Online Journal Universitas Garut
Not a member yet
2148 research outputs found
Sort by
PENGARUH KONSENTRASI LIMBAH CAIR TAHU DAN LAMA PERENDAMAN PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL OKRA (Abelmoschus esculentus)
Okra (Abelmoschus esculentus) merupakan salah satu tanaman yang memiliki peluang bisnis untuk dibudidayakan. Limbah cair tahu merupakan sisa dari produksi tahu yang dapat mencemari lingkungan, namun dapat dimanfaatkan menjadi POC yang bermanfaat untuk okra. PGPR merupakan sekolompok bakteri yang bermanfaat bagi tanaman, PGPR dapat dimanfaatkan untuk okra dengan cara perendaman benih okra. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui interaksi pemberian antara konsentrasi POC limbah tahu dan lama perendaman PGPR terhadap pertumbuhan dan hasil okra. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Cikarag Kecamatan Malangbong Kabupaten Garut pada bulan Juni sampai Agustus 2023. Metode yang digunakan dalam peneltian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktor. Faktor pertama adalah POC limbah tahu (T) yang terdiri dari t0 = control, t1 = 700 ml/liter, t2 = 800 ml/liter, t3 = 900 ml/liter. Faktor kedua lama perendaman PGPR (P) yang terdiri dari p0 = kontrol, p1 = 5 jam, p2 = 6 jam, p3 = 7 jam. Hasil percobaan menunjukkan terjadi interaksi pemberian POC limbah tahu dan lama perendaman PGPR terhadap tinggi tanaman 49 HST, jumlah daun 49 HST, total buah/tanaman panen ke-2 dan total produksi buah/Plot panen ke-2. Interaksi terbaik terdapat pada taraf t3p3, dengan konsentrasi PGPR 900 ml/liter dan lama perendaman 7 jam. Pemberian konsentrasi POC limbah tahu terbaik yaitu pada taraf t3 dan perendaman dengan larutan PGPR terbaik pada taraf p3 yang memberikan rata-rata paling tinggi pada semua pengamatan. Kata kunci: limbah cair tahu, okra, perendaman, PGPR, pupuk organik cai
PENGARUH PAKAN SUPLEMEN TERHADAP KONSUMSI, KECERNAAN DAN EFISIENSI PRODUKSI SUSU SAPI PERAH LAKTASI DI KELOMPOK TERNAK BOJONG KAWUNG PASIR JAMBU
Rendahnya produktivitas sapi perah laktasi yang disebabkan oleh rendahnya kualitas pakan yang dikonsumsi perlu ditangani dengan adanya perbaikan kualitas pakan. Perbaikan kualitas pakan tersebut dilakukan dengan penambahan pakan suplemen disertai dengan proteksi kandungannya agar kandungan nutrien yang terkandung dalam pakan lolos dari degradasi rumen sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh sapi perah laktasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pakan suplemen terhadap konsumsi, kecernaan dan efisiensi produksi susu sapi perah laktasi di Kelompok Ternak Bojong Kawung Pasir Jambu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan analisis matematika Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini dilakukan selama 10 minggu menggunakan 20 ekor sapi perah laktasi dengan periode laktasi 1-2, bulan laktasi 3-5 dan produksi susu 8-14 kg. Perlakuan penelitian terdiri atas R0: 70% hijauan + 30% konsentrat (100% konsentrat), R1: 70% hijauan + 30% konsentrat (97% konsentrat + 3% protein by-pass), R2: 70% hijauan + 30% konsentrat (95% konsentrat + 3% protein by-pass + 2% asam lemak essensial by-pass) dan R3: 70% hijauan + 30% konsentrat (90,7% konsentrat + 3% protein by-pass + 2% asam lemak essensial by-pass + 4,3% mineral organik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh tidak nyata terhadap konsumsi bahan kering, konsumsi bahan organik, kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik dan efisiensi produksi susu sapi perah laktasi.Kata kunci: kata kunci terdiri dari 3-6 kata dari istilah-istilah yang dikupas secara khusus pada artikel
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Urin Domba Terhadap Produktivitas Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott)
