Online Journal Universitas Garut
Not a member yet
    2148 research outputs found

    Penggunaan Laboratorium Virtual dan Teknologi Imersif dalam Pembelajaran Sains di Era Digital

    No full text
    This study aims to explore the use of virtual laboratories and immersive technologies, such as Virtual Reality (VR) and Augmented Reality (AR), in science education in the digital era. These technologies are believed to enhance student engagement, facilitate the understanding of complex concepts, and overcome the limitations of physical laboratories. The study employed a Systematic Literature Review (SLR) method by analyzing 13 selected articles from 574 initially identified studies in the Scopus and Scimago databases, published between 2015 and 2025. The analysis involved thematic coding, synthesis of findings, and comparison of research results to identify the benefits, challenges, and implementation trends. The findings indicate that virtual laboratories and immersive technologies can increase learning motivation, provide safe and flexible experimental experiences, and deepen the understanding of scientific concepts. However, challenges such as limited infrastructure, high costs of equipment procurement, and the need for teacher training remain significant obstacles. This study concludes that integrating virtual laboratories and immersive technologies has great potential to enrich science learning but requires policy support, infrastructure development, and enhanced teacher competencies. The implications emphasize the need for collaboration among educational institutions, policymakers, and technology providers to optimize their application in science education.Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pemanfaatan laboratorium virtual dan teknologi imersif, seperti Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR), dalam pembelajaran sains di era digital. Teknologi ini diyakini mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memfasilitasi pemahaman konsep yang kompleks, serta mengatasi keterbatasan laboratorium fisik. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 13 artikel terpilih dari 574 artikel yang ditemukan pada basis data Scopus dan Scimago, terbit antara 2015–2025. Analisis dilakukan melalui pengkodean tema, sintesis temuan, dan perbandingan hasil penelitian untuk mengidentifikasi manfaat, tantangan, dan tren implementasi. Hasil menunjukkan bahwa laboratorium virtual dan teknologi imersif dapat meningkatkan motivasi belajar, memberikan pengalaman eksperimen yang aman dan fleksibel, serta memperdalam pemahaman konsep sains. Namun, hambatan berupa keterbatasan infrastruktur, tingginya biaya pengadaan perangkat, dan kebutuhan pelatihan guru masih menjadi kendala utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi laboratorium virtual dan teknologi imersif berpotensi memperkaya pembelajaran sains, tetapi memerlukan dukungan kebijakan, pengembangan infrastruktur, dan peningkatan kompetensi pendidik. Implikasi dari hasil penelitian ini menegaskan perlunya kolaborasi antara institusi pendidikan, pemerintah, dan penyedia teknologi untuk mengoptimalkan pemanfaatannya dalam pendidikan sains

    Pengaruh Perilaku (Kompetensi Kepribadian) Guru Pai Terhadap Akhlak Siswa

    No full text
    Teacher personality competency is the ability of a teacher's personality to be solid, stable, mature, wise and dignified, to be a role model for students and to have noble character. Meanwhile, morals are a person's inner state which is driven by the desire to do good in everyday life which is reflected in their words, attitudes and actions. Based on the results of observations made by researchers, it was found that PAI teachers had met the personality competency indicators and were able to apply them optimally. However, on the other hand, it was also found that students' morals did not reflect good morals. Therefore, researchers are motivated to raise this problem in a study entitled: The Influence of PAI Teacher Behavior (Personality Competence) on the Morals of Class VIII MTs Students in Fadilatul Huda. The aim of this research is to find out how much influence teacher behavior (personality competence) has on student morals specifically at MTs Fadilatul Huda class VIII with a sample of 23 people. This research was carried out by distributing questionnaires, observations, interviews and documentation. The method used in this research is a descriptive quantitative method where the research process uses statistics to analyze data by describing or describing what has been collected as it is without intending to draw conclusions that apply generally. Based on the results of data analysis, it can be concluded that the student response to variable (X) shows a percentage of 84.73% in the very good category and the student response to variable (Y) shows a percentage of 87.15% in the very good category. So it can be concluded that "There is an influence between the personality competence of PAI teachers on student morals" with a percentage value of 45.8% and influence from outside of 54.2%

