Online Journal Universitas Garut
Not a member yet
    2148 research outputs found

    Strategi Guru Dalam Menerapkan Pendekatan Humanistik untuk Membangun Kepercayaan Diri Siswa Kelas V di SDN Karang Anyar 1

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi implementasi pendekatan humanistik oleh guru dalam rangka mengembangkan kepercayaan diri siswa sekolah dasar. Melalui metodologi kualitatif-deskriptif, penelitian ini dilakukan di SDN Karang Anyar 1 dengan fokus pada kelas V yang melibatkan 20 siswa dan guru yang mengajar di kelas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa operasionalisasi pendekatan humanistik diwujudkan dalam tiga strategi mendasar, yaitu pembangunan lingkungan psikologis yang kondusif, penerapan pengajaran dialogis, dan diferensiasi pembelajaran yang responsif terhadap heterogenitas siswa. Implementasi tersebut menghasilkan transformasi multidimensi kepercayaan diri siswa yang teridentifikasi dalam aspek kognitif, afektif, dan perilaku. Efektivitas pendekatan ini dipengaruhi oleh faktor institusional, orang tua, waktu, dan kemampuan beradaptasi siswa. Hasil penelitian ini mengkonfirmasi pentingnya pendekatan humanistik sebagai kerangka kerja pedagogis yang efektif dalam mengembangkan kepercayaan diri siswa di tingkat pendidikan dasar.   Kata kunci: Pendekatan humanistik, kepercayaan diri, pendidikan dasarPenelitian ini bertujuan mengkaji strategi implementasi pendekatan humanistik oleh guru dalam rangka mengembangkan kepercayaan diri siswa sekolah dasar. Melalui metodologi kualitatif-deskriptif, penelitian ini dilakukan di SDN Karang Anyar 1 dengan fokus pada kelas V yang melibatkan 20 siswa dan guru yang mengajar di kelas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa operasionalisasi pendekatan humanistik diwujudkan dalam tiga strategi mendasar, yaitu pembangunan lingkungan psikologis yang kondusif, penerapan pengajaran dialogis, dan diferensiasi pembelajaran yang responsif terhadap heterogenitas siswa. Implementasi tersebut menghasilkan transformasi multidimensi kepercayaan diri siswa yang teridentifikasi dalam aspek kognitif, afektif, dan perilaku. Efektivitas pendekatan ini dipengaruhi oleh faktor institusional, orang tua, waktu, dan kemampuan beradaptasi siswa. Hasil penelitian ini mengkonfirmasi pentingnya pendekatan humanistik sebagai kerangka kerja pedagogis yang efektif dalam mengembangkan kepercayaan diri siswa di tingkat pendidikan dasar

    Meningkatkan Literasi Anak Rumah Tahfidz Pinggiran Tsa-Lihah Menggunakan Boneka Tangan dan Pop-Up Book

    No full text

    Manfaat Integrasi Teknologi Dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar

    No full text
    Integrasi teknologi dalam pembelajaran di sekolah dasar merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas akses informasi bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan teknologi dalam proses belajar mengajar, menganalisis dampaknya terhadap motivasi dan prestasi belajar peserta didik, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi literature review atau kajian pustaka dari beberapa sumber terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi, seperti multimedia dan platform pembelajaran daring, dapat meningkatkan keterlibatan peserta didik dan memfasilitasi pembelajaran yang lebih interaktif. Namun, tantangan seperti keterbatasan akses internet dan pelatihan pendidik masih perlu diatasi. Penelitian ini merekomendasikan strategi pengembangan infrastruktur dan pelatihan berkelanjutan bagi pendidik untuk memaksimalkan potensi teknologi dalam pendidikan di sekolah dasar

    Upaya Guru Dalam Pembentukan Karakter Siswa melalui Metode Pembiasaan di SDIT Harapan Bunda Purwokerto

