Online Journal Universitas Garut
Not a member yet
    2148 research outputs found

    ANALISIS DAYA SAING CRUDE PALM OIL (CPO) INDONESIA DI PASAR AMERIKA SERIKAT

    No full text
    Setiap tahun, kebutuhan akan hasil perkebunan meningkat. CPO (Crude Palm Oil) merupakan salah satu produk pertanian yang sangat disukai di beberapa negara. Indonesa menjadi negara penyumbang CPO terbesar di Amerika Serikat pada tahun 2022 dengan nilai penjualan 2 miliar US$ atau 84 persen dari total nilai penjualan impor CPO di Amerika Serikat. Tujuan dari penelitian ini ialah menganalisis keunggulan komparatif dan kompetitif komoditi CPO Indonesia dibandingkan dengan Malaysia, Kolombia, dan Ekuador tahun 2013 – 2022 serta mengetahui kekuatan ekspor CPO Indonesia di pasar Amerika Serikat yang dibandingkan dengan empat negara pesaingnya. Keunggulan komparatif akan dianalisis menggunakan indeks revealed comparative advantage (RCA) sedangkan keunggulan kompetitif akan dianalisis menggunakan indeks spesialisasi perdagangan (ISP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki daya saing komparatif yang lebih unggul dari Malaysia, Kolombia, dan Ekuador yaitu sebesar 67,08.  Daya saing kompetitif yang dihitung menggunakan analisis ISP memberikan hasil yang menunjukkan bahwa negara Indonesia, Malaysia, dan Ekuador memiliki nilai rata-rata sebesar 1,00, 0,89, dan 0,90. Hal ini menunjukkan bahwa negara Indonesia, Malaysia, dan Ekuador memiliki ekspor CPO yang berada pada tahap pematangan, sehingga produk CPO mereka sangat bersaing di pasar Amerika Serikat. Sedangkan Kolombia memiliki nilai sebesar 0,40 yang artinya negara tersebut ada pada tahap pertumbuhan ekspor. Hal tersebut menunjukkan bahwa Amerika Serikat sangat potensial sebagai negara tujuan ekspor CPO IndonesiaKata kata Kunci: Analisis Daya Saing, RCA, ISP

    Pelatihan Digital Marketing bagi Pelaku Usaha di Desa Pasir Kiamis Kecamatan Pasir Wangi Garut

    No full text
    Eksistensi dalam usaha tidak semudah dibayangkan, hal tersebut disebkan dari kemajuan teknologi. Oleh karena itu, pelaku usaha harus mampu beadaptasi dengan teknologi sebagai media pemasaran melalui digital marketing. Tujuan kegiatan ini adalah Agar pelaku usaha mengenal digital marketing, memahami lebih jauh mengenai digital marketing untuk dunia usaha, mampu menghadapi masalah mengenai pemasaran khususnya pemasaran digital dan mencari solusi efektif dalam memecahkanya, dapat menerapkan digital marketing dalam dunia usaha mereka. Metode yang di gunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu melalui ceramah dan praktik langsung penerapan digital marketing. Tahapan pelaksanaan acara ini meliputi pengenalan digital marketing, pemaparan digital marketing, dilanjutkan praktik digital marketing

    Pemberdayaan UMKM Desa Bojong Kidul Kabupaten Garut melalui Pelatihan Manajemen Perhitungan Harga Pokok Produksi dan Break Even Point

    No full text
    Desa Bojong Kidul di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, memiliki potensi pertanian yang besar, terutama dalam produksi pisang. Namun, potensi ini belum dimanfaatkan sepenuhnya karena sebagian besar hasil pertanian dijual secara mentah tanpa diolah menjadi produk bernilai tambah. Untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi desa, diusulkan program pemberdayaan masyarakat melalui inovasi pengolahan keripik pisang. Program ini bertujuan untuk melibatkan masyarakat secara langsung dalam pelatihan tentang proses pembuatan keripik pisang, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, dan teknik pengemasan canggih. Selain itu, pelatihan ini mencakup penghitungan biaya produksi (HPP), titik impas (BEP), dan biaya overhead (BOP), yang merupakan komponen penting untuk kelangsungan bisnis. Untuk meningkatkan daya tarik produk di pasar, variasi rasa baru, seperti keju, vanila, greentea, dan coklat, ditambahkan. Selain itu, pengemasan modern dengan desain yang menarik ditambahkan untuk meningkatkan citra produk. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa masyarakat, terutama ibu-ibu PKK, lebih memahami cara mengubah pisang menjadi produk yang lebih bernilai dan bagaimana meningkatkan daya saing di pasar. Hasil yang dicapai memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan program lebih lanjut, meskipun program ini masih dalam tahap pelatihan. Dengan menghasilkan produk lokal yang dapat bersaing di pasar yang lebih luas, program ini diharapkan dapat mengubah ekonomi Desa Bojong Kidul

