Online Journal Universitas Garut
Not a member yet
2148 research outputs found
Sort by
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Literasi Sains Berbantuan Google Sites pada Materi Sumber Energi
This study focuses on developing scientific literacy-based learning media using Google Sites for energy source material of energy sources assisted by Google Sites focuses on the feasibility of the media and improving students' scientific literacy skills. The research and development design used in this study is 4D (Define, Design, Develop, and Disseminate) and is limited to the Develop stage. Based on the media expert validation test, an average value of 4.31 was obtained with a very good category. The results of improving students' scientific literacy have an N-gain score of 0.3 (moderate category), as well as positive responses from students after using the learning media. Thus, it can be seen that the learning media based on scientific literacy assisted by Google Sites that have been developed are feasible and have received positive responses from students. The development of this media provides a practical contribution by providing alternative media that can be used by teachers to train students' scientific literacy skills.Penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis literasi sains pada materi sumber energi berbantuan Google Sites berfokus pada kelayakan media dan peningkatan kemampuan literasi sains peserta didik. Desain penelitian dan pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate) dan dibatasi hanya sampai tahap Develop. Berdasarkan uji validasi ahli media meperoleh nilai rata-rata 4,31 dengan kategori sangat baik. Hasil peningkatan literasi sains peserta didik memiliki skor N-gain sebesar 0,3 dengan kategori sedang, serta respon positif peserta didik setelah menggunakan media pembelajaran. Dengan demikian, dapat diketahui bahwa media pembelajaran berbasis literasi sains berbantuan google sites yang telah dikembangkan layak dan mendapat respon positif dari peserta didik. Pengembangan media ini memberikan kontribusi praktis dengan menyediakan alternatif media yang dapat digunakan oleh guru untuk melatihkan kemampuan literasi sains peserta didik
Meningkatkan Motivasi Belajar dengan Model Pembelajaran Role-Playing Berbantuan Wordwall
This study aims to examine the impact of the implementation of the Role-Playing learning model assisted by the Wordwall educational game on the learning motivation of grade IV A students at SDN 1 Lateri. The method used is a quasi-experimental design with two groups: the experimental group, which applies the Role-Playing learning model assisted by Wordwall, and the control group, which uses conventional methods. The research subjects consisted of 36 students from grade IV A and IV B at SDN 1 Lateri. The instruments used to measure learning motivation include a questionnaire consisting of 18 valid and reliable statements, as well as an observation sheet. The results show a significant improvement in students' learning motivation in the experimental group after the model was applied, with indicators such as the desire to succeed, recognition in learning, and engaging activities in learning experiencing significant increases. In conclusion, the Role-Playing learning model assisted by Wordwall educational games is proven to be effective in enhancing students' learning motivation. The implications of this study are the importance of using innovative and technology-based learning models to increase student engagement, create a more interesting learning environment, and motivate students to learn more actively and effectively.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran Role-Playing berbantuan game edukasi Wordwall terhadap motivasi belajar siswa kelas IV A SDN 1 Lateri. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran Role-Playing berbantuan Wordwall, dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Subjek penelitian terdiri dari 36 siswa kelas IV A dan IV B SDN 1 Lateri. Instrumen yang digunakan untuk mengukur motivasi belajar adalah angket yang terdiri dari 18 pernyataan valid dan reliabel serta lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada motivasi belajar siswa di kelas eksperimen setelah penerapan model tersebut, dengan indikator motivasi seperti keinginan untuk berhasil, penghargaan dalam belajar, dan kegiatan yang menarik dalam belajar mengalami peningkatan yang signifikan. Kesimpulannya, model pembelajaran Role-Playing berbantuan game edukasi Wordwall terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya penggunaan model pembelajaran yang inovatif dan berbasis teknologi dalam meningkatkan keterlibatan siswa, menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik, dan memotivasi siswa untuk belajar secara lebih aktif dan efektif