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya yang dilaksanakan oleh guru dalam pembentukan karakter siswa melalui metode pembiasaan di SDIT Harapan Bunda Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian lapangan dengan analisis data menggunakan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter siswa di SDIT Harapan Bunda Purwokerta dengan metode pembiasaan sudah berjalan dengan baik. Pelaksanaan pembentukan karakter sudah memiliki kurikulum yang jelas serta dilaksanakan secara konsisten oleh semua pihak yang terlibat. Metode ini berjalan dengan baik dan mampu membetuk karakter siswa secara bertahap melalui kegiatan yang dilaksanakan setiap hari, minggu, dan bulanan

    Upaya Guru Dalam Pembentukan Karakter Siswa melalui Metode Pembiasaan di SDIT Harapan Bunda Purwokerto

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya yang dilaksanakan oleh guru dalam pembentukan karakter siswa melalui metode pembiasaan di SDIT Harapan Bunda Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian lapangan dengan analisis data menggunakan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter siswa di SDIT Harapan Bunda Purwokerta dengan metode pembiasaan sudah berjalan dengan baik. Pelaksanaan pembentukan karakter sudah memiliki kurikulum yang jelas serta dilaksanakan secara konsisten oleh semua pihak yang terlibat. Metode ini berjalan dengan baik dan mampu membetuk karakter siswa secara bertahap melalui kegiatan yang dilaksanakan setiap hari, minggu, dan bulana

    Identifikasi Kualitas Layanan Taman Penitipan Anak Ditinjau Dari 4 Aspek Kebutuhan Dasar

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh pertumbuhan dan perkembangan yang pesat dari sebuah lembaga pendidikan anak usia dini saat ini, yakni sebuah lembaga yang memberikan layanan dalam hal penitipan anak yaitu Taman Penitipan Anak (TPA). Di era globalisasi yang menuntut kemajuan, tidak hanya pria yang melakukan beragam aktifitas, namun para wanita pun kini turut terjun dan mengambil bagian dalam melakukan aktifitas diluar rumah. Data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah perempuan pekerja pada 2022 mencapai 52,74 juta pekerja di Indonesia. Jumlah pekerja perempuan itu setara dengan 38,98% dari total pekerja yang ada di Indonesia (Moerdijat,L.,2023). Hal ini yang kemudian mengakibatkan penurunan dan tidak terlaksananya salah satu ciri dari keberfungsian keluarga yakni pengasuhan anak di dalam keluarga. Kondisi ini menjadi semakin dilema ketika orangtua pekerja tidak menemukan sanak saudara ataupun pengasuh yang dapat membantu melakukan pengasuhan ini. TPA mungkin saja dapat menjadi bagian dan solusi dalam hal perawatan dan pengasuhan yang bersifat sementara waktu. Namun, TPA seperti apa yang kemudian dipilih orangtua pekerja untuk membantu sementara terkait peran pengasuhan ini. Hal ini kemudian dijadikan dasar untuk melakukan identifikasi layanan kualitas TPA yang mengacu pada aspek kebutuhan dasarnya, sehingga aspek kebutuhan yang disurvei menjadi pertimbangan orangtua untuk memilih kualitas layanan dari TPA. UPI dan IKIP Siliwangi memiliki jumlah civitas akademika banyak dan beragam (termasuk didalamnya yang telah menjadi ibu dan memiliki anak dengan rentang usia 0-8 tahun). UPI dan IKIP Siliwangi juga memiliki TPA yang berada dilingkungan institusi. Penelitian dilakukan pada akhir Desember 2023 – Maret 2024 dengan menggunakan metode survei (survey design). Metode survei dilakukan dengan mengambil triangulasi data, dari wawancara, penyebaran angket pada 150 responden dan melakukan observasi dan studi dokumentasi pada TPA di 2 institusi ini. Hasil survei kemudian dibuat persentase dan dijabarkan secara deskriptif untuk menghasilkan analisis kualitatif pada data yang didapat. Setelah dilakukan survei diketahui bahwa identifikasi layanan kebutuhan dari TPA dapat ditinjau dan dikembangkan dari 4 aspek kebutuhan dasar, 4 aspek kebutuhan ini berkaitan dengan program layanan TPA, sistem administrasi TPA, profil tenaga kerja TPA, dan fasilitas yang diberikan di TPA. Hasil survei dapat juga dijadikan sebagai acuan guna pengembangan dan perbaikan kualitas TPA di 2 instansi terkait dengan mengacu pada 4 kebutuhan dasar yang dapat memberikan layanan berkualitas di TPA

