Jurnal Online Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Not a member yet
28972 research outputs found
Sort by
PENGARUH KEGIATAN PENANAMAN PILAR KARAKTER TERHADAP KARAKTER MANDIRI, DISIPLIN, DAN TANGGUNG JAWAB SISWA SEKOLAH DASAR
Pendidikan karakter menjadi fokus utama dalam upaya membentuk generasi yang mampu menghadapi tantangan abad ke-21. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi perlu diimbangi dengan karakter yang baik sejak usia dini. Namun, fenomena krisisnya moral masih menjadi tantangan bagi bangsa ini. Pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menggalakkan program proyek penguatan profil pelajar pancasila sebagai bagian dari upaya ini. Siswa sekolah dasar merupakan masa yang tepat untuk menanamkan karakter, karena pada masa ini mereka berada pada tahap pembentukan kepribadian. Beberapa karakter dasar yang dibutuhkan sebagai fondasi penguatan moralitasnya adalah karakter mandiri, disiplin dan tanggung jawab. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kegiatan penanaman pilar karakter terhadap karakter mandiri, disiplin dan tanggung jawab. Penelitian ini menerapkan pendekatan eksperimen kuantitatif dengan desain penelitian pre experimental one group pretest-posttest, melibatkan 40 siswa kelas IV di SD Karakter Tapos. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang sudah di validasi konstruk oleh pakar dan reliabel dengan nilai α = 0,88. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji t berpasangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada karakter siswa setelah mendapatkan perlakuan, dengan rata-rata skor posttest lebih tinggi sebesar 3,39 dibandingkan pretest sebesar 3,25. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan penanaman pilar karakter secara terstruktur memiliki pengaruh positif terhadap karakter mandiri, disiplin dan tanggung jawab siswa
THE CONSTRUCTION CIVIL RESISTANCE UPON PERCEIVED UNSUSTAINABLE INFRASTRUCTURE IN EDWARD ABBEY'S THE MONKEY WRENCH GANG: DISCOURSE ANALYSIS
This study aims to identify central themes and analyze the construction of civil conflict in the novel The Monkey Wrench Gang. The novel depicts civil conflict as a form of resistance against infrastructure development, which is built through environmental degradation, political oppression, and moral dilemmas of resistance. To explore this, this study applies a discourse analysis framework supported by Julia Kristeva's concepts of suprasegmental and intertextuality. The suprasegmental aspect is analyzed through Jan Renkema's psycholinguistic approach, integrating Mandler and Johnson's story grammar theory to analyze narrative structure. Intertextuality is explored to reveal how the novel's discourse connects to broader socio-political and ecological realities, through the lens of James Paul Gee's discourse, language, identity, and the social dynamics of the characters are critically analyzed to reveal that civil resistance is not only a political or environmental act, but also a moral struggle—where characters must choose between personal ethics and destructive resistance. This research contributes to education by encouraging critical engagement with literature to understand ecological resistance, civic responsibility, and moral complexity. It provides insights into how fiction can shape environmental awareness and challenges learners to reflect on justice, activism, and human impact through discourse
PROSES PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA DALAM KERANGKA PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN: STUDI KASUS DESA SUKADANA, KECAMATAN CIMANGGUNG, KABUPATEN SUMEDANG
Penelitian ini menganalisis proses perencanaan pembangunan di Desa Sukadana, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang dalam kerangka peraturan perundang-undangan. Fokus kajian mencakup mekanisme perencanaan, peran aktor kunci, serta hambatan dalam pelaksanaannya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen.Hasil menunjukkan bahwa proses perencanaan dilakukan melalui Musyawarah Dusun dan Musyawarah Desa sesuai ketentuan formal. Namun, partisipasi masyarakat masih terbatas, dan pemilihan program prioritas cenderung dipengaruhi oleh keterpaduan dengan RPJMD kabupaten dan alokasi wajib dana desa, sehingga mengurangi otonomi desa. Aktor-aktor seperti kepala desa, BPD, dan pendamping lokal terlibat aktif, tetapi menghadapi kendala kapasitas SDM, perubahan regulasi, serta kurangnya data dasar. Kendala lain seperti dominasi belanja wajib (seperti BLT) dan faktor eksternal turut memengaruhi efektivitas pelaksanaan. Lemahnya integrasi antara perencanaan desa dan regulasi yang lebih tinggi menyebabkan pembangunan kurang optimal. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas kelembagaan desa, penyediaan sistem data yang terintegrasi, serta penyederhanaan regulasi untuk mendukung perencanaan yang partisipatif dan adaptif