    Karakteristik Pertumbuhan Terung Ungu (Solanum Melongena L) Varietas Mustang Pada Beberapa Jenis Pupuk Organik Padat

    No full text
    Buah terong adalah jenis sayuran yang sangat disukai oleh banyak orang , karena selain rasanya enak dan lezat untuk dijadikan sebagai bahan sayuran atau lalapan , buah terong juga mengandung banyak gizi yang cukup tinggi. Kandungan yang terdapat pada teong yaitu kandungan vitamin A sebesar 30,0 SI dan fosfor sebesar 37,0 mg per 100 g buah terong. Komoditas tanaman terong cukup potensial untuk dikembangkan sebagi penyumbang terhadap keanekaragaman bahan pangan dan juga sayuran bergizi bagi penduduk. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aplikasi jenis pupuk organik padat terhadap karakteristik pertumbuhan dan produksi tanaman terung ungu (Solanum melongena L) varietas Reza. Pertumbuhan dan hasil produksi tanaman terong dipengaruhi oleh pemupukan. Pemupukan adalah pemberian pupuk terhadap tanaman dana alahan, dimana pupuk diberikan ke lahan sebagai sumber hara tanaman untuk memenuhi kebutuhan tanaman yang tidak mampu dicukupi oleh hara yang secara alamiah terdapat dalam tanah. eberapa jenis pupuk organik padat antara lain pupuk yang berasal dari bahan organik seperti kompos, bokashi, biochar, sedangkan pupuk organik padat yang berasal dari kotoran hewan antara lain pupuk kandang ayam, sapi, kasgot dan kascing. Tujuan Penelitian adalah Untuk mengetahui pengaruh aplikasi jenis pupuk organik padat terhadap karakteristik pertumbuhan dan produksi tanaman terung ungu (Solanum melongena L) varietas Mustang. Metode Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial dengan kombinasi diantaranya P1= Pupuk Kasgot ( 1,5 kg/plot ),P2 = Pupuk Kascing ( 1,5 kg/plot ), P3 = Pupuk Kandang Sapi ( 1,5 kg/plot ), P4= Pupuk Kandang Ayam ( 1,5 kg/plot ), P5= Biochar Sekam Padi ( 1,5 kg/plot ), P6= Biochar Sekam Padi + Pupuk Kasgot, P7= Biochar Sekam Padi + Pupuk Kascing, P= Biochar Sekam Padi + Pupuk Kandang Sapi, P9 = Biochar Sekam Padi + Pupuk Kandang Ayam, varietas Terung Ungu yang digunakan yaitu varietas Mustang. Hasil Penelitian menunjukkan Perlakuan pemberian pupuk organik padat berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, dan jumlah daun. Tinggi tanaman tertinggi terdapat pada perlakuan P1 (pupuk kasgot) sebesar 58.67 cm, dan jumlah daun tertinggi pada perlakuan P1 (pupuk kasgot) sebesar 10.22 helai, diameter batang tertinggi terdapat pada perlakuan P1 (Kasgot) yaitu sebesar 3.71 cm dan diameter batang terendah terdapat pada perlakuan P5 (biochar sekam padi) sebesar 3.52 cmKeyword : Terung Ungu, Varietas Mustang, Pupuk Organi

    Pertumbuhan Bibit Jahe Gajah, Jahe Emprit, Dan Jahe Merah Pada Beberapa Konsentrasi Biostimulan Azzofos