AbstrakRumput odot atau rumput gajah mini merupakan salah satu jenis rumput unggul yang mempunyai produktivitas yang tinggi. Faktor yang menunjang produktivitas rumput tersebut adalah nutrisi yang berasal dari pupuk organik. Salah satu pupuk organik yang dapat digunakan adalah pupuk organik cair (POC) yang berasal dari urin domba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis optimum POC urin domba terhadap produktivitas rumput odot. Penelitian ini di dilaksanakan dari bulan Juni sampai Agustus 2023 di Kampung Eureunsono Desa Sukaluyu Kecamatan Sukawening Garut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok terdiri dari 5 perlakuan yang diulang 5 kali. Perlakuan dosis POC Urin domba yang dicoba adalah P0 = 1 Liter air tanpa POC urin domba, P1 = 200 ml urin + 800 ml air / plot, P2 = 400 ml urin + 600 ml air / plot, P3 = 600 ml urin + 400 ml air / plot, P4 = 800 ml urin + 200 ml air / plot. Hasil penelitian menunjukan Dosis POC urin domba 400 ml urin + 600 ml air/plot memberikan pengaruh paling baik terhadap produktivitas rumput odot yaitu terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan dan Produksi berat segar.Kata kunci : Rumput Odot, Urin domba, Produktivitas, Pupuk Organik Cair
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BERBASIS PANGAN LOKAL (STUDI KASUS: UMKM SIJARWO)
Pangan lokal yaitu pangan yang dikembangkan dari potensi setempat. UMKM Sijarwo bergerak di pengolahan pangan lokal ubi kayu jarak towo. UMKM Sijarwo telah berjalan kurang lebih selama 4 tahun tetapi dalam pelaksanaanya masih terdapat kendala seperti belum maksimalnya dalam melaksanakan manajemen usahanya. Berdasarkan kendala yang dihadapi maka tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kriteria, subkriteria dan aktor yang berpengaruh, merumuskan alternatif strategi yang dapat diterapkan dan menganalisis prioritas strategi yang tepat dalam pengembangan di UMKM. Metode analisis data dengan Analytical Hierarchy Process. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kriteria yang paling berpengaruh yaitu kriteria pasar dan pemasaran (0,322), subkriteria SDM yaitu wawasan (0,419), subkriteria keuangan yaitu pembukuan (0,717), subkriteria produksi dan operasi yaitu ketersediaan bahan baku (0,362), subkriteria pasar dan pemasaran yaitu pelayanan (0,366) aktor yang paling berpengaruh yaitu konsumen (0,456) dan prioritas strategi yaitu memperluas jangkauan pasar 0,447
Analisis Pendapatan Petani Kentang Atlantik Melalui Kemitraan dengan PT. Indofood di Desa Sindangsari Kecamatan Cigedug Kabupaten Garut
Kecamatan Cigedug tercatat sebagai wilayah utama produksi tanaman kentang atlantik di Jawa Barat, terutama dalam lingkup Kabupaten Garut. Untuk memitigasi risiko fluktuasi harga yang sering terjadi dan mengurangi ketidakpastian, kemitraan antara kelompok tani Sebartani dengan PT Indofood telah terjalin. Melalui kemitraan ini, harga jual produk kentang atlantik dapat dijamin, sehingga petani dapat mengurangi risiko penurunan pendapatan. Selain itu, penggunaan bibit berkualitas dari PT Indofood juga dapat mengurangi risiko gagal panen dan investasi modal yang besar. Petani non-mitra cenderung menghadapi tantangan yang lebih besar terkait fluktuasi harga jual, terutama saat memasuki musim panen yang berlimpah. Penggunaan bibit lokal oleh petani non-mitra dapat meningkatkan risiko penurunan hasil panen. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam terhadap pendapatan dan kelayakan usaha pertanian kentang atlantik bagi petani yang menjalin kemitraan dengan PT Indofood. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, yang bertujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai usaha pertanian kentang atlantik dengan pola kemitraan. Analisis mencakup pengeluaran biaya usaha pertanian, termasuk biaya produksi, serta penerimaan dan pendapatan yang diperoleh. Sampel penelitian diambil dengan pendekatan non probability sampling, dengan melibatkan semua kelompok tani Sebartani yang menjalin kemitraan dengan PT Indofood. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi untuk satu musim tanam kentang atlantik pada luas lahan satu hektar adalah sebesar Rp. 105.871.657. Namun, pendapatan yang diterima mencapai Rp. 180.000.000, sehingga total keuntungan yang diperoleh petani mitra sebesar Rp. 74.128.343. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa usaha pertanian kentang atlantik bagi petani mitra layak untuk dijalankan, dengan tingkat risiko yang lebih rendah dibandingkan dengan petani non-mitra