FORMULASI SEDIAAN PERONA PIPI (BLUSH ON) BENTUK STICK EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH MELINJO MERAH (GNETUM GNEMON L.) SEBAGAI PEWARNA ALAMI
Blush on merupakan salah satu sediaan kosmetik dekoratif yang digunakan untuk mewarnai pipi dengan sentuhan artistik sehingga dapat memberikan warna dan kesan indah pada wajah. Melinjo (Gnetum gnemon L.) merupakan salah satu tanaman biji-bijian yang hampir seluruh bagian tanamannya mempunyai manfaat. Salah satu bagian dari tanaman melinjo yang sering dimanfaatkan yaitu bagian kulit buahnya. Kulit melinjo merah mengandung senyawa flavonoid yang dapat dimanfaat kan sebagai pewarna alami. Flavonoid dapat dimanfaatkan sebagai pewarna pada sediaan Blush on stick. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Formulasi sediaan blush on stick ini terdiri dari beberapa komponen diantaranya kaolin,zink oksida, isopropil miristat, lanolin, natrium metabisulfit, carnaubawax, oleum rosae, talkum dan ekstrak kulit melinjo merah dengan konsentrasi 5%, 10% dan 15%. Sediaan Blush on stick yang mengandung ekstrak kulit buah melinjo merah memenuhi persyaratan mutu sediaan seperti memiliki bau, warna dan tekstur yang disukai panelis, tekstur yang halus dan komponen yang homogen, stabil pada penyimpanan selama 28 hari dengan suhu ruang, memiliki pH (5,22–5,94) yang sesuai dengan standar pH kulit wajah (4,5-6), dan memiliki titik lebur (62,1°–67,0°C) yang sesuai dengan kriteria SNI 16-479-1998 (50°-70°C). Uji terhadap sukarelawan yaitu uji iritasi dan uji kesukaan (Hedonic test) didapati hasil bahwa formulasi blush on stick dengan ekstrak etanol kulit melinjo merah tidak menyebabkan iritasi dan dari 4 konsentrasi yang paling disukai sukarelawan yaitu F3 dengan konsentrasi 15%. Hal ini dikarenakan semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang digunakan maka semakin pekat pula warna yang dihasilkan
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM LINN) TERHADAP KUALITAS FISIK DAN KUALITAS ORGANOLEPTIK KUE TALAM UBI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung kentang pada kue talam ubi meliputi aspek densitas pemadatan kekenyalan, warna, rasa, aroma dan tekstur. Penelitian berlangsung sejak bulan September 2024 hingga Juni 2025 di Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen terhadap 3 perlakuan substitusi tepung kentang, yaitu 30%, 40% dan 50%. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling), dengan memberikan kode pada setiap sampel dan kode tersebut hanya diketahui oleh peneliti. Pengujian uji organoleptik dilakukan dengan uji mutu hedonik yang dilakukan kepada 15 panelis agak terlatih pada setiap sampelnya. Analisis data uji yang digunakan pada uji fisik yaitu uji Anova dan uji Duncan sebagai uji lanjutan. Analisis data uji yang digunakan pada uji organoleptik yaitu uji Kruskal Wallis dan dilanjut dengan uji Tuckey. Hasil uji fisik menunjukkan adanya pengaruh nyata pada aspek kekenyalan dengan persentase tertinggi 50% dan tidak adanya pengaruh nyata pada aspek densitas pemadatan. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan tidak adanya pengaruh yang nyata pada aspek warna, rasa, aroma dan tekstur bawah. Hasil pengujian hipotesis pada aspek kekenyalan menunjukkan adanya pengaruh nyata. Adapun hasil dari penelitian ini persentase yang optimal terdapat pada persentase 50%, hal tersebut dikarenakan pada persentase tersebut memiliki hasil karakteristik yang sesuai dengan sampel kontrol sehingga dapat dijadikan acuan penelitian selanjutnya
ANALISIS PENGARUH TEKNIK PELIPATAN TERHADAP KUALITAS FISIK DAN MUTU SENSORI CROISSANT TANPA RESTING