    Konvergensi Media Radio dalam Upaya Mempertahankan Eksistensi di Era Digital

    No full text
    Abstract The rapid development of information technology, especially the internet, has triggered intense competition between radio stations to maintain their existence. In the current digital era, the convergence of radio media cannot be avoided, traditional media must be able to survive amidst increasingly fierce competition in the broadcasting industry to expand audiences and obtain advertising. This happened to Radio Cosmo Visual, which is considered to have implemented media convergence practices. This research aims to explain the application and impact of radio media convergence in an effort to maintain existence in the digital era. The research uses a case study type of research with a qualitative approach. Data collection techniques were carried out using observation, interviews and document analysis. Based on the results of the analysis, the results of this research show that Cosmo Visual Radio applies 3M, namely multimedia, multichannel and multiplatform in its convergence, where information is presented in various formats ranging from photos, video, text and audio and information is not only delivered via radio broadcasts but uploaded. via social media and can be accessed via various devices. The impact of this convergence practice includes expanding audience reach and attracting the interest of potential advertisers, so that Cosmo Visual Radio can take advantage of the convergence era to maintain its existence in the digital era. Keyword: Convergence; existence; radio. Abstrak Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat khususnya internet, memicu persaingan ketat antar radio untuk mempertahankan eksistensi. Di era digital saat ini konvergensi media radio tidak dapat dihindari, media tradisional harus dapat bertahan di tengah persaingan industri penyiaran yang semakin ketat untuk memperluas audien dan mendapatkan iklan. Hal tersebut terjadi pada Radio Cosmo Visual yang dianggap sudah menerapkan praktik konvergensi media. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan dan dampak dari konvergensi media radio dalam upaya mempertahankan eksistensi di era digital. Penelitian menggunakan jenis penelitian Studi Kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Berdasarkan hasil analisis, hasil penelitian ini bahwa radio cosmo visual menerapkan 3M yaitu multimedia, multichannel, dan multiplatform dalam konvergensinya, dimana informasi tersajikan dalam berbagai format mulai dari foto, video, teks, dan audio dan informasi tidak hanya disampaikan melalui radio siaran akan tetapi diunggah melalui sosial media dan dapat diakses melalui berbagai perangkat. Dampak dari praktik konvergensi tersebut antara lain memperluas jangkauan audien dan menarik minat calon pengiklan, sehingga radio cosmo visual dapat memanfaatkan era konvergensi untuk tetap mempertahankan eksistensi nya diera digital. Kata-kata kunci: Eksistensi; konvergensi; radio

    Instagram Sebagai Komunikasi Publik Humas Pores Garut dalam Meningkatkan Citra Lembaga

