Online Journal Universitas Garut
Not a member yet
2148 research outputs found
Sort by
Peninggalan Candi Prambanan Sebagai Bentuk Warisan Budaya dalam Penguatan Identitas Nasional
Penelitian ini dilakukan untuk mengatahui sejauh mana bentuk warisan budaya peninggalan candi Prambanan dalam penguatan identitas nasional di negara Indonesia. Untuk mengetahui pengaruh peninggalan candi Prambanan sebagai sejarah kerajaan di Nusantara sebagai bentuk warisan budaya dalam penguatan identitas nasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang didukung dengan penelitian bibliografi dengan mengkaji pengaruh peninggalan jaman Kerajaan dalam memperkuat identitas nasional, dengan menggunakan pendekatan wawancara yang mendalam dan analisis dokumen untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Hasil dari penelitian yang dilakukan bahwa pengaruh peninggalan jaman Kerajaan di Nusantara sebagai warisan budaya sangat memperngaruhi upaya penguatan identitas nasional.
Kata Kunci : Prambanan, Warisan Budaya, KualitatifPenelitian ini dilakukan untuk mengatahui sejauh mana bentuk warisan budaya peninggalan candi Prambanan dalam penguatan identitas nasional di negara Indonesia. Untuk mengetahui pengaruh peninggalan candi Prambanan sebagai sejarah kerajaan di Nusantara sebagai bentuk warisan budaya dalam penguatan identitas nasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang didukung dengan penelitian bibliografi dengan mengkaji pengaruh peninggalan jaman Kerajaan dalam memperkuat identitas nasional, dengan menggunakan pendekatan wawancara yang mendalam dan analisis dokumen untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Hasil dari penelitian yang dilakukan bahwa pengaruh peninggalan jaman Kerajaan di Nusantara sebagai warisan budaya sangat memperngaruhi upaya penguatan identitas nasional.
Kata Kunci : Prambanan, Warisan Budaya, Kualitati
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN F EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN FLIPBOOK BERBASIS DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PADA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN KELAS X DI SMA NEGERI 9 DENPASAR: Efektivitas Media Flipbook: Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa pada Materi Perubahan Lingkungan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran flipbook berbasis discovery learning materi perubahan lingkungan dalam meningakatkan hasil belajar kognitif siswa dibandingkan tanpa media flipbook. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan penelitian the pretest-posttest non equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah XI 1, XI 2, X 7, X 5 di SMA Negeri 9 Denpasar, Total keseluruhan 122 siswa. Penentuan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan metode simple random sampling dan diperoleh kelas X 7 dengan jumlah kelas eksperimen yang dibelajarkan dengan media flipbook berbasis discovery learing dengan jumlah 30 siswa sebagai kelas eksperimen sedangkan diperoleh kelas X 5 dengan jumlah 30 siswa sebagai kelas kontrol yang dibelajarkan tanpa menggunakan media flipbook. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan tes dalam bentuk pilihan ganda. Data dianalisis secara deskriptif yang menggambarkan peningkatan hasil belajar kognitif siswa serta menggunakan analisis statistik Ancova untuk menguji hipotesis dan efektivitas. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai statistik dari uji hipotesis Ancova adalah 112,517 dengan nilai probabiltas adalah 0,001 Terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan media flipbook berbasis discovery learning dan yang tidak menggunakannya. Hasil analisis effect size menunjukkan nilai 0,664 dengan kategori tinggi, sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media flipbook berbasis discovery learning efektif meningkatkan hasil belajar pada materi perubahan lingkungan di SMA. Penelitian ini menekankan hasil belajar kognitif dengan menggunakan media pembelajaran flipbook.
