Online Journal Universitas Garut
Not a member yet
2148 research outputs found
Sort by
KAJIAN PERFORMA AYAM BROILER BERDASARKAN IKLIM MIKRO PADA KANDANG CLOSED HOUSE EVAPORATED COOLING PAD SYSTEM
Ayam broiler merupakan ayam unggul hasil pemuliaan genetik yang dikembangkan untuk memproduksi daging secara cepat namun sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Perbedaan iklim mikro dalam kandang pada rentang yang kecil dapat menyebabkan perbedaan performa. Penelitian ini menggunakan data selama 4 periode meliharaan dengan parameter yang diamati meliputi pertambahan bobot badan mingguan (PBB) dan bobot panen, FCR, kematian dan IP (Indeks Performa) kemudian diolah menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Performa ayam broiler yang dipelihara pada kandang closed house lantai bawah adalah konsumsi pakan 2,928±0,19 kg per ekor, PBB minggu ke 4 sebesar 1652,2±57,07 gram, bobot panen 1,94±0,008, FCR 1,53±0,064, Kematian 1,28% dan IP 404±44,47. Adapun performa ayam broiler yang dipelihara pada kandang closed house lantai atas adalah konsumsi pakan 3,021±0,21 kg per ekor, PBB minggu ke 4 sebesar 1709,38±72,54 gram, bobot panen 2,05±0,008, FCR 1,47±0,051, Kematian 1,00% dan IP 451±21,20. Berdasarkan posisi pen dalam kandang baik pada lantai atas dan lantai bawah, PBB mingguan ayam broiler yang berada pada pen dekat inlet relatif kecil pada minggu pertama 214,13±12,89 gram tetapi pada minggu ketiga dan keempat meningkat relatif besar yaitu 1075,25±65,54 gram dan 1733,50±56,99 gram, sebaliknya pada pen dekat outlet pada minggu pertama 222,13±14,55 gram tetapi pada minggu ketiga dan keempat sebesar 1043,50±62,85 gram dan 1640,50±57,92 gram. Karakteristik performa ayam broiler yang tidak sama pada penelitian ini antara lain disebabkan oleh sebaran iklim mikro dalam kandang yang berbeda khususnya suhu, kelembaban, dan kecepatan angin baik pada pen maupun lantai yang berbeda.Kata Kunci : Ayam broiler, closed house, iklim mikro, perform
KARAKTER SPESIFIK DAN NON SPESIFIK EKSTRAK ETANOL PATIKAN KEBO (Euphorbia hirta L.) UNTUK FEED ADDITIVE DENGAN PENGERING LAKTOSA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter spesifik dan non spesifik dari ekstrak etanol patikan kebo (Euphorbia hirta L.) yang dikeringkan dengan laktosa untuk digunakan sebagai feed additive pada ternak. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kimia Analisis, Fakultas MIPA Universitas Garut. Metode yang dilakukan adalah dengan membuat beberapa perbandingan antara ekstrak kental : laktosa. Perbandingannya adalah P1 = 1:1, P2 = 1:1,5, P3 = 1:2, P4 = 1: 2,5 dan P5 = 1 : 3. Peubah yang diamati yaitu karakteristik spesifik yang terdiri dari kadar sari larut etanol, kadar sari larut air, dan karakter non spesifik terdiri dari kadar air, kadar abu total, kadar abu tidak larut asam dan susut pengeringan.. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan P1 sampai P5 menghasilkan karakter spesifik dan non spesifik yang telah sesuai standar, tapi perlakuan yang optimal adalah pada perlakuan P5 yaitu perbandingan ekstrak kental dan laktosa 1 :
PESTA RAKYAT “NGUBEK BEBER” DALAM MENJAGA KEARIFAN LOKAL DI DESA CIJAMBE KECAMATAN CIKELET KABUPATEN GARUT
Kegiatan Ngubek Beber di Desa Cijambe Kecamatan Cikelet Kabupaten Garut, merupakan tradisi yang tidak hanya memiliki nilai budaya yang tinggi, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat setempat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai dan melestarikan ekosistem perairan lokal. Metode pengabdian yang dilakukan adalah metode partisipatif dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), yang melibatkan masyarakat secara aktif. Berdasarkan hasil wawancara dengan informan, Ngubek Beber terbukti efektif dalam menghubungkan manusia dengan alam, sekaligus memperkuat hubungan sosial di antara peserta. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, yang diwujudkan melalui upaya menjaga kebersihan sungai dan melindungi kehidupan ikan di dalamnya. Kesadaran lingkungan ini tidak hanya dilihat sebagai tanggung jawab sosial, tetapi juga sebagai bagian integral dari spiritualitas yang menghubungkan manusia dengan Tuhan dan alam. Disarankan agar Ngubek Beber terus dilestarikan dan didukung dengan program edukasi lingkungan, dokumentasi sistematis, serta kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keberlanjutan tradisi ini dan dampak positifnya terhadap lingkungan. Kegiatan Ngubek Beber di Desa Cijambe Kecamatan Cikelet Kabupaten Garut, merupakan tradisi yang tidak hanya memiliki nilai budaya yang tinggi, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat setempat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai dan melestarikan ekosistem perairan lokal. Metode pengabdian yang dilakukan adalah metode partisipatif dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), yang melibatkan masyarakat secara aktif. Berdasarkan hasil wawancara dengan informan, Ngubek Beber terbukti efektif dalam menghubungkan manusia dengan alam, sekaligus memperkuat hubungan sosial di antara peserta. