Jurnal Online Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Not a member yet
    28972 research outputs found

    PENGARUH IKLIM KERJA ORGANISASI TERHADAP KOMITMEN KERJA KARYAWAN

    No full text
    Iklim kerja merupakan salah satu faktor penting dalam organisasi yang dapat mempengaruhi kenyamanan, kepuasan, serta komitmen pada pekerja terhadap tempat mereka bekerja. Komitmen kerja yang tinggi juga memiliki pengaruh langsung terhadap peningkatan kinerja, loyalitas, serta penurunan tingkat turnover pada pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam pengaruh iklim kerja terhadap komitmen kerja karyawan berdasarkan kajian literatur. Penelitian dilakukan dengan metode studi literatur melalui penelusuran artikel ilmiah dari berbagai database akademik terpercaya seperti Google Scholar, PubMed, Research EBSCO, dan ScienceDirect. Penelusuran awal ditemukan lebih dari 300 artikel, kemudian 8 artikel diseleksi sebagai artikel utama yang paling relevan untuk dianalisis lebih lanjut menggunakan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa iklim kerja yang positif berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan komitmen kerja karyawan. Selain itu, iklim kerja juga berpengaruh terhadap kepuasan kerja, stres kerja, burnout, hingga motivasi dan kinerja. Lingkungan kerja yang mendukung kebutuhan psikologis dasar seperti otonomi, kompetensi, dan keterhubungan akan menumbuhkan motivasi intrinsik yang memperkuat loyalitas karyawan. Temuan juga menunjukkan bahwa variabel kepuasan kerja, pengembangan karir, dan kepemimpinan transformasional turut memediasi hubungan antara iklim kerja dan komitmen. Oleh karena itu, membangun iklim kerja yang kondusif dapat menjadi strategi penting bagi organisasi untuk menjaga stabilitas SDM, meningkatkan produktivitas, serta mengurangi turnover, khususnya dalam menghadapi tantangan dunia kerja modern

    PROSEDUR PEMERIKSAAN OS FEMUR PEDIATRIK DENGAN INDIKASI INTOEING FOOT DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD SIDOARJO BARAT

    No full text
    Intoeing foot adalah kondisi rotasi medial ekstremitas bawah yang umum terjadi pada anak-anak dan dapat bersifat unilateral maupun bilateral. Evaluasi klinis menggunakan Foot Progression Angle (FPA). Penyebabnya meliputi peningkatan anteversi femoralis, torsi tibialis internal, adduktus metatarsus, atau kombinasi ketiganya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur serta peran pemeriksaan os femur pediatrik dengan indikasi intoeing foot di Instalasi Radiologi RSUD Sidoarjo Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka terhadap tiga radiografer, satu dokter radiologi, dan satu dokter ortopedi selama periode September 2024 hingga April 2025. Analisa data dibentuk secara naratif, diverifikasi dengan teori dan ditarik  kesimpulan. Pemeriksaan os femur pediatrik dilakukan dengan melepas benda logam dan alas kaki yang dapat mengganggu citra radiograf. Teknik yang digunakan adalah proyeksi anteroposterior (AP) dengan posisi pasien erect, kaki sejajar dan lurus. Batas atas ditentukan pada spina iliaca anterior superior dan batas bawah hingga pertengahan cruris, dengan titik bidik pada distal femur. Proyeksi lateral tidak digunakan karena proyeksi AP dinilai cukup untuk evaluasi panjang, simetri, dan derajat kedua femur. Peran pemeriksaan ini mendukung analisis ortopedi terhadap gangguan pertumbuhan tulang, saraf, otot, atau struktur lain. Prosedur pemeriksaan memiliki perbedaan dengan teori, adanya variasi pada proyeksi serta batas anatomi. Peran pemeriksaan telah sesuai dengan penelitian sebelumnya. Disarankan agar pemeriksaan dilakukan sesuai teori yang mencakup os femur hingga ankle joint untuk hasil evaluasi yang lebih komprehensif

    SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW TENTANG FRAKTUR OS NASAL: TREN PENELITIAN, DIAGNOSIS, DAN PENATALAKSANAAN

    No full text
    Fraktur os nasal merupakan cedera wajah yang paling umum, namun pendekatan diagnosis dan penatalaksanaannya terus berkembang seiring kemajuan teknologi medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tren terkini dalam diagnosis, penatalaksanaan, dan metode pengobatan fraktur os nasal melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Proses pencarian artikel dilakukan pada basis data PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Setelah melalui tahap seleksi berdasarkan kriteria inklusi, diperoleh 22 artikel yang relevan untuk dianalisis. Hasil studi menunjukkan bahwa teknologi pencitraan, khususnya CT-scan, semakin sering digunakan dalam diagnosis fraktur kompleks karena mampu memberikan visualisasi anatomi yang lebih detail, sementara radiografi konvensional masih digunakan untuk kasus ringan. Dalam hal penatalaksanaan, terdapat dua pendekatan utama yaitu konservatif dan operatif. Pendekatan konservatif diterapkan pada fraktur tanpa dislokasi, sedangkan penanganan operatif seperti reposisi tertutup atau rinoplasti diperlukan untuk fraktur kompleks. Faktor yang memengaruhi pemilihan terapi mencakup tingkat keparahan cedera, pertimbangan estetika, preferensi pasien, hingga aspek psikologis dan kualitas hidup. Simpulan dari studi ini menegaskan pentingnya pendekatan yang individual dan holistik dalam penanganan fraktur os nasal. Penelitian juga merekomendasikan pelatihan berkelanjutan bagi praktisi medis serta studi lebih lanjut mengenai inovasi terapi dan evaluasi jangka panjang terhadap berbagai metode penanganan