Studi Pertumbuhan Kristal Glisin dalam Matriks Kitosan sebagai Media Praktikum Sensor Piezoelektrik Berbasis Biopolimer bagi Mahasiswa Pendidikan Fisika
This study aims to examine the growth of glycine crystals in a chitosan matrix and its potential as a biopolymer-based piezoelectric sensor laboratory medium for physics education students. The research methodology involved synthesizing chitosan-glycine films using a solution method, then observing the growth and morphology of glycine crystals visually and using simple optical instruments. The results showed that glycine was able to grow in the chitosan matrix with clearly and evenly formed crystal morphology, which was influenced by the interaction between glycine and the chitosan matrix. The resulting film structure was flexible and transparent, making it suitable for use as an observation medium in practical activities. This study was limited to observing crystal growth without measuring electrical properties or piezoelectric response. Practically, the results of this study provide a simple, inexpensive, and environmentally friendly alternative laboratory medium for introducing the concepts of crystal growth and piezoelectric materials. The social implications support sustainable science learning through the use of biopolymer materials in educationPenelitian ini bertujuan mengkaji pertumbuhan kristal glisin dalam matriks kitosan serta potensinya sebagai media praktikum sensor piezoelektrik berbasis biopolimer bagi mahasiswa Pendidikan Fisika. Metodologi penelitian dilakukan melalui sintesis film kitosan–glisin menggunakan metode larutan, kemudian diamati pertumbuhan dan morfologi kristal glisin secara visual dan menggunakan alat optik sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa glisin mampu tumbuh dalam matriks kitosan dengan morfologi kristal yang terbentuk secara jelas dan merata, yang dipengaruhi oleh interaksi antara glisin dan matriks kitosan. Struktur film yang dihasilkan bersifat fleksibel dan transparan, sehingga sesuai digunakan sebagai media observasi dalam kegiatan praktikum. Penelitian ini dibatasi pada pengamatan pertumbuhan kristal tanpa pengukuran sifat listrik atau respons piezoelektrik. Secara praktis, hasil penelitian ini menyediakan alternatif media praktikum yang sederhana, murah, dan ramah lingkungan untuk memperkenalkan konsep pertumbuhan kristal dan material piezoelektrik. Implikasi sosialnya mendukung pembelajaran sains berkelanjutan melalui pemanfaatan material biopolimer dalam pendidika
Pengaruh Berbagai Komposisi Media Tanam Dan Varietas Terhadap Pertumbuhan Serta Hasil Tanaman Kentang (Solanum Tuberosum L.) Di Dataran Mediu Banyuresmi Garut
Potato (Solanum tuberosum L.) is one of the important horticultural commodities in Indonesia. Potato cultivation is usually carried out in highland areas however, continuous planting in these regions can cause environmental damage, such as land degradation. One solution is to reduce highland cultivation and explore alternative planting methods in mid-altitude areas using different planting media compositions to optimize growth. This study was conducted in Kp. Cikarokrok, Banyuresmi District, Garut Regency, West Java, from May to August 2024. The experimental site is located at an altitude of approximately 701 meters above sea level. The experiment employed an experimental method using a Split Plot Design with two factors: variety (main plot) consisting of v₁ = Medians variety and v₂ = AR 08 variety, and planting media composition (sub-plot) consisting of m₁ = 1:1:1:1, m₂ = 2:1:1:1, m₃ = 3:1:1:1, and m₄ = 4:1:1:1. The results showed no interaction between planting media composition and potato variety in terms of growth and yield. However, the independent effect of media composition m₁ (1:1:1:1) was significant on plant height, dry plant weight, the number of tubers per plant, and tuber weight per plant. Meanwhile, treatment m₂ (2:1:1:1) significantly affected plant height and the number of tubers per plant, while treatment m₃ (3:1:1:1) influenced plant height. The Medians variety exhibited better leaf area and dry plant weight compared to the AR 08 variety.Kentang (Solanum tuberosum L.) adalah komoditas hortikultura yang penting di Indonesia. Penanaman kentang biasanya di dataran tinggi, apabila dilakukan secara terus menerus tanpa rotasi tanam dapat merusak lingkungan seperti degradasi lahan. Solusinya adalah dengan mengurangi penanaman pada dataran tinggi dan mencoba alternatif lain dengan menanam kentang pada dataran menengah dengan menggunakan komposisi media tanam untuk mengoptimalkan pertumbuhan. Penelitian ini dilaksanakan di Kp. Cikarokrok, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat dari bulan Mei sampai Agustus 2024. Lokasi percobaan terletak pada ketinggian ±701 mdpl. Percobaan ini dilaksanakan menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot) dengan 2 faktor yaitu, varietas (main plot) terdiri dengan taraf = Varietas Medians dan = Varietas AR 08. Sedangkan komposisi media (sub plot) dengan taraf, = 1:1:1:1, = 2:1:1:1, = 3:1:1:1, = 4:1:1:1. