Online Journal Universitas Garut
Not a member yet
    2148 research outputs found

    Analisis Pengendalian Stok Beras Komersial Di Perum Bulog Cabang Surakarta

    No full text
    Perum Bulog Cabang Surakarta berperan dalam menjamin persediaan beras guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Perum Bulog mengimplementasikan kebijakan terutama dalam pengadaan, penyimpanan, dan distribusi pangan pokok. Tujuan penelitian ialah melakukan analisis pada jumlah persediaan beras komersial di Perum Bulog Cabang Surakarta ditinjau dari kuantitas pemesanan beras optimal, frekuensi pembelian optimal, persediaan pengaman, dan penentuan titik pemesanan kembali. Pengumpulan data memakai observasi, wawancara, pencatatan, dan dokumentasi. Analisis data dilaksanakan memakai metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Reorder Point (ROP). Hasil penelitian menampilkan jumlah pemesanan ekonomis tertinggi berada di Gudang Meger sebesar 88.765 kg sedangkan pemesanan ekonomis ternedah berada di Gudang Triyagan sebesar 61.002 kg. Frekuensi pembelian beras komersial yang optimal di perum Bulog Cabang Surakarta dengan penerapan metode EOQ adalah sebanyak 99 kali dalam setahun pada Gudang Ngabeyan. Titik pemesanan kembali tertinggi berada di gudang Ngabeyan sebesar 1.348.023,67 kg dan titik pemesanan kembali terendah berada di gudang Gedong yaitu 66.204,62 kg. Persediaan pengaman tertinggi berada di gudang Ngabeyan sebesar 1.200.300,43 kg dan terendah berada di gudang Gedong yaitu 63.373,36 kg. Metode EOQ berhasil mengurangi total biaya persediaan dari rata-rata Rp 167.000.000 menjadi Rp 116.000.000.Perum Bulog Cabang Surakarta berperan dalam menjamin persediaan beras guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Perum Bulog mengimplementasikan kebijakan terutama dalam pengadaan, penyimpanan, dan distribusi pangan pokok. Tujuan penelitian ialah melakukan analisis pada jumlah persediaan beras komersial di Perum Bulog Cabang Surakarta ditinjau dari kuantitas pemesanan beras optimal, frekuensi pembelian optimal, persediaan pengaman, dan penentuan titik pemesanan kembali. Pengumpulan data memakai observasi, wawancara, pencatatan, dan dokumentasi. Analisis data dilaksanakan memakai metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Reorder Point (ROP). Hasil penelitian menampilkan jumlah pemesanan ekonomis tertinggi berada di Gudang Meger sebesar 88.765 kg sedangkan pemesanan ekonomis ternedah berada di Gudang Triyagan sebesar 61.002 kg. Frekuensi pembelian beras komersial yang optimal di perum Bulog Cabang Surakarta dengan penerapan metode EOQ adalah sebanyak 99 kali dalam setahun pada Gudang Ngabeyan. Titik pemesanan kembali tertinggi berada di gudang Ngabeyan sebesar 1.348.023,67 kg dan titik pemesanan kembali terendah berada di gudang Gedong yaitu 66.204,62 kg. Persediaan pengaman tertinggi berada di gudang Ngabeyan sebesar 1.200.300,43 kg dan terendah berada di gudang Gedong yaitu 63.373,36 kg. Metode EOQ berhasil mengurangi total biaya persediaan dari rata-rata Rp 167.000.000 menjadi Rp 116.000.000

    Nilai Tambah Pengolahan Dan Efesiensi Saluran Pemasaran Bubuk Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) Studi Kasus Sam’s Coffee Di Kabupaten Solok

