Jurnal Ternak
Not a member yet
    120 research outputs found

    Peningkatan Motilitas Spermatozoa Kauda Epididimis Sapi Bali di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Ternate Menggunakan Kafein

    Get PDF
    Penelitian “Peningkatan Motilitas Spermatozoa Kauda Epididimis Sapi Bali di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Ternate Menggunakan Kafeinâ€, bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan kafein terhadap motilitas spermatozoa kauda epididimis sapi Bali dan mengukur berapa jumlah penambahan kafein yang dapat meningkatkan motilitas spermatozoa kauda epididimis sapi Bali. Koleksi testes diambil dari Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Ternate, proses analisis sperma dilakukan di laboratorium Bioteknologi Universitas Khairun. Metode penelitian ini adalah sperma kauda epididimis dimasukkan dalam pengencer tris kuning telur kemudian diberi perlakuan penambahan kafein T0 (0 mg/ml), T2 (2 mg/ml), T4 (4 mg/ml), dan T6 (6 mg/ml) dengan 4 kali ulangan. Parameter dianalisis adalah kualitas sperma secara makroskopis dan mikroskopis. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis variance (ANOVA) satu arah, apabila terdapat perbedaan yang nyata (P<0,05) atau sangat nyata (P<0,01), dilanjutkan  uji Tukey-W-Procedure dengan SPSS 18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kafein 2-4 mg/ml pada pengencer tris kuning telur sperma kauda epididymis sapi Bali mampu meningkatkan motilitas sperma.Â

    KUALITAS FISIK DAN PALATABILITAS SILASE BATANG PISANG (MUSA PARADISIACA) SEBAGAI PAKAN TERNAK DOMBA EKOR GEMUK

    Get PDF
    Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Mei tahun 2018 berlokasi di Desa Pangkaterjo Dusun Tuyuh Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan. Tujuan dari prenelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas fisik dan palatabilitas presentasi pemberian pakan silase batang pisang (Musa paradisiaca) sebagai pakan ternak domba ekor gemuk. Kegunaan dari penelitian ini diharapkan agar digunakan sebagai bahan informasi dan bahan alternatif tentang pemanfaatan limbah pertanian berupa batang pisang. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 8 ekor domba ekor gemuk, batang pisang, dedak padi, pollard, garam, EM4, mollases dan air. Variabel yang di amati kualitas fisik silase batang pisang yang meliputi (tekstur, warna, aroma dan pH) dan palatabilitas pakan per hari dan per minggu. Data yang dihasilkan dari penelitian dianalisis dengan mengunkan analisis statistik RAK (Rancangan Acak Kelompok). Hasil penelitian yang dapat disimpulkanbahwa pengaruh kualitas fisik silase batang pisang sangat baik, sedangkan pengaruh palatabilitas pada ternak domba ekor gemuk tidak berbeda nyata memberikan (Thitung  ≤0,05) berbeda nyata dengan (Thitung ≤0,01), namun untuk penegelompokan yang berdasarkan jenis kelamin menunjukan yang sangat nyata

    PENGARUH KUALITAS FISIK (BOBOT DAN BENTUK) TELUR ITIK SUPER PEKING PUTIH (SP2-F1) TERHADAP FERTILITAS, DAYA TETAS DAN BOBOT TETAS

