Online Journal Universitas Garut
Not a member yet
    2148 research outputs found

    Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Bebas yang Dimodifikasi terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa pada Konsep Panas dan Perpindahannya

    No full text
    The purpose of this study was to examine the effect of the Modified Free Inquiry model on improving students' modeling skills on the topic of temperature, heat, and their transfer. The research method used in this study was a quasi-experimental design with a non-equivalent control group. Participants in this study involved two groups of eleventh-grade students at a State Islamic Senior High School in Jakarta, each class consisting of 36 students. The experimental class was given learning using the Modified Free Inquiry learning model while the control group used the Discovery Learning model. The instruments used included a test instrument to measure students' science process skills and an observation sheet used to measure the implementation of learning. The results of the hypothesis test showed a p value = 0.000 (<0.05) which indicated a significant difference between the two classes with the average N-Gain values of the experimental class being 0.90 (high category) and the control class 0.58 (moderate category). The implementation of learning in the experimental class was in the good category (64%), with the problem orientation and problem planning stages reaching the highest percentage (71%). It can be concluded that the use of the Modified Free Inquiry model is effective in improving students' science process skills on the topic of temperature, heat, and their transfer.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh model Inkuiri Bebas yang Dimodifikasi terhadap peningkatan keterampilan pemodelan siswa pada topik suhu, panas, dan perpindahannya. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah desain kuasi-eksperimental dengan kelompok kontrol yang tidak setara. Partisipan dalam penelitian ini melibatkan dua kelompok siswa kelas sebelas di sebuah Madrasah Aliyah Negeri di Jakarta, masing-masing kelas terdiri dari 36 siswa. Kelas eksperimen diberikan pembelajaran menggunakan model Inkuiri Bebas yang Dimodifikasi, sementara kelompok kontrol menggunakan model Pembelajaran Penemuan. Instrumen yang digunakan meliputi instrumen tes untuk mengukur keterampilan proses sains siswa dan lembar observasi yang digunakan untuk mengukur pelaksanaan pembelajaran. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai p = 0,000 (<0,05) yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelas dengan rata-rata nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,90 (kategori tinggi) dan kelas kontrol 0,58 (kategori sedang). Pelaksanaan pembelajaran di kelas eksperimen berada pada kategori baik (64%), dengan tahap orientasi masalah dan perencanaan masalah mencapai persentase tertinggi (71%). Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Inkuiri Bebas yang Dimodifikasi efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa pada topik suhu, panas, dan perpindahannya

    Analisis Eksperimental Prinsip Keseimbangan Benda Tegar Menggunakan Alat Peraga Sistem Balok dan Pivot sebagai Media Pembelajaran Fisika

    No full text
    This study aims to experimentally analyze the principle of rigid body equilibrium using a beam and pivot system as a learning aid. The concept of rigid body equilibrium explains how forces and moments work to keep an object stable. In this study, an experimental method with a quantitative approach was used to verify the law of force-moment equilibrium through variations in mass and the distance of the load from the fulcrum. The tools used included a wooden beam as a rigid body, a pivot as a fulcrum, and metal loads with varying masses. The results show that equilibrium is achieved when the left and right moments have almost the same value, with an average moment difference of <0.002 Nm. which shows high consistency with the theory of ∑τ = 0. In addition, the position of the center of mass which is within the range of ±0.3 cm from the fulcrum confirms the achievement of stable equilibrium. These findings indicate that the beam-pivot teaching aid is effective for use as a learning medium because it is able to visualize the relationship between mass, distance, and torque in a concrete manner, thereby helping to reduce misconceptions regarding the direction of rotation and moment of force. The implication of this research is that the design of a simple tool such as the beam-pivot system can be used as a reference in the development of educational experimental devices that are inexpensive, easy to implement, and relevant to strengthen the understanding of basic concepts in physics learning.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara eksperimental prinsip keseimbangan benda tegar menggunakan sistem balok dan pivot sebagai alat peraga pembelajaran. Konsep keseimbangan benda tegar menjelaskan bagaimana gaya dan momen bekerja agar suatu benda tetap stabil. Dalam penelitian ini digunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif untuk memverifikasi hukum keseimbangan momen gaya melalui variasi massa dan jarak beban terhadap titik tumpu. Alat yang digunakan meliputi balok kayu sebagai benda tegar, pivot sebagai titik tumpu, serta beban logam dengan massa bervariasi. Hasil menunjukkan bahwa keseimbangan tercapai ketika momen kiri dan kanan memiliki nilai yang hampir sama, dengan selisih momen rata-rata < 0,002 Nm, yang menunjukkan konsistensi tinggi terhadap teori ∑τ = 0. Selain itu, posisi pusat massa yang berada dalam rentang ±0,3 cm dari titik tumpu menegaskan tercapainya keseimbangan stabil. Temuan ini menunjukkan bahwa alat peraga balok–pivot efektif digunakan sebagai media pembelajaran karena mampu memvisualisasikan hubungan antara massa, jarak, dan torsi secara konkret, sehingga membantu mengurangi miskonsepsi mengenai arah rotasi dan momen gaya. Implikasi penelitian ini adalah bahwa desain alat sederhana seperti sistem balok–pivot dapat dijadikan acuan dalam pengembangan perangkat eksperimen edukatif yang murah, mudah diterapkan, serta relevan untuk memperkuat pemahaman konsep dasar dalam pembelajaran fisika