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara komposisi media tanam dan jenis varietas terhadap pertumbuhan serta hasil kentang. Namun hasil penelitian menunjukkan pengaruh mandiri dari penggunaan komposisi media m1 (1:1:1:1) pada tinggi tanaman, bobot kering tanaman, jumlah umbi per tanaman dan berat umbi pertanaman. Sedangkan perlakuan m2 (2:1:1:1) berpengaruh pada tinggi tanaman dan jumlah umbi pertanaman serta perlakuan m3 (3:1:1:1) berpengaruh pada tinggi tanaman. Kentang dengan varietas Medians menunjukan luas daun dan bobot kering tanaman lebih baik disbanding varietas AR 08
PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK KANDANG AYAM PEDAGING TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT Indigofera zollingeriana: The Effect of Broiler Chicken Manure Application on the Growth of Indigofera zollingeriana Seedlings
Abstract
Indigofera zollingeriana is a leguminous plant that can be used as livestock feed due to its high protein content. This study aimed to determine the effect of different doses of broiler chicken manure on the growth of Indigofera zollingeriana seedlings. The research was conducted in Margawati Subdistrict, Garut Kota District, Garut Regency, from June to August 2024. The study utilized a Randomized Block Design (RBD) with five treatments and five repetitions. The treatments consisted of broiler chicken manure doses: P0 = 0 g, P1 = 200 g, P2 = 400 g, P3 = 600 g, and P4 = 800 g. The results indicated that the application of broiler chicken manure significantly influenced the growth of Indigofera zollingeriana seedlings. The dose of 400 g (P2) yielded the best results for plant height, number of leaves, number of branches, and stem diameter of Indigofera zollingeriana seedlings.
Keywords: Indigofera zollingeriana, broiler chicken manure, dosage.Indigofera zollingeriana merupakan leguminosa dengan kandungan protein tinggi yang potensial sebagai pakan ternak. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh dosis pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan bibitnya di Kelurahan Margawati, Garut, Jawa Barat (Juni–Agustus 2024). Rancangan Acak Kelompok dengan lima perlakuan dosis pupuk (0, 200, 400, 600, dan 800 g) dan lima ulangan digunakan. Hasil menunjukkan dosis 400 g memberikan pertumbuhan terbaik, terlihat dari tinggi tanaman, jumlah daun, tangkai, dan diameter batan
Internalisasi Nilai-Nilai Islami Dalam Pendidikan Karakter Di Era Disrupsi Digital
The era of digital disruption poses serious challenges for the world of education, particularly in shaping the character of students based on Islamic values. This study aims to analyze strategies for internalizing Islamic values in character education, with an emphasis on curriculum integration, the use of Islamic technology, role models (uswah hasanah), and the habit of religious activities. The research uses a qualitative approach with a literature study from various primary and secondary sources, including relevant empirical research results. The results of the study show that, first, the integration of Islamic values into all subjects has been proven to be able to foster students' spiritual awareness without being instructional in nature. Second, the use of Islamic technology and Sharia-based digital literacy can be effective means of increasing learning motivation while instilling ethical awareness, with teacher competence being a key factor for success. Third, the example set by teachers and parents (uswah hasanah) is an important strategy in fostering Islamic character, in line with social learning theory which emphasizes the role of behavioral models. Fourth, the habit of religious activities such as congregational prayers, tadarus, and other spiritual activities serve as a moral filter that protects students from the negative influences of digital information. Thus, the strategy of internalizing Islamic values in character education must be carried out comprehensively throug
Evaluasi Pendidikan Perspfektif Al-Quran (Al-Mas’ul/المسؤل, Al-Ahsha/ الاحصاء , Al-‘Adad/ العدد, Al-Bala/ البلاء, Al-Fitnah/ الفتنة)