PENGEMBANGAN POTENSI DESA WISATA BERBASIS MASYARAKAT DI DESA WISATA JATI
Pengabdian masyarakat ini berfokus pada pengembangan Desa Jati sebagai destinasi wisata dengan melibatkan masyarakat lokal, menerapkan konsep Community-Based Tourism (CBT). Tujuan utamanya adalah memberikan pelatihan terkait pengembangan produk wisata, membantu peningkatan kapasitas sumber daya manusia lokal dalam pemasaran wisata, serta mendukung pembuatan produk wisata. Metode yang digunakan meliputi identifikasi potensi wisata, pemetaan wilayah desa menggunakan Google Maps, dan melibatkan usaha lokal dalam promosi digital. Hasilnya menunjukkan minat masyarakat yang tinggi serta terbentuknya kelompok Pokdarwis sebagai penggerak desa wisata. Luaran tambahan berupa pembuatan brosur dan peta desa, yang diharapkan dapat meningkatkan status desa dari Desa Wisata Rintisan menjadi Desa Wisata Maju.This community service focuses on the development of Jati Village as a tourist destination based on community involvement, applying the Community-Based Tourism (CBT) approach. The main objectives were to provide training on tourism product development, assist in improving local human resource capacity in tourism marketing, and support the creation of tourism products. Methods included identifying tourism potentials, using Google Maps for village mapping, and involving local micro-businesses in digital promotion efforts. The results showed significant community interest and the formation of a local Pokdarwis (Tourism Awareness Group). Further outcomes include the creation of brochures and mapping to help elevate the village's status from a nascent tourism destination to a more developed category. Keywords: Community-Based Tourism, Village Tourism, Jati Village, Local Empowermen
Profil kemampuan kreativitas mahasiswa calon guru IPA dalam membuat peta konsep pada materi reproduksi manusia
Kemampuan kreatif dalam membuat peta konsep merupakan kemampuan kreatif menyajikan hubungan setiap konsep. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan mahasiswa dalam membuat peta konsep dari membaca buku dan internet. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan IPA sebanyak 30 orang. Dalam hal ini peneliti menggunakan jenis penelitian kuantitatif, dengan cara mengumpulkan data produk peta konsep yang telah dibuat mahasiswa, pada materi reproduksi manusia di mata kuliah fisiologi manusia. Hasil penelitian menunjukkan nilai tertinggi mahasiswa sebesar 87,29, sedangkan nilai terendah sebesar 54,24, dan untuk rata-rata seluruh mahasiswa sebesar 65,90 yang termasuk kedalam kategori sedang dari kreativitas mahasiswa dalam membuat peta konsep. Komponen penting yang harus diperhatikan dalam menyusun peta konsep adalah keterkaitan, konsep, keterkaitan silang, contoh, hierarki, dan mengenai kreativitas dalam menampilkan peta konsep dalam bentuk dan warna harus diperhatikan sesuai tingkatan hierarkinya karena jika tidak maka akan terjadi. sulit untuk dideskripsikan atau dapat terjadi miskonsepsi pada saat membaca peta konsep
Peran media interaktif virtual laboratory pada pembelajaran IPA di sekolah: A literature Review