    Rancang Bangun Alat Pendeteksi Logam Berat pada Makanan Berbasis Arduino

    No full text
    Di Indonesia, produksi, impor, dan distribusi pangan harus mematuhi standar ketat yang mencakup kriteria keamanan, kualitas, dan gizi pangan. Peraturan ini mencakup penetapan ambang batas maksimum pencemaran logam berat., perusahaan makanan besar biasanya menggunakan sistem pendeteksian logam yang baik. Sebaliknya, industri makanan skala kecil dan menengah cenderung menghindari penggunaan sistem deteksi logam canggih karena biayanya yang besar. Tujuan penelitian ini agar terciptanya alat deteksi logam pada makanan yang dapat deterapkan oleh industri menengah kebawah. Pada alat ini menggunaan metode sistem koil seimbang. Bukaan tempat produk bergerak dikelilingi oleh tiga kumparan. Pada inti deteksi terdapat kumparan pemancar yang memancarkan sinyal yang menghasilkan medan elektromagnetik,.sehingga koil antar sisi penerima dapat menerima sinyal elektromagnetik yang dapat berubah ketika adanya gangguan logam yang melewatiya,  gangguan tersebut dapat diketahui dengan megukur tegangan keluaran pada pemerima sehingga metode ini cocok untuk peterapkan pada deteksi logam makanan. Logam yang sangat kecil merupakan tantangan bagi sensor untuk dibuat dengan sensitifitas yang sangat tinggi , sehingga keberadaan logam didalam makanan dapat dideteksi dengan baik. Berdasarkan hasil dari pengujian alat ini logam berjenis besi (Fe), Alumunium (Al), Timbal (Pb), dan Stainless (Ss) dengan ukuran masing-masing 0,1 gr, 0,2 gr, 0,3 gr, 0,4 gr, dan 0,5 gr dapat dideteksi dengan pembacaan beda  tegangan pada millvolt. Sistem komunikasi antara sistem pedeteksi dan penyortir bekerja sangat baik sesuai dengan cara kerja alat

    Desain dan Implementasi Sistem Pelipat Baju Otomatis Menggunakan Arduino Uno Berbasis Internet of Things

    No full text
    Teknologi Internet of Things (IoT) telah menjadi solusi inovatif dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pengembangan perangkat rumah tangga pintar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pelipat baju otomatis berbasis IoT menggunakan Arduino Uno sebagai pengontrol utama. Sistem ini dirancang untuk memberikan kemudahan dalam melipat pakaian secara efisien dan otomatis. Sistem terdiri dari komponen utama seperti motor servo, sensor ultrasonik, dan modul Wi-Fi ESP8266 yang memungkinkan pengendalian perangkat melalui aplikasi berbasis smartphone. Proses kerja dimulai dengan pendeteksian pakaian menggunakan sensor ultrasonik, diikuti oleh pengoperasian motor servo untuk melipat pakaian sesuai dengan urutan yang telah diprogram. Pengguna dapat memantau dan mengontrol sistem secara real-time melalui koneksi internet. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu melipat berbagai jenis pakaian dengan akurasi hingga 90% dalam waktu rata-rata 30 detik per pakaian. Sistem ini juga menunjukkan stabilitas tinggi dalam komunikasi IoT, dengan responsivitas aplikasi mencapai 95% dari total pengujian. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan perangkat rumah tangga otomatis yang inovatif, serta membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut dalam bidang teknologi IoT

    A Scoping Review Green Ecopreneur dalam Pembelajaran IPA: Bentuk dan Implementasinya