Kata Kunci: Efektivitas, flipbook, Discovery Learning, hasil belajar kognitifPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran flipbook berbasis discovery learning materi perubahan lingkungan dalam meningakatkan hasil belajar kognitif siswa dibandingkan tanpa media flipbook. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan penelitian the pretestposttest non equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah XI 1, XI 2, X 7, X 5 di SMA Negeri 9 Denpasar, Total keseluruhan 122 siswa. Penentuan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan metode simple random sampling dan diperoleh kelas X 7 dengan jumlah kelas eksperimen yang dibelajarkan dengan media flipbook berbabasis discovery learing dengan jumlah 30 siswa sebagai kelas eksperimen sedangkan diperoleh kelas X 5 dengan jumlah 30 siswa sebagai kelas kontrol yang dibelajarkan tanpa menggunakan media flipbook. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan tes dalam bentuk pilihan ganda. Data dianalisis secara deskriptif yang menggambarkan peningkatan hasil belajar kognitif siswa serta menggunakan analisis statistik Ancova untuk menguji hipotesis dan efektivitas. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai statistik dari uji hipotesis Ancova adalah 112,517 dengan nilai probabiltas adalah 0,001 Terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan media flipbook berbasis discovery learning dan yang tidak menggunakannya. Hasil analisis effect size menunjukkan nilai 0,664 dengan kategori tinggi, sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media flipbook berbasis discovery learning efektif meningkatkan hasil belajar pada materi perubahan lingkungan di SMA
Strategi Implementasi Pendidikan Inklusi di Perguruan Tinggi: Studi pada Mahasiswa PGSD UPGRI Pontianak”
T
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi implementasi pendidikan inklusi di perguruan tinggi, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta menganalisis persepsi mahasiswa PGSD Universitas PGRI Pontianak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek mahasiswa PGSD yang telah menempuh mata kuliah Pendidikan Inklusi serta dosen pengampu. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi implementasi pendidikan inklusi dilakukan melalui cooperative learning, drama mini, studi kasus, observasi lapangan, dan pemanfaatan media audio-visual. Faktor pendukung meliputi fasilitas perkuliahan, dukungan kebijakan kurikulum, serta motivasi mahasiswa, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan pengalaman dosen, minimnya jejaring eksternal, dan keterampilan praktis mahasiswa yang masih perlu ditingkatkan. Persepsi mahasiswa terhadap pendidikan inklusi pada umumnya positif, ditunjukkan melalui sikap empatik, partisipatif, dan kesiapan untuk menghadapi keberagaman siswa.Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas dosen melalui pelatihan profesional, integrasi pendidikan inklusi lintas mata kuliah, serta peningkatan pengalaman praktik mahasiswa. Dengan demikian, pendidikan inklusi di perguruan tinggi dapat menjadi fondasi strategis dalam membentuk calon guru yang siap menghadapi keragaman di sekolah dasar.
Kata-kata Kunci : pendidikan inklusi, strategi implementasi, mahasiswa PGSD, perguruan tinggiPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi implementasi pendidikan inklusi di perguruan tinggi, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta menganalisis persepsi mahasiswa PGSD Universitas PGRI Pontianak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek mahasiswa PGSD yang telah menempuh mata kuliah Pendidikan Inklusi serta dosen pengampu. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi implementasi pendidikan inklusi dilakukan melalui cooperative learning, drama mini, studi kasus, observasi lapangan, dan pemanfaatan media audio-visual. Faktor pendukung meliputi fasilitas perkuliahan, dukungan kebijakan kurikulum, serta motivasi mahasiswa, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan pengalaman dosen, minimnya jejaring eksternal, dan keterampilan praktis mahasiswa yang masih perlu ditingkatkan. Persepsi mahasiswa terhadap pendidikan inklusi pada umumnya positif, ditunjukkan melalui sikap empatik, partisipatif, dan kesiapan untuk menghadapi keberagaman siswa.Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas dosen melalui pelatihan profesional, integrasi pendidikan inklusi lintas mata kuliah, serta peningkatan pengalaman praktik mahasiswa. Dengan demikian, pendidikan inklusi di perguruan tinggi dapat menjadi fondasi strategis dalam membentuk calon guru yang siap menghadapi keragaman di sekolah dasar.
Kata kunci: pendidikan inklusi, strategi implementasi, mahasiswa PGSD, perguruan tingg
Pengembangan Media Pembelajaran Monopoli Jelajah Nusantara (Monojesa) Untuk Pembelajaran Ipas Kelas Iv Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Monopoli Jelajah Nusantara (Monojesa) sebagai media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang sesuai untuk peserta didik kelas IV Sekolah Dasar, alat ini dirancang agar dapat digunakan secara layak dalam proses pembelajaran. Pengembangan media menggunakan model ADDIE yang dimodifikasi, hanya mencakup tiga tahap, yaitu Analisis, Desain, dan Pengembangan, sesuai dengan model yang dikemukakan oleh Robert Maribe Branch pada tahun 2009. Data dikumpulkan melalui angket yang meliputi validasi dari ahli media, validasi dari ahli materi, serta uji coba secara individu. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan tiga peserta didik dari kelas IV SD Negeri 41 Sungai Raya sebagai partisipan. Hasil validasi menunjukkan persentase 96% untuk media dan 72% untuk materi pembelajaran. Berdasarkan hasil uji coba secara individu, diperoleh persentase sebesar 94,6%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pengembangan media monojesa layak digunakan, dalam pembelajaran IPAS bagi peserta didik kelas IV Sekolah Dasar, dengan kualitas sangat baik dan persentase validasi sebesar 87,53%.