    ANALISIS PEMBERIAN TERAPI KOMPRES HANGAT JAHE DAN SERAI PADA PASIEN GOUT ARTRITIS DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT DI DESA SINABUN

    No full text
    Gout artritis merupakan kondisi peradangan akut yang menyebabkan nyeri hebat pada sendi, yang sering mengganggu aktivitas penderitanya. Terapi non-farmakologis, seperti kompres hangat dari bahan alami, menjadi alternatif aman dan efektif dalam mengurangi nyeri. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas pemberian terapi kompres hangat jahe dan serai dalam menurunkan nyeri akut pada pasien gout artritis di Desa Sinabun. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan sampel pasien yang mengalami nyeri akut dan diberikan intervensi berupa kompres hangat selama 15 menit. Data dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengukur penurunan skala nyeri sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan pada skala nyeri pasien setelah diberikan terapi (p=0,003; p=0,000), yang didukung oleh kandungan gingerol dan sitral dari jahe dan serai yang berfungsi sebagai antiinflamasi dan vasodilator alami. Terapi ini aman, mudah diaplikasikan, dan dapat dijalankan secara mandiri oleh keluarga di rumah, serta berpotensi sebagai metode alternatif dalam manajemen nyeri gout. Kesimpulan, pemberian kompres hangat jahe dan serai efektif dalam mengurangi nyeri akut gout artritis, meningkatkan kenyamanan pasien, serta mendukung terapi klinis konvensional

    ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HIPERTESI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT DENGAN INTERVENSI SENAM HIPERTENSI DI PANTI SOSIAL WERDA JAYA MARA PATI

    No full text
    Hipertensi adalah kondisi dimana mempengaruhi sistem peredaran darah, ditandai dengan peningkatan tekanan darah yang naik atau bisa disebabkan oleh beberapa gejala seperti halnya pusing dan nyeri pada kepala. . Tujuan : untuk menganalisis Asuhan Keperawatan pada pasien Hipertensi dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut Dengan Intervensi Senam Hipertensi Di Panti Sosial Werda Jaya Mara Pati. Metode: Case Study. Hasil: Dari hasil peneltian ini adalah senam ataupun olahraga mampu meningkatkan oksigen kedalam sel untuk di proses sebagai pembentukan energi, sehingga mampu terjadi penigkatan denyut jantung dengan ini tekanan darah akan meningkan, setelah beristirahat pembuluh darah akan berdilatasi atau meregang, dan aliran darah akan menurun. Simpulan: Berdasarkan hasil pengkajian pada pasien yang mengalami Hipertensi terjadi Penurunan tekanan yaitu saat pasien dapat melakukan aktivitas yang cukup dengan melakukan Senam hipertensi

    ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU REPRODUKSI SEHAT PADA MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA

    No full text
    Perilaku reproduksi sehat merupakan aspek penting dalam menjaga kesejahteraan fisik, mental, dan sosial individu, khususnya pada kelompok usia mahasiswa yang sedang berada dalam masa transisi menuju kedewasaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku reproduksi sehat pada mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional digunakan, melibatkan 250 responden yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap, dan pengaruh teman sebaya memiliki hubungan yang signifikan terhadap perilaku reproduksi sehat. Pengetahuan merupakan faktor dominan dengan nilai odds ratio (OR) sebesar 2,15, diikuti oleh pengaruh teman sebaya (OR = 1,93) dan sikap (OR = 1,78). Sementara itu, akses informasi dan peran orang tua tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya intervensi edukatif yang menekankan pada peningkatan literasi reproduksi, pembentukan sikap positif, serta penciptaan lingkungan sosial yang mendukung di kalangan mahasiswa

    RELAKSASI OTOT PROGRESIF DENGAN MUSIK KLASIK TERHADAP KECEMASAN MASYARAKAT PASCA BENCANA BANJIR

    No full text
    Kota Medan merupakan daerah rawan bencana banjir, dan salah satu kecamatan yang rawan  banjir adalah Kecamatan Medan Tuntungan. Peirumahan Dei Flamboyan  berada di Kecamatan Medan Tuntungan Kota Meidan peirnah meingalamii beincana banjiir dan menimbulkan kecemasan pada warganya. Produktivitas masyarakat berdampak  negatif bila masyarakat mengalami peningkatan kecemasan, Peningkatan kecemasan dapat terjadi apabila masyarakat kurang mampu mengelola kecemasan yang dialami.  Salah satu upaya yang bisa ditawarkan adalah teknik relaksasi otot progresif dengan musik klasik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh relaksasi otot progresif dengan musik klasik terhadap kecemasan masyarakat yang pernah mengalami bencana banjir di Perumahan De Flamboyan Medan. Jenis penelitian kuantitatif, menggunakam desain penelitian  quasi eksperimen dengan kelompok kontrol. Sampel sebanyak 40 responden terdiri 20 kelompok perlakuan, 20 kelompok kontrol, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling.  Pengumpulan data menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis menggunakan uji paired simple t test pada α < 0.05. Hasil penelitian menunjukkan  nilai p value pada kelompok perlakuan sebesar 0.0001 dan pada kelompok kontrol sebesar 0.111.  Dapat disimpulkan bahwa  teknik relaksasi otot progresif dengan musik klasik dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan pada masyarakat pasca bencana banjir

    HUBUNGAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PERILAKU SEKSUAL BEBAS REMAJA

    No full text
    Remaja merupakan kelompok rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan reproduksi, terutama akibat minimnya pengetahuan yang memadai. Riskesdas tahun 2018 mencatat bahwa 4,5% remaja laki-laki dan 0,7% remaja perempuan di Indonesia telah berhubungan seksual sebelum menikah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang yang dilaksanakan di SMA X kota Surabaya selama bulan April hingga Mei 2025. Sampel terdiri atas 64 siswa yang dipilih melalui teknik acak sederhana. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja (p=0,000) dan PR 9,53. Peningkatan pengetahuan melalui pendidikan kesehatan reproduksi yang tepat perlu dijadikan prioritas sebagai langkah preventif terhadap perilaku seksual bebas remaj

    HUBUNGAN FAKTOR SOSIO-DEMOGRAFI DAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPORDUKSI DENGAN PEREFENSI FERTILITAS PEREMPUAN PEKERJA FORMAL KOTA SURABAYA

    No full text
    Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi penurunan tren angka pernikahan di Indonesia yang diikuti dengan tren penurunan angka fertilitas. Fenomena ini juga terjadi di beberapa kota besar, salah satunya adalah Kota Surabaya. Sektor pekerjaan formal di Kota Surabaya sangat luas. Perempuan yang bekerja sebagai tenaga profesional di Kota Surabaya juga meningkat tiap tahun. Istilah independent woman semakin melekat pada pekerja perempuan. Perempuan kini memiliki peluang besar untuk meraih kesuksesan dalam kariernya, yang secara perlahan menggeser peran tradisional mereka sebagai ibu rumah tangga dan istri. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat faktor sosio-demografi dan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi yang berhubungan dengan preferensi fertilitas perempuan pekerja formal di Kota Surabaya. Penelitian ini bersifat kuantitatif observasional dengan menggunakan desain Cross-sectional. Populasi dalam peneltian ini tidak diketahui karena fluktuasi jumlah pekerja formal perempuan dari waktu ke waktu. Sampel dihitung berdasarkan rumus Lameshow dan didapatkan sampel sebanyak 100 responden. Sampel dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Variabel bebas terdiri dari usia, target usia menikah, pendidikan, pendapatan dan pengetahuan kesehatan reproduksi. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah preferensi fertilitas. Data dikumpulkan melului penyebaran kuesioner secara online melalui google form. Metode analisis menggunakan Chi-Square test. Variable usia, target usia menikah dan pendapatan berhubungan signifkan dengan preferensi fertilitas. Sementara pendidikan dan pengetahuan kesehatan reproduksi tidak berhubungan signifkan dengan preferensi fertilitas. Preferensi fertilitas tidak serta merta dianggap kuat berhubungan dengan faktor sosio-demografi dan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi saja. Nilai anak menurut sosial, budaya dan agama mungkin lebih mempengaruhi. Diperlukan penelitian lanjut untuk menganalisis faktor yang lebih kuat berhubungan dengan preferensi fertilitas

    GAMBARAN FAKTOR PSIKOSOSIAL DI PT X TAHUN 2023

    No full text
    Penelitian ini membahas gambaran faktor psikososial pada pekerja di PT X tahun 2023 yang bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai faktor psikososial yang mencakup konten dan konteks pekerjaan, mengingat belum adanya upaya manajemen risiko psikososial di PT X sebagai perusahaan konsultan. Penelitian ini dilakukan pada 39 pekerja di PT X selama bulan Juni 2023.  Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi deskriptif dengan metode campuran (mix method) yang mencakup pengisian kuesioner dan pelaksanaan wawancara mendalam yang selanjutnya dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 variabel karakteristik yang diteliti, seluruhnya berada pada kateogori baik yang dibuktikan dengan nilai mean >3,50. Karakteristik yang dipersepsikan paling baik adalah hubungan interpersonal di tempat kerja, sedangkan karakteristik yang memerlukan perhatian khusus—meskipun masih ada pada kategori baik—yaitu pengembangan karir, beban dan kecepatan kerja, dan jadwal kerja. Berbagai upaya pengendalian psikososial juga sudah terimplementasi di PT X, tetapi perlu dikembangkan lebih lanjut agar bisa lebih sistematis sesuai dengan model manajemen risiko psikososial di tempat kerja. 

    27,272

    full texts

    28,972

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