    No full text
    Abstract The police is a national law enforcement agency owned by the state. In carrying out its duties, the Police, in this case the Garut Police, carry out public communication in communicating various rules, appeals, incidents and others related to the main duties and functions of the Police. Advances in communication technology require the Garut Police, in this case Public Relations, to adapt so that they can communicate interactively with the public. Instagram was chosen to be used as the main online communication channel because it has features that can support the public communication needs carried out by the Garut Police with the aim of gaining engagement and trust in the public so that it can improve the image of the institution. The aim of this research is to explain the implementation of public relations communication strategies on Instagram to improve the image of the Garut Police. This research method uses qualitative methods with the Cutlip, Center and Broom model of communication strategy theory: determining problems, planning and preparing programs, taking action and communicating and evaluating programs. Approach with descriptive studies and constructivist paradigm, data collection techniques using observation, interviews and documentation studies, techniques for determining informants and sources using purpose sampling by interviewing 3 informants and 2 sources. The results of the research show that the Garut Police's public relations communication strategy is in 4 stages, namely (1) determining the problem, namely organizing and coordinating with operational functions, (2) planning and preparing programs, namely creating content for the role of the police and clarifying news, complying with the publication law, (3 ) taking action and communicating, namely the police chief as a communicator, being objective and open, using common language, using Instagram, (4) evaluating the program, namely determining the concept, taking data, getting positive feedback and trust so that Instagram followers @polresgarut increased from 37.6 thousand to 96,4 RB. Keywords: Use of Instagram; Garut police public relations; public communication; institutional image. Abstrak Kepolisian merupakan lembaga penegak hukum nasional. Dalam melaksanakan tugasnya Kepolisian dalam hal ini Polres Garut melakukan komunikasi publik dalam mengkomunikasi berbagai aturan, himbauan, kejadian dan lainnya berkait dengan tugas pokok dan fungsi Kepolisian. Kemajuan teknologi komunikasi menuntut Polres Garut dalam ini Humas untuk beradaptasi sehingga dapat berkomunikasi secara interaktif dengan masyarakat. Instagram dipilih untuk dijadikan sebagai sarana komunikasi online utama karena memiliki fitur yang dapat mendukung kebutuhan komunikasi publik yang dilaksanakan Polres Garut dengan tujuan didapatnya engagment dan kepercayaan pada publik sehingga dapat meningkatkan citra lembaga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan implementasi dari strategi komunikasi publik humas Polres Garut di instagram untuk meningkatkan citra Polres Garut. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teori strategi komunikasi model Cutlip, Center dan Broom: mentukan masalah, perencanaan dan penyusunan program, melakukan tindakan dan berkomunikasi dan evaluasi program. Pendekatan dengan studi deskriptif dan paradigma konstruktivis, teknik pengumpulan data dengan pengamatan, wawancara dan studi dokumentasi, teknik penentuan informan dan narasumber dengan purpose sampling mewawancarai 3 informan dan 2 narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi humas Polres Garut dalam 4 tahapan, yakni (1) menentukan masalah adalah menyusun pengorganisasian dan berkoordinasi dengan fungsi operasional, (2) perencanaan dan penyusunan program yakni membuat konten peran kepolisian dan berita klarifikasi, menaati UU publikasi, (3) melakukan tindakan dan berkomunikasi yakni kapolres sebagai komunikator, bersikap objektif dan terbuka, bahasa umum, menggunakan instagram, (4) evaluasi program yakni menentukan konsep, pengambilan data, mendapatkan feedback positif dan kepercayaan sehingga followers instagram @polresgarut meningkat dari 37,6RB jadi 96,4 RB. Kata-kata kunci : Pemanfaatan instagram; humas polres garut; komunikasi publik; citra lembaga

    Strategi pengurus ma’had al-jami’ah uinsu dalam meningkatkan kemampuan public speaking mahasantri pada kegiatan muhadharah