Kata Kunci: Media Pembelajaran, Monojesa, Pembelajaran IPASPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Monopoli Jelajah Nusantara (Monojesa) sebagai media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang sesuai untuk peserta didik kelas IV Sekolah Dasar, alat ini dirancang agar dapat digunakan secara layak dalam proses pembelajaran. Pengembangan media menggunakan model ADDIE yang dimodifikasi, hanya mencakup tiga tahap, yaitu Analisis, Desain, dan Pengembangan, sesuai dengan model yang dikemukakan oleh Robert Maribe Branch pada tahun 2009. Data dikumpulkan melalui angket yang meliputi valiasi dari ahli media, validasi dari ahli materi, serta uji coba secara individu. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan tiga peserta didik dari kelas IV SD Negeri 41 Sungai Raya sebagai partisipan. Hasil validasi menunjukkan persentase 96% untuk media dan 72% untuk materi pembelajaran. Berdasarkan hasil uji coba secara individu, diperoleh persentase sebesar 94,6%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pengembangan media monojesa memiliki validitas yang tinggi dan sangat cocok digunakan dalam pembelajaran IPAS bagi peserta didik kelas IV Sekolah Dasar, dengan tingkat validitas mencapai 87,53%.
Kata-kata Kunci: Media Pembelajaran, Monojesa, Pembelajaran IPA
Analisis Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas Ii Di Sd Negeri 41 Sungai Raya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas II di SDN 41 Sungai Raya. Membaca permulaan merupakan kemampuan dasar yang sangat penting dalam proses pembelajaran, terutama pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan observasi terhadap siswa yang mengalami kendala dalam keterampilan membaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca permulaan disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:kurangnya penguasaan huruf dan bunyinya, keterbatasan kosakata, rendahnya motivasi belajar, kurangnya dukungan lingkungan belajar di rumah, serta metode pengajaran yang kurang bervariasi. Temuan ini menunjukkan perlunya penerapan strategi pembelajaran yang lebih efektif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa untuk membantu mereka mengatasi kesulitan membaca sejak dini.
Kata Kunci: Membaca Permulaan, Membaca Nyaring, Menyimak, Siswa Kelas II, SDN 41 Sungai Raya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas II di SDN 41 Sungai Raya. Membaca permulaan merupakan kemampuan dasar yang penting dalam proses pembelajaran, terutama pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan tes. Subjek penelitian adalah siswa kelas II yang mengalami kendala dalam keterampilan membaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami berbagai kesulitan dalam membaca permulaan, yaitu: (1) kesulitan mengenal huruf, (2) kesulitan membaca kata, (3) kesulitan membaca kata yang tidak memiliki arti (non-kata), (4) kesulitan membaca nyaring dan memahami isi bacaan, serta (5) kesulitan dalam menyimak (pemahaman mendengar). Temuan ini menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang lebih tepat dan interaktif dari guru untuk membantu siswa mengatasi hambatan membaca sejak dini.
Kata-kata Kunci: Membaca permulaan, membaca nyaring, menyimak, siswa kelas II, SDN 41 Sungai Ray
The Effect Of Workload And Digital Competence on The Performance of Non-Lecturing Staff at Open University of Bandung in Facing Era 4.0
Open University as a pioneer in the midst of distance education competition in the country is expected to remain at the forefront in providing distance education services. The purpose of this study is to analyze the effect of workload on the performance of non-teaching staff at Open University of Bandung and the effect of digital competence on the performance of non-teaching staff at Open University of Bandung. This research approach employs quantitative methods and correlational research methods. The object of this research is the Open University. While the subjects are non-teaching staff at Open University of Bandung. Research findings results are, when it comes to competing for distance higher education services in the 4.0 era, workload affects the performance of non-teaching staff at the Open University of Bandung. Digital competence has a positive effect on the performance of non-teaching staff at Open University of Bandung when faced with competition for distance higher education services in the 4.0 era
Review of Bank Syariah Indonesia (BSI) Brand Image at BSI KCP Tanjungsari
The economic growth rate of Indonesia is anticipated to reach 5.05% by 2023, reflecting strong momentum in the business sector. Banks play a crucial role in financing, resource allocation, and economic development through financial products and digital services, such as mobile banking. As the Islamic banking sector continues to grow rapidly, its assets are expected to surpass Rp 831.95 trillion, with a market share reaching 7.09% by 2023, making brand image a vital factor in building customer trust. This study examines the brand image of Bank Syariah Indonesia (BSI) at BSI KCP Sumedang Tanjungsari 2, following a customer data leak in May 2023 that caused service disruptions and customer dissatisfaction. The aim of this study is to assess the brand image of BSI KCP Sumedang Tanjungsari 2, identify factors influencing it, and pinpoint areas for improvement. The analysis reveals that BSI KCP Sumedang Tanjungsari 2 maintains a strong brand image, as perceived by customers, due to its strength, direction, and uniqueness.The brand's strength is linked to the trust in employee reliability, while brand integrity is demonstrated by the brand's memorability and excellent service. Additionally, the brand's uniqueness is found in its Shariah-based services, which differentiate it from conventional banks. Through a quantitative approach with a descriptive analysis, this study concludes that a positive brand image contributes to the growth of Islamic banking
Impact of Supply Chain Management Practices and ICT on Competitive Advantage and MSME Performance
MSMEs play an important role in the Indonesian economy, especially in the growing handicraft sector. However, many MSMEs face challenges in improving their competitive advantage and business performance. This study aims to analyze the influence of supply chain management practices and information and communication technology on competitive advantage and firm performance. This study uses a quantitative approach by distributing questionnaires to 109 MSMEs in the handicraft sector in Bantul and Sleman Regency. Data analysis was conducted using SEM-AMOS to see the relationship between variables. The results showed that supply chain management practices and the utilization of information and communication technology have a positive effect on competitive advantage and firm performance. In addition, the application of information and communication technology is proven to be able to improve supply chain efficiency, which has an impact on increasing competitive advantage and firm performance. Competitive advantage also acts as a mediating factor that strengthens the relationship between supply chain, ICT, and firm performance. These findings confirm that the integration of supply chain strategies with the utilization of digital technology can help MSMEs survive and thrive amid market competition
Formulasi dan Evaluasi Sediaan Day Cream yang mengandung Ekstrak Metanol Daun Lengkeng (Dimocarpus longan L.)