    No full text
    Sam's Coffee is one of the small and medium industries (IKM) engaged in processing Arabica coffee into coffee powder. This study aims to analyze the income of processed coffee powder products, the added value generated from the processing process, marketing channels, and marketing efficiency applied by Sam's Coffee. Uses a purposive case study method at Sam's Coffee. The data used consists of primary and secondary data. Data analysis was carried out descriptively-qualitatively and quantitatively, with an income and profit analysis approach, added value analysis using the Hayami method, and channel analysis and marketing efficiency. The results of the study showed that in each production cycle, Sam's Coffee earned an income of IDR 488,650.25 with a net profit of IDR 402,167.66. Although the profits obtained are not too large, this business is still profitable and has the potential to develop further through more optimal production cost efficiency and marketing strategies. The process of processing red cherries into coffee powder produces a value-added ratio of 1,.56 percent, indicating a positive contribution from processing to increasing the value of the final product. In terms of marketing, Sam's Coffee uses a zero-level marketing channel, where products are sold directly to consumers through outlets and digital platforms. Marketing is also strengthened by participation in events and bazaars to expand the market network. Marketing efficiency analysis shows very high efficiency with a value of 0.97 percent, indicating that the marketing costs incurred are relatively low, thus providing good price competitiveness in the market.Sam’s Coffee adalah salah satu industri kecil menengah (IKM) yang bergerak di bidang pengolahan kopi arabika menjadi bubuk kopi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan produk olahan bubuk kopi, nilai tambah yang dihasilkan dari proses pengolahan, saluran pemasaran, serta efesiensi pemasaran yang diterapkan oleh Sam’s Coffee. Menggunakan metode studi kasus secara purposive di Sam’s Coffee. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif dan kuantitatif, dengan pendekatan analisis pendapatan dan keuntungan, analisis nilai tambah menggunakan metode Hayami, serta analisis saluran dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam setiap siklus produksi, Sam’s Coffee memperoleh pendapatan sebesar Rp488.650,25 dengan keuntungan bersih Rp402.167,66. Meskipun keuntungan yang diperoleh tidak terlalu besar, usaha ini tetap menguntungkan dan memiliki potensi untuk berkembang lebih lanjut melalui efisiensi biaya produksi dan strategi pemasaran yang lebih optimal. Proses pengolahan cherry merah menjadi bubuk kopi menghasilkan rasio nilai tambah sebesar 1,56 persen, menunjukkan kontribusi positif dari pengolahan terhadap peningkatan nilai produk akhir. Dalam hal pemasaran, Sam’s Coffee menggunakan saluran pemasaran tingkat nol (Zero Level Channel), di mana produk dijual langsung kepada konsumen melalui outlet dan platform digital. Pemasaran juga diperkuat dengan partisipasi dalam event dan bazar untuk memperluas jaringan pasar. Analisis efisiensi pemasaran menunjukkan efisiensi yang sangat tinggi dengan nilai sebesar 0,97 persen, mengindikasikan bahwa biaya pemasaran yang dikeluarkan relatif rendah sehingga memberikan daya saing harga yang baik di pasar

    A scoping review pembelajaran kimia berwawasan green chemistry: Strategi dan lingkup materi

    No full text
    A Scoping Review of Green Chemistry-Oriented Chemistry Learning: Strategies and Content Scope. Green chemistry has become an important approach in the development of sustainable and environmentally ethical chemistry education. This study aims to map chemistry learning strategies that incorporate green chemistry perspectives, as well as the scope of chemistry content integrated within this approach. The method used is a scoping review involving several stages: topic determination, article search and selection, article analysis and synthesis, and conclusion drawing. The scoping review focuses on 15 selected scientific articles published between 2014 and 2024. The results show that the most dominant strategies are project-based learning, problem-based learning, and inquiry-based learning. Furthermore, the implementation of green chemistry principles is also reflected in chemistry laboratory practices. The chemistry topics most frequently associated with green chemistry principles include stoichiometry, redox reactions, environmental chemistry, and carbon compounds. These findings highlight the need to integrate green chemistry principles into the curriculum and teaching practices in order to foster students’ ecological awareness from an early stage.Green chemistry telah menjadi pendekatan penting dalam pengembangan pendidikan kimia yang berkelanjutan dan beretika lingkungan. Kajian ini bertujuan untuk memetakan strategi pembelajaran kimia berwawasan green chemistry serta lingkup materi kimia yang diintegrasikan dalam pendekatan tersebut. Metode yang digunakan adalah scoping review dengan tahapan penentuan topik, pencarian dan seleksi artikel, analisis dan sintesis artikel, serta penarikan simpulan. Scoping review difokuskan pada 15 artikel ilmiah terpilih yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2014–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi yang paling dominan adalah project-based learning, problem-based learning dan inquiry based learning. Lebih lanjut, strategi implementasi green chemistry dalam pembelajaran kimia juga diterapkan pada pelaksanaan praktikum kimia. Adapun materi kimia yang paling sering dikaitkan dengan prinsip-prinsip green chemistry meliputi topik stoikiometri, reaksi redoks, kimia lingkungan, serta senyawa karbon. Temuan ini menegaskan perlunya integrasi prinsip green chemistry dalam kurikulum dan praktik pembelajaran kimia guna mendorong kesadaran ekologis peserta didik sejak din

