Jurnal Online Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Not a member yet
28972 research outputs found
Sort by
Pengaruh Metode Edukasi dan Inspirasi (Eddin) Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Sadari di Smkn 4 Tangerang Selatan
Kanker payudara menjadi isu kesehatan mendesak dan penyebab utama kasus kanker serta kematian pada wanita. Prevalensi kanker payudara terus meningkat, terutama di negara-negara berkembang. Permenkes UU No. 34 tahun 2015 mengatur pedoman SADARI untuk deteksi dini, tetapi kurangnya informasi dan edukasi masih menjadi kendala utama. Upaya untuk mengatasi masalah ini adalah dengan edukasi kesehatan melalui Metode Edukasi dan Inspirasi (EDDIN). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Metode Edukasi Dan Inspirasi (EDDIN) Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Periksa Payudara Sendiri (SADARI) di SMKN 4 Tangerang Selatan. Desain penelitian menggunakan quasy experiment dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja putri di SMKN 4 Tangerang Selatan jurusan layanan kesehatan dengan sampel 20 orang yang diambil menggunakan teknik Stratified Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Analisa data dilakukan dengan uji statistik Paired T test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada Pengaruh Metode Edukasi Dan Inspirasi (EDDIN) Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang SADARI Di SMKN 4 Tangerang Selatan (p=0,001). Hasil penelitian ini diharapkan dapat diaplikasikan dalam berbagai tema edukasi kesehatan bagi remaja
Integrasi Posbindu PTM dan Prolanis Pada Pelayanan Diabetes Melitus Di Kota Jambi
Penyakit Tidak Menular (PTM) masih menjadi penyebab kematian utama di dunia dan di Indonesia saat ini, salah satunya adalah penyakit Diabetes Melitus. Di Kota Jambi, prevalensi penyakit diabetes mellitus yang tinggi dan terus meningkat menjadi beban penyakit yang menurunkan produktivitas masyarakat. Kebijakan dan program pengendalian penyakit seharusnya memadai, namun hasil penelitian menemukan bahwa terdapat kesenjangan besar antara program dan beban PTM yang harus diatasi. Posbindu-PTM dan Prolanis merupakan dua program yang berupaya mengendalikan penyakit diabetes melitus, namun belum ada koordinasi dalam pelaksanaan kedua program tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi pelaksanaan Posbindu PTM dan Prolanis serta dampaknya terhadap pelayanan kesehatan diabetes melitus di Kota Jambi dengan menggunakan model implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melibatkan 15 orang informan yang merupakan pemangku kepentingan dan pelaksana program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pelayanan diabetes melitus integrasi Posbindu PTM dan Prolanis telah dilaksanakan di beberapa Puskesmas Kota Jambi dalam bentuk pelaksanaan di lapangan dalam satu waktu, namun kelemahan dalam pelaksanaannya berasal dari standar dan sasarannya, sumber daya dan sikap pelaksana. Perlu adanya dukungan yang kuat dari pemangku kepentingan untuk mengupayakan integrasi program untuk layanan PTM terutama diabetes melitus
Penerapan Latihan Gerak Kaki dengan Teknik Closed Kinestic Chain Dalam Meningkatkan Mobilitas Fisik Pada Penderita Osteoarthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Koni Kota Jambi Tahun 2024
Mobilitas fisik menjadi salah satu masalah yang sering dialami oleh lansia penderita osteoarthrtitis. Hal ini terjadi karena perubahan pada sistem musculoskeletal dan proses penuaan. Salah satu intervensi keperawatan untuk mengatasi gangguan mobilitas fisik yaitu dengan latihan gerak kaki closed kinetic chain. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan latihan gerak kaki dengan teknik closed kinestic chain dalam meningkatkan mobilitas fisik pada penderita osteoarthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Koni Kota Jambi. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan desain penelitian pre dan post test yaitu membandingkan antara skor sebelum dan sesudah dilaksanakan intervensi closed kinetic chain exercise. Studi kasus ini diberikan pada dua orang klien penderita osteoarthrtitis dan dilaksanakan selama 5 hari. Hasil studi kasus ini yang diukur menggunakan skor WOMAC didapatkan bahwa pada klien pertama menunjukkan adanya peningkatan mobilitas fisik dari skor 36 (Sedang) menjadi skor 24 (Ringan). Sedangkan pada klien kedua menunjukkan adanya peningkatan mobilitas fisik dari skor 38 (Sedang) menjadi skor 26 (Sedang). Studi ini menunjukan bahwa closed kinetic chain exercise dapat meningkatkan mobilitas fisik pada osteoarthritis lutut yang diukur menggunakan parameter WOMAC. Studi ini diharapkan kepada pasien osteoarthritis untuk dapat menerapkan latihan gerak kaki closed kinetic chain exercise sebagai salah satu alternatif untuk melatih kekuatan otot
Uji Fungsi Khusus Automated Hematology Analyzer Sysmex Xn-2000