    Financial Anxiety Di Kalangan Genereasi Z (Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Garut)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat financial anxiety pada mahasiswa Generasi Z jurusan Akuntansi di Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan berupa penyebaran kuesioner dan wawancara. Teknik pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert yang digunakan untuk menghitung skor dalam kuesioner, dan untuk wawancara, transkripsi, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat financial anxiety generasi Z pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Garut berada pada tingkat kriteria kecemasan sedang. Kata Kunci: Anxiety Financial, Financial Literacy, Generasi ZPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat financial anxiety pada mahasiswa Generasi Z jurusan Akuntansi di Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan berupa penyebaran kuesioner dan wawancara. Teknik pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert yang digunakan untuk menghitung skor dalam kuesioner, dan untuk wawancara, transkripsi, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat financial anxiety generasi Z pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Garut berada pada tingkat kriteria kecemasan sedang.   Kata Kunci: Anxiety Financial, Financial Literacy, Generasi

    Pengaruh Kemudahan Manfaat dan Sikap Terhadap Perilaku Penggunaan Teknologi SIMRS Pada Rumah Sakit Wijayakusuma Purwokerto

    No full text
    Penelitian berjudul Pengaruh Kemudahan, Manfaat dan Sikap terhadap Perilaku Penggunaan Teknologi SIMRS pada Rumah Sakit Wijayakusuma Purwokerto didasari kurangnya penggunaan teknologi SIMRS karena adanya kesulitan dalam proses penggunaan, manfaat dan sikap terhadap penggunaan SIMRS untuk meningkatkan mutu pelayanan pada RS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan berpengaruh signifikan terhadap penggunaan teknologi, teknologi yang mudah dalam proses penggunaannya serta mudahankan dalam bekerja membuat penggunanya menjadi lebih sering menggunakan teknologi tersebut. Penelitian merekomendasikan RS sebagai penyedia layanan SIMRS agar terus meningkatkan kinerja dan pelayanan terhadap penggunanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel attitude toward using tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap penggunaan teknologi SIMRS sehingga RS diharapkan dapat memberikan perasaan nyaman, nikmat dan senang bagi tenaga kesehatan dalam menggunakan teknologi.Kata kunci: Kemudahan, Manfaat, Sikap, Penggunaan Teknologi, SIMR