Kecenderungan penggunaan bahan-bahan alami dalam produk kosmetik meningkat karena manfaatnya yang mendukung kesehatan kulit serta kelestarian lingkungan. Daun lengkeng (Dimocarpus longan L.) diketahui mengandung senyawa dengan efek antioksidan dan antiinflamasi, sehingga berpotensi sebagai komponen aktif dalam kosmetik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan formula day cream yang mengandung ekstrak metanol daun lengkeng sebagai zat antioksidan, dengan perbandingan emulgator triethanolamine (TEA) dan asam stearat bervariasi dari 1:1 hingga 2:3. Proses formulasi menggunakan metode in situ, dengan pemanasan terpisah fase air dan minyak pada suhu 75–80°C sebelum dikombinasikan melalui homogenisasi berkecepatan tinggi untuk membentuk emulsi yang stabil. Uji stabilitas dilakukan melalui penyimpanan bergantian pada suhu (5°C dan 35°C) selama 10 siklus, masing-masing berlangsung 12 jam. Evaluasi formulasi mencakup sifat organoleptik, pH, homogenitas, jenis emulsi, daya sebar, viskositas, sifat alir, serta uji aktivitas antioksidan. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH dan diukur dengan spektrofotometer UV-Vis untuk menentukan nilai IC₅₀. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun lengkeng dapat diformulasikan secara stabil dalam bentuk krim. Formula dengan rasio TEA:asam stearat 2:1 (F4) menunjukkan kestabilan fisik terbaik dan aktivitas antioksidan yang tinggi dengan nilai IC₅₀ sebesar 84,357 μg/mL. Temuan ini mengindikasikan bahwa krim yang diformulasikan berpotensi sebagai produk perawatan kulit alami dengan kemampuan antioksidan
Celebrity Endorsement dan Review Produk: Peran Penting dalam Pembentukan Minat Beli Produk Kecantikan Somethinc
TikTok merupakan salah satu platform media sosial ter favorit di Indonesia yang dapat digunakan secara luas untuk berbagai macam kegiatan, salah satunya yaitu kegiatan bisnis, termasuk konten – konten review produk seperti produk kecantikan. Perusahan Somethinc memanfaatkan TikTok sebagai sarana untuk mempromosikan konten review produk menggunakan celebrity endorsement, dengan tujuan untuk dapat meningkatkan minat beli konsumen terhadap produk kecantikan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh celebrity endorsement, review produk, dan minat beli produk kecantikan Somethinc. Teori yang dugunakan mencakup konsep celebrity endorsement, review produk, dan minat beli. Metode penelitian yang diterapkan adalah kuantitatif dengan pendekatan explanatory research. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden dari followers akun TikTok Tasya Farasya, menggunakan teknik accidental sampling. Sedangkan, analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS. Selanjutnya, data sekunder diperoleh melalui teknik survei. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa secara simultan, celebrity endorsement dan review produk memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap minat beli produk kecantikan Somethinc, sedangkan sebagian kecil dipengaruhi dari beberapa faktor – faktor yang tidak disertakan pada penelitian ini. Dengan demikian, celebrity endorsement dan review produk sangat berperan penting terhadap minat beli produk kecantikan somethinc karena dapat mempengaruhi minat beli konsumen terhadap produk kecantikan somethinc.Kata-kata Kunci: Celebrity Endorsement; Minat Beli; Review Produk; Somethin