi juga sebagai pengajar nilai-nilai budaya dan tradisi yang berkontribusi dalam membangun identitas sosial anak. Keterlibatan kakek-nenek membantu anak mengembangkan rasa percaya diri, keterampilan sosial, dan pemahaman akan norma-norma sosial, meskipun beberapa permasalahan seperti ketidaksesuaian nilai antar-generasi dan ketergantungan emosional dapat muncul. Penelitian ini juga mengidentifikasi gap literatur terkait dampak jangka panjang grandparenting pada pembentukan identitas sosial anak, yang menekankan perlunya penelitian lanjutan di bidang ini. Implikasi praktis penelitian ini relevan bagi orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan dalam menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung pembentukan identitas sosial anak melalui pengasuhan kakek-nenek.   Kata Kunci: grand parenting, identitas sosial, anak usia sekolah dasar.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran grand parenting dalam pembentukan identitas sosial anak usia sekolah dasar, serta dampak positif dan negatif yang muncul dari keterlibatan kakek-nenek dalam pengasuhan. Berdasarkan kajian literatur terhadap 50 artikel akademik yang diterbitkan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, penelitian ini menemukan bahwa kakek-nenek tidak hanya berfungsi sebagai pendukung emosional, tetapi juga sebagai pengajar nilai-nilai budaya dan tradisi yang berkontribusi dalam membangun identitas sosial anak. Keterlibatan kakek-nenek membantu anak mengembangkan rasa percaya diri, keterampilan sosial, dan pemahaman akan norma-norma sosial, meskipun beberapa permasalahan seperti ketidaksesuaian nilai antar-generasi dan ketergantungan emosional dapat muncul. Penelitian ini juga mengidentifikasi gap literatur terkait dampak jangka panjang grandparenting pada pembentukan identitas sosial anak, yang menekankan perlunya penelitian lanjutan di bidang ini. Implikasi praktis penelitian ini relevan bagi orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan dalam menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung pembentukan identitas sosial anak melalui pengasuhan kakek-nenek. Kata Kunci: grand parenting, identitas sosial, anak usia sekolah dasar

    Optimalisasi Pembelajaran Sejarah Berbasis Digital di Tingkat Sekolah Dasar

    No full text
    Education is a process that takes place in life as an effort to balance inner conditions with external conditions. This balancing process is a form of survival that is carried out so that oneself can participate in every activity that takes place in life. This article aims to discuss history lessons at SDN 1 Godog which are in the subject (PAI) in which there is some material about history which is still basic and focuses on seven stages of learning, namely preparation, implementation, media and methods, curriculum, response students, problems, and learning evaluation. This research was carried out using qualitative and descriptive research, trying to study certain subjects and describe and describe these subjects. Based on the research results, history learning at SDN 1 Godog: Firstly, learning planning activities have been carried out well because they already understand curtilas and the independent curriculum. Second, the implementation of learning activities refers to the RPP. Key words: zakat mal, religious obligations, social welfar

    The Influence of Motivation, Employee Engagement and Work Spirituality on Employee Performance at PT. Citra Anugrah Jaya

    No full text
    This research was conducted with the aim of obtaining the results of a study of Motivation, Employee Engagement, work spirituality and employee performance at PT. Citra Anugrah Jaya and to get an analysis of Motivation, Employee Involvement, Work Spirituality and Employee Performance at PT. Anugrah Jaya Image. This research method uses the Descriptive Verification method with multiple regression analysis. Descriptive analysis was processed using Microsoft Excel and Multiple Regression Analysis with SPSS. With sample 50 people.  The research results show that there is an influence between motivation and employee performance at PT. Citra Anugrah Jaya with an influence of 41% with a correlation value of 0.596. Furthermore, employee engagement has on employee performance at PT. Citra Anugrah with an influence of 16% and a correlation value of 0.199 for work spirituality has an influence on employee performance with an influence of 43% and a correlation value of 0.264. This shows that the partial influence of work motivation and spirituality has an effect on employee performance while work engagement has no effect on employee performance. The residual factor in this study that was not examined was 62%, so this shows that there are other factors that can influence the performance of PT employees. The Image of Grace