    No full text
    Jahe merupakan salah satu tanaman obat unggulan di Indonesia. Produksi jahe cukup fluktuatif dalam lima tahun terakhir belum mencukupi permintaan jahe nasional. Persiapan bibit unggul dengan aplikasi biostimulan merupakan salah satu usaha peningkatan produksi jahe. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pertumbuhna jahe gajah, jahe emprit, dan jahe merah pada beberapa konsentrasi biostimulan Azzofos di fase pembibitan. Penelitian ini berlangsung dari Juli hingga Oktober 2023 di Rumah Jaring Politeknik Negeri Lampung. Tedapat dua perlakuan yaitu jenis jahe yang terdiri dari jahe gajah, jahe emprit, dan jahe merah dan konsentrasi biostimulan yang terdiri dari 0 ml/l, 3 ml/l, 6 ml/l, dan 9 ml/l. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jenis jahe memberikan pengaruh nyata terhadap persentase bibit tumbuh, jumlah tunas, serta tinggi tanaman dan jumlah daun pada 2, 4, dan 6 minggu setelah tanam (MST). Perlakuan konsentrasi biostimulan Azzofos memberikan pengaruh nyata pada parameter jumlah daun di 6 MST. Kata kunci: Jahe Gajah, Jahe Emprit, Jahe Merah, Biostimulan Azzofos, PGP

    TANTANGAN INOVASI PENDIDIKAN UNTUK MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF PASCA PANDEMI

    No full text
    Untuk melindungi generasi bangsa dari penularan Covid-19, maka pemerintah mengeluarkan kebijakan penyelenggaraan pembelajaran dilakukan secara Daring atau pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran Daring atau pembelajaran jarak jauh yang dilaksanakan saat ini belum sepenuhnya efektif dalam penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Hasil proses analisis menyimpulkan bahwa 16,07% pembelajaran secara online berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar dan hal ini menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa menurun. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif.  Dengan tujuan untuk memberikan gambaran, fakta-fakta serta meneliti kondisi suatu ojbek alamiah. Dan juga untuk menjelaskan fenomena dengan cara pengumpulan data yang menunjukan detail suatu data yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti ialah wawancara dan observasi. Inovasi adalah sebuah penemuan, baik berupa ide, kejadian, barang sebagai sesuatu hal yang baru. Tantangan Inovasi Pendidikan Pasca Pandemi yaitu, Kebijakan berbasis daring di masa pandemi ini tidak ditunjang dengan kebijakan sekolah yang bisa memfasilitasi pembelajaran daring, Kurangnya Sikap Progresif dan Adaptif guru bisa dikatakan bahwa guru tetap menggunakan cara atau metode lama.Â

    Pendidikan Profetik Bagi Anak di Era Kejayaan Islam: Persinggungan Antara Teologi Iqro dan Kebijakan Pendidikan

    No full text
    Rasul saw telah memberikan petunjuk mengenai konsep Pendidikan Islam bagi anak berdasarkan wahyu dengan basis Teologi Iqra’, dikenal dengan Pendidikan Profetik. Pendidikan Islam dinilai telah mencapai keberhasilan di era generasi Islam awal, namun terjadi tarik menarik antara dua kutub. Di satu sisi faktor politik dinilai menjadi penentu dan Pendidikan Islam dicurigai konservatif dan kurang responsif terhadap problem kekinian karena pudarnya nilai Pendidikan Profetik.  Di sisi lain, Pendidikan Islam dinilai sebagai kunci penentunya karena ia bersifat profetik dan merupakan sunnah Rasul saw. Masalah riset ini memerlukan pelacakan historis untuk mengonfirmasi sejauh mana jejak keandalan konsep Pendidikan Profetik bagi anak yang pernah mencapai puncak keberhasilan dalam Peradaban Islam klasik. Untuk menangani masalah riset ini, periset menggunakan pendekatan historis, metode analisis induktif dan teori kebijakan dan politik pendidikan. Hasil riset ini adalah pertama, Pendidikan Profetik bagi anak telah dicontohkan oleh Nabi sendiri dan dikembangkan oleh Khulafa al-Rasyidin hingga Kekhilafahan Umayah dan Abbasiyah sebagai pelanjut Pendidik Profetik; kedua, di era kejayaan Islam terjadi persinggungan antara teologi Iqra’ dan Politik Pendidikan yang sangat responsif terhadap realita

