Online Journal Universitas Garut
Not a member yet
2148 research outputs found
Sort by
PENINGKATAN AKSES PASAR MELALUI PELATIHAN DIGITAL MARKETING PADA PETANI KOPI DI KECAMATAN CIKAJANG
Indonesia, sebagai salah satu produsen Kopi terbesar di dunia, memiliki potensi besar dalam sektor Agribisnis, terutama di Kabupaten Garut yang dikenal dengan Kopi berkualitas tinggi. Namun, petani Kopi di wilayah ini menghadapi tantangan dalam mengakses pasar, karena sebagian besar masih mengandalkan metode pemasaran tradisional. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petani dalam penerapan digital marketing sebagai solusi untuk meningkatkan akses pasar dan daya saing produk Kopi Garut. Metode yang digunakan melalui sosialisasi dan pelatihan praktis bagi petani Kopi di Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang, dengan fokus pada pemanfaatan platform E-commerce seperti Shopee. Hasil kegiatan menunjukkan pentingnya digitalisasi dalam agribisnis sebagai strategi yang efektif untuk mendukung pembangunan ekonomi pedesaan
Uji Organoleptik Teh Celup Daun Sacha Inchi (Plukenetia volubilis) dengan Penambahan Daun Stevia (Stevia rebaudiana): Organoleptic Test of Sacha Inchi (Plukenetia volubilis) Leaf Tea with Stevia Leaf Addition (Stevia rebaudiana)
Teh adalah minuman fungsional yang dapat memberikan efek menyegarkan serta dapat berkhasiat pada kesehatan tubuh. Daun sacha inchi dapat digunakan dalam pembuatan teh celup yang memiliki kandungan flavonoid, tanin, antioksidan, folipenol, glikosida serta alkaloid. Selain itu penambahan daun stevia dapat menambah cita rasa serta memaksimal kandungan nutrisi pada teh, dimana stevia memiliki kandungan berupa steviosida, rebaudiosida, aantioksidan flavonoid dan tanin. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh penambahan daun stevia terhadap uji organoleptik serta mengetahui formulasi terbaik penambahan daun stevia pada teh celup daun sacha inchi berdasarkan SNI. Metode penelitian ini yaitu dilakukan uji organoleptik kepada 25 panelis semi terlatih menggunakan uji Duncan (DMRT) 5% yang disajikan 3 sampel perlakuan yaitu P1 (90% Daun sacha inchi : 10% Daun Stevia), P2 (85% Daun sacha inchi : 15% Daun Stevia) dan P3 (80% Daun sacha inchi : 20% Daun Stevia). Hasil yang diperoleh bahwa penambahan daun stevia berpengaruh nyata terhadap uji organoleptik meliputi warna, rasa, aroma dan keseluruhan. Formulasi terbaik berdasarkan SNI yaitu pada perlakuan P3 (80% daun sacha inchi : 20% daun stevia) dengan nilai pada parameter warna 3,36 (agak suka), rasa 3,72 (suka), aroma 3,64 (suka) dan keseluruhan 3,60 (suka). Kata kunci: uji organoleptik; daun sacha inchi; daun stevia; teh celu
Perubahan Komponen Kimia Jagung Pipil (Zea mays L.) Varietas Lamuru Sebelum dan Sesudah Germinasi: Changes in Chemical Components of Corn (Zea mays L.) Lamuru Variety Before and After Germination
Germinasi merupakan permulaan aktivitas pertumbuhan embrio yang ditandai dengan pecahnya kulit biji dan munculnya calon individu tanaman baru. Dibandingkan jenis pengolahan lainnya, germinasi memiliki kelebihan yaitu tidak merusak asam amino pada bahan serta tidak memengaruhi sifat-sifat organoleptik produk jadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan komponen kimia sebelum dilakukan germinasi pada biji jagung dan sesudah mengalami fase germinasi pada biji jagung. Penelitian ini dilakukan menggunakan rancangan deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata, standar deviasi dari tiga kali percobaan. Parameter yang di uji meliputi komponen air, abu, lemak, protein dan karbohidrat. Berdasarkan biji jagung digerminasi dan sesudah biji jagung digerminasi. Dari hasil penelitian ini komponen kimia biji jagung sebelum dilakukan germinasi antara lain kadar air 13.34% ±0.15, abu 1.25% ±0.01, lemak 4.16% ±0.10, nitrogen 1.35% ±0.01, protein 8.50% ±0.09, karbohidrat 72.80% ±0.27, dan C/N ratio 53.86 ±0.77. Dan sesudah dilakukan germinasi pada biji jagung perubahan komponen kimia sebesar kadar air 53.61% ±0.61, abu 0.79% ±0.07, lemak 2.01% ±0.12, nitrogen 0.72% ±0.07, protein 4.67% ±0.44, karbohidrat 39.1% ±0.8, dan C/N ratio 54.65 ± 5.98.