    ANTIBACTERIAL ACTIVITY OF BACANG MANGO (Mangifera foetida L.) LEAVES ETHANOL EXTRACT IN GEL FORMULATION AS ANTI-ACNE

    No full text
    Acne was a chronic skin disorder that was most often found in adolescents, so it frequently caused psychological effects that made the acne fighters look for ways to treat it quickly. Although topical antibiotics effectively treat acne, excessive long-term use can cause resistance. This has led to an interest in natural antimicrobials as an alternative treatment for acne. The natural antibacterial activity of the ethanol extract of bacang mango (Mangifera foetida L.) leaves has previously been reported to have antibacterial effects against Propionibacterium acnes, but only in the form of extracts not formulated into pharmaceutical preparations. Therefore, this study aimed to re-test the antibacterial activity of this extract, which has now been formulated into a gel preparation against the same bacteria. The gelling agent used in the gel formulation was Na-CMC with three different concentrations: 3%, 4%, and 5%. The Agar stab technique tests the antibacterial activity for three different extract concentrations. Those were 10%, 15%, and 20% for optimization of inhibitory activity before being formulated. Based on the results of testing the antibacterial activity of the ethanol extract of bacang mango (Mangifera foetida L.) leaves, an extract concentration of 20% had a more potent inhibitory activity than the others so that this concentration was chosen to be formulated into a gel preparation. After the formulation of the extracted gel, Na-CMC with a concentration of 5% produced a better gel base than other formulations. In addition, the three formulations provided the same inhibitory activity of 10 mm, so it can be concluded that the differences in gelling agent concentrations did not affect the antibacterial activity of the extracts in the preparations. However, a 3 mm decrease in inhibition occurred in the extract after it was formulated into a gel preparation. Even so, the extract gel preparation still has antibacterial activity against Propionibacterium acnes with antimicrobial inhibition zone activity, which is in the moderate category

    HYPNOTIC-SEDATIVE ACTIVITY TEST OF 70% ETHANOL EXTRACT OF LETTUCE (Lactuca sativa L.) IN MALE WHITE MICE SWISS WEBSTER STRAIN

    No full text
    Humans who use medicines for insomnia may experience a variety of adverse effects, including dependence. Traditional medicine frequently uses lettuce (Lactuca sativa L.) to treat various conditions, including sleep difficulties. Terpenoids, which are secondary metabolites found in lettuce plants, are to blame for this. This study aimed to see if an ethanolic extract of lettuce leaf had any sedative-hypnotic activity in Swiss Webster strain male white mice induced by phenobarbital at a dose of 90 mg/KgBB intraperitoneally. In this study, the post-test-only control strategy was employed. The animals were divided into six groups (n = 4): negative (aqua dest), positive (Na-CMC 0.5%), comparison (diazepam 1.3 mg/KgBB), and ethanolic extract of lettuce leaf at doses of 300 mg/KgBB, 400 mg/KgBB, and 500 mg/KgBB. The parameters observed in this study were a combination of parameters from previous studies, namely the number of falls, sleep onset, and sleep duration in mice. The data obtained were then processed statistically using the one-way ANOVA (analysis of variance) and post-hoc test follow-up analysis with the LSD (least significant difference) test. The results showed that the ethanolic extract of lettuce leaves at 300, 400, and 500 mg/KgBB had a sedative-hypnotic effect. Doses of 300 mg/KgBB only increased sleep duration. In contrast, 400 and 500 mg/KgBB increased the number of falls, rapid sleep onset, and increased sleep duration, significantly different from positive controls (p<0.05). The effective dose of ethanolic extract of lettuce leaf as a sedative-hypnotic was 400 mg/KgBB

    Front Matter Vol.6 No.2 Desember 2023

    No full text

    Strategi Mitigasi Dampak Negatif Pertanian terhadap Lingkungan (Studi Kasus Kelompok Wanita Tani Puji Rezeki Desa Plumbungan, Kecamatan Pagentan, Banjarnegara)