    Penggunaan media permainan ular tangga untuk meningkatkan hasil belajar pada materi ekologi di kelas VII SMP Negeri 3 Balaraja

    No full text
    This study aims to investigate the effect of using the "Snakes and Ladders" game as an instructional medium on improving students’ learning outcomes in the Ecology material among seventh- grade students at SMP Negeri 3 Balaraja. The research was motivated by the low academic achievement of students, which was attributed to the use of less engaging teaching media and monotonous instructional methods. A Classroom Action Research (CAR) approach based on the Kemmis and McTaggart model was employed, implemented over three cycles, involving a total of 40 students as research subjects. Data were collected through observation and testing methods, including pre-tests and post-tests. The findings revealed a significant improvement in students’ learning outcomes, with average scores increasing from 47% in the first cycle to 64% in the second cycle, and reaching 83% in the third cycle. The mastery level also improved substantially, from 10% to 95%. Statistical analysis using the paired sample t-test yielded a significance value of p < 0.05, indicating a statistically significant impact of the "Snakes and Ladders" game-based media on students’ academic performance. Therefore, the use of this interactive game medium is proven to be effective in enhancing students’ learning outcomes and promoting active participation in Ecology lessons. Keywords: Snakes and ladders game, Instructional media, Ecology, Learning outcomesPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media permainan ular tangga terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada materi Ekologi di kelas VII SMP Negeri 3 Balaraja. Permasalahan dalam penelitian ini disebabkan rendahnya hasil belajar siswa akibat penggunaan media pembelajaran yang kurang menarik dan metode pengajaran yang monoton. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam tiga siklus, dengan subjek sebanyak 40 siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes (pretest dan posttest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa secara signifikan. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 47% pada siklus I menjadi 64% pada siklus II, dan mencapai 83% pada siklus III. Ketuntasan belajar meningkat dari 10% menjadi 95%. Uji statistik menggunakan paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan media permainan ular tangga terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, media permainan ular tangga terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran ekologi. Kata kunci: Permainan Ular Tangga, Media Pelajaran, Ekologi, Hasil Belaja

    Implementasi dan Urgensi Integrasi Prinsip Green Chemistry dalam Praktikum IPA di Sekolah: A Literatur Review

    No full text
    This study aims to examine the application of Green Chemistry principles in science practicum at schools as an effort to achieve safe, environmentally friendly, and sustainable learning. The method employed was a literature review with a descriptive qualitative approach, analyzing scientific articles published in national and international journals. The findings indicate that Green Chemistry can be implemented through the substitution of hazardous chemicals with safer alternatives, the use of micro-scale experiments to minimize waste, and the development of environmentally friendly practicum modules. The benefits include improved students’ science process skills, reduced laboratory accidents, and the development of environmental awareness. Nevertheless, challenges remain, such as limited laboratory facilities, insufficient teacher competence, and the absence of explicit policy support. This review concludes that Green Chemistry plays a crucial role in strengthening contextual, safe, and sustainable science learning that aligns with the demands of 21st-century education Keywords: Green Chemistry, science practicumPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan prinsip Green Chemistry dalam praktikum Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah sebagai upaya mewujudkan pembelajaran yang aman, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal nasional dan internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip Green Chemistry dapat diimplementasikan melalui substitusi bahan berbahaya dengan bahan alternatif yang lebih aman, penggunaan eksperimen berskala mikro untuk mengurangi limbah, serta pengembangan modul praktikum ramah lingkungan. Manfaat penerapan ini terlihat dari meningkatnya keterampilan proses sains peserta didik, berkurangnya risiko kecelakaan laboratorium, dan terbentuknya sikap peduli lingkungan. Meskipun demikian, terdapat tantangan berupa keterbatasan fasilitas laboratorium, minimnya kompetensi guru, serta belum adanya regulasi yang mendukung secara eksplisit. Simpulan dari kajian ini adalah bahwa Green Chemistry berperan penting dalam memperkuat pembelajaran IPA yang kontekstual, aman, dan relevan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21. Kata kunci : Green Chemistry, praktikum IP