Kata kunci: Komponen kimia, Jagung, Germinas
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, PROFESIONALISME GURU, DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENINGKATAN MU-TU PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR NEGERI 1 HAJI PEMANGGILAN KECAMATAN ANAK TUHA KABUPATEN LAMPUNG TENGAH
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah, profesionalisme guru, dan partisipasi masyarakat dalam peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 1 Haji Pemanggilan, Lampung Tengah. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk mengungkap dinamika ketiga elemen tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berperan strategis dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan memotivasi guru melalui berbagai program pengembangan. Profesionalisme guru terlihat dari penerapan metode pembelajaran kontekstual, meskipun masih terdapat kendala pada integrasi teknologi. Partisipasi masyarakat, baik secara material maupun non-material, memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung program sekolah, meskipun dibatasi oleh kesenjangan ekonomi. Sinergi antara kepemimpinan kepala sekolah, profesionalisme guru, dan partisipasi masyarakat membentuk ekosistem pendidikan yang mendukung peningkatan mutu pendidikan. Namun, tantangan berupa keterbatasan anggaran, rendahnya literasi teknologi, dan pelatihan guru yang kurang aplikatif memerlukan perhatian lebih lanjut. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan strategis yang inklusif dan berkelanjutan untuk mengatasi kendala tersebut. Kata-kata Kunci : Kepemimpinan kepala sekolah; profesionalisme guru; partisipasi masyarakat; mutu pendidikan; pendidikan dasar.Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah, profesionalisme guru, dan partisipasi masyarakat dalam peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri 1 Haji Pemanggilan, Lampung Tengah. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk mengungkap dinamika ketiga elemen tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berperan strategis dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan memotivasi guru melalui berbagai program pengembangan. Profesionalisme guru terlihat dari penerapan metode pembelajaran kontekstual, meskipun masih terdapat kendala pada integrasi teknologi. Partisipasi masyarakat, baik secara material maupun non-material, memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung program sekolah, meskipun dibatasi oleh kesenjangan ekonomi. Sinergi antara kepemimpinan kepala sekolah, profesionalisme guru, dan partisipasi masyarakat membentuk ekosistem pendidikan yang mendukung peningkatan mutu pendidikan. Namun, tantangan berupa keterbatasan anggaran, rendahnya literasi teknologi, dan pelatihan guru yang kurang aplikatif memerlukan perhatian lebih lanjut. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan strategis yang inklusif dan berkelanjutan untuk mengatasi kendala tersebu
The Influence of Tutoring Business Management Innovations and Educational Technology Developments on Operational Efficiency in Binasi
Operational efficiency is the ability of an organization to provide products or services cost-effectively and on time by maintaining quality and customer satisfaction while reducing inputs, such as time, costs and resources. This is because technological developments continue to advance, creating various innovations in maintaining service quality. This research aims to determine the influence of innovation in tutoring business management and developments in educational technology on operational efficiency at BINASI. The approach used is a quantitative approach with a sample size of 50 respondents. The analysis method uses analysis by testing using the SPSS tool. The results of hypothesis testing show that there is an influence of innovation in tutoring business management and the development of educational technology on operational efficiency at BINASI
The Influence of Online Customer Reviews and Free Shipping Promotions on Purchase Decisions at PT Shopee Internasional Indonesia in Depok City, West Java
This research seeks to examine the influence of online customer reviews and free shipping offers on purchasing decisions among Shopee users in Depok, West Java, both individually and jointly. A quantitative approach with a non-probability sampling technique was applied. The study population consisted of Shopee users in Depok who had made multiple purchases through the platform. Purposive sampling was employed to select respondents. Data were collected through primary sources in the form of questionnaires and analyzed using multiple linear regression. The findings indicate that both online customer reviews and free shipping promotions, whether considered separately or together, exert a positive and significant impact on purchasing decisions
Tingkat Pengetahuan dan Rasionalitas Swamedikasi Pasien Penyakit Gastritis di Apotek Kota Palembang