    Get PDF
    Penelitian dilaksanakan pada tanggal 15 April – 13 Mei 2018 di unit penetasan telur UPT. Agri Science Technopark Fakultas Peternakan Universitas Islam Lamongan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas fisik (bobot dan bentuk) telur itik Super Peking Putih (SP2-F1) terhadap fertilitas, daya tetas dan bobot tetas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dipakai sebagai informasi bagi masyarakat dan sebagai refrensi dan perbandingan pada penelitian selanjutnya.Penelitian ini menggunakan 80 butir telur itik Super Peking Putih (SP2-F1) dengan rasio induk jantan dan betina 1:5. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola tersarang (nested design) 2 x 2 dengan 4 ulangan dengan setiap ulangan terdiri dari 5 butir telur. Faktor ke 1 adalah bobot telur ( K: 54-64 gram dan B: 65-75 gram ) dan faktor ke 2 adalah  bentuk telur (lonjong (L) : indeks 70-75% dan oval(O): indeks 76-80%). Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan tidak mempengaruhi fertilitas dan daya tetas, tetapi berpengaruh terhadap bobot tetas.. Tidak terdapat interaksi antara bobot dan indeks bentuk telur terhadap fertilitas, daya tetas, dan bobot tetas DOD Itik Super Peking Putih (SP2-F1). Kesimpulan dari penelitian ini ialah  bobot telur tidak berpengruh nyata terhadap fertilitas dan daya tetas (P>0,05), tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap bobot tetas telur itik SP2-F1 (P<0,05). Sedangkan bentuk telur tidak berpengaruh nyata terhadap fertilitas, daya tetas maupun bobot tetas telur itik SP2-F1 (P>0,05)

    PENERAPAN TEKNOLOGI KANDANG ANTI BANJIR DI DESA BOJOASRI, KECAMATAN KALITENGAH, KABUPATEN LAMONGAN, JAWA TIMUR

    No full text
    Kandang anti banjir merupakan sebuah temuan teknologi dalam rangka pencegahan kerugian usaha peternakan kambing di daerah aliran Sungai Bengawan Solo (Wachid et al.2009). Desa Bojoasri Kecamatan Kalitengah adalah salah satu Desa di Kabupaten Lamongan yang terkena dampak banjir stiap tahunnya. Banjir tersebut merupakan banjir tahunan yang menyebabkan banyak kerugian dari sektor pertanian, perikanan dan peternakan. Salah satu usaha peternakan yang banyak merugi adalah peternakan kambing. Oleh  karena  itu  penting  dilakukan  pada  program  diseminasi  produk  teknologi  ke masyarakat ini dengan judul “PENERAPAN TEKNOLOGI KANDANG ANTI BANJIR DI DESA BOJOASRI, KECAMATAN KALITENGAH, KABUPATEN LAMONGAN, JAWA TIMURâ€.Target  yang  diharapkan  pada  kegiatan  ini  meliputi:  Anggota  kelompok  mitra mampu membuat kandang yang aman dari bahaya banjir yaitu kandang anti banjir sebagai pencegahan kerugian usaha peternakan kambing. Mampu membuat awetan pakan berbasis bahan pakan lokal meliputi; pakan silase, pakan konsentrat dan fermentasi gedebok pisang. Mampu mengolah kotoran kambing menjadi pupuk organik berbasis bakteri lokal menggunakan metode fermentasi. Serta, tersedianya kandang anti banjir dan sarana produksi ternak di tingkat kelompok mitra berjumlah 10 unit sehingga kerugian akibat banjir pada sektor ternak Kambing dapat ditekan. Pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain: pengusul program, kelompok ternak “Asriâ€, karang taruna Desa Bojoasri, mahasiswa dan teknisi.Satu unit kandang dibangun dengan ukuran 2 m x 2 m sehingga luasannya 4 m2. Jikadiameter silinder bambu adalah 10 cm; untuk membuat lantai ukuran 2  x  2 meter maka diperlukan bambu dengan panjang 2 meter sebanyak 20 batang. Satu bambu mempunyai volume = ∠x r2 x t = 3,14 x 52cm x 200cm = 15.700 cm3 = 0,0157 m3. sehingga volume 20 batang bambu adalah 20 x 0,0157 m3  = 0.314 m3. Besarnya gaya keatas (Fa) bisa dihitung:  Fa  = Â Ï v  g  =  1000  kg/m3   x  0.314  m3   x  9,81  N/Kg  =  3.080,34  N.  Jika dikonversikan dalam kilogram :  3.080,34 N dibagi 9,81N/Kg = 314  Kg.  Berdasarkan perhitungan tersebut maka berat maksimal  yang bisa ditahan oleh gaya keatas adalah kurang dari 314 Kg. Jika rata-rata berat kambing adalah 40 Kg maka berat 3 ekor kambing adalah 120 Kg. Sehingga rakit ini bisa digunakan sebagai lantai pada kandang panggung dengan kapasitas 7 ekor kambing, namun dengan luasan 4 m2, maka kambing yang dapat ditampung adalah 4 ekor kambing mengingat satu ekor kambing membutuhkan luasan 1 m x 1 m tanpa sekat.Luaran yang diharapkan pada kegiatan ini adalah: Jurnal Ilmiah/ prosiding nasional tentang penerapan teknologi tepat guna, kandang anti banjir untuk mencegah kerugian usaha peternakan kambing di Desa Bojoasri Kec. Kalitengah, Kab. Lamongan; Publikasi media massa tentang kandang anti banjir untuk mencegah kerugian usaha peternakan kambing di Desa Bojoasri Kec. Kalitengah, Kab. Lamongan; Seperangkat kandang anti banjir berjumlah 10 unit di Desa Bojoasri, Kec. Kalitengah, Kab. Lamongan; Peningkatan penerapan  iptek  lanjutan  di  masyarakat  (manajemen  pakan  ketika  terjadi  banjir  yaitu dengan membuat pakan awetan: pakan silase rumput dan fermentasi gedebok pisang; serta manajemen pengolahan kotoran kambing menjadi pupuk organik berbasis bakteri lokal menggunakan metode fermentasi)