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik pelipatan yang berbeda terhadap kualitas fisik dan mutu sensori croissant tanpa resting dan peralatan yang minimalis tanpa penggunaan mixer dan sheeter. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengolahan Roti dan Patiseri Program Studi Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode eksperimen. Dalam penelitian ini terdapat sampel yang digunakan yaitu teknik pelipatan single-single-single, double-single dan double-double. Lahkah selanjutnya dilanjutkan dengan penilaian mutu sensori terhadap 45 panelis agak terlatih yaitu mahasiswa Program Studi Tata Boga. Pada Hasil uji organoleptik tidak terdapat pengaruh teknik pelipatan yang berbeda pada aspek volume, warna kulit, tekstur kulit, honeycomb, warna remah dalam, tekstur remah dalam, aroma, lembaran dan rasa. Berdasarkan hasil uji Kruskal-wallis didapatkan hasil tidak terdapat pengaruh Teknik pelipatan antara ketiga perlakuan. karena Fhitung volume (5,56), warna kulit (-1,09), tekstur kulit (5,45), honeycomb (3,82) warna remah dalam (1,34), tekstur remah dalam (-3,21), aroma (0,58), lembaran (0,04) dan rasa (0,33) < Ftabel (5,99). Berdasarkan hasil uji teknik lipatan single-single-single mendapat nilai tertingi pada hampir setiap aspek mutu sensori. Hasil uji kualitas fisik menggunakan uji anova menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh teknik pelipatan pada aspek volume dan bake loss croissant tanpa resting antara ketiga perlakuan, karena Fhitung volume (0,17), bake loss (2,96) < Ftabel (5,14). Berdasarkan hasil uji teknik lipatan single-single-single mendapat nilai tertingi pada setiap aspek kualitas fisik. Teknik pelipatan single-single-single, double-single dan double-double ketiganya dapat digunakan, namun direkomendasikan Teknik pelipatan single-single-single yang menghasilkan produk lebih baik dari sifat fisiknya dan aspek mutu sensori. Croissant tanpa resting lipatan single-single-single memiliki rata-rata yang unggul pada aspek volume, warna kulit, tekstur kulit, aroma, lembaran dan rasa, yang menghasilkan produk croissant tanpa resting bervolume besar, warna kulit coklat karamel, tekstur kulit renyah, beraroma butter, berlembar, dan rasa gurih
PENINGKATAN EFISIENSI LAYOUT HANDING BAGGAGE SECURITY CHECK POINT (HBSCP) DI BANDAR UDARA FATMAWATI SOEKARNO BENGKULU
Penelitian ini berfokus pada peningkatan efisiensi tata letak di area Handling Baggage Security Check Point (HBSCP) Bandar Udara Fatmawati Soekarno Bengkulu, yang memainkan peran vital dalam proses pemeriksaan bagasi tercatat dan pergerakan personel. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara terbuka ,serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain awal belum optimal karena keterbatasan ruang gerak, keberadaan roller logam yang berisiko, dan penempatan mesin X-ray yang saling menghalangi. Solusi yang dirancang meliputi pemisahan jalur conveyor menjadi dua arah, penghilangan hambatan fisik, serta penataan ulang posisi mesin X-ray guna meningkatkan kelancaran proses. Perubahan tata letak ini terbukti mampu memperbaiki alur pemeriksaan, mendukung mobilitas petugas, dan meningkatkan keselamatan kerja. Desain baru tersebut telah mendapatkan persetujuan dari pihak manajemen bandara dan dinilai layak untuk diterapkan. Secara keseluruhan, relayout ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan efektivitas dan efisiensi operasional di area HBSCP
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH (ICM) KELAS V PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SDN 101/II MUARA BUNGO
Penelitian ini berjudul Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Index Card Match (ICM) Kelas V Pada Pembelajaran Matematika Di SDN 101/II Muara Bungo, penelitian ini berawal dari masalah masih banyaknya siswa yang menganggap bahwa pembelajaran matematikan adalah pembelajaran yang membosankan sehingga siswa malas dan tidak memahami dalam mengerjakan soal yang diberikan oleh guru. Model pembelajaran yang digunakan guru juga masih model pembelajaran konvensional sehingga siswa kurang berperan aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Quasi Eksperimental Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VB yang berjumlah 32 siswa sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VC berjumlah 30 siswa sebagai kelas kontrol. Dalam pelaksanaan penelitian ini kedua kelas diberkan pretest sebelum mendapatkan perlakuan dan posttest setalah mendapatkan perlakuan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa data yang diperoleh yaitu pretest dan postest dapat diketahui bahwa hasil analisis mann-whitney menunjukkan hasil nilai pretest bahwa p-value dari kelas eksperimen dan kontrol 0,051 yang menyatakan lebih besar dari pada 0,05, maka dapat dinyatakan bahwa Ha ditolah dan Ho diterima sedangkan hasil nilai postest bahwa p-value dari kelas eksperimen dan kontrol 0,000 yang menyatakan lebih kecil dari pada 0,05, maka dapat dinyatakan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya ada perbedaan yang signifikan hasil pretest dan postest dari kelas eksperimen dan kelas kontrol