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara literatur peran media interaktif virtual laboratory dalam pembelajaran IPA di Sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan literatur review denegan fokus pada kajian tentang peran V-Lab dengan menganalisis artikel-artikel yang sudah dipublikasikan. Sumber artikel berasal dari Google Scholar dan website lainnya. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa media interaktif dalam bentuk virtual laboratory merupakan salah satu jenis media yang memiliki peran penting dalam pembelajaran IPA. V-Lab dapat mengakomodasi berabgai aspek kegiatan pembelajaran IPA, seperti memfasilitasi kegiatan eksperimen dan simulasi untuk materi pelajaran IPA yang sulit diajarkan secara langsung. Lebih lanjut, V Lab dapat meningkatkan pemahaman konsep, keterlibatan, dan motivasi siswa. Selain itu, V Lab juga menghadirkan pembelajaran yang menghadirkan lingkungan yang aman dengan aksesibilitas yang dapat diakses secara fleksibel. Dengan demikian, V Lab menjadi alternatif dalam pembelajaran IPA yang dapat menghadirkan berbgai peran yang dapat menjadikan pembelajaran bermakna.
Literature Study: Analysis of Literacy and Numeracy Abilities in High School Physics Learning
The aim of this research is to see and determine the growth of students' literacy and numeracy skills and abilities in physics material. Literacy and numeracy skills in solving physics learning problems refer to numbers and symbols used to make conceptual predictions in data analysis to draw conclusions. This research uses a literature study method with the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) technique. Based on the results of the analysis of 3 appropriate journals from a database of 200 journals reviewed, it can be concluded that increasing students' literacy and numeracy skills can improve student learning outcomes in effective physics learning, improve learning outcomes and develop and increase interest in physics and the level of students' literacy and numeracy abilities are at the secondary level, and there is a significant positive relationship between literacy and numeracy abilities and physics learning outcomes based on research findings. Students in the high ability category in numeracy literacy are able to state the meaning, use of numbers and basic mathematical symbols. Students with moderate abilities are less precise in using numbers and basic mathematical symbols, some are not able to obtain information, and not all are able to make decisions
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Scramble Dalam Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pada muatan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial siswa melalui model pembelajaran scramble. Metode penelitian yang digunakan adalah melalui pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil nilai pada LKS Scramble Kata, siswa banyak mendapatkan nilai rata-rata 97,91. Pada Scramble Kalimat siswa banyak mendapatkan nilai rata-rata 89,16. Pada Scramble Paragraf siswa banyak mendapatkan nilai rata-rata 81. Hasil belajar siswa yang tidak menggunakan model pembelajaran Scramble dengan rata-rata hasil pretest sebesar 32,38 dan posttest sebesar 76,19 dan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Scramble dengan rata-rata hasil pretest sebesar 41,90 dan posttest sebesar 86,67. Hasil angket menunjukkan hasil rata-rata sebesar 69,03 % dengan kategori Baik. Begitupun hasil analisis statistik yang dilakukan, diperoleh data pretest diperoleh –ttabel ≤ thitung ≤ ttabel (-2,4233 ≤ 2,632 ≤ 2,4233) maka Ha diterima, artinya terdapat perbedaan kemampuan awal yang signifikan antara siswa kelas eksperimen dan siswa kelas kontrol. Hal tersebut berarti bahwa pengetahuan awal siswa sebelum diberi perlakuan adalah berbeda. Sedangkan dari data posttest diperoleh –ttabel ≤ thitung ≤ ttabel (-2,4233 ≤ 3,95 ≤ 2,4233) maka Ha diterima, artinya hal tersebut berarti bahwa pengetahuan akhir siswa sesudah diberi perlakuan adalah berbeda