    OBAT BIRU IKAN SEBAGAI REAGEN ALTERNATIF UNTUK METHYLENE BLUE REDUCTION TEST (MBRT) SUSU SEGAR

    No full text
    MBRT merupakan teknik analisis kualitatif susu segar yang mudah, tanpa kebutuhan laboratorium dan peralatan khusus. Reagen yang dibutuhkan hanyalah larutan methylene blue. Daerah-daerah tertentu yang jauh dari kota besar di Indonesia tidak memiliki akses supplier bahan kimia kualitas reagent terdekat, sehingga menjadi tantangan dalam memperoleh larutan dalam waktu cepat. Obat biru ikan secara umum memiliki kandungan daripada methylene blue dan relatif mudah diperoleh. Penelitian ini bertujuan menganalisis performa beberapa obat ikan komersil dalam MBRT. 4 obat biru (RA, SP, BI dan YR) ikan komersil diaplikasikan dalam MBRT dibandingkan dengan MB dan susu segar steril dan terkontaminasi. Seluruh perlakuan diinkubasi selama 240 menit Keempat obat ikan menunjukkan performa reduksi warna biru terhadap susu terkontaminasi. RA dan BI menunjukkan sisa warna biru yang tidak tereduksi, sedangkan MB, SP dan YR menunjukkan reduksi sempurna selama masa inkubasi. SP dan YR berpotensi dapat digunakan sebagai alternatif MB dalam MBRT

    Peran Kurikulum Merdeka Membentuk Karakter Peserta Didik Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMPN 8 Cilegon

    No full text
    Artikel ini membahas tentang Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik dengan peran kurikulum Merdeka untuk pembentukkan dan perkembangan moral dan spiritual di lingkungan sekolah. Kurikulum Merdeka menggunakan model kegiatan belajar dan mengajar dengan fleksibel, kreatif dan inovatif dalam mengeksplorasi pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yaitu Beriman, Bertakwa, Berakhlak mulia, Nasionalisme, Gotong royong, Mandiri, Berpikir kritis, Kreatif dan Kewirausahaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang bertujuan untuk menganalisis bagaimana Kurikulum Merdeka berperan dalam membentuk karakter peserta didik melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 8 Cilegon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka memberikan adanya penyesuaian materi pengajaran dan Pelajaran PAI dengan kebutuhan dan potensi peserta didik dalam membentuk serta merubah karakter menjadi lebih baik dan mendorong partisipasi aktif peserta didik

    Kontribusi Filsafat Dalam Pendidikan Islam Untuk Pembentukan Etika Islami

    No full text
    Pendidikan Islam memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter individu agar sesuai dengan nilai-nilai Islam. Salah satu pendekatan yang dapat memperkuat pendidikan Islam adalah filsafat, yang berfungsi sebagai alat berpikir kritis dan reflektif dalam memahami serta menerapkan ajaran agama. Artikel ini membahas bagaimana filsafat berkontribusi terhadap pendidikan Islam, khususnya dalam pembentukan etika. Melalui metode penelitian studi pustaka, artikel ini menganalisis peran filsafat dalam memberikan landasan konseptual bagi pendidikan Islam, serta bagaimana pemikiran filosofis dapat membantu memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kajian menunjukkan bahwa filsafat memiliki peran penting dalam pendidikan Islam, baik dalam memberikan inspirasi, menganalisis konsep pendidikan, hingga membimbing proses pembelajaran agar sejalan dengan nilai-nilai Islam. Oleh karena itu, integrasi filsafat dalam pendidikan Islam sangat diperlukan untuk membangun individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki etika dan moral yang kuat

    Emosional dalam Qur’an Surat Ibrahim dan Relevansinya bagi Pendidikan Remaja

    No full text
    Emosi memiliki peran penting dalam pendidikan, pekerjaan, dan kesehatan, namun pada masa remaja cenderung belum stabil sehingga memerlukan pendidikan emosional yang terarah. Penelitian ini berangkat dari rumusan masalah: bagaimana kandungan nilai emosional dalam QS. Ibrahim serta relevansinya terhadap pendidikan emosional remaja? Tujuan penelitian ini adalah menggali nilai emosional dalam QS. Ibrahim dan mengaitkannya secara kontekstual dengan pendidikan emosional remaja. Dengan metode studi pustaka yang bersumber dari QS. Ibrahim sebagai data primer dan literatur ilmiah sebagai data sekunder, penelitian ini menemukan bahwa nilai syukur dan doa dalam QS. Ibrahim berfungsi membentuk keteguhan jiwa, spiritualitas, dan akhlak mulia. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi nilai emosional Qur’ani dengan teori pendidikan emosional modern, yang menghadirkan pendekatan holistik dalam pembinaan karakter remaja. Implikasi praktisnya, hasil kajian ini dapat menjadi landasan pengembangan kurikulum pendidikan Islam yang menyeimbangkan aspek intelektual, spiritual, dan emosional, serta mendorong lahirnya generasi remaja tangguh, beriman, dan berakhlakul karimah