    TINGKAT PEMAHAMAN PERATURAN PERMAINAN SEPAKBOLA TERHADAP SPORTIVITAS DALAM BERMAIN SEPAKBOLA

    No full text
    This study aims to identify the relationship between the level of understanding of the rules of the game of football and sportsmanship in playing football in PORKAB athletes in Garut Regency. The method used is descriptive with a correlation design, involving 35 PORKAB athletes as samples. The instrument used is a questionnaire on the level of understanding of the rules of the game of football and sportsmanship. The results of the normality test using the Kolmogorov-Smirnov method show that the data on the level of understanding of the rules of the game of football (X) and sportsmanship in playing football (Y) are normally distributed. The homogeneity test shows a significance value of 0.072, so that both variances are declared homogeneous because the significance value is more than 0.05. The results of the t-test show a t-count value of 2.603 with a probability (sig) of 0.001, compared to a t-table of 1.689 at a significance level of 0.05. This shows that t-count> t-table and sig <0.05, so it can be concluded that there is a positive and significant influence between the level of understanding of the rules of the game of football and sportsmanship in playing football. The results of the correlation test show an r-count value of 0.413 with an r-table of 0.324 at a significance level of 0.05. Because r-count > r-table, the alternative hypothesis (Ha) is accepted, which means there is a positive relationship between the level of understanding of the rules of the game of football and sportsmanship in playing football.  Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat pemahaman peraturan permainan sepakbola dengan sportivitas bermain sepakbola pada atlet PORKAB Kabupaten Garut. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan desain korelasional, dengan melibatkan 35 orang atlet PORKAB sebagai sampel. Instrumen yang digunakan adalah angket tingkat pemahaman peraturan permainan sepakbola dan sportivitas. Hasil uji normalitas dengan metode Kolmogorov-Smirnov menunjukkan bahwa data tingkat pemahaman peraturan permainan sepakbola (X) dan sportivitas bermain sepakbola (Y) berdistribusi normal. Uji homogenitas menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,072, sehingga kedua varians dinyatakan homogen karena nilai signifikansi lebih dari 0,05. Hasil uji-t menunjukkan nilai t hitung sebesar 2,603 ​​dengan probabilitas (sig) sebesar 0,001, dibandingkan dengan t tabel sebesar 1,689 pada taraf signifikansi 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa t hitung > t tabel dan sig < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara tingkat pemahaman peraturan permainan sepakbola dengan sportivitas dalam bermain sepakbola. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai r hitung sebesar 0,413 dengan r tabel sebesar 0,324 pada taraf signifikansi 0,05. Karena r hitung > r tabel maka hipotesis alternatif (Ha) diterima yang artinya terdapat hubungan yang positif antara tingkat pemahaman peraturan permainan sepakbola dengan sportivitas dalam bermain sepakbola