Evaluation is a component of the education system that must be carried out systematically and in a planned manner as a tool to measure success or targets to be achieved in the educational process. Success and failure in learning can be identified through evaluation. Likewise, all human activities, whether individual or group, must be evaluated with the aim of improving performance and achieving better results. The concepts of evaluation in the Quran include Al-Mas'ul, Al-Ahsha, Al-Adad, Al-Bala', Al-Fitnah. This paper aims to understand the concept of educational evaluation from the perspective of the Quran. The results of this study evaluate education contained in the Al-Quran Al-Mas'ul (responsibility, Al-Isra verse 36 and Al-Ahzab verse 15), Al-Ahsha' (Surat Maryam verse 94 and Yasin verse 12), Al-Adad (Surat Yunus verse 5 and Maryam verse 84), Al-Bala' (Surat Al-Anbiya verse 35 and Ali Imran verse 186), Al-Fitnah (Surat Al-Anfal verse 28 and At Thagabun verse 15
OPTIMALISASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA
Pendidikan sains di SD Negeri Gebang Sari 2 menghadapi masalah rendahnya literasi sains siswa, dengan hanya 19 dari 27 siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh model pembelajaran berbasis proyek (PjBL) terhadap peningkatan literasi sains siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest, melibatkan 27 siswa kelas IV sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui tes literasi sains yang terdiri dari 10 soal, dan dianalisis menggunakan uji normalitas dan Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata nilai siswa dari 52 pada pretest menjadi 81,2 pada posttest, dengan jumlah siswa yang tuntas belajar meningkat dari 1 menjadi 14. Uji normalitas menunjukkan distribusi data yang normal, dan analisis t-test mengonfirmasi perbedaan signifikan dengan p-value 0,000. Kesimpulannya, penerapan model PjBL berpengaruh positif terhadap peningkatan literasi sains siswa, sehingga disarankan agar guru menerapkan model ini secara konsisten dalam pembelajaran sains
PENGARUH MODEL PBL BERBANTUAN MEDIA INTERAKTIF QUIZIZZ PAPER MODE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATA PELAJARAN IPAS KELAS 5 SEKOLAH DASAR
Kemampuan berpikir kritis menjadi sebuah kompetensi yang perlu ditingkatkan dalam proses pembelajaran, dengan tujuan memberikan penyesuaian untuk peserta didik salah satunya yaitu penerimaan informasi yang semakin pesat dengan berkembangnya teknologi. Mata pelajaran IPA menjadi salah satu mata pelajaran yang dapat diterapkan dengan tujuan meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, yang dalam proses pembelajaran umumnya peserta didik dituntut untuk memecahkan sebuah permasalahan sehingga siswa dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritisnya secara logis. Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari penerapan model pembelajaran problem based learning berbantuan media interaktif Quizizz paper mode (Quizizz mode kertas) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V di SD tersebut. Jenis penelitian kuantitatif dengan menerapkan desain Pre-Experimental (non-designs) dengan teknik one group pre-test post-test designs. Dengan seluruh kelas di kelas V sebagai populasi penelitian, dengan pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berbentuk tes yaitu pre-test dan post-test dalam bentuk uraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji hipotesis Hao ditolak dan Ha diterima, dengan hasil uji paired sample t-test yakni signifikansi 0,000 < 0,05. Oleh sebab itu dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learning berbantuan media Quizizz paper mode terhadap kemampuan berpikir kritis mata pelajaran IPAS kelas V SD Negeri 1 Kaliwenang.
 
Penguatan Jiwa Edupreneurship Guru untuk Mendukung Kemandirian Sekolah
Sejumlah tantangan terkait dengan pengembangan dan penguatan jiwa edupreneurship pada para guru. Dalam konteks ini, sekolah perlu mengatasi masalah keterbatasan sumber daya serta meningkatkan kemampuan guru dalam menciptakan inovasi kewirausahaan. pengembangan edupreneurship pada guru menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan mendukung kemandirian sekolah secara keseluruhan. Metode pengabdian yang digunakan adalah PAR dengan beberapa tahapan Identifikasi Masalah, Perencanaan Bersama, Tindakan dan Implementasi serta Refleksi dan Evaluasi. Hasil dan pembahasan pada pengabdian adalah penguatan jiwa edupreneurship pada guru di SMP Asshiddiqiyah telah membuktikan bahwa pendekatan ini efektif dalam mendukung kemandirian sekolah. Meskipun masih ada tantangan, seperti keterbatasan sumber daya dan pelatihan lanjutan, program ini telah berhasil menciptakan perubahan signifikan dalam cara guru mengelola pendidikan dan berinovasi di sekola