Hematologi merupakan salah satu parameter diagnostik laboratorium yang berperan penting dalam evaluasi kesehatan dan deteksi berbagai kondisi patologis. Setiap alat hematologi memiliki metode kerja, prinsip pengukuran, dan tingkat akurasi yang berbeda, sehingga perlu dilakukan uji fungsi untuk memastikan kesesuaian dan konsistensi hasil antara alat yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa dua alat hematologi analyzer dalam mengukur parameter darah utama, seperti jumlah hemoglobin, leukosit, dan trombosit. Uji banding dilakukan untuk menilai akurasi, presisi, dan kesesuaian hasil antara kedua alat, sehingga dapat memastikan hasil laboratorium yang valid. Metode penelitian menggunakan jumlah sampel minimal untuk uji banding sebesar 20 subjek meliputi 10 sampel normal dan 10 sampel abnormal. Hasil yang diperoleh dibandingkan menggunakan uji statistik korelasi Pearson untuk menilai kesesuaian dan hubungan kedua alat. Selain itu dilakukan uji performa alat berupa uji within run dan between day menggunakan tiga level kontrol kemudian dianalisis CV dan SD. Kedua alat Hematology analyzer mempunyai CV yang baik dan tidak melampaui batas yang ditentukan CLSI dan literatur masing-masing parameter yaitu hemoglobin <1%, leukosit <3%, trombosit <4%. Uji komparasi menunjukkan korelasi kuat antara kedua alat dalam menguji sampel untuk ketiga parameter tersebut dengan r > 0,99 dan p<0,05. Penelitian ini menunjukkan bahwa Sysmex XN-2000 dan XN-1000 mempunyai presisi dan akurasi yang baik. Dengan hasil korelasi yang baik maka kedua alat ini dapat saling menggantikan
Efektivitas Pemberian Sari Kacang Hijau dan Buah Naga Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil dengan Anemia di Klinik Aulia Medika Citeureup Kabupaten Bogor Tahun 2024
Anemia in pregnant women occurs due to increased nutritional needs and the process of hemodilution which peaks at 32 weeks of gestation. Anemia that is not treated immediately can have a negative impact on the mother and fetus. This study aims to determine the effect of giving mung bean and dragon fruit juice. The method used in this research is quantitative descriptive with Quasy Experiment research design and Two Group Pretest-Posttest Design approach, the statistical test used is T-Dependent Test if the data is normally distributed, but if the data is not normally distributed then it is done using Wilcoxon Test. The population in this study were 44 pregnant women, with a sample of 16 pregnant women who experienced anemia. The sampling technique in this study was Accidental Sampling. The results showed that the administration of mung bean juice and dragon fruit both had an effect in increasing the hemoglobin levels of pregnant women with a P-Value of 0.000 (α <0.05), and the mean of the mung bean juice intervention was 0.062 gr/dl greater than the mean of the dragon fruit intervention which means that the administration of mung bean juice is slightly more effective than dragon fruit to increase hemoglobin levels in pregnant women with anemia
Uji Indeks Glikemik Pangan Fungsional Kefir Susu Kambing dengan Penambahan Madu Randu ( Ceiba Pentandra )
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai indeks glikemik dan beban glikemik dari produk kefir susu kambing dengan penambahan madu randu ( Ceiba Pentandra ). Desain penelitian yang digunakan adalah true experimental dengan desain crossover ( non-randomized ) dengan dua perlakuan. Perlakuan pertama yaitu pemberian makanan standar ( glukosa murni ) sementara untuk perlakuan kedua yaitu pemberian makanan uji ( kefir susu kambing dengan penambahan madu randu ( Ceiba Pentandra ) ) yang dilakukan pada waktu yang berbeda. Pengujian produk ini melibatkan 8 orang panelis tidak terlatih. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kefir madu randu memiliki indeks glikemik kategori rendah 53,98 ± 42,26 dengan beban glikemik kategori rendah pula ( 1,27 ) dalam sajian 100 ml. Terdapat perbedaan yang signifikan antara kefir madu dengan makanan standar ( p=0,018 ). Kefir madu randu ini cenderung dapat mengontrol kestabilan dan mengurangi lonjakan pada glukosa darah sehingga cukup aman dikonsumsi untuk penderita diabetes
Hubungan Anemia dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa di RS Royal Prima Medan Tahun 2024
Penyakit Ginjal Kronik (PGK) adalah kondisi medis di mana laju penyaringan dan filtrasi ginjal menurun dalam kurun waktu tiga bulan atau bahkan lebih. Gagal ginjal kronik tidak memiliki gejala khusus atau indikasi yang jelas saat penyakitnya berkembang. Ketika laju filtrasi glomerulus mencapai kurang dari 60 mL/menit/1,73 m2 selama lebih dari tiga bulan maka akan terjadi gagal ginjal kronik dan fungsi ginjal akan rusak sehingga tidak dapat diperbaiki. Anemia adalah salah satu komplikasi berisiko tinggi yang disebabkan oleh penyakit gagal ginjal; sekitar 80 hingga 90% pasien mengalami anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan anemia dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RS Royal Prima Medan tahun 2024. Penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-section. Penelitian ini melibatkan 57 sampel. Selanjutnya, metode univariat dan bivariat digunakan untuk menganalisis data yang telah dikumpulkan. Setelah uji chi-square, ditemukan bahwa nilai p-value 0,000 < 0,05, yang menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan yaitu hubungan anemia dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa.