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, yang diwujudkan melalui upaya menjaga kebersihan sungai dan melindungi kehidupan ikan di dalamnya. Kesadaran lingkungan ini tidak hanya dilihat sebagai tanggung jawab sosial, tetapi juga sebagai bagian integral dari spiritualitas yang menghubungkan manusia dengan Tuhan dan alam. Disarankan agar Ngubek Beber terus dilestarikan dan didukung dengan program edukasi lingkungan, dokumentasi sistematis, serta kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keberlanjutan tradisi ini dan dampak positifnya terhadap lingkungan
Prototype Alat Pendeteksi Kualitas Minyak Goreng Kelapa Sawit Menggunakan Sensor TCS3200 dan Metode Fuzzy Logic
Sebagai bangsa yang kaya akan sumber daya alam, kita kaya akan minyak sawit, yang menjadikan minyak goreng transparan. Masyarakat biasanya tidak dapat melihat minyak sawit dalam bentuk minyak curah, dan minyak curah sering kali digunakan oleh lebih banyak orang dibandingkan minyak kemasan, sehingga tunduk pada peraturan produksi yang ketat. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem yang dapat mengetahui kejernihan minyak goreng sawit. Alat yang menggunakan sensor TCS3200 sebagai pengukur nilai warna dan Arduino Uno untuk mengontrol nilai warna minyak goreng ini dimaksudkan agar lebih mudah dan efektif dalam mengetahui kejernihan minyak goreng serta membedakannya dengan minyak yang telah tercampur bahan berbahaya, dari hasil pengujian mendapatkan nilai warna kecerahan yaitu minyak murni: R:49, G:47, B:55, minyak bekas: R:55, G:55, B:61, dan minyak yang tercampur bahan kimia: R:58, G:53, B:57
Prototype Alat Perataan dan Pemadatan Tanah Berbasis Internet of Things (IoT)
Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototype alat perataan dan pemadatan tanah berbasis Internet of Things (IoT) Saat ini, banyak proyek masih menggunakan alat manual dalam perataan dan pemadatan tanah, yang dapat mengakibatkan kurangnya efektivitas, kurangnya keamanan bagi pekerja, dan tingkat kecapekan yang tinggi. Oleh karena itu, alat ini dilengkapi ESP32-Cam, Motor DC dan Driver Motor BTS 7960 dan akan dioperasikan dari jarak jauh melalui remote control dari smartphone Android, memanfaatkan teknologi IoT untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam perataan dan pemadatan tanah. Dari hasil dengan 3 kali percobaan tanah berpasir lebih signifikan mengalami penurunan dibandingkan tanah berbatu dengan rata-rata yaitu 3,6 mm dengan waktu 4 detik dengan jenis tanah berbatu dengan tiga percobaan dengan rata-rata yaitu 3,3 dengan waktu 5,3 detik
Upaya peningkatan kompetensi guru dalam meningkatkan literasi sains siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor mengenai upaya peningkatan kompetensi guru dalam rangka meningkatkan literasi sains siswa. penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan mengkaji berbagai artikel yang telah diterbitkan pada berbagai jurnal dengan fokus kajian tentang kompetensi guru dan literasi sains. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa upaya pengembangan kompetensi guru dalam meningkatkan literasi sains siswa dapat dilaksanakan melalui berbagai cara, baik yang bersifat insidental maupun berkelanjutan. Upaya yang dapat dilaksanakan diantaranya pengembangan kompetensi pedagogi dan konten pada guru melalui workshop dan pelatihan dengan tema serta fokus pada menghadirkan pembelajaran berbasis literasi sains. Selain itu, pengembangan kompetensi guru juga dapat dilaksanakan dengan program kelas yang mengarahkan pada pelatihan menciptkan lingkungan belajar yang inovatif, interaktif, dan mengarah pada literasi sains siswa. Lebih lanjut, upaya pengembangan kompetensi lain yang bisa dilakukan yaitu pengembangan kompetensi guru dalam penguasaan teknologi. Dengan menguasai teknologi yang baik, maka guru dapat menghadirkan e-modul dan mutlimedia interaktif yang khusus untuk literasi sain
Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Berbasis STEM untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis
The purpose of this study is to analyze the development of physics teaching tools using Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM) approach to enhance students' creativity. A qualitative approach was used to gain a deeper understanding of students' experiences with learning tools and their impact on creativity. This approach focuses on gathering information from relevant scientific papers between 2020 and 2024. These papers can be accessed in PDF format through Google Scholar using the Publish or Perish (PoP) application. A search of scientific papers using the keywords 'physics', 'STEM', and 'student creativity' yielded 200 journal articles. Based on the analysis, we conclude that the STEM approach provides a strong foundation for enhancing student creativity in the context of physics learning. This suggests that STEM not only effectively improves understanding and problem-solving skills, but also provides opportunities for students to think critically and find innovative solutions when learning physics.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perkembangan alat pengajaran fisika dengan menggunakan pendekatan Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM) untuk meningkatkan kreativitas siswa. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang pengalaman siswa dengan alat pembelajaran dan dampaknya terhadap kreativitas. Pendekatan ini berfokus pada pengumpulan informasi dari makalah ilmiah yang relevan antara tahun 2020 dan 2024. Makalah ini dapat diakses dalam format PDF melalui Google Cendekia menggunakan aplikasi Publish or Perish (PoP). Pencarian makalah ilmiah menggunakan kata kunci ‘physics’, ‘STEM’, dan ‘student creativity’ menghasilkan 200 artikel jurnal. Berdasarkan analisis, kami menyimpulkan bahwa pendekatan STEM memberikan landasan yang kuat untuk meningkatkan kreativitas siswa dalam konteks pembelajaran fisika. Hal ini menunjukkan bahwa STEM tidak hanya secara efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan pemecahan masalah, tetapi juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk berpikir kritis dan menemukan solusi inovatif ketika belajar fisika
Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media PhET Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Kelas X SMA
This study aims to determine the effect of the discovery learning model assisted by PhET media on Alternative Energy material on the critical thinking skills of class X high school students in Cirebon city of 2024/2025 year. This type of research is a kuasi experiment. The research sample was an experimental class of 34 students and control class of 32 students with purposive sampling technique. The instrument was a student critical thinking skills test with the form of essay questions and has been validated by experts. In addition, based on the results of statistical tests, the instrument was declared valid and reliable with a value of 0.676. The average posttest score of the experimental class was 87 and the control class posttest was 81. The prerequisite test results stated that the samples were normally distributed and homogeneous. In addition, an independent t-test was conducted with a result of 0.002. These results indicate that there is a significant effect of the discovery learning model assisted by PhET media on Alternative Energy material for X grade high school students.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model discovery learning berbantuan media PhET pada materi Energi Alternatif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas X SMA di kota Cirebon tahun pelajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Sampel penelitian berupa kelas eksperimen berjumlah 34 siswa dan kelas kontrol berjumlah 32 siswa dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan berpikir kritis siswa dengan bentuk soal esai dan telah divalidasi pakar. Selain itu, berdasarkan hasil uji statistik, instrumen dinyatakan valid dan reliabel dengan nilai 0,676. Didapatkan rata-rata nilai posttest kelas eksperimen 87 dan posttest kelas kontrol sebesar 81. Hasil uji prasyarat menyatakan sampel terdistribusi normal dan homogen. Selain itu dilakukan uji-t independen dengan hasil 0,002. Hasil tersebut menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan dari model discovery learning berbantuan media PhET pada materi Energi Alternatif siswa kelas X SMA
Penerapan Media Diorama Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pasa Siswa Kelas 3 SDN 4 Pananjung
Penerapan Media Diorama Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pasa Siswa Kelas 3 SDN 4 Pananjung Tarogong Kaler Media diorama merupakan media pembelajaran yang berbentuk 3 dimensi yang dapat memotivasi belajar siswa
Upaya Penerapan Moderasi Beragama melalui Pemilihan Duta Moderasi Beragama di MIN 2 Kota Malang
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya penanaman nilai-nilai moderasi beragama di MIN 2 Kota Malang melalui program pemilihan duta moderasi beragama. Upaya ini dilakukan sebagai langkah strategis dalam menanamkan nilai-nilai toleransi, kesetaraan, dan keberagaman sejak dini di lingkungan sekolah. Program duta moderasi beragama diharapkan dapat membentuk sikap moderat, toleran, dan menghargai perbedaan di kalangan siswa