    IINTEGRASI TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH SWASTA ISLAMI: TANTANGAN DAN PELUANG

    No full text
    Integrasi teknologi dalam pembelajaran di sekolah swasta Islam merupakan upaya yang kompleks dan dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi baik tantangan maupun peluang yang muncul dalam proses integrasi teknologi dalam pembelajaran di SDIT Al-Bayyinah. Dengan menganalisis berbagai faktor yang mempengaruhi keberhasilan integrasi teknologi, penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam di era digital. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian yang menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi kasus dan teknik pengambilan sampel ini, menggunakan purposive sampling serta metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dan teknik analisis data dengan model interaktif. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa langkah yang dilakukan SDIT Al-Bayyinah dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran telah sesuai dengan capaian visi sekolah. Kelebihan yang dimiliki seperti siswa yang memiliki fasilitas akses teknologi yang memadai, orang tua siswa yang mendukung setiap program, guru yang mumpuni, kebijakan yang adil serta tepat, dan capaian prestasi yang dimiliki membuktikan bahwa SDIT Al-Bayyinah telah berhasil menaklukan tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada dalam pengintegrasian teknologi dalam pembelajaran

    Asistensi Pembelajaran Berbasis IT Untuk Guru Sekolah Dasar di SDN 10 Cibadak Sukabumi

    No full text
    Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh minimnya pengetahuan masyarakat tentang konsep pembelajaran berbasis IT dan penerapannya dalam dunia pendidikan. Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pemahaman tentang dasar-dasar pembelajaran berbasis IT kepada para guru sekolah dasar, agar mereka dapat lebih efektif dalam mendukung perkembangan pendidikan anak-anak. Pendekatan yang digunakan dalam program ini adalah penyelenggaraan seminar mengenai pembelajaran dasar berbasis IT untuk para guru sekolah dasar. Dengan demikian, hasil dari program ini adalah peningkatan pemahaman guru-guru sekolah dasar tentang pembelajaran berbasis IT, dan diharapkan bahwa mereka akan berperan lebih aktif dalam menerapkan konsep ini dalam pengajaran mereka. Seminar ini akan berlangsung selama satu hari, dan para guru akan terlibat secara aktif dalam kegiatan pembelajaran berbasis IT

    Determinants of Generation Z Consumtive Behavior

    No full text
     This research on the consumptive behavior of Generation Z began with the author's interest in their financial management, especially students. The author wants to know how the understanding of financial literacy, the amount of pocket money, and the high lifestyle can affect the consumptive behavior of Generation Z. This research is urgent, because to find out the behavior of Generation Z in managing their finances and provide a good understanding through research results, so that they become wiser in managing their finances, do not behave consumptively and are motivated to save.  The author uses quantitative data through questionnaires on 254 respondents, using data analysis techniques tested with SPSS 29 software. The final result of the study is that Financial Literacy and Lifestyle have a positive and significant influence on Consumptive Behavior, while Pocket Money has no effect and is negatively correlated with Consumptive Behavior

    Ayah Dan Pengasuhan: Representasi Peran Ayah Pada Film “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini”

    No full text
    Penelitian ini berfokus pada representasi peran ayah dalam pengasuhan pada film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (2020) yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko. Penelitian ini menarik karena merepresentasikan peran ayah dalam pengasuhan yang dilingkupi oleh budaya patriarki yang menjadi kunci permasalahan dalam film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Data yang diteliti merupakan potongan scene yang menampilkan peran ayah dalam pengasuhan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode analisis semiotika oleh John Fiske. Terdapat tiga tahapan penelitian yaitu level realitas, level representasi dan level ideologi. Peran ayah dalam film ini ditampilkan diluar bentuk klise peran ayah yang berkembang di Indonesia bahwa ayah hanya sebagai pencari nafkah dan pemenuh kebutuhan ekonomi. Pada film NKCTHI ini tidak jarang tokoh ayah ditampilkan sebagai sosok ayah yang menjalankan peran domestik seperti memasak dan merawat anak Ketika sakit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengasuhan yang tidak diimbangi dengan konsistensi dan komunikasi tidak akan membuat hubungan ayah dan anak menjadi baik walaupun tokoh ayah sudah melaksanakan semua perannya

    0

    full texts

    2,148

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Online Journal Universitas Garut
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