    No full text
    The global environmental crisis demands a transformation in education, particularly through the enhancement of ecological awareness and the implementation of sustainability-oriented learning. This article aims to examine the forms and implementation strategies of the green ecopreneur concept in science education through a scoping review approach. This method was employed to map the scope of relevant literature and identify key patterns in the integration of green ecopreneurship within science education contexts. Literature was sourced from multiple academic databases using inclusion criteria that covered peer-reviewed publications from 2014 to 2024. Literature was sourced from multiple academic databases using inclusion criteria that covered peer-reviewed publications from 2014 to 2024. The most widely used implementation strategy is Project-Based Learning (PjBL), which effectively integrates scientific knowledge, 21st-century skills, and sustainable entrepreneurial values. However, challenges such as limited teacher understanding, lack of learning resources, and technical constraints remain significant barriers. The study concludes that green ecopreneurship holds great potential to support contextual and transformative science education, and recommends systemic support to ensure its sustainable implementation. Keywords: green ecopreneur, science education, scoping reviewKrisis lingkungan global menuntut adanya transformasi dalam dunia pendidikan, khususnya melalui penguatan kesadaran ekologis dan penerapan pembelajaran yang berorientasi pada keberlanjutan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bentuk dan strategi implementasi konsep green ecopreneur dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) melalui pendekatan scoping review. Metode ini digunakan untuk memetakan cakupan literatur dan mengidentifikasi pola-pola utama terkait integrasi green ecopreneurship dalam pendidikan IPA. Sumber literatur diperoleh dari berbagai basis data akademik dengan kriteria inklusi yang mencakup artikel yang relevan, terbit antara tahun 2014–2024, dan telah melalui proses peer-review. Metode ini digunakan untuk memetakan cakupan literatur dan mengidentifikasi pola-pola utama terkait integrasi green ecopreneurship dalam pendidikan IPA. Sumber literatur diperoleh dari berbagai basis data akademik dengan kriteria inklusi yang mencakup artikel yang relevan, terbit antara tahun 2014–2024, dan telah melalui proses peer-review. Namun, tantangan seperti keterbatasan pemahaman guru, minimnya sumber belajar, serta hambatan teknis masih menjadi kendala dalam pelaksanaannya. Kajian ini menyimpulkan bahwa green ecopreneur memiliki potensi besar dalam mendukung pendidikan sains yang kontekstual, aplikatif, dan membentuk generasi berwawasan lingkungan, serta merekomendasikan adanya dukungan sistemik untuk keberlanjutan implementasinya. Kata kunci : green ecopreneur, pembelajaran IPA, scoping revie

    HUBUNGAN KECEPATAN LARI DENGAN TEKNIK RUNNING WITH THE BALL PADA PEMAIN SEPAKBOLA SSB PAMONG PRAJA

    No full text
    Dribbling adalah salah satu teknik dasar dalam permainan sepak bola yang memerlukan dukungan dari komponen kondisi fisik seperti kelentukan, kelincahan, koordinasi, kecepatan reaksi, dan kecepatan. Untuk meningkatkan kecepatan dan kemampuan dribbling, latihan Running With The Ball dapat menjadi solusi efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecepatan lari dan hasil tes Running With The Ball menggunakan metode deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah 32 pemain sepak bola SSB Pamong Praja, dengan seluruh populasi digunakan sebagai sampel. Instrumen penelitian terdiri atas pretest dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara kecepatan lari dan hasil tes Running With The Ball. Rata-rata hasil tes kecepatan lari 30 meter (X) memiliki nilai L hitung = 0,942 dengan n = 33, sedangkan L tabel pada taraf signifikan α = 0,05 adalah 0,154 (L hitung < L tabel). Sementara itu, hasil tes Running With The Ball (Y) memiliki nilai L hitung = 0,866 dengan n = 33, sedangkan L tabel pada taraf signifikan α = 0,05 adalah 0,154 (L hitung < L tabel). Kesimpulannya, terdapat hubungan signifikan antara kecepatan lari dan kemampuan Running With The Ball

    Hubungan Antara Media Pembelajaran dan Minat Belajar Fisika: Studi Kasus pada Fluida Statis