    CONSTRUCTING A NEGATIVE EMOTIONAL BEHAVIOR SCALE AMONG IRAQI PREMIER LEAGUE FOOTBALL PLAYERS FOR 2023-2024 SPORTS SEASON

    No full text
    The research aims to build a scale of negative emotional behavior for some players in the Iraqi Premier League football using the descriptive approach. The exploratory study was conducted on a sample of ( 22 ) players, and the main study was conducted on a sample of ( 98 ) players who represented their clubs in competitions. The researcher used appropriate statistics suitable for the nature of the research, and ( 5 ) axes were identified (loss of concentration - physical stress - negative emotional arousal - severe anxiety - psychological tension) as they are the basic pillars of the negative emotional behavior variable. The researcher concluded that there is a relationship between the axes of negative emotional behavior and the questions posed for each axis and the dimension to which the phrase belongs. We recommend applying these axes to know the negative emotional behavior of the Premier League players, as well as studying other axes that may cause this negative behavior towards the players, while emphasizing the role of the psychological specialist supervisor in limiting this phenomenon that has begun to expand in the Premier League football.The research aims to build a scale of negative emotional behavior for some players in the Iraqi Premier League football using the descriptive approach. The exploratory study was conducted on a sample of ( 22 ) players, and the main study was conducted on a sample of ( 98 ) players who represented their clubs in competitions. The researcher used appropriate statistics suitable for the nature of the research, and ( 5 ) axes were identified (loss of concentration - physical stress - negative emotional arousal - severe anxiety - psychological tension) as they are the basic pillars of the negative emotional behavior variable. The researcher concluded that there is a relationship between the axes of negative emotional behavior and the questions posed for each axis and the dimension to which the phrase belongs. We recommend applying these axes to know the negative emotional behavior of the Premier League players, as well as studying other axes that may cause this negative behavior towards the players, while emphasizing the role of the psychological specialist supervisor in limiting this phenomenon that has begun to expand in the Premier League football

    Model PAIKEM dengan Jeopardy: Dampaknya pada Hasil Belajar Siswa pada Materi Gelombang Bunyi

    No full text
    A preliminary study at a school in Tasikmalaya revealed that conventional, monotonous learning methods led to low student activity and poor learning outcomes in sound wave material. To address this, researchers explored the PAIKEM (Active, Innovative, Creative, Effective, and Fun Learning) model using the Jeopardy game. This quasi-experimental study employed a Matching Only Posttest-Only Control Group Design with purposive sampling in two classes: one experimental and one control. Data were collected using a non-test instrument (observation sheet) and a test instrument (validated descriptive test with 8 questions). Hypothesis testing using a t-test at  significance level showed  ( ), indicating  was rejected and  accepted. This confirms that the PAIKEM model integrated with the Jeopardy game positively affects students’ cognitive learning outcomes on sound waves. The findings suggest that this model can help teachers enhance student engagement and improve learning outcomes.Studi pendahuluan di salah satu sekolah di Tasikmalaya menunjukkan bahwa peserta didik kurang aktif dan jarang terlibat dalam pembelajaran karena masih digunakannya metode konvensional, yang berdampak pada rendahnya hasil belajar fisika, khususnya materi gelombang bunyi. Berdasarkan studi literatur, salah satu solusi yang ditemukan adalah penerapan model PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan) dengan permainan Jeopardy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model tersebut terhadap hasil belajar kognitif peserta didik pada materi gelombang bunyi. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain Matching Only Posttest-Only Control Group Design. Sampel terdiri dari dua kelas (eksperimen dan kontrol) yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari lembar observasi (non-tes) dan tes uraian sebanyak 8 soal yang telah divalidasi dan diuji coba. Hasil uji-t menunjukkan  ( ) pada taraf signifikansi , sehingga  ditolak dan  diterima. Ini menunjukkan bahwa model PAIKEM dengan permainan Jeopardy berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif peserta didik dan dapat menjadi alternatif bagi guru dalam meningkatkan keaktifan serta hasil belajar

    Mengoptimalkan Pemahaman Konsep dalam Sejarah Budaya Indonesia dengan Media Pembelajaran Pop-Up Book: Sebuah Studi Kuantitatif dalam Pendidikan Dasar