    Uji Organoleptik Persilangan Ayam Kampung Broiler dengan Kepadatan Kandang yang berbeda

    No full text
    Penelitian ini bertujuan uji organoleptik Ayam kampung broiler dengan kepadatan kandang yang berbeda. Hasil yang didapat pada penelitian organoleptik yaitu Hedonik dan Mutu hedonik adalah Penampilan umum hedonik dan mutu hedonik penilaian panelis memiliki rata-rata scor 3 (utuh sedikit menarik),. Untuk penilaian tektur rata-rata scor tekstur 3 (agak kasar), hal tersebut tidak memberikan pengaruh nyata (P>0.05). Pada pengujian warna pengujian hedonik memberikan pengaruh yang nyata (P<0.05), sedangkan pada pengujian Mutu hedonik tidak memberikan pengaruh pada perlakuan. Pengujian warna rata- rata Scor pengujian warna oleh panelis yaitu score 3 (pucat) hal tersebut di sebabkan warna suatu produk pangan merupakan daya tarik utama Dan untuk uji rasa Nilai rata-rata rasa daging ayam kampung broiler memiliki rata-rata score sebesar 2,41.Kesimpulan penelitian ini adalah Hasil pengujian organoleptik hedonik dan mutu hedonik terhadap persilangan ayam kampung broiler dengan kepadatan kandang yang berbeda, semua parameter  pada perlakuan masih berada pada kisaran score 3. Kata Kunci: Ayam Kampung Broiler, Kandang, Hedonik dan Mutu Hedonik

    Analisis Kelayakan Finansial Usaha Pembibitan Sapi Potong Di Desa Pucuk Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan

    Get PDF
    oai:ojs.jurnalpeternakan.unisla.ac.id:article/1Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kelayakan finansial ternak sapi potong di Desa Pucuk, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Lokasi penelitian ini dilakukan pada beberapa peternakan di Desa Pucuk, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. dan waktu pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 23 Juni 2016 sampai tanggal 23 Juli 2016. Materi pada penelitian ini adalah beberapa peternakan di Desa Pucuk, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, dipilih pada peternakan yang sudah berpengalaman minimal 2 tahun dan peternakan dengan usaha sapi minimal 5 ekor. Populasi dalam penelitian adalah seluruh peternakan sapi potong di Desa Pucuk, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan sebanyak 10 peternak. Dan sampel dari penelitian ini adalah 5 peternakan yang ada di Desa Pucuk, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Data yangdigunakan dalam penelitian ini adalah berupa data primer dan data skunder, baik yang bersifat kualitatif dan kuantitatif. Proses pengambilan data primer dilaksanakan dengan melakukan pengamatan, wawancara peternak dengan panduan kuisioner yang telah disiapkan. Data skunder diperoleh dari literatur-literatur, arsip dari beberapa pemilik peternakan sapi potong di Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, dan  lembaga-lembaga lain yang berhubungan dengan penelitian ini. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif yaitu statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi, dengan menghitung pendapatan dan finansial (BEP, R/C Ratio dan B/C Ratio). Hasil dari penelitian ini adalah kelayakan usaha pembibitan sapi potong di Desa Pucuk, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan layak dari segi pendapatan, penerimaan maupun finansial (BEP dan R/C Ratio), akan tetapi jika dinilai dari sisi Benefit Cost Ratio (B/C) dari 5 sample peternakan hanya ada 1 peternak yang layak dan menguntungkan yaitu peternakan dengan populasi 40 ekor.Keywords: analisis finansial, sapi poton

    PROFITABILITAS USAHA AYAM PETELUR DI UD. PUNCAK JAYA JOMBANG DALAM UPAYA EFISIENSI KAPASITAS KANDANG

    Get PDF
    Penelitian profitabilitas usaha ayam petelur di UD. Puncak Jaya Jombang dengan tujuan menganalisis mekanisme produk peternakan ayam petelur, profitabilitas, dan efisiensi secara teknis, harga dan ekonomis. Penelitian dilaksanakan pada bulan April - Mei 2016, menggunakan metode penelitian kualitatif pada mekanisme produk peternakan ayam petelur dan analisis cobb douglas profit function pada profitabilitas dan produksi frontier pada efisiensi teknis, harga dan ekonomis. Pengambilan sampel secara purposive yaitu pengambilan sampel secara sengaja. Data primer digunakan pada analisis mekanisme produk peternakan ayam petelur sedangkan data sekunder digunakan untuk analisis profitabilitas, dan efisiensi usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme produk peternakan ayam petelur di UD. Puncak Jaya dipengaruhi oleh bibit yang digunakan yaitu jenis unggul Isa Brown, penggunaan pakan dimana penggunaan pakan 112gr/ekor/hari untuk semua umur, vaksin 2 bulan sekali yaitu NDIBLS, penggunaan suplemen organic, dan tiga orang tenaga kerja setiap kandang, dengan produksi telur rata - rata 487 kg per hari. Profitabilitas usaha ternak ayam petelur dihitung selama 18 bulan pemeliharaan dengan kepemilikan 10.000 ekor menghasilkan profit jangka pendek Rp.33.530.000 per bulan. Dimana profit dipengaruhi oleh harga bibit, pakan, vaksin dan obat-obatan dengan pengaruh negative sedangkan harga tenaga kerja berpengaruh positif terhadap profit. Nilai efisiensi teknis adalah 1.72, efisiensi harga adalah 3.37 dan efisiensi ekonomis adalah 5.83. Nilai keseluruhan efisiensi lebih besar 1 dalam hal ini berarti masih perlu penambahan faktor produksi.Keywords: Profitabilitas, Efisiensi, Ayam Petelu

    Pengaruh Penambahan Ampas Kecap pada Jerami Fermentasi Terhadap Kualitas Fisik, pH dan Pertambahan Bobot Badan Sapi Brahman Cross (BX)