Masyarakat banyak melakukan swamedikasi dalam menangani keluhan atau gejala penyakit ringan. Dalam melakukan swamedikasi, penggunaan obatnya harus memenuhi kriteria rasional. Kurangnya pengetahuan tentang swamedikasi mengakibatkan terjadinya medication error. Gastritis merupakan salah satu dari penyakit yang dapat diobati secara swamedikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan responden dan rasionalitas dalam penggunaan obat. Metode yang digunakan pada penelitian observasional deskriptif dengan metode survei cross sectional. Data diambil melalui pengisian kuesioner oleh responden yang melakukan swamedikasi Gastritis di 3 apotek Kota Palembang, yang masuk dalam kriteria inklusi. Jenis kuesioner yang digunakan adalah Guttman. Data diolah menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menyatakan tingkat pengetahuan pasien pada swamedikasi Gastritis berkategori Baik sebanyak 52,3% dan yang berkategori kurang baik sebanyak 47,7%. Mayoritas pasien sebanyak 59% melakukan swamedikasi secara tidak rasional dan 41% secara rasional. Hasil pengujian chi-square antara tingkat pengetahuan dan rasionalitas mendapat p value (,000) yang artinya terdapat hubungan. Tingkat pengetahuan terhadap sosiodemografi memiliki hubungan pada kategori jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan dengan p value <0,05. Namun tidak memiliki hubungan terhadap kategori usia karena p value >0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan tingkat pengetahuan pasien tergolong baik 52,3% dan rasionalitas penggunaan obat tergolong tidak tepat 59%
Habitually Posting: Motivasi Penggunaan Media Sosial Saat Berolahraga
AbstrakPound Fit memiliki penggambaran yang unik di kalangan masyarakat Indonesia, terlihat dari banyaknya konten terkait yang diunggah di media sosial, terutama oleh wanita. Banyak individu yang, meskipun bukan profesional, suka membagikan aktivitas olahraga ini di platform media sosial. Sebanyak 85.5% partisipan dalam penelitian menyatakan bahwa mereka memiliki kebiasaan mengunggah momen berolahraga di media sosial, dengan platform yang paling banyak digunakan adalah Instagram, WhatsApp, dan TikTok. Kebiasaan ini menciptakan pola perilaku media sosial yang menarik. Kegiatan Pound Fit dianggap memberikan pendekatan baru yang menyenangkan dalam berolahraga, yang memenuhi kebutuhan kognitif individu untuk memahami teknik dan manfaat olahraga ini. Ketertarikan terhadap Pound Fit berkaitan dengan keinginan untuk mengurangi stres dan berinteraksi sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan model analisis data Miles dan Huberman (2014) yang meliputi tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi untuk mendapatkan kesimpulan yang valid. Dengan menerapkan teknik triangulasi data yang melibatkan verifikasi melalui berbagai sumber, penelitian ini menemukan bahwa motivasi berperan penting sebagai dorongan sosiopsikologis yang mendorong individu untuk mengekspresikan diri. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberagaman aktivitas di media sosial, khususnya Instagram, berimplikasi pada peningkatan keterbukaan diri di antara pengguna. Dalam konteks ini, olahraga, termasuk kegiatan seperti Pound Fit, tidak hanya memberikan manfaat fisik tetapi juga berfungsi sebagai saluran untuk pelampiasan emosi dan pencarian kebahagiaan, serta meningkatkan interaksi sosial. Temuan ini menekankan pentingnya memahami motivasi di balik aktivitas fisik dan dampaknya terhadap kesejahteraan emosional individu. Kata Kunci: Motivasi, Sosial Media, Olahraga, Uses and Gratificatio
Peran personal branding Vina Muliana dalam popularitas di tiktok
Abstract
This study aims to analyze the personal branding carried out by Vina Andhiani Muliana through her TikTok account @vmuliana during the period of January to June 2025. This research uses a descriptive quantitative approach with a content analysis method based on Hubert K. Rampersad’s Authentic Personal Branding framework. To ensure data validity, Krippendorff's method was applied to determine inter-coder reliability. The data was collected from 54 posts on the @vmuliana account over a six-month period, which were then analyzed based on the presence of personal branding elements such as authenticity, integrity, relevance, visibility, and message consistency. Based on thematic analysis, the TikTok account @vmuliana consistently builds a strong and relevant personal brand that aligns with the needs of the younger generation, particularly in the areas of career and personal development. Five main themes career education, self-development, personal branding, social interaction, and the use of digital media indicate that this account functions not only as an informational platform but also as a space for dialogue, motivation, and digital literacy. The content is educational, inspirational, and participatory, covering current issues such as job seeking, self-confidence, and the use of modern technologies like Artificial Intelligence, while also fostering emotional and social connection with its audience through a responsive approach.