    No full text
    Pertanian berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan, namun juga menjadi salah satu sumber utama degradasi lingkungan jika tidak dikelola secara berkelanjutan. Penelitian ini menganalisis strategi mitigasi yang dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Puji Rezeki di Desa Plumbungan, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara dalam mengatasi dampak negatif kegiatan pertanian intensif terhadap lingkungan. Dengan pendekatan mixed methods, data dikumpulkan melalui survei, wawancara mendalam, dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KWT Puji Rezeki telah mengimplementasikan beberapa strategi mitigasi seperti penggunaan pupuk organik, rotasi tanaman, dan pengelolaan air yang efisien. Namun, keterbatasan pengetahuan dan sumber daya masih menjadi kendala utama dalam meningkatkan efektivitas strategi ini. Dukungan eksternal seperti kolaborasi dengan pemerintah dan lembaga non-pemerintah dinilai penting untuk memperkuat kapasitas kelompok dalam menjaga keseimbangan antara produksi pertanian dan kelestarian lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan program pelatihan dan akses terhadap teknologi ramah lingkungan sebagai langkah konkret dalam memperkuat peran KWT dalam pelestarian lingkungan di tingkat komunitas

    Dampak Sumber Pendapatan Terhadap Ketimpangan Pendapatan Petani Ubi Kayu Menggunakan Analisis Dekomposisi Gini

    No full text
    Sumber pangan lokal yang masih dikonsumsi bagi sebagian masyarakat di Kabupaten Wonogiri adalah ubi kayu. Ubi kayu menjadi salah satu komoditas yang dapat membantu menjaga ketahanan pangan melalui diversifikasi pangan. Kondisi ekonomi ubi kayu yang fluktuatif menyebabkan terjadinya ketimpangan pendapatan, yang akhirnya dapat berpengaruh pada tingkat kemiskinan. Desakan kebutuhan ekonomi menyebabkan petani melakukan perluasan agribisnis di luar ubi kayu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sumber pendapatan, koefisien gini, dan dekomposisi gini petani ubi kayu di Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini dilakukan di dua kecamatan di Kabupaten Wonogiri yaitu Kecamatan Ngadirojo dan Kecamatan Jatiroto. Data penelitian menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui wawancara dengan petani ubi kayu serta dan data sekunder melalui pencatatan. Metode penentuan jumlah sampel menggunakan non-probability sampling dengan teknik quota sampling. Sampel penelitian terdiri dari petani ubi kayu di Kecamatan Ngadirojo sebanyak 50 responden dan di Kecamatan Jatiroto sebanyak 50 responden, sehingga total responden sebanyak 100 petani ubi kayu. Metode analisis menggunakan analisis pendapatan petani ubi kayu, analisis koefisien gini, dan analisis dekomposisi gini. Hasil penelitian memberikan penjelasan bahwa sumber pendapatan petani ubi kayu terdiri dari pendapatan on-farm dari ubi kayu serta komoditas selain ubi kayu, pendapatan off-farm, dan pendapatan non-farm. Sumber pendapatan terbesar yaitu pendapatan on-farm ubi kayu (48,18%). Koefisien gini (Gk) pendapatan on-farm ubi kayu adalah 0,2758 sehingga termasuk dalam ketimpangan rendah. Nilai RME pendapatan on-farm ubi kayu adalah -0,2238. Pemerintah perlu mendorong kebijakan dan perhatian khusus terhadap peningkatan pendapatan usahatani komoditas ubi kayu agar kemiskinan menurun dan mencapai pemerataan pendapatan petani

    Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Kemandirian melalui Pengabdian KKN Tematik dI Desa Mangkurakyat

    No full text
    KKN Tematik Covid-19 Universitas Garut merupakan pengabdian Dosen dan Mahasiswa kepada masyarakat sebagai perwujudan aplikasi ilmu pengetahuan dan teknologi untuk membantu pembangunan desa serta sebagai solusi mengatasi permasalahan masyarakatnya. Tujuan kegiatan KKN Tematik Covid-19 adalah mewujudkan sinergitas perguruan tinggi, pemerintah desa dan masyarakat dalam pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat agar desanya menjadi lebih mandiri. Pengabdian pada masyarakat dilaksanakan di Desa Mangkurakyat Kec. Cilawu Kab. Garut selama 1 bulan, dengan  pendekatan  persuasif  dan  partisipatif.  Metode pengabdian melalui konsep terpadu meliputi sosialisasi, penyuluhan, pembelajaran, dan pendampingan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumen yang dianalisis secara naratif. Hasil yang dicapai KKN Tematik Covid-19 dapat dilaksanakannya program-program kerja meliputi bidang pemberdayaan masyarakat, bidang kesehatan, bidang pendidikan, dan bidang ekonomi

    0

    full texts

    2,148

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Online Journal Universitas Garut
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