    Pendidikan Karakter Santriwati Perspektif Kitab Iqdul Lul Fi Siratil Batul di Pondok Pesantren Nuruz Zahro' Jember

    No full text
    Pendidikan karakter menjadi aspek penting dalam kehidupan, terutama dalam konteks pendidikan Islam. Oleh karenanya dibutuhkan adanya figur yang dapat dijadikan teladan dalam upaya menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai karakter baik. Kisah tentang Sayyidah Fathimah memberikan inspirasi bagi kita. Beliau memiliki berbagai akhlak terpuji. Berangkat dari pribadi peneliti yang pernah membaca biografi beliau, Sehingga peneliti berisiatif untuk menganalisis bagaimana beliau dapat dijadikan teladan bagi para santriwati di zaman ini. agar menjadi muslimah sejati. Oleh karena itu penelitian ini fokus pada pendidikan karakter dengan menelaah keteladanan Sayyidah Fathimah perspektif Kitab Iqdul Lul Fi Siratil Batul yang secara spesifik merupakan kitab biografi beliau. Fokus dan tujuan penelitian ini 1) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis karakter santriwati di Pondok Pesantren Nuruz Zahro’ Jember. 2) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis pendidikan karakter santriwati perspektif kitab Iqdul Lul Fi Siratil Batul di Pondok Pesantren Nuruz Zahro’ Jember. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif deskriptif, dengan jenis penelitian lapangan atau studi kasus. Dengan sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data mengunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data mengunakan triangulasi sumber, triangulasi data, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian dari tesis ini yaitu 1) Santriwati di Pondok Pesantren Nuruz Zahro’ Jember memiliki beberapa karakter negatif, sehingga lembaga terkait menjadikan pendidikan karakter sebagai salah satu prioritas dalam kurikulum pendidikannya. 2) implementasi pendidikan karakter santriwati persprektif kitab Iqdul Lul Fi Siratil Batul di Pondok Pesantren Nuruz Zahro’ Jember diwujudkan dalam kurikulum yang memuat adanya kegiatan dan rutinitas keagamaan serta peraturan pondok terkait pendidikan karakter. Dan secara spesifik menjadikan kitab Iqdul Lul Fi Siratil Batul sebagai landasan atau teori yang digunaka

    Peran Majelis al-Multazam Dalam Membentuk Spiritualitas Pemagang di Koga, Jepang

    No full text
    Budaya sekuler dan lingkungan kerja intensif di Jepang sering menimbulkan kejenuhan dan kesenjangan spiritual pada pemagang Muslim Indonesia. Hal ini diperparah oleh minimnya sarana ibadah dan legalitas hiburan yang mengarah pada kemaksiatan. Penelitian kualitatif ini bertujuan menganalisis implementasi program dan peran majelis al-Multazam serta faktor pendukung dan penghambat dalam membentuk spiritualitas pemagang di Koga, Jepang. Melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, ditemukan bahwa implementasi program dan peran majelis ini tidak hanya meningkatkan wawasan keislaman dan ibadah, tetapi juga membentuk akhlak (kemampuan menjauhi maksiat) dan kepekaan sosial. Faktor pendukung utama adalah dukungan sesepuh dan sarana memadai, sedangkan penghambatnya adalah jarak tempuh dan transportasi yang kurang mendukung. Sumbangsih utama majelis ini adalah menyediakan ruang dan nilai spiritual yang berdampak pada daya tahan spiritual dan identitas komunal Muslim pemagang di tengah tantangan lingkungan Jepang

    0

    full texts

    2,148

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Online Journal Universitas Garut
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