    No full text
    This study aims to analyze the relationship between the use of learning media and students' interest in physics, particularly in static fluid topics. The research employed a qualitative method with a case study approach involving 11th-grade students at a private high school in Garut. Data were collected through questionnaires, observations, and document studies, then analyzed using Miles and Huberman's qualitative data analysis techniques. The findings indicate that the average student interest in learning physics is relatively low, at 39.3%. The highest-rated indicator is "learning media facilitates understanding" (82%), while the lowest-rated is "having supplementary books" (11%). These findings highlight the significant role of interactive learning media in enhancing students' comprehension and engagement. However, students' learning habits, such as the lack of supplementary books and low assignment completion rates, require more attention. The study concludes that innovative learning media should be integrated with efforts to strengthen students' learning habits to holistically improve their interest in learning. Support from teachers, parents, and the school environment is essential in creating engaging and effective learning experiences, thereby motivating students to study physics.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan media pembelajaran dengan minat belajar siswa pada mata pelajaran fisika, khususnya materi fluida statis. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap siswa kelas XI di salah satu sekolah swasta di Garut. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata minat belajar siswa tergolong rendah, yaitu sebesar 39,3%. Indikator dengan nilai tertinggi adalah "media pembelajaran mempermudah" (82%), sedangkan indikator terendah adalah "memiliki buku pendamping" (11%). Temuan ini mengindikasikan bahwa media pembelajaran interaktif memiliki peran signifikan dalam meningkatkan pemahaman dan keaktifan siswa. Namun, kebiasaan belajar siswa, seperti kurangnya penggunaan buku pendamping dan rendahnya pengerjaan tugas, perlu mendapatkan perhatian lebih. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran yang inovatif harus diintegrasikan dengan penguatan kebiasaan belajar siswa untuk meningkatkan minat belajar secara holistik. Dukungan dari guru, orang tua, dan lingkungan sekolah sangat penting untuk menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan efektif, sehingga siswa lebih termotivasi dalam mempelajari fisika

    DIY Innovations in Quantum Physics: Proving Light Dualism with Photoelectric Effect and Double Slit Experiments

    No full text
    This research aims to prove the dualism of the nature of light with the photoelectric effect experiment and the double slit experiment using simple tools. The experimental analysis method was used for this research. The photoelectric effect experiment that has been carried out successfully proves that light behaves as a particle, this is evidenced by f> f0, light emitted as small particles called photons. The double slit experiment conducted with one of the wave properties, namely interference, also proved that light behaves as a wave, resulting in the formation of dark and bright patterns. Both experiments can be conducted using simple tools, despite the limited facilities of the laboratory, so this experiment can still be done by utilizing existing tools and materials as an alternative

    Optimalisasi Pembelajaran Fisika dengan PhET Simulation: Studi Kuantitatif pada Siswa SMA

    No full text
    This study aims to evaluate the effectiveness of using PhET Simulation in improving students' learning outcomes on the topic of heat and temperature. The research employed a quantitative method with a one-group pretest-posttest design. The subjects were 25 eleventh-grade science students from a senior high school in Garut Regency. Data were collected through multiple-choice tests administered before (pretest) and after (posttest) the learning process using PhET Simulation. The results showed an increase in the average score from 48.08 in the pretest to 64.56 in the posttest. A Paired T-Test statistical analysis revealed a significant difference, with a significance value of 0.002. Additionally, the Cohen’s d effect size of -0.694 indicated a moderate impact. These findings suggest that PhET Simulation is effective in helping students comprehend abstract physics concepts through a visual and interactive approach. The use of this media also enhances student engagement and motivation in the learning process. Based on these results, PhET Simulation is recommended for wider adoption as an innovative learning tool to support students' mastery of physics concepts. This study makes an important contribution to integrating technology into 21st-century education to create more relevant and engaging learning experiences.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan PhET Simulation dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi suhu dan kalor. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas XI IPA di salah satu SMA di Kabupaten Garut. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pilihan ganda yang diberikan sebelum (pretest) dan setelah (posttest) pembelajaran menggunakan PhET Simulation. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari 48,08 pada pretest menjadi 64,56 pada posttest. Uji statistik Paired T-Test menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan nilai signifikansi 0,002. Selain itu, nilai Cohen’s d sebesar -0,694 menunjukkan pengaruh dalam kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa PhET Simulation efektif dalam membantu siswa memahami konsep fisika yang abstrak melalui pendekatan visual dan interaktif. Penggunaan media ini juga meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa dalam proses pembelajaran. Dengan hasil ini, diharapkan PhET Simulation dapat diadopsi secara lebih luas sebagai media pembelajaran inovatif untuk mendukung penguasaan konsep fisika siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran abad ke-21 untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih relevan dan menarik

    0

    full texts

    2,148

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Online Journal Universitas Garut
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