    No full text
    This study aims to examine the effect of using Pop-Up Book learning media on improving students' conceptual understanding of the material on the History of Indonesian Traditions and Culture in class III at SDN 2 Ambon. This research uses a quantitative design with a one group pre-test post-test method, involving 18 students as the sample. Data were collected through essay tests before and after the intervention, as well as through observations during the learning process. The analysis results show that the use of Pop-Up Book media significantly improved students' understanding, as reflected in the increase of the average score from 58.06 in the pre-test to 90.00 in the post-test. Additionally, the Pop-Up Book media successfully created an active and engaging learning environment, which stimulated students' curiosity and increased their participation in the learning process. The Wilcoxon Signed Rank Test statistical test showed a significant difference between the pre-test and post-test scores, with an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.000, which is less than 0.05, indicating that the alternative hypothesis is accepted. Moreover, the N-Gain test produced an average value of 0.7556, which falls into the high category, indicating that the improvement in students' conceptual understanding after using the Pop-Up Book media is highly significant. This study concludes that Pop-Up Book media is effective in improving conceptual understanding of the History of Indonesian Traditions and Culture material and can be used as an innovative alternative in primary school education. Future research is recommended to expand the sample size and learning duration to test the sustainability of the effects of this media.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan media pembelajaran Pop-Up Book terhadap peningkatan pemahaman konsep siswa pada materi Sejarah Tradisi dan Budaya Indonesia di kelas III SDN 2 Ambon. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode one group pre-test post-test yang melibatkan 18 siswa sebagai sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dalam bentuk essay sebelum dan sesudah perlakuan, serta observasi selama proses pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan media Pop-Up Book secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa, yang tercermin pada peningkatan nilai rata-rata dari 58,06 pada pretest menjadi 90,00 pada posttest. Selain itu, media Pop-Up Book juga berhasil menciptakan suasana pembelajaran yang aktif dan menarik, yang merangsang rasa ingin tahu siswa serta meningkatkan partisipasi mereka dalam pembelajaran. Uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest, dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000, yang lebih kecil dari 0,05, menandakan bahwa hipotesis alternatif diterima. Selain itu, uji N-Gain menghasilkan nilai rata-rata sebesar 0,7556, yang termasuk dalam kategori tinggi, menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman konsep siswa setelah menggunakan media Pop-Up Book sangat signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media Pop-Up Book efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep pada materi Sejarah Tradisi dan Budaya Indonesia, dan dapat digunakan sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas sampel dan durasi pembelajaran guna menguji keberlanjutan efek media ini

    Pemahaman Konseptual dalam Fisika dan Astronomi: Analisis Bibliometrik

    No full text
    This study presents a bibliometric analysis of research related to conceptual understanding in physics and astronomy (CUPA), analyzing publication trends, the most contributors, and emerging research directions from 2006 to 2025. The analysis was conducted on 447 documents using VOSviewer and Biblioshiny, as well as Microsoft Excel and Origin to aid data visualization. The analysis revealed a steady increase in the number of publications over time, particularly from 2017 to 2021, reflecting growing interest in this field. Collaborative efforts, both locally and internationally, are prominent, with a strong foundation in the previous literature. The main topics identified include e-learning, computer-aided instruction, and quantum optics, illustrating the influence of educational technology and advanced scientific research. Although research on CUPA has developed significantly, future studies should explore the integration of artificial intelligence (AI) in learning, investigate differences in conceptual understanding across educational systems, and address gaps in research conducted in non-English languages. This study highlights the importance of international collaboration and the need for further research to connect conceptual understanding with critical thinking and problem-solving skills, which are essential in 21st-century education.Studi ini menyajikan analisis bibliometrik tentang penelitian terkait pemahaman konseptual dalam fisika dan astronomi (CUPA), dengan menganalisis tren publikasi, kontributor utama, dan arah penelitian yang sedang berkembang dari tahun 2006 hingga 2025. Analisis dilakukan pada 447 dokumen menggunakan VOSviewer dan Biblioshiny, serta Microsoft Excel dan Origin untuk membantu visualisasi data. Analisis menunjukkan peningkatan yang stabil dalam jumlah publikasi seiring waktu, terutama dari tahun 2017 hingga 2021, mencerminkan minat yang semakin besar terhadap bidang ini. Upaya kolaboratif, baik secara lokal maupun internasional, sangat menonjol, dengan landasan yang kuat dalam literatur sebelumnya. Topik utama yang diidentifikasi meliputi e-learning, komputer-aided instruction, dan optika kuantum, yang menggambarkan pengaruh teknologi pendidikan dan penelitian ilmiah yang canggih. Meskipun penelitian tentang CUPA telah berkembang secara signifikan, studi masa depan sebaiknya menjelajahi integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran, menyelidiki perbedaan pemahaman konseptual di berbagai sistem pendidikan, dan mengatasi kesenjangan dalam penelitian yang dilakukan dalam bahasa non-Inggris. Studi ini menyoroti pentingnya kolaborasi internasional dan kebutuhan akan penelitian lebih lanjut untuk menghubungkan pemahaman konseptual dengan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah, yang esensial dalam pendidikan abad ke-21

    0

    full texts

    2,148

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Online Journal Universitas Garut
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