PENGARUH LINGKUNGAN PANTI ASUH TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK (SURVEI DI PANTI YAYASAN AL HUDA)
Penelitian ini di latar belakangi hasil observasi yang peneliti lakukan terhadap anak anak di Panti Yayasan Al Huda. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bahwa lingkungan panti asuhan diduga erat kaitannya dengan proses pembentukan karakter anak-anak yang tinggal di dalamnya. Lingkungan tempat tinggal, pola pengasuhan dari pengasuh, interaksi sosial antar anak asuh, serta ketersediaan fasilitas pendukung menjadi faktor-faktor penting yang dapat membentuk atau justru menghambat perkembangan karakter anak.Lingkungan berpengaruh signifikan terhadap Pembentukan Karakter Anak di Panti Yayasan Al Huda. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh lingkungan panti asuh terhadap pembentukan karakter anak.Penelitian ini adalah penelitian adalah jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei yang melibatkan anak di Panti Yayasan Al Huda.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan panti asuhan terhadap pembentukan karakter anak, yang meliputi pola asuh pengasuh, interaksi sosial antar penghuni, serta fasilitas pendukung, memiliki peran strategis dalam membentuk nilai-nilai karakter seperti kedisiplinan, tanggung jawab, empati, dan kemandirian. Responden dalam penelitian ini adalah anak-anak di Panti Yayasan Al Huda. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang signifikan pengaruh lingkungan terhadap pembentukan karakter anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika dilihat dari uji koefisien Product Moment menghasilkan “rxy” atau “ro” sebesar 0,735, sedangkan “rt” pada tabel signifikan 5% = 0,339 dan taraf signifikan 1% = 0,436. Dengan demikian dapat diketahui bahwa “ro” > “rt” baik pada signifikan 5% maupun 1%. Maka berdasarkan hasil tersebut Hipotesis Alternatif (Ha) diterima atau disetujui dan Hipotesis Nihil (Ho) ditolak atau tidak disetujui. Berdasarkan penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan Lingkungan Panti Asuh Terhadap Pembentukan Karakter Anak di Panti Yayasan Al Huda
RANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PERSONEL PKP-PK MENGGUNAKAN MOTIVE DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL YOGYAKARTA
Kemajuan Teknologi Informasi saat ini telah mengubah berbagai hal seperti media pembelajran melalui internet. Perkembangan teknologi informasi memberikan dampak positif terutama pada bidang penerbangan . Personel PKP-PK bandar udara internasional Yogyakarta saat ini masih menggunakan metode pembelajaran konvensional sehingga dianggap kurang efektif, oleh karena itu dibutuhkan media pembelajaran yang interaktif dan menarik berupa Website MOTIVE. Media pembelajaran ini dirancang sebagai media pembelajaran digital personel PKP-PK bandar udara internasional Yogyakarta sehingga memudahkan pembelajaran personel PKP-PK Bandar Udara Internasional Yogyakarta.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung di lapangan, wawancara dengan pihak terkait, dan kuisioner secara tertutup. Fokus utama dalam penelitian ini adalah pembelajaran dari personel PKP-PK di Bandar Udara Internasional Yogyakarta yang dinilai belum efektif.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Sebagian besar personel PKP-PK bandar udara internasional Yogyakarta mendukung perancangan media pembelajaran berbasis digital, khususnya dalam bentuk website interaktif.Kesimpulan dari penelitian ini website MOTIVE dirancang sebagai media pembelajaran digital yang interaktif dan mudah diakses oleh personel PKP-PK Bandar Udara Internasional Yogyakarta. Data menunjukkan respons positif terhadap kemudahan akses pembelajaran. Fitur seperti modul materi, regulasi, kuis, dan pemantauan kompetensi membantu penguasaan materi. Website MOTIVE berpotensi meningkatkan profesionalisme personel serta mendukung keselamatan dan kelancaran operasional bandar udara secara signifika