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan ampas kecap pada jerami fermentasi terhadap kualitas fisik, pH dan pertambahan bobot badan sapi Brahman Cross(BX). Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 18 ekor sapi Brahman Cross (BX) dengan bobot awal 200-300 kg/ekor, jerami padi kering dan ampas kecap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 3 perlakuan dan 3 ulangan. Adapun 3 perlakuan tersebut terdiri dari jerami padi tanpa fermentasi, penambahan ampas kecap 5% dan penambahan ampas kecap 10%. Setiap ulangan di isi 2 ekor sapi. Variable yang diamati dalam penelitian ini adalah kualitas fisik, pH dan pertambahan bobot badan sapi Brahman Cross (BX). Data dianalisis dengan metode statistik Rancangan Acak Lengkap. Penimbangan bobot badan dilakukan setiap satu bulan sekali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ampas kecap pada jerami fermentasi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap pertambahan bobot badan sapi Brahman Cross (BX). Akan tetapi pertambahan bobot badan sapi Brahman Cross yang mengkonsumsi pakan jerami fermentasi dengan ampas kecap lebih tinggi dibandingkan dengan control (P0) dengan rata-rata peningkatan 0,25 kg/hari.Keywords: Ampas kecap, jerami fermentasi, kualitas fisik, pH , Pertambahan Bobot Badan, Sapi Brahman Cross (BX

    KEUNGGULAN RELATIF KAMBING PERSILANGAN BOER DAN KACANG

    Get PDF
    Persilangan adalah salah satu metode peningkatan mutu genetik ternak untuk meningkatkan produktivitas ternak dalam waktu relatif singkat. Kambing Boer dipilih untuk meningkatkan produktifitas kambing Kacang karena kambing jenis ini memiliki proporsi badan yang bagus dan mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi genetik pejantan Boer berdasarkan performa hasil persilangannya dengan kambing Kacang di UPT Agriscience Technopark UNISLA. Materi yang digunakan adalah 8 jantan dan 11 betina kambing persilangan Boer dengan kambing Kacang. Variabel yang digunakan adalah bobot lahir dan bobot sapih. Data bobot lahir (BL) dan bobot sapih (BS) dianalisa dengan analisis ANOVA. Perbedaan mean dianalisa dengan Duncant Multiple Range Test. Bobot Lahir (BL) dari persilangan kambing Boer dan Kacang adalah 2,525 + 0,91 kg untuk jantan dan 2,16 + 0,56 kg untuk betina. Bobot Sapih (BS) adalah 10,67 + 4,57 kg untuk jantan dan 8,36 + 2,34 kg untuk betin

    TEKNOLOGI SINKRONISASI ESTRUS DAN ARTIFICIAL INSEMINATION DI KABUPATEN LAMONGAN

    No full text
    Khalayak sasaran kegiatan ini adalah Petani Peternak yang tergabung dalam organisasi mitra Kelompok pembibitan sapi potong “Berkahâ€Â  dan kelompok studi IB di desa Jetis, kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan. Metode pendekatan yang digunakan adalah : pemetaan potensi lokasi, penyuluhan berkerjasama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan, penyediaan sarana yang dibutuhkan, pelatihan dan pendampingan teknologi sinkronisasi estrus dan artificial insemination . Teknologi sinkronisasi birahi adalah teknologi  untuk meningkatkan litter size denga teknik super ovulasi yang didahului dengan gertak birahi (Estrus Synchonization) serta pada teknologi Kawin buatan (Artificial Insemination / AI) pada ternak merupakan salah satu upaya penerapan teknologi tepat guna yang merupakan  pilihan utama untuk peningkatan populasi dan mutu genetik sapi. Melalui kegiatan AI, penyebaran bibit unggul ternak sapi dapat dilakukan dengan murah, mudah dan cepat, serta diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para peternak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa teknologi teknologi sinkronisasi estrus dan artificial insemination sangat tepat guna dalam mengatasi permasalahan peternak sapi potong pada program pembibitan. Kegiatan penyuluhan, penyediaan sarana, pelatihan dan manajemen pengelolaan kegiatan di tingkat kelompok mitra berjalan cukup baik. Diperlukan program pendampingan lebih lanjut terhadap  kegiatan kelompok mitra khususnya kegiatan keberlangsungan teknologi pada kelompok tani - ternak. Program penelitian juga perlu dilakukan untuk membantu penyelesaian masalah yang muncul serta inovasi teknologi yang diperluka

    100

    full texts

    120

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ternak
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