Keywords: Personal branding; tiktok; educational content; content analysis.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis personal branding yang dilakukan oleh Vina Andhiani Muliana melalui akun TikTok-nya @vmuliana dalam periode Januari hingga Juni 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis isi berdasarkan kerangka teori Authentic Personal Branding dari Hubert K. Rampersad. Untuk menjamin validitas data, digunakan metode Krippendorff dalam menentukan reliabilitas antar-coder. Data dikumpulkan dari 54 unggahan di akun @vmuliana selama enam bulan, yang kemudian dianalisis berdasarkan kemunculan unsur-unsur personal branding seperti keautentikan, integritas, relevansi, visibilitas, dan konsistensi pesan. Berdasarkan analisis tematik, akun TikTok @vmuliana secara konsisten membangun personal branding yang kuat dan relevan dengan kebutuhan generasi muda, khususnya di bidang karier dan pengembangan diri. Lima tema utama—edukasi karier, pengembangan diri, branding pribadi, interaksi sosial, dan pemanfaatan media digital—menunjukkan bahwa akun ini tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi ruang dialog, motivasi, dan literasi digital. Kontennya bersifat edukatif, inspiratif, serta partisipatif, mencakup isu aktual seperti pencarian kerja, kepercayaan diri, dan teknologi AI, sekaligus membangun kedekatan emosional dengan audiens melalui pendekatan yang responsif.
Kata-kata kunci: Personal branding; tiktok; konten edukasi; analisis isi
Humor dalam Horor: Analisis genre pada film hello ghost dan Kang Mak from Pee Mak
Abstract
The focus of this research is not only to examine how horror and comedy elements are combined but also how the adaptation process reflects local values familiar to Indonesian audiences. This study aims to analyze the construction of the horror-comedy genre in the films Hello Ghost (2023) and Kang Mak from Pee Mak (2024), which are adaptations of foreign films but successfully adjusted to the Indonesian cultural context. The study applies a descriptive qualitative approach using the Repertoire of Elements method, which covers narrative structure, characterization, setting, iconography, and visual-audio style. In addition, Rick Altman’s genre theory is employed to understand the interaction between text, institutions, and audiences in shaping meaning. The findings reveal that both films present a balanced blend of horror and comedy, though each emphasizes different cultural aspects. Hello Ghost offers emotional horror through personal iconography representing trauma, loss, and the healing process of the protagonist. In contrast, Kang Mak from Pee Mak highlights comical horror derived from local beliefs and symbols such as shamanic rituals, traditional stilt houses, and mystical objects. Comedy in both films is expressed through humorous characterizations, slapstick scenes, dark comedy, and situations of miscommunication that enliven the narrative while reducing tension. In terms of visual and audio style, both films make use of lighting, camera work, and musical scoring to balance frightening moments with humorous relief. This study concludes that the horror-comedy genre in the Indonesian context functions not only as entertainment but also as a medium of reflection on cultural values, family ties, and social trauma. The success of these adaptations demonstrates the dynamic nature of genre, which can be reshaped according to local tastes without losing its global narrative essence.
Keywords: Horror comed; Indonesian film; film genre; hello ghost; Kang Mak from Pee Mak.
Abstrak
Fokus penelitian ini tidak hanya mengkaji bagaimana elemen horor dan komedi digabungkan, tetapi juga bagaimana proses adaptasi tersebut merefleksikan nilai-nilai lokal yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi genre horor komedi dalam film Hello Ghost (2023) dan Kang Mak from Pee Mak (2024) yang merupakan bentuk adaptasi film luar negeri namun berhasil disesuaikan dengan konteks budaya Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis Repertoire of Elements yang mencakup unsur naratif, karakterisasi, setting, ikonografi, serta gaya visual dan audio. Selain itu, penelitian memanfaatkan teori genre Rick Altman untuk memahami hubungan antara teks, institusi, dan audiens dalam pembentukan makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua film menampilkan paduan horor dan komedi yang seimbang dengan pendekatan kultural yang berbeda. Hello Ghost menghadirkan horor emosional melalui ikonografi personal yang mewakili trauma, kehilangan, serta proses penyembuhan karakter utama. Sementara itu, Kang Mak from Pee Mak menonjolkan horor komikal yang bersumber dari simbol budaya dan kepercayaan lokal, seperti ritual dukun, rumah panggung, hingga benda mistis. Unsur komedi hadir melalui karakterisasi humoris, adegan slapstick, dark comedy, dan situasi miskomunikasi yang menghidupkan narasi serta mengurangi ketegangan. Dari segi gaya visual dan audio, kedua film memanfaatkan pencahayaan, pengambilan gambar, dan musik untuk menyeimbangkan suasana menakutkan dengan momen humor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa genre horor komedi dalam konteks Indonesia berfungsi bukan hanya sebagai hiburan, melainkan juga sebagai media refleksi nilai budaya, kekeluargaan, dan trauma sosial. Keberhasilan adaptasi membuktikan bahwa genre bersifat dinamis dan mampu menyesuaikan diri dengan selera lokal tanpa kehilangan nilai naratif global.
Kata-kata kunci: Horor komedi; film Indonesia; genre film; hello ghost; Kang Mak from Pee Mak