    No full text
    Abstract Ma’had Al-Jami’ah UIN Sumatera Utara is designed for female students of UIN Sumatera Utara and aims to build their character through strengthening the basics of Islam, developing tahfidz/tahsin AlQur’an, and improving foreign language skills (Arabic and English). Muhadharah is one of the activities at Ma’had Al-Jamiah UIN Sumatera Utara in training public speaking of students. Speeches are delivered in three languages (Indonesian, Arabic and English). In Islam, public speaking is one of the methods used by many preachers to spread Islamic teachings. Muhadharah activities at Ma’had Al-Jami’ah UIN Sumatera Utara are held once a week every Friday at 20.3022.00 WIB and are attended by all students of Ma’had Al-Jami’ah UIN Sumatera Utara. This article aims to explain the strategy of the management of Ma’had Al-Jami’ah UIN Sumatera Utara in improving the public speaking skills of students through muhadharah activities, as well as the supporting and inhibiting factors. This study uses a qualitative descriptive field study. The sources of research data include the students, administrators of the ma'had and students of Ma'had Al-Jami'ah UIN North Sumatra. The results of the study indicate that muhadharah activities, division of tasks and exercises, encouragement, and istinbat. This strategy is expected to help students train their public speaking skills. Supporting factors for muhadharah activities at Ma'had Al-Jami'ah UIN North Sumatra include facilities and infrastructure, human resources, and skills possessed. Meanwhile, the inhibiting factors include inadequate facilities, lack of self-confidence, and limited language skills. Keywords: Muhadharah; mahasantri; public speaking. Abstrak Ma’had Al-Jami’ah UIN Sumatera Utara dirancang untuk mahasiswi UIN Sumatera Utara dan bertujuan untuk membangun karakter mereka melalui penguatan dasar-dasar keIslamanan, pengembangan tahfidz/tahsin Al-Qur’an, dan peningkatan kemampuan berbahasa asing (Arab dan Inggris). Muhadharah merupakan salah satu kegiatan di Ma’had Al-Jamiah UIN Sumatera Utara dalam melatih public speaking para mahasantri. Pidato yang disampaikan dalam tiga bahasa (Indonesia, Arab dan Inggris). Dalam Islam, public speaking merupakan salah satu metode yang digunakan oleh banyak pendakwah untuk menyebarkan ajaran-ajaran Islam. Kegiatan muhadharah di Ma’had Al-Jami’ah UIN Sumatera Utara dilaksanakan seminggu sekali disetiap hari Jum’ah pukul 20.30-22.00 WIB dan diikuti oleh seluruh mahasantri Ma’had Al-Jami’ah UIN Sumatera Utara. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan strategi pengurus Ma’had Al-Jami’ah UIN Sumatera Utara dalam meningkatkan kemampuan public speaking mahasantri melalui kegiatan muhadharah, serta faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan studi lapangan deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian mencakup mudir, pengurus ma’had dan mahasantri Ma’had AlJami’ah UIN Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan muhadharah, pembagian tugas dan latihan, pemberian semangat, dan istinbat. Strategi ini diharapkan dapat membantu mahasantri melatih kemampuan public speaking mahasantri. Faktor-faktor pendukung kegiatan muhadharah di Ma’had Al-Jami’ah UIN Sumatera Utara meliputi saran dan prasarana, sumber daya manusia, dan keterampilan yang dimiliki. Sementa itu, faktor-faktor penghambatnya antara lain fasilitas yang kurang memadai, kurang percaya diri, dan kerbatasan kemampuan bahasa. Kata-kata kunci: Muhadharah; mahasantri; public speaking

    Kelimpahan Serangga Musuh Alami dan Polinator di Pertanaman Sacha Inchi (Plukenetia volubilis L.) di Kecamatan Sucinaraja

    No full text
    Dalam budidaya sacha inchi terdapat permasalahan salah satunya pengelolaan agroekosistem yang kurang terawat dapat mempengaruhi keberadaan serangga hama. Dalam upaya menekan serangga hama maka serangga yang berguna seperti musuh alami dan serangga penyerbuk harus dikelola keberadaannya di sekitar agroekosistem sacha inchi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan serangga musuh alami dan polinator pada tanaman sacha inchi. Penelitian dilaksanakan di Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja Kabupaten Garut dari bulan Desember 2023 hingga Januari 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif,untuk mengitung sampel sesuai pengamatan. Pemasangan perangkap yellow trap sebanyak 12 trap pengamatan secara langsung di lahan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 jenis serangga dari 2 ordo diantaranya ordo Coleoptera seperti kumbang koksi, kumbang sayap jaring, kumbang selam, kumbang emas dan kumbang juni eropa, ordo Diptera seperti lalat berkaki panjang, sedangkan musuh alami yang terperangkap yellow trap terdapat 7 jenis serangga dari 2 ordo diantaranya ordo Hyminoptera seperti lebah anggrek hijau, tawon parasitoid melayang, tawon pengoles lumpur berkaki panjang, tawon bergaris lima, tawon ichneumonid dan ordo Lepidoptera seperti kupu-kupu merak abu dan ngengat harimau. Dimana kelimpahan tertinggi serangga musuh alami dari Ordo Diptera yakni lalat berkaki panjang dengan nilai persentase kelimpahan 4,01% sedangkan kelimpahan tertinggi serangga polinator dari ordo Lepidoptera yakni ngengat harimau dengan nilai persentase kelimpahan 39,17%

    0

    full texts

    2,148

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Online Journal Universitas Garut
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