Kata Kunci: gagal ginjal kronik, anemia, kualitas hidu
Studi In Silico Penghambatan COVID-19 melalui Papain-Like Protease dan NSP10: Pendekatan AutodockTools dan Simulasi Dinamika Molekuler
COVID-19 merupakan tantangan global yang membutuhkan pengembangan terapi efektif. Studi ini mengeksplorasi potensi senyawa antivirus sebagai inhibitor terhadap enzim Papain-Like Protease (PLpro) dan Non-Structural Protein 10 (NSP10) SARS-CoV-2 melalui pendekatan in silico. Menggunakan perangkat lunak AutodockTools untuk molecular docking dan Discovery Studio Visualizer untuk visualisasi, penelitian ini mengevaluasi binding affinity dan stabilitas interaksi ligan-reseptor melalui simulasi dinamika molekuler. penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi senyawa antivirus sebagai penghambat COVID-19 melalui studi in silico yang mengombinasikan metode docking molekuler dengan simulasi dinamika molekuler untuk mengamati stabilitas interaksi pada level atomik. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur dengan pendekatan in silico untuk mengeksplorasi penghambatan COVID-19 melalui Papain-Like Protease (PLpro) dan NSP10. Desain penelitian bersifat deskriptif, di mana kami mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber yang relevan mengenai interaksi antara senyawa potensi dan target protein virus. Hasil menunjukkan bahwa umifenovir memiliki binding affinity terendah, menandakan potensi kuat sebagai inhibitor COVID-19. Stabilitas interaksi senyawa dengan residu asam amino kunci pada PLpro dan NSP10 mendukung prediksi aktivitas antivirus yang tinggi. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa studi in silico dapat menjadi langkah awal yang penting untuk mengidentifikasi kandidat obat potensial dalam melawan COVID-19
Efektifitas Air Rebusan Daun Kelor Terhadap Hipertensi Gestasional Ibu Hamil di Puskesmas Alai Tahun 2025
One classification of hypertension in pregnancy is gestational hypertension. Gestational hypertension is hypertension that occurs when blood pressure is > 140/90 mmHg at a gestational age of > 20 weeks without a history of previous hypertension and without proteinuria. Pharmacological treatments commonly used in the treatment of hypertension in pregnancy are labetalol, methyldopa, nifedipine, clonidine, diuretics, and hydralazine. Labetalol is the safest drug. Diuretics and CCBs (nifedipine) may be safe but data is minimal and are not used as firstline drugs. According to ACC / AHA 2017 and ESC / ESH 2018, the recommended antihypertensive drugs in pregnancy are only labetalol, methyldopa and nifedipine, while those prohibited are ACE inhibitors, ARBs and direct renin inhibitors (Aliskiren). The purpose of this study was to determine the effect of giving boiled Moringa oleifera leaves on gestational hypertension in pregnant women at the Alai Health Center. The results of statistical tests showed that the average blood pressure of hypertensive pregnant women before being given boiled water from moringa leaves was a systolic mean of 39.391 and a diastolic mean of 30.758. The average blood pressure of hypertensive patients after being given boiled water from moringa leaves was a systolic mean of 15.422 and a diastolic mean of 21.903. There was an effect on systolic blood pressure and a difference in diastolic with a p value of 0.000. There was a significant effect of giving boiled water from moringa leaves (Moringa oleifera) on reducing blood pressure in hypertensive patients at the Alai Health Center. It is hoped that the Head of the Alai Health Center through health workers can provide counseling or socialize to the community that boiled moringa leaves have an effect on reducing blood pressure
PERAN VISUM ET REPERTUM DALAM KASUS KEKERASAN TERHADAP ANAK : LAPORAN KASUS
Kekerasan terhadap anak merupakan masalah forensik dan medikolegal yang memerlukan identifikasi dan dokumentasi yang akurat. Laporan ini membahas kasus seorang anak perempuan berusia 10 tahun yang mengalami penganiayaan berat oleh ibu tirinya, termasuk penyekapan dan penyiksaan dengan air panas. Korban datang ke IGD dengan keluhan nyeri pada perut bawah, area genital, dan paha. Pemeriksaan fisik menunjukkan berbagai luka dengan karakteristik trauma termal dan mekanik. Dokumentasi medis yang tepat berperan penting dalam mengungkap pola kekerasan dan sebagai bukti hukum. Kasus ini menegaskan peran dokter dalam mendeteksi, mendokumentasikan, dan melaporkan kekerasan terhadap anak sesuai aspek forensik dan medikolegal